• Tidak ada hasil yang ditemukan

RPP Klasifikasi Hewan.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "RPP Klasifikasi Hewan.docx"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Giriwoyo

Mata Pelajaran : IPA

Kelas/ Semester : VII/ Gasal

Materi Pokok : Klasifikasi Hewan

Alokasi Waktu : 2 Jam pelajaran

A. Kompetensi inti :

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar : 1.

1

Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya

2. 1

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif

dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi

3. 3

Memahami prosedur pengklasifikasian makhluk hidup dan benda-benda tak-hidup sebagai bagian kerja ilmiah,serta mengklasifikasikan berbagai

makhluk hidup dan benda-benda tak-hidup 4.

3

Mengumpulkan data dan melakukan klasifikasi terhadap benda-benda, tumbuhan, dan hewan yang ada di lingkungan sekitar

C. Indikator :

1. Mengklasifikasi hewan berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki

2. Membandingkan ciri hewan Vertebrata dengan hewan Avertebrata

(2)

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Dapat melakukan pengamatan terhadap kingdom hewan serta mengenal masing-masing karakteristik dari kingdom dan anggota kingdom tersebut

2. Disajikan gambar, peserta didik dapat mengklasifikasi hewan Avertebrata 3. Disajikan gambar, peserta didik dapat mengklasifikasi hewan Vertebrata 4. Membandingkan ciri- ciri 5 kelompok hewan Vertebrata

5. Mengembangkan perilaku ilmiah yang meliputi : rasa ingin tahu, teliti, jujur dan saling menghargai pendapat

E. Materi Pembelajaran

Seperti halnya tumbuhan, hewan yang ada permukaan bumi ini sangat beragam bentuknya dengan ukuran yang beragam pula. Ada hewan yang berukuran sangat kecil sampai hewan yang berukuran besar.

Dunia hewan dikelompokkan menjadi dua,yaitu hewan tidak bertulang belakang (avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

Hewan tidak bertulang belakang (Avertebrata)

Hewan tidak bertulang belakang (Avertebrata) dikelompokkan menjadi delapan kelompok, yaitu hewan berpori (Porifera), hewan berongga (Coelenterata), cacing pipih(Platyheminthes), cacing gilig (Nemathelminthes), cacing berbuku-buku (Annelida),hewan lunak (Mollusca), hewan berkulit duri (Echinodermata), dan hewan dengan kaki beruas-ruas (Arthropoda)

Porifera adalah hewan yang mempunyai pori-pori. Hewan ini tubuhnya seperti spons. Habitatnya di perairan, warna tubuhnya bermacam-macam: merah, kuning, dan hijau. Contoh hewan porifera: Spongilla, Euspongia, Poterion, Scypha. Coelenterata adalah hewan berongga, mempunyai tentakel untuk menangkap mangsa, pada permukaan tentakel terdapat sel beracun yang menyengat.

Tubuhnya ada yang berbentuk polip yang menempel pada tempat hidupnya, dan ada yang berbentuk medusa yang bergerak aktif melayang-layang di air seperti payung. Ubur-ubur, bunga karang, obelia, hydra, anemon adalah contoh hewan Coelenterata. Cacing (vermes) adalah hewan bertubuh lunak, tak bercangkang, dan tubuhnya simetris bilateral. Berdasarkan bentuk tubuhnya, ada tiga kelompok yaitu cacing pipih (Platyheminthes) contohnya cacing hati, cacing pita; cacing gilig (Nemathelminthes) tubuhnya bulat panjang dan tidak bersegmen, contohnya: cacing perut, cacing kremi, cacing tambang , cacing gelang, (Annelida) tubuhnya beruas-ruas seperti cincin, contohnya cacing tanah, lintah, dan pacet. Mollusca adalah hewan bertubuh lunak, banyak lendirnya,dan terbungkus oleh mantel. Ada yang memiliki cangkang yang berfungsi untuk melindungi tubuh. Habitatnya di darat dan air. Contoh hewan Mollusca adalah cumi-cumi, gurita, siput, kerang, tiram, remis.

Pada tubuhnya, terdapat sistem ambulakral untuk alat gerak, bernapas, dan Echinodermata adalah hewan yang tubuhnya diselimuti duri, ada lempengan zat kapur/zat kitin yang keras. Tubuhnya simetri radial dengan lima lengan.menangkap mangsa. Ada 5 kelas yaitu Asteroidea (contohnya bintang laut),Echinoidea (contoh landak laut, bulu babi), Ophiuroidea (contohnya bintang ular), Crinoidea (contohnya lilia laut), Holothuroidea (contohnya teripang laut).

Arthropoda adalah hewan berbuku-buku, tubuhnya dibedakan atas kepala,dada, dan perut. Tubuhnya terbungkus zat kitin yang keras, memiliki alat indra yang peka terhadap sentuhan dan bau-bauan, memiliki mata faset yaitu mata majemuk terdiri atas beribu-ribu mata kecil berbentuk segi enam. Arthropoda

(3)

(laba-laba) contohnya laba-laba, kalajengking, kutu, caplak; Myriapoda (lipan) contohnya kelabang, kaki seribu.

Hewan vertebrata ada lima kelompok yaitu pisces, amphibia, reptilia, aves, dan Mamalia Klasifikasi makhluk hidup menurut Linnaeus berdasarkan atas persamaan dan perbedaan struktur tubuh makhluk hidup yang dilakukan dengan cara-cara berikut:

a. Mengamati dan meneliti makhluk hidup, yaitu persamaan ciri struktur tubuh luar maupun ciri struktur tubuh dalam dari berbagai jenis makhluk hidup.

b. Jika ada makhluk hidup yang memiliki ciri struktur tubuh sama atau mirip dijadikan satu kelompok. Makhluk hidup yang memiliki ciri yang berlainan dikelompokkan tersendiri.

c. Memberikan istilah tertentu untuk setiap tingkatan klasifikasi yang berdasarkan banyak sedikitnya persamaan ciri pada setiap jenis makhluk hidup yang dikelompokkan

Perbandingan struktur tubuh hewan Vertebrata No Nama

hewan Alat respirasi Alat gerak Penutuptubuh Suhu tubuh Fertilisasi 1 Ikan

mujahir Insang Sirip Sisik Poikilotherm Eksternal 2 Hiu Insang Sirip Sisik Poikilotherm Eksternal 3 Cicak Paru-paru Kaki Kulit Poikilotherm Internal 4 Buaya Paru-paru Kaki Kulit Poikilotherm Internal 5 Ular Paru-paru Kaki Sisik Poikilotherm Internal 6 Katak Paru-paru dan

kulit Kaki Kulit Poikilotherm Internal 7 Bebek Paru-paru Kaki Bulu Homoiotherm Internal 8 Merpati Paru-paru Kaki dan sayap Bulu Homoiotherm Internal 9 Kelelawar Paru-paru Kaki dan sayap Rambut Homoiotherm Internal 10 Sapi Paru-paru Kaki Rambut Homoiotherm Internal

F. Alat dan sumber belajar:

1. Alat : charta hewan Avertebrata dan Vertebrata 2. Sumber Belajar :

a. Buku IPA SMP kelas VII b. Lingkungan

G. Pendekatan, strategi dan model pembelajaran 1. Pendekatan : scientific

2. Metode : observasi dan diskusi 3. Model : problem based learning H. Kegiatan pembelajaran :

N o

Kegiatan Tahap Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokas i Waktu

1 Pendahuluan a. Orientasi  Berdoa bersama

 Guru

mengucapkan salam

10 menit

b. Motivasi  Guru

(4)

berbagai macam hewan

c. Apersepsi  Bagaimanakah

cara untuk mengetahui ciri-ciri kelompok Avertebrata ?

d. tujuan pembelajaran  Dapat melakukan pengamatan terhadap kingdom hewan serta mengenal masing-masing karakteristik dari kingdom dan anggota kingdom tersebut

 Disajikan gambar, peserta didik dapat mengklasifikasi hewan Avertebrata

 Disajikan gambar, peserta didik dapat mengklasifikasi hewan Vertebrata

 Membandingkan ciri hewan Avertebrata

dengan hewan

a. Mengamati  Peserta didik

mengamati carta hewan Avertebrata dan Vertebrata

40 menit

b. Menanya  Peserta didik

bertanya tentang hal-hal yang belum diketahui

c. Menalar  Peserta didik

berdiskusi untuk menyelesaikan masalah

d. mencoba  Peseta didik

mencoba

membandingkan hewan Avertebrata dengan Vertebrata dan mencatat hasil pengamatan e. Membentuk jejaring  Peserta didik

(5)

3 penutup a. simpulan  Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan terhadap masalah yang sudah dibahas

30

b. Refleksi  Guru bertanya

tentang hal-hal yang belum diketahui oleh peserta didik

c. Evaluasi  Guru melakukan

evaluasi hasil belajar d. Usaha, tindak lanjut  Peserta didik yang

belum memahami

materi pembelajaran mengamati hewan yang berada di lingkungan sekitar

Penilaian

No penilaian Bentuk instrumen lampiran

1 Penilaian sikap Lembar pengamatan sikap 2 Penilaian pengetahuan Tes tertulis

3 Penilaian ketrampilan Lembar observasi

Kepala Sekolah

Suparno, M.Pd.

NIP.: 19651105 199003 1 010

Giriwoyo, November 2013 Guru mapel IPA

(6)

Lampiran 1

LEMBAR KEGIATAN SISWA A. Tujuan pengamatan

Peserta didik dapat dengan mudah menyebutkan dan membedakan hewan yang termasuk Avertebrata dan Vertebrata

B. Materi : klasifikasi hewan Avertebrata dan Vertebrata C. Cara kerja :

Masing-masing kelompok :

1. Mengamati gambar Avertebrata dan mengelompokannya berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki

2. Mengamati hewan Vertebrata ( ikan mujahir, ikan lele, katak, kadal, cicak, burung, ayam, tikus ) dan mengelompokannya berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki

3. Menulis perbedaan ciri hewan Avertebrata dan hewan Vertebrata 4. Menulis perbedaan ciri hewan Avertebrata

D. Pertanyaan :

1. Hewan apa sajakah yang termasuk Avertebrata ?

2. Mengapa hewan-hewan tersebut disebut hewan Avertebrata ? 3. Hewan apa sajakah yang termasuk Vertebrata ?

4. Mengapa hewan-hewan tersebut disebut hewan Vertebrata ? 5. Tulislah perbedaan ciri hewan-hewan tersebut ke dalam tabel ! Kunci jawaban dan norma penilaian

N o

Kunci jawaban Skor

maks 1 Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes, Nemathelminthes,Anellida,

Mollusca, Ehinodermata dan Arthropoda) 8

2 Karena tidak mempunyai ruas-ruas tulang belakang 2

3 ikan mujahir, ikan lele, katak, kadal, cicak, burung, ayam, tikus, 8

4 Karena mempunyai ruas-ruas tulang belakang 2

(7)

Nilai : skor perolehan x 10 4

Kepala Sekolah

Suparno, M.Pd.

NIP.: 19651105 199003 1 010

Giriwoyo, November 2013 Guru mapel IPA

(8)

Lampiran 2

LEMBAR PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran : IPA

Kelas/ Semester : VII/ Gasal

Topik : Klasifikasi Makhluk Hidup

Sub topik Klasifikasi Hewan

N o

Nama siswa

Aspek yang dinilai Jumlah skor keterangan

1 2 3 1 2 3 1 2 3

1 2 3

Keterangan :

No Aspek yang dinilai indikator skor

1 Rasa ingin tahu Rasa ingin tahu rendah 1

Rasa ingin tahu sedang 2

Rasa ingin tahu tinggi 3

2 Tanggung jawab Tidak melaksanakan dengan baik 1

Kadang-kadang melaksanakan tugas 2

Selalu melaksanakan tugas 3

3 Kerja sama Sulit bekerja sama dengan siswa lain 1

Dapat bekerja sama dengan siswa lain 2 Bagus kerja samanya dengan siswa lain 3

(9)

Lampiran 3

PENILAIAN PENGETAHUAN

Instrumen penilaian :

1. Perhatikan gambar berikut ini, kemudian klasifikasikan hewan-hewan tersebut berdasarkan ciri- ciri yang dimiliki (ada atau tidaknya ruas-ruas tulang belakang )

2. Bandingkan ciri- ciri 5 kelompok hewan Vertebrata mengenai : a. Alat respirasi

b. Alat gerak c. Penutup tubuh d. Suhu tubuh

Kunci Jawaban dan Norma Penilaian N

o

Kunci jawaban Skor

maks 1 Avertebrata : A,B,E,I dan J

Vertebrata : C,D,F,G dan H 10

2 No Nama

1 Pisces insang sirip sisik poikilotherm

2 Amfibi Kulit dan

paru2

kaki Kulit poikilotherm 3 Reptil Paru-paru Kaki/otot

tubuh

Kulit /sisik

poikilotherm

4 Aves Paru-paru Kaki dan

sayap

Bulu homoiotherm

5 Mammalia Paru-paru kaki rambut homoiotherm

(10)

4 4

jumlah 30

Nilai : skor perolehan x 10 3

Kepala Sekolah

Suparno, M.Pd.

NIP.: 19651105 199003 1 010

Giriwoyo, November 2013 Guru mapel IPA

Referensi

Dokumen terkait

Setiap vertebrata (hewan bertulang belakang) memiliki dua tipe kelenjar : pertama, kelenjar eksokrin : yang mngeluarkan senyawa ke dalam saluran dan berahir pada

Cacing tanah merupakan hewan tingkat rendah yang tidak memiliki tulang belakang (avertebrata) dan bertubuh lunak.Cacing tanah adalah hewan yang paling sering dijumpai di tanah

Trematoda atau disebut juga Cacing Isap adalah kelas dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Platyhelminthes. Jenis cacing Trematoda hidup

n hewan) yaitu pada saat berdiskusi baik dengan anggota kelompok sendiri maupun anggota kelompok lain mulai nampak yaitu dengan munculnya minimal salah satu sikap menghargai

Ikan merupakan hewan bertulang belakang yang memiliki sistem gerak yang berbeda dengan hewan vertebrata lainnya.. Paling banyak bentuk tubuh ikan seperti

Berdasarkan latar belakang kasus Fasciolosis tersebut peneliti ingin mengetahui Insiden hewan qurban sebagai vector penular penyakit cacing hati (Fasciolosis) di

Melalui kegiatan diskusi siswa dapat menentukan cirri-ciri kelompok hewan tak bertulang belakang dengan benar.. Melalui kegiatan diskusi siswa dapat mengkelompokkan

Burung adalah anggota kelompok Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap..