Tinjauan Kritis Atas Problematika UU Cipta Kerja & Implikasinya Terhadap Perlindungan Pekerja
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengaturan PKWT dalam peraturan perundang-undangan menimbulkan perbedaan tafsir, PKWT yang diterapkan pengusaha tidak sesuai
Menurut ketentuan pasal 1 butir (a) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1981 tentang Perlindungan Upah, pengertian upah adalah suatu penerimaan sebagai imbalan dari pengusaha
Ketiga, persoalan over-regulated dan over-lapping yang terjadi pada pengaturan bidang terkait pembangunan dan investasi tidak akan terselesaikan karena RUU
Dalam Pasal 88A ayat (1) dan ayat (2) juga dijelaskan bahwa hak pekerja/buruh atas upah timbul pada saat terjadi hubungan kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha
Selain itu, ketidakmampuan perusahaan untuk membayar upah minimum akibat terbatasnya modal yang tidak mendapat kesempatan untuk menangguhkan pembayaran upah dapat
Yang dimaksud dengan upah lembur ialah upah yang diberikan oleh pengusaha sebagai imbalan kepada pekerja karena telah melakukan pekerjaan atas permintaan pengusaha
Pengusaha yang tidak membayar upah pekerja/buruh perempuan yang sedang menjalankan istirahat haid, dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama
Ketentuan tersebut diubah dalam Pasal 109 angka 2 UU Cipta Kerja, menyatakan bahwa Kewajiban mendirikan PT oleh 2 dua orang atau lebih tidak berlaku bagi : Persero yang seluruh sahamnya