• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1 Rekapitulasi data tegakan akasia (Acacia mangium)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lampiran 1 Rekapitulasi data tegakan akasia (Acacia mangium)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Volume total petak 2.667164112 2.741236928 2.896762245 2.572835298 2.753163234 Volume per hektar 66.6791028 68.53092319 72.41905613 64.32088246 68.82908085 Biomassa petak 22670.89495 23300.51389 24622.47908 21869.10004 23401.88749 Biomassa total petak 22.67089495 23.30051389 24.62247908 21.86910004 23.40188749 Potensi karbon petak 11.33544748 11.65025694 12.31123954 10.93455002 11.70094375

(Tanaman tahun 2005), (Jarak tanam 3 x 4 m), (Ukuran plot 20 x 20 m), (Ukuran Subplot 2 x 2 m)

Rekapitulasi volume total tegakan akasia (Acacia mangium) Volume total per petak akasia (m3)

Volume total petak I (m3) 2,6671641118650

Volume total petak II (m3) 2,74123692774

Volume total petak III (m3) 2,8967622451875

Volume total petak IV (m3) 2,5728352983576

Volume total petak V (m3) 2,753163234135

Volume total petak akasia (m3) 13,63116182 Volume total rata-rata petak akasia (m3) 2,7262 Volume total per hektar (m3/ha) 68,15580909 Rekapitulasi biomasa total tegakan akasia (Acacia mangium)

Biomassa per petak akasia (ton/ha)

Biomassa petak I (ton/ha) 1.626970108

Biomassa petak II (ton/ha) 1.672154526

Biomassa petak III (ton/ha) 1.76702497

Biomassa petak IV (ton/ha) 1.569429532

Biomassa petak V (ton/ha) 1.679429573

Total biomassa petak (ton/ha) 41.57504354

Rekapitulasi karbon total tegakan akasia (Acacia mangium) Karbon per petak akasia (ton/ha)

Karbon petak I (ton/ha) 0.813485054

Karbon petak II (ton/ha) 0.836077263

Karbon petak III (ton/ha) 0.883512485

Karbon petak IV (ton/ha) 0.784714766

Karbon petak V (ton/ha) 0.839714786

Total karbon petak akasia (ton/ha) 20.78752177

(2)

Lampiran 2 Rekapitulasi data tegakan sengon (Paraserianthes falcataria)

Data Plot 1 Plot 2 Plot 3 Plot 4 Plot 5

Volume total petak 0.680449565 1.101623433 1.122559327 0.645542796 0.605955347 Volume per hektar 17.01123912 27.54058583 28.06398318 16.13856991 15.14888368 Biomassa petak 5613.708908 9088.393325 9261.11445 5325.72807 4999.131615 Biomassa total petak 5.613708908 9.088393325 9.26111445 5.32572807 4.999131615 Potensi karbon petak 2.806854454 4.544196663 4.630557225 2.662864035 2.499565808

(Tanaman tahun 2005), (Jarak tanam 3 x 4 m), (Ukuran plot 20 x 20 m), (Ukuran Subplot 2 x 2 m)

Rekapitulasi volume total tegakan sengon (Paraserianthes falcataria) Volume total per petak sengon (m3)

Volume total petak I (m3) 0,6804495646200

Volume total petak II (m3) 1,10162343334

Volume total petak III (m3)) 1,1225593272915

Volume total petak IV (m3) 0,6455427963705

Volume total petak V (m3) 0,605955347282

Volume total petak sengon (m3) 4,156130469 Volume total rata-rata petak sengon (m3) 0,8312 Volume total per hektar (m3/ha) 20,78065234 Rekapitulasi biomassa total tegakan sengon (Paraserianthes falcataria)

Biomassa per petak sengon vt (ton/ha)

Biomassa petak I 0,224548356

Biomassa petak II 0,363535733

Biomassa petak III 0,370444578

Biomassa petak IV 0,213029123

Biomassa petak V 0,199965265

Total biomassa petak (ton/ha) 6,857615274

Rekapitulasi karbon total tegakan sengon (Paraserianthes falcataria) Karbon per petak sengon (ton/ha)

Karbon petak I (ton/ha) 0,112274178

Karbon petak II (ton/ha) 0,181767867

Karbon petak III (ton/ha) 0,185222289

Karbon petak IV (ton/ha) 0,106514561

Karbon petak V (ton/ha) 0,099982632

Total karbon petak sengon (ton/ha) 3,428807637

(3)

Lampiran 3 Jumlah biomassa pada tumbuhan bawah dan serasah tegakan akasia Petak biomassa serasah (ton/ha) biomassa tumbuhan bawah

(ton/ha)

Akasia I 4.634664063 0.698955625

Akasia II 3.232749688 1.018888438

Akasia III 4.028294063 0.967224688

Akasia IV 2.2464 0.741990313

Akasia V 3.399457188 0.797140313

Jumlah total 17.541565 4.224199375 Jumlah rata-rata 3.508313 0.844839875 Pendugaan karbon pada tumbuhan bawah dan serasah tegakan akasia

Petak Karbon serasah (ton/ha) Karbon tumbuhan bawah (ton/ha)

Akasia I 2.317332031 0.349477813

Akasia II 1.616374844 0.509444219

Akasia III 2.014147031 0.483612344

Akasia IV 1.1232 0.370995156

Akasia V 1.699728594 0.398570156

Jumlah total 8.7707825 2.112099688

Jumlah rata-rata 1.7541565 0.422419938

Lampiran 4 Jumlah biomassa pada tumbuhan bawah dan serasah tegakan sengon Petak biomassa serasah

(ton/ha)

biomassa tumbuhan bawah (ton/ha)

Sengon I 1.671595625 1.527459375

Sengon II 2.884895938 1.541851563

Sengon III 1.5076925 1.559399375

Sengon IV 2.581439063 2.803155938

Sengon V 1.30515125 1.377434688

Jumlah total 9.950774375 8.809300938

Jumlah rata-rata 1.990154875 1.761860188 Pendugaan karbon pada tumbuhan bawah dan serasah tegakan sengon

Petak Karbon serasah

(ton/ha) Karbon tumbuhan bawah (ton/ha)

Sengon I 0.835797813 0.763729688

Sengon II 1.442447969 0.770925781

Sengon III 0.75384625 0.779699688

Sengon IV 1.290719531 1.401577969

Sengon V 0.652575625 0.688717344

Jumlah total 4.975387188 4.404650469

Jumlah rata-rata 0.995077438 0.880930094

(4)

Lampiran 5 Tabulasi data untuk uji anova Hutan Vegetasi Petak Karbon Akasia Akasia 1 4.50967 Akasia Akasia 2 4.571863 Akasia Akasia 3 4.699767 Akasia Akasia 4 4.429206 Akasia Akasia 5 4.581798 Akasia Serasah 1 0.761139 Akasia Serasah 2 0.635684 Akasia Serasah 3 0.709603 Akasia Serasah 4 0.529906 Akasia Serasah 5 0.651868 Akasia Tbawah 1 0.295583 Akasia Tbawah 2 0.356877 Akasia Tbawah 3 0.347711 Akasia Tbawah 4 0.304547 Akasia Tbawah 5 0.315662 Sengon Sengon 1 1.675367 Sengon Sengon 2 2.131712 Sengon Sengon 3 2.151873 Sengon Sengon 4 1.631828 Sengon Sengon 5 1.581002 Sengon Serasah 1 0.45711 Sengon Serasah 2 0.60051 Sengon Serasah 3 0.434122 Sengon Serasah 4 0.568049 Sengon Serasah 5 0.403911 Sengon Tbawah 1 0.436958 Sengon Tbawah 2 0.439012 Sengon Tbawah 3 0.441503 Sengon Tbawah 4 0.591941 Sengon Tbawah 5 0.414945

(5)

Lampiran 6. Hasil uji statistik ANOVA

Hasil pengolahan data pada simpanan karbon pada tegakan Akasia dan tegakan Sengon dengan masing-masing pengaruh vegetasi (tegakan, tumbuhan bawah, dan serasah) menunjukkan hasil ANOVA.

Hasil uji statistik ANOVA Hasil uji model keseluruhan

Sumber Derajat bebas Jumlah kuadrat Rata-rata kuadrat

Nilai F Pr > F

Model 5 52.73112407 10.54622481 364.64 <.0001

Galat 24 0.69413118 0.02892213

Total 29 53.42525525

Hasil uji hipotesis masing-masing faktor Sumber

keragaman

Deraja t bebas

Type I SS Rata-rata kuadrat

Nilai F Pr > F

Hutan 1 6.40476060 6.40476060 221.45 <.0001 vegetasi(hutan) 4 46.32636347 11.58159087 400.44 <.0001

R-Square Koef.variasi R MSE Rata-rata sqrtKarbon

0.987007 9.934217 0.170065 1.711912

(6)

Lampiran 7. Hasil Uji Least Significance Difference (LSD) atau Beda Nyata Terkecil (BNT)

Hasil uji BNT adalah sebagai berikut :

Alpha : 0,05

Error Degrees of Freedom : 24 Error Mean Square : 0.028922

Number of Mean : 2

Least Significant Difference : 0,1282

Berdasarkan hasil di atas, BNT adalah sebesar 0,1282, Sehingga, jika nilai mutlak selisih rata-rata sepasang vegetasi dalam hutan lebih besar dari 0,1282, maka pasangan tersebut memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kadar karbon (pada taraf nyata 5%),

Hasil Perbandingan Vegetasi :

Faktor vegetasi Faktor hutan N Akar karbon

Rata-rata Standar deviasi

Akasia Akasia 5 4.55846080 0.09972341

Serasah Akasia 5 1.31527980 0.17390746

Tbawah Akasia 5 0.64815200 0.05383816

Sengon Sengon 5 1.83435640 0.28271937

Serasah Sengon 5 0.98548060 0.17286421

Tbawah Sengon 5 0.92974380 0.14364332

(7)

Lampiran 8. Dokumentasi penelitian

Tegakan Sengon Tegakan Akasia

Tumbuhan bawah sengon Tumbuhan bawah akasia

Pengambilan sample serasah Pengambilan sample tumbuhan bawah

(8)

Pengukuran diameter pohon

Pengukuran tinggi pohon

Referensi

Dokumen terkait

INDRA ALEXANDER SARAGIH: Pengaruh Struktur Dan Komposisi Tegakan Terhadap Cadangan Karbon Tumbuhan Bawah Di Hutan Desa Simorangkir Julu Tarutung.. Dibimbing oleh

INDRA ALEXANDER SARAGIH: Pengaruh Struktur Dan Komposisi Tegakan Terhadap Cadangan Karbon Tumbuhan Bawah Di Hutan Desa Simorangkir Julu Tarutung.. Dibimbing oleh

pada lahan gambut dan mengetahui struktur vegetasi gulma pada tegakan Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi untuk tumbuhan tingkat semai (bawah). Plot pengamatan yang