Pengaruh Kesadaran Merek Produk dan Private Label ( Label Pribadi) Produk Indomaret Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Indomaret Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha.

Teks penuh

(1)

ii

ABSTRACT

Indomaret a store owned and managed by a private company incorporated under the notarial deed that is being developed at this time. Minimarket concept is a concept which was created by retail trade Indomaret to satisfy the consumers in meeting their daily needs. The current competition, the company is required to increase the brand awareness of the product to the consumer, must be different from competitors products. In addition to the development of private brand products (Private Label) is growing rapidly in the minimarket. Based phenomena, the authors conducted research that aims to determine how much influence brand awareness and brand personal products Indomaret on purchasing decisions in Maranatha Christian University Bandung. Processing data using SPSS software version 20.0 and hypothesis testing using multiple regression analysis. Results for the 150 respondents indicated that brand awareness and brand personal products Indomaret on purchasing decisions by 36.5% and the remaining 63.5% is influenced by other factors. The results showed that the variables of Brand Awareness and Private Label has an influence on the purchase decision at Maranatha Christian University Student.

(2)

iii

ABSTRAK

Indomaret merupakan toko yang dimiliki dan dikelola oleh perusahaan swasta nasional yang didirikan berdasarkan akta notaris yang sedang berkembang saat ini. Konsep minimarket merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Indomaret yang dirancang untuk memuaskan para konsumen dalam pemenuhan kebutuhannya sehari-hari.Dalam persaingan seperti masa sekarang ini,perusahaan dituntut untuk meningkatkan kesadaran merek produk kepada para konsumen, sehingga berbeda dengan produk pesaing. Selain itu perkembangan produk merek pribadi (Private Label) dalam minimarket sangat berkembang pesat. Berdasarkan fenomena yang ada maka penulis mengadakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kesadaran merek dan merek produk pribadi Indomaret terhadap keputusan pembelian di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 20.0 dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian pada 150 responden menunjukan bahwa kesadaran merek dan merek produk pribadi Indomaret terhadap keputusan pembelian sebesar 36,5% dan sisanya 63,5% di pengaruhi oleh faktor lain . Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel dari Brand Awareness dan Private Label mempunyai pengaruh terhadap Keputusan Pembelian

Mahasiswa di Universitas Kristen Maranatha

(3)

iv DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... iii

SURAT PERNYATAAN PENELITIAN TIDAK MENGGUNAKAN PERUSAHAAN iv SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN PENELITIAN...v

KATA PENGANTAR ... vi

ABSTRAK ... ix

ABSTRACT ...x

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xvi

DAFTAR TABEL ... xvii

DAFTAR LAMPIRAN ... xviii

BAB I PENDAHULUAN ...1

1.1 Latar Belakang Penelitian ...1

1.2 Identifikasi Masalah ...9

1.3 Tujuan Penelitian ...9

1.4 Kegunaan Penelitian ...9

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS...10

(4)

v

2.1.1 Pengertian Pemasaran ...10

2.1.2 Konsep Inti Pemasaran ...11

2.1.3 Bauran Pemasaran ...14

2.1.4 Merek ...15

2.1.5.Costumer Based Brand Equity ...17

2.1.6 Pengertian Ritel ...19

2.1.6.1 Klasifikasi Ritel ...21

2.1.7 Pengertian Kesadaran Merek ...22

2.1.8 Pengertian Private Label ...25

2.1.8.1 Kelebihan dan Kekurangan Private Label...26

2.1.9 Pengertian Keputusan Pembelian...28

2.1.9.1 Tahap-Tahap dalam Keputusan Pembelian...28

2.1.9.2 Faktor- faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian...30

2.2 Kerangka Pemikiran...31

2.3 Model Penelitian ...32

2.4 Pengembangan Hipotesis ...32

BAB III METODE PENELITIAN ...34

3.1 Objek Penelitian ...34

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ...34

3.3 Jenis Penelitian ...35

3.4 Definisi Operasional Variabel ...36

3.5 Populasi dan Sampel ...38

3.5.1 Populasi ...38

3.5.2 Sampel ...38

3.6 Teknik Pengambilan Sampel ...39

(5)

vi

3.8 Analisis Data ...41

3.8.1 Uji Instrumen ...41

3.8.1.1 Uji Validitas ...41

3.8.1.2 Uji Reliabilitas ...42

3.8.2 Uji Asumsi klasik ...42

3.8.2.1 Uji Normalitas ...43

3.8.2.2 Uji Heterokedastisitas ...43

3.8.3 Analisis Regresi Berganda ...45

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...46

4.1 Hasil Penelitian...46

4.1.1 Sejarah Perusahaan...46

4.1.2 Struktur Organisasi Perusahaan ...47

4.1.1 Job Description ...47

4.2 Karakteristik Responden ...50

4.2.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ...50

4.2.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ...…51

4.2.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Angkatan ...52

4.2.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Jurusan...53

4.2.5 Pernah / Tidak Membeli Produk Indomaret...53

4.3 Hasil Penelitian...54

4.3.1.Tanggapan Responden Tentang Brand Awareness ( X1 )...54

4.3.1.1 Pernyataan Responden Tentang Brand Awareness 1 ...54

4.3.1.2 Pernyataan Responden Tentang Brand Awarenes 2 ... 55

4.3.1.3 Pernyataan Responden Tentang Brand Awareness 3 ...56

(6)

vii

4.3.2 Tanggapan Responden Tentang Private Label ( X2 )...58

4.3.2.1 Pernyataan Responden Tentang Private Label 1 ...58

4.3.2.2 Pernyataan Responden Tentang Private Label 2 ...59

4.3.2.3 Pernyataan Responden Tentang Private Label 3 ...60

4.3.2.4 Pernyataan Responden Tentang Private Label 4 ...61

4.3.2.5 Pernyataan Responden Tentang Private Label 5 ...62

4.3.2.6 Pernyataan Responden Tentang Private Label 6 ...62

4.3.3.Tanggapan Responden Tentang Keputusan Pembelian ( Y )...64

4.3.3.1 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 1...64

4.3.3.2 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 2...65

4.3.3.3 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 3...65

4.3.3.4 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 4...66

4.4.1 Uji Instrumen...67

4.4.1 Uji Validitas ...67

4.4.2 Uji Reliabilitas ...70

4.5 Uji Asumsi Klasik ...72

4.5.1 Uji Normalitas ...72

4.5.2 Uji Heterokedastisitas...73

4.6 Analisis Regresi Berganda ...74

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ...77

5.1 Kesimpulan ...77

5.2 Saran...78

5.2.1 Implikasi Manajerial...79

5.2.2 Keterbatasan Penelitian...80

(7)

viii

(8)

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Konsep Inti Pemasaran ...13

Gambar 2: Empat Komponen P dalam Bauran Pemasaran ...14

Gambar 3 Rantai DistribusiGambar ...20

Gambar 4 Klasifikasi Ritel...21

Gambar 5 Piramida Brand awareness ...23

Gambar 6: Model 5 Proses Pengambilan Keputusan Pembelian ...28

Gambar 7 Model Riset ...32

Gambar 8 Kerangka Pemikiran ...33

(9)

x

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Omset dan Prosentase Perbandingan Omset Ritel Nasional, Ritel Modern dan Pasar

Modern di Indonesia Tahun 2004-2008 ...3

Tabel 1.2 Perkembangan Jumlah gerai Pasar Modern di Indonesia Berdasarkan Jenisnya, Tahun 2004-2008 ...4

Tabel 1.3 Produk Private Label di Indonesia ...6

Tabel 1.4 Omset Peritel Minimarket di Indonesia, Tahun 2008...7

Tabel 2.1 Kelebihan dan Kekurangan Private Label...26

Tabel 4.2.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin...51

Tabel 4.2.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ...52

Tabel 4.2.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Angkatan...52

Tabel 4.2.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Jurusan...53

Tabel 4.2.5 Pernah / Tidak Membeli Produk Indomaret...53

Tabel 4.3.1.1 Pernyataan Responden Tentang Brand Awareness 1...55

Tabel 4.3.1.2 Pernyataan Responden Tentang Brand Awarenes 2... ………..56

Tabel 4.3.1.3 Pernyataan Responden Tentang Brand Awareness 3...57

Tabel 4.3.1.4 Pernyataan Responden Tentang Brand Awareness 4...57

Tabel 4.3.2.1 Pernyataan Responden Tentang Private Label 1...58

Tabel 4.3.2.2 Pernyataan Responden Tentang Private Label 2...59

Tabel 4.3.2.3 Pernyataan Responden Tentang Private Label 3...60

Tabel 4.3.2.4 Pernyataan Responden Tentang Private Label 4...61

Tabel 4.3.2.5 Pernyataan Responden Tentang Private Label 5…...62

(10)

xi

Tabel 4.3.3.1 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 1...64

Tabel 4.3.3.2 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 2...65

Tabel 4.3.3.3 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 3...66

Tabel 4.3.3.4 Pernyataan Responden Tentang Keputusan Pembelian 4 ...66

Tabel 4.4.1.1 Uji Validitas Awal ...68

Tabel 4.4.1.2 Uji Validitas Akhir...69

Tabel 4.4.2.1 Uji Reliabilitas ...71

Tabel 4.5.1 Uji Normalitas...72

Tabel 4.5.2 Uji Heterokedastisitas ...73

Tabel 4.6.1 Uji Pengaruh ...74

Tabel 4.6.2 Uji Model ...75

Tabel 4.6.3 Uji Hipotesis ...75

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran A Data Kuesioner ...83

Lampiran B Data Frequencies ...92

Lampiran C Uji Validitas ...98

Lampiran D Uji Reliabilitas ...111

Lampiran E Uji Asumsi Klasik ...114

Lampiran F Regresi...115

Lampiran G Daftar Wawancara & Daftar Produk Private label Indomaret...116

(11)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan industri ritel di Indonesia kini semakin semarak dengan kehadiran peritel modern yang telah memberi warna tersendiri bagi perkembangan industri ritel tanah air. Dalam jangka waktu yang singkat, beberapa pelaku usaha ritel modern dengan kemampuan kapital yang luar biasa menghadirkan minimarket, supermarket bahkan hypermarket kini bertebaran di setiap kota besar di indonesia. Peningkatan ini terbukti dengan lajunya pertumbuhan pasar modern selama 2004 hingga 2007. (Dalam jurnal R. Aisah Asnawi : 2009) Pertumbuhan supermarket mencapai 50 % pertahun dan periode yang sama, Hypermarket bahkan mencapai 70% pertahun. Pertumbuhan supermarket dan Hypermarket yang terkesan ekspansif ini disebabkan karena konsep yang ditawarkan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan, kemudahan lokasi, kenyanmanan, ruangan yang lebih luas, bersih dan menarik, variasi produk yang beragam, kualitas produk yang terus meningkat dan tentu saja harga yang lebih murah.

(12)

Pendahuluan 2

recall (pengingatan kembali), brand recognition (pengenalan merek), unware

brand (tidak menyadari merek). Tujuan utama perusahaan untuk meningkatkan

kesadaran merek yaitu untuk menjadikan mereknya top of mind pada kategori produk tertentu.

Perusahaan ritel harus bisa menjaga kesadaran terhadap merek karena merek bukan hanya identitas untuk membedakan dengan para pesaingnya tetapi merek juga merupakan faktor yang menentukan sukses tidaknya suatu perusahaan. Sekarang ini keberadaan merek menjadi semakin penting, merek bukanlah sekedar nama dan simbol saja. Merek menjadi suatu pembeda antara produk satu dengan produk lainnya diantara komoditas yang ada. Seseorang membeli suatu produk karena pengaruh sebuah merek.

(13)

Pendahuluan 3

Indonesia, khususnya Pasar Modern selama 5 tahun terakhir (2004-2008) selalu mengalami peningkatan omset maupun market sharenya di bisnis ritel nasional. Pasar Modern bahkan menguasai lebih dari 70% total omset Ritel Modern di Indonesia, sehingga dapat dikatakan sangat berperan dalam mengembangkan bisnis ritel modern. Secara lengkap omset dan market share dari ritel nasional, ritel modern dan pasar modern dapat dilihat tabel 1.1

Tabel 1.1

Omset dan Prosentase Perbandingan Omset Ritel Nasional, Ritel Modern dan Pasar Modern di Indonesia Tahun 2004-2008

Tahun Omset Penjualan (Rp Triliun) Prosentase Perbandingan Omset Ritel Sumber : AC Nielsen, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, dalam Marina L.Pandin, 2009:3

(14)

Pendahuluan 4

Tabel 1.2

Perkembangan Jumlah gerai Pasar Modern di Indonesia Berdasarkan Jenisnya, Tahun 2004-2008

Tahun Minimarket Supermarket Hypermarket Total Gerai Pasar Sumber : Asosiasi Pengusaha ritel Indonesia, Media Data (diolah) dalam Marina Pandin, 2009 : 6

Dari tabel 1.2 diketahui bahwa tahun 2004-2008 jumlah gerai minimarket melampaui 80% total gerai Pasar Modern. Berdasarkan sebaran geografisnya, gerai-gerai tersebut terkonsentrasi di pulau Jawa. Pada tahun 2008 dari 11.866 gerai pasar modern, sekitar 83% (9.822 gerai) berlokasi di Jawa.

Banyak peritel besar yang menyadari bahwa kelangsungan keunggulan kompetitif dapat mereka capai melalui pengembangan private label brands atau barang yang diberi merek oleh peritel produk dengan merek milik peritel dikenal sebagai private label atau home brands atau store brand. secara umum private label dapat didefinisikan sebagai serangkaian produk yang dikemas khusus dalam kemasan yang memiliki identitas tempat yang menjualnya dan hanya bisa diperoleh ditempat itu.

(15)

Pendahuluan 5

bagi peritel untuk lebih bisa mengkomunikasikan dan memasarkan produk private label mereka.

Perusahaan ritel sekarang ini tidak hanya sebagai perusahaan jasa distibutor yang menghubungkan para produsen kepada konsumen akhir tetapi juga menciptakan produk sendiri dengan menggunakan nama produk pribadi. Contohnya dapat kita lihat bagaimana Perusahaan Ritel mencoba mengeluarkan merek produk sendiri atau dapat kita sebut dengan private label . Menurut Sudhir & Taluktar (2004) dalam Hancar et al (2006 : 56), pengukuran private label ditentukan oleh enam faktor yaitu 1) harga 2) kualitas 3)keterlibatan 4)loyalitas 5) familiaritas dan 6)resiko

Fenomena seperti ini merupakan salah satu contoh dari strategi perusahaan ritel dalam menciptakan produk untuk memenuhi keinginan konsumen.Menurut Kotler (2002:34) dalam meningkatkan persaingan masing-masing perusahaan harus dapat memenangkan persaingan tersebut dengan menampilkan produk yang terbaik dan dapat memenuhi selera konsumen yang selalu berkembang dan berubah-ubah sesuai dengan perilaku pembelian.

(16)

Pendahuluan 6

Tabel 1.3

Produk Private Label di Indonesia

Tipe Gerai Merek

Gerai

Perusahaan Ritel Merek Produk

Private Label Hypermarket Carrefour PT. Carrefour Indonesia Carrefour,

Harmonie, Blue sky, First Line, Paling Murah Hypermart PT. Matahari Putra

Prima

Value Plus

Hypermarket & Supermarket

Giant PT. Hero Supermarket Tbk.

Giant, First Choice Supermarket Superindo PT. Lion Superindo 365

Hero PT. Hero Supermarket Tbk.

Hero save, Nature Choice, Reliance Minimarket Alfamart PT. Sumber Alfaria

Trijaya

Pasti

Indomaret PT. Indomarco Prismatama

Indomaret

Pusat Grosir Makro PT. Makro Indonesia Aro, save pack Sumber : Rangkuman dari berbagai sumber

(17)

Pendahuluan 7

Tabel 1.4

Omset Peritel Minimarket di Indonesia, Tahun 2008

No. Gerai Omset (Rp. Milyar) Market Share (%)

Sumber : Media Data Februari 2009, dalam Marina L. Pandin

Berdasarkan tabel 1.4 diketahui bahwa dari 10 macam gerai minimarket, hanya dua minimarket yang mendominasi penjualan. Kecuali omset penjualannya yang tinggi, Indomaret dan Alfamart ternyata juga memiliki jumlah gerai yang lebih banyak. Pada tahun 2008, gerai Indomaret 3.116 unit (30,3%) dan Alfamart 2.755 unit (26,8%) dari total gerai Minimarket di Indonesia sebanyak 10.289 unit. (Marina L.Pandin 2009:8). Dengan kata lain gerai Indomaret dan Alfamart mencapai 57,1 %, sedangkan selebihnya sebanyak 42,9% gerai Minimarket dimiliki oleh 8 peritel Minimarket yang lain. Apabila dirata-rata masing hanya memiliki sekitar 5%.

(18)

Pendahuluan 8

Citra Merek dan Penerapannya pada Industri Hipermarket” menyatakan Private Label merupakan strategi yang berkontribusi positif pada keputusan pembelian

Kehadiran private label tampaknya tak bisa dihindari karena dalam persaingan yang semakin ketat, tiap peritel ingin unggul terutama dalam hal harga yang lebih murah. Dan hal itu bisa dilakukan dengan menawarkan produk berlabel sendiri. Menurut Hendrik Adrianto (2012) Head of External Communications & CSR Carrefour Indonesia kehadiran produk private label

ini sangat menguntungkan konsumen karena mereka bisa mendapatkan barang dengan harga murah hingga 30% dibanding produk berlabel nasional. (http://swa.co.id/corporate/hypermarket-dan-minimarket-makin-kepincut-private-label)

(19)

Pendahuluan 9

1.2 Rumusan Masalah

1. Apakah variabel kesadaran merek dan private label berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen ?

2. Seberapa besar pengaruh kesadaran merek dan private label produk indomaret terhadap keputusan pembelian?

1.3 Tujuan Penelitian

1. Menganalisis bagaimana pengaruh kesadaran merek dan private label produk indomaret berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

2. Menganalisis seberapa besar pengaruh kesadaran merek dan private label produk indomaret terhadap keputusan pembelian?

1.4 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah : 1. Bagi peneliti

Penerapan dari ilmu yang telah diperoleh peneliti selama perkuliahan, serta memperluas wawasan, pengetahuan dan pengalaman peneliti untuk berpikir secara kritis dan sistematis dalam menghadapi permasalahan yang terjadi. 2. Bagi Perusahaan

Sebagai bahan masukan sumbangan pemikiran bagi pemimpin perusahaan untuk lebih meningkatkan strategi merek produk pribadinya.

3. Bagi Universitas

(20)

Kesimpulan Dan Saran

77

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan penelitian tang telah dilakukan dan dibahas dalam bab sebelumnya maka dalam bab V ini akan dibahas mengenai kesimpulan dan saran sebagai hasil akhir dari penelitian ini.

5.1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan judul “Pengaruh Kesadaran Merek Produk dan Private Label ( Label Pribadi) Produk Indomaret Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Indomaret Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha” maka dapat ditarik kesimpulan sebagai

berikut:

(21)

Kesimpulan Dan Saran 78

2. Dilihat dari uji validitas variabel Brand Awareness yang terdiri dari indikator-indikator seperti Top Of Mind, Brand Recall, dan Variabel Private Label yang indikatornya terdiri dari kualitas, keterlibatan,

loyalitas, familiaritas,resiko juga variabel keputusan pembelian yang indikatornya terdiri dari nilai emosional, nilai sosial, nilai kualitas dan nilai fungsional dinyatakan valid dengan menunjukan bahwa CFA lebih besar dari 0,40. Dilihat dari uji reliabilitas dari ketiga variabel yang telah valid semua indikatornya dinyatakan reliabel karena lebih besar dari nilai Cronbach’s Alpha.

3. Dilihat dari uji asumsi klasik data tersebut Asymp.sig. 0.25 > 0.05 H0 diterima, maka data terdistribusi normal.dan juga terbebas dari heterokedastisitas karena asymp.sig 0,070> 0,05.

(22)

Kesimpulan Dan Saran 79

5.2.1 Implikasi Manajerial

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat diberikan kepada Indomaret sebagai berikut:

1. Berdasarkan hasil pengujian data yang telah dilakukan, disarankan agar Indomaret meningkatkan faktor–faktor yang dapat meningkatkan Brand Awareness seperti Top of Mind , Brand Recall, Brand Recognition, Unaware Brand konsumen juga faktor-

faktor Private Label yang terdiri dari kualitas, keterlibatan, loyalitas, familiaritas, resiko konsumen indomaret agar dapat meningkatkan keputusan pembelian pelanggan.

2. Indomaret sebaiknya memperhatikan faktor faktor penentu keputusan pembelian dimana kualitas dan harga yang menjadi keunggulan sehingga dapat bersaing dengan minimarket lain agar selangkah lebih maju.

3. Disarankan bagi Indomaret untuk melakukan suatu riset dengan maksud agar dapat mengetahui apa yang diinginkan konsumen dari waktu ke waktu sehingga Indomaret dapat terus berinovasi terhadap produk Indomaret itu sendiri yang menjadi suatu kebutuhan konsumen.

(23)

Kesimpulan Dan Saran 80

5.2.2 Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti prosedur penelitian yang seharusnya, namun masi terdapat beberapa keterbatasan penelitian dalam pelaksanaannya antara lain:

1. Variabel Independent yang masih sedikit sehingga membuat penelitian tidak maksimal dan tidak bisa meneliti bagian lain hanya dari dua variabel saja.

2. Responden yang membantu mengisi kuesioner belum maksimal jumlahnya dan Populasi yang terbatas sehingga tidak dapat mencapai keseluruhan konsumen produk indomaret.

3. Objek Penelitian minimarket yang kurang general sehingga membuat penelitian tidak meluas agar lebih jelas perkembangan product private label dan keputusan pembelian.

5.2.2 Saran Penelitian yang Akan Datang

Saran-saran yang dapat diajukan oleh peneliti untuk penelitian yang akan datang, antara lain meliputi:

(24)

Kesimpulan Dan Saran 81

2. Menambahkan jumlah responden dan memperluas populasi dalam mengisi kuesioner agar mencapai keseluruhan konsumen Indomaret.

(25)

81

DAFTAR PUSTAKA

Aaker, David. A., 1991. Managing Brand Equity Capitalizing on the Value of a Brand Name . New York. The Free Press.

Aaker, David . A.1996. Building Strong Brands : The Free Press

Aaker, David A. 1997. Manajemen Ekuitas Merek: Memanfaatkan Nilai dari Suatu Merek. Jakarta: Mitra Utama.

ACNielsen Asia Pasific. 2005. Retail and Shopper Trends :The Latest on FCMG and Shopper Retailing Trends.

Aisah, Asnawi, R.A.(2009). Analisis Literatur Hubungan Private Label Kesadaran Merek Citra Merek dan Penerapannya pada Industri Hipermarket. Jurnal Bisnis & Manajemen: Universitas Pattimura Ambon Akbar, Ali, S.T. (2005). Menggunakan SPSS bagi peneliti pemula, cetakan

pertama,Bandung: M2S.

Copper, Donald R., C. William Emory (1996). Metode Penelitian Bisnis, edisi lima, cetakan empat, Jakarta: Erlangga.

Ghozali, Imam. (2007). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Cetakan Keempat. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Hair, Joseph.F.,et al.,1998. Multivariate Data Analysis, Pearson Education

International, Prentice Hall, Fifth edition.

Jogiyanto, (2007), Metodologi Penelitian Bisnis, BPFE, Yogyakarta.

Kotler,Philip (2005). Manajemen Pemasaran, jilid satu, edisi sebelas, Jakarta: PT. Prenhallindo.

Kotler, P., Amstrong, G(2001). Prinsip-Prinsip Pemasaran, jilid satu, edisi kedelapan, Jakarta: Erlangga.

Kotler. Philip. 1997. Prinsip-prinsip Pemasaran. Edisi Ketiga. PT. Prehallindo. Jakarta.

(26)

82

Kotler, Philip. 2007. Manajemen Pemasaran, Jilid Satu. Terjemahan, Jakarta: PT. Prenhallindo.

Kotler. Philip dan Amstrong. Gary. 2002. Principles of Marketing. Prentrice Hall. Inc. Ninth Edition. Englewood. New Jerrsey.

Levy, M, & Weitz, B. A. 2007. Retailing Management, 6th ed. New York. Mc Graw Hill International Edition.

Pandin, Marina L., 2009.”Potret Bisnis Ritel di Indonesia: Pasar Modern”, Economic Review, No. 215, Maret, h.1-12.

Pitaloka, Diah, 2010, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Laptop Merek Acer pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Medan. Skripsi USU Medan

Ryandi Putra, Reza (2011). Analisis pengaruh kesadaran merek, keragaman menu, promosi dan kualitas pelayanan terhadap keputusan konsumen untuk membeli di pizza hut dp mall semarang, skripsi pemasaran,: universitas dipenogoro semarang

Sugiyono. (2009). Metode Pendidikan Kualitatif (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Penerbit Alfabeta, Bandung.

Suliyanto, S.E., M.Si., 2005. Metode Riset Bisnis. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

http://retailindustry.about.com/library/uc/02/uc_stanley3.html. Kelebihan dan

kekurangan Private Label

http://swa.co.id/corporate/hypermarket-dan-minimarket-makin-kepincut-private-label Perkembangan Private Label

http://swa.co.id/business-strategy/marketing/harga-dan-kualitas-produk-kunci-kesuksesan-private-label Harga dan Kualitas Produk, Kunci Kesuksesan

Private Label

Figur

Tabel 1.1

Tabel 1.1

p.13
Tabel 1.2

Tabel 1.2

p.14
 Tabel 1.3 Produk Private Label di Indonesia
Tabel 1.3 Produk Private Label di Indonesia p.16
Tabel 1.4

Tabel 1.4

p.17

Referensi

Memperbarui...