• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh: Saya makan apel S P O 3. S-P-Pel Contoh: Saya makan yang manis S P Pel 4. S-P-O-Pel Contoh: Saya makan apel yang manis S P O Pel 5. S-P-O-Pel-

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Contoh: Saya makan apel S P O 3. S-P-Pel Contoh: Saya makan yang manis S P Pel 4. S-P-O-Pel Contoh: Saya makan apel yang manis S P O Pel 5. S-P-O-Pel-"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Contoh:

Contoh: Saya Saya makan makan apelapel S

S P P OO 3. S-P-Pel

3. S-P-Pel Contoh:

Contoh: Saya Saya makan makan yang yang manismanis S

S P P PelPel

4. S-P-O-Pel 4. S-P-O-Pel Contoh:

Contoh: Saya Saya makan makan apel apel yang yang manismanis

S P

S P O O PelPel 5. S-P-O-Pel-K

5. S-P-O-Pel-K Contoh:

Contoh: Saya makan apel Saya makan apel yang yang manis dengan manis dengan lahaplahap S

S P P O O Pel Pel KK 6. S-P-K

6. S-P-K Contoh:

Contoh: Saya Saya makan makan dengan dengan lahaplahap S

S P P KK

7. S-P-O-K 7. S-P-O-K Contoh:

Contoh: Saya makan apel Saya makan apel dengan dengan lahaplahap S

S P P O O KK 8. S-P-Pel-K

8. S-P-Pel-K Contoh:

Contoh: Saya Saya memakan memakan yang yang manis manis dengan dengan lahaplahap S

S P P Pel Pel KK

Dari semua pola diatas Kalimat berpola S P O K adalah kalimat yang relative berdiri sendiri Dari semua pola diatas Kalimat berpola S P O K adalah kalimat yang relative berdiri sendiri dan memiliki pola intonasi final. Kalimat S P O K juga bisa menjadi rujukan penulisan ilmiah dan memiliki pola intonasi final. Kalimat S P O K juga bisa menjadi rujukan penulisan ilmiah karena hampir memiliki semua informasi yang lengkap yang bisa ditemukan dalam sebuah karena hampir memiliki semua informasi yang lengkap yang bisa ditemukan dalam sebuah kaliamat.

kaliamat.

Contoh-Contoh Kalimat Berpola S P O K Contoh-Contoh Kalimat Berpola S P O K

1.

1. Budi membantu Ani dengan ikhlas.Budi membantu Ani dengan ikhlas.

2.

2. Ayah memakai baju baru untuk ke pesta malam ini.Ayah memakai baju baru untuk ke pesta malam ini.

3.

3. Ibu membeli sayuran di pasar.Ibu membeli sayuran di pasar.

4.

4. Presiden Jokowi melantik Kapolri besok pada pukul 9 pagi.Presiden Jokowi melantik Kapolri besok pada pukul 9 pagi.

5.

5. Menteri Perikanan meneggelamkan kapal asing di perairan Indonesia.Menteri Perikanan meneggelamkan kapal asing di perairan Indonesia.

6.

6. Andi mempelajari Matematika Andi mempelajari Matematika dengan sungguh-sungguhdengan sungguh-sungguh..

(2)

7.

7. Saya mendengarkan perkataannySaya mendengarkan perkataannya dengan serius.a dengan serius.

8.

8. Montir itu memperbaiki motor dengan menggunakan kunci pas.Montir itu memperbaiki motor dengan menggunakan kunci pas.

9.

9. Mereka mengikat maling itu dengan tali yang kencang.Mereka mengikat maling itu dengan tali yang kencang.

10.

10. Masyarakat Indonesia mengecam perdana menteri Australia Kemarin, pukul 9 malamMasyarakat Indonesia mengecam perdana menteri Australia Kemarin, pukul 9 malam di Bundaran HI.

di Bundaran HI.

Latihan!

Latihan!

Tentukanlah pola kalimat di bawah ini!

Tentukanlah pola kalimat di bawah ini!

1. Ayah membaca Koran di ruang tamu.

1. Ayah membaca Koran di ruang tamu.

2. Paman membawakan hadiah yang bagus.

2. Paman membawakan hadiah yang bagus.

3. Budi menyanyi merdu.

3. Budi menyanyi merdu.

4. Bibi membantu ibu masak di dapur.

4. Bibi membantu ibu masak di dapur.

5. Dia menyerah.

5. Dia menyerah.

6. Presiden memberikan bantuan kepada korban bencana.

6. Presiden memberikan bantuan kepada korban bencana.

7. Joko menonton di ruang tamu.

7. Joko menonton di ruang tamu.

8. Bu guru menulis soal di papan tulis yang kotor.

8. Bu guru menulis soal di papan tulis yang kotor.

9. Jaka memukul Anjing itu.

9. Jaka memukul Anjing itu.

10. Mereka menghadiri pertemuan yang diadakan semalam dengan serius.

10. Mereka menghadiri pertemuan yang diadakan semalam dengan serius.

Kunci jawaban Kunci jawaban

1. S P O K 1. S P O K 2. S P O Pel 2. S P O Pel 3. S P Pel 3. S P Pel 4. S P O Pel K 4. S P O Pel K 5. S P

5. S P

6. S P O Pel 6. S P O Pel 7. S P K 7. S P K

8. S P O K Pel 8. S P O K Pel 9. S P O

9. S P O

10. S P O Pel K 10. S P O Pel K

··

CARA MERANGKAI KALIMAT BAHASA INGGRIS YANG BENAR CARA MERANGKAI KALIMAT BAHASA INGGRIS YANG BENAR

(3)

Sebagian besar bangsa kita sulit menguasai Bahasa Inggris, terutama dalam merangkai suatu Sebagian besar bangsa kita sulit menguasai Bahasa Inggris, terutama dalam merangkai suatu kalimat Bahasa Inggris yang secara grammatikal benar (grammatically correct). Lulusan kalimat Bahasa Inggris yang secara grammatikal benar (grammatically correct). Lulusan SLTA/sederajat misalnya belum jaminan mereka dapat merangkai kalimat Bahasa Inggris SLTA/sederajat misalnya belum jaminan mereka dapat merangkai kalimat Bahasa Inggris dengan benar. Kita menjumpai banyak dari mereka kesulitan di dalam merangkai kalimat.

dengan benar. Kita menjumpai banyak dari mereka kesulitan di dalam merangkai kalimat.

Jangankan lulusan SLTA, lulusan kuliahpun belum tentu mereka bisa merangkai kalimat Jangankan lulusan SLTA, lulusan kuliahpun belum tentu mereka bisa merangkai kalimat Bahasa Inggris dengan benar. Jika kita ketahui bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di SLTA Bahasa Inggris dengan benar. Jika kita ketahui bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di SLTA levelnya sudah tinggi. Bahasa Inggris di SLTA tingkatannya adalah level informational, levelnya sudah tinggi. Bahasa Inggris di SLTA tingkatannya adalah level informational, sedangkan di SLTP levelnya Fungsional dan di SD lebih bersifat performatif. Level sedangkan di SLTP levelnya Fungsional dan di SD lebih bersifat performatif. Level informational berarti Bahasa melebihi dari penggunaan kehidupan sehari-hari. Seharusnya informational berarti Bahasa melebihi dari penggunaan kehidupan sehari-hari. Seharusnya lulusan SLTA bisa mengaplikasikan kemampuan informational dan dapat mengakses dan lulusan SLTA bisa mengaplikasikan kemampuan informational dan dapat mengakses dan memanfaatkan bahasa untuk memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan bahasa untuk memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan dengan kemampuan Bahasa Inggrisnya. Tetapi pada kenyataanya di Indonesia kemampuan dan kemampuan Bahasa Inggrisnya. Tetapi pada kenyataanya di Indonesia kemampuan dan kompetensi yang sudah diformulasikan kurikulum Indonesia belum mencapai tujuan itu.

kompetensi yang sudah diformulasikan kurikulum Indonesia belum mencapai tujuan itu.

Masih banyak lulusan SLTA mengalami kesulitan dengan Bahasa Inggris. Buktinya banyak Masih banyak lulusan SLTA mengalami kesulitan dengan Bahasa Inggris. Buktinya banyak dari mereka yang nol kemampuan Bahasa Inggrisnya apalagi jika disuruh merangkai kalimat dari mereka yang nol kemampuan Bahasa Inggrisnya apalagi jika disuruh merangkai kalimat Bahasa Inggris, mereka mengalami kesulitan.

Bahasa Inggris, mereka mengalami kesulitan.

Kalimat terdiri dari Subjek, Predikat, Objek dan kata keterangan (SPOK). Dalam menyusun Kalimat terdiri dari Subjek, Predikat, Objek dan kata keterangan (SPOK). Dalam menyusun atau merangkai kalimat kita akan sering menjumpai hal-hal tersebut. Dalam suatu kalimat atau merangkai kalimat kita akan sering menjumpai hal-hal tersebut. Dalam suatu kalimat minimal terdiri dari subjek dan predikat. Jika dalam kalimat hanya terdiri dari satu saja dari minimal terdiri dari subjek dan predikat. Jika dalam kalimat hanya terdiri dari satu saja dari unsur kalimat, maka itu bukan dinamakan kalimat tetapi frase. Contoh frase a smart beautiful unsur kalimat, maka itu bukan dinamakan kalimat tetapi frase. Contoh frase a smart beautiful woman. Ini merupakan frase, meskipun panjang tetapi bukan masalah panjangnya dan suatu woman. Ini merupakan frase, meskipun panjang tetapi bukan masalah panjangnya dan suatu kalimat minimal terdiri dari subjek dan predikat. Contoh Kalimat minimal : I’m sleepy, kalimat minimal terdiri dari subjek dan predikat. Contoh Kalimat minimal : I’m sleepy, meskipun kalimatnya pendek akan tetapi contoh kalimat itu disebut kalimat karena memiliki meskipun kalimatnya pendek akan tetapi contoh kalimat itu disebut kalimat karena memiliki unsur subjek dan predikat. Subjeknya adalah I dan diikuti kata kerja yaitu to be (am) yang unsur subjek dan predikat. Subjeknya adalah I dan diikuti kata kerja yaitu to be (am) yang menjelaskan sleepy.

menjelaskan sleepy.

Kata kerja (Verb) dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi dua yaitu : kata kerja nominal dan Kata kerja (Verb) dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi dua yaitu : kata kerja nominal dan kata kerja verbal. Kata kerja nominal menggunakan kata kerja bantu yaitu to be atau kata kata kerja verbal. Kata kerja nominal menggunakan kata kerja bantu yaitu to be atau kata kerja bantu lainnya seperti modal. Kata kerja nominal diikuti oleh kata benda (noun), kata kerja bantu lainnya seperti modal. Kata kerja nominal diikuti oleh kata benda (noun), kata sifat (adjective) dan kata keterangan (adverb). Sedangkan kata kerja verbal adalah kata kerja sifat (adjective) dan kata keterangan (adverb). Sedangkan kata kerja verbal adalah kata kerja yang predikatnya adalah kata kerja (verb) itu sendiri.

yang predikatnya adalah kata kerja (verb) itu sendiri.

Contoh Kalimat nominal dan kalimat verbal Contoh Kalimat nominal dan kalimat verbal

1. I am a student (I = subjek, am = tobe kemudian diikuti a student adalah kata benda yang 1. I am a student (I = subjek, am = tobe kemudian diikuti a student adalah kata benda yang dijelaskan). Kalimat ini tergolong kalimat nominal.

dijelaskan). Kalimat ini tergolong kalimat nominal.

2. She is happy (She = subjek, is adalah to be dan diikuti happy kata sifat(adjective). Kalimat 2. She is happy (She = subjek, is adalah to be dan diikuti happy kata sifat(adjective). Kalimat ini termasuk kalimat nominal.

ini termasuk kalimat nominal.

3. Rudi eats a banana (Rudi = subjek, eats = kata kerja (verb) dan banana adalah objek).

3. Rudi eats a banana (Rudi = subjek, eats = kata kerja (verb) dan banana adalah objek).

Kalimat ini termasuk kalimat verbal (mengandung kata kerja(tindakan). Kalimat ini termasuk Kalimat ini termasuk kalimat verbal (mengandung kata kerja(tindakan). Kalimat ini termasuk kalimat verbal.

kalimat verbal.

4. My mother cuts a meat in the kitchen. (My mother = subjek, cuts = kata kerja, a meat = 4. My mother cuts a meat in the kitchen. (My mother = subjek, cuts = kata kerja, a meat = objek dan in the kitchen = kata keterangan tempat (adverb of place). Kalimat ini tergolong objek dan in the kitchen = kata keterangan tempat (adverb of place). Kalimat ini tergolong kalimat verbal.

kalimat verbal.

Penggunaan kalimat verbal dan nominal tergantung pada tenses. Dalam Bahasa Inggris kita Penggunaan kalimat verbal dan nominal tergantung pada tenses. Dalam Bahasa Inggris kita

(4)

mengenal bentuk waktu dimana di dalam mengekspresikan Bahasa Inggris kita tidak mengenal bentuk waktu dimana di dalam mengekspresikan Bahasa Inggris kita tidak sembarangan. Ada aturan baku tertentu. Jika kita mengekspresikan suatu kalimat atau ucapan sembarangan. Ada aturan baku tertentu. Jika kita mengekspresikan suatu kalimat atau ucapan di waktu sekarang, kemarin dan yang akan datang pengguanaanya tidak sama. Inilah yang di waktu sekarang, kemarin dan yang akan datang pengguanaanya tidak sama. Inilah yang membedakan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris sehingga membuat kita kesulitan membedakan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris sehingga membuat kita kesulitan dalam merangkai kalimat Bahasa Inggris.

dalam merangkai kalimat Bahasa Inggris.

Di bawah ini contoh kesalahan umum yang banyak dijumpai dalam merangkai kalimat Di bawah ini contoh kesalahan umum yang banyak dijumpai dalam merangkai kalimat Bahasa Inggris :

Bahasa Inggris :

1. I am eat an apple (incorrect/salah) karena di dalam kalimat ini adalah kalimat verbal. Di 1. I am eat an apple (incorrect/salah) karena di dalam kalimat ini adalah kalimat verbal. Di dalam kalimat verbal yang berbentuk present tense tidak ada to be (am). Kalimat yang benar dalam kalimat verbal yang berbentuk present tense tidak ada to be (am). Kalimat yang benar adalah I eat an apple.

adalah I eat an apple.

2. They very sad (incorrect/salah) karena kalimat ini adalah kalimat nominal maka harus 2. They very sad (incorrect/salah) karena kalimat ini adalah kalimat nominal maka harus menggunakan kata kerja bantu to be yaitu are sehingga yang benar (correct) adalah They are menggunakan kata kerja bantu to be yaitu are sehingga yang benar (correct) adalah They are very sad.

very sad.

3. He playing football (incorrect/salah). Kalimat ini kalimat verbal dan berbentuk present 3. He playing football (incorrect/salah). Kalimat ini kalimat verbal dan berbentuk present continuous tense. Aturan dalm tenses ini adalah S + to be + Verb ing + O + adverb. Sehingga continuous tense. Aturan dalm tenses ini adalah S + to be + Verb ing + O + adverb. Sehingga kalimat yang benar adalah He is playing footbal. Kalimatnya ditambahi to be is sebelum verb kalimat yang benar adalah He is playing footbal. Kalimatnya ditambahi to be is sebelum verb ing. Jika di kalimat verbal present tense to be hanya digunakan untuk kalimat nominal dan ing. Jika di kalimat verbal present tense to be hanya digunakan untuk kalimat nominal dan tidak digunakan pada kalimat verbal. Akan tetapi di dalam present continuous/progressive tidak digunakan pada kalimat verbal. Akan tetapi di dalam present continuous/progressive tense to be digunakan sebelum kata kerja +ing.

tense to be digunakan sebelum kata kerja +ing.

3. Uncle watch TV yesterday (incorrect/salah). Kalimat ini salah karena tidak merubah kata 3. Uncle watch TV yesterday (incorrect/salah). Kalimat ini salah karena tidak merubah kata kerja (verb) menjadi kata kerja bentuk kedua (past tense). Yang benar adalah Uncle watched kerja (verb) menjadi kata kerja bentuk kedua (past tense). Yang benar adalah Uncle watched TV yesterday. Aturan baku bentuk past tense adalah S + Verb II + O + Adverb (kata TV yesterday. Aturan baku bentuk past tense adalah S + Verb II + O + Adverb (kata keterangan). Kalimat ini termasuk kalimat verbal dan bukan nominal. Untuk kalimat nominal keterangan). Kalimat ini termasuk kalimat verbal dan bukan nominal. Untuk kalimat nominal sama dengan bentuk present tense akan tetapi kata kerja bantunya atau to be nya sama dengan bentuk present tense akan tetapi kata kerja bantunya atau to be nya menggunakan was/were.

menggunakan was/were.

4. Sarah can to play badminton (incorrect/salah). Kalimat ini menggunakan kata kerja 4. Sarah can to play badminton (incorrect/salah). Kalimat ini menggunakan kata kerja  bantu(auxiliary

 bantu(auxiliary verb) verb) berupa berupa modal modal can. can. Can Can langsung langsung diikuti diikuti kata kata kerja kerja play. play. Kata Kata toto dihilangkan. Sehingga yang benar (correct) adalah Sarah can play badminton.

dihilangkan. Sehingga yang benar (correct) adalah Sarah can play badminton.

Di atas adalah kesalahan umum yang sering kita jumpai. Banyak dari pelajar-pelajar lulusan Di atas adalah kesalahan umum yang sering kita jumpai. Banyak dari pelajar-pelajar lulusan sekolah yang kurang memahami dalam tata bahasa Inggris dalam bentuk sederhana sekolah yang kurang memahami dalam tata bahasa Inggris dalam bentuk sederhana sekalipun. Ini membuat mereka tidak dapat merangkai kalimat Bahasa

sekalipun. Ini membuat mereka tidak dapat merangkai kalimat Bahasa Inggris dengan benar.Inggris dengan benar.

(5)

Referensi

Dokumen terkait

Pencatatan dan pelaporan adalah pendokumentasian kegiatan K3 secara Pencatatan dan pelaporan adalah pendokumentasian kegiatan K3 secara tertulis dari masing-masing

Setelah saluran transmisi mendekati pusat  pemakaian tenaga listrik, yang dapat merupakan suatu daerah industri atau suatu kota, tegangan, melalui gardu induk (GI)

Daftar hadir dibawa oleh tutor pada setiap pertemuan.. Mengetahui

Bahwa sehubungan dengan huruf a dan b, perlu diatur Petunjuk Teknis tata cara penerimaan peserta didik baru pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Pertama

Terdapat empat implikasi kebijakan yang dapat dihasilkan dari bahasan tentang efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomis, yakni (Ellis, 1988; Ellis, 2003): (a) Jika

Kegiatan pengabdian untuk pengabdian untuk masyarakat ini merupakan pengolahan buah nanas menjadi minuman dan makanan dengan kandungan serat yang tinggi telah dilaksanakan di

Kemudian penelitian terdahulu tentang konsep objek 3D pariwisata maupun media pembelajaran berupa obejek 3D dilakukan oleh beberapa peneliti seperti [7], [8], [9], [10], dan [11],

Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 122 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Pengelolaan Keuangan