• Tidak ada hasil yang ditemukan

Permasalahan pembelajaram geometri ruang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Permasalahan pembelajaram geometri ruang"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si.
  • Pengajar:
    • Dra. Pujiati, M.Ed.
    • Titik Sutanti, S.Pd.Si.
  • Sekolah: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika
  • Mata Pelajaran: Geometri Ruang
  • Topik: Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang
  • Tipe: paket fasilitasi
  • Tahun: 2008
  • Kota: Yogyakarta

I. PENDAHULUAN

Geometri ruang merupakan salah satu cabang penting dalam matematika yang telah diajarkan sejak tingkat dasar. Namun, meskipun pengajaran telah dilakukan, hasil survei menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami geometri ruang masih rendah. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa dalam mengidentifikasi bentuk dan konsep dasar geometri ruang. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran geometri ruang dan memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun geometri ruang diajarkan sejak dini, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dimensi tiga. Hasil survei PISA menunjukkan kelemahan siswa dalam memahami geometri, khususnya dalam hal ruang dan bentuk. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam pengajaran geometri ruang.

1.2. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan tambahan materi dan pendalaman konsep geometri ruang yang diperlukan oleh guru matematika SMP. Selain itu, artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam penerapan konsep-konsep tersebut dalam pembelajaran di kelas.

1.3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup artikel ini mencakup materi geometri ruang dengan sisi datar dan sisi lengkung, termasuk kubus, balok, prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola. Setiap jenis bangun ruang akan dibahas mengenai konsep, istilah, luas permukaan, dan volum.

1.4. Cara Pemanfaatan Paket

Pembaca diharapkan untuk mempelajari materi dengan seksama, melakukan refleksi, dan mengerjakan soal latihan yang disediakan untuk mengukur pemahaman. Penilaian dilakukan dengan tes di akhir paket untuk memastikan pencapaian kompetensi.

II. BANGUN RUANG DENGAN SISI DATAR

Dalam bagian ini, pembaca akan diperkenalkan pada bangun ruang dengan sisi datar, seperti kubus, balok, prisma, dan limas. Setiap bangun ruang akan dijelaskan dengan rinci, termasuk sifat-sifat dan cara menghitung luas permukaan serta volum. Pemahaman yang baik tentang bangun ruang datar sangat penting sebagai dasar untuk memahami konsep bangun ruang lainnya.

2.1. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bagian ini, diharapkan siswa dapat menguasai konsep-konsep dasar bangun ruang dengan sisi datar, serta mampu menjelaskan sifat-sifat dan cara menghitung luas permukaan dan volum dari bangun tersebut.

2.2. Permasalahan

Permasalahan yang sering dihadapi siswa dalam memahami bangun ruang sisi datar akan dibahas, termasuk kesulitan dalam mengidentifikasi bangun ruang dan menghitung volum serta luas permukaan.

2.3. Kubus dan Balok

Kubus dan balok merupakan bangun ruang dasar yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penjelasan tentang sifat-sifat, jaring-jaring, serta rumus untuk menghitung luas permukaan dan volum dari kedua bangun ini akan disajikan secara rinci.

2.4. Prisma

Prisma adalah bangun ruang yang memiliki dua alas yang kongruen dan sisi-sisi yang berbentuk segi banyak. Penjelasan tentang jenis-jenis prisma, cara menghitung volum dan luas permukaannya akan diberikan, serta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

2.5. Limas

Limas adalah bangun ruang yang memiliki alas berbentuk segi banyak dan sisi-sisi berbentuk segitiga. Diskusi tentang rumus volum dan luas permukaan limas, serta contoh aplikasinya dalam pembelajaran geometri akan disajikan.

2.6. Refleksi

Refleksi tentang pemahaman yang diperoleh dari bagian ini akan dilakukan, dengan pertanyaan-pertanyaan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis mengenai bangun ruang sisi datar.

2.7. Latihan 1

Latihan soal yang dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang bangun ruang dengan sisi datar akan disediakan, termasuk soal-soal yang berkaitan dengan perhitungan luas permukaan dan volum.

III. BANGUN RUANG DENGAN SISI LENGKUNG

Bagian ini membahas bangun ruang dengan sisi lengkung, termasuk tabung, kerucut, dan bola. Pembaca akan mempelajari cara menghitung luas permukaan dan volum dari bangun-bangun ini, serta penerapan konsep dalam konteks pendidikan.

3.1. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bagian ini, diharapkan siswa dapat memahami konsep bangun ruang sisi lengkung dan mampu menghitung luas permukaan serta volum dengan benar.

3.2. Permasalahan

Diskusi tentang permasalahan yang dihadapi siswa dalam memahami bangun ruang sisi lengkung, serta pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap konsep-konsep ini.

3.3. Tabung

Tabung adalah bangun ruang yang memiliki dua alas berbentuk lingkaran dan sisi yang berbentuk lengkung. Penjelasan tentang rumus volum dan luas permukaan tabung, serta contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

3.4. Kerucut

Kerucut adalah bangun ruang yang memiliki alas berbentuk lingkaran dan puncak yang terletak di atas alas. Penjelasan tentang cara menghitung volum dan luas permukaan kerucut, serta contoh penerapannya.

3.5. Bola

Bola adalah bangun ruang yang sempurna dengan semua titik pada permukaannya memiliki jarak yang sama dari pusat. Penjelasan tentang rumus volum dan luas permukaan bola, serta aplikasinya dalam konteks pendidikan.

3.6. Refleksi

Refleksi tentang pemahaman yang diperoleh dari bagian ini, dengan pertanyaan-pertanyaan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis mengenai bangun ruang sisi lengkung.

3.7. Latihan 2

Latihan soal yang dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang bangun ruang dengan sisi lengkung akan disediakan, termasuk soal-soal yang berkaitan dengan perhitungan luas permukaan dan volum.

IV. PENUTUP

Dalam penutup, artikel ini menyimpulkan pentingnya pemahaman yang baik terhadap geometri ruang dalam pendidikan matematika. Ditekankan bahwa dengan pemahaman yang baik, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan dalam pembelajaran matematika di tingkat yang lebih tinggi.

4.1. Kesimpulan

Kesimpulan yang menegaskan kembali pentingnya pemahaman geometri ruang dan penerapan rumus-rumus yang telah dipelajari dalam konteks pendidikan.

4.2. Tes

Tes akhir untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi geometri ruang yang telah dipelajari. Penilaian dilakukan untuk memastikan siswa dapat menerapkan konsep-konsep yang telah diajarkan.

Referensi Dokumen

  • Pelajaran Matematika Kelas IX ( Depdiknas )
  • The VNR Concise Encyclopedia of Mathematics ( Gellert, W., Kastner, H., & Helwich, M. )
  • School Geometry Parts I – VI ( Hall, H.S. & Stevens, F.H. )
  • Kemampuan Matematika Siswa 15 Tahun di Indonesia ( Hendra Gunawan, dkk. )
  • Geometri Ruang SMP ( Marsudi Raharjo )

Gambar

Gambar Atiga yang terletakdalam
Gambar 3. contoh jaring-jaring kubus
Gambar 6. Balok dengan ukuran p  l  t dan salah satu jaring-jaringnya
Gambar 7. Percobaan Menentukan Volum Balok 3  2  4 denganKubus Satuan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Alas segitiga merupakan salah satu sisi dari suatu segitiga, sedangkan tingginya adalah garis yang tegak lurus dengan sisi alas dan melalui titik sudut yang

Sisi lengkung tabung , yaitu sisi yang tidak diarsir dinamakan selimut tabung adapun garis – garis pada sisi lengkung yang sejajar dengan sumbu tabung ( ruas garis T

Tabung adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua bidang yang berbentuk lingkaran sebagai sisi alas dan sisi atas dan sebuah bidang lengkung yang merupakan sisi

Prisma adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua sisi berhadapan yang sejajar & kongruen dan sisi-sisi lain yang tegak lurus dengan alas dan tutup.. Tabung merupakan bentuk

Alas segitiga merupakan salah satu sisi dari suatu segitiga , sedangkan tingginya adalah garis yg tegak lurus dengan sisi alas dan melalui titik sudut yg berhadapan dengan sisi

Tinggi segitiga adalah garis yang melalui salah satu titik sudut segitiga dan tegak lurus dengan sisi yang berhadapan dengan titik sudut tersebut.. Pada segitiga ABC berikut, titik

∴ [𝐶] 26.Diagram berikut terdiri dari segiempat, segitiga sama sisi, segilima beraturan, dan segienam beraturan... Pada gambar di bawah ini, CPB membentuk sudut

Tabung Tabung sendiri dibatasi sisi lengkung dengan menggunakan dua buah lingkaran dan merupakan bangun ruang tiga dimensi yang memiliki tutup serta alas yang memiliki bentuk lingkaran