• Tidak ada hasil yang ditemukan

Referat Fraktur Kompresi Tulang Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Referat Fraktur Kompresi Tulang Belakang"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

Fraktur kompresi adalah diskontinuitas dari jaringan tulang akibat dari Fraktur kompresi adalah diskontinuitas dari jaringan tulang akibat dari suatu penekanan atau tindihan yang melebihi kemampuan dari tulang tersebut. suatu penekanan atau tindihan yang melebihi kemampuan dari tulang tersebut. Frakt

Fraktur ur kompkompresi resi vertebrvertebra a terjadi jika terjadi jika berat beban berat beban melebimelebihi hi kemamkemampuan vertebrapuan vertebra dal

dalam am menmenopaopang ng bebbeban an tertersebsebut, ut, sepseperti erti padpada a kaskasus us terjterjadiadinya nya tratraumauma. . PadPadaa osteoporosis, fraktur kompresi dapat terjadi gerakan sederahana seperti terjatuh osteoporosis, fraktur kompresi dapat terjadi gerakan sederahana seperti terjatuh  pada kamar mandi, bersin, atau mengangkat beban y

 pada kamar mandi, bersin, atau mengangkat beban yang berat.ang berat.

Fraktur kompresi vertebra merupakan jenis fraktur yang sering terjadi dan Fraktur kompresi vertebra merupakan jenis fraktur yang sering terjadi dan mer

merupaupakan kan masamasalah lah yanyang g seriserius. us. SetSetiap iap tahtahun, un, seksekitar itar 700700.00.000 0 insinsideidensi nsi didi Am

Amerierika ka SeSeririkakat, t, didimamana na prprevevalealensnsinyinya a memeniningngkakat t 22! ! papada da "a"aninita ta yayangng  berumur

 berumur diatas diatas 0 0 tahun. tahun. Satu Satu dari dari dua dua "anita "anita dan dan satu satu dari dari empat empat laki#lakilaki#laki  berumur lebih

 berumur lebih dari dari 0 tahun 0 tahun menderita menderita osteoporosis berhubungan osteoporosis berhubungan dengan fradengan fraktur.ktur. $ns

$nsideidensi nsi frafraktuktur r komkomprepresi si ververtebtebra ra menmeningingkat kat se%ase%ara ra proprogregresif sif berberdasdasarkarkanan semakin bertambahnya usia, dan prevalensinya sama antara laki#laki &2',!( dan semakin bertambahnya usia, dan prevalensinya sama antara laki#laki &2',!( dan "an

"anita ita &2)&2),!,!(, (, yanyang g diudiukur kur berberdasdasarkarkan an suatsuatu u stustudi di pempemerikeriksaan saan radradioliologiogi.. *esk

*eskipuipun n hanhanya ya seksekitaitar r sepsepertiertiga ga menmenunjunjukkukkan an gejagejala la akuakut, t, a"ala"alnya nya semsemuaua  berhubungan

 berhubungan dengan dengan angka angka yang yang signifikan signifikan meningkatkan meningkatkan mortalitas mortalitas dandan gangguan fungsional dan psikologis.

gangguan fungsional dan psikologis. Pende

Penderita rita fraktufraktur r kompkompresi resi vertebvertebra ra dapat mengalami dapat mengalami penupenurunan kualitasrunan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan berdasarkan fungsi fisik, status emosi, hidup yang berhubungan dengan kesehatan berdasarkan fungsi fisik, status emosi, ge

gejaljala a klklininis, is, dadan n kekeselseluhuhururan an peperfrformorma a fufungngsiosionanal, l, dadan n dadampmpak ak teterhrhadadapap  psikologis.

(2)

BAB II

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA

A.

A. AnaAnatotomi Vmi Veertertebrabra +

+eertertebrbra a adadalalah ah pipilalar r yayang ng beberfurfungngsi si sebsebagagai ai pepenynyanangggga a tutububuh h dadann melindungi medulla spinalis. Pilar itu terdiri atas )) ruas tulang belakang yang melindungi medulla spinalis. Pilar itu terdiri atas )) ruas tulang belakang yang ter

tersusususun n se%ase%ara ra segmsegmententel el yayang ng terterdirdiri i atas atas 7 7 ruaruas s tultulang ang servservikaikal l &ve&vertebrtebrara serv

servikalikalis(, is(, '2 '2 ruaruas s tultulang ang tortorakaakal l &ve&vertertebra bra tortorakalakalis(, is(,   ruaruas s tultulang ang lumlumbalbal &vertebra lumbalis(,  ruas tulang sa%ral yang menyatu &vertebra sa%ral(, dan  &vertebra lumbalis(,  ruas tulang sa%ral yang menyatu &vertebra sa%ral(, dan  ruas tulang ekor &vertebra koksigea(.

(3)

-ambar '. Anatomi ulang /elakang -ambar '. Anatomi ulang /elakang

Setiap ruas tulang belakang dapat bergerak satu dengan lain oleh karena Setiap ruas tulang belakang dapat bergerak satu dengan lain oleh karena adanya dua sendi di posterolateral dan diskus intervertebralis di anterior. Pada adanya dua sendi di posterolateral dan diskus intervertebralis di anterior. Pada  pandangan

 pandangan dari dari samping, samping, pilar pilar tulang tulang belakang belakang membentuk membentuk lengkungan lengkungan atauatau lordosis di daerah servikal dan lumbal. eseluruhan vertebra maupun masing# lordosis di daerah servikal dan lumbal. eseluruhan vertebra maupun masing# ma

masising ng tutulanlang g vevertertebrbra a beberikrikut ut didiskskus us ininteterververtrtebebralralisnisnya ya memerurupapakakan n sasatutu kesatuan yang kokoh dengan diskus yang memungkinkan gerakan antar korpus kesatuan yang kokoh dengan diskus yang memungkinkan gerakan antar korpus ruas tulang belakang. 1ingkup gerak sendi pada vertebra servikal adalah yang ruas tulang belakang. 1ingkup gerak sendi pada vertebra servikal adalah yang terbesar. +ertebra torakal berlingkup gerak sedikit karena adanya tulang rusuk  terbesar. +ertebra torakal berlingkup gerak sedikit karena adanya tulang rusuk  yang membentuk toraks, sedangkan vertebra lumbal mempunyai ruang lingkup yang membentuk toraks, sedangkan vertebra lumbal mempunyai ruang lingkup gerak yang lebih besar dari torakal tetapi makin ke ba"ah lingkup geraknya gerak yang lebih besar dari torakal tetapi makin ke ba"ah lingkup geraknya semakin ke%il.

semakin ke%il.''

Se%ara umum, struktur tulang belakang tersusun atas dua yaitu Se%ara umum, struktur tulang belakang tersusun atas dua yaitu '.

'. orpuorpus vertebs vertebra besertra beserta semua dia semua diskus inskus intervetetervetebra yanbra yang berada dg berada di antarai antaranya.nya. 2.

2. 3lem3lemen posteen posteriorior r &ko&komplmpleks ligameks ligamententum posteum posteriorior( r( yanyang g terterdiri atas lamindiri atas lamina,a,  pedikel,

 pedikel, prosesus prosesus spinosus, spinosus, prosesus prosesus transversus transversus dan dan pars pars artikularis,artikularis, lig

ligameamentuntun#ln#ligaigamenmentun tun supsupraspraspinoinosum sum dan dan intintraspraspinoinosumsum, , ligligamenamentuntun flavum, serta kapsul sendi.

flavum, serta kapsul sendi.

Setiap ruas tulang belakang terdiri atas korpus di depan dan arkus neuralis Setiap ruas tulang belakang terdiri atas korpus di depan dan arkus neuralis di

di belbelakaakang ng yanyang g di di sitsitu u terterdapdapat at sepsepasanasang g pedpedikeikel l kankanan an dan dan kirkiri, i, sepsepasanasangg lamina, 2 pedikel, ' prosesus spinosus, serta 2 prosesus transversus. /eberapa lamina, 2 pedikel, ' prosesus spinosus, serta 2 prosesus transversus. /eberapa ruas tulang belakang mempunyai bentuk khusus, misalnya tulang servikal

ruas tulang belakang mempunyai bentuk khusus, misalnya tulang servikal pertamapertama yang disebut atlas dan ruas servikal kedua yang disebut odontoid. analis spinalis yang disebut atlas dan ruas servikal kedua yang disebut odontoid. analis spinalis terbentuk antara korpus di bagian depan dan arkus neuralis di bagian belakang. terbentuk antara korpus di bagian depan dan arkus neuralis di bagian belakang. a

ananalilis s spspininalialis s inini i di di dadaeraerah h serservivikakal l beberbrbenentutuk k segsegitiitiga ga dadatatar r dadan n lelebarbar,, sed

sedanangkgkan an di di dadaererah ah totorarakal kal beberbrbenentutuk k bubulat lat dadan n keke%i%il. l. /a/agigian an lailain n yayangng menyokong kekompakan ruas tulang belakang adalah komponen jaringan lunak  menyokong kekompakan ruas tulang belakang adalah komponen jaringan lunak  yai

yaitu tu ligligameamentuntun n lonlongitgitudiudinal nal antanterierior, or, ligligameamentuntun n lonlongitgitudiudinal nal posposteriterioror,, ligamentun flavum, ligamentun interspinosus, dan liga

(4)

Stabilitas tulang belakang disusun oleh dua komponen, yaitu komponen Stabilitas tulang belakang disusun oleh dua komponen, yaitu komponen tulang dan komponen jaringan lunak yang membentuk satu struktur dengan tiga tulang dan komponen jaringan lunak yang membentuk satu struktur dengan tiga  pilar. Pertama

 pilar. Pertama yaitu yaitu satu satu tiang tiang atau atau kolom di kolom di depan depan yang terdiryang terdiri i atas atas korpus skorpus sertaerta diskus intervertebralis. edua dan ketiga yaitu kolom di belakang kanan dan kiri diskus intervertebralis. edua dan ketiga yaitu kolom di belakang kanan dan kiri yan

yang g terdterdiri iri ataatas s ranrangkagkaian ian sendsendi i intinterververteertebrabralis lis latelateraliralis. s. ulaulang ng belbelakanakangg dikatakan tidak stabil, bila kolom verti%al terputus pada lebih dari dua komponen.

dikatakan tidak stabil, bila kolom verti%al terputus pada lebih dari dua komponen.''

*edulla spinalis berjalan melalui tiap#tiap vertebra dan memba"a saraf  *edulla spinalis berjalan melalui tiap#tiap vertebra dan memba"a saraf  ya

yang ng memenynyamampaipaikakan n sesensnsasi asi dadan n gegerakrakan an dadari ri dadan n ke ke beberbrbagagai ai arearea a tutububuh.h. Semakin tinggi kerusakan saraf tulang belakang, maka semakin luas trauma yang Semakin tinggi kerusakan saraf tulang belakang, maka semakin luas trauma yang diakib

diakibatkan. *issal, jika atkan. *issal, jika kerusakerusakan saraf kan saraf tulang belakantulang belakang g di daerah di daerah leherleher, hal , hal iniini dapat berpengaruh pada fungsi di ba"ahnya dan menyebabkan seseorang lumpuh dapat berpengaruh pada fungsi di ba"ahnya dan menyebabkan seseorang lumpuh  pada

 pada kedua kedua sisi sisi mulai mulai dari dari leher leher ke ke ba"ah ba"ah dan dan tidak tidak terdapat terdapat sensasi sensasi di di ba"ahba"ah leher. erusakan yang lebih rendah pada tulang sa%ral mengakibatkan sedikit leher. erusakan yang lebih rendah pada tulang sa%ral mengakibatkan sedikit kehilangan fungsi.

kehilangan fungsi.''

-ambar 2. Sendi dan ligament kolumna vertebra -ambar 2. Sendi dan ligament kolumna vertebra

(5)

-ambar ). Persyrafan tulang belakang -ambar ). Persyrafan tulang belakang

-ambar . -erakan kolumna vertebra -ambar . -erakan kolumna vertebra

(6)

-ambar . 4tot yang memproduksi gerakan dari sendi intervertebrata torakal dan -ambar . 4tot yang memproduksi gerakan dari sendi intervertebrata torakal dan

lumbal lumbal

B.

B. DefinDefinisi Frakisi Fraktur Kotur Komremresi Vsi Veertebrtebrara

Fraktur kompresi adalah diskontinuitas dari jaringan tulang akibat dari Fraktur kompresi adalah diskontinuitas dari jaringan tulang akibat dari su

suatu atu pepenenekakananan n atatau au titindndihihan an yayang ng memeleblebihihi i kekemamampmpuauan n dadari ri tutulalangng te

(7)

kemampuan vertebra dalam menopang beban tersebut, seperti pada kasus kemampuan vertebra dalam menopang beban tersebut, seperti pada kasus terjadi

terjadinya nya traumatrauma. . Pada osteoporoPada osteoporosis, sis, fraktufraktur r kompkompresi resi dapat terjadi dapat terjadi gerakagerakann sederahana seperti terjatuh pada kamar mandi, bersin, atau mengangkat beban sederahana seperti terjatuh pada kamar mandi, bersin, atau mengangkat beban yang berat.

yang berat.22

Adanya kompresi pada bagian depan %orpus vertebralis yang tertekan dan Adanya kompresi pada bagian depan %orpus vertebralis yang tertekan dan membentuk patahan irisan. Fraktur kompresi adalah fraktur tersering yang membentuk patahan irisan. Fraktur kompresi adalah fraktur tersering yang mem

mempenpengagaruruhi hi kokolulumnmna a vevertertebrbra. a. FrFrakaktutur r inini i dadapapat t didisebsebababkakan n ololeheh ke%elakaan jatuh dari ketinggian dengan posisi terduduk ataupun mendapat ke%elakaan jatuh dari ketinggian dengan posisi terduduk ataupun mendapat  pukulan di kepala, osteoporosis dan

 pukulan di kepala, osteoporosis dan adanya metastase adanya metastase kanker dari tempat kanker dari tempat lainlain ke vertebra kemudian membuat bagian vertebra tersebut menjadi lemah dan ke vertebra kemudian membuat bagian vertebra tersebut menjadi lemah dan akhirnya mudah mengalami fraktur kompresi.

akhirnya mudah mengalami fraktur kompresi.))

!.

!. EEi"i"ememioio#o#o$i$i

Fraktur kompresi vertebra merupakan jenis fraktur yang sering terjadi dan Fraktur kompresi vertebra merupakan jenis fraktur yang sering terjadi dan merupakan masalah yang serius. Setiap tahun, sekitar 700.000 insidensi di merupakan masalah yang serius. Setiap tahun, sekitar 700.000 insidensi di Amerika Serikat, dimana prevalensinya meningkat 2! pada "anita yang Amerika Serikat, dimana prevalensinya meningkat 2! pada "anita yang  berumur

 berumur diatas diatas 0 0 tahun. tahun. Satu Satu dari dari dua dua "anita "anita dan dan satu satu dari dari empat empat laki#lakilaki#laki  berumur

 berumur lebih lebih dari dari 0 0 tahun tahun menderita menderita osteoporosis osteoporosis berhubungan berhubungan dengandengan frak

frakturtur. . $ns$nsideidensi nsi frakfraktur tur komkomprepresi si ververtebtebra ra menmeningingkat kat se%ase%ara ra proprogregresif sif   berdasarkan semakin

 berdasarkan semakin bertambahnya usia, dan bertambahnya usia, dan prevalensinya sama aprevalensinya sama antara laki#ntara laki# laki

laki &2'&2',!,!( ( dan dan "an"anita ita &2)&2),!,!(, (, yanyang g diudiukur kur berberdasadasarkarkan n suasuatu tu stustudidi  pemeriksaan radiologi. *eskipun hanya sekitar

 pemeriksaan radiologi. *eskipun hanya sekitar sepertiga menunjukkan gejalasepertiga menunjukkan gejala ak

akutut, , a"a"alalnynya a sesemumua a beberhrhububunungagan n dedengngan an anangkgka a yyanang g sisigngnififikikanan meningkatkan mortalitas dan gangguan fungsional dan psikologis.

meningkatkan mortalitas dan gangguan fungsional dan psikologis.22

D.

D. EtEtioio#o#o$i$i '

'.. rraauummaa

rauma merupakan penyebab terbanyak pada pasien yang berusia rauma merupakan penyebab terbanyak pada pasien yang berusia diba"ah 0 tahun, oleh karena itu fraktur yang terjadi pada laki#laki diba"ah 0 tahun, oleh karena itu fraktur yang terjadi pada laki#laki darip

daripada perempuada perempuan sampai usia an sampai usia 50 tahun50 tahun. 6ontoh fraktu. 6ontoh fraktur yang terjadir yang terjadi aki

akibat bat trautrauma ma adaadalah lah frakfraktur tur komkomprepresi si baji baji mermerupaupakan kan suasuatu tu %ed%ederaera fleksi, korpus terkompresi tetapi ligament posterior tetap utuh dan fraktur  fleksi, korpus terkompresi tetapi ligament posterior tetap utuh dan fraktur   biasanya bersifat stabil.

(8)

2.

2. PoPosmsmenenopopauausal ostesal osteopopororososisis

*erupakan penyebab tersering pada "anita yang berumur di atas *erupakan penyebab tersering pada "anita yang berumur di atas 50 tahun.

50 tahun. 2 2

)

).. eeggaannaassaann Se

Semamakikin n bebertartambmbahahnynya a ususia ia bebegitgitu u jujuga ga pepeniningngkakatan tan reresiksikoo terjadi

terjadinya fraktur nya fraktur patolopatologis gis akibat keganasanakibat keganasan, , dan multiple dan multiple mielommieloma,a, nekrosis avaskular, limpoma atau metastasis keganasan lain atau adanya nekrosis avaskular, limpoma atau metastasis keganasan lain atau adanya infeksi juga ikut berperan. Fraktur kompresi vertebra terjadi pada 0! infeksi juga ikut berperan. Fraktur kompresi vertebra terjadi pada 0! sampai 70! pasien dengan multiple mieloma.

sampai 70! pasien dengan multiple mieloma.22

.

. 4s4steoteopopororosisis Ss Sekekunundeder r 

/eberapa pasien ditemukan memiliki densitas tuang diba"ah nilai /eberapa pasien ditemukan memiliki densitas tuang diba"ah nilai no

normrmal al beberdrdasaasarkrkan an ususiaia. . PaPada da kakasusus s inini i pepenynyebebab ab sesekukundnder er dadariri kehilangan masa tulang harus diperhatikan, seperti penggunaan terapi kehilangan masa tulang harus diperhatikan, seperti penggunaan terapi glukokortikoid, penggunaan alkohol, hipogonadisme, dan endokrinopati glukokortikoid, penggunaan alkohol, hipogonadisme, dan endokrinopati seperti hipertiroid, dan penyakit %husing, hiperparatiroid, dan diabetes seperti hipertiroid, dan penyakit %husing, hiperparatiroid, dan diabetes mellitus.

mellitus.22

E.

E. %e%ekakaninismsme !ee !e"e"erara

Pada %edera tulang belakang, mekanisme %edera yang mungkin adalah  Pada %edera tulang belakang, mekanisme %edera yang mungkin adalah 

'.

'. ipereiperekstensi kstensi &komb&kombinasi inasi distradistraksi ksi dan dan ekstenekstensi(si(

iperekstensi jarang terjadi di daerah torakolumbal tetapi sering iperekstensi jarang terjadi di daerah torakolumbal tetapi sering  pada

 pada leher. 1igament leher. 1igament anterior anterior dan diskus dan diskus dapat dapat rusak rusak atau aratau arkus sarkus saraf af  mungkin mengalami fraktur. 6edera ini stabil karena tidak merusak  mungkin mengalami fraktur. 6edera ini stabil karena tidak merusak  ligament posterior.

ligament posterior.

-ambar 5. 6edera hiperekstensi -ambar 5. 6edera hiperekstensi 2

2.. FFlleekkssii 

raraumuma a inini i teterjarjadi di akakibibat at flefleksksi i dadan n didisersertai tai kokompmpreresi si papadada vertebra. +ertebra akan mengalami tekanan dan remuk yang dapat vertebra. +ertebra akan mengalami tekanan dan remuk yang dapat

(9)

merusak ligament posterior. 8ika ligament posterior rusak maka sifat merusak ligament posterior. 8ika ligament posterior rusak maka sifat fraktur ini tidak stabil.

fraktur ini tidak stabil.  

).

). Fleksi Fleksi dan dan ompreompresi digsi digabungabungkan dkan dengan engan distrakdistraksi posi posterior sterior 

ombinasi fleksi dengan kompresi anterior dan distraksi posterior  ombinasi fleksi dengan kompresi anterior dan distraksi posterior  da

dapapat t memengnggagangnggu gu kokompmpleleks ks vevertrtebebra ra pepertrtenengagahahan, n, di di samsampipingng kompleks posterior. /erbeda dengan fraktur kompresi murni, keadaan kompleks posterior. /erbeda dengan fraktur kompresi murni, keadaan ini merupakan %edera tidak stabil dengan risiko progresif yang tinggi. ini merupakan %edera tidak stabil dengan risiko progresif yang tinggi.

.

. PerPergesgeseran eran aksaksial ial &ko&kompmpresiresi((

ekuatan verti%al yang mengenai segmen lurus pada spina servikal ekuatan verti%al yang mengenai segmen lurus pada spina servikal atau lumbal akan menimbulkan kompresi aksial. 9u%leus pulposus atau lumbal akan menimbulkan kompresi aksial. 9u%leus pulposus akan mematahkan lempeng vertebra dan menyebabkan fraktur verti%al akan mematahkan lempeng vertebra dan menyebabkan fraktur verti%al  pada

 pada vertebra, vertebra, dengan dengan kekuatan kekuatan yang yang lebih lebih besar, besar, bahan bahan diskusdiskus did

didoroorong ng masmasuk uk ke ke daldalam am badbadan an ververtebtebral, ral, menymenyebabebabkan kan frakfraktur tur  rem

remuk uk &&brust brust fractufracturere(. (. aarerena na ununsusur r popostesteririor or ututuh uh kekeadadaaaan n ininii didefinisikan sebagai %edera stabil. Fragmen tulang dapat terdorong ke didefinisikan sebagai %edera stabil. Fragmen tulang dapat terdorong ke  belakang ke dalam kanalis spinalis dan inilah yang menjadikan fraktur   belakang ke dalam kanalis spinalis dan inilah yang menjadikan fraktur 

ini berbahaya, kerusakan neurologik sering terjadi. ini berbahaya, kerusakan neurologik sering terjadi.  

-ambar :. Fraktur kompresi -ambar :. Fraktur kompresi

(10)

.. ;o;otatasisi#f#flelekksisi

6edera spina yang paling berbahaya adalah akibat kombinasi fleksi 6edera spina yang paling berbahaya adalah akibat kombinasi fleksi da

dan n rorotatasisi. . 1i1igagamemen n dadan n kakapspsul ul sesendndi i tetereregagang ng sasampmpat at babatatass ke

kekukuatatanannynya, a, kekemumudidian an dadapapat t rorobebek, k, pepermrmukukaaaan n sesendndi i dadapapatt mengalami fraktur atau bagian atas dari satu vertebra dapat terpotong. mengalami fraktur atau bagian atas dari satu vertebra dapat terpotong. Akibat dari mekanisme ini adalah pergeseran atau dislokasi ke depan Akibat dari mekanisme ini adalah pergeseran atau dislokasi ke depan  pada vertebra di atas, dengan atau tanpa kerusakan tulang.

 pada vertebra di atas, dengan atau tanpa kerusakan tulang.  

5.

5. rrananslaslasi si hohoriri<o<ontntalal

olumna vertebralis teriris dan segmen bagian atas atau ba"ah olumna vertebralis teriris dan segmen bagian atas atau ba"ah dapat bergeser ke anteroposterior atau ke lateral. 1esi bersifat tidak  dapat bergeser ke anteroposterior atau ke lateral. 1esi bersifat tidak  stabil dan sering terjadi kerusakan saraf.

stabil dan sering terjadi kerusakan saraf.  

-ambar =.

-ambar =. TranTranslation slation injuryinjury

abel '. lasifikasi fraktur stabil dan tidak stabil abel '. lasifikasi fraktur stabil dan tidak stabil T

Tiie e ffrraakkttuurr BBaa$$iiaan n &&aann$ $ tteerrkkeennaa SSttaabbii# # ''s s ttii""aak k ssttaabbii## Wedge fracture

Wedge fracture aannyya a aanntteerriioorr SSttaabbiill

 Burst fracture

 Burst fracture AAnntteerriioor r ddaan n mmiiddddllee iiddaak k ssttaabbiill  Fracture/dislocation

 Fracture/dislocation injuries

injuries

Anterior, middle dan Anterior, middle dan

 posterior   posterior 

idak stabil idak stabil Seat belt fracture

Seat belt fracture Anterior, middle danAnterior, middle dan  posterior   posterior 

idak stabil idak stabil

F

F.. K#K#asasififikikasasii Fra

Fran%in%is s >en>enis is menmengemgembanbangkagkan n konkonsep sep tigtiga a kolkolum um dardari i frakfraktur tur spispinalnal torakolumbal, a"alnya konsep ini dikembangkan untuk mengklasifikasikan torakolumbal, a"alnya konsep ini dikembangkan untuk mengklasifikasikan frak

(11)

 belakang

 belakang diba"ah diba"ah servikal servikal karena karena se%ara se%ara umum umum anatomi anatomi tulang tulang belakangbelakang mirip dengan vertebra torakal dan lumbal.

mirip dengan vertebra torakal dan lumbal.77

>enis membagi vertebra menjadi tiga kolum. etidak stabilan terjadi jika >enis membagi vertebra menjadi tiga kolum. etidak stabilan terjadi jika %edera terkena dua kolum yang berlanjut, %ontoh kolum %edera terkena kolum %edera terkena dua kolum yang berlanjut, %ontoh kolum %edera terkena kolum anterior dan medial

anterior dan medial atau medial dan posterior. iga kolum tersebut yaituatau medial dan posterior. iga kolum tersebut yaitu77

olum anterior olum anterior

## 1i1igagamement lnt lonongigitutudidinanal anl anteteririor or  ## >u>ua pa per er tigtiga aa antenteririor or kokorprpus us vevertertebrbraa ## >u>ua pea per tir tiga aga antenteririor dor disiskukus ins intertervevertrtebebralral olum medial

olum medial

## SaSatu tu peper tr tigiga ka kororpupus vs verertetebrbraa ## SaSatu tu peper r titiga ga didiskskus us inintertervevertertebrbralal ## 1i1igagamement lont longngititududininal poal poststererioior r  olum posterior

olum posterior ## PPeeddiikkeell

## SeSendndi fai fa%e%et dat dan prn pro%o%esessusus arts arti%i%ulular ar  ## 11iiggaammeennttuum fm fllaavvuumm

## 9e9eurural aal ar%r%h dh dan lan ligigamamenent int interter%o%onnnne%te%tiningg *enur

*enurut ut sistem >enis sistem >enis ?, ?, trauma tulang belakang diklasifikatrauma tulang belakang diklasifikasikan sikan menjadmenjadii %ede

%edera ra minminor or dan dan maymayor, or, berberdasadasarkarkan n potpotensi ensi risirisiko ko untuntuk uk menmenyeyebabbabkankan ketidakstabilan. 6idera minor adalah fraktur yang disebabkan dari prosessus ketidakstabilan. 6idera minor adalah fraktur yang disebabkan dari prosessus tranversus, prosessus artikular, pars interarti%ularis, dan prosessus spinosus tranversus, prosessus artikular, pars interarti%ularis, dan prosessus spinosus yang hanya melibatkan sebagian dari kolom posterior dan tidak menyebabkan yang hanya melibatkan sebagian dari kolom posterior dan tidak menyebabkan ketidakstabilan akut. %edera tulang belakang mayor diklasifikasikan ke dalam ketidakstabilan akut. %edera tulang belakang mayor diklasifikasikan ke dalam empat kategori, semua didefinisikan dalam hal tingkat keterlibatan masing# empat kategori, semua didefinisikan dalam hal tingkat keterlibatan masing# masing dari tiga

masing dari tiga kolomkolom, , yaituyaitu compression, burst, seat-belt-typecompression, burst, seat-belt-type, dan , dan fraktufraktur r  ttiippee  fracture-dislocation fracture-dislocation. . SetSetiap iap jenjenis is frakfraktur tur jugjuga a dapdapat at dibdibagi agi bebbeberaperapaa sub%lass berdasarkan tingkat keparahan kerusakan.

(12)

Fraktur kompresi, adalah fraktur akibat kompresi dan terdapat fraktur dari Fraktur kompresi, adalah fraktur akibat kompresi dan terdapat fraktur dari kolom anterior. olom tengah utuh dan bertindak sebagai engsel. *ungkin kolom anterior. olom tengah utuh dan bertindak sebagai engsel. *ungkin terdapa

terdapat t %edera parsial %edera parsial dari kolom dari kolom posterposterior, yang menunjukior, yang menunjukkan kekuatankan kekuatan ketegangan di tingkat itu. kolom tengah yang kompeten men%egah fraktur  ketegangan di tingkat itu. kolom tengah yang kompeten men%egah fraktur  dari subluksasi atau kompresi elemen saraf oleh retropulsion fragmen dari dari subluksasi atau kompresi elemen saraf oleh retropulsion fragmen dari di

dindndining g popostesteriorior r ke ke kakanalnal. . 3m3mpat pat susubtbtipipe e dadari ri frafraktktur ur kokompmpreresi si dadapapatt diidentifikasi

diidentifikasi77..

## ipipe A e A # k# ketetererlilibabatatan kn kededuaua end platesend plates -- 8enis / @ keterlibatan superior8enis / @ keterlibatan superior end plateend plate ## 88eenniis s 6 6 @@ inferior end plateinferior end plate

## 8en8enis is > # > # tektekuk uk dardari ki kortorteks eks antanterioerior dr dengengan an kedkeduaua end platesend plates utuh. utuh.  Burst

 Burst fraktur fraktur , , terterjadi akibajadi akibat t bebbeban an aksaksial ial dardari i kedkedua ua kolkolum um yaiyaitu tu kolkolumum anterior dan kolom tengah yang berasal di tingkat satu atau kedua ujung# anterior dan kolom tengah yang berasal di tingkat satu atau kedua ujung#  piring dari vertebra yang sama. 1ima jenis

 piring dari vertebra yang sama. 1ima jenis burst fraktur burst fraktur  dapat digambarkan. dapat digambarkan. 7 7

## iippe Ae A Fr Frakakttuur par padda kea kedduuaa end-platesend-plates. tulang yang retropulsed ke. tulang yang retropulsed ke kanal.

kanal.

## iippe /e / F Frrakakttuur sr suuppeerriioorr end-plateend-plate. al ini umum dan terjadi karena. al ini umum dan terjadi karena kombinasi beban aksial dengan fleksi.

kombinasi beban aksial dengan fleksi. ## 8e8eninis 6s 6 F Frarakktutur ir innfeferirioorr end-plateend-plate..

## 8en8enis > ris > rotaotasi bursi burst. frst. fraktaktur inur ini bisi bisa salaa salah didh didiagiagnonosis sesis sebagbagai fraai fraktuktur#r# dislokasi. *ekanisme %edera ini adalah kombinasi dari beban aksial dan dislokasi. *ekanisme %edera ini adalah kombinasi dari beban aksial dan rotasi.

rotasi.

## 8en8enis 3 /is 3 /ursurst flekt fleksi latsi lateraleral. 8eni. 8enis fraks fraktur btur berberbeda deda dari frari fraktaktur kour komprmpresiesi la

lateteral ral yayang ng memenynyajiajikakan n pepeniningngkakatatan n jarjarak ak ininteterprpededi%i%ululatate e papadada anteroposterior pemeriksaan radiologis.

(13)

-ambar '0. ipe

-ambar '0. ipe burst fractureburst fracture Fr

Frakaktuturr  seat-belt-type seat-belt-type, , kedkedua ua posposteriterior or dan kolom dan kolom tentengah gah gaggagal al karkarenaena hiper#fleksi dan akibat adanya tegangan. /agian anterior dari kolom anterior  hiper#fleksi dan akibat adanya tegangan. /agian anterior dari kolom anterior  sebagian mungkin rusak di ba"ah kompresi, tapi masih berfungsi seperti sebagian mungkin rusak di ba"ah kompresi, tapi masih berfungsi seperti engsel. idak ada subluksasi, dan tulang belakang adalah utamanya tidak  engsel. idak ada subluksasi, dan tulang belakang adalah utamanya tidak  stabil jika dalam posisi fleksi. Fraktur

stabil jika dalam posisi fleksi. Fraktur seat-belt-type seat-belt-type dapat dibagi menjadi dua dapat dibagi menjadi dua subtipe.

subtipe. 7 7

## %ed%edera saera satu tintu tingkagkat $ni ht $ni hadiadir sebar sebagai frgai fraktaktur sedur sederherhana mana melalelalui tuui tulanlang,g, atau sebagai gangguan ligamen mele"ati ligamen kompleks posterior  atau sebagai gangguan ligamen mele"ati ligamen kompleks posterior  dan dis% intervertebralis.

dan dis% intervertebralis.

## %ed%edera dera dua tinua tingkagkat ot olom tlom tengengah peah pe%ah b%ah baik maik melalelalui tuui tulanlang atag atau disu disk.k. Pola %edera ini sebanding dengan kondisi yang disajikan dalam fr

Pola %edera ini sebanding dengan kondisi yang disajikan dalam fr aktur aktur  hangman’s

(14)

-ambar ''. Fraktur

-ambar ''. Fraktur seat-belt  seat-belt  Fra

Fraktuktur r disdisloklokasi, asi, terjterjadi adi karkarena ena kegkegagaagalan lan ketketiga iga kolkolom om di di ba"ba"ahah kompresi, ketegangan, rotasi, atau geser. al ini mirip dengan kursi#belt#jenis kompresi, ketegangan, rotasi, atau geser. al ini mirip dengan kursi#belt#jenis %edera. 9amun, engsel anterior juga terganggu dan beberapa derajat dislokasi %edera. 9amun, engsel anterior juga terganggu dan beberapa derajat dislokasi hadir. Ada tiga subtipe dari fraktur#dislokasi bsed pada mekanisme %edera hadir. Ada tiga subtipe dari fraktur#dislokasi bsed pada mekanisme %edera  fleion rotation, fleion distraction, a

 fleion rotation, fleion distraction, and shear!nd shear! 7 7

## FFrarakktutur dr disislolokkasasi ti tipipee fleion-rotation fleion-rotation ## FFrarakktutur dr disislolokkasasi ti tipipee fleion-distraction fleion-distraction

## FFrraakkttuur r ddiissllookkaassi i ttiippee  shear shear &post&posteroanteroanterior erior shearshear, , anteroanteroposterposterior ior  shear(

shear(

-ambar '2. fraktur dislokasi. >ari kiri ke kanan, tipe

-ambar '2. fraktur dislokasi. >ari kiri ke kanan, tipe fleion-rotation fleion-rotation tipe tipe  fleion-distraction

 fleion-distraction tipe tipe shear shear &posteroanterior shear, anteroposterior shear(&posteroanterior shear, anteroposterior shear( (.

(15)

'.

'. AnAntara tara ++eertebrtebra ra h $ dh $ dan an h h  Seg

Segmen korda men korda lumlumbal bal petpetama ama padpada a oraorang ng de"de"asa asa berberada ada padpadaa tingkat vertebra '0. Akibatnya, transeksi korda pada tingkat itu akan tingkat vertebra '0. Akibatnya, transeksi korda pada tingkat itu akan menghindarkan korda toraks tetapi mengisolasikan seluruh korda, lumbal menghindarkan korda toraks tetapi mengisolasikan seluruh korda, lumbal dan

dan sa%sa%ral, ral, disdisertaertai i parparalisalisis is tuntungkagkai i ba"ba"ah ah dan dan visvisera. Akaera. Akar r tortoraksaks  bagian

 bagian ba"ah ba"ah juga juga dapat dapat mengalami mengalami transeksi transeksi tetapi tetapi tidak tidak banyak banyak   pengaruhnya.

 pengaruhnya.))

2.

2. >i />i /a"a"ah +ah +eertertebrbra a h h 

orda membentuk suatu tonjolan ke%il &konus medularis( di antara orda membentuk suatu tonjolan ke%il &konus medularis( di antara vertebra ' dan 1', dan merun%ing pada ruang di antara vertebra 1i dan vertebra ' dan 1', dan merun%ing pada ruang di antara vertebra 1i dan 12. Akar saraf 12 sampai S mun%ul dari konus medularis dan beraturan 12. Akar saraf 12 sampai S mun%ul dari konus medularis dan beraturan turun dalam suatu kelompok &%auda eBuine( untuk mun%ul pada tingkat turun dalam suatu kelompok &%auda eBuine( untuk mun%ul pada tingkat yang beruru

yang berurutan pada tan pada spina lumbosspina lumbosa%ral. arena itu, a%ral. arena itu, %edera spina di %edera spina di atasatas vertebra '0 dapat menyebabkan transeksi korda, %edera di antra '0 vertebra '0 dapat menyebabkan transeksi korda, %edera di antra '0 dan 1' dapat menyebabkan lesi korda dan lesi akar saraf, dan %edera di dan 1' dapat menyebabkan lesi korda dan lesi akar saraf, dan %edera di  ba"ah

 ba"ah vertebra vertebra 1' 1' hanya hanya menyebabkan menyebabkan lesi lesi akar akar syaraf. syaraf. Akar Akar sa%ralsa%ral mempersarafi

mempersarafi ) )

a(

a( SeSensnsasi dalaasi dalam m dadaeraerah h CpCpelelananaD, aD, susuatatu u jaljalur ur di di sesepapanjnjanang g babagigianan  belakang

 belakang paha paha dan dan tungkai tungkai ba"ah, ba"ah, dan dan dua dua pertiga pertiga sebelah sebelah luar luar  telapak kaki.

telapak kaki.  b(

 b( eenaga motorik pada otot yang mengendalikan pergelangan kaki dannaga motorik pada otot yang mengendalikan pergelangan kaki dan kaki.

kaki. %(

%( ;efleks a;efleks anal dan nal dan penis, penis, responrespons plants plantar dan rear dan refleks perfleks pergelangelangan kakgan kakii  pengendalian ken%ing.

 pengendalian ken%ing. Akar 1umbal mempersyarafi

Akar 1umbal mempersyarafi ) )

a(

a( Sensasi pSensasi pada seluada seluruh turuh tungkai ngkai ba"ah sba"ah selain baelain bagian ygian yang dipang dipasok olasok oleheh segmen sakral.

segmen sakral.  b(

 b( eenaga naga motori% motori% pada pada otot otot yang yang mengendalikan mengendalikan pinggul pinggul dan dan lutut,lutut, refleks kremaster dan reflek lutut.

refleks kremaster dan reflek lutut.

/ila %edera tulang berada pada sambungan torakolumbla, penting /ila %edera tulang berada pada sambungan torakolumbla, penting untuk membedakan antara transeksi korda tanpa kerusakan akar saraf dan untuk membedakan antara transeksi korda tanpa kerusakan akar saraf dan transeksi korda dengan kerusakan akar saraf. Pasien tanpa kerusakan akar  transeksi korda dengan kerusakan akar saraf. Pasien tanpa kerusakan akar  saraf akan jauh lebih baik.

saraf akan jauh lebih baik. ) )

).

(16)

Paralisis lengkap dan tidak ada sensasi di ba"ah tingkat %edera Paralisis lengkap dan tidak ada sensasi di ba"ah tingkat %edera menunjukkan transeksi korda. Selama stadium syok spinal, bila tidak ada menunjukkan transeksi korda. Selama stadium syok spinal, bila tidak ada ref

reflekleks s anal &tidak lebih anal &tidak lebih dardari i 2 2 jam jam perpertamtama( a( diadiagnognosis sis tidtidak ak dapdapatat ditegakkan dan jika refleks anal pulih kembali dan defi%it saraf terus ditegakkan dan jika refleks anal pulih kembali dan defi%it saraf terus  berlanjut,

 berlanjut, lesi lesi korda korda bersifat bersifat lengkap. lengkap. Setiap Setiap lesi lesi korda korda lengkap lengkap yangyang  berlangsung lebih dari 72 jam tidak akan sembu

 berlangsung lebih dari 72 jam tidak akan sembuh.h. ) )

.

. 1e1esi si ororda da ididak 1ak 1enengkgkapap A

Adadanynya a sisisa sa sesensnsasasi i apapapapun un ddi i babaggiaian n ddisistatal l %e%ededera ra &u&ujiji menusukkan peniti di daerah perianal( menunjukkan lesi tak lengkap menusukkan peniti di daerah perianal( menunjukkan lesi tak lengkap sehingga prognosis baik. Penyembuhan dapat berlanjut sampai 5 bulan sehingga prognosis baik. Penyembuhan dapat berlanjut sampai 5 bulan sedelah %edera. Penyembuhan paling sering terjadi pada sindroma korda sedelah %edera. Penyembuhan paling sering terjadi pada sindroma korda %entra. >i ba"ah vertebra  '0, diskrepansi antara tingkat neurologi% dan %entra. >i ba"ah vertebra  '0, diskrepansi antara tingkat neurologi% dan tingkat rangka adalah akibat traseksi akar yang turun dari segmen yang tingkat rangka adalah akibat traseksi akar yang turun dari segmen yang lebih tinggi dari lesi korda.

lebih tinggi dari lesi korda. ) )

abel 2.

abel 2. "ncomplete #ord  "ncomplete #ord SyndromeSyndrome))

S

Siinnddrroomm >>eesskkrriippssii

 $nterior cord   $nterior cord 

1e

1esi si yayang ng memengngakakibibatkatkan an hihilanlangngnya ya fufungngsisi m

moottooririk k ddaan n sseennsisiffititaas s tteerhrhaadadap p nynyererii,, temp

temperateraturur, , namnamun un funfungsi gsi propropiopiosepseptif tif masmasihih normal

normal  Bro%n-se&ua

 Bro%n-se&uard rd 

Propi

Propioseftif ipsilateral oseftif ipsilateral normanormal, l, motorimotori% % hilanghilang dan kehilangan sensivitas nyeri dan temperatur  dan kehilangan sensivitas nyeri dan temperatur   pada sisi kontralateral

 pada sisi kontralateral #entral cord 

#entral cord  husus pada region %entral, anggota gerak atashusus pada region %entral, anggota gerak atas lebih lemah disbanding anggota gerak ba"ah lebih lemah disbanding anggota gerak ba"ah  'orsal cord 

 'orsal cord  (posterior cord) (posterior cord)

1e

1esi si teterjrjadadi i papada da babagigian an sesensnsorori i teterurutatamama mempengaruhi propioseptif 

mempengaruhi propioseptif  #onus medullaris

#onus medullaris

6e

6ededera ra papaddaa  sacral  sacral cord cord  dan nervudan nervus s lumlumbar bar  de

degagan n kakananalilis s neneururalalisE isE areareflflekeks s papada da vevesiksikaa uranaria, pen%ernaan dan anggota gerak ba"ah uranaria, pen%ernaan dan anggota gerak ba"ah #auda e&iuna

#auda e&iuna

6edera pada daerah lumbosa%ral dengan kanalis 6edera pada daerah lumbosa%ral dengan kanalis neuralis yang mengakibatkan arefleksia vesika neuralis yang mengakibatkan arefleksia vesika urinaria, pen%ernaan dan anggota gerak ba"ah urinaria, pen%ernaan dan anggota gerak ba"ah

(17)

*rading system

*rading system pada %edera medulla spinalis pada %edera medulla spinalis))

'.

'. llasasififikikasasi Frai Franknkelel

-rade A motoris &#( sensoris &#( -rade A motoris &#( sensoris &#( -rade / motoris &#( sensoris &( -rade / motoris &#( sensoris &(

-rade 6 motoris &( dengan ;4* 2 atau ), sensoris &( -rade 6 motoris &( dengan ;4* 2 atau ), sensoris &( -rade > motoris &( dengan ;4* , sensoris &(

-rade > motoris &( dengan ;4* , sensoris &( -rade 3 motoris &( normal sensoris &(

-rade 3 motoris &( normal sensoris &(

2.

2. llasasififiaiasi si AAS$S$A A && $merican Spinal "njury $ssociation $merican Spinal "njury $ssociation(( abel ). AS$A

abel ). AS$A impairment scaleimpairment scale -rade

-rade  'escription 'escription

A

A 1engkap tidak ada sensorik maupun motorik diba"ah level1engkap tidak ada sensorik maupun motorik diba"ah level defisit neurologi

defisit neurologi /

/ idak lengkap sensorik maupun motoriknya menurun diidak lengkap sensorik maupun motoriknya menurun di  ba"ah level defi%it neurologi

 ba"ah level defi%it neurologi 6

6 idak lengkap sensorik baik dan fungsi motorik diba"ahidak lengkap sensorik baik dan fungsi motorik diba"ah defisit neurologi memiliki kekuatan otot diba"ah )

defisit neurologi memiliki kekuatan otot diba"ah ) >

> idak lengkap sensorik baik namun kekuatan ototidak lengkap sensorik baik namun kekuatan otot motoriknya lebih dari ) atau sama dengan )

motoriknya lebih dari ) atau sama dengan ) 3

3 FFuunnggssi i sesennsosoririk k ddan an mmoottooririk k nnoormrmalal

H.

H. (e)(e)a#a "aa#a "an Konn Konseksekueuesisi

Pada sebagian besar kasus, pasien tidak men%eritakan adanya trauma yang Pada sebagian besar kasus, pasien tidak men%eritakan adanya trauma yang sig

signifnifikaikan n meskmeskipuipun n mermereka eka kadkadangang#ka#kadandang g menmenjelajelaskaskan n aktaktifitifitas as yanyangg men

meningingkatkatkan kan taritarikan kan padpada a tultulang ang belbelakaakang, ng, sepseperti erti menmengangangkgkat at jenjendeldela,a, mengangkat anak ke%il dari tempat tidur, atau gerakan melenturkan badan mengangkat anak ke%il dari tempat tidur, atau gerakan melenturkan badan se%ara berlebihan. rauma dengan energy yang besar biasanya ditemukan se%ara berlebihan. rauma dengan energy yang besar biasanya ditemukan  pada

 pada pasien pasien berusia berusia muda, muda, terutama terutama pada pada laki#laki laki#laki dengan dengan densitas densitas tulangtulang yang normal.

yang normal.22

anya sepertiga kasus kompresi vertebra yang menunjukkan gejala. Pada anya sepertiga kasus kompresi vertebra yang menunjukkan gejala. Pada saat fraktur terasa nyeri, biasanya dirasakan seperti rasa nyeri yang dalam saat fraktur terasa nyeri, biasanya dirasakan seperti rasa nyeri yang dalam  pada sisi

 pada sisi fraktur. 8arang sekali menyebabkan kompresi pada fraktur. 8arang sekali menyebabkan kompresi pada medulla spinalis,medulla spinalis, tamp

tampilan ilan kliklinis nis menmenunjunjukkukkan an miomioloplopatik atik frakfraktur tur dendengan gan tantanda da dan dan gejagejalala nyeri radikull

nyeri radikuller er yang nyata. ;asa yang nyata. ;asa nyeri pada fraktur disebabkan oleh banyak nyeri pada fraktur disebabkan oleh banyak  gerak, dan pasien biasanya merasa lebih nyaman dengan beristirahat.

(18)

Fraktur kompresi biasanya bersifat in%idental, menunjukkan gejala nyeri Fraktur kompresi biasanya bersifat in%idental, menunjukkan gejala nyeri tulang belakang ringan sampai berat. >apat mengakibatkan perubahan postur  tulang belakang ringan sampai berat. >apat mengakibatkan perubahan postur  tubuh karena terjadinya kifosis dan s%oliosis. Pasien juga menujukkan gejala# tubuh karena terjadinya kifosis dan s%oliosis. Pasien juga menujukkan gejala# ge

gejaljala a papada da ababdodomemen n sepseperterti i rarasa sa peperurut t tetertrtekaekan, n, rarasa sa %e%epat pat kekenynyanang,g, anoreksia, dan penurunan berat badan. -ejala pada sistem pernafasan dapat anoreksia, dan penurunan berat badan. -ejala pada sistem pernafasan dapat terjadi akibat berkurangnya kapasitas paru.

terjadi akibat berkurangnya kapasitas paru. 2 2

onseuensi Fraktur

onseuensi Fraktur ompresi +eompresi +ertebrartebra Ap

Apababilila a frfrakaktutur r kokompmpreresi si vevertertebrbra a memenununjnjukukkakan n gegejaljala a atatau au titidadak,k, ko

kompmpliklikasi asi janjangkgka a papanjnjanangnygnya a sansangagat t pepentntining. g. oonsnsekekueuensnsinyinya a dadapapatt dikategorikan sebagai biomekanik, fungsional, dan psikologis.

dikategorikan sebagai biomekanik, fungsional, dan psikologis. 2 2

'

'.. //iioommeekkaanniik k   9yeri

 9yeri tulang tulang belakang belakang persisten persisten dalam dalam kaitannya kaitannya dengan dengan faktor#faktor# faktor mekanik dan kelemahan otot akibat terjadinya kyphosis. -ejala# faktor mekanik dan kelemahan otot akibat terjadinya kyphosis. -ejala# gej

gejala ala padpada a abdabdomeomen, n, kykyphophosis sis proprogregresif, sif, teruterutama tama dendengan gan frafraktuktur r  kompresi multiple, menyebabkan pemendekan tulang belakang thorak  kompresi multiple, menyebabkan pemendekan tulang belakang thorak  se

sehihingngga ga memenynyebebababkakan n pepenenekakananan n papada da ababdodomemen, n, didimamana na dadapapatt men

menyebyebabkabkan an gejagejala la gasgastrotrointintestiestinal nal sepeseperti rti rasrasa a %ep%epat at kenkenyanyang g dandan tekanan abdomen. Pada beberapa pasien yang mengalami pemendekan tekanan abdomen. Pada beberapa pasien yang mengalami pemendekan seg

segmen men tortorakoakolumlumbal bal yanyang g sigsignifnifikaikan, n, %os%osta ta bagbagian ian terbterba"aa"ah h akaakann  bersandar

 bersandar pada pada pelvis, pelvis, menyebabkan menyebabkan terjadinya terjadinya abdominal abdominal dis%omfort.dis%omfort. -ej

-ejalaala#gej#gejala ala padpada a ganganggugguan an abdabdomeomen n dapdapat at berberupa upa anoanorekreksia sia yanyangg dapat mengakibatkan penurunan berat badan terutama pada pasien yang dapat mengakibatkan penurunan berat badan terutama pada pasien yang  berusia

 berusia lanjut. lanjut. onsekuensi onsekuensi pada pada paru paru akibat akibat adanya adanya fraktur fraktur kompresikompresi vertebra dan kyphosis umumnya ditandai dengan penyakit paru restriktif  vertebra dan kyphosis umumnya ditandai dengan penyakit paru restriktif  dengan penurunan kapasitas vital paru. >allam persamaan, setiap fraktur  dengan penurunan kapasitas vital paru. >allam persamaan, setiap fraktur  menurunkan kapasitas vital =!. *eningkatkan risiko terjadinya fraktur. menurunkan kapasitas vital =!. *eningkatkan risiko terjadinya fraktur. arena terjadinya kyphosism maka beban berlebih akan ditopang oleh arena terjadinya kyphosism maka beban berlebih akan ditopang oleh tulan

tulang g disekitdisekitarnyarnya, a, ditambditambah ah lagi lagi dengadengan n adanyadanya a osteoposteoporosis semakinorosis semakin mengingkatkan risiko terjadinya fraktur. Adanya satu atau lebih vertebra mengingkatkan risiko terjadinya fraktur. Adanya satu atau lebih vertebra men

mengalgalami ami frakfraktur tur komkomprespresi i semsemakiakin n menmeningingkatkatkan kan adaadanya nya frakfraktur tur  tambahan lima kali lipat dalam setahun.

(19)

2

2.. FFuunnggsisioonnaall

Pasien yang mengalami fraktur kompresi memiliki level yang lebih Pasien yang mengalami fraktur kompresi memiliki level yang lebih rendah dalam performa fungsional dibandingkan dengan %ontrol, lebih rendah dalam performa fungsional dibandingkan dengan %ontrol, lebih  banyak

 banyak membutuhkan membutuhkan pembantu, pembantu, pengalaman pengalaman lebih lebih sering sering mengalamimengalami sakit saat bekerja, dan mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sakit saat bekerja, dan mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari#hari. Penelitian terbaru pada pasien#pasien ini memiliki nilai yang sehari#hari. Penelitian terbaru pada pasien#pasien ini memiliki nilai yang renda

rendah h pada indeks pada indeks kualikualitas tas hiduhidup p yang berhubunyang berhubungan dengan gan dengan kesehakesehatantan  berdasarkan

 berdasarkan fungsi fungsi fisik, fisik, status status emosi, emosi, gejala gejala klinis, klinis, dan dan keseluhurankeseluhuran  performa

 performa fungsional. fungsional. 4leh 4leh karena karena itu, itu, banyak banyak pasien pasien yang yang mengalamimengalami fraktur kompresi vertebra akan menjadi tidak aktif, dengan berbagai alas fraktur kompresi vertebra akan menjadi tidak aktif, dengan berbagai alas an antara lain rasa nyeri akan berkurang dengan terlentang, takut jatuh an antara lain rasa nyeri akan berkurang dengan terlentang, takut jatuh seh

sehingingga ga terjterjadi adi patpatah ah tultulang ang laglagi. i. SehSehingingga ga kurkurang ang aktaktif if atau atau malmalasas  bergerak

 bergerak pada pada akhirnya akhirnya akan akan mengakibatkan mengakibatkan semakin semakin buruknyaburuknya kemampuan dalam melakukan aktifitas sehari#hari.

kemampuan dalam melakukan aktifitas sehari#hari. 2 2

)

).. PPssiikkoollooggiiss

ejadian depresi meningkat pada pasien yang menderita fraktur  ejadian depresi meningkat pada pasien yang menderita fraktur  ko

kompmpreresi si vevertertebrbra, a, akiakibabat t nynyeri eri krkrononis, is, peperurubabahahan n bebentntuk uk tutububuh,h, detorientasi dalam kemampuan mera"at diri sendiri, dan akibat bedrest detorientasi dalam kemampuan mera"at diri sendiri, dan akibat bedrest yang lama. Pasien yang mengalami depresi biasanya yang mengalami yang lama. Pasien yang mengalami depresi biasanya yang mengalami lebih dari satu fraktur dan akan menjadi %epat tua dan terisolasi se%ara lebih dari satu fraktur dan akan menjadi %epat tua dan terisolasi se%ara sosial.

sosial.22

II.. DDiiaa$$nnoossiiss

>iagnosis fraktur kompresi vertebra dapat dilakukan melalui anamnesis, >iagnosis fraktur kompresi vertebra dapat dilakukan melalui anamnesis,  pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

 pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. '.

'. PePememeririksksaaaan fn fisisik ik 

Pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan dengan %ara pasien berdiri, Pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan dengan %ara pasien berdiri, seh

sehingingga ga tantanda#tda#tandanda a osteosteopooporosrosis is sepeseperti rti kipkiposkoskolioliosiosis s akaakan n leblebihih tampa

tampak. k. emudemudian ian pemerpemeriksaan dilakukan dengan iksaan dilakukan dengan menekmenekan an vertebvertebrara dengan ibu jari mulai dari atas sampai ke ba"ah yaitu pada prosesus dengan ibu jari mulai dari atas sampai ke ba"ah yaitu pada prosesus spi

spinosnosus. us. FraFraktuktur r komkomprespresi i ververtebtebra ra dapdapat at terterjadi jadi mulmulai ai dardari i oksoksipuiputt sampai dengan sa%rum, biasanya terjadi

sampai dengan sa%rum, biasanya terjadi pada region pertengahapada region pertengahan n thorathorak k  &7

&7#:#:( ( dan dan padpada a thothorakrakoluolumbambal l junjun%tio%tion. n. GlaGlangi ngi laglagi i pempemerikeriksaansaan sam

(20)

 berhubungan

 berhubungan dengan dengan pemeriksaan pemeriksaan palpasi palpasi vertebra vertebra mungkin mungkin disebabkandisebabkan oleh adanya fraktur kompresi vertebra.

oleh adanya fraktur kompresi vertebra. 2 2

Adanya deformitas pada tulang belakang tidak mengindikasikan Adanya deformitas pada tulang belakang tidak mengindikasikan adanya fraktur. 8ika tidak ditemukan nyeri yang tajam, kemungkinan hal adanya fraktur. 8ika tidak ditemukan nyeri yang tajam, kemungkinan hal ter

tersebsebut ut mermerupaupakan kan suasuatu tu kelkelainainan an tultulang ang belbelakaakang ng yanyang g berberkaikaitantan den

dengan gan umuumur. r. PemPemerikeriksaan saan selaselajutjutnynya a dildilakuakukan kan dendengan gan memmembanbantutu  pasien

 pasien melakukan melakukan gerakan gerakan fleksi fleksi dan dan ekstesi ekstesi pada pada tulang tulang belakang,belakang, gerakan ini akan menyebabkan rasa nyeri yang disebabkan oleh adanya gerakan ini akan menyebabkan rasa nyeri yang disebabkan oleh adanya fraktur kompresi vertebra.

fraktur kompresi vertebra. 2 2

Spasme otot atau kekakuan otot dapat terjadi sebagai akibat dari Spasme otot atau kekakuan otot dapat terjadi sebagai akibat dari kek

kekuatuatan an otootot t melmela"aa"an n gragravitvitasi asi padpada a bagbagian ian antanterioerior r dardari i ververtebtebra.ra. Pe

Pememerikriksaasaan n neneururolologogis is peperlu rlu didilalakukukakan. n. ididak ak jarjaranang g papada da kakasususs osteo

osteomyelitmyelitis is mempumempunyai gejala nyai gejala yang mirip yang mirip dengadengan n fraktufraktur r kompkompresiresi vertebra.

vertebra. 2 2

2

2.. ;;aaddiioollooggii

Selama pemriksaan fisik, marker radioopak mungkin ditempatkan Selama pemriksaan fisik, marker radioopak mungkin ditempatkan  pada

 pada kulit kulit pada pada daerah daerah yang yang paling paling terasa terasa nyeri, nyeri, karena karena bagaimanapunbagaimanapun  juga

 juga perlu perlu difikirkan difikirkan adanya adanya neoplasma neoplasma atau atau adanya adanya erosi erosi pada pada endplateendplate akibat osteomyelitis. Posisi anteroposterior dan lateral dilakukan untuk  akibat osteomyelitis. Posisi anteroposterior dan lateral dilakukan untuk  mengetahui adanya fraktur kompresi vertebra. Fraktur kompresi vertebra mengetahui adanya fraktur kompresi vertebra. Fraktur kompresi vertebra asimp

asimptomatitomatik k tidak selalu tidak selalu menunmenunjukkajukkan n kolapkolaps s vertebvertebra ra pada gambaranpada gambaran rad

radioliologiogi. . FraFraktuktur r komkomprepresi si ververtebtebra ra se%ase%ara ra radradiogiografi rafi digdigambambarkarkanan sebagai penurunan panjang vertebra lebih

sebagai penurunan panjang vertebra lebih dari '!, umumnya ditemukandari '!, umumnya ditemukan  pada

 pada vertebra vertebra thorakolumbal thorakolumbal se%ara se%ara anteroposterior anteroposterior dan dan lateral. lateral. /agian/agian thorakolumbal yang biasa terkena adalah :, '2, 1' dan lumbal nagian thorakolumbal yang biasa terkena adalah :, '2, 1' dan lumbal nagian  ba"ah terbanyak adalah 1.

(21)

-ambar '). ;ontgen fraktur kompresi vertebra -ambar '). ;ontgen fraktur kompresi vertebra )

).. **;;$ $ && +agnetic esonance "maging  +agnetic esonance "maging (( 8ik

8ika a sumsumber ber nyenyeri ri tidtidak ak dapdapat at ditditemuemukankan, , *;$ *;$ dapdapat at menmenunjunjukkukkanan adanya keganasan, mengidentifikasi adanya fraktur dan membantu dalam adanya keganasan, mengidentifikasi adanya fraktur dan membantu dalam me

menenentntukukan an teteraprapi i yayang ng tetepapat. t. AAdadanynyaa  short  short tau tau inersion inersion recoeryrecoery &S$;( paling ideal diperiksa dengan *;$

&S$;( paling ideal diperiksa dengan *;$

-ambar '. *;$ fraktur kompresi vertebra -ambar '. *;$ fraktur kompresi vertebra

.. 66  SS%%aann

6t s%an sangan berguna menggambarkan adanya fraktur dan dapat 6t s%an sangan berguna menggambarkan adanya fraktur dan dapat memb

memberikan informasi jika erikan informasi jika tentantentang g adanyadanya a kelainakelainan n densitdensitas as tulantulang. g. 66 S%

(22)

dia

diagnognosis sis karkarena ena adaadanynya a penypenyempempitaitan n kankanalialis s spispinal, nal, dan dan komkomposposisiisi spesifik vertevra dapat digambarkan.

spesifik vertevra dapat digambarkan.

-ambar '. 6 S%an fraktur kompresi vertebra -ambar '. 6 S%an fraktur kompresi vertebra .

. SingSingle#Phole#Photon 3mton 3mission ission 6omp6omputed uted omomograpography &Shy &SP36P36(( >ap

>apat at jugjuga a digdigunaunakan kan daldalam am menmenententukaukan n adaadanya nya frafraktuktur r dandan tin

tingkagkat t ostosteopeoporoorosis sis karkarena ena keamkeammpumpuannyannya a daldalam am menmenggaggambambarkarkann densitas tulang.

densitas tulang.  

5.

5. SS%i%inntitigrgrapaphyhy

*erupakan suatu metode diagnosti% yang menggunakan deteksi *erupakan suatu metode diagnosti% yang menggunakan deteksi radiasi sinar gamma untuk menggambarkan kondisi dari jaringan atau radiasi sinar gamma untuk menggambarkan kondisi dari jaringan atau organ, juga merupakan metode ayng penting untuk memprediksi hasil organ, juga merupakan metode ayng penting untuk memprediksi hasil &&outcomeoutcome( dari beberapa teknik operasi.( dari beberapa teknik operasi.  

J.

J. TaTata#ata#aksana Fksana Fraktraktur Kour Komremresi Vsi Veertebrtebrara

8ika pada pasien tidak ditemukan adanya kelainan neurologis, pengobatan 8ika pada pasien tidak ditemukan adanya kelainan neurologis, pengobatan  pada

 pada pasien pasien dengan dengan akut akut fraktur fraktur harus harus menekankan menekankan pada pada pengurangan pengurangan rasarasa nyeri, dengan pembatasan bedrest, penggunaan analgetik, bra%ing dan latihan nyeri, dengan pembatasan bedrest, penggunaan analgetik, bra%ing dan latihan fisik.

fisik. '.

'. *en*enghighindandari beri bedredrest yst yang tang terlaerlalu lalu lamama /a

/ahahayya a bebedrdresest t yyanang g teterlrlalalu u lalama ma papada da ororanang g tutua a adadalalahah,, menin

meningkakan gkakan kehilakehilangan ngan densitdensitas as tulangtulang, , de%onde%onditioditioning ning thromthrombosis,bosis,  pneumonia, ulkus de%ubitus, d

 pneumonia, ulkus de%ubitus, disorientasi dan depresi.isorientasi dan depresi. 2

2.. AAnnaallggeettiik k  An

Analalgegetitik k didigugunaknakan an ununtutuk k memengngururanangi gi rarasa sa nynyerieri, , bibiasaasanynyaa diberikan sebagai terapi a"al untuk menghindari dari bedrest yang terlalu diberikan sebagai terapi a"al untuk menghindari dari bedrest yang terlalu lama. Analgetik opioid mungkin diberikan pada beberapa pasien untuk  lama. Analgetik opioid mungkin diberikan pada beberapa pasien untuk  men

(23)

 pasien

 pasien yang yang sudah sudah tua, tua, pasien pasien dengan dengan imobilisasi, imobilisasi, opioid opioid yangyang  berhubungan

 berhubungan dengan dengan konstipasi konstipasi dan dan penurunan penurunan fungsi fungsi kognitif kognitif harusharus diperhatikan dan penggunaan profilaksis laksatif harus segera dimulai diperhatikan dan penggunaan profilaksis laksatif harus segera dimulai  pada

 pada saat saat opioid opioid diberikan. diberikan. indari indari pemberian pemberian 9SA$>s. 9SA$>s. Se%ara Se%ara umum,umum,  penggunan

 penggunan analgetik analgetik opioid opioid atau atau non non opioid, opioid, adalah adalah lebih lebih baik baik  dibandingkan 9SA$>s, terutama pada pasien usia lanjut yang mengalami dibandingkan 9SA$>s, terutama pada pasien usia lanjut yang mengalami fra

fraktuktur r komkomprepresi si ververtebtebra. ra. ;is;isiko iko pempemberiberian an 9S9SA$>A$>s s berberhuhubunbungangan den

dengan gan gasgastrotropatpati, i, insinsufiufisiensiensi si ginginjal, jal, dan dan penpenyakyakit it janjantuntung g konkongesgestiti meningkat se%ara signifikan pada usia lanjut.

meningkat se%ara signifikan pada usia lanjut. )

).. 66aal%l%iittoonniinn

6al%itonin se%ara subkutan, intranasal, atau perrektal mempunyai 6al%itonin se%ara subkutan, intranasal, atau perrektal mempunyai efek analgetik pada fraktur kompresi yang disebabkan oleh osteoporosis efek analgetik pada fraktur kompresi yang disebabkan oleh osteoporosis dan pasien dengan nyeri tulanh akibat metastasis. Aktifitas analgetik dari dan pasien dengan nyeri tulanh akibat metastasis. Aktifitas analgetik dari %al%itonin yaitu dengan meningkatkan kadar endorphin dalam plasma. %al%itonin yaitu dengan meningkatkan kadar endorphin dalam plasma. Pad

Pada a frafraktuktur r komkomprepresi si ververtebrtebra a uanuang g disdisebaebabkabkan n oleoleh h ostosteopeoporoorosis,sis, %al%itonin juga menghambat fungsi dari osteoklast, sehingga men%egah %al%itonin juga menghambat fungsi dari osteoklast, sehingga men%egah terjadinya penyerapan tulang.

terjadinya penyerapan tulang. 

.. //rraa%%iinngg

/ra%ing merupakan terapi yang bisa dilakukan pada managemen /ra%ing merupakan terapi yang bisa dilakukan pada managemen akut non operatif. 4rtose membantu dalam mengontrol rasa nyeri dan akut non operatif. 4rtose membantu dalam mengontrol rasa nyeri dan membantu penyembuhan dengan mensatabilkan tulang belakang. >engan membantu penyembuhan dengan mensatabilkan tulang belakang. >engan meng

mengistirahistirahatkan padatkan pada posisi fleksa posisi fleksi, i, maka akan mmaka akan menguraengurangi tekanngi tekananan  pada

 pada kolumna kolumna anterior anterior dan dan rangka rangka tulang tulang belakang. belakang. /ra%ing /ra%ing dapatdapat digunakan segara, tetapi hanya dapat digunakan untuk dua sampai tiga digunakan segara, tetapi hanya dapat digunakan untuk dua sampai tiga  bulan.

 bulan. eerdapat rdapat beberapa beberapa tipe tipe ortese ortese yang yang tersedia tersedia untuk untuk pengobatan.pengobatan. arena sebagian besar fraktur kompresi terjadi di daerah torakolumbal, arena sebagian besar fraktur kompresi terjadi di daerah torakolumbal, seb

sebagiagian an besbesar ar ortortosiosis s idiidibuabuat t berberdasdasarkarkan an arearea a terstersebuebut t padpada a tuatualnglng  belakang.

 belakang. horakolumbal horakolumbal orthsis orthsis &1S4( &1S4( tipe tipe shell shell bra%es bra%es digunkandigunkan untuk memberikan stabilitas selama rotasi, fleksi dan ekstensi. 8enis ini untuk memberikan stabilitas selama rotasi, fleksi dan ekstensi. 8enis ini sangat berguna dalam pengobatan oleh karena fraktur akibat energy yang sangat berguna dalam pengobatan oleh karena fraktur akibat energy yang  besar, fraktur

 besar, fraktur multiple multiple dan dan kiposis kiposis berat. berat. arena arena ortose ortose didesain didesain dengandengan  pembungkus

(24)

mengeluhkan adanya gatal dan berkeringat diba"ah ortose. ipe boston mengeluhkan adanya gatal dan berkeringat diba"ah ortose. ipe boston sangat mirip dengan tipe shell tetapi lebih lembur karena terbuat dari sangat mirip dengan tipe shell tetapi lebih lembur karena terbuat dari  plasti% semi fleksibel.

 plasti% semi fleksibel.  

-ambar '5. 1S4 -ambar '5. 1S4 .

. ++eertrtebebroroplplasastyty +

+eertebrtebroproplastlasty y dildilakuakukan kan dendengan gan menmenempempatkatkan an jarujarum m biobiopsypsy tulan

tulang g belakanbelakang g kedalkedalam am vertebvertebra ra yang mengalami kompresi denganyang mengalami kompresi dengan  bimbingan

 bimbingan fluoros%opy fluoros%opy atau atau %omputed %omputed tomographytomography. . emudianemudian dii

diinjeknjeksiksikan an *eth*ethylylmethmetha%rya%rylate late kedkedalam alam tultulang ang yanyang g menmengalgalamiami kom

komprepresi. si. ProProsedusedur r dapdapat at menmenstabstabilkilkan an frakfraktur tur dan dan menmengurgurangangi i rasarasa ny

nyeri eri dedengngan an %e%epapat. t. eetatapi pi prprososeeeedudur r inini i titidadak k dadapapat t memempmperberbaikaikii deformitas yang terjadi pada tulang belakang. omplikasi terjadi kurang deformitas yang terjadi pada tulang belakang. omplikasi terjadi kurang dari '0! pasien antara lain berupa radikulopati, infeksi dan kompresi dari '0! pasien antara lain berupa radikulopati, infeksi dan kompresi medulla spinalis. Pada saat semen diinjeksikan diba"ah tekanan tinggi, medulla spinalis. Pada saat semen diinjeksikan diba"ah tekanan tinggi, kebo%oran ke bagian luar vertebra sering terjadi pada 0!#57! pasien.

kebo%oran ke bagian luar vertebra sering terjadi pada 0!#57! pasien.  

-ambar '7. eknik vertebroplasty -ambar '7. eknik vertebroplasty 5

(25)

y

ypoppoplastlasty y dipdiperkerkenalenalkan kan padpada a tahtahun un '=:'=:: : daldalam am menmengobgobatiati fraktur kompresi. Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan jarum fraktur kompresi. Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan jarum yang berisikan tampon kedalam tulang yang mengalami fraktur. $nsersi yang berisikan tampon kedalam tulang yang mengalami fraktur. $nsersi  jarum ters

 jarum tersebut akan ebut akan membentuk kavitas membentuk kavitas pada tulang pada tulang vertebra. vertebra. emudianemudian kav

kavitaitas s terstersebuebut t diidiisi si dendengan gan %am%ampurpuran an metmethylhylmetmeta%rya%rylate late dibdiba"aa"ahh tek

tekanaanan n renrendahdah. . omompliplikaskasi i jarjarang ang terjterjadi adi dan dan terjterjadiadinya nya kebkebo%oo%oranran semen lebih jarang dibandingkan dengan vertebroplasty.

semen lebih jarang dibandingkan dengan vertebroplasty.  

-ambar ':.

(26)

BAB III BAB III PENUTUP PENUTUP Kesimu#an Kesimu#an

Fraktur kompresi adalah diskontinuitas dari jaringan tulang akibat dari Fraktur kompresi adalah diskontinuitas dari jaringan tulang akibat dari suatu penekanan atau tindihan yang melebihi kemampuan dari tulang tersebut. suatu penekanan atau tindihan yang melebihi kemampuan dari tulang tersebut. Frakt

Fraktur ur kompkompresi resi vertebrvertebra a terjadi jika terjadi jika berat beban berat beban melebimelebihi hi kemamkemampuan vertebrapuan vertebra dal

dalam am menmenopaopang ng bebbeban an tertersebsebut, ut, sepseperti erti padpada a kaskasus us terjterjadiadinya nya tratraumauma. . PadPadaa osteoporosis, fraktur kompresi dapat terjadi gerakan sederahana seperti terjatuh osteoporosis, fraktur kompresi dapat terjadi gerakan sederahana seperti terjatuh  pada kamar mandi, bersin, atau mengangkat beban y

 pada kamar mandi, bersin, atau mengangkat beban yang berat.ang berat.

3tiologi dari fraktur kompresi vertebra dapat dikarenakan oleh trauma, 3tiologi dari fraktur kompresi vertebra dapat dikarenakan oleh trauma,  posmenopausal osteoporosis, keganasan, ataupun o

 posmenopausal osteoporosis, keganasan, ataupun osteoporosis.steoporosis.

Pada pasien yang tidak ditemukan adanya kelainan neurologis, pengobatan Pada pasien yang tidak ditemukan adanya kelainan neurologis, pengobatan  pada

 pada pasien pasien dapat dapat berupa berupa pengurangan pengurangan rasa rasa nyeri, nyeri, dengan dengan pembatasan pembatasan bedrest,bedrest,  penggunaan analgetik, bra%ing, latihan fisik, vertebroplasty dan ky

Referensi

Dokumen terkait

Padahal jika anda menggunakan teknik kekuatan pikiran yang saya akan ungkapkan pada bab berikutnya, anda tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak energi dan uang untuk membuat

adapun konsep yang harus dilakukan oleh Pemerintah terutama Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah dengan ketiga jenis inovasi tersebut dari mulai poses, produk

Metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positifisme, yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya

peningkatan produksi kerajinan tusuk sate dengan mengoptimalisasikan sumberdaya lokal dan potensi masyarakat menuju desa sejahterara di desa sidomulyo kecamatan sidomulyo.

Bilik Mesyuarat 1 &amp; 2, Studio Multimedia, Dewan Kuliah, Bilik Kuliah 1-6 SOFTAM Prasiswazah Prasiswazah CAIT Cyber Security Prasiswazah norana n.diyana erra rais rustam aisha

Dokter umum akan mencurigai seseorang adalah tersangka penderita Kusta apabila ada tiga cardinal sign berikut ini, yaitu : kelainan kulit yang mati rasa, penebalan

Piutang terhadap langganan dalam perkiraan piutang usaha dicatat sebagai tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa yang merupakan usaha perusahaan yang

Dan scene ke lima memperlihatkan gambar yang menunjukan jin indonesia pemenangnya serta menggandeng tiga wanita cantik sengan pakaian dress mini yang