1 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
R
RE
R
E
EV
V
VI
I
IU
U
U
R
RE
R
E
EN
N
NS
S
ST
T
TR
R
RA
A
A
2013-2018
D
D
D I
I
I N
N
N A
A
A S
S
S
P
P
P E
E
E N
N
N D
D
D I
I
I D
D
D I
I
I K
K
K A
A
A N
N
N
P
P
P E
E
E M
M
M U
U
U D
D
D A
A
A
D
D
D A
A
A N
N
N
O
O
O L
L
L A
A
A H
H
H R
R
R A
A
A G
G
G A
A
A
K
K
K O
O
O T
T
T A
A
A
B
B
B I
I
I M
M
M A
A
A
2 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima DAFTAR ISI Kata Pengantar I Daftar Isi II BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang...
1
1.2 Maksud dan tujuan...
2
1.3 Dasar Hukum ...
2
1.4 Sistimatika Penulisan ...
4
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1 Struktur Organisasi, ... ... 6
2.1.1 Tugas Pokok dan Fungsi ... 6
2.2 Sumber Daya Organisasi 2.2.1 Lembaga Pendidikan ... 11
2.2.2 Ruang Penunjang Paud ... 11
2.2.3 Ruang Penunjang SD ... 12
2.2.4 Ruang Penunjang SMP ... 12
2.2.5 Ruang Penunjang SMA ... 13
2.2.6 Ruang Penunjang SMK ... 13
2.2.7 Data Siswa dan Rombel ... 13
2.2.8 Penduduk Usia Sekolah ... 14
2.2.9 Angka Partisipasi ... ... 14
2.2.10 Kualifikasi dan Kopetensi Tenaga Kependidikan ... 15
2.2.10.1 Guru PNS Non PNS ... 15
2.2.3.2 Rasio Guru Dan Siswa ... 16
2.3. Kinerja Pelayanan SKPD... 17
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD... 18
2.4.1 Analisa Internal dan External... 25
2.4.2 Indentifikasi Faktor Internal Dan External... 25
2.4.3 Komparasi Faktor Internal dan External... 25
2.3.3.1 Faktor Internal... 25
2.3.3.2 Faktor External... 25
2.3.4 Evaluasi Faktor Internal dan External... 26
2.3.5 Posisi Kekuatan Organisasi... 26
2.3.6 Analisa dan Strategi... 26
BAB III ISU-ISU STRATEGIS
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Dan Pelayanan SKPD...
28
3.2 Telaan Visi dan Misi dan Program Kepala Daerah...
28
3.3 Telaan Renstra Kemendikbud/ Propinsi /Kota...
28
3.4 Telaan Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup ...
29
3.5 Penentuan Isu-isu Strategis...
29
3.5.1 Kebijakan Pendidikan Universal...
29
3 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
3.2.1 Kondisi Daerah yang akan diproyeksikan akan Datang...
30
3.7 Pemberdayaan masusia seutuhnya...
31
3.8 Pembelajaran Sepanjang Hayat ...
31
3.9.Pendidikan Untuk Semua...
31
3.10.Pendidikan untuk Perkembangan ...
32
3.11Pergeseran Paradikma Pendidikan...
32
3.11.1 Perubahan Wajib Belajar Menjadi Hak Belajar...
32
3.11.2 Kesetaraan Dalam Pendidikan...
33
3.11.3 Pendidikan Komperhensif...
33
3.11.4 Perubahan fungsi Sekolah Negeri Menjadi Sekolah Pablik...
33
3.11.5 Pergeseran Fungsi Sekolah dari sisi pasokan sisi kebutuhan....
34
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN DAN STRATEGI KEBIJAKAN DAN PROGRAM KEGIATAN 4.1 Visi dan Misi ... 35
4.1.1 Visi ... 36
4.1.2 Misi ... 36
4.2 Tujuan dan Sasaran ... 36
4.3 Analisa Strategis... 39
BAB V RENCANA PROGRAM KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF 5.1 Rencana Program ... 41
5.2 Indikator Kinerja ... 41
5.2.1 Indikator Kinerja Utama, indikator program dan pendanaan indikatif SKPD yang mengacu pada indikator Kinerja RPJMD... 42
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD 6.1 Proyeksi Capaian Indikator Kinerja RPJMD 2014-2018... 52
4 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
KATA PENGANTAR
Kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT bahwa penyusunan Rencana trategis (Renstra) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bima Tahun 2013-2018 dapat diselesaikan dengan baik. Renstra Tahun 2013-2018 ini merupakan penjabaran program strategis selama lima tahun ke depan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan pemuda dan Olah raga Kota Bima dan sekaligus merupakan arah dan tujuan kegiatan selama lima tahun anggaran dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa isi dari Renstra ini masih ada kekurangannya, oleh karena itu kami sangat mengharapkan masukan, kritikan dan saran dari semua pihak agar dapat kami gunakan bahan penyempurnaan pada tahun berikutnya.
Kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan Renstra ini disampaikan terima kasih dan semoga dapat digunakan sebagai tuntunan program dan kegiatan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga Kota Bima.
KEPALA DINAS DIKPORA
Drs. H. Alwi Yasin, MAp
5 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejalan dengan pembukaan UUD di atas, dalam batang tubuh konstitusi tersebut di antaranya Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28 C ayat (1), Pasal 31, dan Pasal 32, juga mengamanatkan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai pedoman tata kelola pendidikan nasional pemerintah telah menetapkan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional untuk menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan dalam rangka menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Untuk itu, perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan. Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia dan untuk itu setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status sosial, status ekonomi, suku, etnis, agama, dan gender. Pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan akan membuat warga negara Indonesia memiliki kecakapan hidup (life skills) sehingga mendorong tegaknya pembangunan manusia seutuhnya serta masyarakat madani dan modern yang dijiwai nilai-nilai Pancasila, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan pendidikan dilaksanakan dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2005-2025, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai bagian dari upaya mewujukan sinkronisasi program dan kegiatan antara Pemerintah Pusat dangan Pemerintah Daerah. Berdasarkan RPJPN diatas tema pembangunan periode 2010-2015 difokuskan pada penguatan pelayanan, sehingga dalam RPJMN 2010-2014 diprioritaskan untuk lebih memantapkan pembangunan Indonesia di segala bidang dengan menekankan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) termasuk pengembangan kemampuan ilmu dan teknologi serta penguatan daya saing perekonomian. RPJMN Tahun 2010-2014 tersebut selanjutnya dijabarkan ke dalam Renstra Kemdiknas Tahun 2010-2014. Renstra Kemdiknas tahun 2010-2014 menjadi pedoman bagi semua tingkatan pengelola pendidikan di pusat dan daerah dalam merencanakan dan melaksanakan serta mengevaluasi program dan kegiatan pembangunan pendidikan.
Di dalam perencanaan Pemerintah Kota Bima telah merencanakan perencanaan jangka menengah Kota Bima yang tertuang pada RPJMD Kota Bima yang dapat dilihat pada salah satu
6 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima indikator yang ingin dicapai oleh Kota Bima adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan bentuk perencanaan yang harus dilaksanakan pada lima tahun yang akan datang. Dinas pendidikan, pemuda dan olahraga sebagai leading sector untuk pencapaian dari RPJMD Kota Bima menetapkan beberapa skala prioritas pembangunan pendidikan yaitu:
1. Peningkatan layanan pendidikan,
2. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, 3. Peningkatan mutu PTK,
Dikaitkan dengan kebijakan peningkatan layanan pendidikan adalah di mana akses pendidikan masyarakat Kota Bima untuk semua jenjang pendidikan lebih dioptimalkan, dengan meningkatnya angka partisipasi yaitu Angka Partisipasi Kasar, Angka Partisipasi Murni dan Angka Partisipasi Siswa. Pada tahun 2013 APK PAUD Sebesar 79,32, APK Program Wajib Belajar 12 tahun saat ini adalah 97,63 APK Pendidikan SMA 99,30, artinya akses pendidikan di Kota Bima belum memenuhi capaian 100%. Upaya peningkatan mutu sudah banyak dilakukan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana Pembelajaran yang berkualitas, Kebijakan Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi Guru, kebijakan sertifikasi dan peningkatan mutu PTK baik yang dilakukan oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.
Sebagai dokumen perencanaan jangka menengah Dinas Dikpora Kota Bima yang menggambarkan visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan dan program prioritas, juga merupakan penjabaran gambaran permasalahan pendidikan yang dihadapi serta program-program prioritas untuk menjawab dinamika dan perubahan yang dilakukan, maka Renstra merupakan perencanaan terukur sebagai bagian dari akuntabilitas Pemerintah Kota Bima untuk menyiapkan layanan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing sehingga mutu pendidikan di Kota Bima meningkat secara berkesinambungan.
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN
Rencana Strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bima 2014-2018, ditetapkan dengan maksud dan tujuan adalah untuk memberikan arah sekaligus menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta semua pemangku kepentingan bidang pendidikan di dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan daerah sesuai dengan visi, misi dan arah pengembangan sektor pendidikan, pemuda dan olahraga yang telah disepakati bersama, sehingga seluruh upaya yang dilakukan oleh masing-masing pelaku pembangunan bersifat sinergis, koordinatif, dan saling melengkapi di dalam satu pola sikap dan pola tindak.
Dengan demikian, Renstra Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bima, merupakan pedoman dalam penyusunan rencana kerja tahunan Dinas Dikpora dan pedoman penyusunan rencana strategis satuan pendidikan.
1.3 DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
7 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Bima di Propinsi Nusa
Tenggara Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4188);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
6. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan Dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
7. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
8. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang-Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
9. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);
11. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.
12. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
13. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan; 14. Undang-undang Republik Indinesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pemudaan; 15. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan
Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
16. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
8 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima 17. Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 59 Tahun 2013 Tentang Pengembangan
Kepemimpinan Pemuda
18. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
19. Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 6 Tahun 2003 tentang Kewenangan Kota Bima (Lembaran Daerah Kota Bima Tahun 2003 Nomor 6);
20. Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bima serta Staf Ahli Walikota;
21. Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 10 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Bima Tahun 2008-2013;
1.4 SISTEMATIKA PENULISAN.
BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
1.2 Maksud dan Tujuan
1.3 Dasar Hukum
1.4 Hubungan Renstra SKPD dan fungsi SKPD
1.5 Sistematika Penulisan
BAB II TUGAS DAN FUNGSI SKPD
2.1 Struktur Organisasi dan Tugas dan Fungsi
2.2 Susuna Kepegawaiaan dan Perlengkapan
2.3 Tugas dan Fungsi
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI3.1 Indetifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
3.2 Telaah Visi, Misi, dan Program Kepela Daerah dan Wakil Kepala Daerah
3.3 Telaah Renstra K/L dan Renstra Propinsi/Kabupaten Kota
3.4 Telaah Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
3.5 Penentuan Isu-Isu strategis
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN DAN STRATEGI KEBIJAKAN
4.1 Visi dan Misi
4.1.1 Visi
4.1.2 Misi
4.2 Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Terget Jangka Menengeh
4.3 Program Kegiatan
9 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN SKPD
2.1 STRUKTUR ORGANISASI
2.1.1 Tugas Pokok dan Fungsi
Dinas Dikpora Kota Bima adalah satuan kerja pada Pemerintah Dearah Kota Bima yang merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah, dan merupakan salah satu Dinas yang berada dilingkungan Pemerintah Kota Bima dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang mempunyai tugas pokok memimpin, mengatur, merumuskan, membina, mengendalikan, mengkoordinasikan dan memper-tanggungjawabkan kebijakan teknis pelaksanaan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang pendidikan dan sebagian bidang kebudayaan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai fungsi :
10 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
a. Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan lingkup tugasnya; c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Berdasarkan peraturan Daerah Kota Bima Nomor 2 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas peraturan Daerah Kota Bima Nomor 3 tahun 2008 Tentang pembentukan Susunan, Kedudukan, Tugas pokok dan Fungsi Dinas-Dinas Daerah Kota, struktur Organisasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terdiri atas :
1. Unsur Pimpinan adalah Kepala Dinas
- Kepala Dinas mempunyai tugas membantu Walikota dalam memimpin, merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan, mengawasi, mengevaluasi, mengendalikan dan melaporkan penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang pendidikan pemuda dan olahraga
- Untuk melaksanakan tugas sebagaimana di maksud pada ayat (1), Kepala Dinas memiliki fungsi :
a. Perumusan kebijakan peningkatan pendidikan, pemuda dan olahraga;
b. Perumusan dan penetapan rencana strategis dan Rencana Kerja dinas untuk mendukung visi dan misi serta kebijakan daerah;
c. Pengawasan, pengevaluasian, dan pengendalian penyelenggaraan urusan bidang pendidikan, pemuda dan olahraga;
d. Mengkoordinasikan semua kegiatan dinas, baik secara internal dengan semua unsur organisasi dinas (Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala UPTD, dan unsur kelompok Jabatan Fungsional) maupun secara eksternal dengan satuan kerja lainnya; e. Pemberdayaan segala potensi sumber daya aparatur serta pengelolaan sarana dan
prasarana perangkat daerah secara efisien dan efektif;
f. Pelaksanaan tugas sebagai Pengguna Anggaran / Pengguna Barang dinas; g. Penyampaian saran dan pertimbangan kepada pimpinan;
h. Pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan jabatannya masing-masing; i. Pemberian petunjuk kepada bawahan terhadap pelaksanaan kegiatan dinas; j. Penilaian pelaksanaan tugas dan kinerja bawahan;
k. Pemberian sanksi atas pelanggaran yang di lakukan bawahan; l. Penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan dinas kepada pimpinan;
m. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik perintah lisan maupun tertulis;
2. Unsur Pembantu Pimpinan adalah Sekretariat yang terdiri atas : - Sekretariat dipimpin oleh seorang sekretaris.
- Sekretaris mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dan mengkoordinasikan penyelenggaraan pelayanan teknis administrasi yang meliputi kegiatan ketatausahaan,
11 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
umum, kepegawaian, rencana program/kegiatan, keuangan, perlengkapan, pemeliharaan kantor, dan pelaporan.
- Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Sekretaris mempunyai fungsi :
a. Penjabaran peraturan perundang-undagan di bidang pendidikan, pemuda dan olahraga; b. Penjabaran mekanisme, prosedur, dan petunjuk operasional penerapan administrasi
perkantoran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Pembinaan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan administrasi dibidang pendidikan, pemuda dan olahraga;
d. Perumusan rencana dan program kerja sekretariat dinas;
e. Perumusan rencana dan program kerja dibidang pendidikan, pemuda dan olahraga; f. Pemberian arahan alokasi setiap kegiatan dan penggunaan anggarannya dalam
penyusunan RKA sekretariat;
g. Pelaksanaan koordinasi dengan Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala UPTD, dan Kelompok Jabatan Fungsional dalam pelaksanaan rencana dan program kerja bidang pendidikan pemuda dan olahraga;
h. Pengkoordinasian pelaksanaan kerjasama dibidang pendidikan, pemuda dan olahraga; i. Pengkoordinasian penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dinas; j. Pembagian tugas Kepala Sub Bagian lingkup sekretariat;
k. Pemberian petunjuk dan arahan kepada Kepala Sub Bagian terhadap pelaksanaan tugas lingkup sekretariat;
l. Pembinaan, pengendalian, dan penilaian pelaksanaan tugas dan kinerja Kepala Sub Bagian lingkup sekretariat;
m. Pemberian sanksi atas pelanggaran yang dilakukan bawahan; n. Penyampaian saran dan pertimbangan kepada Kepala Dinas; o. Penyampaian laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Dinas;
p. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan baik perintah lisan maupun tertulis;
- Sub. Bagian Umum dan kepegawaian.
a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian.
b. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan kebutuhan rumah tangga dinas serta pelayanan teknis administrasi ketatausahan dan kepegawaian.
- Sub. Bagian Program dan pelaporan.
a. Sub Bagian Program dan Pelaporan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian.
b. Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam pelayanan penyusunan program dan pelaporan pelaksanaan kegiatan lingkup dinas.
12 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
a. Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian.
b. Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam melaksanakan penatausahaan keuangan, akuntansi serta verifikasi pembukuan keungan lingkup dinas.
3. Unsur pelaksana adalah Bidang yang terdiri atas : - Bidang Pendidikan Dasar, terdiri dari :
a. Bidang Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Kepala Bidang.
b. Kepala Bidang Pendidikan Dasar mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, melakukan bimbingan teknis, pemetaan, inventarisasi, tata alih fungsi, pengelolaan tata alih fungsi, pengelolaan tata guna, monitoring dan evaluasi serta pembinaan, pengendalian pelaksanaan dan penerapan kaidah-kaidah kesinambungan peningkatan pendidikan dasar (SD/SDLB) serta kesetaraan paket A. - Seksi Sarana dan Prasarana.
a. Seksi Sarana dan Prasarana dipimpin oleh seorang seksi.
b. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana mempunyai tugas membantu Kepala Bidang minyiapkan dan melaksanakan kebijakan, bimbingan teknis, menyusun pedoman, kriteria, prosedur, monitoring dan evaluasi peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar (SD/SDLB) serta kesetaraan paket A.
- Seksi Kurikulum, Pembinaan Pendidik dan tenaga Kependidikan
a. Seksi Kurikulum Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Kurikulum, Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang menyiapkan dan melaksanakan kebijakan, bimbingan teknis, menyusun pedoman, kriteria prosedur, monitoring dan evaluasi peningkatan mutu kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan lingkup pendidikan dasar (SD/SDLB) serta kesetaraan paket A. - Bidang Pendidikan Menegah, Terdiri atas :
a. Bidang Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Kepala Bidang.
b. Kepala Bidang Pendidikan Menengah mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melakukan merumuskan kebijakan, melakukan bimbingan teknis pemetaan inventarisasi, tata alih fungsi, pengelolaan tata guna, monitoring dan evaluasi serta pembinaan, pengendalian pelaksanaan dan penerapan kaidah-kaidah kesinambungan peningkatan pendidikan menengah (SMP/SMPLB), (SMA/SMALB,SMK) serta kesetaraan paket B dan paket C.
- Seksi Sarana dan Prasarana.
a. Seksi Sarana dan Prasarana dipimpin oleh seorang Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana mempunyai tugas membantu Kepala Bidang menyiapkan dan melaksanakan kebijakan, bimbingan teknis, menyusun pedoman, kriteria, prosedur, monitoring dan evaluasi peningkatan sarana dan prasarana pendidikan menengah (SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK) serta kesetaraan paket B dan paket C.
13 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
- Seksi Kurikulum, Pembinaan Pendidikan dan tenaga Kependidikan
a. Seksi Kurikulum, Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Kurikulum, Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang menyiapkan dan melaksanakan kebijakan, bimbingan teknis menyusun pedoman, kriteria, prosedur, monitoring dan evaluasi peningkatan mutu kurikulum pendidik dan tenaga kependidikan lingkup pendidkan menengah (SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK) serta kesetaraan paket B dan paket C.
- Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal, terdiri atas :
a. Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal dipimpin oleh Kepala Bidang.
b. Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, memimpin, mengkoordinasikan, memonitoring, mengevaluasi serta mengendalikan penyelenggaraan pendidikan masyarakat dan pendidikan anak usia dini (PAUD, TK) baik secara non formal maupun informal;
- Seksi Pendidikan Masyarakat.
a. Seleksi Pendidikan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Masyarakat mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan rumusan dan melaksanakan kebijakan, melakukan koordinasi, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pendidikan masyarakat luar sekolah.
- Seksi Pendidikan Anak Usia Dini.
a. Seleksi Pendidikan Anak Usia Dini dipimpin oleh seorang Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam menyiapkan rumusan dan melaksanakan kebijakan, melakukan koordinasi, monitoring evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.
- Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan, terdiri atas :
a. Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang.
b. Kepala Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, memimpin, mengkoordinasikan, memonitoring, mengevaluasi serta mengendalikan penyelenggaraan urusan pemerintahan pelayanan umum yang ditempatkan dan pelayanan umum yang menjadi kewenangan bidang kepemudaan dan keolahragaan.
- Seksi Pembinaan dan Kepemudaan.
a. Seksi Pembinaan Kepemudaan dipimpin oleh Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Pembinaan dan Kepemudaan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan kebijakan teknis, menyusun pedoman, kriteria, prosedur, monitoring dan evaluasi pembinaan kepemudaan.
14 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
- Seksi Pembinaan Keolahragaan.
a. Seksi Pembinaan Keolahragaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi.
b. Kepala Seksi Pembinaan Keolahragaan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan kebijakan teknis, menyusun pedoman, kriteria, monitoring dan evaluasi pembinaan keolahragaan.
- Unsur Pelaksana sebagian tugas teknis dinas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).
a. UPTB dipimpin oleh seorang Kepala UPTD.
b. Kepala UPTD berada dibawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala Dinas.
c. Kepala UPTD mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas teknis dinas dibidang pendidikan, pemuda dan olahraga diwilayah kerjanya.
d. Unsur Kelompok Jabatan Fungsional.
- Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya yang ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja pemerintah daerah.
2.2. SUMBER DAYA ORGANISASI
Dalam usaha untuk pencapaian tujuan Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga Kota
Bima adalah memaksimalkan segala sumber daya yang ada, sehingga dapat
menunjang semua aktivitas di dalam memajukan pendidikan tersebut.
2.2.1 Lembaga Pendidikan.
Berdasarkan tabel di bawah ini bahwa Jumlah lembaga Pendidikan di Kota
Bima sebanyak 223 yang terdiri dari 107 Lembaga Pendidikan Negeri dan 116
lembaga yang dikelola oleh swasta baik lembaga pendidikan formal maupun
non formal. Yang meliputi Lembaga pendidikan Anak Usia Dini sebanyak 72
lembaga, SD/MI sebanyak 88 lembaga, SMP/MTs sebanyak 32 lembaga,
SMA/SMK dan MA sebanyak 31 lembaga.
Tabel 2.1
NO JENJANG
STATUS
NEGERI SWASTA JUMLAH
I TK/PAUD 3 57 60 RA 0 12 12 Jumlah 3 69 72 II SD 72 6 78 SD LB 1 2 3 MI 1 6 7 Jumlah 74 14 88 III SMP 16 6 22 MTs 2 8 10 Jumlah 18 14 32
15 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima IV SMA 5 10 15 SMK 5 5 10 MA 2 4 6 Jumlah 12 19 31 Total 107 116 223 % 36.3 63.7 100
Data tahun 2013
2.2.2 Data Ruang Penunjang PAUD
Kondisi sarana prasana pada jenjang pendidikan anak Usia Dini dapat kita lihat
tabel berikut ini:
No Jenjang Sekolah/ Status
Ruang Kelas Menurut Kondisi
Jumlah Milik dan Bkn Milik Jumlah Ruang Penunjang Lainya (RPL) Baik Rusak Ringan Rusak Berat Sub-Jml Milik 1 TK Negeri 8 2 0 10 0 10 29 Swasta 44 2 4 50 18 64 130 2 RA Negeri 2 0 3 5 5 10 13 Swasta 34 0 3 37 2 39 40 Jumlah 88 4 10 102 25 127 212
Data Dikpora 2013
Berdasarkan data tabel di atas bahwa kondisi sarana dan prasarana sekolah Kota
Bima pada Pendidikan Anak Usia Dini jumlah ruang kelas dalam kondisi baik
sebanyak 88 unit, rusak ringan sebanyak 4 unit, rusak berat sebanyak 10 unit,
dari total ruangan sebesar 102 unit
2.2.3 Data Ruang Penunjang SD
Kondisi sarana prasana pada jenjang pendidikan sekolah dasar dapat kita lihat
tabel berikut ini:
No Jenjang Sekolah/ Status
Ruang Kelas Menurut Kondisi
Jumlah Milik dan Bkn Milik Ruang Penunjang Lainya (RPL) Baik Rusak Ringan Rusak Berat Sub-Jml Milik 1 SD Negeri 441 118 48 607 0 607 584 Swasta 26 13 5 44 2 46 21
16 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima 2 MI Negeri 0 15 0 15 0 15 9 Swasta 28 5 0 33 0 33 28 3 SLB Negeri 0 0 0 0 0 0 0 Swasta 24 4 0 28 0 28 9 Jumlah 519 155 53 727 2 729 651
Data Dikpora 2013
Berdasarkan data tabel diatas bahwa Kondisi Sarana dan prasarana sekolah Kota
Bima pada Pendidikan Sekolah Dasar jumlah ruang kelas dalam kondisi baik
sebanyak 519 unit, rusak ringan sebanyak 155 unit, rusak berat sebanyak 53
unit dari total ruangan sebesar 727 unit.
2.2.4 Data Ruang Penunjang SMP
Kondisi sarana prasana pada jenjang pendidikan sekolah dasar dapat kita lihat
tabel berikut ini:
No Jenjang Sekolah/ Status
Ruang Kelas Menurut Kondisi
Jumlah Milik dan Bkn Milik Ruang Penunjang Lainya (RPL) Baik Rusak Ringan Rusak Berat Sub-Jml Milik 1 SMP Negeri 148 31 17 196 0 196 281 Swasta 28 9 3 40 1 41 102 2 MTs Negeri 39 3 5 47 0 47 39 Swasta 32 3 7 42 0 42 96 3 SMPLB Negeri 3 0 0 3 0 3 7 Swasta 12 0 0 12 0 12 7 Jumlah 262 46 32 340 1 341 532
Data Dikpora 2013
Berdasarkan data tabel diatas bahwa Kondisi Sarana dan prasarana sekolah Kota
Bima pada Pendidikan SMP jumlah ruang kelas dalam kondisi baik sebanyak
262 unit, rusak ringan sebanyak 46 unit, rusak berat sebanyak 32 unit dari total
ruangan sebesar 340 unit.
2.2.5 Data Ruang Penunjang SMA
Kondisi sarana prasana pada jenjang pendidikan sekolah dasar dapat kita lihat
tabel berikut ini:
17 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
No Jenjang Sekolah/ Status
Ruang Kelas Menurut Kondisi
Jumlah Milik dan Bkn Milik Ruang Penunjang Lainya (RPL) Baik Rusak Ringan Rusak Berat Sub-Jml Milik 1 SMA Negeri 81 20 9 110 0 110 123 Swasta 49 38 14 101 0 101 169 2 MA Negeri 43 0 0 43 0 43 58 Swasta 21 1 1 23 0 23 48 Jumlah 194 59 24 277 0 277 398
Data Dikpora 2013
Berdasarkan data tabel diatas bahwa Kondisi Sarana dan prasarana sekolah Kota
Bima pada Pendidikan SMA dan MA jumlah ruang kelas dalam kondisi baik
sebanyak 194 unit, rusak ringan sebanyak 59 unit, rusak berat sebanyak 24 unit
dari total ruangan sebesar 277 unit
2.2.6 Data Ruang Penunjang SMK
Kondisi sarana prasana pada jenjang pendidikan sekolah dasar dapat kita lihat
tabel berikut ini:
No Jenjang Sekolah/ Status
Ruang Kelas Menurut Kondisi
Jumlah Milik dan Bkn Milik Ruang Penunjang Lainya (RPL) Baik Rusak Ringan Rusak Berat Sub-Jml Milik 1 SMK Negeri 76 21 3 100 0 100 138 Swasta 21 7 8 36 3 39 47 Jumlah 97 28 11 136 3 139 185
Data Dikpora 2013
Berdasarkan data tabel diatas bahwa Kondisi Sarana dan prasarana sekolah Kota
Bima pada Pendidikan SMK jumlah ruang kelas dalam kondisi baik sebanyak 97
unit, rusak ringan sebanyak 28 unit, rusak berat sebanyak 11 unit dari total
ruangan sebesar 139 unit
2.2.7 Data Siswa dan Rombel.
Berdasarkan tabel di bawah ini jumlah siswa/warga belajar di Kota Bima di
semua jenjang pendidikan sebanyak 32.419 orang, jumlah terbanyak berada
pada SD/MI sebanyak 18.098 orang (44,37%), sedangkan untuk jenjang usia dini
tingkat partisipasinya masih sangat rendah yaitu 3.746 orang siswa/warga
belajar (13,69%). Jumlah rombongan belajar sebanyak 1.642 rombel.
18 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
No JENJANG JUMLAH
LEMBAGA JUMLAH SISWA
JUMLAH
ROMBEL SISWA/ROMBEL Ket.
1 TK/PAUD 72 3.746 145 26;1 13.69 % 2 SD/MI 88 18.098 774 23;1 44,37 % 3 SMP/MTs 32 9.418 334 28;1 16.87 % 4 SMA/SMK 31 1.157 389 3;1 25,07 % Jumlah 223 32.419 1642 20;1 0
Data
Desember 2013
2.2.8 Penduduk Usia Sekolah
Usia Penduduk masyarakat Bima pada tahun 2011-2012 dapat kita lihat pada
tabel 2.3 berikut ini.
Tabel 2.3
PENDUDUK KELOMPOK USIA
2010 2011 L P JUMLAH L P JUMLAH 0 .. 6 9.941 9.079 19.020 10.402 9.457 19.859 7 .. 12 9.472 10.131 19.603 922 9.934 10.856 13 .. 15 4.369 3.375 7.744 4.486 3.406 7.892 16 .. 18 4.474 4.782 9.256 4.451 5.121 9.572 19 .. 24 9.304 6.828 16.132 9.546 6.601 16.147 25 .. 32.449 38.375 70.824 32.656 38.738 71.394 70.009 72.570 142.579 62.463 73.257 135.720
Sumber : Bappeda Kota Bima
Berdasarkan data tabel di atas bahwa pertumbuhan rata-rata penduduk Kota Bima
selama 2 tahun terakhir sebesar 0.5%. Pada tahun 2010 Jumlah penduduk umur
0-6 tahun sebanyak 19.020 orang, jumlah penduduk umur 7-12 tahun sebanyak
19.603 orang, jumlah penduduk umur 13-15 tahun sebanyak 7.744 orang, jumlah
penduduk umur 16-18 tahun sebanyak 9.256 orang, jumlah penduduk umur
19-24 thn ke atas sebanyak 16.132 orang, jumlah penduduk umur 19-24 tahun ke atas
sebanyak 70.824 orang pada tahun 2010.
Pada Tahun 2011 jumlah penduduk umur 0-6 tahun sebanyak 19.859 orang, jumlah
penduduk umur 7-12 tahun sebanyak 10.856 orang, jumlah penduduk umur
13-15 tahun sebanyak 7.892 orang, jumlah penduduk umur 16-18 tahun sebanyak
9.672 orang, jumlah penduduk umur 19-24 thn ke atas sebanyak 16.147 orang,
jumlah penduduk umur 24 tahun ke atas sebanyak 71.394 orang pada tahun
2011.
19 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
Angka partisipasi pendidikan masyarakat Bima sangat memuaskan ini bisa kita
lihat pada tabel berikut ini.
Tabel 2.2.
Jenjang Pendidikan Penduduk Kelompok
Usia Jumlah Siswa Angka Partisipasi
TK,PAUD 6.419
TK APM
PAUD APM
Jumlah Siswa 5.092 APK 79,32
SD,MI 19.154
SD 16,505 APM 89.17
MI 1,57 APM 8.48
Jumlah Siswa 18,075 APK 97.64
SMP,MTs 7.892
SMP 6.275 APM 70.72
MTs 2.934 APM 33.25
Jumlah Siswa 9.209 APK 103,97
SMA ,SMK,MA 9.572
SMA 5.942 APM 68.26
SMK 3,383 APM 38.86
MA 1,895 APM 21.77
Jumlah Siswa 11.220 APK 128.87
Total 43.037 43,996 APS 103,62
Data Dinas Dikpora Bima
Berdasarkan data tabel di atas bahwa angka partisipasi Kota Bima, yaitu: Angka
Partisipasi Kasar PAUD 79,32 persen, APK pendidikan dasar sebesar 97,64
persen sedangkan angka partisipasi murni pendidikan dasar 97,44 persen,
Angka partisipasi kasar pendidikan SMP sebesar 103,97 persen sedangkan
angka partisipasi murni pendidikan dasar 103,77 persen, angka partisipasi
kasar pendidikan SMA/SMK sebesar 128,87 persen sedangkan angka partisipasi
murni pendidikan dasar 128,67 persen,
2.2.10 Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Kependidikan
2.2.10.1 Guru PNS dan Non PNS
JENJANG
PTK
PNS Guru Honor Jumlah
Taman Kanak Kanak 102 348 450
Sekolah Dasar 1.105 1,396 2,157
Sekolah Menengah Pertama 518 957 1.254
20 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
Data Dikpora 2013
Berdasarkan tabel di atas maka dapat kita simpulkan bahwa guru PAUD PNS sebesar
102 orang sedangkan guru honorer sebesar 348 orang dari total guru sebesar
450 orang, bahwa guru SD PNS sebesar 1.105 orang sedangkan guru honorer
sebesar 1.396 orang dari total guru sebesar 2.157 orang, bahwa guru SMP PNS
sebesar 518 orang sedangkan guru honorer sebesar 957 orang dari total guru
sebesar 1.254 orang, bahwa guru SMA PNS sebesar 209 orang sedangkan guru
honorer sebesar 446 orang dari total guru sebesar 865 orang, bahwa guru SMK
sebesar 251 orang sedangkan guru honorer sebesar 233 orang dari total guru
sebesar 484 orang.
2.2.10.2 Rasio Guru dan Siswa
Jenjang Guru Siswa Rasio
Taman Kanak Kanak 102 3.746 1 : 20
Sekolah Dasar/MI 1.105 18,098 1 : 15
Sekolah Menengah Pertama/MTs 518 9.418 1 : 14
Sekolah Menengah Atas/SMA 209 8.066 1 : 17
Sekolah Menengah Kejuruan 251 3,504 1 : 12
Jumlah 2,395 42,832 1 : 17
Data Dikpora 2013
Berdasarkan tabel diatas maka dapat kita simpulkan bahwa rasio guru dan siswa
pendidikan PAUD sebesar 1:20, bahwa rasio guru dan siswa pendidikan Dasar
sebesar 1:15, bahwa rasio guru dan siswa pendidikan menengah Pertama
sebesar 1:14, bahwa rasio guru dan siswa pendidikan Menengah Atas sebesar
1:17 , bahwa rasio guru dan siswa pendidikan Menengah kejuruan sebesar
1:12.
Sekolah Menengah Kejuruan 251 233 484
17 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
2.3 Kinerja Pelayanan SKPD
NO Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SKPD ***)
Target SPM
Target IKK
Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke-
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
-1 -2 -3 -4 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20
SPM
A. Pendidikan Formal
1. SD/MI (Sekolah Dasar/Madrasah
Ibtidayah)
a) Partisipasi anak bersekolah
(PAB) 97,66% 100,00% 0,47% 0,47% 0,47% 0,47% 0,47% 98,13% 98,60% 99,06% 99,53% 100,00% 1,87% 1,40% 0,94% 0,47% 0,00%
b) Angka putus sekolah (APS) 0,11% 0,00% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,09% 0,06% 0,04% 0,02% 0,00% 99,91% 99,94% 99,96% 99,98 %
100,0 0%
c) Jumlah sekolah yang memiliki sarana prasarana sesuai standar teknis 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
d) Pemenuhan jumlah guru yang
diperlukan 78,58% 100,00% 4,28% 4,28% 4,28% 4,28% 4,28% 82,86% 87,15% 91,43% 95,72% 100,00% 17,14% 12,85% 8,57% 4,28% 0,00%
e) Kualifikasi guru yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional
f) Kelengkapan pemilikan buku
pelajaran oleh siswa
g) Jumlah siswa per kelas 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 100% 100% 100% 100% 100%
h) Jumlah siswa dengan nilai memuaskan terhadap uji sampel mutu pendidikan standar nasional
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
i) Jumlah lulusan yang melanjutkan
ke SMP/MTs 99,74% 100% 0,05% 0,05% 0,05% 0,05% 0,05% 99,79% 99,85% 99,90% 99,95% 100,00% 0,21% 0,15% 0,10% 0,05% 0,00%
j) Indikator lainnya ... 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 100,00% 100,00% 100,00% 100,0
0% 100,0
18 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima k) Indikator lainnya ... 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% l) Indikator lainnya ... 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 2. SMP/Mts 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0%
a) Partisipasi anak bersekolah 104% 100% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0%
100,0 0%
b) Angka putus sekolah (APS) 0,08% 0% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,06% 0,05% 0,03% 0,02% 0,00% 99,94% 99,95% 99,97% 99,98 %
100,0 0%
c) Jumlah sekolah yang memiliki sarana prasarana sesuai standar teknis
d) Kepemilikan sekolah terhadap
tenaga kependidikan non guru
e) Pemenuhan jumlah guru yang
diperlukan 154% 100% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 100,00% 100% 100% 100% 100%
f) Kualifikasi guru yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional
g) Kelengkapan pemilikan buku
pelajaran oleh siswa
h) Jumlah siswa per kelas 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 100% 100% 100% 100% 100%
i) Jumlah siswa dengan nilai memuaskan terhadap uji sampel mutu pendidikan standar nasional
j) Jumlah lulusan yang melanjutkan
ke SMA/MA/SMK 99,59% 100,00% 0,08% 0,08% 0,08% 0,08% 0,08% 99,67% 99,75% 99,83% 99,92% 100,00% 0,33% 0,25% 0,17% 0,08% 0%
k) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
3. SMA/MA
a) Partisipasi anak bersekolah 128,88% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0%
100,0 0%
b) Angka putus sekolah (APS) 0,15% 0% 0,03% 0,03% 0,03% 0,03% 0,03% 0,12% 0,09% 0,06% 0,03% 0,00% 99,88% 99,91% 99,94% 99,97 %
100,0 0%
c) Jumlah sekolah yang memiliki sarana prasarana sesuai standar teknis yang ditetapkan
d) Kepemilikan sekolah terhadap
tenaga kependidikan non guru
e) Pemenuhan jumlah guru yang
diperlukan 146,86% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0%
f) Kualifikasi guru yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional
g) Kelengkapan pemilikan buku
pelajaran oleh siswa
h) Jumlah siswa per kelas 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 100,00% 100,00% 100,00% 100,0
0% 100,0
0%
i) Jumlah siswa dengan nilai memuaskan terhadap uji sampel mutu pendidikan standar nasional
j) Jumlah lulusan yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang terakreditasi k) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4. SMK
a) Angka putus sekolah (APS) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0%
100,0 0%
b) Jumlah sekolah yang memiliki sarana prasarana sesuai standar
20 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima teknis yang ditetapkan
c) Kepemilikan sekolah terhadap
tenaga kependidikan non guru
d) Pemenuhan jumlah guru yang
diperlukan 221,95% 100% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0%
e) Kualifikasi guru yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional
f) Kelengkapan pemilikan buku
pelajaran oleh siswa
g) Jumlah siswa per kelas 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 100,00% 100,00% 100,00% 100,0
0% 100,0
0%
h) Jumlah lulusan SMK melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang terakreditasi
i) Jumlah lulusan yang diterima di dunia kerja sesuai dengan keahliannya.
j) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
k) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
B. Pendidikan Non Formal
1. Pendidikan Keaksaraan
a) Bisa membaca dan menulis 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b) Orang buta aksara dalam
kelompok usia 15-44 tahun 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0
0% 100,0
0%
c) Orang buta aksara dalam
kelompok usia diatas 44 tahun 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0
0% 100,0
0%
d) Ketersediaan data dasar keaksaraan yang diperbarui terus menerus
21 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
n) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2. Kesetaraan SD (program Paket-A)
a) Peserta paket A bagi penduduk usia sekolah yang belumbersekolah SD/MI
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0%
100,0 0%
b) Peserta didik Paket A yang tidak
aktif 0 100 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
c) Kepemilikan modul program
paket A oleh peserta didik
d) Jumlah kelulusan peserta didik
yang mengikuti ujian kesetaraan 0,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
e) Jumlah lulusan Program Paket A dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi (SMP/MTs) atau Program Paket B
0,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
f) Jumlah peserta didik yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan yang mendapatkan nilai memuaskan
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
g) Pemenuhan jumlah tutor
Program Paket A yang diperlukan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
h) Kualifikasi tutor Program Paket A yang sesuai standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
i) Jumlah pusat kegiatan belajar masyarakat yang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai standar teknis pembelajaran
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
j) Jumlah peserta yang memiliki
sarana belajar 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
k) Tersedianya data dasar kesetaraan SD yang diperbarui terus menerus.
22 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
n) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3. Kesetaraan SMP (Program Paket B)
a) Peserta didik Program Paket B bagi penduduk usia sekolah yang belum bersekolah SMP/MT 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b) Peserta didik Program Paket B
yang tidak aktif 25,42% 100,00% 14,92 % 14,92 % 14,92 % 14,92 % 14,92 % 40,34% 55,25% 70,17% 85,08% 100,00% 59,66% 44,75% 29,83% 14,92 % 0,00%
c) Kepemilikan modul program
paket B oleh peserta didik
d) Jumlah kelulusan peserta didik
yang mengikuti ujian kesetaraan 32,20% 100,00% 13,56 % 13,56 % 13,56 % 13,56 % 13,56 % 45,76% 59,32% 72,88% 86,44% 100,00% 54,24% 40,68% 27,12% 13,56 % 0,00%
e) Jumlah lulusan Program Paket B
dapat memasuki dunia kerja
f) Jumlah lulusan Program Paket B yang dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMA, SMK, MA, atau Program Paket C)
8,47% 100,00% 18,31 % 18,31 % 18,31 % 18,31 % 18,31 % 26,78% 45,08% 63,39% 81,69% 100,00% 73,22% 54,92% 36,61% 18,31 % 0,00%
g) Jumlah peserta didik yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan yang mendapatkan nilai memuaskan
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
h) Pemenuhan jumlah tutor Program
Paket B yang diperlukan
i) Kualifikasi tutor Program Paket A yang sesuai standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional
j) Jumlah pusat kegiatan belajar masyarakat yang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai standar teknis pembelajaran
k) Tersedianya data dasar kesetaraan SMP yang diperbarui terus menerus.
23 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
n) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4. Kasetaraan SMA (Program Paket C)
a) Peserta didik Program Paket C bagi penduduk usia sekolah yang belum bersekolah SMA/MA/SMK
188
b) Peserta didik Program Paket C
yang tidak aktif 53,19% 0,00%
10,64 % 10,64 % 10,64 % 10,64 % 10,64 % 42,55% 31,91% 21,28% 10,64% 0,00% 57,45% 68,09% 78,72% 89,36 % 100,0 0%
c) Kepemilikan modul program
paket C oleh peserta didik
d) Jumlah kelulusan peserta didik
yang mengikuti ujian kesetaraan 10,64% 100,00% 17,87 % 17,87 % 17,87 % 17,87 % 17,87 % 28,51% 46,38% 64,26% 82,13% 100,00% 71,49% 53,62% 35,74% 17,87 % 0,00%
e) Jumlah lulusan Program Paket C
dapat memasuki dunia kerja
f) Jumlah lulusan Program Paket C dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi
g) Jumlah peserta didik yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan yang mendapatkan nilai memuaskan
h) Pemenuhan jumlah tutor
Program Paket C yang diperlukan
i) Kualifikasi tutor yang sesuai standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional
j) Jumlah pusat belajar masyarakat yang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai standar teknis pembelajaran
k) Tersedianya data dasar kesetaraan SMA yang diperbarui terus menerus
24 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5. Pendidikan Keterampilan dan
Bermata-pencaharian
a) Prosentase jumlah anggota masyarakat putus sekolah, pengangguran, dan dari keluarga pra sejahtera yang menjadi peserta didik dalam
kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang
b) Kepemilikan ijin operasional dari
pemerintah atau pemerintah daerah
c) Jumlah lembaga kursus dan
lembaga pelatihan yang terakreditasi
d)
Kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang dibina secara terus menerus
e) Lulusan kursus, pelatihan, magang, kelompok belajar usaha yang dapat memasuki dunia kerja
f) Pemenuhan jumlah tenaga pendidik, instruktur, atau penguji praktek dari kursus-kursus/pelatihan/ kelompok belajar usaha/magang yang diperlukan
g) Kualifikasi tenaga pendidik, instruktur, atau penguji praktek kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan
h) Jumlah peserta ujian kursus-kursus yang memperoleh ijazah atau sertifikat
25 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
i) Jumlah
kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan
j) Tersedianya data dasar kursus-kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang diperbarui terus menerus k) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 l) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 m) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6. Pendidikan Taman Kanak-kanak
a) Jumlah anak usia 4-6 tahun yang
mengikuti program TK/RA 5.092 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b) Guru yang layak mendidik T/RA dengan kualifikasi sesuai standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional 2,57% 100,00% 19,49 % 19,49 % 19,49 % 19,49 % 19,49 % 22,06% 41,54% 61,03% 80,51% 100,00% 77,94% 58,46% 38,97% 19,49 % 0,00%
c) TK/RA yang memiliki sarana dan
prasarana belajar/bermain 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0%
d) TK/RA yang telah menerapkan manajemen berbasis sekolah sesuai dengan manual yang ditetapkan oleh Menteri e) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 f) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7.
Pendidikan di Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain atau yang sederajat 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
a) Jumlah anak 0 – 4 tahun yang mengikuti kegiatan Tempat Penitipan Anak, Kelompok Bermain atau
26 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima sederajat
b) Jumlah Anak usia 4-6 tahun yang belum terlayani pada program PAUD jalur formal mengikutii program PAUD jalur non formal.
14.766 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
c) Guru PAUD jalur non formal yang telah mengikuti pelatihan di bidang PAUD 131 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% d) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 e) Indikator lainnya ... 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Indikator Kinerja Kunci (Permendagri
No 73 Tahun 2009)
1 Angka Rata-rata Lama Bersekolah 11 11 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
2 Angka Melek Huruf 91,96% 100,00% 1,61% 1,61% 1,61% 1,61% 1,61% 93,57% 95,18% 96,78% 98,39% 100,00% 6,43% 4,82% 3,22% 1,61% 0,00%
3 Pendidikan Luar Biasa (PLB) jenjang
SD/MI 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
4 Pendidikan Luar Biasa (PLB) jenjang
SMP/MTS
5 Pendidikan Luar Biasa (PLB) jenjang
SMA/SMK/MA
6 Pembinaan Guru jenjang SD/MI 1.045 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
7 Pembinaan Guru jenjang SMP/MTS 455 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
8 Pembinaan Guru jenjang
SMA/SMK/MA 623 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
9 Fasilitasi dan Asistensi Pengelolaan
Penjaminan Mutu Pendidikan
10 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 5.092 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
27 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima 11 Penduduk yang berusia >15 Tahun
melek huruf (tidak buta aksara) 99,13% 100,00% 0,17% 0,17% 0,17% 0,17% 0,17% 99,30% 99,48% 99,65% 99,83% 100,00% 0,70% 0,52% 0,35% 0,17% 0,00%
12 Angka Partisipasi Murni (APM)
SD/MI/Paket A 97,66% 100,00% 0,47% 0,47% 0,47% 0,47% 0,47% 98,12% 98,59% 99,06% 99,53% 100,00% 1,88% 1,41% 0,94% 0,47% 0,00%
13 Angka Partisipasi Murni (APM)
SMP/MTs/Paket B 103,98% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
14 Angka Partisipasi Murni (APM)
SMA/SMK/MA/Paket C 85,31% 100,00% 2,94% 2,94% 2,94% 2,94% 2,94% 88,25% 91,19% 94,12% 97,06% 100,00% 11,75% 8,81% 5,88% 2,94% 0,00%
15 Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI 0,11% 0,00% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,09% 0,06% 0,04% 0,02% 0,00% 99,91% 99,94% 99,96% 99,98 %
100,0 0%
16 Angka Putus Sekolah (APS)
SMP/MTs 0,08% 0,00% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,06% 0,04% 0,02% 0,00% -0,03% 99,94% 99,96% 99,98% 100,0
0% 100,0
3%
17 Angka Putus Sekolah (APS)
SMA/SMK/MA 0,15% 0,00% 0,03% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02% 0,12% 0,10% 0,08% 0,06% 0,03% 99,88% 99,90% 99,92% 99,94
% 99,97
%
18 Angka Kelulusan (AL) SD/MI 99,72% 100,00% -0,06% -0,06% -0,06% -0,06% -0,06% 99,78% 99,83% 99,89% 99,94% 100,00% 0,22% 0,17% 0,11% 0,06% 0,00%
19 Angka Kelulusan (AL) SMP/MTs 99,62% 100,00% -0,08% -0,08% -0,08% -0,08% -0,08% 99,69% 99,77% 99,85% 99,92% 100,00% 0,31% 0,23% 0,15% 0,08% 0,00%
20 Angka Kelulusan (AL) SMA/SMK/MA 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
21
22 Angka Melanjutkan (AM) dari
SMP/MTs ke SMA/SMK/MA 100,00% 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
23 Guru yang memenuhi kualifikasi
S1/D-IV 1.296 100,00% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,0 0% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
25 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
2.4. TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN SKPD
2.4.1 Analisis Lingkungan Internal dan External
2.4.2 Identifikasi Faktor Internal dan External
Faktor Internal
Kekuatan (S)
Dana Tersedia
Organisasi memadai
Kelemahan (W)
Sarana Terbatas
Kualiats SDM terbatas
Faktor Eksternal
Peluang (O)
Adanya Regulasi
Keberpihakan pemerintah Daerah
Hambatan (T)
Dukungan Masyarakat Kurang
Tuntutan Publik Tinggi
2.4.3 Komparasi Faktor Internal dan Eksternal
2.4.3.1 Faktor Internal
No Faktor Internal A B C D NF BF a Dana Tersedia a a a 3 42,86 b Organisasi Memadai A c b 1 14,29 C Sarana Terbatas A c c 2 28,57 d Kualitas SDM Terbatas A b c 1 14,29 Jumlah 5 3 3 1 7 1002.4.3.2 Faktor Eksternal
No Faktor A b c d NF BF A Adanya Regulasi a a a 3 50,00B Dukungan Pemerintah Daerah A c b 1 16,67
C Dukungan Masyaakat Kurang A c d 1 16,67
D Tuntutan Publik Tinggi A c d 1 16,67
Jumlah 2 5 2 2 6 100
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa total nilai faktor (NF) untuk faktor
internal adalah 7 dengan nilai bobot faktor (BF) tertinggi 42,86, sedangkan
total nilai bobot faktor eksternal sebesar 6 dengan nilai bobot faktor (BF)
tertinggi 50. Untuk menguji keterkaitan antara faktor perlu di lakukan
komparasi antar faktor dengan rentang nilai 5 sampai 1, dengan keterangan : 5
memiliki keterkaitan tertinggi dan 1 tidak memiliki keterkaitan. Keterkaitan
antara faktor tersebut adapat dilihat pada tabel evaluasi faktor Internal dan
Eksternal.
26 Renstra Dinas Dikpora Kota Bima
2.4.4 Evaluasi Faktor Internal dan Eksternal
2.4.5 Posisi Kekuatan Organisasi
Berdasarkan tabel di atas maka total nilai bobot (TNB) faktor internal yaitu:TNBS =
3,00, TNBW=0,77, dan Total Nilai Bobot faktor Eksternal Yaitu: TNBO=3,47,
TNBT=1,24. Dengan Demikian maka posisi kekuatan organisasi Dinas Dikpora
Kota Bima= TNBS-TNBW=3,00-0,77=2,23 dan TNBO-TNBT=3,47-124=2,23 maka
kwadran S-W=2,23 dan O-T=2,23 dapat di gambarkan sebagai berikut:
Gambar Grafik menunjukkan bahwa secara kelembagaan Dinas Dikpora Kota Bima berada pada posisi kuadran I yaitu Kuadran Ekspansi.
2.4.6 Analisis dan Strategis
Berdasarkan peta posisi kekuatan organisasi di atas yang diperoleh melalui analisis kekuatan Internal dan Eksternal maka kekuatan Ekspansi organisasi Dinas Dikpora didukung oleh
1 2 3 4 5 6 7 8 Jm STRENGTH 1 Dana Tersedia 42,86 3 1,29 2 5 5 5 4 5 4 30 2,73 1,17 2,45 I 2 Organisasi Memadai 14,29 1 0,14 5 5 3 1 4 5 5 3 31 2,82 0,40 0,55 3,00 WEAKNESSES 3 Sarana Terbatas 14,29 1 0,14 2 1 1 1 1 4 2 12 1,09 0,16 0,30 4 Kualitas SDM Terbatas 14,29 1 0,14 4 3 3 1 1 4 5 4 25 2,27 0,32 0,47 I 0,77 FAKTOR EKSTERNAL OPPORTUNITIES 5 Adanya Regulasi 50 3 1,50 5 1 7 5 5 5 1 29 2,64 1,32 2,82 6 Dukungan Pemerintah Daerah 16,6667 1 0,17 5 1 8 5 5 5 3 32 2,91 0,48 0,65 I
3,47 THREATS
7 Dukungan Masyarakat Kurang 16,6667 1 0,17 5 4 6 5 5 5 5 35 3,18 0,53 0,70 I 8 Tuntutan Publik Tinggi 16,67 1 0,17 4 2 6 1 3 4 5 25 2,27 0,38 0,55 II
30 18 39 19 24 33 34 22 219 19,9 4,764 1,24 Jumlah NO FAKTOR INTERNAL BF ND NBD NRK NBK TNB FKK NK