• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kelembagaan Hutan Rakyat pada Tingkat Mikro di Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Kelembagaan Hutan Rakyat pada Tingkat Mikro di Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

Gambar

Table 1. Distribution  of   area  and  dominant  species  of   community  forest  in  Cibaliung  Subdistrict  Pandeglang Districts
Tabel  2.  Luas hutan rakyat dalam lima tahun terakhir di Desa Mahendra Table 2.  The community forest area in the laket five years in Mahendra Village
Tabel 3.  Luas dan komposisi jenis hutan rakyat per-kepala keluarga (KK) Table 3.  The area and species composition of  community forest per family
Tabel 4.  Harga pasaran kayu rakyat di kecamatan Cibaliung Table 4.  The market price of  community wood in Cibaliung subdistrict
+5

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti di kawasan hutan rakyat Desa Aeng Panas Kabupaten Sumenep, diperoleh hasil bahwa karakteristik hutan rakyat di tempat tersebut

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi aktual dari hutan rakyat, mengestimasi nilai ekonominya, menganalisis kelembagaan pengelolaan dan

Karakteristik hutan rakyat di Desa Semoyo terdiri dari berbagai macam hutan rakyat yaitu hutan rakyat swadaya yaitu hutan yang pengelolaannya berasal dari petani

Kajian Penentuan Daur dan Kelestarian Hasil Pada Pengelolaan Hutan Rakyat di Kabupaten Sukabumi dibalvah bimbingan Ir. Hardjanto, MS dan Ir. Achmad Hadjib, MS. Hutan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha pada pengelolaan hutan rakyat, mempelajari sistem pengelolaan hutan rakyat, mengetahui pola

Penelitian dilaksanakan di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah

Pembentukan organisasi dan aturan main melibatkan banyak aktor yang berperan, yaitu: petani (E1, E2) yang berperan di usaha hutan rakyat, pemilik industri rental (E7) yang

Hasil diperoleh di hutan rakyat Kabupaten Majalengka sebaran hutan rakyat yang paling banyak terdapat di Kecamatan Maja dengan jumlah blok 31 blok serta luas hutan rakyat 895,1 Ha,