Memasuki bulan Juni tahun 2017, yang bertepatan dengan bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1438 H, harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami kenaikan yang cukup berarti. Hal ini terlihat dari naiknya angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 135,67 pada bulan Mei menjadi 136,64 pada bulan Juni atau terjadi perubahan indeks (inflasi) sebesar 0,72 persen.
Semua kelompok pengeluaran yang ada mengalami kenaikan indeks, yakni berturut-turut: kelompok bahan makanan naik sebesar 1,06 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik sebesar 0,21 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik sebesar 0,81 persen; kelompok sandang naik sebesar 0,94 persen; kelompok kesehatan naik sebesar 0,76 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik sebesar 0,02 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan naik sebesar 1,05 persen.
Komoditas yang dominan menyumbang inflasi pada bulan ini adalah tarip listrik, tarip angkutan antar kota, daging ayam ras, tarip angkutan udara, bawang merah, melon, rokok kretek filter, beras dan cumi-cumi segar.
Laju inflasi tahun kalender tercatat sebesar 2,60 persen, sedangkan inflasi“Year on Year” (IHK Juni 2017 terhadap Juni 2016) tercatat sebesar 4,60 persen.
No. 36/07/36/Th.XI, 3 Juli 2017
PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI
JUNI 2017 BANTEN INFLASI 0,72 PERSEN
Berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik terhadap 417 jenis barang dan jasa serta hasil
Survei Biaya Hidup (SBH) tahun 2012 di Kota Serang, Tangerang dan Cilegon baik secara mingguan,
dua mingguan maupun bulanan, diketahui pada bulan Juni 2017 ini sebanyak 247 komoditas
mengalami perubahan harga. Rincian lengkapnya adalah 159 komoditas mengalami kenaikan harga
dan sisanya sebanyak 88 komoditas mengalami penurunan harga.
Hal tersebut diatas menyebabkan inflasi pada Juni 2017 sebesar 0,72 persen, dengan kenaikan
Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 135,67 pada bulan Mei menjadi 136,64 pada bulan Juni.
Kelompok-kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi Banten sebagai
berikut: kelompok bahan makanan sebesar 0,2454 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok
dan tembakau sebesar 0,0431 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar
0,1714 persen; kelompok sandang sebesar 0,0409 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,0450;
kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0013 persen; serta kelompok transpor,
komunikasi dan jasa keuangansebesar 0,1739 persen.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi selama bulan Juni
pria, cumi-cumi segar, sawi putih dan melon. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga
antara lain adalah bumbu masak jadi, labu siam, ikan ekor kuning, bawang putih, wafer dan cabe
rawit.
Tabel 1
IHK, Inflasi, Laju Inflasi Banten
Menurut Kelompok Pengeluaran Bulan Juni 2017 (2012= 100)
Kelompok Pengeluaran Juni IHK 2016 IHK Mei 2017 IHK Juni 2017 Inflasi Juni 2017 *) Laju Inflasi Tahun 2017 **) Inflasi “Year on Year” **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U M U M 130.63 135.67 136.64 0.72 2.60 4.60 1. Bahan Makanan 142.15 146.77 148.33 1.06 1.73 4.34 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 142.81 149.98 150.29 0.21 3.06 5.24 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 121.92 128.61 129.65 0.81 4.82 6.35
4. Sandang 111.75 113.24 114.31 0.94 1.97 2.29
5. Kesehatan 128.74 132.24 133.25 0.76 1.54 3.51
6. Pendidikan, rekreasi dan olahraga 125.44 128.13 128.16 0.02 0.31 2.17 7. Transpor, komunikasi & Jasa Keuangan 124.81 128.97 130.33 1.05 3.18 4.42 Ket : *) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK Bulan Desember 2016 ***) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK Bulan Juni 2016
Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Banten Bulan Juni 2017
Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi (%)
(1) (2)
UMUM 0.7209
1. Bahan Makanan 0.2454
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0.0431 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan bakar 0.1714
4. Sandang 0.0409
5. Kesehatan 0.0450
6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 0.0013
URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN
Kelompok
Bahan Makanan
IHK Naik 1,06 persen
Andil Inflasi 0,2454 persen
Indeks kelompok bahan makanan pada
bulan Juni 2017 mengalami kenaikan. Indeks
tercatat sebesar 148,33 dimana pada bulan lalu
tercatat sebesar 146,77 atau naik sebesar 1,06
persen.
Tujuh dari sebelas sub kelompok yang ada
pada kelompok ini mengalami kenaikan indeks.
Beberapa sub kelompok yang mengalami
kenaikan indeks diantaranya adalah sub kelompok
buah-buahan naik sebesar 4,37 persen, sub
kelompok daging dan hasilnya naik sebesar 3,64
persen. Sedang subkelompok yang mengalami
penurunan indeks diantaranya adalah sub
kelompok bumbu-bumbuan turun sebesar 1,38
persen serta subkelompok ikan diawetkan turun
sebesar 0,43 persen.
Dari 109 komoditas yang ada pada kelompok ini, 107 komoditas diantaranya mengalami koreksi
harga. Koreksi harga positif atau kenaikan harga terjadi pada 62 jenis komoditas. Komoditas yang
dominan memberikan andil inflasi yang cukup besar antara lain daging ayam ras sebesar 0,0783 persen,
bawang merah sebesar 0,0382 persen, melon sebesar 0,0246 persen, beras sebesar 0,0215 persen dan
cumi-cumi segar sebesar 0,0213 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi antara
lain: bawang putih sebesar 0,0428 persen, cabe merah sebesar 0,0158 persen, dan bumbu masak jadi
sebesar 0,0105 persen.
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau
IHK Naik 0,21 persen
Andil Inflasi 0,0431 persen
Indeks Harga Konsumen (IHK)
kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan
tembakau pada bulan ini mengalami
kenaikan dari 149,98 pada bulan lalu menjadi
150,29 pada bulan Juni 2017 dengan
perubahan sebesar 0,21 persen. Andil inflasi
yang diberikan tercatat sebesar 0,0431 persen.
Dua dari tiga sub kelompok yang ada pada kelompok ini mengalami kenaikan indeks yakni sub
kelompok minuman yang tidak beralkohol naik sebesar 0,42 persen dan sub kelompok tembakau dan
minuman beralkohol naik sebesar 0,59 persen. Sementara pada sub kelompok makanan jadi mengalami
penurunan indeks sebesar 0,02 persen.
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Inflasi Laju
Bahan Makanan 148.33 1.06 1.73 Padi2an & umbi2an 121.20 0.56 3.26 Daging & Hasilnya 166.07 3.64 -0.43 Ikan Segar 140.76 1.65 4.57 Ikan Diawetkan 158.62 -0.43 8.43 Telur, Susu & Hasilnya 143.22 0.43 0.10 Sayur-sayuran 177.07 1.71 6.62 Kacang-kacangan 117.90 -0.29 -0.06 Buah-buahan 167.17 4.37 11.51 Bumbu-bumbuan 219.54 -1.38 -16.70 Lemak & Minyak 159.18 -0.09 12.99 Bhn Mkn Lainnya 172.45 2.20 10.17
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Laju Inflasi
Makanan Jadi, Minuman,
Rokok & Tembakau 150.29 0.21 3.06
Makanan Jadi 147.80 -0.02 3.03 Minuman Yg Tdk Beralkohol 137.47 0.42 0.86 Tembakau & Minuman beralkohol 167.96 0.59 4.62
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah pada komoditas rokok kretek filter
sebesar 0,0226 persen, air kemasan sebesar 0,0168 persen, dan rokok kretek sebesar 0,0065 persen.
Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi terbesar adalah wafer dengan andil 0,0102 persen
dan minuman ringan dengan andil 0,0045 persen.
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar
IHK Naik 0,81 persen
Andil Inflasi 0,1714 persen
Indeks Harga Konsumen (IHK) kelompok
Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar
mengalami kenaikan dari 128,61 pada bulan lalu
menjadi 129,65 pada bulan Juni 2017 dengan
perubahan indeks sebesar 0,81 persen.
Dua dari empat sub kelompok pada
kelompok ini mengalami kenaikan indeks.
Kenaikan terbesar terjadi pada sub kelompok
bahan bakar, penerangan dan air, yang naik
sebesar 2,70 persen.
Secara keseluruhan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar memberikan andil
inflasi sebesar 0,1714 persen. Kontribusi terbesar kembali disumbangkan oleh kenaikan tarip listrik
dengan andil sebesar 0,1660 persen. Sementara komoditas yang memberi andil deflasi diantaranya
adalah gelas minum sebesar 0,0011 persen, pembasmi nyamuk bakar sebesar 0,0010 persen dan kipas
angin sebesar 0,0008 persen.
Kelompok Sandang
IHK Naik 0,94 persen
Andil Inflasi 0,0409 persen
Indeks Harga Konsumen (IHK) kelompok
Sandang tercatat mengalami kenaikan indeks
sebesar 0,94 persen yakni 113,24 pada bulan lalu
menjadi 114,31 pada bulan Juni 2017. Semua sub
kelompok yang ada pada kelompok ini
mengalami kenaikan indeks, yaitu
berturut-turut sub kelompok sandang laki-laki naik
sebesar 0,80 persen dan sub kelompok sandang
wanita naik sebesar 1,53 persen, sub kelompok barang sandang anak-anak naik sebesar 0,10
persen dan sub kelompok barang pribadi dan sandang lainnya naik sebesar 1,43 persen
Komoditas yang memberikan andil inflasi pada kelompok ini adalah, emas perhiasan sebesar
0,0114 persen, baju muslim wanita sebesar 0,0091 persen, dan sandal kulit pria sebesar 0,0089 persen.
Sementara itu komoditas yang memberikan andil deflasi diantaranya sandal kulit wanita sebesar 0,0033
persen, baju kaos/t-shirt pria sebesar 0,0016 persen dan sepatu anak sebesar 0,0005 persen.
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Inflasi Laju
Perumahan, Air, Listrik, Gas
& Bahan Bakar 129.65 0.81 4.82
Biaya Tempat Tinggal 115.20 0.00 1.22 Bhn Bakar, Penerangan & Air 170.94 2.70 15.08 Perlengkapan Rumahtangga 130.97 -0.07 0.88 Penyelenggaraan RT 120.91 0.24 0.16
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Laju Inflasi
Sandang 114.31 0.94 1.97 Sandang Laki-laki 124.44 0.80 3.03 Sandang Wanita 113.05 1.53 3.29 Sandang Anak-anak 114.68 0.10 -0.97 Brg Pribadi & Sandang lainnya 102.64 1.43 2.33
Kelompok Kesehatan
IHK Naik 0,76 persen
Andil Inflasi 0,0450 persen
Indeks harga kelompok kesehatan pada
bulan ini mengalami kenaikan dari 132,24 pada
bulan lalu menjadi 133,25 pada bulan ini atau
naik sebesar 0,76 persen. Semua sub kelompok
yang ada pada kelompok ini mengalami kenaikan
indeks yaitu berturut-turut sub kelompok jasa
kesehatan naik sebesar 0,36 persen, sub kelompok
obat-obatan naik sebesar 0,11 persen,
subkelompok perawatan jasmani naik sebesar 6,04
persen dan subkelompok perawatan jasmani dan
kosmetik naik sebesar 1,04 persen.
Dari 38 komoditas yang ada pada kelompok ini, 27 komoditas diantaranya mengalami koreksi
harga. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi diantaranya adalah ongkos bidan sebesar
0,0116 persen, sabun mandi sebesar 0,0116 persen, dan tarip gunting rambut pria sebesar 0,0066 persen.
Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi yaitu shampo sebesar 0,0005 persen, dan bedak
dengan andil 0,0005 persen.
Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga
IHK Naik 0,02 persen
Andil Inflasi 0,0013 persen
Besaran angka indeks Harga Konsumen
(IHK) kelompok pendidikan, rekreasi dan olah
raga pada bulan ini naik dari 128,13 menjadi
128,16 dengan perubahan indeks sebesar 0,02
persen.
Dari lima sub kelompok yang ada pada
kelompok ini, dua sub kelompok mengalami
kenaikan indeks yaitu berturut turut, sub
kelompok kursus-kursus/ pelatihan naik sebesar
0,67 persen, dan sub kelompok olahraga naik
sebesar 0,01 persen. Pada sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan mengalami penurunan
indeks sebesar 0,30 persen. Sementara pada sub kelompok jasa pendidikan dan sub kelompok rekreasi
tidak mengalami perubahan indeks,
Secara keseluruhan, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga pada bulan ini memberikan
andil inflasi sebesar 0,0013 persen. Komoditas yang memberi andil inflasi terbesar pada bulan ini adalah
bimbingan belajar dengan andil 0,0043 persen dan buku tulis bergaris sebesar 0,0035 persen. Sementara
komoditas yang memberikan andil deflasi adalah PC/ Desktop yaitu sebesar 0,0078 persen dan
VCD/DVD Player sebesar 0,0004 persen.
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Inflasi Laju
Kesehatan 133.25 0.76 1.54 Jasa Kesehatan 132.26 0.36 1.70 Obat-obatan 127.06 0.11 -1.64 Jasa Perawatan Jasmani 187.13 6.04 7.50 Perawatan Jasmani &
Kosmetik 130.76 1.04 2.35 110.29 0.14 1.88
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Inflasi Laju
Pendidikan, Rekreasi & OR 128.16 0.02 0.31 Jasa Pendidikan 123.92 0.00 0.10 Kursus2/Pelatihan 184.82 0.67 3.97 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 134.03 -0.30 -0.54 Rekreasi 122.45 0.00 0.14 Olahraga 147.62 0.01 0.46
Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan
IHK Naik 1,05 persen
Andil Inflasi 0,1739 persen
Indeks Harga Konsumen pada kelompok
ini tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,05
persen yakni dari 128,97 pada bulan lalu menjadi
130,33 pada bulan Juni 2017. Tiga dari empat sub
kelompok yang ada mengalami peningkatan
indeks yaitu sub kelompok transpor naik sebesar
1,44 persen, dan sub kelompok komunikasi dan
pengiriman naik sebesar 0,17 persen dan sub
kelompok sarana dan penunjang naik sebesar 0,06 persen. Sementara pada sub kelompok lainnya
yaitu sub kelompok jasa keuangan tidak mengalami koreksi indeks.
Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah tarip angkutan
antar kota dengan andil sebesar 0,1168 persen, disusul kemudian oleh tarif angkutan udara sebesar
0,0432 persen dan tarip pulsa ponsel dengan andil 0,0061 persen.
Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Inflasi Laju
Transpor, Komunikasi &
Jasa Keuangan 130.33 1.05 3.18
Transpor 138.99 1.44 1.95 Komunikasi & Pengiriman 106.00 0.17 4.32 Sarana & Penunjang Transpor 141.41 0.06 13.99 Jasa Keuangan 117.99 0.00 0.00
PERKEMBANGAN INFLASI KOTA SERANG, TANGERANG DAN CILEGON
BULAN JUNI 2017
Pada bulan Juni 2017, perkembangan harga barang dan jasa (inflasi) di tiga kota IHK di Banten
adalah sebagai berikut : Kota Serang 0,84 persen, Kota Tangerang 0,69 persen dan Kota Cilegon 0,76
persen. Laju inflasi tahun kalendernya adalah Kota Serang 3,49 persen; Kota Tangerang 2,26 persen dan
Kota Cilegon 3,49 persen.
Tabel 3
IHK, Inflasi, Laju Inflasi Kota Serang, Tangerang dan Cilegon Menurut Kelompok Pengeluaran Bulan Juni 2017 (2012 = 100)
Kelompok Pengeluaran
Serang Tangerang Cilegon
IHK Juni 2017 Inflasi Juni 2017 *) Inflasi Tahun Kalender **) IHK Juni 2017 Inflasi Juni 2017 *) Inflasi Tahun Kalender **) IHK Juni 2017 Inflasi Juni 2017 *) Inflasi Tahun Kalender **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) U M U M 137.66 0.84 3.49 136.63 0.69 2.26 135.56 0.76 3.49 1. Bahan Makanan 147.35 1.63 3.14 149.20 1.02 0.19 147.66 0.98 3.02 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok &
Tembakau 155.66 0.25 2.41 151.15 0.20 3.19 139.46 0.22 3.16 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar 133.06 1.67 8.16 128.10 0.49 3.83 134.29 1.57 6.41 4. Sandang 111.97 0.24 1.98 113.68 1.23 2.05 120.46 0.23 1.53 5. Kesehatan 126.95 0.04 4.96 136.22 0.97 1.31 124.16 0.38 3.48 6. Pendidikan, rekreasi dan olahraga 126.69 -0.01 0.06 125.55 -0.02 0.36 144.14 0.29 0.32 7. Transpor, komunikasi & Jasa
Keuangan 128.90 -0.79 -5.44 132.39 1.23 3.20 120.66 0.69 3.69 Ket : *) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK Bulan Desember 2016
Tabel 4
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Serang, Tangerang dan Cilegon Bulan Juni 2017 (%)
Kelompok Pengeluaran Serang Tangerang Cilegon
(1) (2) (3) (4)
UMUM 0.8431 0.6884 0.7596
1. Bahan Makanan 0.3456 0.2223 0.2578
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0.0606 0.0384 0.0489 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan bakar 0.3471 0.1130 0.2908
4. Sandang 0.0141 0.0514 0.0136
5. Kesehatan 0.0017 0.0595 0.0148
6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga -0.0003 -0.0022 0.0224 7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0.0743 0.2060 0.1113
Gambar 1
Perkembangan IHK Kota Serang, Tangerang, Cilegon dan Banten (2012=100) Bulan Juni 2017
Umum Bahan Makanan
Makanan
Jadi Perumahan Sandang Kesehatan Pendidikan Transpor Serang 137.66 147.35 155.66 133.06 111.97 126.95 126.69 128.90 Tangerang 136.63 149.20 151.15 128.10 113.68 136.22 125.55 132.39 Cilegon 135.56 147.66 139.46 134.29 120.46 124.16 144.14 120.66 Banten 136.64 148.33 150.29 129.65 114.31 133.25 128.16 130.33 100.00 110.00 120.00 130.00 140.00 150.00 160.00
Tabel 5
Perbandingan IHK, Inflasi/Deflasi dan Laju Inflasi 26 Kota Di Pulau Jawa dan Banten Bulan Juni 2017
Ket : *) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK bulan sebelumnya **) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK Bulan Desember 2016 ***) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2017 terhadap IHK Bulan Juni 2016
Pada bulan Juni 2017, semua kota IHK yang ada di pulau jawa mengalami inflasi. Inflasi
tertinggi terjadi di Sukabumi yaitu sebesar yaitu sebesar 1,02 persen, disusul kemudian oleh Bandung
dan Cilacap dengan besaran yang sama yaitu sebesar 0,99 persen. Sementara inflasi terendah terjadi di
Malang dan Semarang, dengan besaran yang sama yaitu sebesar 0,37 persen. Kota berikutnya yang
mengalami inflasi terendah adalah Sumenep yaitu sebesar 0,40 persen.
Laju inflasi year on year, tertinggi masih tercatat di Kota Cilegon yaitu sebesar 5,74 persen.
Kota berikutnya yang menempati urutan tertinggi adalah Kudus sebesar 5,56 persen, Cilacap sebesar
5,47 persen, dan Madiun sebesar 5,34 persen. Sedangkan laju inflasi year on year terendah terjadi di
kota Banyuwangi sebesar 2,96 persen. Berturut-turut berikutnya adalah Probolinggo sebesar 3,48
persen, Sumenep sebesar 3,66 persen, dan Cirebon sebesar 3,91 persen.
Kota Juni IHK 2016 IHK Mei 2017 IHK Juni 2017 Inflasi Juni 2017 *) Laju Inflasi Tahun Kalender 2017 **) Inflasi Year on Year **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Jakarta 124.29 128.60 129.19 0.46 2.31 3.94 2. Bogor 123.58 129.14 129.95 0.63 3.08 5.15 3. Sukabumi 123.03 127.96 129.26 1.02 3.33 5.06 4. Bandung 123.23 127.08 128.34 0.99 2.44 4.15 5. Cirebon 120.10 123.83 124.79 0.78 3.00 3.91 6. Bekasi 121.13 124.99 126.11 0.90 2.47 4.11 7. Depok 122.89 127.11 128.34 0.97 3.21 4.43 8. Tasikmalaya 123.07 127.21 127.89 0.53 2.78 3.92 9. Cilacap 125.79 131.37 132.67 0.99 3.80 5.47 10. Purwokerto 121.36 125.99 127.23 0.98 3.25 4.84 11. Kudus 128.88 135.30 136.05 0.55 3.70 5.56 12. Surakarta 120.91 124.80 125.88 0.87 2.83 4.11 13. Semarang 122.42 127.38 127.85 0.37 2.62 4.44 14. Tegal 120.55 125.10 126.23 0.90 3.05 4.71 15. Yogyakarta 121.43 125.87 126.64 0.61 2.78 4.29 16. Jember 120.95 125.23 125.78 0.44 2.63 3.99 17. Banyuwangi 121.47 124.49 125.07 0.47 2.10 2.96 18. Sumenep 121.49 125.44 125.94 0.40 2.38 3.66 19. Kediri 121.06 125.51 126.06 0.44 2.86 4.13 20. Malang 124.17 129.88 130.36 0.37 3.17 4.99 21. Probolinggo 121.95 125.31 126.19 0.70 2.53 3.48 22. Madiun 121.07 126.67 127.53 0.68 3.90 5.34 23. Surabaya 123.50 128.90 129.57 0.52 3.02 4.91 24. Tangerang 131.06 135.70 136.63 0.69 2.26 4.25 25. Cilegon 128.20 134.54 135.56 0.76 3.49 5.74 26. Serang 130.72 136.51 137.66 0.84 3.49 5.31 27. BANTEN 130,63 135.67 136.64 0.72 2.60 4.60
Informasi lebih lanjut hubungi:
Ir. Agoes Soebeno, M.Si Kepala BPS Provinsi Banten
Telepon: 0254-267027
E-mail : [email protected]; [email protected] Website : banten.bps.go.id