• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

-1-

Peraturan Bank Indonesia No. 10/24/PBI/2008 tanggal 16 Oktober 2008 Tentang

Perubahan Kedua Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/21/PBI/2006 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum Yang Melaksanakan Kegiatan

Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah

Question & Answer

Q : Apakah perubahan yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI)

No.10/24/PBI/2008?

A : Perubahan yang diatur dalam PBI No.10/24/PBI/2008 terkait dengan pengaturan

aktiva produktif dalam bentuk surat berharga syariah yang sebelumnya dibatasi

hanya untuk dimiliki hingga jatuh tempo sekarang diperbolehkan untuk

diperdagangkan (dipindahtangankan)

Q : Apa latar belakang perubahan pengaturan tersebut?

A : Dalam rangka meningkatkan perkembangan sektor keuangan (financial

deepening) dan mendukung pengembangan surat serharga syariah di Indonesia,

khususnya terkait dengan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Q : Apakah perbankan syariah dapat menjual surat berharga syariah yang dimiliki

sebelum jatuh tempo?

A : Sesuai dengan penegasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dalam hal ini

dilakukan oleh Dewan Syariah Nasional-MUI bahwa surat berharga syariah

(obligasi syariah) dapat dipindahtangankan atau dialihkan pada pihak lain.

Q : Dengan diperbolehkannya surat berharga syariah dipindahkan, bagaimana

pengklasiifikasian surat berharga syariah pada perbankan syariah?

A : Surat berharga syariah diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) jenis yaitu, dimiliki

hingga jatuh tempo (hold to maturity), tersedia untuk dijual (available for sale)

dan diperdagangkan (trading).

Q : Bagaimana penetapan kualitas penempatan surat berharga syariah pada

perbankan syariah ?

A : Penentuan kualitas surat berharga syariah dibedakan menurut pencatatan yang

dilakukan perbankan syariah, yaitu:

a. Surat berharga syariah diakui berdasarkan nilai pasar

b. Surat berharga syariah diakui berdasarkan harga perolehan atau diakui

berdasarkan nilai pasar namun tidak aktif diperdagangkan di bursa efek di

(2)

-2-

c. Surat berharga syariah di luar huruf a dan huruf b, yang diterbitkan oleh

nasabah.

d. Surat berharga syariah yang diterbitkan atau diendos oleh perbankan

Referensi

Dokumen terkait

Q : Bank yang melakukan transaksi structured product terkait dengan Kegiatan Ekspor/Impor sebelum berlakunya SE ini, apakah dapat diselesaikan tanpa pergerakan dana

Propinsi Gorontalo dapat disimpan pada KBI Manado sedangkan untuk. Sekuritas, Surat Yang Berharga dan Barang Berharga di wilayah

(1) PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan me-repo-kan Surat Berharga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) yang dimiliki oleh PIHAK KEDUA dengan nomor seri

10/44/DPM Tentang Tata Cara Pengajuan Repurchase Agreement (Repo) Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan Bank Indonesia, dengan ini kami mengajukan Repo

(5) Aset kredit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b hanya dapat digunakan sebagai agunan FPJP dalam hal Bank tidak memiliki surat berharga atau surat berharga

Harga atas Surat Berharga yang digunakan dalam perhitungan penjualan Surat Berharga pada tanggal transaksi Repo (first leg) sama dengan harga atas Surat

b) Setelmen Surat Berharga, dengan mengkredit Rekening Surat Berharga sebesar nilai nominal Surat Berharga yang direpokan. c) Perhitungan nilai setelmen second leg

Surat berharga yg dijual dg janji dibeli kembali.. Dimiliki hingga jatuh tempo