No. 8/18/DASP Jakarta, 23 Agustus 2006
S U R A T E D A R A N
Perihal : Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 7/60/DASP tanggal 30 Desember 2005 perihal Prinsip Perlindungan Nasabah dan Kehati-hatian, serta Peningkatan Keamanan Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu
---
Dalam rangka meningkatkan kelancaran pelaksanaan implementasi teknologi chip pada Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu (APMK), dan mengingat Penerbit dan Acquirer APMK membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk persiapan dan pengembangan sarana serta prasarana dalam mengimplementasikan teknologi chip, perlu dilakukan perubahan terhadap jadwal pelaksanaan implementasi teknologi chip pada APMK dimaksud.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, perlu dilakukan perubahan
terhadap Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 7/60/DASP tanggal 30 Desember 2005 perihal Prinsip Perlindungan Nasabah dan Kehati-hatian,
serta Peningkatan Keamanan Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu, sebagai berikut:
1. Ketentuan butir III.4 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
4. Penggunaan teknologi chip pada Kartu Kredit, Kartu ATM, Kartu Debet, dan Kartu Prabayar wajib dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
2
a. Kartu Kredit
Seluruh Kartu Kredit yang diterbitkan di Indonesia baik untuk kartu baru maupun penggantian kartu lama (renewal) wajib telah
menggunakan teknologi chip paling lambat pada tanggal 31 Desember 2009.
b. Kartu ATM dan Kartu Debet
Jadwal implementasi dan standar teknologi chip untuk Kartu ATM dan Kartu Debet akan ditetapkan dalam Surat Edaran Bank Indonesia tersendiri.
c. Kartu Prabayar
Kartu Prabayar yang penerbitannya memerlukan persetujuan Bank Indonesia wajib menggunakan teknologi chip dengan standar yang akan ditetapkan dalam Surat Edaran Bank Indonesia tersendiri.
2. Ketentuan butir III.5 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
5. Penggunaan teknologi yang dapat memproses kartu chip pada sistem APMK seperti EDC, ATM, dan back end system sebagai upaya peningkatan keamanan sistem, dan penggunaan 6 digit PIN untuk pengamanan proses transaksi, dilakukan secara bertahap sebagai berikut:
a. Acquirer Kartu Kredit wajib mengganti atau meningkatkan keamanan pada seluruh EDC dan back end system yang disediakan sehingga seluruh EDC dan back end system tersebut dapat memproses transaksi dari Kartu Kredit yang menggunakan teknologi chip paling lambat tanggal 31 Desember 2009.
3
ATM dan Kartu Debet yang menggunakan teknologi chip, akan ditetapkan dalam Surat Edaran Bank Indonesia tersendiri.
c. Jadwal implementasi penggunaan 6 digit PIN untuk pengamanan proses transaksi APMK akan ditetapkan dalam Surat Edaran Bank Indonesia tersendiri.
3. Ketentuan butir III.6 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
6. Berkaitan dengan kewajiban penggantian sebagaimana dimaksud pada angka 4 dan angka 5, maka seluruh Kartu Kredit yang diterbitkan oleh Penerbit di Indonesia, termasuk pemrosesan transaksinya, wajib sepenuhnya telah berbasis teknologi chip paling lambat tanggal 31 Desember 2009.
Ketentuan dalam Surat Edaran ini mulai berlaku pada tanggal 23 Agustus 2006.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Surat Edaran ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Demikian agar Saudara maklum.