1
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUK
BERDASARKAN AKTIVITAS
AKUNTANSI MANAJEMEN
Oleh :
2
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
DAFTAR ISI ... ii
1. Biaya per unit ... 1
a. Pentingnya biaya produk per unit ... 1
b. Cara mendapatkan informasi biaya per unit ... 1
2. Perhitungan harga pokok produk berdasarkan fungsi ... 2
a. Tarif keseluruhan pabrik ... 3
b. Tarif departemen ... 5
3. Keterbatasan sistem akuntansi biaya berdasarkan fungsi ... 7
4. Biaya overhead yang tidak berkaitan dengan jumlah unit ... 7
a. Keanekaragaman produk ... 8
b. Contoh ilustrasi kesalahan tarif overhead berdasarkan unit ... 8
5. Perhitungan biaya produk berdasarkan aktivitas : Penjelasan terperinci ... 10
a. Identifikasi aktivitas dan atributnya ... 11
b. Pembebanan biaya pada aktivitas ... 12
6. Pembebanan biaya aktivitas pada aktivitas lain ... 13
a. Pembebanan biaya pada produk ... 14
b. Perincian klasifikasi aktivitas ... 15
7. Mengurangi ukuran dan kerumitan dari sistem perhitungan biaya berdasarkan aktivitas ... 15
a. Mengurangi jumlah tarif dengan menggunakan rasio konsumsi ... 16
b. Mengurangi jumlah tarif melalui aproksimasi ABC ... 16
3
PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN AKTIVITAS
Biaya per Unit
Biaya per unit (unit cost) adalah jumlah biaya yang berkaitan dengan unit yang diproduksi dibagi dengan jumlah unit yang diproduksi.
Contoh : jika BelRings memproduksi 100 telepon dengan model yang sama dan jumlah biayanya adalah $6.000, maka biaya setiap telepon adalah $60 ($6.000/100 unit) Definisi biaya produksi tergantung pada tujuan manajerial yang hendak dipenuhi, yang diantaranya adalah :
1. Untuk pelaporan keuangan pihak eksternal sehingga memainkan peranan penting dalam penilaian persediaan dan menentukan pendapatan.
2. Untuk membuat beberapa keputusan tertentu, seperti : menjadi input penting dalam penetapan harga penawaran, dan untuk mengilustrasikan perbedaan antara pendekatan pembebanan biaya berdasarkan fungsi dan aktivitas.
Pengukuran biaya (cost measurement) meliputi penentuan jumlah dolar dari bahan baku
lansung, tenaga kerja lansung, dan overhead yang digunakan produksi. Nilai biayanya dapat berupa biaya aktual dan dibebankan pada input produksi, atau dapat pula berupa angka perkiraan.
Pembebanan biaya adalah proses menghubungkan biaya dengan unit yang diproduksi.
Pentingnya Biaya Produk per Unit
Informasi biaya per unit dianggap sangat penting karena dapat mempengaruhi pengambilan beberapa keputusan, yang diantaranya :
1. Keputusan mengenai desain serta pengenalan produk dan jasa baru 2. Keputusan untuk membuat / membeli suatu produk / jasa
3. Menerima / menolak suatu pesanan khusus
4. Mempertahankan / menghentikan suatu produk / jasa Oleh karena itu, keakuratan informasi biaya per unit sangat penting.
Cara Mendapatkan Informasi Biaya per Unit
Terdapat 2 sistem pengukuran dan pembebanan biaya yaitu :
4
2. Perhitungan biaya normal : membebankan biaya aktual bahan baku lansung dan tenaga kerja lansung pada produk, sedangkan biaya overhead dibebankan pada produk dengan menggunakan tarif perkiraaan.
Note : Tarif perkiraan overhead : tarif yang didasarkan pada data yang diperkirakan dan
dihitung dengan menggunakan rumus berikut :
Tarif Perkiraan Overhead = biaya yg dianggarkan (diperkirakan)
penggunaan aktivitas yg diperkirakan
Perhitungan Harga Pokok Produk Berdasarkan Fungsi
Perhitungan biaya produk berdasarkan fungsi membebankan biaya dari bahan baku lansung dan tenaga kerja lansung pada produk dengan menggunakan penelusuran lansung, sedangkan biaya overhead dibebankan dengan menggunakan penelusuran penggerak dan alokasi.
Penggerak yang digunakan adalah penggerak aktivitas tingkat unit yaitu faktor-faktor yang menyebabkan perubahan dalam biaya seiring dengan perubahan jumlah unit yang diproduksi, misalnya :
a. Unit yang diproduksi b. Jam tenaga kerja lansung c. Biaya tenaga kerja lansung d. Jam mesin
e. Biaya bahan baku lansung
Penentuan kapasitas aktivitas yang diukur penggerak menggunakan 4 kandidat yang umum dipakai yaitu :
1. Kapasitas aktivitas yang diharapkan yaitu output aktivitas yang diharapkan perusahaan dapat tercapai pada tahun mendatang
2. Kapasitas aktivitas normal yaitu output aktivitas rata-rata yang dialami perusahaan dalam jangka panjang (volume normal dihitung selama lebih dari 1 periode)
3. Kapasitas aktivitas teoretis yaitu output aktivitas maksimum yang dapat direalisasikan dengan berasumsi bahwa semua beroperasi secara sempurna.
4. Kapasitas aktivitas praktis yaitu output maksimum yang dapat dicapai jika semuanya berjalan secara efisien.
5
Tampilan 4-1 Ukuran-ukuran Kapasitas Aktivitas
Tarif Keseluruhan Pabrik
Tampilan 4-2 Perhitungan Biaya Berdasarkan Fungsi : Tarif Keseluruhan Pabrik
Perhitungan Tarif Keseluruhan Pabrik
Contoh :
Belring memproduksi 2 jenis telepon yaitu telepon nirkabel dan model reguler. Berikut data perkiraan dan aktual dari perusahaan tsb.
6
Aktivitas aktual (dlm jam tenaga kerja lansung) 100.000 Overhead aktual $380.000
Jadi, tarif berdasarkan jam tenaga kerja lansung untuk tahun 2008 diharapkan dapat dihitung sebagai berikut :
Tarif perkiraan overhead = overhead yang dianggarkan aktivitas yang diharapkan
= $360.000/100.000 jam tenaga kerja lansung = $3,60 per jam tenaga kerja lansung
Overhead yang Dibebankan
Yaitu jumlah overhead yang dibebankan pada produksi aktual pada titik tertentu dalam suatu waktu dan dihitung dengan rumus :
Overhead yang dibebankan = tarif overhead x output aktivitas aktual
Sehingga untuk overhead yang dibebankan selama 1 tahun adalah sebesar : Overhead yang dibebankan = tarif overhead x output aktivitas aktual
= $3,60 x 100.000 jam tenaga kerja lansung = $360.000
Varians overhead : perbedaan antara overhead aktual dan overhead yang dibebankan.
Dalam hal ini besarnya variasi overhead sebesar $20.000 ($380.000 - $360.000)
Overhead yang terlalu rendah dibebankan jika overhead aktual > overhead yang dibebankan ( pada akhir tahun akan ditambahkan pada harga pokok penjualan )
Overhead yang terlalu tinggi dibebankan jika overhead aktual < overhead yang dibebankan (pada akhir tahun akan dikurangkan dari harga pokok penjualan)
Perhitungan Biaya per Unit menjumlahkan biaya utama pokok pada biaya overhead
yang dibebankan, kemudian membagi jumlah biaya tsb dgn unit yang diproduksi.
Ilustrasi perhitungan biaya per unit, dengan asumsi bahwa data aktual berikut dikumpulkan untuk setiap produk
7
Perhitungan biaya per unit diringkas pada tampilan 4-3.
Nirkabel Reguler
Biaya utama ... $ 78.000 $ 738.000 Biaya overhead ...
$3,60 x 10.000 ... 36.000 - $3,60 x 90.000 ... - 324.000 Jumlah biaya produksi ... $114.000 $1.062.000 Unit yang diproduksi ... : 10.000 : 100.000 Biaya per unit (jumlah biaya/unit) ... $ 11,40 $ 10,62
Tampilan 4-3 Perhitungan Biaya per Unit : Tarif Keseluruhan Pabrik – Pabril BelRing di
Springdale
Tarif Departemen
Tampilan 4-4 Perhitungan Biaya Berdasarkan Fungsi : Tarif Departemen
Perhitungan Tarif Departemen
Ilustrasi contoh soal
8
Pabrikasi Perakitan Overhead yang dianggarkan ... $252.000 $108.000 Penggunaan aktual dan yg diharapkan (jam tenaga kerja
lansung) :
Nirkabel ... 7.000 3.000 Reguler ... 13.000 77.000 20.000 80.000 Penggunaan aktual dan yg diharapkan (jam mesin) :
Nirkabel ... 4.000 1.000 Reguler ... 36.000 9.000 40.000 10.000
Tampilan 4-5 Data Departemen : Pabrik BelRing di Springdale
Dua tarif overhead tsb dihitung sbb:
Tarif pabrikasi = overhead yang dianggarkan Jam mesin yang diharapkan
= $252.000/40.000 = $6,30 per jam mesin
Tarif perakitan = overhead yang dianggarkan Jam tenaga kerja lansung
= $108.000/80.000
= $1,35 per jam tenaga kerja lansung
Overhead yang dibebankan jumlah overhead yg dibebankan untuk setahun adalah jumlah yang dibebankan pada setiap departemen
Overhead yang dibebankan =
= ($6,30 x jam mesin aktual) + ($1,35 x jam tenaga kerja lansung aktual) = ($6,30 x 40.000) + ($1,35 x 80.000)
= $252.000 + $108.000 = $360.000
Biaya per Unit
Dengan menggunakan tarif departemen, data dari tampilan 4-5 dan informasi awal tentang biaya utama dan unit yang diproduksi, perhitungan biaya per unit adalah yang diperlihatkan pada tampilan 4-6
Nirkabel Reguler Biaya utama $78.000 $738.000 Biaya overhead
($6,30 x 4.000) + ($1,35 x 3.000) 29.250 - ($6,30 x 36.000) + ($1,35 x 77.000) - 330.750 Jumlah biaya produksi $107.250 $1.068.750 Unit yang diproduksi : 10.000 : 100.000 Biaya per unit (jumlah biaya/unit) $ 10,73 * $ 10,69 *
Pembulatan
9
Keterbatasan Sistem Akuntansi Biaya Berdasarkan Fungsi
Sistem akuntansi biaya yang dahulu berfungsi dengan cukup baik, mungkin kini sudah tidak dapat digunakan lagi, karena telah ketinggalan zaman. Berikut beberapa gejala dari sistem biaya yang telah ketinggalan zaman :
1. Hasil dari penawaran sulit dijelaskan
2. Harga pesaing tampak tidak wajar rendahnya
3. Produk-produk yang sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi
4. Manajer operasional ingin menghentikan produk-produk yang kelihatannya menguntungkan 5. Margin laba sulit untuk dijelaskan
6. Perusahaan memiliki niche yang menghasilkan keuntungan tinggi 7. Pelanggan tidak mengeluhkan kenaikan harga
8. Departemen akuntansi menghabiskan banyak waktu untuk memberikan data biaya bagi proyek-proyek khusus
9. Beberapa departemen menggunakan sistem akuntansi biayanya sendiri
10. Biaya produk berubah karena perubahan dalam peraturan pelaporan keuangan.
Biaya Overhead yang Tidak Berkaitan dengan Jumlah Unit
Penggerak biaya aktivitas tingkat nonunit, seperti perintah penyetelan dan rekayasa teknik, diperlukan untuk pembebanan biaya yang akurat dari aktiviata nonunit.
Penggerak aktivitas tingkat nonunit adalah faktor-faktor yang mengukur pemakaian aktivitas
nonunit produk dan objek biaya lainnya. Jadi, penggerak aktivitas adalah faktor-faktor yang mengukur pemakaian aktivitas produk dan objek lainnya. Selanjutnya diklasifikasikan sebagai penggerak aktivitas tingkat unit dan nonunit.
10
Keanekaragaman Produk
Keanekaragaman produk yaitu produk menggunakan aktivitas overhead dalam proporsi yang
secara signifikan berbeda, baik karena alasan perbedaan pada ukuran produk, kerumitan produk, waktu penyetelan, dan besarnya batch. Apapun bentuk keanekaragaman produknya, biaya produk akan terdistorsi apabila jumlah overhead berdasarkan unit yang digunakan produk, tidak berubah dalam proporsi langsung dengan jumlah yang digunakan overhead nonunit.
Proporsi setiap aktivitas yang digunakan suatu produk disebut sebagai rasio konsumsi
Contoh Ilustrasi Kesalahan Tarif Overhead Berdasarkan Unit
Diambil contoh tarif overhead berdasarkan unit yang digunakan BelRing. Dalam hal ini diasumsikan bahwa hanya terdapat 4 jenis aktivitas overhead yan dilakukan 4 departemen pendukung, yaitu penyetelan peralatan untuk setiap batch (konfigurasi berbeda diperlukan untuk komponen elektronik yang berkaitan dengan setiap telepon), pemindahan batch, penggunaan mesin dan pengujian.
Ukuran Penggunaan Aktivitas
Nirkabel Reguler Jumlah
Unit yang diproduksi per tahun 10.000 100.000 110.000 Biaya utama $78.000 $738.000 $816.000 Jam tenaga kerja langsung 10.000 90.000 100.000 Jam mesin 5.000 45.000 50.000 Proses produksi 20 10 30 Jumlah perpindahan 60 30 90
Data Biaya Aktivitas (Aktivitas Overhead)
Aktivitas Biaya Aktivitas
Penyetelan ... $120.000 Penanganan bahan baku ... 60.000 Daya ... 100.000 Pengujian ... 80.000 Jumlah ... $360.000 Tampilan 4-8 Data Perhitungan Harga Pokok Produk – Pabrik BelRing di Springdale Masalah
Keakuratan Perhitungan Biaya
Data penggunaan aktivitas pada tampilan 4-8 mengungkapkan beberapa masalah serius. Masalah utama dengan setiap prosedur tsb, adalah asumsi bahwa jam mesin / jam tenaga kerja lansung yang menggerakkan / menyebabkan semua biaya overhead.
11
proses produksi dua kali lebih banyak dari telepon reguler (60/30). Akan tetapi, penggunaan jam tenaga kerja langsung, penggerak aktivitas berdasarkan unit, dan tarif keseluruhan pabrik membebankan biaya penyetelan serta penanganan bahan sembilan kali lebih banyak untuk telepon reguler dibandingkan telepon nirkabel. Oleh sebab itu, keanekaragaman produk akan menyebabkan distorsi biaya produk karena kuantitas overhead berdasarkan unit yang digunakan setiap produk tidak berubah dalam proporsi langsung dengan kuantitas yang digunakan overhead nonunit.
Rasio konsumsi untuk kedua produk diilustrasikan pada tampilan 4-9. Rasio konsumsi menyatakan tarif keseluruhan pabrik yang didasarkan pada jam tenaga kerja lansung akan mengakibatkan biaya yang terlalu tinggi pada telepon reguler dan terlalu rendah pada telepon nirkabel.
Aktivitas Overhead Telepon Nirkabel Telepon Reguler Penggerak Aktivitas
Penyetelan 0.67a 0.33a Proses produksi Penanganan bahan baku 0.67b 0.33b Jumlah perpindahan Penggunaan mesin 0.10c 0.90c Jam mesin
Pengujian 0.10d 0.90d Jam tenaga kerja langsung
a20/30 (nirkabel) dan 10/39 (reguler) b60/90 (nirkabel) dan 30/90 (reguler)
c5.000/50.000 (nirkabel) dan 45.000/50.000 (reguler) d10.000/100.000 (nirkabel) dan 90.000/100.000 (reguler)
Tampilan 4-9 Keanekaragaman produk : rasio konsumsi – Pabrik BelRing di Springdale
Penyelesaian Masalah Distorsi Biaya
Distorsi biaya yang digambarkan tadi dapat diselesaikan dengan menggunakan tarif aktivitas. Dengan menggunakan penggerak yang ditunjukkan pada tampilan 4-9 dan data yang tersedia pada tampilan 4-8, tarif aktivitas dihitung seperti di bawah ini :
Tarif penyetelan : $120.000/30 proses = $4.000 per proses
Tarif penanganan : $60.000/90 perpindahan = $666,67 per perpindahan Tarif penggunaan mesin : $100.000/50.000 jam mesin = $2 per jam mesin Tarif pengujian : $0,80 per jam tenaga kerja
12 Jumlah biaya manufaktur ... $216.000 $960.000 Unit yang diproduksi ... ÷410.000 ÷100.000 Biaya unit (jumlah biaya/unit) ... $ 21,60 $ 9,60 Tampilan 4-10 Perhitungan Biaya Unit dengan Menggunakan Tarif Aktivitas – Pabrik BelRing
di Springdale
Perbandingan Biaya Produk Berdasarkan Fungsi dan Aktivitas
Nirkabel Reguler
Tarif keseluruhan pabrik $11,40 $738.000 Tarif departemen 10,73 10,69 Tarif aktivitas 21,60 9,60
Tampilan 4-11 Perbandingan biaya-biaya per unit
Perbandingan ini menggambarkan pengaruh penggunaan penggerak aktivitas secara jelas hanya berdasarkan unit untuk membebankan biaya overhead. Pembebanan biaya berdasarkan aktivitas merefleksikan pola konsumsi overhead secara lebih baik sehingga biaya lebih akurat dari ketiga biaya yang diperlihatkan pada tampilan 4-11. Perhitungan biaya produk berdasarkan aktivitas menunjukkan perhitungan biaya berdasarkan fungsi mengurangi biaya telepon nirkabel dan melebihkan biaya telepon reguler. Pada kenyataannya, pembebanan ABC hampir menggandakan biaya telepon nirkabel dan mengurangi biaya telepon reguler sebanyak hampir $1 per unit. Dalam lingkungan yang memiliki keanekaragaman produk, ABC menjanjikan keakuratan yang lebih baik dan keputusan dibuat berdasarkan fakta yang benar.
Perhitungan Biaya Produk Berdasarkan Aktivitas : Penjelasan Terperinci
13
itu, ABC juga merupakan proses 2 tahap. Akan tetapi, sistem ABC menekankan penelusuran lansung dan penelusuran penggerak (menekankan hubungan sebab-akibat), sedangkan sistem biaya tradisional cenderung gencar dalam alokasi (sangat mengabaikan hubungan sebab-akibat).
Tampilan 4-12 ABC : Pembebanan 2 tahap
Pada tampilan 4-12, fokus perhitungan biaya berdasarkan berdasarkan aktivitas adalah aktivitas. Oleh sebab itu, identifikasi aktivitas haruslah menjadi tahap awal dalam perancangan sistem perhitungan biaya berdasarkan aktivitas.
Identifikasi Aktivitas dan Atributnya
Suatu aktivitas merupakan tindakan yang diambil / pekerjaan yang dilakukan dengan peralatan atau orang untuk oang lain, pengidentifikasian aktivitas biasanya dilakukan dengan mewawancarai para manajer atau para wakil dari area kerja fungsional (departemen). Kamus aktivitas mendaftar aktivitas-aktivitas dalam sebuah organisasi bersama dengan atribut aktivitas yang penting.
Atribut aktivitas (activity attribute) adalah informasi keuangan dan non keuangan yang
mendeskripsikan aktivitas individual. Atribut yang digunakan bergantung pada tujuannya, contohnya : sumber daya yang digunakan, jumlah (persentase) waktu yang dihabiskan oleh pekerja untuk sutu aktivitas, onjek biaya yang menggunkan output aktivitas dan nama aktivitas.
Rangkaian Pertanyaan Utama
14
Kamus Aktivitas. Berdasarkan jawaban survei, kamus aktivitas tampak pada tampilan 4-13
dimana menggambarkan kamus untuk divisi kartu kredit. Kamus aktivitas menyebutkan aktivitas (biasanya menggunakan kata, kerja tindakan dan objek yang menerima tindakan), mendeskripsikan tugas-tugas yang menyebabkan aktivitas, mengklasifikasi objek sebagai aktivitas primer atau sekunder, mendaftar pengguna (objek biaya), dan mengidentifikasi ukuran output aktivitas (penggerak aktivitas). Aktivitas primer adalah aktivitas yang digunakan oleh produk / pelanggan. Aktivitas sekunder adalah aktivitas yang digunakan oleh aktivitas primer lainnya / aktivitas sekunder.
Tampilan 4-13 Kamus Aktivitas : Departemen Kartu Kredit SpringBanc
Pembebanan Biaya pada Aktivitas
15
Aktivitas Persentase Waktu Setiap Aktivitas
Pengawas Staf Administrasi
Mengawasi karyawan 100 % 0 % Memproses transaksi 0 40 Menyiapkan laporan 0 30 Menjawab pertanyaan 0 30
Waktu yang dihabiskan pada setiap aktivitas merupakan dasar untuk pembebanan biaya tenaga kerja pada aktivitas. Jika waktunya 100%, maka tenaga kerja adalah sepenuhnya aktivitas dan metode pembebanan adalah penelusuran langsung. Jika sumber daya dibagi oleh beberapa aktivitas, maka pembebanan dilakukan melalui penelusuran penggerak yang disebut penggerak sumber daya. Penggerak sumber daya adalah faktor yang mengukur pemakaian sumber daya oleh aktivitas.
Contoh :
Dimisalkan gaji supervisor adalah $50.000 dan setiap staf administrasi dibayar $30.000 ($150.000 jumlah biaya administrasi untuk lima staf administrasi). Berikut jumlah biaya tenaga kerja yang dibebankan pada setiap aktivitas
Mengawasi karyawan $50.000 (dgn penelusuran lansung) Memproses transaksi $60.000 (0,4x$150.000)
Menyiapkan laporan $45.000 (0,3x$150.000) Menjawab pertanyaan $45.000 (0,3x$150.000)
Selain tenaga kerja, sumber daya yang digunakan oleh aktivitas diantaranya adalah bahan baku, modal dan energi. Dalam kasus ini, menyatakan aktivitas dalam divisi kartu kredit menggunakan komputer (modal), telepon (modal), meja (modal), dan kertas (bahan baku). Aktivitas ATM menggunakan mesin ATM (modal) dan energi. Dalam buku besar menyatakan biaya per komputer adalah $1.200 per tahun, sehingga
tambahan $1.200 akan ditambahkan pada aktivitas pengawasan dan
$6.000 (5 x $1.200) akan dibebankan pada aktivitas lainnya berdasarkan penggunaan relatif
o 70% pada pemrosesan transaksi ($4.200)
o 20% pada persiapan laporan ($1.200)
o 10% untuk menjawab pertanyaan ($600)
Tampilan 4-14 memberikan biaya aktivitas yang berhubungan dengan divisi kartu kredit dibawah asumsi bahwa semua sumber daya telah dibebankan.
16
Menyediakan ATM ... 250.000
Tampilan 4-14 Biaya Aktivitas : Tahap Pertama – Divisi Kartu Kredit SpringBanc
Pembebanan Biaya Aktivitas pada Aktivitas Lain
Dalam pengklasifikasian biaya aktivitas, jika terdapat aktivitas sekunder maka akan berlanjut pada tahap selanjutnya yaitu biaya aktivitas sekunder dibebankan pada aktivitas-aktivitas yang menggunakan output-nya.
Contoh : mengawasi karyawan adalah aktivitas sekunder. Ukuran output adalah jumlah waktu
karyawan yang digunakan setiap aktivitas (tampilan 4-13). Berdasarkan matriks distribusi kerja yang telah disiapkan, dapat diketahui bahwa 3 aktivitas departemen (aktivitas primer) menggunakan tenaga kerja staf administrasi dalam proporsi 40%, 30% dan 30%. Sehingga biaya aktivitas pengawasan akan dibebankan pada setiap aktivitas primer dgn menggunakan rasio tsb (berfungsi sbg penggerak aktivitas). Biaya baru yang menggunakan penggerak aktivitas dan biaya aktivitas dari tampilan 4-14, dihitung dan ditampilkan pada tampilan 4-15
Memproses transaksi ... $130.000 a
Menyiapkan laporan ... 102.000 b Menjawab telepon ... 92.400 c Menyediakan ATM ... 250.000
a $100.000 + (0,4 x $75.000) b $79.500 + (0,3 x $75.000) c $69.900 + (0,3 x $75.000)
Tampilan 4-15 Biaya Aktivitas : Tahap Lanjutan – Divisi Kartu Kredit SpringBanc
Pembebanan Biaya pada Produk
Pembebanan ini diselesaikan dengan penghitungan suatu tarif aktivitas yang ditentukan terlebih dahulu dan mengalikan tarif tsb dengan penggunaan aktual aktivitas.
Pada contoh kartu kredit, data aktual berikut telah dikumpulkan.
Kartu Klasik Kartu Emas Kartu
Platinum
Jumlah
Jumlah kartu 5.000 3.000 2.000 10.000 Transaksi yg diproses 600.000 300.000 100.000 1.000.000 Jumlah laporan 60.000 36.000 24.000 120.000 Jumlah panggilan masuk 10.000 12.000 8.000 30.000 Jumlah transaksi ATM * 15.000 3.000 2.000 20.000
Jumlah transkasi ATM untuk kartu adalah 10% dri jumlah transaksi semua sumber daya Jadi, jumlah transaksi ATM adalah 200.000 (10 x 20.000)
17
Memproses transaksi $130.000/1.000.000 = $0,13 per transaksi Menyiapkan laporan $102.000/120.000 = $0,85 per laporan
Menjawab pertanyaan $92.400/30.000 = $3,08 per panggilan masuk Menyediakan ATM $250.000/200.000 = $1,25 per transaksi
Tarif-tarif ini menyediakan harga yang dibebankan untuk penggunaan aktivitas. Dengan menggunakan tarif ini, biaya dibebankan sebagaimana diperlihatkan pada tampilan 4-16.
Kartu klasik Kartu emas Kartu Patinum Memproses traksaksi
Tampilan 4-16 Pembebanan Biaya : Tahap Akhir
Perincian Klasifikasi Aktivitas
Untuk tujuan perhitungan biaya produk, aktivitas dapat diklasifikasikan dalam 4 kategori umum, yaitu :
1. Aktivitas tingkat unit yaitu aktivitas yang dilakukan setiap kali sebuah unit diproduksi. Contoh : permesinan dan perakitan
2. Aktivitas tingkat batch yaitu aktivitas yang dilakukan setiap suatu batch produk diproduksi. Contoh : penyetelan, pemeriksaan (kecuali setiap unit diperiksa), penjadwalan produksi, dan penanganan bahan
18
4. Aktivitas tingkat fasilitas yaitu aktivitas yang menopang proses umum produksi suatu pabrik. Contoh : manajemen pabrik, tata letak, dukungan untuk program masyarakat, keamanan, pajak property, dan penyusutan pabrik.
Mengurangi Ukuran dan Kerumitan dari Sistem Perhitungan Biaya
Berdasarkan Aktivitas
Salah satu alasan yang sering diberikan untuk menolak implementasi sistem ABC adalah asumsi kerumitan dari sistem tersebut.
Mengurangi Jumlah Tarif dengan Menggunakan Rasio Konsumsi
Salah satu cara yang sangat lansung untuk mengurangi jumlah tarif adalah mengumpulkan semua aktivitas yang memiliki rasio konsumsi yang sama dalam satu kelompok biaya (cost pool). Contoh :
Pabrik BelRing menggunakan 7 aktivitas, 2 diantaranya adalah menguji produk dengan biaya $44.000 dan mengepak produk dengan biaya $36.000. ada 2 model telepon yang diproduksi. Data aktivitas dari kedua aktivitas ini adalah sbb :
Aktivitas Penggerak Konsumsi Aktivitas
Model Standar Model Deluks
Menguji produk Jam pengujian 4.000 6.000 Mengepk produk Jam pengepakan 7.200 10.800
Tingkat aktivitas untuk setiap aktivitas adalah $4,40 per jam pengujian ($44.000/10.000) dan $2,00 per perintah pengepakan ($36.000/18.000) Jumlah biaya yang dibebankan
Pada model Standar $32.000 [ ($4,40 x 4.000)+($2,00 x 7.200) ] dan Pada model Deluks $48.000 [ ($4,40 x 7.200)+($2,00 x 10.800) ]
Rasio konsumsi untuk tiap aktivitas pada kedua model sama yaitu 0,40 dan 0,60, sehingga kedua aktivitas tsb dapat digabungkan dalam 1 kelompok (pool) dengan jumlah biaya $80.000. penggerak apapun dapat digunakan untuk menghitung tarif kelompok (pool rate).
Contoh :
Jika jam pengujian digunakan, maka tarif aktivtasnya adalah $8,00 per jam pengujian ($80.000/10.000)
19
Keduanya merupakan jumlah ya sama tepat jika menggunakan 2 tarif yang terpisah. Jadi, langkah pertama untuk mengurangi keumitan sistem ABC adalah menggabungkan semua aktivitas yang memiliki tarif yang sama dalam satu kelompok biaya (cost pool).
Mengurangi Jumlah Tarif Melalui Aproksimasi ABC
Sistem yang relevan dan mirip (aproksimasi) ABC bisa digunakan di beberapa organisasi daripada sistem ABC murni yang sulit diterapkan. Salah satu cara mengurangi jumlah tarif adalah dengan hanya menggunakan aktivitas yang paling mahal dan menggunakan penggeraknya untuk membebankan biaya pada produk.
Contoh ilustrasi :
Pabrik di Denver menghasilkan 2 jenis telepon seluler, yaitu standar dan deluks. Data ABC untuk pabrik ini disediakan pada tampilan 4-17.
No Aktivitas Biaya
Aktivitas
Penggerak Rasiso Konsumsi yang
Diharapkan Jumlah biaya aktivitas $1.000.000
Pembebanan biaya tingkat unit (keseluruhan pabrik) b $500.000 $500.000 Pembebanan biaya berdasarkan aktivitas c $314.000 $686.000
a Jumlah aktivitas yg diperkirakan akan digunakan untuk setiap produk
b Dihitung dengan menggunakan jam mesin sebagai penggerak tunggal tingkat unit : standar =
0,50 x $1.000.000; Deluks = 0,50 x $1.000.000
c Dihitung dgn menggunakan setiap biaya aktivitas dan berbagai rasio / tarif aktivitas yg terkait
dgn penggunaannya. Contohnya, biaya yang dibebankan untuk model standar menggunakan rasio penggunaan penyetelan untuk batch adalah 0,25 x $200.000 = $50.000. Ulangi perhitungan ini untuk stiap aktivitas sehingga jumlahnya menghasilkan jumlah $323.000 dibebankan pada telepon seluler standar.
Tampilan 4-17 Data ABC – Pabrik BelRing di Denver
20
Tampilan 4-18 mengilustrasikan berbagai pembebanan biaya ABC diperkirakan dengan cukup baik melalui sistem yang disederhanakan dengan hanya menggunakan tiga penggerak. Untuk telepon seluler standar, kesalahannya sebesar 2,5% [ ($314.000 - $306.250) / $314.000 ] dengan menggunakan pembebanan ABC sebagai benchmark.
No Aktivitas Biaya
Aktivitas
Penggerak Rasio Konsumsi yg Diharapkan
Jumlah Standar a Deluks 3 Pembelian bahan 437.500 Pesanan
pembelian
3.500 0,20 0,80 Jumlah biaya aktivitas $1.000.000
Sistem yg disederhanakan untuk pembebanan ABC b $306.250 $693.750
a Biaya aktivitas asli ditambah dgn bagian dari sisa aktivitas yg lebih murah. Contohnya,
kelompok biaya untuk penyetelan batch adalah $200.000 + [ ($200.000/$800.000) x $200.000 ]
b Biaya dibebankan pada setiap produk dgn menggunakan rasio penggunaan setiap kelompok.
Contohnya, biaya dibebankan pada telepon seluler standar untuk aktivitas penyetelan adalah 0,25 x $250.000 = $62.500. ulangi perhitungan ini untuk dua aktivitas lainnya sehingga menghasilkan jumlah $306.250.
Tampilan 4-18 Aproksimasi Pembebanan ABC – Pabrik BelRing di Denver
Perbandingan dengan Perhitungan Biaya Berdasarkan Fungsi
Pada sistem berdasarkan fungsi, pemakaian overhead oleh produk diasumsikan untuk dijelaskan hanya dengan penggerak aktivitas berdasarkan unit. Untuk tarif keseluruhan pabrik, hanya satu penggerak yang digunakan untuk membebankan biaya. Pada sistem berdasarkan fungsi yang lebih canggih, biaya overhead diklasifikasikan sebagai biaya tetap atau variabel dengan penggerak berdasarkan unit. Sistem perhitungan biaya berdasarkan unit mengalokasikan overhead tetap pada setiap produk dengan menggunakan tarif overhead tetap, dan membebankan overhead variabel dengan menggunakan tarif overhead variabel. Dari perspektif perhitungan biaya berdasarkan aktivitas, overhead variabel ditelusuri secara memadai pada setiap produk (untuk kategori ini, konsumsi overhead meningkat seiring dengan meningkatnya unit yang diproduksi). Akan tetapi, pembebanan biaya overhead tetap dengan menggunakan penggerak ativitas berdasarkan unit dapat bersifat arbitrer, dan mungkin tidak mencerminkan aktivitas sesungguhnya yang digunakan produk.
sebab-21
akibat ini kemungkinan manajer untuk memperbaiki keakuratan perhitungan harga pokok produk yang dapat memperbaiki pengambilan keputusan secara signifikan. Jadi, mengembangkan sistem yang lebih sederhana mungkin lebih diperlukan daripada sistem ABC murni. Namun, keakuratan sistem tsb harus mendekati keakuratan ABC.
Soal :
1. Garndars Associates memproduksi karburator untuk mesin kecil dan menggunakan sistem perhitungan biaya normal. Berikut data yang tersedia untuk tahun 2006.
Dianggarkan :
Overhead $ 4.500.000 Jam mesin 187.000 Jam tenaga kerja lansung 600.000 Aktual :
Unit yg diproduksi 750.000 Overhead $ 4.466.250 Biaya utama $ 6.750.000 Jam mesin 187.875 Jam tenaga kerja lansung 585.000
Overhead dibebankan berdasarkan jam tenaga kerja lansung Diminta :
a. Berapakah tarif overhead yg telah ditetapkan sebelumnya ? b. Berapakah overhead yang dibebankan untuk tahun 2008 ?
c. Apakah overhead yg dibebankan terlalu rendah / terlalu tinggi, dan berapa besar overhead ?
d. Berapakah biaya per unit untuk tahun berjalan ?
2. Welstar Company memproduksi 2 jenis kartu ucapan, yaitu beraroma dan reguler. Penggerak untuk 4 aktivitas adalah sbb :
Kartu Beraroma Kartu Reguler
Jam pemeriksaan 40 160 Jam penyetelan 50 50
Jam mesin 200 600
Jumlah perpindahan 225 75 Diminta :
22
JAWABAN :
1. a. Tarif overhead = overhead yang dianggarkan penggunaan aktivitas yg diperkirakan = $ 4.500.000 / 600.000
= $ 7,5 per jam tenaga kerja lansung b. overhead yg dibebankan = tarif overhead x aktivitas aktual
= $7,5 x 585.000 = $4.387.500
c. overhead yang dibebankan terlalu rendah, karena overhead aktual > overhead yg dibebankan
Variansi overhead = overhead aktual – overhead yg dibebankan = $4.466.250 - $4.387.500 Jumlah biaya produksi 11.137.500 Unit yg diproduksi 750.000 Biaya unit (jumlah biaya/unit) $14,85
2. a. Rasio konsumsi
a40/200 (kartu beraroma) dan 160/200 (kartu reguler) b50/100 (kartu beraroma) dan 50/100 (kartu reguler) c200/800 (kartu beraroma) dan 600/800 (kartu reguler) d225/300 (kartu beraroma) dan 75/300 (kartu reguler)
Kartu Beraroma Kartu Reguler Total Jam pemeriksaan 40 160 200 Jam penyetelan 50 50 100 Jam mesin 200 600 800 Jumlah perpindahan 225 75 300 Kartu Beraroma Kartu Reguler Jam pemeriksaan 0,2a 0,8a
Jam penyetelan 0,5b 0,5b
23