• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Implementasi Penjabaran Kompetensi dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kajian Implementasi Penjabaran Kompetensi dan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Kajian Implementasi Penjabaran Kompetensi Dasar ke dalam Bentuk

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Biologi Kelas XI Ditinjau dari

Kelengkapan dan Keruntutan Penyajian Isi Menurut Standar Proses untuk

SMA Negeri di Tulungagung

Nanang Purwanto

Purwanto, Nanang. 2010. Kajian Implementasi Penjabaran Kompetensi Dasar ke dalam Bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Biologi Kelas XI Ditinjau dari Kelengkapan dan Keruntutan Penyajian Isi Menurut Standar Proses untuk SMA Negeri di Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I). Drs. Hadi Margono, M.A, (II) Dra. Sri Rahayu Lestari, M.Si.

(2)

pembelajaran dan hanya 4,41% yang mengarahkan ke pencapaian keterampilan, (5) dari 51,92% langkah-langkah pembelajaran dalam kategori baik, sebanyak 50% kegiatan pendahuluan berisi penjelasan tentang komptensi yang harus dikuasai, sebanyak 1,04% kegiatan penutup berisi penilaian guru terhadap proses dan hasil pembelajaran, tidak ada kegiatan refleksi peserta didik, sebanyak 1,04% kegiatan penutup berisi pemberian umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran, dan 3,7% kegiatan penutup berisi perencanaan kegiatan tindak lanjut hasil pembelajaran, (6) dari 94,14 % sumber/media pembelajaran dalam kategori sangat baik, (7) dari 51,365% teknik penilaian dalam kategori cukup baik, sebanyak 4,66% teknik penilaian mengarahkan ke pencapaian keterampilan, tidak tampak jelas prosedur penilaian kegiatan awal, dan sebanyak 33,98% tampak jelas prosedur penilaian kegiatan akhir. Berdasarkan hasil penelitian ini dan mengacu pada Permendiknas No 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, menyarankan untuk beberapa aspek penilaian dalam komponen RPP yang perlu diperbaiki yaitu (a) rumusan indikator tidak mengarahkan ke pencapaian keterampilan dan afektif, (b) rumusan tujuan pembelajaran yang tidak mengandung komponen C (Condition), komponen D (Degree) dan yang tidak mengarahkan ke pencapaian afektif dan keterampilan, (c) materi ajar yang tidak ditulis dalam bentuk butir-butir, (d) metode pembelajaran yang tidak mencantumkan pendekatan, model pembelajaran serta metode-metode yang digunakan dalam model, penggunaan metode pembelajaran dan yang tidak mengarahkan ke pencapaian keterampilan, (e) pada langkah-langkah pembelajaran, kegiatan pendahuluan yang tidak berisi penjelasan tentang komptensi yang harus dikuasai, kegiatan penutup yang tidak berisi penilaian guru terhadap proses dan hasil pembelajaran, yang tidak berisi kegiatan refleksi peserta didik, yang tidak berisi kegiatan penutup berisi pemberian umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran, dan yang tidak berisi kegiatan penutup berisi perencanaan kegiatan tindak lanjut hasil pembelajaran, (f) teknik penilaian yang tidak mengarahkan ke pencapaian keterampilan, yang tidak jelas prosedur penilaian kegiatan awal, dan yang tidak jelas prosedur penilaian kegiatan akhir.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi ketidak- nyamanan dan ketidak-amanan wisatwan, mengetahui tingkat pemahaman masyarakat tentang

FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

Berdasarkan hasil uji Mann Whitney dengan SPSS 16.00 menunjukkan terjadi perbedaan yang signifikan antara K1 dan P1, K2, dan P2 sehingga dapat

Gambar 8 Model 1 mengalami keruntuhan di profil Hasil pengujian lendutan model 1, didapatkan bahwa model 1 mengalami keruntuhan pada flens profil sebelum terjadi

Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan aplikasi sistem informasi sumber daya manusia pada Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri dalam jurnal ini adalah : Dengan

Selama melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Reguler setiap mahasiswa.. wajib melaksanakan dan mengikuti kegiatan yang telah diprogramkan

dengan dicetak ulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa ijin

Berdasarkan perbedaan komposisi sumber dana diatas, dapat diindikasikan bahwa kebijakan BI Rate akan lebih berpengaruh terhadap kinerja keuangan bank pemerintah dan