• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) OLEH MASYARAKAT ADAT KALUPPINI BERBASIS KEARIFAN LOKAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) OLEH MASYARAKAT ADAT KALUPPINI BERBASIS KEARIFAN LOKAL"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itu dianggap perlu melakukan penelitian tentang pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan HHBK, sehingga ketergantungan masyarakat terhadap kayu dapat dikurangi dan

pengabdian semata 5. Manfaat sumber air yang terdapat di hutan Wonosadi dan telah dirasakan oleh masyarakat sekitarnya melalui perpipaan air bersih yang didapat

Murdiati, C.Woro dan Suliantoro, Bernardus Wibowo., 2008, Potensi Kearifan Lokal Masyarakat Adat Desa Beji Kecamatan Ngawen Gunung Kidul Dalam Melestarikan Hutan Adat.

Murdiati, C.Woro dan Suliantoro, Bernardus Wibowo., 2008, Potensi Kearifan Lokal Masyarakat Adat Desa Beji Kecamatan Ngawen Gunung Kidul Dalam Melestarikan Hutan

Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Masyarakat Hukum Adat, selanjutnya disebut IUPHHK-MHA adalah izin untuk memanfaatkan kayu alam pada hutan produksi

Masyarakat sasaran pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbentuk sosialisasi pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) ini adalah masyakat di Kelurahan Mungku

Namun sebagian masyarakat yang berada disekitar kawasan cagar alam tersebut lebih banyak memanfaatkan hasil hutan bukan kayu sebagai sumber pendapatan.. Secara umum hutan

KETERGANTUNGAN MASYARAKAT TERHADAP HASIL HUTAN BUKAN KAYU DALAM KAWASAN HUTAN DESA PIONG KECAMATAN SANGGAR KABUPATEN BIMA PROPINSI NUSATENGGARA BARAT Samsudin dan Sad Kurniati