32
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara
BAB III
RANCANGAN KONSEP 3.1 Tahapan Pembuatan
Berikut adalah langkah-langkah produksi untuk siniar Cerita di Balik Layar episode “Ketidakpuasan Citra Tubuh yang Memengaruhi Harga Diri”.
3.1.1 Tahapan Praproduksi
Dalam tahap praproduksi, penulis dan tim akan melakukan proses rekaman episode pilot dan tiap-tiap episode di Collabo Sound Lab FIKOM UMN dan mempersiapkan peralartan, seperti laptop, headset, sd card, tripod, dan naskah. Untuk rekaman, penulis memutuskan untuk bertemu dengan narasumber supaya bisa melakukan wawancara mendalam dan karena pandemi covid-19 yang sudah menurun memungkinkan penulis dan narasumber untuk bertemu dengan menjaga protokol kesehatan. Untuk narasumber yang tidak bisa bertemu, penulis memilih menggunakan Zoom.
1) News Preparation
Pada tahap ini, penulis melakukan persiapan sebelum memulai tahap produksi seperti berikut.
a) Merencanakan Topik
Siniar Cerita di Balik Layar merupakan siniar yang membahas keresahan dewasa muda. Keputusan penulis dan tim didasari oleh National Assesment of Educational Progress (NAEP), dewasa muda yang rentang usianya dari 21 – 25 tahun sering mengalami keresahan. Selain itu, menurut Psikolog Tara Adhisti de Thoaurs, dewasa muda memiliki kehidupan yang produktif karena ingin mengejar ambisi, impian, dan keinginan untuk diri sendiri atau pekerjaan (Widodo, 2018).
33
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara
Untuk memvalidasi kebenaran tersebut, penulis dan tim melakukan Forum Discussion Group (FGD) pada 9 Juli 2021 dengan mengumpulkan 7 dewasa muda melalui survei di Instagram Stories, yaitu “kalian sebagai anak muda, apa aja sih keresahan, masalah, atau kekhawatiran kalian?” dan melakukan polling mengajak followers Instagram penulis dan tim untuk ikut FGD. Hasil dari FGD tersebut adalah 8 dewasa muda tersebut setuju dengan mereka sering mengalami keresahan dan membagikan keresahan mereka, yaitu takut tidak mendapatkan pekerjaan, takut menikah, takut tidak bisa sukses, membandingkan diri dengan orang-orang yang ada di media sosial, dan sebagainya.
b) Menentukan Angle
Setelah selesai FGD, penulis dan tim berunding untuk menentukan angle di tiap-tiap episode dan akhirnya memutuskan untuk membahas menjadi perempuan karier atau ibu rumah tangga, ketidakpuasan tubuh yang memengaruhi harga diri, dan kecemasan akan maa depan. Untuk mendapatkan data yang lebih valid, penulis dan tim memutuskan untuk mewawancarai psikolog, Octavia pada 13 Juli 2021 untuk memastikan apakah topik dan angle sudah sesuai dengan pengertian psikologi.
Penulis memilih angle ketidakpuasan citra tubuh yang memengaruhi harga diri dan menggali data lebih dalam lagi, yaitu penelitian yang dilakukan oleh Pancarani (2021) bahwa 60,7% responden remaja menjawab tidak percaya diri terhadap citra tubuhnya karena faktor internal dan eksternal. Selanjutnya, data penelitian yang dilakukan ZAP Clinic dengan MarkPlus,
34
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara
Inc pada 2019, hampir separuh wanita Indonesia sebesar 47% responden mengalami body shaming karena tubuh yang dianggap terlalu berisi, 36,4% responden kulit yang berjerawat, dan 28,1% responden bentuk wahah yang tembem. Dengan data tersebut, penulis akan memastikan kepada narasumber dengan membuat pertanyaan seputar angle episode siniar.
c) Mencari Narasumber
Untuk mendapatkan jawaban dari data-data tersebut, penulis membutuhkan narasumber yang mempunyai relevansi dan pengaruh untuk pendengar. Penulis akan mewawancara beberapa model yang memiliki bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan stigma kecantikan.
Model tersebut adalah Yosefina Eunike, Irene Tan, dan Erika Lavasa. Selain itu, penulis juga akan mewawancarai aktivis body positivity, Ririe Bogar agar dapat memberi penjelasan mengenai citra tubuh secara valid.
d) Membuat Daftar Pertanyaan
Penulis telah merancang pertanyaan untuk narasumber, yaitu
(1) Perkenalkan nama, umur, pekerjaan saat ini.
(2) Bagaimana tanggapan Anda mengenai stigma- stigma cantik (kurus, putih, mata belo, dll) orang Indonesia?
(3) Menurut Anda apa itu body image?
(4) Menurut Anda apa itu body positivity?
(5) Bagian tubuh apa yang Anda tidak suka?
Kenapa?
(6) Pernah merasa tidak percaya diri? Kenapa?
35
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara
(7) Apakah Anda pernah dapat perkataan tidak enak dari orang sekitar atau sosial media?
(8) Ceritakan satu pengalaman tidak enak saat sedang bekerja atau mungkin di lingkungan sekitar Anda?
(9) Bagaimana cara Anda overcome ketidakpercayaan diri itu?
2) News Gathering
Setelah melalui proses pendekatan kepada narasumber dan membuat pertanyaan wawancara, pada tahap selanjutnya, penulis melakukan pengumpulan data berupa hasil wawancara.
Pada proses ini, penulis merekam suara narasumber menggunakan Iphone dan Airpods untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Setelah wawancara, penulis juga membuat verbatim untuk mempermudah penulis dalam pembuatan naskah.
3) News Production
Pada tahap ini penulis membuat naskah sesuai dengan hasil wawancara narasumber yang akan dijadikan siniar format feature audio storytelling. Penulis juga menentukan kutipan wawancara yang akan dimasukkan ke dalam siniar untuk menampilkan karakteristik narasumber dan mewakiliki isi pesan sesuai dengan topik beritanya. Untuk dapat membuat suasana siniar agat dapat membentuk theater of mind pendengar, penulis mencari natural sound dan backsound yang akan digabungkan.
4) News Presentation
Untuk menghasilkan sebuah siniar yang membangun theater of mind pendengar, penulis melatih vokal dengan naskah yang sudah dibuat agar dapat menyiarkan sesuai dengan karakteristik radio.
36
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara
Kemudian, penulis menyusun kerangka episode siniar mulai dari membuat timeline dari tahap praproduksi hingga pascaproduksi.
Tabel 3.1 Timeline Praproduksi, Produksi, dan Pascaproduksi
3.1.2 Tahapan Produksi
Setelah melaksanakan rekaman, penulis dan tim juga melakukan tahap penyuntingan siniar dengan menggunakan aplikasi Adobe Premier CC yang akan dilakukan tiap-tiap episode sesuai dengan tanggung jawab.
Penulis dan tim menggunakan aplikasi Adobe Premier CC.
Selain melaksanakan rekaman, penulis dan tim juga membuat logo, jingle, cover art, dan konten visual sebagai konten pubilkasi. Untuk jingle dan episode pilot penulis dan tim sepakat menunjuk Ielyfia Prasetio sebagai penyiar. Lalu, untuk tahap editing jingle dan logo kami memutuskan untuk meminta bantuan dari mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) agar hasilnya bisa lebih maksimal.
3.1.3 Tahapan Pascaproduksi
Siniar perlu memperhatikan spreadibility yang merupakan promosi konten karena siniar mempunyai akses yang sangat luas dalam bidang promosi konten. Promosi bisa dilakukan dengan di acara, yaitu melalui media sosial dengan mengutamakan media sosial dari siniar, sampai ke media sosial pribadi masing-masing. Media sosial Instagram dapat melancarkan proses engagement dengan pendengar yang ingin
Tahun Bulan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Riset
Mengkontak Narasumber Membuat Daftar Pertanyaan Wawancara
Penulisan Naskah Produksi Membuat Jingle Rekaman Editing Pascaproduksi Unggah Konten Publikasi Unggah Siniar di Spotify Menulis laporan
2022 Januari Praproduksi
2021
Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
37
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara
ditingkatkan. Hal yang perlu diperhatikan dalam promosi media sosial juga sisi visualiasi. Kedua, promosi tanpa media sosial bisa dilakukan dengan cara mengadakan siniar siaran langsung di suatu tempat sebagai pembicara dengan mengatasnamakan siniar atau melakukan kolaborasi dengan siniar lain. Selain kedua itu, dengan mengetahui jumlah pendengar melalui aplikasi Anchor. Penyiar bisa melakukan segmentasi pendengar untuk mengetahui konten apa yang sesuai (Dalila & Ernungtyas, 2020, pp. 152- 153).
Selain itu, siniar berpotensi untuk monetization yang dibuktikan dapat menghasilkan uang, tetapi tidak bisa dijadikan sumber utama mata pencaharian karena pendapatan akan masuk ketika berkerjasama dengan merek atau terlibat dalam sebuah acara tertentu dengan adanya keberhasilan dari strategi teknik format storytelling dan penyebarluasan (Dalila &
Ernungtyas, 2020, pp. 154-155).
Think Media (2021) merekomendasikan untuk menggunakan hosting online gratis bernama Buzzpourt. Namun, penulis dan tim memilih untuk menggunakan Anchor yang dapat menghubungkan langsung ke Spotify. Setelah melakukan proses rekaman dan penyuntingan, penulis dan tim mengunggah konten siniar pada Spotify dan materi pendukung, seperti logo dan deskripsi tiap-tiap episode. Penulis dan tim juga mengunggah materi promosi melalui media sosial Instagram, yang berupa Instagram Stories dan Instagram Feeds.
Penulis juga akan melalukan analisis audiens yang data tersebut bisa didapatkan dalam Anchor. Hal ini dilakukan agar penulis dapat mengevaluasi episode dan mengetahui audiens lebih dekat lagi.
3.2 Anggaran
Dalam pembuatan siniar pasti membutuhkan anggaran untuk memperlancar tahap produksi. Berikut penulis dan tim membuat rancangan anngaran untuk program siniar Cerita di Balik Layar.
38
Siniar Cerita di ..., Luna Anabel, Universitas Multimedia Nusantara Tabel 3.2 Anggaran Siniar Program Cerita di Balik Layar
3.3 Target Luaran/Publikasi
Target pendengar yang disasar penulis pada rentang usia 20-29 tahun karena sesuai dengan tema besar siniar Cerita di Balik Layar, yaitu keresahan dewasa muda. Menurut National Assesment of Educational Progress (NAEP), rentang usia dewasa muda dari 21 sampai 25 tahun.
Siniar Cerita di Balik Layar dengan tema “Ketidakpuasan Citra Tubuh yang Memengaruhi Harga Diri” merupakan luaran dari skripsi berbasis karya ini. Siniar ini akan diunggah ke Spotify melalui hosting online Anchor dengan 50 pendengar.
Dalam strategi publikasi, penulis dan tim memanfaatkan media sosial Instagram karena memiliki fitur Instagram Stories dan Instagram feeds sehingga penulis dapat menjangkau audiens yang lebih luas sesuai dengan target usia pendengar. Menurut laporan Napoleon Cat, pengguna Instagram di Indonesia berjumlah 91,01 juta pengguna.
Unit Harga Satuan Rencana Realisasi
1 Pembuatan Jingle 2 Rp 200.000 Rp 400.000 Rp 300.000
2 Desain Grafis 1 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000
3 Mikrofon Zoom H1n 1 Rp 1.400.000 Rp - Rp 1.400.000 4 Memory Card Sandisk Micro SD 32 GB 1 Rp 63.400 Rp - Rp 63.400 5 Log On LO-Ce05 3in1 OTG Micro Type C Card Reader 1 Rp 47.500 Rp - Rp 47.500 6 Tripod HP 3310 1 Rp 29.900 Rp - Rp 29.900 7 Batre AA Alkaline 1 Rp 22.000 Rp - Rp 22.000 8 Biaya Tidak Terduga 1 Rp 300.000 Rp 300.000 Rp 400.000
800.000
Rp Rp 2.362.800
Rincian Jumlah
No. Keterangan
Total Anggaran