1 KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan HidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional.
Dalam penulisan laporan ini kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional, kepada narasumber, panitia dan peserta karena telah menuangkan curahan gagasan dan idenya untuk kemajuan UIN Walisongo Semarang.
Akhirnya kami berharap semoga panduan ini dapat memberikan manfaat maupun konsep jelas terhadap mahasiswa dan stakeholder. Semoga Allah memberikan imbalan yang sebaik-baik imbalan kepada seluruh pihak yang telah membantu, Amiin Yaa Robbal
‘Alamiin.
Berikut kami laporkan hasil Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional.
Semarang, 30 Agustus 2016 Ketua PIU,
Dr. H. Musahadi, M.Ag NIP. 19690709 199403 1003
2 DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
KATA PENGANTAR ... 1
DAFTAR ISI ... 2
I. BAB I PENDAHULUAN…...……… 3
1.1. Latar Belakang ... 3
1.2. Nama Kegiatan ………... 3
1.3. Tujuan ... 3
1.4. Dasar Hukum...……… 3
1.5.Waktu & Tempat……… 4
1.6. Peserta & Panitia………... 4
1.7. Biaya & Sumber Dana………... 5
II. BAB II REALISASI KEGIATAN…...………. 6
2.1. Persiapan………... 6
2.2. Pelaksanaan………...…….…… 6
III. BAB III EVALUASI DAN KESIMPULAN...…...……….. 12
3.1. Evaluasi... 12
3.2. Kesimpulan………. 12
IV. BAB IV PENUTUP………...…….... 13
LAMPIRAN – LAMPIRAN ... 14
3 BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Paradigma perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sudah berkembang begitu pesat merambah ke berbagai bidang untuk mempermudah pengelolaan termasuk jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah sebelumnya terbit dalam bentuk cetak dengan oplah dan tiras yang sangat terbatas sehingga sulit untuk diketahui dan dikenal oleh banyak calon penulis. Terbatasnya diseminasi berdampak pada rendahnya sitasi dari publikasi yang dihasilkan oleh peneliti maupun akademisi.
Saat ini penerbitan jurnal di tingkat internasional sudah dalam bentuk elektronik sehingga memudahkan penulis mengirimkan naskah, editor dalam melakukan editing, reviewer dalam melakukan penelaahan dan menjangkau pembaca ke seluruh belahan dunia, sehingga berdampak pada tingginya sitasi suatu artikel dan semakin dikenalnya suatu penelitian. Perubahan paradigma terbitan berkala ilmiah cetak menjadi elektronik perlu diikuti oleh peraturan yang mendukung. Pusbindiklat Peneliti‐Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Direktrorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) selaku lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian akreditasi Ilmiah pada tahun 2012 telah bersepakat untuk melakukan penyesuaian pedoman akreditasi terbitan berkala ilmiah yang berlaku saat ini, yaitu Peraturan Kepala LIPI Nomor 04/E/2011 tentang akreditasi majalah ilmiah dan Peraturan Dirjen Dikti nomor 49/DIKTI/Kep/2011 Tentang pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah.
1.2. NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini bernama : Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional.
1.3. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 bertujuan untuk :
a. Mensosialisasikan manajemen pengelolaan jurnal internasional yang baik dan benar.
b. Menjalin komunikasi yang intensif dengan pengelola jurnal internasional yang dihadirkan dan jurnal-jurnal jaringannya.
4 Dengan tujuan-tujuan tersebut, maka sasaran yang akan dicapai adalah:
a. Terbukanya peluang yang lebih luas bagi para peserta untuk memahami manajemen pengelolaan jurnal internasional.
b. Terjalinnya komunikasi dan kerjasama antara para peserta dengan pengelola jurnal internasional yang dihadirkan dan jurnal-jurnal jaringannya
1.4. DASAR HUKUM PENYELENGGARAN KEGIATAN
1. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. Undang-undang nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
4. Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;
5. Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan ;
6. Peraturan Pemerintah nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
7. Perpres Nomor 130 Tahun 2014 tentang Alih Status Istitut Agama Islam Negeri Walisongo menjadi Universitas Islam Negeri Walisongo;
8. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 170/PMK.05/2010 tentang Penyelesaian Tagihan Atas Beban Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Pada Satuan Kerja ;
9. Keputusan Menteri Keuangan No. 68/KMK.05/2009 tentang Penetapan UIN Walisongo pada Departemen Agama sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan Pola Keuangan BLU;
10. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Agama;
11. Peraturan Menteri Agama Nomor 54 Tahun 2015 tentang Ortaker UIN Walisongo Semarang;
12. Peraturan Menteri Agama Nomor 57 Tahun 2015 tentang Statuta UIN Walisongo Semarang;
13. MOM antara Concerned Authorities of the Government of the Republic of Indonesia dan the Islamic Development Bank pada tanggal 16 Mei 2012.
1.5. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Hari, Tanggal : Selasa, 30 Agustus 2016
Tempat : Laboratorium hukum FSH UIN Walisongo Semarang
5 1.6. PESERTA, NARASUMBER DAN PANITIA
PESERTA
Peserta dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 terdiri dari: FGD ini akan diikuti oleh seluruh Guru Besar dan Doktor di lingkungan UIN Walisongo
Dan untuk lebih jelasnya peserta sebagaimana terlampir.
PANITIA
NO NAMA/NIP PANGKAT/GOL.
RUANG
JABATAN DALAM DINAS PANITIA 1. Rahman El-Junusi, SE.
MM.
19691118 200003 1001
Pembina (IV/a) Kepala Pusat
Bisnis Ketua
2. Azum Muallifah, A.Ma - Staff PIU IsDB Sekretaris 3. Ulfatun Nihayah, SE - Staff PIU IsDB Anggota
NARASUMBER
NO NAMA/NIP
JABATAN
DALAM DINAS DALAMWORKSHOP
1. Dr. Istadi, S. T., M. T Narasumber
1.7. BIAYA DAN SUMBER BIAYA terlampir.
6 BAB II
REALISASI KEGIATAN
2.1. PERSIAPAN
Agar kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 dapat berjalan dengan lancar, maka kami panitia membuat persiapan-persiapan sebagai berikut ;
1. Mengadakan rapat-rapat panitia 2. Pembuatan list kegiatan
3. Menyiapkan job deskripsi peserta
4. Menyiapkan sarana dan prasarana Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016.
2.2. PELAKSANAAN
Pengarahan dari Rektor UIN Walisongo
Lembaga yang ada di UIN Walisongo seperti LPM, LP2M harus memotivasi para dosen menulis di jurnal international. Setelah Surat Keputusan (SK) Dirjen terbaru disahkan, Semua Profesor diwajibkan menulis di jurnal international. Bahkan salah satu syarat menjadi Profesor adalah menulis di jurnal international.
Perlunya perubahan orientasi dosen: dari ceramah menuju ke penulisan. Akan ada penghargaan dari LP2M bagi dosen yang artikelnya dimuat di jurnal international. Tahun kemarin hanya satu orang yang mendapat penghargaan tersebut, padahal kuotanya duabelas (12) orang. Di perguruan tinggi lain hal ini sudah digerakkan secara masif.
Bahkan STAIN Kudus sudah ada lima (5) jurnal yang terakreditasi.
Kita hanya memiliki dua (2) jurnal terakreditasi. Sedangkan seperti UIN Surabaya sudah memiliki delapan (8) jurnal terakreditasi (satu diantaranya masuk indeks scopus).
Saya ingin Universitas ini terkenal karena keilmuannya yang ditandai dengan banyaknya tulisan-tulisan dosen yang dimuat di jurnal international
Sambutan pak Musyafiq
FGD ini adalah lanjutan dari FGD sebelumnya . Tujuannyasebagai persiapan untuk bertemu reviewer, untuk didampingi menulis jurnal international. FGD tahad kedua dan ketiga ini, akan menghadirkan pengelola jurnal international dari UNDIP dan UIN SunanAmpel Surabaya.
7 Setelah FGD ini, akan diadakan kegiatan Profesorship. Salah satu syarat mengikuti kegiatan tersebut adalah membawa draf artikel, yang nantinya akan dibimbing oleh reviewer, sampai layak terbit di jurnal international. Dan terkait pembiyayaan, ISDB akan menfasilitasi sampai masuk ke jurnal international. Bantuan pembiyayaan dari LP2M akan cair, setelah artikel ditrima di jurnal internsonal. Kalau sudah ada artikelnya yang bagus, ISDB akan mengurusi penerjemahan ke bahasa asing. Yang akan dibahas dengan reviewer adalah aspek-aspek teknis, bukan subtansi. Pendampingan reviewer itu sudah sangat teknis. Akan lebih baik jika artikel yang dipersiapkan lebih dari satu. Terkait artikel, sebelum ketemu dengan reviewer, dianjurkan sudah ditranslite
Materi dan Diskusi
Oleh Dr. Istadi, S. T., M. T
Ada tiga materi yang akan saya sampaikan. Pertama, bagaimana meilih dan menilai jurnal international. Kedua, bagaimana menulis paper. Ketiga, Etika Publikasi. Ada beberapa kiat menulis di jurnal international. Yang susah jika ingin memasukkan artikel ke jurnal international yang nomer satu. Ada beberapa cara bagaimana kita memilih jurnal.
1. Hati-hati dengan jurnal abal-abal. Salah satu cirinya adalah berbayar namun tanpa review, atau berbayar yang disertai mudahnya proses review.Contohnya kita submit (masuk) disuruh bayar, tanpa review. Baru setelah terbit, penulis mengetahui jurnal itu abal-abal, maka sudah tidak bisa dipublis di jurnal lain. Tapi kalau bayar, namun masih sulit reviewernya, maka itu pertanda jurnal international bukan abal-abal.
2. Paling aman dalam memilih jurnal adalah meilihat dulu berdasar siapa publisernya.
Misalnya, Elsevier, Springerlink, Taylor & Francis, Wiley Interscience, IEEE Journals, SAGE Journal, JSTOR, American Society of ...., InsKtute of Physics Science, Oxford Journal, Cambridge Journal, Royal Society of Chemistry Journals, SIAM Journal dan lain-lain. Tapi belum tentu jurnal yang diterbitkan oleh lembaga-lembaga tersebut berkualitas/bereputasi tinggi. Contoh Prosedia yang memuat artikel dari convert, dulu terindeks, sekarang tidak. Itu semua gara-gara bayar, bahkan untuk 60 paper itu 70 jutaan. Tetapi artikel-artikel itu tidak bagus reviewernya. Pernah juga terjadi, ada 80 jurnal yang di cancel dari indeks scopus, karena setelah jurnal itu terindeks terus berbayar.
3. Jurnal yang telah terindeks di Thomson/scopus nanti akan diperiksa. Jurnal saya sudah terindeks scopus, maka kami sebagai editor berhati-hati untuk tidak ter-cancel.
Makanya kami tidak menerima paper yang tidak level.
8 4. Ada beberapa jurnal yang sudah terindeks tapi sudah dicancel, karena setelah masuk, jurnal itu dibuat jualan. Jurnal yang terindeks di scopus misalnya, akan diperiksa setiap tahun. Maka jangan sampai kita menerima paper yang kurang berkualitas.
5. Kalau memilih jurnal, diusahakan yang telah terindeks. Misalnya moraref, scopus, DOAJ. Thomson, Ebsco, google scolar. Mana yang lebih baik? Sesuai tingkat kesulitan masuk. Misalnya google scolar yang terlalu mudah. Google scolar itu tidak termasuk tnggi, karena tak ada seleksi, jurnal dari semua tingkatan masuk semua.
6. Memilih jurnal itu disesuaikan orientasinya. Kita publikasi untuk apa? Jika untuk menerima masukan dari peneliti lain, maka masukkan ke jurnal yang impact factornya tinggi. Jika ditolak akan diberi masukan. Berbeda kalau untuk tujuan menjadi Profesor/
Guru besar, yang penting jurnal tersebut memeuhi persyaratan.
Langkah-langkah yang harus dilakukan ketika masuk web
1. Apa hal pertama yang dibaca ketika melihat jurnal? Baca scopenya terlebih dahulu (bidang keilmuan). Banyak penulis yang waktunya habis, gara-gara mengirimkan naskah ke jurnal yang tidak sesuai dengan bidang keilmuannya.
2. Thomson memiliki banyak peringkat yaitu EFTI,STI, dan SSTI. Dua pengindeks yang disebutkan di akhir, itulah yang mengeluarkan impact factor.
3. Kenapa scopus menjadi acuan? Scopus memiliki database terbesar. Sebenarnya yang terbesar adalah google scolar, tapi tanpa seleksi. Sedangkan Thomson lebih selektif, maka hanya jurnal yang sangat bagus yang terindeks di situ.
4. Hindari pengindeks yang tidak jelas kredibilitasnya.
5. Carilah jurnal dari scimagojr.com. Namun hanya jurnal yang sudah masuk di scopus minimal 2 tahaun, yang masuk di scimago. Cara mencari jurnal terpercaya itu di scimagojr.com. Semua jurnal di scimagojr.com sudah pasti terindeks scopus, ninimal 2 tahun.
Teknis Mencari Jurnal
Masuk scimagojr.comJournal RanksEksplorePilih bidangkeilmuanMisalnya: Art and HumanitisReligions StudisIndonesia
Keterangan
Tanda Q1, katanya menunjukkan kualitas yang tertinggi, namun saya tidak setuju. Jangan pakai Q, tapi SJR. H Index tinggi menandakan kualitas artikelnya tinggi. Carilah yang Q3
9 atau Q4. Daftar bisa diunduh bentuk XL. Kalau Q4 jangan yang SJRnya 0,1, itu belum diranking. SJR tinggi itu menunjukkan diacu oleh jurnal yang impact factornya juga tinggi.
Penanya 1
Bagimana tentang sitasi?
Jawaban
Ketika artikel disitasi, maka merupakan penghargaan luar biasa bagi penulis. Sitasi itu menguntungkan kedua belah pihak, baik yang disitasi maupun yang mengsitasi. Artikel jurnal bisa dikerjakan dua orang, nanti disertakan namanya. Namun corresponding author itu jangan mahasiswa.
Langkah-langkah ketika bertemu jurnal
JurnalAbout the jurnalScopepengindeks berapa pilih yang banyak pengindeksnyaAutor geadline(gaya selngungnya)Submit online (jangn CD)Hindari lewat email.
Keterangan
- Jika artikel jurnal berupa kajian literatur, maka minimal daftar pustaka mencapai 100 referensi.
- Mencari reviewer jangan yang letaknya terakhir, karena itu biasanya profesornya.
- Sebelum mengirim naskah artikel, cek dulu dengan aplikasi gratis anti plagiarism.
- Naskah proseding yang sudah dipublikasikan tak boleh dikirimkan ke jurnal.
- Tesis dan jurnal adalah seperti laporan dan publish. Di barat publish dulu, terus tesis.
Himbauan
1. Menulislah tentang sesuatu yang kita tahu. Sebelum menulis sebaiknya membaca paper atau buku sebanyak-banyaknya terlebih dahulu.
2. Salah satu cara belajar, menanyai komunitas, atau mahasiswa bimbingan untuk diskusi.
3. Dalam menulis artikel buat kalimat sendiri. Saya mengajari anak, kamu bayangin aja, kemudian tulis.
4. Jangan lupa menjelaskan sumber, jika mengutip.
5. Mengutip itu jika berupa data. Misalnya berapakah penduduk Indonesia yang beragama Islam. Itu harus dijeaskan kutipannya. Kalau statemen yang umum tidak perlu, seperti
10 orang beriman harus solat. Hak cipta beda dengan hak paten. Hak paten kaitannya dengan barang.
Tips-tips
1. Catat kalimat yang bagus. Cara pengungkapan setiap disiplin keilmuan kadang berbeda.
Sastra berbeda dengan kedokteran. Teknik beda dengan arsitektur. Agama dan tenik juga berbeda.
2. Baca dulu, trus ungkapkan dengan kalimat sendiri.
3. Ingat, ada kata-kata atau ungkapan yang perlu dijadikan betuk quote/sesuatu yang harus kita tampilkan aslinya.
4. Gunakan software untuk mengecek plagiarism, misalnya viper plagiarism.
Keterangan
1. Kita menulis adalah untuk rekam jejak hidup kita, maka dosen dianjurkan untuk mendaftar ke google scholar
2. Kita menulis juga dalam rangka share pengetahuan.
3. Bedakan menulis di jurnal dan koran.
4. Review paper minmal 100 datfar pustaka. Kalau dirijek, kita perbaiki sesuai komentar, namun kita pindah ke jurnal lain.
5. Ada dua model dalam penulisan: IMRAD dan NON-IMRAD.
6. Perlu tidak menuliskan landasan teori di bab/sub bab tersendiri? Boleh, namun landasan teori harus dipakai pada saat membahas.
7. Judul dibuat terakhirs saja. Kerjakan yang mudah dulu, seperti metode.
8. Hindari penulisan semacam “Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-diskriptip”.
9. Judul harus menonjolkan keunggulan artikel.
10. Dalam tesis, rumusan masalah berbentuk kalimat tanya, kalau di jurnal tidak seperti itu.
11. Dalam menulis tidak perlu mencatumkan jabatan, cukup nama institusi.
12. Dalam abtrak tidak boleh ada sitasi. Hindari abstrak yang terlalu umum. Langsung menuju ke tujuan tulisan. Maksimal 300 kata. Dalam abstrak tidak usah ada hipotesis.
Hipotesis ditulis di pendahuluan. Namun perlu diingat, kadang ada perbedaan tentang teknis menulis abstrak, tergantung bidang keilmuannya.
13. Ingat, tuliskan kata kunci (keyword). Kata kunci harus mewakili isi, jangan terlalu umum.
14. Kata kunci boleh kata tunggl/frasa.
11 15. Ingat, pendahuluan kaitannya dengan peting dan tidaknya sebuah tulisan/artikel.
16. Yang dibuat rujukan tinjauan pustaka, bagusnya sepuluh (10) tahun terakhir.
17. Hasil penelitian dan pemabahasan dipisah atau gabung? Tergantung jurnalnya, minta digabung tau dipisah.
18. Dalam menulis hasil, hindari menjelaskan dengan menggunakan tabel, tapi langsung temuan.
19. Gunakan salah satu antara tabel atau grafik.
20. Jika menggunakan tabel jangan sampai kepotong.
21. Orang-orang yang berkontribusi dalam penulisan artikel, boleh ditulis namanya.
22. Referensi yang dirujuk, harus dituliskan di daftar pustaka. 80 % harus literatur primer.
23. Silahkan memakai softwere untuk menulis dan merapikan daftar pustka.
24. Pertanyaaan yang sering ditanyakan jurnal interntional adalah: “Apa kontribusi artikel anda?”
25. Tentang penulisan reference, ikuti mazdhab jurnal yang mau anda masuki. Ikuti petunjuk penulisannya.
26. Boleh menuliskan landasan teori, namun sifatnya konsep yang harus dipakai pada pembahasan. Lebih bagus konsepnya dituliskan dalam pembahasan langsung, berbeda dengan tesis, yang landasan teori dituliskan di bab/sub bab tersendiri. Sekarang UIN Malang sudah memberlakukan landasan teori tidak ditulis di bab tersendiri, namun langsung dipembahasan.
27. Dalam menuliskn pendahuluan, jelaskan alasan pentingnya penelitian, baik dari sisi kajian pustaka dan yang lainnya, boleh juga ditambah dengan teori untuk menguatkan.
12 BAB III
EVALUASI DAN KESIMPULAN
1.1. EVALUASI
NO KRITERIA PENILAIAN
Sangat Baik Baik Kurang Sangat Kurang
1 Kepanitiaan 5% 70% 20% 5%
2 Materi 10% 80% - 10%
3 Fasilitas 5% 90% 5% -
4 Narasumber 100% - - -
1.2. KESIMPULAN
1. Kepanitiaan dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 sudah bekerja dengan baik, tetapi sebaiknya lebih disiplin dalam waktu.
2. Materi yang diberikan dalam Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 dapat dijadikan sebagai pegangan dan bahan diskusi peserta.
3. Peserta harus komitmen sehingga dapat fokus mengikuti kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 secara utuh.
4. Penyampaian narasumber dalam kegiatan ini dinilai sangat baik. Materi yang diberikan, penjelasan dinilai sangat jelas dan memacu peserta untuk aktif bertanya dalam sessi diskusi.
13 BAB IV
PENUTUP
Alhamdulillah kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Pengenalan Jurnal Internasional UIN Walisongo Tahun 2016 terlaksana dengan baik. Panitia berharap kegiatan ini dapat bermanfaat kepada seluruh peserta.
Demikian laporan kegitan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 ini dibuat, semoga bermanfaat bagi perbaikan kegiatan yang akan datang. Selanjutnya tidak lupa kami sampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan Forum Group Discussion (FGD): Manajemen Pengelolaan Jurnal Internasional Walisongo Tahun 2016 ini. Semoga amal Bapak/Ibu/saudar/i menjadi amal sholeh dan mendapat balasan dari Allah dengan kebaikan yang melimpah.
14 LAMPIRAN- LAMPIRAN