• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1. Alat-alat pada proses ekstraksi pati

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lampiran 1. Alat-alat pada proses ekstraksi pati"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. Alat-alat pada proses ekstraksi pati Lampiran 1a. Alat abrassive peeler

Deskripsi

Alat ini merupakan bagian dari starch line yang digunakan pada proses pencucian dan pengupasan. Prinsip kerja dari alat ini berdasarkan prinsip gaya gesek bahan dengan permukaan batu gerinda sehingga kulit tersebut akan terkelupas dan terbuang bersama air melalui saluran pembuangan. Alat ini memanfaatkan gaya sentrifugal sehingga bahan akan terlempar ke dinding dan tergesek dengan permukaan gerinda tersebut.

(2)

Lampiran 1b. Slicer

Deskripsi

Prinsip kerja alat ini adalah gaya tekan dan gaya sobek, dimana biasa digunakan untuk mengiris bahan-bahan berserat, seperti umbi-umbian sehingga bahan menjadi ukuran yang lebih kecil yang dimanfaatkan untuk mempermudah dan mengefisienkan dalam proses selanjutnya, yaitu penghancuran bahan. Bahan dimasukkan ke dalam alat tersebut yang telah berwadahkan lempengan bulat dengan pisau pemotong di bagian permukaannya sehingga dengan bantuan alat penekan yang sekaligus berfungsi sebagai penutup alat dengan arah tekanan ke putaran pisau, maka akan memotong bahan menjadi lebih kecil dan tipis sesuai dengan ukuran mata pisau yang digunakan.

(3)

Lampiran 1c. Alat pengayak pati 100 mesh

(4)

Lampiran 3. Kadar pati murni pada pati ubi jalar tanpa modifikasi Ulangan Berat sampel (g) TB (ml) TS (ml) TB-TS (ml) Kadar pati (%) Rata-rata kadar pati (%) Rata-rata total kadar pati (%) 1 0.5243 25.25 7.15 18.10 81 82 81 0.5243 25.25 7.10 18.15 82 2 0.5352 26.05 8.00 18.05 79 79 0.5352 26.05 8.05 18.00 79 Contoh perhitungan :

(Berdasarkan Tabel Luff-Schroorl (Tabel 2) pada halaman 18) Nilai TB-TS pada ulangan 1 (simplo) = 18.10 18 + 0.10

Untuk ml 0.1 N Na-thiosulfat sebesar 1, maka nilai a = 47.1, nilai b = 2.9 Kadar pati (%) = [(0.10 x b) + a] x pengenceran x 0.9 x 100%

berat sampel (mg)

= [(0.10 x 2.9) + 47.1] x 10 x 0.9 x 100% 524.3

(5)

Lampiran 4. Hasil ANOVA kadar amilosa

Oneway

ANOVA AMILOSA Sum of

Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 900.079 7 128.583 1107.160 .000

Within Groups .929 8 .116

Total 901.009 15

Post Hoc Tests

SAMPEL

Homogeneous Subsets

AMILOSA

Duncan

SAMPEL N Subset for alpha = .05

1 2 3 4 5 6 7 8 2 14.130 7 2 21.700 1 2 32.415 3 2 33.570 2 2 34.160 34.160 4 2 34.600 5 2 35.490 6 2 36.555 Sig. 1.000 1.000 1.000 .122 .233 1.000 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 2.000.

Keterangan : 1 = A2B2S 2 = A2B4S 3 = A3B2S 4 = A3B4S 5 = A4B2S 6 = A4B4S 7 = S

(6)

Lampiran 5. Hasil ANOVA kekerasan gel

Oneway

ANOVA GF Sum of

Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 1856.868 7 265.267 18.347 .000 Within Groups 115.667 8 14.458

Total 1972.535 15

Post Hoc Tests

Homogeneous Subsets

GF

Duncan

SAMPEL N

Subset for alpha = .05

1 2 3 7 2 35.1500 8 2 35.9000 5 2 38.0200 6 2 40.6950 3 2 40.7500 4 2 43.5600 1 2 56.0000 2 2 68.2500 Sig. .076 1.000 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 2.000.

Keterangan : 1 = A2B2S 2 = A2B4S 3 = A3B2S 4 = A3B4S 5 = A4B2S 6 = A4B4S 7 = S 8 = A0B0

(7)

Lampiran 6a. Hasil ANOVA suhu awal gelatinisasi

Oneway

ANOVA SAG Sum of

Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 33.438 7 4.777 10.918 .002

Within Groups 3.500 8 .438

Total 36.938 15

Post Hoc Tests

Homogeneous Subsets

SAG

Duncan

SAMPEL N

Subset for alpha = .05

1 2 3 4 8 2 75.50 6 2 77.00 77.00 1 2 77.50 2 2 77.50 7 2 77.50 5 2 78.50 78.50 4 2 79.50 79.50 3 2 80.50 Sig. .053 .069 .169 .169 Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 2.000.

. Keterangan : 1 = A2B2S 2 = A2B4S 3 = A3B2S 4 = A3B4S 5 = A4B2S 6 = A4B4S 7 = S 8 = A0B0

(8)

Lampiran 6b. Hasil ANOVA suhu akhir gelatinisasi

Oneway

ANOVA SPG Sum of

Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 485.000 7 69.286 184.762 .000

Within Groups 3.000 8 .375

Total 488.000 15

Post Hoc Tests

Homogeneous Subsets

SPG

Duncan

SAMPEL N

Subset for alpha = .05

1 2 3 4 5 8 2 81.50 2 2 86.50 1 2 90.50 7 2 90.50 5 2 95.50 6 2 96.00 4 2 96.50 3 2 99.00 Sig. 1.000 1.000 1.000 .156 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 2.000.

. Keterangan : 1 = A2B2S 2 = A2B4S 3 = A3B2S 4 = A3B4S 5 = A4B2S 6 = A4B4S 7 = S 8 = A0B0

(9)

Lampiran 7. Hasil ANOVA viskositas maksimum

Oneway

ANOVA VMAKS Sum of

Squares df Mean Square F Sig. Between Groups 1794593.7

50 7 256370.536 3729.026 .000 Within Groups 550.000 8 68.750 Total 1795143.7

50 15

Post Hoc Tests

Homogeneous Subsets

. VMAKS

Duncan

SAMPEL N Subset for alpha = .05

1 2 3 4 5 6 7 8 2 710.00 5 2 720.00 3 2 755.00 4 2 940.00 6 2 1345.00 1 2 1420.00 7 2 1455.00 2 2 1510.00 Sig. .262 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 2.000.

Keterangan : 1 = A2B2S 2 = A2B4S 3 = A3B2S 4 = A3B4S 5 = A4B2S 6 = A4B4S 7 = S 8 = A0B

(10)

Lampiran 8. Data derajat pembengkakan ( g/g basis kering) diberbagai suhu Sampel 40˚C 50˚C 60˚C 70˚C 80˚C 90˚C 100˚C A2B2S 1.84 1.76 1.83 2.28 6.32 6.55 7.06 A2B4S 1.79 1.84 1.94 2.40 6.07 6.83 8.60 A3B2S 1.56 1.62 1.76 1.81 4.88 7.76 8.81 A3B4S 1.44 1.57 1.66 1.86 6.30 7.95 11.50 A4B2S 1.76 1.87 1.87 2.38 5.30 8.68 14.60 A4B4S 1.49 1.64 1.72 1.97 4.97 7.15 10.70 S 1.49 1.56 1.64 1.99 6.18 10.2 11.10 A0B0 1.94 1.94 1.94 1.94 5.31 8.63 7.88

Lampiran 9. Double drum dryer (pengering drum ganda)

Deskripsi

Prinsip kerja dari alat ini berdasarkan pengeringan produk cair yang dikenakan pada permukaan drum (silinder) yang berputar dengan kecepatan yang telah diatur. Drum berputar pada sumbu horisontal dan dipanaskan secara internal dengan uap air. Produk cair yang menempel pada drum secara perlahan-lahan akan diubah menjadi produk kering. Setelah mencapai ¾ putaran, produk kering akan dikikis dengan pisau pengikis sehingga terpisah menjadi bentuk lapisan film.

(11)

Lampiran 10. Form pengujian organoleptik

UJI HEDONIK

Tanggal: 13 September 2006 Nama:

No. Telp/HP:

Produk : Bubur gel instan

Petunjuk:

1. Cicipilah sampel di hadapan Anda dan tentukan tingkat kesukaan terhadap sampel. 2. Netralkan indera pencicip Anda dengan air minum setiap berganti sampel. 3. Jangan membandingkan antarsampel.

4. Tuliskan kode sesuai sampel di kotak yang telah disediakan.

5. Berikan tanda (√ ) untuk respon yang dipilih pada setiap kode sampel. 1. Citarasa 2. Tekstur 3. Overall Komentar: ... ... Kode Respon Sangat suka Suka Netral Tidak suka

Sangat tidak suka

Kode Respon Sangat suka Suka Netral Tidak suka

Sangat tidak suka

Kode Respon Sangat suka Suka Netral Tidak suka

(12)

UJI RANKING

Petunjuk:

1. Cicipilah sampel di hadapan Anda dan berikan penilaian terhadap tingkat kesukaan Anda secara keseluruhan (1 : Paling suka, 3 : Paling tidak suka).

2. Bandingkan tingkat kesukaan Anda terhadap sampel. 3. Tuliskan kode sesuai sampel di kotak yang telah disediakan

Komentar ... ...

Kode sampel Tingkat kesukaan

(13)

Lampiran 11. Data rekapitulasi terhadap citarasa produk

Panelis

Sampel

A0B0 A2B4S A2B2S

1 5 2 5 2 4 2 4 3 4 3 4 4 3 4 3 5 2 3 3 6 4 4 2 7 4 4 4 8 4 4 4 9 4 3 2 10 3 4 4 11 4 4 4 12 2 2 2 13 3 4 4 14 1 1 1 15 3 4 4 16 3 3 3 17 2 3 2 18 4 4 4 19 2 4 3 20 4 4 3 21 2 4 4 22 4 4 4 23 4 5 4 24 4 4 3 25 3 4 4 26 3 4 4 27 4 3 4 28 3 3 3 29 2 2 2 30 2 4 4

skor : 1 = sangat tidak suka 2 = tidak suka 3 = netral 4 = suka

(14)

Lampiran 12. Hasil ANOVA citarasa

Univariate Analysis of Variance

Between-Subjects Factors

N SAMPEL A2B4S 30

A0B0 30 A2B2S 30

Tests of Between-Subjects Effects

Dependent Variable: SKOR

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig. Model 1052.089(a) 32 32.878 65.958 .000 PANELIS 44.322 29 1.528 3.066 .000 SAMPEL 1.089 2 .544 1.092 .342

Error 28.911 58 .498

Total 1081.000 90

a R Squared = .973 (Adjusted R Squared = .958)

Post Hoc Tests

SAMPEL

Homogeneous Subsets

SKOR Duncan SAMPEL N Subset 1 A0B0 30 3.20 A2B2S 30 3.37 A2B4S 30 3.47 Sig. .173

Means for groups in homogeneous subsets are displayed. Based on Type III Sum of Squares The error term is Mean Square(Error) = .498.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 30.000. b Alpha = .05

(15)

Lampiran 13. Data rekapitulasi terhadap tekstur produk

Panelis

Sampel

A0B0 A2B4S A2B2S

1 1 4 3 2 2 4 3 3 2 3 3 4 2 3 2 5 2 3 2 6 2 3 2 7 2 4 2 8 1 2 1 9 3 4 3 10 3 4 3 11 3 4 4 12 3 3 3 13 2 4 2 14 1 1 1 15 1 2 3 16 1 2 2 17 2 3 2 18 3 4 2 19 2 3 2 20 1 2 1 21 2 3 3 22 2 1 3 23 4 5 2 24 3 3 4 25 3 3 4 26 1 2 3 27 4 2 4 28 3 3 2 29 2 4 3 30 3 4 4

skor : 1 = sangat tidak suka 2 = tidak suka 3 = netral 4 = suka 5 = sangat suka

(16)

Lampiran 14. Hasil ANOVA tekstur

Univariate Analysis of Variance

Between-Subjects Factors

N SAMPEL A2B4S 30

A0B0 30 A2B2S 30

Tests of Between-Subjects Effects

Dependent Variable: SKOR

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig. Model 682.533(a) 32 21.329 43.458 .000 PANELIS 46.233 29 1.594 3.248 .000 SAMPEL 12.200 2 6.100 12.429 .000

Error 28.467 58 .491

Total 711.000 90

a R Squared = .960 (Adjusted R Squared = .938)

Post Hoc Tests

SAMPEL

Homogeneous Subsets

SKOR Duncan SAMPEL N Subset 1 2 3 A0B0 30 2.20 A2B2S 30 2.60 A2B4S 30 3.10 Sig. 1.000 1.000 1.000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed. Based on Type III Sum of Squares The error term is Mean Square(Error) = .491.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 30.000. b Alpha = .05

(17)

Lampiran 15. Data rekapitulasi terhadap overall produk

Panelis

Sampel

A0B0 A2B4S A2B2S

1 2 4 3 2 2 3 2 3 3 2 2 4 2 3 4 5 3 4 3 6 2 4 4 7 3 4 4 8 4 5 2 9 4 4 2 10 2 3 3 11 2 3 2 12 3 4 3 13 4 4 3 14 2 3 2 15 2 2 2 16 2 4 3 17 2 3 2 18 3 4 3 19 1 4 2 20 3 4 4 21 3 4 4 22 2 3 2 23 2 1 4 24 3 3 3 25 5 4 3 26 2 2 2 27 2 4 2 28 4 3 4 29 4 3 4 30 4 3 4

skor : 1 = sangat tidak suka 2 = tidak suka 3 = netral 4 = suka 5 = sangat suka

(18)

Lampiran 16. Hasil ANOVA overall

Univariate Analysis of Variance

Between-Subjects Factors

N SAMPEL A2B4S 30

A0B0 30 A2B2S 30

Tests of Between-Subjects Effects

Dependent Variable: SKOR

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig. Model 852.733(a) 32 26.648 49.432 .000 PANELIS 32.667 29 1.126 2.090 .009 SAMPEL 10.067 2 5.033 9.337 .000

Error 31.267 58 .539

Total 884.000 90

a R Squared = .965 (Adjusted R Squared = .945)

Post Hoc Tests

SAMPEL

Homogeneous Subsets

SKOR Duncan SAMPEL N Subset 1 2 A0B0 30 2.70 A2B2S 30 2.83 A2B4S 30 3.47 Sig. .485 1.000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed. Based on Type III Sum of Squares The error term is Mean Square(Error) = .539.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 30.000. b Alpha = .05.

(19)

Lampiran 17. Nilai ranksum uji ranking

Panelis

Sampel

A0B0 A2B4S A2B2S

1 1 3 2 2 1 3 2 3 3 1 2 4 3 1 2 5 2 1 3 6 3 1 2 7 3 1 2 8 3 1 2 9 1 2 3 10 3 1 2 11 3 2 1 12 3 1 2 13 2 1 3 14 3 1 2 15 3 1 2 16 1 2 3 17 3 1 2 18 2 1 3 19 3 1 2 20 2 1 3 21 3 1 2 22 2 3 1 23 2 1 3 24 1 3 2 25 3 2 1 26 3 2 1 27 1 3 2 28 1 2 3 29 3 1 2 30 3 2 1 Rank sum (R) 70 47 63

skor : 1 = produk yang paling disukai 3 = produk yang paling tidak disukai

(20)

Lampiran 18. Hasil uji ranking dengan Friedman test

NPar Tests

Friedman Test

Ranks Mean Rank SKOR_A0B0 2.33 SKOR_A2B4S 1.57 SKOR_A2B2S 2.10 Test Statistics(a) N 30 Chi-Square 9.267 Df 2 Asymp. Sig. .010 a Friedman Test

(21)

Lampiran 19. Hasil analisa lanjut uji ranking dengan LSD test

Univariate Analysis of Variance

Tests of Between-Subjects Effects

Dependent Variable: SKOR

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig. Model 369.267(a) 32 11.540 13.192 .000 PANELIS .000 29 .000 .000 1.000 SAMPEL 9.267 2 4.633 5.297 .008

Error 50.733 58 .875

Total 420.000 90

a R Squared = .879 (Adjusted R Squared = .813)

Post Hoc Tests

SAMPEL

Homogeneous Subsets

Multiple Comparison

Dependent Variable: SKOR LSD

(I) SAMPEL (J) SAMPEL

Mean Difference

(I-J) Std. Error Sig.

95% Confidence Interval

Lower Bound Upper Bound A2B4S A0B0 -.77(*) .241 .002 -1.25 -.28 A2B2S -.53(*) .241 .031 -1.02 -.05 A0B0 A2B4S .77(*) .241 .002 .28 1.25 A2B2S .23 .241 .338 -.25 .72 A2B2S A2B4S .53(*) .241 .031 .05 1.02 A0B0 -.23 .241 .338 -.72 .25

Based on observed means.

(22)

Lampiran 20. Hasil analisis kadar fosfor

Kurva standar fosfor (0.2 mg/ml P2O5) Volume standar

P2O5 mg/ 50ml

Standar P2O5 mg/ 100ml Absorbansi

0.00 0.0 0.000 1.25 0.5 0.241 2.50 1.0 0.458 5.00 2.0 0.835 7.50 3.0 1.090

Kurva standar fosfor

Data hasil analisis fosfor Kode Berat sampel

(gr)

Absorbansi mg fosfor dari kurva standar Kadar fosfor (%) Rata-rata A0B0 4.2747 0.27 0.152 0.126 0.131% 0.29 0.157 0.136 A2B4S 4.5017 0.43 0.209 0.151 0.151% y = 0.3633x + 0.0525 R2 = 0.9865 0.000 0.200 0.400 0.600 0.800 1.000 1.200 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 mg/100ml A b so rb a n si

(23)

Lampiran 21a. Data hasil pengujian kadar air

Data pengujian kadar air produk A2B4S dengan penambahan gula halus dan garam

Data pengujian kadar air produk A2B4S

Ulangan 1 Ulangan 2

Berat cawan (gr) 2.4854 2.6011

Berat cawan + sampel (gr) 7.5871 7.7783

Berat contoh (gr) 5.1017 5.1772

Berat cawan + contoh kering (gr) 7.2281 7.4297 Berat contoh kering (gr) 4.7427 4.8286 Kadar air (dry basis) (%) 7.5695 7.2195 Kadar air rata-rata (dry basis) (%) 7.39

Kadar air (wet basis) (%) 7.0369 6.7334 Kadar air rata-rata (wet basis) (%) 6.89

Ulangan 1 Ulangan 2

Berat cawan (gr) 4.8292 2.9145

Berat cawan + sampel (gr) 8.7375 5.8208

Berat contoh (gr) 3.9083 2.9063

Berat cawan + contoh kering (gr) 8.5216 5.8208 Berat contoh kering (gr) 3.6924 2.7465 Kadar air (dry basis) (%) 5.85 5.82 Kadar air rata-rata (dry basis) (%) 5.84

Kadar air (wet basis) (%) 5.52 5.50 Kadar air rata-rata (wet basis) (%) 5.51

(24)

Lampiran 21b. Data hasil pengujian kadar abu produk A2B4S

Lampiran 21c. Data hasil pengujian kadar protein produk A2B4S

Lampiran 21d. Data hasil pengujian kadar lemak produk A2B4S Ulangan 1 Ulangan 2

Berat cawan (gr) 23.3953 20.0660

Berat cawan + sampel (gr) 28.5034 25.0909

Berat contoh (gr) 5.1081 5.0249

Berat cawan + abu (gr) 23.4057 20.0746

Berat abu (gr) 0.0104 0.0086

Kadar abu (%) 0.2036 0.1711

Kadar abu rata-rata (%) 0.19

Ulangan 1 Ulangan 2

Normalitas HCl (N) 0.0267 0.0267

Volume HCl untuk titrasi blanko (ml) 0 0 Volume HCl untuk titrasi sampel (ml) 0.1 0.1

Berat contoh (mg) 0.1138 0.1173

Kadar protein (%) 0.2054 0.1993

Kadar protein rata-rata (%) 0.20

Ulangan 1 Ulangan 2

Berat labu (gr) 89.2190 17.1022

Berat contoh (gr) 5.0994 5.0211

Berat labu + lemak (gr) 89.3219 107.2053

Berat lemak (gr) 0.1029 0.1031

(25)

0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00 12.00 14.00 16.00 18.00 0 20 40 60 80 Kelembaban Relatif (%) K ad ar A ir K eset im b an g an ( % b .k )

Lampiran 22. Perhitungan umur simpan

Data kadar air kesetimbangan produk bubur gel kering A2B4S

Jenis Garam Jenuh RH (%) Kadar Air Kesetimbangan (% b.k) NaOH 7.58 2.76 KF 27.27 5.12 K2CO3 43.17 6.58 NaBr 56.03 8.08 KI 67.00 11.89 NaCl 75.09 16.01 NaI 86.30 Berjamur K2SO4 98.00 Berjamur

Kurva Sorpsi Isotermis

Diketahui :

Persamaan : y = 0.4119 x – 15.207 Slope Kurva Isotermis (b) = 0.4119 Suhu Distribusi = 28ºC RH Distribusi = 75% Po pada RH Distribusi = 28.50 mmHg Kemasan PP (k/x) = 1.0 g/m2/hari/mmHg Kemasan PE (k/x) = 1.5 g/m2/hari/mmHg Luas Kemasan = 0.0105 m2 (0.15 x 0.07) Berat Produk Per Kemasan = 100 gram Kadar Air Awal Produk (mi) = 5.84 % Kadar Air Kritis Produk (mc) = 15.69 %

(26)

b Po Ws A x k mc me mi me gain ⎥ ⎦ ⎤ ⎢ ⎣ ⎡ − − = ln θ

Contoh perhitungan untuk kemasan polipropilen :

= ln 0.1597 – 0.0584 0.1597 – 0.1569 1.0 g 0.0105 m2 28.50 mmHg m2. hari. mmHg 94.16 g 0.4119 = 465 hari ~ 1.3 tahun Keterangan :

θgain : masa perkiraan umur simpan (hari) me : kadar air kesetimbangan (%bk) mi : kadar air awal (%bk)

mc : kadar air kritis (%bk) Ws : berat kering bahan (g)

A : luas permukaan kemasan (m2)

k/x : permeabilitas uap air kemasan (g/m2./hari,/mmHg) Po : tekanan uap jenuh (mmHg)

Referensi

Dokumen terkait

Model pembelajaran menjadi salah satu faktor utama dalam proses pembelajaran karena ketika menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran dan kondisi

Promoting writing experiences mean that each students in learning community share their writing experiences so that each of them can learn each other relating to

Oleh karena itu dapat dilihat pada Tabel 5 bahwa jumlah HOK dan Rata – rata jumlah biaya tenaga kerja dalam keluarga pada usahatani Cabe rawit di Desa Karya Baru Kecamatan Dengilo

Beberapa fitur dari yang tersedia pada jam digital yang telah kami buat adalah mampu menampilkan jam hingga nilai menitnya, mampu melakukan pengesetan nilai

Semarang yang telah mengikuti mata kuliah Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran dan mengambil minimal 110 sks tanpa nilai E sebagai bentuk penerapan dari teori yang

BODY IMAGE PADA REMAJA PUTRI PENGGEMAR GIRL BAND K-POP.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Ketika ada chat dan pesan yang masuk maka setiap saat Anda akan mengecek smartphone Anda, sehingga hal tersebut akan mengganggu tidur Anda, pastinya Anda akan kurang tidur

 Menjawab pertanyaan tentang materi  Konfigurasi elektron dan bilangan kuantum yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.