• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKS BEBAS (FREE SEX)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SEKS BEBAS (FREE SEX)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Abstrak : Kata sex sering kita dengar dan hampir tidak pernah sepi hinggap ditelinga kita dalam kehidupan sehari-hari. Sex adalah kata yang teruntai dari 3 huruf tetapi mempunyai makna dan arti yang sangat banyak dan  bervariasi.  Sex  merupakan  topik  yang  paling  kontroversial  di  dalam  masyarakat  kita.  Kebanyakan masyarakat kita  memandang sex  sebagai “sesuatu” yang menyeramkan, jorok dan menjijikkan,   kotor dan nista. Sex dianggap sebagai sesuatu yang tabu dan tidak pantas untuk dibicarakan secara terbuka tanpa alasan yang jelas. Di samping itu seringkali sex diidentikkan dengan sesuatu yang haram berlumur dosa.

Untuk  mengatasi  masalah-masalah  ini  diperlukan  adanya  pemahaman  dan  penerangan  tentang  sex secara  benar  dan  tepat  yang dilandasi  oleh  nilai-nilai  agama,  budaya dan  etika yang  ada  di  masyarakat.

Penyuluhan dan penerangan tentang sex harus dilandaskan pada ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama, sehingga seorang remaja akan mendapatkan informasi yang benar dan tepat dengan berlandaskan pada nilai- nilai agama dan keimanan yang kuat sehingga seorang remaja dapat terhindar dari free sex.

Kata kunci: sex, free sex

SEKS BEBAS (FREE SEX)

Ummu Hany Almasitoh*

Free  sex  adalah  jenis  hubungan  yang  ilegal, dan sangat di larang keras oleh banyak pihak seperti pemerintah,  orang  tua,  dan  agama,  karena  hal  ini menyangkut  moral.  Free  sex  merupakan  pola  hidup yang dibangun atas dasar keyakinan bahwa manusia berhak menentukan sesuatu bagi dirinya sendiri. bila dua orang suka sama suka mengapa harus ada pihak- pihak  lain  yang  mengatur  hubungan  mereka  dalam suatu ikatan yang disebut pernikahan?! jika pola pikir dan pandangan hidup seperti ini dipegang, pernikahan bukanlah obat tepat untuk menanggulanginya. hal ini telah menjamur sekali di banyak kalangan, tidak heran mengapa  semakin  banyak  orang  yang terjangkit AIDS.

Free sex tidak hanya di lakukan oleh sepasang kekasih  yang  saling  jatuh  cinta,  lalu  tidak  dapat menahan  emosi  dan  nafsu,  dan  akhirnya  mereka melakukan hubungan intim. Free sex juga berbicara masalah hubungan-hubungan lain yang dilarang.

FAKTOR PENYEBAB FREE SEX

Dari hasil pengamatan sederhana yang nampak jelas banyak faktor yang mempengaruhinya diantara hal tersebut adalah :

 Adanya rasa sayang dan cinta secara berlebihan yang bisa atau rela memberikan apa saja kepada orang yang dicintai atau disayanginya termaksud keperawanannya.

 Kesempatan tempat yang bisa terjadi disaat-saat tertentu yang bisa mengawali hal tersebut terjadi contohnya,  di tempat  kos-kosan atau  kontrakan dan  lain-lain.

 Terlalu  berani  melakukan  hal-hal  yang  bisa mengundang  syahwat  yang  berlebihan  disaat pacaran  mungkin  para  pembaca  sudah mengetahui  apa  yang  dimaksud  dengan  hal tersebut.

(2)

 Sebagai  seorang  lelaki  yang  normal  jika diperlihatkan  keindahan  yang  bisa  mengundang aura begituan baik oleh teman dekat atau bahkan pacar  sendiri  akan  lebih  memudahkan  atau memberi  kesempatan  yang  sangat  besar  dalam timbulnya perlakuan atau hubungan tersebut.

 Hampir 50 % terutama anak muda yang pastinya sudah melakukan hal tersebut bisa dilakukan atau mengulanginya  sampai  dua  kali  atau  bahkan lebih.

DAMPAK FREE SEX

Dampak free sex, khususnya pada remaja dapat dibagi  menjadi  :

1. Bahaya  Fisik

Bahaya  fisik  yang  dapat  terjadi  adalah terkena  penyakit  kelamin  (Penyakit  Menular Sexual/  PMS)   dan  HIV/AIDS  serta  bahaya kehamilan  dini  yang  tak  dikehendaki.  PMS adalah  penyakit  yang  dapat  ditularkan  dari seseorang  kepada  orang  lain  melalui  hubungan seksual.

Tanda-tanda PMS pada laki-laki antara lain:

 Berupa bintil-bintil berisi cairan,

 Lecet atau borok pada penis/alat kelamin,

 Luka tidak sakit, keras dan berwarna merah pada alat kelamin,

 Adanya  kutil  atau  tumbuh  daging  seperti jengger  ayam,

 Rasa  gatal  yang  hebat  sepanjang  alat kelamin,

 Rasa sakit yang hebat pada saat kencing,

 Kencing  nanah  atau  darah  yang  berbau busuk,

 Bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok.

Pada  perempuan  sebagian  besar  tanpa gejala  sehingga  sering  kali  tidak  disadari.   Jika ada  gejala, biasanya berupa antara lain:

 Rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan  seksual,

 Rasa nyeri pada perut bagian bawah,

 Pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,

 Keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya,

 Keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal,

 Timbul  bercak-bercak  darah  setelah berhubungan  seksual,

 Bintil-bintil  berisi  cairan,

 Lecet atau borok pada alat kelamin.

2.    Bahaya Perilaku  dan Kejiwaan

Sex  bebas  akan  menyebabkan  terjadinya penyakit kelainan seksual berupa keinginan untuk selalu  melakukan  hubungan  sex.  Sipenderita selalu  menyibukkan  waktunya  dengan  berbagai khayalan-khayalan  seksual,  jima,  ciuman, rangkulan,  pelukan,  dan  bayangan-bayangan bentuk tubuh wanita luar dan dalam. Sipenderita menjadi  pemalas,  sulit  berkonsentrasi,  sering lupa, bengong, ngelamun, badan jadi kurus dan kejiwaan  menjadi  tidak  stabil.  Yang  ada dipikirannya  hanyalah  sex  dan  sex  serta keinginan untuk melampiaskan nafsu sexualnya.

(3)

3.  Bahaya  Sosial

Sex  bebas  juga  akan  menyebabkan seseorang  tidak  lagi  berpikir  untuk  membentuk keluarga,  mempunyai  anak,  apalagi  memikul sebuah  tanggung  jawab.  Mereka  hanya menginginkan  hidup  di  atas  kebebasan  semu.

Lebih parah lagi seorang wanita yang melakukan sex  bebas  pada  akhirnya  akan  terjerumus  ke dalam lembah pelacuran dan prostitusi.

4.  Bahaya  Perekonomian

Sex  bebas  akan  melemahkan perekonomian  si  pelaku  karena  menurunnya produktivitas  si  pelaku  akibat  kondisi  fisik  dan mental yang menurun, penghamburan harta untuk memenuhi  keinginan  sex  bebasnya.

5. Bahaya  Keagamaan  dan Akhirat

Para  pemuda  yang  terperosok  kedalam lumpur  kehanyutan  sex  bebas  akan  terperosok ke lubang kehancuran dan lupa akan agamanya sendiri.

PENYAKIT AKIBAT FREE SEX

Dari  segi  kedokteran  atau  kesehatan  hampir semua  (99%)  kanker  leher  rahim  alias  ca  cervix disebabkan  oleh  infeksi  human  papilloma  virus (HPV). Infeksi human papilloma virus adalah sesuatu yang  sangat  mudah  terjadi.  Diperkirakan  tiga  per empat  dari  jumlah  orang  yang  pernah  melakukan hubungan  seks,  laki-laki  maupun  perempuan, mengalaminya.

Virus ini  menular terutama  melalui hubungan seks,  termasuk  anal  sex,  oral  sex,  dan  hand  sex.

Sebagian besar di antaranya terinfeksi pada umur 15-

30 tahun, yakni dlm kurun waktu empat tahun setelah melakukan hubungan seks yang pertama.

Orang  yang  terinfeksi  HPV  genital  biasanya tidak  tahu  dia  terinfeksi,  karena  infeksi  ini  tidak menimbulkan  gejala  sama  sekali  (kecuali  yang menimbulkan “jengger ayam”), dan sistem kekebalan tubuh  segera  menyerang  supaya  virus  ini  mati  atau lemah sehingga tidak aktif.

Selain itu juga bisa terjangkit berbagai macam penyakit  kelamin,  diantaranya:

a. Gonorrhea  dan  Chlamydia

Disebabkan  oleh  bakteri.  Infeksi  dimulai beberapa  hari  sampai  beberapa  minggu  setelah hubungan  intim  dengan  orang  yang  terjangkit penyakit ini. Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil  dapat  terasa  sakit.  Gejala-gejala  ini  dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali. Gejala- gejala  gonorrhea  pada  wanita  biasanya  sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak  diobati  penyakit  ini  dapat  menjadi  parah dan  menyebabkan  kemandulan.

Penyakit  ini  dapat  disembuhkan  dengan antibiotik bila ditangani secara dini.  Disebabkan oleh  virus,  dapat  diobati  tetapi  tidak  dapat disembuhkan.  Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit  ini.  Gejala  awal  muncul  seperti  lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.    Dalam  5  sampai  10  hari  gejala  hilang.

Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering.  Wanita kerap  kali  tidak  sadar  bahwa  ia  menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

(4)

b. Infeksi  Jamur

Disebabkan  oleh  jamur.  Menyebabkan kegatalan  berwarna  merah  di  bawah  kulit  pria yang  tidak  disunat.  Pada  wanita  akan  ke  luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal.

Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur.

c. Syphilis

Disebabkan  oleh  bakteria.  Lesi  muncul antara  3  minggu  sampai  3  bulan  setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini.

Luka  terlihat  seperti  lubang  pada  kulit  dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit. Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi  virus  akan  menetap  pada  tubuh  dan penyakit  dapat  muncul  berupa  lecet-lecet  pada seluruh  tubuh  Lecet-lecet  ini  akan  hilang  juga, dan  virus  akan  menyerang  bagiantubuh  lain.

Syphilis  dapat  disembuhkan  pada  tiap  tahapan dengan  penicillin.

d. Vaginitis

Infeksi  pada  vagina  yang  biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau  dan  menimbulkan  ketidak  nyamanan.

Disebabkan  oleh berbagai  jenis bakteri  (bakteri gonorrhea,  chlamydia)  atau  jamur.  Juga  dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang  memang  menetap  pada  vagina.  Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan  mikroskop.    Pada  umumnya  dapat disembuhkan  dengan  obat  yang  tepat  sesuai dengan  penyebabnya.

e. Bisul  Pada Alat  Kelamin

Disebabkan  oleh  virus  (Virus  Human Papilloma atau HPV). Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun  setelah  berhubungan  intim  dengan penderita penyakit tersebut. Pada umumnya tidak dapat  terlihat  pada  wanita  karena  terletak  di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil.

Dapat diuji dengan lapisan cuka. Dapat berakibat serius  pada  wanita  karena  dapat  menyebabkan kanker  cervix.  Bisul  pada  kelamin  ini  dapat disembuhkan,  wanita  harus  menjalankan  pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

f. Kutu  Kelamin

Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8  inch),  berwana  kelabu  kecoklatan,  menetap pada  rambut  kemaluan.  Dapat  disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

g. Kutu  Dibawa  Kulit

Mirip  dengan  kutu  kelamin,  tetapi ukurannya  lebih  kecil  dan  menetap  di  bawah kulit. Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh  tubuh.  Diobati  dengan  obat  cair  yang diusapkan ke seluruh tubuh. Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain tersebut.

(5)

h. AIDS  (Acquired Immune Deficiency Syndrome)/HIV Disease

AIDS  singkatan  dari  Acquired  Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan dari gejala  dan  infeksi  atau  biasa  disebut  sindrom yang  diakibatkan  oleh  kerusakan  sistem kekebalan  tubuh  manusia  karena  virus  HIV.

Sementara  HIV  singkatan  dari  Human Immunodeficiency Virus  merupakan  virus  yang dapat  melemahkan  kekebalan  tubuh  pada manusia. Jika seseorang terkena virus semacam ini akan mudah terserang infeksi oportunistik atau mudah  terkena  tumor.  Untuk  sampai  saat  ini, penyakit HIV AIDS belum bisa disembuhkan dan ditemukan  obatnya,  kalau  pun  ada  itu  hanya menghentikan  atau  memperlambat perkembangan virusnya saja.

Penyakit AIDS  tidak  akan  menular  jika  :

· Kena batuknya orang HIV

· Makan dan minum dari peralatan yang sama

· Tinggal  serumah

· Berenang sama sama

· Bersalaman, berpelukan, berjabat tangan Akan tetapi virus HIV akan tertular apabila:

· Terkena  cairan  sperma  orang  yang berpenyakit AIDS

· Terkena  cairan  vagina  orang  yang berpenyakit AIDS

· Dari  air  susu  ibu  dari  ibu  yang  sudah terinfeksi  HIV

Gejala-gejala  utama AIDS

Berbagai  gejala  AIDS  umumnya  tidak akan  terjadi  pada  orang-orang  yang  memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Kebanyakan kondisi tersebut akibat infeksi oleh bakteri, virus, fungi  dan  parasit,  yang  biasanya  dikendalikan oleh  unsur-unsur  sistem  kekebalan  tubuh  yang dirusak HIV. Infeksi oportunistik umum didapati pada penderita AIDS.  HIV memengaruhi hampir semua organ tubuh. Penderita AIDS juga berisiko lebih  besar  menderita  kanker  seperti  sarkoma Kaposi,  kanker  leher  rahim,  dan  kanker  sistem kekebalan  yang disebut  limfoma.

Biasanya  penderita  AIDS  memiliki gejala  infeksi  sistemik  seperti  demam, berkeringat  (terutama  pada  malam  hari), pembengkakan  kelenjar,  kedinginan,  merasa lemah,  serta  penurunan  berat  badan.  Infeksi oportunistik tertentu yang diderita pasien AIDS, juga  tergantung  pada  tingkat  kekerapan terjadinya  infeksi  tersebut  di  wilayah  geografis tempat hidup pasien.

Penyebab  terjadinya AIDS

· Penularan  seksual

Penularan  (transmisi)  HIV  secara seksual  terjadi  ketika  ada  kontak  antara sekresi cairan vagina atau cairan preseminal seseorang dengan rektum, alat kelamin, atau membran  mukosa  mulut  pasangannya.

Hubungan seksual reseptif tanpa pelindung lebih  berisiko  daripada  hubungan  seksual insertif  tanpa  pelindung,  dan  risiko hubungan  seks  anal  lebih  besar  daripada risiko  hubungan  seks  biasa  dan  seks  oral.

(6)

Seks  oral  tidak  berarti  tak  berisiko  karena HIV dapat masuk melalui seks oral reseptif maupun  insertif.  Kekerasan  seksual  secara umum  meningkatkan  risiko  penularan  HIV karena pelindung umumnya tidak digunakan dan  sering  terjadi  trauma  fisik  terhadap rongga vagina yang memudahkan transmisi HIV.  Penyakit  menular  seksual meningkatkan risiko penularan HIV karena dapat  menyebabkan  gangguan  pertahanan jaringan epitel normal akibat adanya borok alat  kelamin,  dan  juga  karena  adanya penumpukan  sel  yang  terinfeksi  HIV (limfosit  dan  makrofaga)  pada  semen  dan sekresi  vaginal.

· Kontaminasi  patogen  melalui  darah Jalur  penularan  ini  terutama berhubungan dengan pengguna obat suntik, penderita  hemofilia,  dan  resipien  transfusi darah  dan  produk  darah.  Berbagi  dan menggunakan  kembali  jarum  suntik (syringe)  yang  mengandung  darah  yang terkontaminasi  oleh  organisme  biologis penyebab  penyakit  (patogen),  tidak  hanya merupakan  risiko  utama  atas  infeksi  HIV, tetapi  juga  hepatitis  B  dan  hepatitis  C.

Berbagi  penggunaan  jarum  suntik merupakan  penyebab  sepertiga  dari  semua infeksi baru HIV dan 50% infeksi hepatitis C di Amerika Utara, Republik Rakyat Cina, dan Eropa Timur.

· Penularan  masa  pranatal

Transmisi HIV dari ibu ke anak dapat terjadi melalui rahim (in utero) selama masa pranatal,  yaitu  minggu-minggu  terakhir kehamilan  dan  saat  persalinan.  Bila  tidak ditangani, tingkat penularan dari ibu ke anak selama  kehamilan  dan  persalinan  adalah sebesar 25%. Namun demikian, jika sang ibu memiliki akses terhadap terapi antiretrovirus dan  melahirkan  dengan  cara  bedah  caesar, tingkat  penularannya  hanya  sebesar  1%.

Sejumlah  faktor  dapat  memengaruhi  risiko infeksi, terutama beban virus pada ibu saat persalinan  (semakin  tinggi  beban  virus, semakin  tinggi  risikonya).  Menyusui meningkatkan risiko penularan sebesar 4%.

Cara Pencegahan Penyakit HIV - AIDS 1. Tidak  mengkonsumsi  narkoba.  Terutama

narkoba  suntik.  mengapa  narkoba  suntik?

karena pada umumnya kita jika melakukan narkoba  suntik  hanya  memiliki  satu  jarum suntik,  sehingga  satu  buah  jarum  suntik dipakai untuk banyakan (massal). Sehingga bisa saja di antara mereka memiliki penyakit HIV - AIDS sehingga tertular deh ke semua nya. Namun apapun jenis narkobanya dapat memberikan pengaruh buruk bagi tubuh kita.

2. Selain menggunakan jarum suntik tidak steril bergantian dengan orang lain. Berlaku juga untuk tidak menggunakan alat tindik anting, tato secara bersama dengan orang lain.

3. Tidak  melakukan  hubungan  seksual  tidak aman dengan pasangan yang telah terinfeksi.

(7)

4. Dari  ibu  yang  positif  dapat  menularkan kepada  bayinya  ketika  dalam  kandungan, saat pesalinan atau pun pada masa menyusui.

Konsumsi ARV secara teratur oleh ibu hamil yang  telah  terinfeksi  ditemukan  dapat mengurangi  kemungkinan  tertularnya  bayi yang  ada  dalam  kandungan.  Lalu  apakah kalian sudah mengetahui apa arti dari ARV?

ARV  merupakan  singkatan  dari antiretroviral adalah suatu obat yang dapat meningkatkan  daya  tahan  tubuh  terhadap penyakit,  dan  agar  penderita  HIV  tetap hidup, dia harus mengkonsumsi obat tersebut seumur hidupnya. Namun tetap saja, obat ini tidak  akan  menyembuhkan  penyakit  HIV  - AIDS, melainkan meningkatkan daya tahan tubuh saja

5. Memastikan transfusi darah dari orang yang tidak  terinfeksi.  Pada  saat  ini,  PMI  telah memeriksa  kualitas  darah  transfusi  yang mereka  kelola.

6. Mengetahui informasi tentang  HIV - AIDS dengan  benar.

PENANGANAN

Berikut ini adalah beberapa hal yang patut di simak dan dipahami, supaya tidak terjerumus dalam pergaulan  bebas,  mengingat  kita  semua  hanya manusia biasa yang tidak tahan dengan godaan :

· Hindari  bacaan,  gambar,  percakapan,  dan menonton film-film  yang berbau  porno.

· Hindari pergaulan bebas.

· Alihkan  pikiran  yang  tidak  senonoh,  lakukan kegiatan yang positif

· Harus  punya  perinsip  hidup  yang  benar  dan berpikir  positif.

· Berpakaian yang sopan dan pada tempatnya.

· Hindari  kontak  fisik  ataupun  berpandangan dengan orang yang bukan pasangan kita.

· Hindari  tempat  yang  memungkinkan  untuk melakukan sex bebas.

· Hindari  godaan-godaan  yang  datang  dalam bentuk apapun (tentunya kita tahu kelemahan diri sendiri dan masing-masing pribadi berbeda).

Jadi  kita  harus  mempunyai  pemahaman  dan penerangan tentang sex secara benar dan tepat yang dilandasi  oleh  nilai-nilai  agama,  budaya  dan  etika yang ada di masyarakat, sehingga kita sebagai remaja dapat terhindar dari hal-hal yang negatif dan tercela terkait  dengan  masalah  sex  tersebut.  Kita  sebagai penerus  bangsa  harus  bisa  memahami  mana  yang terbaik buat kita dan patut untuk kita contoh.

DAFTAR PUSTAKA

Das’ad  Latif.    Ketua  Ikatan  Dai  Muda  Profesional Makassar

http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=19232

Referensi

Dokumen terkait

Pada penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, obat yang.. paling banyak digunakan adalah

penyakit bila dilakukan dengan orang yang tertular salah satu penyakit kelamin. Salah satu virus yang bisa ditularkan melalui hubungan seks adalah virus HIV.. 6) Timbul

TBC atau Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan.. oleh infeksi bakteri

penyakit bila dilakukan dengan orang yang tertular salah satu penyakit kelamin. Salah satu virus yang bisa ditularkan melalui hubungan seks adalah virus HIV.. 6) Timbul

Antibiotika digunakan dalam terapi penyakit infeksi yang disebabkan oleh. bakteri dengan tujuan sbb: • Terapi empirik infeksi • Terapi definitif infeksi • Profilaksis non-Bedah

Pola pikir dan perhitungan pria terhadap hubungan seks, cenderung tidak didasarkan pada penilaian baik buruknya pribadi dan perilaku pasangannya secara keseluruhan, atau

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri patogen dapat disembuhkan oleh beberapa obat antibakteri.Namun dalam perkembangannya penanganan terhadap beberapa

Infeksi Menular Seksual (IMS) atau Penyakit Menular Seksual (PMS) sering disebut Penyakit Kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus, yang salah satu