• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEKANISME ANTIBIOSIS BACILLUS SUBTILIS B315 UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT LAYU BAKTERI KENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MEKANISME ANTIBIOSIS BACILLUS SUBTILIS B315 UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT LAYU BAKTERI KENTANG"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Susunan perlakuan
Tabel  2.   Masa inkubasi, indeks penyakit dan laju infeksi penyakit layu bakteri kentang setelah aplikasi B.subtilis B315
Tabel  3. Komponen pertumbuhan kentang setelah aplikasi B. subtilis B315
Tabel 4.  Populasi jamur total dan R. solanacearum setelah perlakuan B. subtilis B315

Referensi

Dokumen terkait

epidermidis BC4 berpengaruh terhadap penekanan kejadian penyakit layu bakteri, pertambahan tinggi tanaman, dan populasi bakteri selama penyimpanan. Formulasi tepung

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan agensia hayati Pseudomonad fluorescens dalam menekan perkembangan penyakit layu pada tanaman cabai di lahan,

hayati Pseudomonad fluorescens dalam menekan perkembangan penyakit layu pada tanaman cabai di lahan, mengetahui isolat agensia hayati Pseudomonad fluorescens yang

Waktu aplikasi Trichoderma spp (W1= 1 minggu sebelum tanam) dan pemberian Trichoderma viride lebih efektif menekan persentase serangan penyakit layu bakteri, layu

Hasil pengamatan dari pengaruh pemberian Gliocladium spp., Mikoriza dan pupuk hayati Tanotec pada tanaman tomat dalam mengendalikan penyakit layu bakteri,

Uji Potensi Bakteri Kitinolitik Sebagai Pengendali Hayati Patogen Kapang Penyebab Penyakit Tanaman Kentang (Solanum tuberosum).. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan

Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh bakteri endofit yang berpotensi sebagai agensia pengendali hayati penyakit layu bakteri Ralstonia solanacearum dari tanaman terung

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan agensia hayati Pseudomonad fluorescens dalam menekan perkembangan penyakit layu pada tanaman cabai di lahan,