• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tantangan Profesi Bidan Saat Ini Dan Masa Depan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tantangan Profesi Bidan Saat Ini Dan Masa Depan"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

Dr. Hj. Ade Jubaedah, S.SiT, MM, MKM

SEKJEN PENGURUS PUSAT IKATAN BIDAN INDONESIA (IBI)

2020

(2)

OUTLINE PAPARAN

1.

Profesi IBI

2.

Pendidikan, Kewenangan dan Kredensial Bidan

3.

Pelayanan kebidanan Peran dan Tugas Bidan di Fasyankes, manajemen

asuhan kebidanan

4.

Pelayanan antenatal terpadu, asuhan terintegrasi, pemanfaatan TIK

5.

Bidan menyongsong Era Globalisasi

6.

Rekomendasi pelayanan KIA & KB Pada Praktik Mandiri Bidan selama

masa pandemi covid-19

(3)

3728 Ranting 511 Cabang 34 PD PP Jumlah Anggota IBI yang punya KTA 360.193

Data PP IBI, Jan, 2020

IBI Didirikan

pada

tanggal 24

Juni 1951

Anggota

KOWANI

tahun 1951

Anggota

ICM tahun

1956

(4)

• Bidan 360.193 (KTA) • PMB 36.996

• Bidan Delima 18.1885

85% Perempuan

melakukan pemeriksaan kehamilan pada Bidan

62,7 % persalinan ditolong oleh Bidan

29 % persalinan dan 55 % pelayanan KB di fasyankes PMB

Bidan Sebagai lini terdepan dalam pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, Kesehatan Reproduksi Perempuan dan KB

(5)

DEFINISI BIDAN

1. Bidan

adalah seorang perempuan yang menyelesaikan program

pendidikan kebidanan baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang

diakui secara sah oleh pemerintah pusat dan telah memenuhi

persyaratan untuk melakukan praktik kebidanan.

(UU Kebidanan No 4

Tahun 2019 BAB I Ketentuan Umum)

1. Praktik Kebidanan

adalah kegiatan pemberian pelayanan yang

dilakukan oleh Bidan dalam bentuk Asuhan Kebidanan

(UU Kebidanan

No 4 Tahun 2019 BAB I Ketentuan Umum)

(6)

PELAYANAN KEBIDANAN

Pelayanan Kebidanan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang

merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan yang diberikan

oleh bidan secara mandiri, kolaborasi, dan/atau rujukan

Tempat Praktik Mandiri Bidan adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang

diselenggarakan oleh Bidan lulusan pendidikan profesi untuk memberikan

(7)

PENDIDIKAN BIDAN

KURIKULUM KOMPETENSI KEWENANGAN

DIPLOMA 3 PROFESI SARJANA (S1) MAGISTER (S2) Pendidikan vokasi Pendidikan akademik Pendidikan profesi BIDAN Pelayanan kes ibu Pelayanan kes anak balita Pelayanan Kesrep & KB Pelaksanaan tugas berdasarkan pelimpahan wewenang Pelaksanaan tugas dalam keadaan keterbatasan tertentu DOKTOR (S3) UU Kebidanan no.4/2019

(8)

INSTITUSI PENDIDIKAN MEMPEROLEH IJAZAH &SERTIFIKAT KOMPETENSI LULUS UJI KOMPETENSI KTKI STRB Registrasi PEMDA KAB/KOTA SIPB Licensi LULUS PENDIDIKAN

PENGATURAN KREDENSIAL PROFESIONALISME BIDAN MELALUI PROSES

(9)

Kompetensi Bidan Vokasi dan Profesi

Berkomunikasi dgn sesama profesi Berkomunikasi dengan stakeholder Berkominikasi denganprofesi lain Berkomunikasi dgn sesama profesi Menyampaikan informasi kepada stakeholder

Menyampaikan informasi yang relevan dan menyampaikan

informasi ke profesi lain

Menyampaikan informasi ke stakeholder, mendiskusikan kinerja

dan kebutuhan bidan serta melakukan advokasi kepada

stakeholder

Menyampaikan informasi yang relevan dan

membangun kerja sama dngn profesi lain

Menyampaikan informasi yang tepat

Menyampaikan informasi yang tepat dan menelaah kasus

pasien u/ meningkatkan pelayanan

Berkomunikasi

dengan stakeholder Berkominikasi denganprofesi lain Komunikasi Efektif Area Kompetensi V O K A S I P R O F E S I

(10)

1. Pelayanan kebidanan essensial normal  otonomi, mandiri, dan pendelegasian. 2. Promotif dan Preventif

3. Deteksi dini Resti Maternal Neonatal

4. PPGDON (Stabilisasi pra rujukan & rujukan) 5. Kebidanan Komunitas

6. Pembina Posyandu & UKBM

7. Kolaborasi TIM PONED (Interprofessional)

1. Penapisan (skrining) awal kasus & Stabilisasi

2. Kolaborasi penanganan komplikasi dan kegawatdaruratan maternal neonatal (TIM PONEK)

3. Asuhan lanjut paska tindakan medik pada kasus komplikasi maternal neonatal (interprofessional health care)

Peran dan Fungsi Bidan di Fasilitas Pelayanan

JAGA KESEHATAN MASYARAKAT

LAYANAN KESEHATAN PRIMER

LAYANAN KESEHATAN TERSIER LAYANAN KESEHATAN SEKUNDER PROMOTIF

1. Penapisan (skrining) awal kasus & Stabilisasi 2. Kolaborasi penanganan komplikasi dan

kegawatdaruratan maternal neonatal kompleks (TIM PONEK)

3. Asuhan lanjut paska tindakan medik pada kasus komplikasi maternal neonatal yang kompleks (interprofessional health care)

TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN (TPMB)

1. Pelayanan kebidanan essensial normal (otonomi/mandiri) 2. Promotif dan Preventif 3. Deteksi dini Resti Maternal

Neonatal

4. Stabilisasi pra rujukan & merujuk)

(11)

PIDATO PRESIDEN RI:

VISI INDONESIA

“Titik dimulainya pembangunan SDM dimulai dengan menjamin

kesehatan ibu hamil,

kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak sekolah

karena merupakan umur emas untuk mencetak manusia

Indonesia yang unggul. Jangan sampai ada

stunting, kematian bayi, kematian ibu yang

meningkat.”

3 MENTERI KESEHATAN

REPUBLIK INDONESIA

(12)

Bidan Dalam

Menyongsong

Era Globalisasi

(13)

Bidan dapat memenuhi kebutuhan asuhan kebidanan dalam konteks

Kesehatan Ibu dan Anak

Interprofessional collaboration

Bidan mampu menjawab tantangan “kekinian”

dalam membangun

Interprofessional Collaboration

(14)

PEMANFAATAN TIK

MEMANFAATKAN DAN MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI

KESEHATAN DALAM MASA PANDEMI COVID-19

(15)

Media Komunikasi &

Pembelajaran

Pengurus Pusat

Ikatan Bidan Indonesia

Berbasis Digital

(16)

Digital

Platform :

Tutorial Layanan ANC 10T

E-Learning BPPSDMK Kemenkes RI

“Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil dengan Pre-Eklampsia Berat”

E-Learning Empowering Midwives

CPD Online

KTA Online

E-Journal IBI : Jurnal Ilmiah Bidan (JIB)

(17)

Tutorial Layanan ANC 10T

Registrasi & Login : Web

www.e-

sehat.org

 IBI

“Asuhan Kebidanan pada Ibu

Hamil dengan Pre-Eklampsia

Berat”

Video Pembelajaran – Kuis –

Soal Ujian

Sertifikat dengan 1 SKP IBI

Video Tutorial

di Channel Youtube

Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia

https://www.youtube.com/watch?v=1OVR5L-N4V0&t=4s

(18)

https://osea.jnjinstitute.com/#/login

Aplikasi MDN (Maternal

Death Notification)

(19)

CPD Online

Registrasi & Login : Web

www.ibi.cpdnakes.org

• Lengkapi Data – Pengajuan proses CPD Online – Pengisian Borang perolehan SKP (Kegiatan sesuai Log Book)

(20)

Website :

www.ibi.or.id

Facebook : Pengurus Pusat Ikatan Bidan

Indonesia

Twitter : @PPIBI

Email

:

[email protected]

Youtube : Pengurus Pusat Ikatan Bidan

Indonesia

e-Journal : Jurnal Ilmiah Bidan

www.e-journal.ibi.or.id

e-Learning :

www.e-sehat.org

(Kerjasama

dg BPPSDMK)

https://osea.jnjinstitute.com/

(Kerjasama

dg JnJ Institute)

CPD Online

:

www.ibi.cpdnakes.org

(Kerjasama dg

BPPSDMK)

https://e-journal.ibi.or.id/index.php/jib/login

(21)

PEMANFAATAN BUKU KIA

BUKU KIA SEBAGAI

MEDIA KIE DAN

(22)

REVOLUSI INDUSTRI 4.0

KELEMAHAN

KEUNGGULAN

1. Cepatnya penyebaran informasi 2. Penghematan biaya produksi

3. Terjadi pada tingkat global dan akan mempengaruhi, serta dibentuk oleh hampir semua negara.

4. Berdampak sistemik di banyak tempat.

Perlu dipertahankan

tata nilai

Kehilangan pekerjaan

Perubahan gaya hidup

Sedentary – kurang gerak

Penyakit Tidak Menular

(23)

Wajah Kegiatan

Ekonomi Dunia

saat Ini

Revolusi Industri Ke-4

Smart Manufacturing Smart City

e-Education e-Government

Online Health Services

Cloud Collaborative

Sharing economy

Marketplace

Smart Appliances

Saat ini berbagai macam

kebutuhan manusia telah banyak

menerapkan dukungan internet

dan dunia digital sebagai

wahana interaksi dan transaksi

(24)

Skill

di Industri Masa Depan

Sumber: The Future of Jobs Report, World Economic Forum, definisi skill berdasarkan O*NET Content Model, US Department of Labor & Bureau of Labor Statistics

Tantangan-Tantangan

Complex Problem Solving

Kemampuan untuk memecahkan masalah yang asing dan belum diketahui solusinya di dalam dunia nyata.

Skills Demand in 2020Scale of Skill

(Share of jobs requiring skills family as part of their core skill set, %)

Social Skill

Kemampuan untuk melakukan koordinasi, negosiasi, persuasi,

mentoring, kepekaan dalam memberikan bantuan hingga emotional intelligence

Process Skill

Kemampuan terdiri dari: active listening, logical thinking, dan

monitoring self and the others System Skill

Kemampuan untuk dapat melakukan judgement dan keputusan dengan pertimbangan cost-benefit serta kemampuan untuk mengetahui bagaimana sebuah sistem dibuat dan dijalankan

Cognitive Abilities

Skill yang terdiri dari antara lain: Cognitive Flexibility, Creativity,

Logical Reasoning, Problem Sensitivity, Mathematical Reasoning, dan Visualization .

(25)

Sumber: idem

(Change in demand for core work-related skills, 2015-2020, all industries)

1) Cognitive Abilities 2) System Skills 3) Complex Problem Solving 4) Content Skills 5) Process Skills

Merupakan 5 skills yang pertumbuhan

permintaannya akan paling tinggi berdasarkan beberapa sektor industri, di mana sebelumnya sektor tersebut tidak

banyak membutuhkannya

Skill

di Industri Masa Depan (2)

Tantangan-Tantangan

(26)

TERDIRI DARI 3 HAL UTAMA YAKNI

AKSES

• WAKTU • GEOGRAFIS • FINANSIAL

FINANSIAL

PELAYANAN KESEHATAN TANPA HAMBATAN BIAYA DAN

DISKRIMINASI

PELAYANAN KESEHATAN YANG DIBERIKAN HARUS MEMBERIKAN DAMPAK POSITIF BAGI MASYARAKAT

CAKUPAN EFEKTIF KESETARAAN PROTEKSI TUJUAN→STANDAR→STRATEGI →SISTEM→FUNGSI HARUS MAMPU MEWUJUDKAN 4 AREA PRIORITAS: 1. AKI, AKB

2. Perbaikan Gizi Masyarakat, stunting

3. Pengendalian Penyakit Menular (HIV/AIDS, TB, Malaria) 4. Pengendalian Penyakit Tidak Menular (HT DM, Obesitas,

Kanker, Gangguan jiwa)

(27)
(28)

..…Selama pandemi

COVID-19, pelayanan

kesehatan harus tetap

berjalan secara

optimal dengan

penyesuaian-penyesuaian

berdasarkan panduan

penanganan pandemi

di Era New Normal.

Penyebaran kasus COVID-19 berlangsung sangat cepat, baik di dunia maupun di Indonesia.

Covid-19, tidak mengenal batas, dapat menyerang siapa saja tanpa kecuali, termasuk ibu hamil dan anak-anak.

(29)

PERAN BIDAN DALAM DETEKSI DINI RISIKO COVID - 19

MASYARAKAT PELAYANAN PRIMER PELAYANAN SEKUNDER PELAYANAN TERSIER

Bidan di Desa dan Tempat Praktik Mandiri Bidan, melakukan Deteksi Dini Risiko pada Ibu Hamil, bersalin dan Nifas dilanjutkan dengan rujukan ke fasyankes yg lebih tinggi sesuai kondisi yg ditemukan, termasuk kasus Covid – 19

Bidan melakukan Deteksi Dini &

Rapid Assesment Kasus Risti KIA

dan dan menjadi tim PONED, memberikan asuhan kebidanan dan rujukan pada Ibu Hamil, bersalin dan Nifas jika diperlukan,

termasuk dengan kasus Covid -19

Bidan melakukan Deteksi Dini & Rapid Assesment Kasus Risti KIA dan menjadi TIM PONEK RS, memberikan asuhan kebidanan pada Ibu Hamil, bersalin dan Nifas termasuk dengan kasus Covid - 19

Bidan melakukan Rapid Assesment Kasus Risti PTM dan menjadi Tim PONEK RS serta memberikan asuhan kebidanan pada Ibu Hamil, bersalin dan Nifas,

(30)

• Pelayanan di Faskes→ Pertimbangkan mengidentifikasi pusat layanan RMNCAH yang ditunjuk dengan peningkatan ketentuan PPI, triase dan isolasi area untuk suspek atau positif COVID-19 untuk mempertahankan penyediaan layanan yang aman dan berkualitas untuk KB, persalinan yang aman dan manajemen potensi komplikasi (PONEK), perawatan keguguran, dan rujukan untuk neonatus dan anak dengan penyakit serius

• Kunjungan rumah untuk perawatan anak→Pertimbangkan mengganti kunjungan promosi kesehatan dengan tele-konsultasi dan konseling. Kunjungan untuk anak sakit harus

diprioritaskan dengan melakukan PPI yang adekuat.

• Transportasi rujukan dan kedaruratan→Alur dan mekanisme rujukan harus disediakan untuk transportasi kedarutan dari rumah dan faskes tingkat rendah ke faskes ke tingkat yg lebih tinggi dan kembali ke rumah. Transportasi kendaraan dan personil yang terpisah direkomendasikan untuk kasus negatif COVID dan suspek/konfirmasi COVID-19.

Indonesia Country Office

Rekomendasi

WHO

terkait Covid-19

d

alam

(31)

Semua pelayanan dilakukan dengan membuat janji terlebih dahulu melalui telpon/WA

Lakukan pengkajian komprehensif sesuai standar, termasuk informasi yang berkaitan dg kewaspadaan penularan Covid-19. Jika diperlukan bidan dapat berkoordinasi dengan

RT/RW/Kades/lurah setempat khususnya untuk informasi Tentang status ibu apakah termasuk dalam isolasi mandiri

(ODP/PDP/Covid +).

Pastikan semua peralatan dan perlengkapan sudah di desinfeksi.

Lakukan skrining terhadap faktor resiko termasuk resiko infeksi covid-19. Apabila ditemukan faktor resiko, segera dirujuk ke PKM / RS terdekat sesuai standar

Bidan harus menerapkan prosedur pencegahan covid-19: cuci tangan pakai sabun dg air mengalir, jaga jarak minimal 1 meter, semua pasien, pendamping & tim kesehatan menggunakan masker (Tim kesehatan menggunakan masker Medis kecuali pada APN Bidan menggunakan masker N-95)

Jika Bidan tidak siap dengan APD sesuai kebutuhan dan tidak memungkinkan untuk memberikan pelayanan, segera lakukan kolaborasi dan merujuk pasien ke PKM / RS

Menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir untuk pengunjung

REKOMENDASI PELAYANAN KIA & KB PADA PRAKTIK MANDIRI BIDAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Pastikan Bidan dan tim yg bertugas selalu

menggunakan APD sesuai kebutuhan pelayanan. Terapkan cara pemasangan dan pelepasan APD yg benar

Pelayanan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL serta KB pada masa pandemi covid-19 mengacu pada panduan dari Kemenkes, PB. POGI, PP. IDAI dan PP. IBI

(32)

PERKEMBANGAN

PELAYANAN KEBIDANAN DI ERA PANDEMI COVID-19

PELAYANAN KEBIDANAN

SEIRING DENGAN PERKEMBANGAN GLOBAL

MENYESUAIKAN PERKEMBANGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL

(33)

MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI & EDUKASI

TERKAIT COVID-19

1. Mapping populasi pasien (Zona Merah,

Zona Kuning dan Zona Hijau.

2. Edukasi terkait COVID-19 sesuai tingkat

pemahaman pasien.

3. Gunakan Digital Education sesuai platform

yang banyak dipakai/diminati.

4. Optimalkan edukasi melaui media/video

5. Edukasi dan Informasi melalui Banner

(34)

PMB :36.996

Bidan Delima :18.1885

Bidan Delima

Sistem Standarisasi Pelayanan Praktik Mandiri Bidan (PMB) dengan penekanan pada kegiatan

monev serta kegiatan pembinaan dan pelatihan berkesinambungan

Anggota IBI 360.193(KTA)

TPMB yang tutup 974

(dari 9296 laporan yang masuk per tanggal 7 Juni 2020)

APD tidak memadai

Isolasi mandiri

ODP & PDP

Dalam perawatan Covid

Pembatasan jam dan jenis pelayanan

(35)

TANTANGAN PELAYANAN KEBIDANAN

PADA MASA PANDEMI COVID-19

1. Pengetahuan, Ibu dan Keluarga

terkait COVID-19 dan Pelayanan Kesehatan bagi Ibu dan Bayi Baru Lahir di Era Pandemi

2. Belum semua Bidan tersosialisasi Pedoman

Pelayanan KIA, KB & Kespro di Era Pandemi dan New Normal

3. Keselamatan Bidan & Pasien harus dilindungi; diperlukan

penyesuaian pelayanan agar terhindar dari penularan

4. Akses Pelayanan Kebidanan di

Era Pandemi COVID-19

mengalami perubahan – Faskes Primer/PMB membatasi

(36)

PERMASALAHAN

1. Tanpa disadari banyak OTG beraktifitas seperti biasa, BERISIKO menularkan pada Ibu hamil – belum ada skrining covid bagi Ibu hamil – rapid test

2. Banyak Sekali informasi terkait covid-19 (WA/Internet) belum tentu semuanya benar 3. Masih beragamnya pemahaman masyarakat

terhadap covid-19.

4. Tingkat kecemasan masyarakat cukup tinggi, termasuk Ibu hamil.

(37)

KENDALA YANG DIHADAPI BIDAN

PADA MASA PENDEMI COVID-19

1. Kesulitan dalam pemenuhan APD dan Bahan Pencegahan Infeksi – Sulit mendapatkan dan mahal

2. Kesadaran pasien untuk perlindungna diri dengan menggunakan masker dan mencuci tangan masih kurang

3. Rasa khawatir Bidan Ketika terdapat pasien terdampak covid dan tidak jujur 4. Alat screening RapidTestTerbatas – PMB yang rapid test terbatas – tergantung

kebijakan daerah

5. Ibu takut untuk datang ke-klinik PMB, PKM maupun RS

6. Sebagian Bidan mengalami penurunan jumlah pasien (ANC, KB dan Imunisasi) 7. Pasien datang masih ada yang tidak memakai masker sehingga Bidan harus

(38)

INOVASI PELAYANAN KEBIDANAN

DI MASA PANDEMI COVID-19

24

• Mendekatkan akses :

akses pelayanan

 ketersediaan, kesiapan

akses informasi

 pusat informasi

• Memudahkan akses

 teknologi tepat guna: media

informasi, pelayanan on line

• Bekerja sesuai keahliannya

 Inter Profesional

Kolaborasi

(39)

INOVASI -

MELALUI

………..

PENINGKATAN KEMAMPUAN SOFT SKILL,

1. Reliability – Keterandalan

menepati janji sesuai jadwal, diagnosis akurat

2. Assurance – Keterpercayaan

pengetahuan, keterampilan, reputasi, keramahan

3. Tangible – Penampilan

Penampakan fisik yg terlihat, personel, perlengkapan ruang praktik, toilet, materi komunikasi, dll

4.

Empathy – Empati

Mengenal pasien dengan baik, mengingat masalahnya kehamilan, keluhan, lainnya)

5.

Responsiveness – Ketanggapan

Mudah diakses, memberikan pelayanan dengan cepat, mendengar keluh-kesah pasien

(penyakit,

(40)

Sertifikat, Registrasi dan Lisensi Praktik Bidan

Standarisasi BPM – Bidan Delima

-

Fasilitas dan Supervisi BPM

-

Pelatihan Fasilitator & Managemen Bidel

Pelatihan KIA & KB – Klinis dan Non Klinis

-

MOU PP IBI dan JNPK (2016)

-

Pelatihan APN, MU, CTU, Resusitasi, (IBI & JNPK)

-

Seminar, workshop SDIDTK, Pijat Bayi, PIT, Symposium dll

Advokasi dan Sosialisasi

-

Advokasi ke BPJS – JKN – kerjasama BPM & JKN

-

Advokasi Jasa Pelayanan & Sistem manajemen jejaring

-

Advokasi & Sosialisasi UU Kebidanan serta Per UU yg berkaitan dengn pelayanan kebidanan

Peningkatan jenjang karir Bidan melalui jabatan fungsional Bidan

UPAYA IBI DLM PENGINGKATAN KUALITAS

PELAYANAN KEBIDANAN

(41)

KOMITMEN IBI

1.

Melakukan pembinaan dlm memberikan pelayanan

kebidanan sesuai standar dalam konteks Continum of

Care (CoC) – pra hamil, hamil, bersalin, bbl, bayi dan

balita, kespro & KB

2.

Memberikan dukungan, advokasi dan pembinaan pada

anggota IBI

3.

Meningkatkan Kemampuan Bidan melalui CPD

4.

Mendistribusikan panduan pelayanan KIA&KB pada

situasi pandemi covid-19 dari kemnkes, POGI, IDAI, IBI

5.

Memantau tempat PMB yang tutup serta memonitor

bidan yang terdampak covid-19

OPTIMALISASI PERAN IBI DALAM MENINGKATKAN

KUALITAS KESEHATAN IBU, BAYI DAN BALITA

(42)

Bidan Salah Satu Garda

Terdepan Mengawal

Generasi Unggul

Indonesia Maju

Jaga 3M

• Mencuci Tangan

• Memakai Masker

• Menjaga jarak

BIDAN KREATIF & INOVATIF

• Ibu Sehat

• Anak Sehat

(43)

Referensi

Dokumen terkait

(1) Sertifikat profesi merupakan pengakuan untuk melakukan praktik profesi yang diperoleh lulusan pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi bekerja sama

Sebagai seorang tenaga ke- sehatan yang langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seorang bidan harus melakukan tindakan dalam praktik

Sarana atau upaya yang dipergunakan untuk dapat menampilkan pesan informasi mengenai Jenis-jenis Pelayanan Kesehatan di Bidan Praktik Mandiri telah disampaikan dan

Kewenangan bidan secara umum atau yang berlaku untuk semua bidan baik yang di fasilitas kesehatan maupun yang praktek mandiri, dibatasi hanya untuk kesehatan ibu

Pelaksanaan Pemberian Pelayanan Jampersal yang dilakukan oleh Bidan Praktik Mandiri (BPM). Bidan Praktik Mandiri sebagai unsur dalam pemberian pelayanan Jampersal pada

Pelaksanaan Pemberian Pelayanan Jampersal yang dilakukan oleh Bidan Praktik Mandiri (BPM). Bidan Praktik Mandiri sebagai unsur dalam pemberian pelayanan Jampersal pada

Kompetensi Bidan adalah kemampuan yang dimiliki oleh lulusan pendidikan profesi Bidan yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam memberikan pelayanan kebidanan pada bayi

Laporan ini berisi rancangan pembuatan praktik bidan mandiri yang disusun untuk memenuhi tugas praktik klinik manajemen pelayanan kebidanan