• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI SIKAP MENGHORMATI ORANG TUA DAN GURU PADA SISWA KELAS VII SMPN 3 SERUYAN TENGAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI SIKAP MENGHORMATI ORANG TUA DAN GURU PADA SISWA KELAS VII SMPN 3 SERUYAN TENGAH"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

2316

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI SIKAP

MENGHORMATI ORANG TUA DAN GURU PADA SISWA KELAS VII SMPN 3 SERUYAN TENGAH

SRI KUWATI [email protected]

ABSTRAK

SRI KUWATI 2022, Peningkatan hasil belajar materi sikap menghormati orang tua dan guru melalui strategi problem based learning pada siswa kelas VII di smpn 3 seruyan tengah.

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya hasil belajar materi menghormati orang tua dan guru dengan model problem basedlearning. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kela (PTK) dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. PTK ini dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus 1 dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2022 dan siklus ke 2 dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2022. Penelitian ini dilaksnakan pada kelas VII A di SMP N 3 Seroyan tengah Kec. Seroyan tengah Kab. Seroyan dengan jumlah 22 siswa yang terdiri dari 8 laki- laki dan 14 perempuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model problem basedleraning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar materi menghormati orang tua dan guru pada siswa kelas VII SMP N Seroyan tengah kabupaten Seroyan. Peningkatan hasil belajar PAI materi menghormati orang tua dan guru diketahui dengan hasil test pada siklus 1dan siklus 2 yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan secara klasikal rata-rata nilai siswa materi menghormati orangtua dan guru pada kondisi awal (pra-siklus) 69 dengan ketuntasan klasikal sebesar 40% (10 siswa) dari 22 siswa yang mencapai nilai ≥ 75 (nilai KKM) siklus 1 sebesar 74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60 % ( 12 siswa) yang mencapai nilai ≥ 75 ( nilai KKM). Siklus 2 sebesar 81 dengan ketentuan klasikal 80% (18 siswa) yang mencapai nilai ≥60 (nilai KKM)

Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learning

(2)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

2317 PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan cara memperbaiki proses belajar mengajar. Belajar mengajar pada dasarnya adalah hubungan timbal balik antara guru dan siswa. Guru dituntut untuk bisa sabar dan mempunyai sikap terbuka disamping kemampuan dalam situasi belajar mengajar yang lebih aktif. Tugas seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa tidaklah mudah. Guru harus memiliki berbagai kemampuan yang dapat menunjang tugasnya agar tujuan pendidikan dapat dicapai.

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam meningkatkan kompetensi profesinya ialah kemampuan mengembangkan model pembelajaran.

Dalam mengembangkan model pembelajaran seorang guru harus dapat menyesuaikan antara model yang dipilihnya dengan kondisi siswa, materi pelajaran, dan sarana yang ada. Oleh karena itu, guru harus menguasai beberapa jenis model pembelajaran agar proses belajar mengajar berjalan lancar dan tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud.

Pada penelitian tindakan kelas ini dipilih Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam , materi tentang menghormati guru.. Mata pelajaran ini merupakan pelajaran yang materinya dikerjakan secara berdiskusi dari permasalahan yang diberikan oleh guru. Model pembelajaran Problem Based Learning ini merupakan inovasi dalam pembelajaran, hal ini karena dalam penerapannya kemampuan berpikir siswa dioptimalkan melalui proses kerja kelompok atau tim yang sistematis, sehingga siswa dapat memberdayakan, mengasah, menguji, dan mengembangkan kemampuan berpikirnya secara berkesinambungan. Namun, data di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda. Nilai siswa dalam pendidikan agama islam pada materi menghormati guru kurang memuaskan. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan siswa dalam menerapkan perilaku menghormati orang tua dan guru..

(3)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

2318 METODOLOGI PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembelajaran kooperatif model Problem Based Learning (PBL) pada siswa. Penelitian ini bersifat deskriptif karena hanya mendeskripsikan tentang keadaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) hasil belajar siswa kelas VIIA dengan standar kompetensi Memahami prinsip dasar menampilkan perilaku hormat kepada guru. Pendekatan kualitatif ini bersifat naturalistik karena penelitian ini memang terjadi secara alamiah, apa adanya,, menekankan pada deskripsi secara alami. Pengambilan data atau penjaringan fenomena dilakukan dari keadaan yang sewajarnya ini dikenal dengan sebutan “pengambilan data secara alami dan natural.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu “suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama “ (Arikunto, dkk, 2009 : 3). Penelitian ini dilakukan di dalam konteks kelas yang bertujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran di kelas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menerapkan sikap perilaku menghormati orang tua dan guru.

HASIL PENELITIAN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model problem basedleraning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar materi menghormati orang tua dan guru pada siswa kelas VII SMP N Seroyan tengah kabupaten Seroyan. Peningkatan hasil belajar PAI materi menghormati orang tua dan guru diketahui dengan hasil test pada siklus 1dan siklus 2 yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan secara klasikal rata-rata nilai siswa materi menghormati orangtua dan guru pada kondisi awal (pra-siklus) 69 dengan ketuntasan klasikal sebesar 40% (10 siswa) dari 22 siswa yang mencapai nilai ≥ 75 (nilai KKM) siklus

(4)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

2319

1 sebesar 74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60 % ( 12 siswa) yang mencapai nilai ≥ 75 ( nilai KKM). Siklus 2 sebesar 81 dengan ketentuan klasikal 80% (18 siswa) yang mencapai nilai ≥60 (nilai KKM)

KESIMPULAN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model problem basedleraning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar materi menghormati orang tua dan guru pada siswa kelas VII SMP N Seroyan tengah kabupaten Seroyan. Peningkatan hasil belajar PAI materi menghormati orang tua dan guru diketahui dengan hasil test pada siklus 1dan siklus 2 yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan secara klasikal rata-rata nilai siswa materi menghormati orangtua dan guru pada kondisi awal (pra-siklus) 69 dengan ketuntasan klasikal sebesar 40% (10 siswa) dari 22 siswa yang mencapai nilai ≥ 75 (nilai KKM) siklus 1 sebesar 74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60 % ( 12 siswa) yang mencapai nilai ≥ 75 ( nilai KKM). Siklus 2 sebesar 81 dengan ketentuan klasikal 80% (18 siswa) yang mencapai nilai ≥60 (nilai KKM)

DAFTAR PUSTAKA

Adnyana, G & Suryanto, W.2013, penggunaan Efi Scanner Sebagai mediapembelajaran Untuk meningkatkan Minat, motivasi dan Prestasi Belajar Siswa, Jurnal pendidikan Vokas, Vol.3, No.2

Ali Muhammad, 1985, Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi, Bandung Angkasa.

Ayu Dwi Kusuma Putrid an Nani Imaniyati, 2017, Pengembangan Profesi Guru dalam meningkatkan Kinerja Guru ( Profesional development of teacher in improving the performance of teacher). Jurnal pendidikan Managemenperkantoran Vol. 2 No.2 Juli 2007.

(5)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

2320

parapet, 2020, pendidikan dan Pelatihan penulisan best Praktice Untuk meraih Predikat guru Berprestasi Bagi guru SMA Negeri I Semsrang dengan metode Special Projects Assigments, Jurnal panjar 2(2) (2020): 52- 60.

Depatemen Pendidikan Nasional 1990, Kamus besar Bahasa Indonesia, JakartaBalai pustaka.

Departemen Pendidikan nasional 2003, Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 tahun 2003 Tentang sistem Pendidikan Nasional Depdikdas RI : Jakarta.

Depatemen Pendidikan nasional 2005, pembinaan Profesionalisme Tenaga pengajar (Pengembangan Profesionalisme Guru), Jakarta : Direktorat jendral Pendidikan Dasar dan menengah Direktorat Pendidikan Lanjutan pertama Depdikdas

Departemen Pendidikan Nasional 2005, Undang-undang Republik Indonesia, Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan dosen. Depdiknas RI.: Jakarta.

Ahsan Muhamad, Sumiyati, dan Mustahdi, 2017. Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Referensi

Dokumen terkait

Lalu hasil belajar siswa pada siklus II mengalami banyak peningkatan, yaitu nilai rata-rata kelas 80,49 sebanyak 2 siswa belum tuntas dengan persentase 6%, sedangkan 32 siswa

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, komunikasi guru dan orang tua melalui WhatsApp group efektif dalam pembinaan nilai karakter dengan rata-rata perolehan persentase

Berdasarkan hasil tes formatif (Post Test) siklus II, Rata-rata nilai sebesar 86 dan siswa mencapai ketuntasan belajar ada 33 siswa dengan tingkat persentase

Berdasarkan rata-rata persentase skor yang diperoleh, kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol atau peningkatan sikap ilmiah kelas eksperimen lebih

Tabel Peningkatan Hasil Belajar Siklus 1 dan II No Kriteria Siklus 1 Siklus 2 1 Hasil Observasi Guru 80% 95% 2 Hasil Observasi Siswa 75% 95% 3 Rata rata Kelas 72,00 87,00 4 Siswa

Hasil Validasi Ahli No Validator Persentase Kelayakan Kategori 1 Ahli Materi 87.75% Produk Sangat Valid 2 Ahli Media 93.71% Produk Sangat Valid Persentase Rata-Rata

Dari peningkatan hasil belajar peserta didik yang lebih baik pada siklus II ini dikarenakan dalam kegiatan proses perbaikan pembelajaran menggunakan model problem based learning dalam

Upaya peningkatan hasil belajar siswa pada materi akhlak kepada orang tua dengan media pembelajaran audio visual di kelas VIII MTS Banat Tajul Ulum Brabo Tanggungharjo Grobogan tahun pelajaran