Oleh
Wina Yusnaeni, M.Kom
KATA PENGANTAR
Puji Syukur Alhamdulillah, Penulis Penjatkan Kehadirat Allah ta’ala, yang telah melimpahkan rahmat dan Karunia Nya sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan modul ini dengan baik. Penulis Menyajikan dalam bentuk modeul sederhana . tujuan dari dibuatnya modul ini di tujukan untuk menambah wawasan pembaca pada umumnya dan untuk menambah bahan materi matakuliah multimedia.
Referensi bahan tulisan diambil dari beberapa referensi dari berbagai sumber.
Seperti buku dan internet. Di modul ini menjelaskan tentang pengenalan Microsoft excel, Formula , fungsi-fungsi dalam Microsoft excel, pivot tabel, grafik , untuk materi microosft power point mulai dari pengenalan Microsoft power point, membuat tampilan presentasi interaktif dengan animasi. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihhak, maka penulisan dan pembuatan modul ini tidak akan berjalan lancer.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mmeberikan semangat dan dukungan dalam membuat modul ini. Semoga modul ini berguna bagi pembaca baik mahasiswa ataupun siapapun yang dijadikan referensi untuk pembelajaran.
Jakarta,
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I. PENGENALAN MICROSOFT EXCEL ... 4
1. INTRODUCTION ... 4
BAB II . MACAM-MACAM FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL (FUNGSI TEXT & MATEMATIKA) ... 6
1. FORMULA ... 6
2. MACAM-MACAM FUNGSI ... 6
A. FUNGSI TEKS ... 6
B. Fungsi Matematika... 7
C. FUNGSI STATISTIK ... 9
BAB III. MACAM-MACAM FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL (VLOOKUP DAN HLOOKUP) . 11 1. DASAR –DASAR PENGGUNAAN FUNGSI VLOOKUP &HLOOKUP ... 11
2. VLOOKUP ... 13
b) Tab Input message ... 17
c) Tab error Alert ... 18
d) Menyalin data Validation ... 19
e) Menghapus Data Validation... 19
5. LATIHAN DATA VALIDATION,VLOOKUP DAN HLOOKUP ... 19
6. LATIHAN STUDI KASUS ... 22
BAB IV . MACAM-MACAM FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL (FUNGSI LOGIKA , FUNGSI DATABASE & FUNGSI INFORMASI) ... 24
1. FUNGSI LOGIKA ... 24
2. FUNGSI DATABASE ... 25
3. FUNGSI INFORMASI ... 27
BAB V. VALIDASI DATA ... 28
BAB VI. STUDI KASUS DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOT EXCEL ... 30
1. APLIKASI FAKTUR PENJUALAN ... 30
BAB VII. PENGOLAHAN DATA TOKO ... 34
1. MEMBUAT DATA BARANG ... 34
BAB VIII . PIVOT TABEL ... 38
1. PENGERTIAN ... 38
2. LATIHAN ... 38
BAB IX . GRAFIK ... 42
BAB X. MICROSOFT POWER POINT ... 45
BAB I. PENGENALAN MICROSOFT EXCEL
1. Introduction
Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS (Kusrianto, 2013). Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007.
Sebelum mulai memasuki pembahasan Microsoft Excel lebih lanjut, ada baiknya mengingat kembali Istilah Dasar dalam Excel yang nantinya akan digunakan dalam mengolah data di Excel.
Istilah tersebut antara lain:
a) Cell : merupakan bagian terkecil dari worksheet yang dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter) isi cell dapat berupa value, formula atau text:
Contoh cell A1 (kolom A baris 1)
b) Worksheet (lembar Kerja) : merupakan kumpulan dari 256 kolom dan 65536 (2007), 1048576 (2013) baris.
c) Workbook (buku kerja) : merupakan kumpulan dari 256 worksheet (berlabel sheet1 sampai sheet 256).
d) Range : merupakan sekelompok cell yang akan mendapat aksi sama sesuai perintah yang di jalankan. Pemberian alamat(address) dilakukan mulai dari cell sudut kiri atas sampai cell sudut kanan bawah.
e) Alamat Relatif : merupakan alamat yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.
Contoh : cell B1 berisi formula A1*100 , kemudian dari cell B1 dicopy ke cell B1, maka cell B1 berubah menjadi A1100 (copy cell kebawah).
f) Alamat Semi Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris atau kolom sehingga nilai tidak akan berubah.
Contoh : Cell B1 berisi formula =A$1*5, (disini yang diberi absolut adalah kolom A) B1 dicopy ke C1 dan D1 dst..
Formula pada C1menjadi =B$1*5 dan D1 menjadi =C$1*5
BAB II . MACAM-MACAM FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL (FUNGSI TEXT & MATEMATIKA)
1. Formula
Formula adalah sebuah rumus yang digunakan untuk menghitung nilai dari sebuah cell. Dalam pembuatannya diawali dengan tanda “=” atau samadengan.
2. Macam-Macam fungsi
Ada banyak fungsi yang tersedia di Excel serta kegunaannya (dalam Excel 2013):
A. FUNGSI TEKS: berfungsi untuk menampilkan informasi mengenai suatu teks (Kusrianto, 2013):
1) Fungsi SUBSTITUTE : untuk mengubah atau mengganti teks dan karakter tertentu menjadi teks lain yang diinginkan (siifatnya case sensistif,
membedakan huruf besar dan kecil).
2) Fungsi CONCATENATE:Menggabungkan dua string teks atau lebih menjadi satu string teks
3) Fungsi LEN digunakan untuk mengetahui jumlah karakter pada teks termasuk simbol dan spasi.
4) Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil karakter sebuah teks dari sebelah kiri.
5) Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil karakter sebuah teks dari sebelah kanan. Merupakan kebalikan dari fungsi LEFT.
6) Fungsi MID digunakan untuk mengambil karakter dari tengah teks.
7) Fungsi PROPER digunakan untuk merubah karakter pertama Kata pada teks menjadi huruf KAPITAL.
8) Fungsi UPPER akan merubah semua karakter pada teks menjadi huruf KAPITAL.
9) Fungsi LOWER akan merubah semua karakter pada teks menjadi huruf kecil.
Contoh Fungsi Text:
B. Fungsi Matematika: merupakan fungsi untuk menyelesaikan perhitungan yang berkaitan dengan matematika dan trigonometri.
1) Fungsi SUM : untuk menjumlahkan nilai yang ada pada range tertentu . 2) Fungsi SUMIF: untuk melakukan penjumlahan data dengan 1 kriteria
tertentu.
Formula : SUMIF (range; criteria; [sum_range])
range digunakan untuk menentukan nilai dari range (sel-sel) yang ingin diuji atau dievaluasi.
criteria digunakan untuk menentukan kriteria dari data yang ingin dijumlahkan, kriteria ini bisa berupa angka, ekspresi ataupun teks.
Contoh 30, "30", ">30" atau "Lulus" dll.
sum_range adalah range (sel-sel) yang ingin dijumlahkan datanya 3) Fungsi SUMIFS: untuk melakukan penjumlahan data dengan banyak
kriteria
Formula : SUMIFS(sum_range;criteria_range1; criteria1; criteria_range2;
criteria2;..)
sum_range adalah range (sel-sel) yang ingin dijumlahkan datanya.
criteria_range digunakan untuk menentukan nilai dari range (sel-sel) yang ingin diuji atau dievaluasi.
criteria digunakan untuk menentukan kriteria dari data yang ingin dijumlahkan, maksimal sampai 127 kriteria, kriteria ini bisa berupa angka, ekspresi ataupun teks. Contoh 33, "33", ">33" atau "Lulus" dll.
Nama Fungsi Kata Hasil Rumus
LEFT LED-32-SUB LED- =LEFT(B2;3)
MID LED-32-SUB 32 =MID(B3;5;2)
RIGHT LED-32-SUB SUB =RIGHT(B4;3)
LOWER LED-32-SUB led-32-sub =LOWER(B5)
UPPER led-32-sub LED-32-SUB =UPPER(B6)
PROPER led-32-sub Led-32-Sub =PROPER(B7)
SUBSTITUTE
SUBSTITUTE berfungsi untuk mengubah atau mengganti text dan karakter tertentu menjadi text lain yang diinginkan
SUBSTITUTE berfungsi untuk mengubah atau mengganti teks dan karakter tertentu menjadi teks lain yang
=SUBSTITUTE(B8;"text";"teks")
IFERROR =4/0 menghasilkan #DIV/0 - =IFERROR(4/0;"-")
ISERROR =4/0 menghasilkan #DIV/0 TRUE =ISERROR(4/0)
4) Fungsi SUMPRODUCT: untuk mengalikan nilai-nilai yang ada dalam sebuah array kemudian menjumlahkannya. Array yang digunakan minimal 2, maksimal 255
5) Fungsi AVERAGE : untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range 6) Fungsi MAX : untuk mencari nilai tertinggi dari suatu range 7) Fungsi MIN : untuk mencari nilai terendah dari suatu range
8) ROUND: untuk membulatkan suatu bilangan atau angka sampai digit tertentu
9) ROUND UP: untuk membulatkan bilangan atau angka ke atas
10) ROUND DOWN: untuk membulatkan bilangan atau angka ke bawah 11) MROUND: untuk membulatkan angka ke nilai terdekat berdasarkan angka
tertentu atau kelipatannya yang diinginkan.
12) CEILING: untuk menghasilkan suatu nilai dengan menaikkan ke atas, menjauh dari 0, suatu 'bilangan' ke nilai kelipatan terdekat dari spesifikasi angka kelipatan.
13) FLOOR: untuk menghasilkan suatu nilai dengan menurunkan ke bawah suatu bilangan, mendekat ke arah 0, ke nilai kelipatan terdekat dari spesifikasi 'angka_kelipatan'.
CEILING & FLOOR ; melakukan pembulatan berdasarkan angka tertentu atau kelipatannya.
Latihan 1 Sumif:
Latihan 2: ROUND
Latihan 3 : MROUND
C. FUNGSI STATISTIK: merupakan fungsi untuk menyelesaikan perhitungan statistik seperti menghitung rata - rata (mean), median, standart deviasi dan perhitungan statistik lainnya.
a) Fungsi COUNT : digunakan untuk mencari banyaknya data dari suatu range b) Fungsi COUNTIF : untuk menghitung suatu data numerik dengan kriteria tertentu c) Fungsi COUNTA : untuk menghitung suatu data numerik atau karakter
d) Fungsi COUNTBLANK : untuk mencari data yang kosong
e) Fungsi CORREL: untuk mencari nilai korelasi atau hubungan antara dua variabel apakah saling berkaitan atau tidak (array1 dan array 2).
Latihan 4: COUNTIF
Fungsi Angka Hasil Rumus Keterangan
MROUND 12.5 12 =MROUND(B2;3) Angka kelipatan 3 disekitar 12,5 adalah 9, 12,
15, 18 yang paling MENDEKATI 12,5
CEILING 12.5 15 =CEILING.MATH(B3;3) Angka kelipatan 3 disekitar 12,5 adalah 9, 12,
15, 18 yang mendekati KEATAS dari 12,5
FLOOR 12.5 12 =FLOOR(B4;3) Angka kelipatan 3 disekitar 12,5 adalah 9, 12,
15, 18 yang mendekati KEBAWAH dari 12,5
Latihan 5 : CORREL
Kriteria untuk mengetahui korelasi atau hubungan sebagai berikut :
• 0,00 – 0,199 : Hubungan korelasinya sangat lemah
• 0,20 – 0,399 : Hubungan korelasinya lemah
• 0,40 – 0,599 : Hubungan korelasinya sedang
• 0,60 – 0,799 : Hubungan korelasi kuat
• 0,80 – 1,0 : Hubungan korelasinya sangat kuat
Dari contoh diatas nilai korelasi 0,98 menunjukkan sangat kuat
BAB III. MACAM-MACAM FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL (VLOOKUP DAN HLOOKUP)
1. Dasar –dasar penggunaan Fungsi Vlookup & Hlookup
Salah Satu fungsi yang digunakan dalam Microsoft Excel dalam pengolahan data adalah vlookup dan hlookup. Vlookup dan Hlookup digunakan dalam pengolahan data dengan menggunakan atau mengambil dari tabel lain sebagai referensi. Pengambilan data bisa dalam satu sheet, beda sheet atau bahkan beda file excel. Penggunaan vlookup dan hlookup bisa melalui rumus yang diketiikan pada baris formula atau bisa menggunakan menu yang ada pada bagian atas di menu bar di microsoft excel.
Format penggunaan Vlookup & Hlookup tediri dari (Kusrianto, 2010):
vlookup : Pegambilan data dari tabel lain secara kolom hlookup : Pengambilan data dari tabel lain secara baris
lookup_value : Nilai value yang dicari , biasanya menggunakan kode atau number yang sebagai acuan dalam pencarian data
tabel_array : Kumpulan sel yang membentuk suatu tabel tempat value berada col_index_number : urutan atau kolom ke berapa data yang akan diambil
row_index_number : urutan atau baris ke berapa data yang akan ditampilkan atau diambil
[range_lookup] : bisa bernilai true atau false, true jika artunya “mendekati” atau false
jika hasil kecocokan harus “benar-benar tepat”
Penggunaan vlookup dan hlookup bisa dilakukan dengan cara mengetik langsung pada sel dengan format:
=vlookup(lookup_value;tabel_array;col_index_number;[range_lookup])
=hlookup(lookup_value;tabel_array;row_index_number;[range_lookup])
Dalam menggunakan tanda titik koma atau koma sebagai pemisah dalam formula vlookup dan hlookup tergantung pada format di komputer masing-masing bisa dilihat ketika mengetikkan rumus seperti pada gambar di bawah ini:
Selain kita mengetikkan formula di excel juga disediakan menu lookup & References yang menyediakan menu vlookup dan hlookup yaitu di menu formula pilih vlookup atau hlookup , seperti gambar di bawah ini:
Gambar 1. Fungsi Vlookup dan Hlookup menggunakan menu lookup&reference Secara umum sama dengan penulisan rumus pada formula dengan menggunakan menu.
Gambar 2. Tampilan vlookup dengan menggunakan menu lookup dan reference
Untuk lebih jelaskan penggunakan rumus dengan mengetik pada sel dan dengan menggunakan menu lookup & references akan dijelaskan pada contoh dibawah ini.
2. VLOOKUP
Langkah –langkah yang dilakukan:
a) Membuat tabel seperti tabel di bawah yang digunakan sebagai tabel yang berfungsi untuk mengambil data .
b) Membuat tabel array atau tabel data yang akan diambil datanya
Tabel atas merupakan tabel yang akan mengambil data dari tabel dibawahnya tabel array.
3) Menampilkan data nama produk pada tabel atas dimana data diambil dari tabel dibawahnya atau array berdasarkan lookup_value yaitu kode, dengan cara meletakkan kursor pada D4.
4) Karena tabel array yang ditampilkan dalam bentuk kolom maka menggunakan vlookup dengan rumus : =vlookup(C4;$C$12:$E$16;2;0) enter
5) Penjelasan dari rumus diatas adalah C4 merupakan lookup_value mecari nama produk dengan kode A dan dengan mengambil data dari tabel array dengan range mulai dari kode sampai harga , dan yang diambil adalah nama produk yang ada di kolom ke dua setelah kode pada tabel array. 0 merupakan False, bisa diketik false atau 0. Hasil:
Hasil perhitungan dengan menggunakan vlookup Dengan menu formula lookup&reference 7) Letakkan kursor di D4
8) Pilih Formula->lookup& reference
9) Lookup Value klik pada kode pada tabel atas yaitu sel C4, B. Tablle array Blok tabel array tabel bawah mulai dari C12-E16 dan tekan F4 , C. Col_index_num ketik 2 karena nama produk berada di kolom kedua pada tabel array. D. Berisi true atau false , klik ok, copy kebawah dengan tanda kursor + pada ujung garis sel.
A
B
C D
Hasil:
Hasil dengan menggunakan menu formula.
3. HLOOKUP
Untuk perhitungan Hlookup caranya sama dengan penggunaaan vlookup hanya berbeda di tabel array dan baris index karena berdasarkan baris bukan kolom.
Begitu juga dengan menggunakan menu formula:
Di ok selanjutnya copy kebawah dengan tanda kursor + pada ujung garis sel.
4. Penggunaan Data Validation pada Vlookup a) Data Validation
Salah fitur yang ada di dalam micrfosoft excel adalah data validation dimana data validation digunakan untuk membatasi masukan dalam suatu range data. Dengan menggunakan data validation dapat berfungsi sebagai minimalisir kesalahan dalam penginputan. Penggunaan data validation relatif mudah karena dengan menu fitur data alidation kita bisa memasukkan data apa saja yang diperbolehkan untuk dipilih. Pengaturan dalam penggunaan data validation dilakukan pada menu data data validation
Kemudian akan tampil kotak dialog:
Any value : boleh memasukkan sembarang nilai , atau pilihan default.
Whole number: hanya bisa memasukkan dalam bentuk angka.
Decimal : hanya bisa memasukkan angka dengan pengaturan dan data desimal yang digunakan mulai dari angka 0-1.
List : dengan list bisa memasukkan data dari daftar yang diketik di bagian source atau dengan menggunakan daftar yang telah ditentukan.
Date : hanya bisa memasukkan data dalam bentuk tanggal dengan menggunakan pengaturan.
Time : hanya bisa memasukkan data dalam bentuk waktu dengan menggunakan pengaturan.
Text Length : hanya bisa memasukkan data teks dengan jumlah huruf yang ditentukan dan pengaturan selanjutnya.
Custom : bisa memasukkan data dengan pengaturan formula.
Ignore blank : apakah nilai kosong dalam suatu sel yang divalidasi diperbolehkan atau tidak.ceklist berarti boleh diabaikan jika kosong , hilangkan ceklist jika tidak boleh data kosong.
jika memilih list maka ada pengaturan yaitu in_cell dropdown, tampilan dalam bentuk dropdown .
source bisa diketika dengan pemisah titik koma (;). Atau menggunakan sumber data yang berada di beda sheet.
b) Tab Input message
Berfungsi untuk memberikan informasi pada sel yang akan di input, dalam bentuk keterangan.
Tittle : judul inputan
Input message: adalah pesan keterangan yang diberikan untuk memberikan penjelasan jenis inputan atau seperti nilai minimal yang akan diinput.
Gambar contoh inputan text message c) Tab error Alert
Berfungsi sebagai peringatan atau message box jika data yang diiput tidak sesuai ketentuan atau tidak valid. Pilihan dalam membuat error alert ada
Stop : data yang dimasukkan harus sesuai ketentuan atau valid jika tidak maka tidak bisa dimasukkan.
Warning : data yang dimasukkan jika tidak valid akan muncul warning/ pesan tetapi masih bisa dimasukkan
Information : data yang tidak valid masih bisa dimasukkan jika memilih pilihan ok.
Contoh gambar di bawah memiliki ketentuan input >=7 jika inputan kurang dari 7 maka akan muncul alert angka yang diiput harus minimal 7.
Gambar error alert dengan ketentuan inputan >=7
d) Menyalin data Validation
Jika ingin menggunakan validasi data pada sheet yang berbeda bisa dengan isi data validation yang sama maka bisa menyalin data validation dengan menggunakan perintah seleksi sel atau range dari sel yang akan di copy , tekan CTRL +C atau klik kanan pilih copy, selanjutnya letakkan kursor pada tempat yang dituju atau sel pada sheet yang dituju kemudian tekan CTRL+P , atau paste .
e) Menghapus Data Validation
Blok sel atau range sel dari data validation yang akan dihapus kemudian pilih data , data validation , pilih clear all.
5. Latihan data validation, Vlookup dan Hlookup
1. Buatlah data pada sheet 1 mulai dari sel B3 , data customer dan data penyewaan.
Seperti gambar di bawah ini:
2. Membuat data validation pada kolom id pada tabel penyewaan Blok mulai dari G4 sampai G8 , pilih data , Data validation
Source di dapat dari blok tabel customer mulai dari B4 sampai B9, kalo sudah sesuai kotak dialog maka klik ok.maka hasilnya akan seperti ini:
Gambar data validation untuk Id .
Kemudian silahkan isi data dengan memilih yanga ada pada list pilihan id.
3. Mencari nama sesuai id dengan menggunakan metode Vlookup karena tabel Customer tampilannya berdasarkan kolom.
Sebelum kita membuat rumus vlookup berdasarkan id terlebih dahulu tabel customer disini akan di gunakan sebagai tabel array (tabel sumber data), bisa menggunakan name range sebagai pengganti blok table array hal ini lebih mudah dalam pemanggilan jika tabel array berada di beda sheet. Dengan cara blol tabel customer mulai dari B3 sampai dengan D9 bagian atas samping formula ketikkan nama range bebas contoh : cus seperti gambar di bawah ini:
Selanjutnya mencari nama berdasarkan id dengan vlookup dengan meletakkan kursor pada sel H4 dan ketikkan rumus vlookup:
=vlookup(G4;cus;2;0)
G4 merupakan id pada tabel penyewaan, cus merupakan table array dari tabel customer dan 2 adalah kolom kedua dari tabel customer karena kita mencari nama, dan 0 adalah
range lookup.hasilnya seperti di bawah ini untuk kebawah bisa dicopy dengan tanda + pada sudut sel:
Tanggal sewa diketik jangan lupa untuk setting format date pada tanggal sewa dengan cara blok kolom tanggal sewa dan klik kanan pilih format cell , pilih date dan pilih format kedua di sebelah kanan.
4. Selanjutnya isi data lama sewa dan biaya
Untuk mencari total dilakukan dengan meletakkan kursor pada cel L4 , menggunkaan rumus:
=j4*k4 yaitu lama sewa dikali dengan biaya, selanjutnya copy hasil kebawah. Untuk hasil total bisa di setting dengan menggunakan format cel pilih accounting sehingga menjadi format untuk harga.
Id Nama Tanggal Sewa Lama Biaya Total
CS02 Lila 09 Juli 2020 4 5000
CS04 Kaisa 03 Maret 2020 5 1000
CS05 Lita 08 Agustus 2020 5 4000
CS01 Ida 02 April 2020 7 2000
CS03 Eko 03 Maret 2020 2 5000
Gambar format cel untuk rupiah.
6. Latihan Studi Kasus Tema : penyewaan DVD
1. Buat tabel DVD
2. Buat Tabel Penyewa
3. Buat Tabel penyewaan
Ketentuan Soal Tabel DVD:
1. Nama Judul dengan menggunakan vlookup kolom ke 2 dari tabel kode film yang diambil dari 4 karakter sebelah kiri dari kode.
2. Jenis film menggunakan hlookup kolom ke 2 diambil dari bagian tengah kode karakter ke 5 sebanyak 3 karakter yang diambil.
3. Harga diambil dengan hlookup kolom ke 3 diambil dari bagian tengah kode karakter ke 5 sebanyak 3 karakter yang diambil.
Ketentuan Soal Untuk Tabel Penyewaan
1. Untuk ID menggunakan data definition yang diambil dari sheet data penyewa 2. Nama penyewa menggunakan vlookup dari sheet data penyewa
3. Tanggal menggunakan rumus =today() otomtis menampilkan data sekarang 4. Kode film di dapat dengan menggunakan data definition dari data DVD 5. Judul menggunakan Vlookup kolom ke 3 dari data DVD
6. Harga di dapat dari vlookup kolom ke 5 dari data DVD 7. Total perkalian harga dikali jumlah pinjam
8. Total bayar merupakan total keseluruhan dari total 9. Uang bayar di input
10. Uang kembali di dapat dari uang bayar-total bayar Daftar Sewa DVD
1. My Stupid Boss 2
2. Sebelum Iblis Menjemput 3. Avengers: Invinity War 4. Gnome Alone
BAB IV . MACAM-MACAM FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL (FUNGSI LOGIKA , FUNGSI DATABASE & FUNGSI INFORMASI)
1. Fungsi LOGIKA
berfungsi untuk melakukan perbandingan dan hubungan logis antara dua kondisi.
Hasilnya akan bernilai TRUE ( benar) dengan nilai 1 atau FALSE ( salah) dengan nilai 0 (Nol) (Solution, 2007).
Fungsi AND: Mengembalikan TRUE jika seluruh argumen adalah TRUE
Fungsi FALSE: Mengembalikan nilai logika FALSE
Fungsi IF: Menentukan uji logika yang dijalankan
Fungsi IFERROR: Mengembalikan nilai yang telah ditentukan jika rumus mengevaluasi kesalahan; jika tidak, mengembalikan hasil rumus
Fungsi NOT: Membalikkan logika argumennya
Fungsi OR: Mengembalikan TRUE jika setiap argumen adalah TRUE
Fungsi TRUE:Mengembalikan nilai logika TRUE
Fungsi XOR:Mengembalikan eksklusif logika OR dari semua argumen
Gambar diatas menggambarkan Hasil yang terjadi jika menggunakan fungsi logika pada variabel A dan Variabel B.
Latihan Logika IF:
Untuk mencari Divisi berdasarkan Kode
Variabel A Variabel B A and B A or B Not A A XOR B
1 0 FALSE TRUE FALSE TRUE
0 1 FALSE TRUE TRUE TRUE
1 1 TRUE TRUE FALSE FALSE
0 0 FALSE FALSE TRUE FALSE
=IF(B2=1,"Sales",IF(B2=2,"Purchasing",IF(B2=3,"Finance","HRD")))
Untuk Mencari Status berdasarkan Kode Status
=IF(D2="M","Married","Single")
Untuk Mencari Tunjangan Berdasarkan Status
=IF(E2="Married",200000,0) Latihan Logika IF dan Text:
Pencarian Nama Barang di dapat dari Kode bagian sebelah kiri dengan fungsi Logika LEFT :
=IF(LEFT(A3,3)="LED","LED TV",IF(LEFT(A3,3)="LCD","LC DTV","salah")) Pencarian Spesifikasi didapat dari kode yang diambil dengan fungsi Logika MID
=IF(MID(A3,5,2)="29","29 Inchi",IF(MID(A3,5,2)="32","32 Inchi",IF(MID(A3,5,2)="50","50 inchi","salah")))
Pencarian Kategori diambil dengan menggunakan fungsi Logika AND
=IF(AND(B3="LED TV",C3="50 inchi"),"MAHAL","SEDANG").
2. Fungsi DATABASE
untuk mempermudah perhitungan dan pencarian data dalam sebuah range berbentuk database.
Fungsi DAVERAGE: Mengembalikan rata-rata dari entri database yang dipilih
Fungsi DCOUNT: Menghitung sel yang berisi angka dalam database
Fungsi DCOUNTA: Menghitung sel yang tidak kosong dalam database
Fungsi DGET: Mengekstrak satu rekaman dari database yang cocok dengan kriteria tertentu
Fungsi DMAX: Mengembalikan nilai maksimum dari entri database yang dipilih
Fungsi DMIN: Mengembalikan nilai minimum dari entri database yang dipilih
Fungsi DPRODUCT: Mengalikan nilai dalam bidang rekaman tertentu yang cocok dengan kriteria dalam database
Fungsi DSUM: Menambahkan jumlah dalam kolom bidang rekaman dalam database yang cocok dengan kriteria.
Latihan :
Cari Total gaji sampai jumlah pegawai untuk divisi FINANCE:
• Total Gaji C22 =DSUM(B4:H16;E4;B22:B23)
• Rata-Rata Gaji D22 =DAVERAGE(B4:H16;E4;B22:B23)
• Gaji Tertinggi E22 =DMAX(B4:H16;E4;B22:B23)
• Jumlah Pegawai F22=DCOUNT(B4:H16;E4;B22:B23)Cari bagian purchasing Isi Rekapitulasi divisiPURCHASING dan SALES dengan cara:
• Blok B23:F25
• Klik Menu Data>>What-If-Analysys>>Data Table
• isi pada Column input cell : Klik B23
3. Fungsi INFORMASI
merupakan fungsi untuk menampilkan informasi tentang sel atau range, baik dalam hal posisi maupun format yang diterapkan di dalamnya.
ISERROR: Untuk mengetahui apakah nilai suatu cell error atau tidak
ISBLANK: untuk mengecek suatu cell, jika cell tersebut kosong (blank) atau juga Nol 0 akan menghasilkan nilai TRUE , jika cell terdapat isi atau data maka akan menghasilkan nilai FALSE.
ISNUMBER: Untuk mengecek suatu data pada CELL apakah berupa Angka atau Bukan. Jika data pada Cell berupa Angka maka akan menghasilkan nilai TRUE (Benar) jika data bukan angka maka akan menghasilkan nilai FALSE (Salah).
BAB V. VALIDASI DATA
Validasi data digunakan untuk menentukan jenis data yang akan dimasukkan pada sebuah sel sesuai dengan kriteria, tujuannya untuk menghindari kesalahan. Pembuatan validasi data biasanya untuk data yang tidak berubah. Ketika pengguna telah menentukan validasi pada sel tertentu, kemudian data yang diinput tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, maka pesan validasi akan tampil dan mengingatkan pengguna tentang apa yang seharusnya di input.
Membuat Data Validasi
1. Pilih satu atau beberapa sel untuk divalidasi
2. Pada tab Data, di grup Data Tools, klik Data Validation
3. Pada tab Setting , validasi kriteria digunakan mengisi kriteria yang diinginkan
Combo Allow untuk menentukan bentuk input kriteria, ada beberapa opsi yang dapat dipilih, pilih opsi List untuk bentuk menampilkan berupa daftar
Data diisi apabila data tersebut memiliki rentang, misal 0-100, 1-1000 dst
Source sebagai sumber data yang diambil dari rentang data (range) atau dapat dibuat sendiri. Misal SUB; JKT; YOG (gunakan koma atau titik koma untuk pemisah)
4. Pada tab Input Message, ketik judul pesan pada title, dan isi pesan apabila sel terseleksi 5. Pada tab Error Alert untuk membuat peringatan jika terjadi kesalahan, serta membuat
pesan dan menentukan icon tersebut.
6. Setelah tab diisi semua, maka klik OK kemudian akan tampil hasil seperti berikut
BAB VI. STUDI KASUS DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOT EXCEL
1. Aplikasi Faktur Penjualan
Dalam studi kasus yang pertama adalah membuta aplikasi penjualan dengan microsoft excel , yaitu membuat mulai dari menu utama, Master data hingga transaksi serta sampai dengan grafik dan pivot tabel (Microsoft, 2017).
Pertama –tama kita membuat master data terlebih dahulu yang terdiri dari Daftar Barang dan daftar customer.
a) Membuat sheet Daftar Barang
b) Membuat sheet Daftar Customer
c) Membuat Sheet faktur Penjualan
d) Membuat Name Range Untuk Daftar Barang dan Daftar Customer
e) Membuat name pada daftar barang dengan cara blok tabel daftar barang mulai dari sel A3 sampai dengan C12. Ketik name barang hasil seperti gambar di bawah ini:
Lakukan hal sama pada daftar customer
1. Menggabungkan kode dan nama barang untuk nantinya ditampilkan pada data validation pada tabel faktur Penjualan. Dengan menggunakan perintah
CONCATENATE.
= CONCATENATE(A3;” “;C12) Hasil:
K10 Axioo NVG 858 K11 Acer 1435 K12 Axioo NVP 768 H21 Nokia N70 H22 Nokia 6030 H23 Sony Ericson K750 E31 AC Sharp
Untuk Pesan bisa menggunaka n Data validation
E32 DVD Vitron E33 VCD Sony
2. Buka Sheet Faktur Penjualan , Selnjutnya kita membuat data validation untuk kode customer dengan cara letakkan kuror pada sel F9 , pilih menu data pilih data validation, pilih list Selanjutnya untuk data source klik pada sheet daftar customer blok kode customer mulai dari sel A4: A8. Klik ok/
Hasil:
3. Membuat Rumus Vlookup pada sel F10 ,
=IF(F9="","",IF(F9="Umum"," ",VLOOKUP(F9,Data_customer,2,0))) 4. Menampilkan Nama Barang Sesuai Kode Barang
=IF(ISBLANK(A13)," ",VLOOKUP(LEFT(A13,3),Data_barang,2,0)) 5. Menampilkan Harga Barang
=IF(ISBLANK(A13)," ",VLOOKUP(LEFT(A13,3),Data_barang,3,0)) 6. Menhitung Diskon
=IF($F$9=""," ",VLOOKUP($F$9,Data_customer,3,0)) 7. Meghitung total
Total didapat dari Harga*Qty – Diskon
Membuat Tampilan Menu Utama:
1) Ganti nama pada Sheet menjadi Menu Utama
2) Data pada form cetak faktur berisikan data dari inputan pada sheet/Faktur 3) Tampilan template yang sudah dibuat
4) Klik Tab Insert Shapes, untuk membuat button Hyperlink 5) Klik kanan pada button Edit Hyperlink
6) Pilih Place in This Document
7) Pilih sheet yang akan dituju lalu klik ok
BAB VII. PENGOLAHAN DATA TOKO
1. Membuat Data Barang
a) Ganti nama pada Sheet menjadi Data Barang
b) Hilangkan gridline pada tab View, Unceklist gridlines c) Tambahkan button untuk link ke Menu utama
d) Di bagian isi Kode Brg klik kanan pilih Format Cell klik Custom, dibagian Type tuliskan kode berikut: Blok cell Kode_Brg .
Pada Bagian Kode_Brg Ketik angka 1 /2/3/4/5 … maka aka tampil kode otomatis sesuai format.
2. Membuat Form Persediaan
a) Ganti nama pada Sheet menjadi Persediaan
b) Hilangkan gridline pada tab View, Unceklist gridlines c) Tambahkan button untuk link ke Menu utama
d) Tampilan template yang sudah dibuat No Nama Barang Kode Brg Nama Suplier
1 teh gelas KK-001 PT. IndoFood 2 Tali tambang KK-002 PT. Rifki 3 Roti Sandwich KK-003 Sari Roti 4 Cola-cola KK-004 PT. IndoFood
5 Taro KK-005 PT. Rifki
e) Lusin didapat dari unit dibagi dengan 12 f) Kode didapat dari unit dibagi dengan 20 g) Gross didapat dari unit dibagi dengan 144 3. Membuat Form Penjualan
a) Ganti nama pada Sheet menjadi Penjualan
b) Hilangkan gridline pada tab View, Unceklist gridlines c) Tambahkan button untuk link ke Menu utama
d) Tampilan template yang sudah dibuat
e) Nama Barang dipilih dari form daftar barang
f) Unit dan harga di input kemudian jumlah harga otomatis muncul dengan rumus unit*harga
g) Diskon diinput kemudian total potongan didapat dari diskon*jumlah harga h) HPP (Harga Pokok Penjualan) didapat dengan rumus berikut:
Keterangan :
Persediaan!$D$7:$I$156 didapat dari tabel persediaan yaitu pada kolom $D$7 = kolom nama barang dan $I$156 = kolom HPP
i) Ongkir dinput dan total bayar didapat dari jumlah harga+ongkir-total potongan
PERSEDIAAN
Unit Lusin Kodi Gros
1 teh gelas 144 1728 7.2 1 1,000
2 Tali tambang 150 1800 7.5 1.041667 2,000
3 Roti Sandwich 200 2400 10 1.388889 3,000
4 Taro 120 1440 6 0.833333 2,000
5 cola-cola 100 1200 5 0.694444 1,000
No Kode Brg Nama Persediaan Awal
HPP
PENJUALAN
No. Tanggal Nama Barang Unit Harga Jumlah Harga Disc HPP Ongkir Diskon Bulan Total Bayar Profit
1 12 Desember 2017 Tali tambang 12 5000 60000 9% 2000 5000 5400 12 59600 57600
2 12 Januari 2018 teh gelas 14 6000 84000 8% 1000 6720 1 77280 76280
3 13 Januari 2018 Roti Sandwich 13 5000 65000 3% 3000 3000 1950 1 66050 63050
4 14 Januari 2018 Tali tambang 10 5000 50000 5% 2000 2500 1 47500 45500
5 16 Januari 2018 teh gelas 14 6000 84000 3% 1000 1000 2520 1 82480 81480
6 02 Februari 2018 Cola-cola 10 5500 55000 8% 1000 1500 4400 2 52100 51100
7 05 Februari 2018 Taro 15 6500 97500 3% 2000 2000 2925 2 96575 94575
8 09 Februari 2018 Taro 10 6500 65000 5% 2000 3250 2 61750 59750
j) Kolom bulan didapat dari:
k) Profit didapat dari (Jumlah harga-HPP-Total potongan+Ongkos kirim)
4. Membuat Form Pembelian
a) Ganti nama pada Sheet menjadi Pembelian
b) Hilangkan gridline pada tab View, Unceklist gridlines c) Tambahkan button untuk link ke Menu utama
d) Tampilan template yang sudah dibuat:
e) Kode barang didapat dari form Data Barang:
f) Unit dan total harga diinput
g) HPP (Harga Pokok Penjualan) didapat dengan rumus berikut:
5. Form Persediaan Lanjutan
a) Lanjutkan form persediaan yang sudah dibuat.
b) Tambahkan beberapa tabel
c) Pada kolom unit pembelian diambil dari form pembelian dengan rumus berikut:
d) Pada kolom unit persediaan untuk dijual, unit pembelian + unit persediaan awal e) Pada kolom penjualan diambil dari form penjualan dengan rumus berikut f) Jumlah unit persediaan akhir didapat dari unit persediaan untuk dijual – unit
penjualan
g) Kolom jumlah didapat dari kolom unit persediaan akhir
PEMBELIAN BARANG
No Kode Brg Nama Barang Nama Suplier Unit Total Harga Hpp 1 KK-001 teh gelas PT. IndoFood 40 Rp 60,000 2000 2 KK-002 Tali tambang PT. Rifki 70 Rp 60,000 1000 3 KK-003 Roti Sandwich Sari Roti 23 Rp 60,000 3000 4 KK-001 teh gelas PT. IndoFood 20 Rp 60,000 3000 5 KK-002 Tali tambang PT. Rifki 22 Rp 60,000 3000
Kode barang di dapat dari vlookup nama barang pada sheet data barang HPP di dapat dari total harga dibagi unit dengan tambahan roundup -3
6. Form Pengambilan
a) Ganti nama pada Sheet menjadi Persediaan
b) Hilangkan gridline pada tab View, Unceklist gridlines c) Tambahkan button untuk link ke Menu utama
d) Tampilan template yang sudah dibuat
7. Form Menu Utama
a) Ganti nama pada Sheet menjadi Menu Utama
b) Hilangkan gridline pada tab View, Unceklist gridlines c) Tampilan template yang sudah dibuat:
d) Masing-masing button pada menu utama di link ke sheet yang bersangkutan e) Dasboard disediakan untuk melihat Pivot table dan grafik yang akan dibahas pada
minggu berikutnya
PENGAMBILAN
1 12 Desember 2017 Gaji Karyawan Rp1,200,000 2 14 Maret 2018 Biaya listrik 10000
No Tanggal Keterangan Jumlah
APLIKASI PENGOLAHAN DATA TOKO
Pembelian Penjualan
Persediaan Pengambilan
Data Barang DASBOARD
...::: Petunjuk ::...
1. isikan Data Barang terlebih Dahulu 2. Untuk Hpp Isi di persediaan 3. Harga Ditentukan Sendiri
4. untuk merlihat rekap dan grafik lihat di Dasbord
BAB VIII . PIVOT TABEL
1. Pengertian
Alat yang ampuh untuk menghitung, meringkas, dan menganalisis data yang memungkinkan Anda melihat perbandingan, pola, dan tren dalam data Anda (Microsoft, 2017).
sebuah tabel interaktif yang dalam waktu singkat bisa menampilkan ringkasan data dalam jumlah yang besar dalam bentuk dan orientasi yang berbeda serta mampu melakukan kalkulasi pada setiap item yang dibutuhkan dengan menggunakan cara perhitungan sesuai kebutuhan (Sianipar, 2013). Jika anda memiliki data yang terdiri dari banyak kolom atau field, tentunya dari data tersebut perlu bisa di baca untuk dapat diartikan atau disimpulkan maknanya. Terlebih jika data dalam jumlah ratusan atau ribuat perlu di rangkum dalam pembacaan data.
Manfaat penggunaan PivotTable:
a) Mengelompokkan data berdasarkan kategori yang diinginkan
b) Merangkum atau meringkas data dalam berbagai perhitungan (sum, average, dll) c) Memfilter data untuk menampilkan data yang diinginkan
2. Latihan
Buka File Excel Pada Pertemuan Sebelumnya , buka sheet baru rename menjadi nama pivot. Pilih menu insert pilih pivot chart, pilih pivot chart dan pivot table.
Blok tabel penjualan
Posisi Pivot
Hasil
Hasil
Membuat Filter berdasarkan tanggal
Hasil
Silahkan Bisa Memodifikasi dengan tambahan header link serta membuat pivot yang lain :
BAB IX . GRAFIK
Langkah-langkah dalam mebuat grafik:
1. Membuka File Sebelumnya
2. Pilih Menu insert dan pilih grafik yang diingin kan batang, garis , lingkaran atau recomended chart , Disini saya coba menggunakan batang.
3. Memilih tema grafik yang diinginkan
4. Menambahkan label nilai pada batang grafik
5. Bisa dilakukan dengan 2 cara jika di excel tidak bisa menggunakan sebelah kiri maka bisa klik di bagian batang grafik klik kanan add label data.
6. Merubah posisi baris kolom atau merubah data yang ditampilkan
Klik edit , seleksi nama barang , jika sudah ok, maka bisa dilihat tidak ada lagi tanggal
Jika sudah sesuai , klik ok.
7. Merubah desain grafik
Edit judul Grafik klik di label bagian atas grafik.
BAB X. MICROSOFT POWER POINT
Microsoft PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint atau PowerPoint adalah sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word , Excel, Access dan beberapa program lainnya (NOER, 2019).
Dalam mendesign presentasi dengan power point ada beberapa hal yang bisa diperhatikan diantaranya:
1. Penggunaan template
2. Namanya power point , hanya mencantumkan point saja bukan paragraf 3. Memberikan lebih banyak objek ilustrasi dibanding teks
4. Menambah gambar,audio, tabel, grafik, video dll sebagai alat pendukung presentasi.
5. Menambahkan animasi untuk mempercantik tampilan dalam presentasi.
Tampilan Menu
Menubar di dalam power point umumnya biasa digunakan :
Home : berisi standar operasi seperti layout slide , new slide , modifikasi huruf untuk warna ,jenis, bullet and numbering
Insert: menyisipkan tabel, shape, smartart, hyperlink gambar, word Art symbol audio atau video dll
Design : merubah template gambar, background dan ukuran slide
Transitions: menambah animasi jalannya slide dengan suara, diklik atau otomatis dengan setting waktu
Animations : menambahkan animasi pada objek dalam slide
Slide show: menampilkan jalannya slide atau dengan tekan F5 atau simbol slide show pada bagian kanan bawah layer.
View: untuk setting tampilan , ada handsout master , ini biasanya digunakan untuk setting ketika kita akan print untuk menghilangkan heade atau tidak, footer dll
Format : otomatis akan tampil jika kita memasukkan objek gambar untuk memodifikasi gambar.
Latihan
Membuat halaman Presentasi: ketika ingin membuat presentasi dengan template yang cantik bisa mencari di free template pada google.com sesuai tema yang akan di gunakan.
Membuat judul halaman pada slide.
Untuk menbahkan animasi slide bisa pilih transitions dan pilih animasi trasnsisi slide yang diinginkan, jika ingin memberikan animasi pada teks maka klik teks dan pilih menu animations dan pilih animasi yang diinginkan serta setting mulai animasi dengan klik mouse atau otomatis.
Memilih Jenin animasi dan urutan animasi yang berjalan pada animation pane.
Contoh:
Menambahkan Video
Referensi
Kusrianto, A. (2010). Memaksimalkan Fungsi Lookup & Reference Microsoft Excel. PT.
Elex Media Kompatindo.
Kusrianto, A. (2013). Pembahasan Lengkap Formula dan Fungsi Excel 2010. PT. Elex Media Kompatindo.
Microsoft. (2017). Membuat PivotTable untuk menganalisis data lembar kerja.
Microsoft.Com. https://support.microsoft.com/id-id/office/membuat-pivottable- untuk-menganalisis-data-lembar-kerja-a9a84538-bfe9-40a9-a8e9-
f99134456576?ui=id-id&rs=id-id&ad=id
NOER, M. (2019). 6 Website Penyedia Template Presentasi Powerpoint Gratis Terbaik — Presentasi.net. Presentasi.Net. https://www.presentasi.net/template-presentasi-
powerpoint-gratis/
Sianipar, P. (2013). Cara Mudah Menggunakan Microsoft Excel 2010. PT. Elex Media Kompatindo.
Solution, W. (2007). Pemrograman Vba Microsoft Excel 2007. PT. Elex Media Kompatindo.