Nama : IGEDE OKA SENTANA Nim : 170030299
Kls : CB 183
ARTIKEL ILMIAH
1.1 Analisa Situasi
Sebelum melaksanakan Pembuatan tugas akhir di kampus ITB Stikom bali, saya melakukan observasi ke SMK Negeri 1 Gianyar. Observasi bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai situasi dan kondisi sekolah saat menghadapi pandemic Covid-19, kesiapan sekolah dlam menghadapi industri 4.0, Observasi dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung dan wawancara dengan kepala sekolah Smk Negeri 1 Gianyar.
Smk Negeri 1 Gianyar terletak di Jalan Mulawarman, Kel. Abianbase, Kec.
Gianyar, Kab. Gianyar merupakan suatu sekolah menengah Kejuruan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar.
Smk Negeri 1 Gianyar merupakan sekolah menengah kejuruan favorite di kabupaten Gianyar terbukti Setiap tahunnya jumlah siswa yang mendaftar ke sekolah ini semakin meningkat. Sekolah ini berdiri pada tahun 1969 yang bernama SMEA yang berstatus swasta Pada tahun 1976 tepatnya pada tanggal 22 Januari 1976 SMEA swasta ini statusnya dirubah menjadi “NEGERI” oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan No.021.0.1976.
Kegiatan ekstrakurikuler salah satu penunjang proses Pendidikan di Smk Negeri 1 Gianyar, dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Gianyar. Siswa dan siswi diharapkan mampu mengembangkan potensi yang mereka miliki, baik dalam mengembangkan potensi dan bakat yang ada dalam diri mereka, sehingga diharapkan dapat membantu siswa dan siswi untuk mencapai prestasi belajar yang maksimal [1]. Pada gilirannya keterampilan siswa dan siswi akan ditingkatkan dengan bentuk bentuk latihan khusus sesuai ekstrakurikuler yang diikuti dan diminati. Hal ini sangat penting agar pembibitan dan pembinaan potensi dikalangan siswa dan siswi akan terus meningkat dan mencapai hasil yang maksimal.
Pendaftaran keanggotaan ekstrakurikuler masih secara manual oleh karena itu salah satu penyelesaian untuk meminimalisir pengelolaan informasi pendaftaran ekstrakurikuler dan data siswa agar lebih cepat, tepat, dan akurat dengan membuat sistem Pendaftaran ekstrakurikuler berbasis cloud. Sehingga bisa diakses dengan
menggunakan internet maka dapat membantu sekolah agar bisa dikenal oleh semua kalangan lembaga sekolah dalam organisasi ekstrakurikuler.
Bisnis Proses
Proses bisnis adalah kumpulan dari tugas atau aktivitas yang terstruktur yang dapat menghasilkan layanan atau produk tertentu untuk satu atau banyak konsumen [2].
Gambar 1. Bisnis Proses
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, dapat dirumuskan suatu rumusan masalah dalam penelitian ini. Adapun rumusan masalah tersebut yaitu
“Bagaimana cara membuat suatu wadah sarana sistem Pendaftaran ekstrakurikuler berbasis cloud?”
1.3 Arsitektur
pada pembuatan sistem pendaftran extrakulikuler berbasis cloud di Smk negeri 1 gianyar saya menyarankan menggunakan layanan cloud Platform as a Service (PaaS) karena layanan jenis ini di setiakan dalam bentuk flatform yang dapat di manfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi di atasnya.
Karakteristik layanan PaaS:
1. Dibangun di atas teknologi virtualisasi, sehingga sumber daya dapat dengan mudah ditingkatkan atau diturunkan seiring perubahan bisnis kamu
2. Menyediakan berbagai layanan untuk membantu pengembangan, pengujian, dan penyebaran aplikasi
3. Dapat diakses oleh banyak pengguna melalui aplikasi pengembangan yang sama
4. Mengintegrasikan layanan web dan basis data
beberapa contoh layanan PaaS adalah : 1. Amason Web Service
2. Microsoft Asure 3. Facebook
Hal-hal yang dapat di lakukan pengguna layanan PaaS adalah 1. Membangun aplikasi
2. Upload aplikasi 3. Testing aplikasi 4. Mengatur konfigurasi
1.4 Teknologi – Teknologi yang akan di dipakai
Dalam pembuatan sistem ini beberapa teknologi yang akan saya pakai yaitu:
1. Framework Sapper adalah kerangka kerja untuk membangun aplikasi web dari semua ukuran, dengan pengalaman pengembangan yang indah dan perutean berbasis sistem file yang fleksibel.
Menurut Betha Sidik (2012) Framework adalah “ kumpulan intruksi-intruksi yang dikumpulkan dalam class dan function-function dengan fungsi masingmasing untuk memudahkan developer dalam memanggilnya tanpa harus menuliskan syntax program yang sama berulang-ulang serta dapat menghemat waktu” [3].
2. Database Sqlite adalah SQLite merupakan sistem manajemen database relasional yang dibangun dalam sebuah library bahasa pemrograman C. Berbeda dengan kebanyakan sistem manajemen database lainnya, SQLite bukanlah mesin database client-server melainkan berupa file tunggal atau beberapa file saja.
Kata ‘Lite’ pada SQLite tidak menunjuk pada kemampuannya, melainkan menunjuk pada sifat dari SQLite, yaitu ringan ketika dihubungkan dengan kompleksitas pengaturan, administrative overhead, dan pemakaian sumber [4].
3. GitHub adalah sebuah aplikasi berbasis website dengan Version Control System (VCS) yang menyediakan layanan untuk menyimpan repository dengan
gratis. Respository merupakan tempat yang dapat Anda gunakan untuk menyimpan berbagai file berupa source code. Aplikasi ini termasuk sangat populer dan banyak digunakan termasuk oleh perusahaan-perusahaan besar skala gunia seperti Facebook, Google, dan Twitter.
4. Vercel adalah platform cloud untuk situs statis dan Fungsi Tanpa Server yang sangat cocok dengan alur kerja Anda. Ini memungkinkan pengembang untuk menghosting situs web Jam stack dan layanan web yang diterapkan secara instan,
menskalakan secara otomatis, dan tidak memerlukan pengawasan, semuanya tanpa konfigurasi.
1.5 Flowchat aplikasi
Flowchart adalah representasi secara simbolik dari suatu algoritma atau prosedur untuk menyelesaikan suatu masalah [5], dengan menggunakan flowchart akan memudahkan pengguna melakukan pengecekan bagian-bagian yang terlupakan dalam analisis masalah, disamping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek. Flowchart membantu memahami urutan-urutan logika yang rumit dan panjang. Flowchart membantu mengkomunikasikan jalannya program ke orang lain (bukan pemrogram) akan lebih mudah. Flowchart memiliki beberapa komponen yang digunakan dalam pembuatannya,
Pada proses pendaftaran anggota baru siswa melakukan aktivasi terlebih dahulu dengan memasukkan nis dan terdapat proses pengecekan jika nis telah terdaftar di dalam database maka siswa akan mengisi form anggota baru, jika nis tidak terdaftar atau salah maka siswa diharuskan untuk melakukan aktivasi kembali. Kemudian siswa akan mengisi form pendaftaran anggota baru jika data yang dimasukkan sudah lengkap maka akan masuk ke database, jika kurang lengkap maka siswa diharuskan memasukkan ulang data.
1.6 Kesimpulan
Cloud Computing adalah paradigma komputasi baru yang menjanjikan dan merupakan teknologi masa depan yang menyediakan banyak layanan komputasi yang belum pernah dirasakan sebelumnya Penggunaan layanan SaaS cloud computing
seperti email dan penyimpanan dokumen dapat menghemat biaya yang dikeluarkan oleh pihak Sekolah unuk pengadaan infrastuktur berupa perangkat keras dan tenaga perawatan infrastruktur. Layanan ini juga lebih dapat diandalkan karena dikelola secara profesional oleh vendor yang terpercaya seperti Google atau Microsoft. Selain layanan berbasis SaaS seperti email dan media penyimpanan berbasis cloud, Sekolah juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan teknologi cloud computing untuk layanan IaaS dan PaaS. Sekolah dapat mulai mencoba mempertimbangkan untuk melakukan migrasi beberapa server atau aplikasi sistem informasi yang saat ini masih dikelola di server lokal kedalam layanan berbasis cloud. Untuk itu Sekolah juga perlu menyiapkan tenaga ahli dibidang cloud computing untuk migrasi aplikasi yang sudah ada kedalam cloud. Langkah ini diharapkan juga dapat memberi manfaat yang sama seperti layanan SaaS yang sudah digunakan sebelumnya. Untuk data atau informasi yang sifatnya konfidensial, Sekolah dapat menerapkan arsitektur berbasis hybrid cloud, sehingga data konfidensial masih dapat disimpan secara on-premise, sedangkan aplikasi yang lain sudah memanfaatkan teknologi cloud secara maksimal.
Daftar Pustaka
[1] A. Dahliyana, "PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SEKOLAH," Sosioreligi, vol. 15, no. 1, pp. 54-64, 2017.
[2] S. K. A. A. Sari, "Analisis Dan Pemodelan Proses Bisnis Prosedur Pelaksanaan Proyek Akhir Sebagai Alat Bantu Identifikasi Kebutuhan Sistem," JURNAL INFOTEL - Informatika Telekomunikasi Elektronika, vol. 7, no. 2, p. 143, 2015.
[3] M. Destiningrum, "Sistem Informasi Penjadwalan Dokter Berbassis Web Dengan Menggunakan Framework Codeigniter (Studi Kasus: Rumah Sakit Yukum Medical Centre)," Jurnal Teknoinfo, vol. 11, no. 2, p. 30, 2017.
[4] K. N. Zeni muhamad Noer, "Aplikasi Perpustakaan Smk Siliwangi Ams Banjarsari Berbasis Android," Jurnal Manajemen KINERJA ISSN : 2407-7305, vol. 4, no. 2, pp. 41-50, 2017.
[5] S. Santoso, "Perencanaan dan Pengembangan Aplikasi Absensi Mahasiswa Menggunakan Smart Card Guna Pengembangan Kampus Cerdas (Studi Kasus Politeknik Negeri Tanah Laut)," Jurnal Integrasi, vol. 9, no. 1, pp. 84-91, 2017.