PENGARUH PEMBERIAN GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) DAN DAUN PEPPERMINT (Mentha piperita) TERHADAP LUAS LUKA BAKAR DERAJAT II A PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) JANTAN STRAIN WISTAR
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan kesembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diberikan gerusan daun pegagan
Pengamatan luka pada hari ke–7, 14, dan 21 menunjukkan penurunan jumlah leukosit mengarah pada fase proliferasi dan maturasi pada proses penyembuhan luka
Pada penelitian Suratman et al (1996) terhadap efek penyembuhan luka bakar menggunakan percobaan tikus putih dengan ekstrak herba pegagan (Centella asiatica L.) dalam bentuk
Teknik Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Kruskal Wallis dengan menganalisis perbandingan antara lama penyembuhan luka bakar dengan mengukur luka bakar
Tidak terdapat perbedaan signifikan pada jumlah fibroblas, jumlah pembuluh darah baru, kepadatan sel radang dan penyembuhan luka bakar tikus pada fase proliferasi
(2-tailed) sebesar 0,002 yang lebih kecil dari α penelitian (0,05), yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga diperoleh perbedaan yang signifikan antara
dari penyembuhan luka.16 Sedangkan pada rata-rata total skor Nagaoka penyembuhan luka bakar antara kelompok perlakuan 7.88 dan kontrol yaitu 7.44, setelah itu dilakukan uji kemaknaan
HALAMAN JUDUL EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK DAUN PEGAGAN Centella asiatica TERHADAP LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH Rattus norvegicus SKRIPSI Skripsi ini diajukan untuk memperoleh