• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perekat Rakyat Sulteng

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perekat Rakyat Sulteng"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

LANGGANAN: RP.100.000,- | ECERAN:

RP.5000,-Perekat Rakyat Sulteng

12 HALAMAN |

SENIN, 15 maret 2021

Jabatan dua

periode

seba-gai amanah

reformasi

untuk memastikan

sirkulasi dan

pergan-tian kepemimpinan

nasional dapat

berjalan tanpa

sumbatan dan

menghindark-an pada

jebakan

kekua-saan.

www.sultengraya.com

Layanan Berlangganan

0451- 4012 445

► Baca | WAGUB NTB | Hal. 7

Jadikan Nyepi

sebagai Momentum

Memuliakan Alam

SULTENG RAYA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh umat Hindu di Tanah Air menjadikan

Hari Suci Nyepi 2021 sebagai mo-mentum memuliakan alam. "Mari berikan jeda sejenak kepada alam agar kembali menata

keseimban-gan. Kita muliakan alam maka alam akan memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan," ujar Yaqut di Jakarta, Sabtu (14/3).

Menag berharap, umat Hindu dapat menggali makna terdalam

Kemenag Selidiki Aliran Hakekok

Diduga Tak Sesuai Islam

Peninggalan Sejarah

Harus Didorong Jadi

Cagar Budaya

Dua Kali Terima

Vaksin, Wagub NTB

Positif Covid-19

Alimuddin Ali Bau

Kembali Pimpin

PKB Palu

SULTENG RAYA - H. Alimuddin H. Ali Bau kem-bali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bang-sa (DPC PKB) Kota Palu Periode 2021-2026 pada Musyawarah Cabang (Mus-cab) yang digelar di salah satu hotel Kota Palu, Ahad (14/3/2021).

Muscab itu dihadiri pen-gurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Fathan serta Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)

Sulteng, Habib Alwi Aljufri. Alimuddin yang dihu-bungi media ini mengata-kan, dirinya segera men-yusun program-program baru DPC dalam meng-hadapi Pilkada serentak tahun 2024. Diantaranya kata Alimuddin, memben-tuk struktur PAC dan ran-ting di seluruh Kota Palu. Kemudian memaksimalkan perkaderan untuk merekrut anggota baru yang ingin

ALIMUDDIN ALI BAU (kanan) kembali terpilih menjadi Ketua DPC PKB Kota Palu pada Muscab

PKB di salah satu hotel Kota Palu, Ahad (14/3/2021). FOTO: DOK. ALIMUDDIN

PKS dan Demokrat Tolak Wacana

Masa Jabatan Presiden 3 Periode

SILINDRIS COPRAFOND atau gudang penyimpanan kopra di masa

penjajahan belanda. FOTO: ANDIKA SULTENG RAYA – Un-tuk melestarikan pening-galan sejarah yang ada di Kabupaten Donggala, pemerintah setempat, melalui Dinas

Pendikan dan Kebudayaan di-minta untuk mendorong peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di

Ka-SULTENG RAYA - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah din-yatakan positif Covid-19. Rohmi diketahui sudah

dua kali menerima vaks-inasi Sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi

FOTO: ILUSTRASI

SULTENG RAYA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat kom-pak menolak wacana masa jabatan presiden dapat

memimpin selama tiga pe-riode di Indonesia.

Deputi Badan Pemenan-gan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar

Laku-mani menegaskan bahwa masa jabatan presiden tiga periode melanggar

Undang-SULTENG RAYA - Di-rektur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Mo-hammad Agus Salim tengah menyelidiki ritual yang selama ini dilakukan aliran Hakekok Balatasutak Desa Karang bolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang.

Selama ini Kementerian Agama mendapat informasi aliran Hakekok tak sesuai ajaran Islam.

"Kita akan melakukan pendalaman terlebih da-hulu, apakah pengikut ali-ran Hakekok ini adalah muslim, infonya mereka muslim tapi kita tetap harus memastikan, artinya kalau dilihat dari ritualnya berarti aliran ini tidak sesuai den-gan ajaran agama Islam," kata Agus dalam keterangan resminya yang dikutip

SEBANYAK 16 orang penganut aliran Hakekok dianggap sesat. FOTO: POLRI.GO.ID

RITUAL hari raya nyepi. FOTO: WWW.KABARTORAJA.COM

► Baca | ALIMUDDIN | Hal. 7

► Baca | MOMENTUM | Hal. 7

► Baca | TOLAK | Hal. 7

► Baca | HAKEKOK | Hal. 7

► Baca | PENINGGALAN | Hal. 7

(2)

warta sulteng

2

SENIN, 15 MARET 2021

SULTENG RAYA

Cv. Risky Pratama

Menerima Carteran /

Perorangan Rental Car

Tujuan Palu Ke Luwuk,

Toli-Toli, Gorontalo, Manado,

Morowali, Makassar, Kendari.

Contact Person

0813-3333-9550/ 0823-4586-9955

Jl. Kelinci – Depan Penginapan/

Guest House Paradise

ORENNA

L

TRAVEL AGENT & EXPEDITION

Untuk yang berlangganan rental MOBIL LORENNA akan mendapatkan FREE MINERAL WATER & SNACK

7x Keberangkatan

Palu-Tolis gratis 1 tiket

Toko Sempurna Baru

Jl. Syarif Mansur No.111 Tolitoli Telp/WA: 0812 3333 2318 Cabang Palu: Jl. Juanda No. 78 Telp: 0813 4124 2003 WA : 0852 3255 2003

Kepuasan & Kenyamanan Anda Prioritas Utama Kami

TUKANG

AHLI GIGI

EXPRESS

H. Sudirman H. Abd. Rahman

* Pasang Gigi Satu Set * Cuci Gigi (Scaling) * Tambal Gigi Hitam Jadi Putih * Format Gigi & Ratakan * Gigi Rusak Tanpa Cabut Boleh Pasang * Sambung Gigi Patah * Service Gigi/Lem Gigi * Tambal Gigi Leser

Jl. Tombolotutu No. 60 Kav.7

(Samping kanan Apotik DIFHAS dekat lampu merah) Kota Palu Buka CABANG

Jl. Sungai Lariang N0.40 Palu Barat

Contak Person

0852 4987 2786

(0451) 4768081

DIJUAL KENDARAAN

NO

MERK

TYPE

TAHUN

NO. PLAT

1

HONDA

NEW BEAT CW FI

2013

DN 2863 MG

2

SUZUKI

NEX (UD110NE)

2013

DN 2645 NG

3

YAMAHA

MIO J CW FI

2013

DN 3740 PD

4

YAMAHA

MIO J TEEN

2014

DN 2977 NN

5

YAMAHA

JUPITER MX CW

2010

DN 2749 MA

6

HONDA

NEW VARIO TECHNO 150 K1H02N14

2015

DN 3329 IA

7

TOYOTA

HILUX 4X2 2,0 PU

2010

DN 8067 BW

8

MITSUBISHI

DIESEL GLX

2002

DN 447 AH

SULTENG RAYA –

Pe-laksana harian (Plh) Bupati Tojo Una-Una (Touna), Tas-lim DM. Lasupu didampin-gi Kepala BKSDA Sulteng yang diwakili Kepala Balai Koservasi SDM Wilayah II Poso, Iksan Tengkow bersama Dinas Perikanan Touna dan Badan Lingkun-gan Hidup (BLH) Touna serta Polair Touna, mele-pasliarkan empat ekor pe-nyu hijau di perairan laut pelabuhan Ampana, Jumat (12/3/2021).

Plh Bupati Touna, Taslim DM. Lasupu mengatakan, pelepasan satwa dilindungi itu, sebagai bentuk dukun-gan terhadap Koservasi Satwa langka yang ada di daerah Touna.

Dikatakannya, empat ekor penyu hijau itu merupakan penyerahan dari masyarakat Nelayan asal Desa Tete. B, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una,

Sulawesi Tengah kepada pemerintah daerah.

Untuk itu Taslim DM. Lasupu berpesan, kepada kita semua, baik masyarakat nelayan dan pihak mana pun agar mengawasi dan melestarikan keberlangsun-gan hidup penyu di perairan laut Tojo Una-Una yang kini terancam punah.

"Mudah-mudahan pe-lestarian penyu yang kita laksanakan ini dapat menya-darkan masyarakat, sekali-gus menggugah instansi ter-kait untuk ikut serta dalam melaksanakan pengawasan dan keberlangsungan hidup hewan langkah dari tangan orang-orang yang tidak ber-tanggungjawab," harapnya. “Oleh sebab itu, saya atas nama masyarakat dan pemerintah daerah mem-berikan apresiasi kepada BKSDA Sulteng yang terus melakukan sosialisasi ter-hadap pelestarian hewan

langkah di Provinsi Sula-wesi Tengah, khususnya di Kabupaten Touna," tambah Taslim.

Sementara, Kepala BKSD Sulteng yang diwakili Ke-pala Balai KSDA Wilayah II Poso, Iksan Tengkow menyampaikan, pihaknya terus melakukan sosiali-sasi tentang berbagai hewan langka dilindungi yang ada di Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut (Balut) serta Kabupa-ten Poso.

"Sosialisasi tersebut kami barengi dengan pelepaslia-ran empat ekor penyu hijau kelautan bebas pada Jumat kemarin, dengan ukuran rata-rata panjang lengkung kerapas 45 cm dan lebar lengkung kerapas 40 cm," ujar Ikasan Tengkow ke-pada Sulteng Raya, Sabtu

(13/3/2021).

Iksan menjelaskan, semua jenis penyu di Indonesia ter-masuk di Provinsi Sulawesi Tengah, KabupatenTojo Una-Una telah dilindungi Undang-Undang, sehingga jika ada masyarakat yang memelihara, memburu dan menangkap atau memper-jualbelikan maka hal ini me-rupakan perbuatan pidana. Hal itu kata dia, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati, dan ekosistem maka sanksi berupa pidana yakni anca-man penjara 5 tahun dan denda Rp100 juta.

"Kita menghimbau ma-syarakat untuk tidak me-melihara, menangkap atau memperjualbelikan hewan atau tumbuhan yang dilin-dungi, karena akan dikena-kan ancaman dipidana dan denda," tegas Iksan. BD

Empat Ekor Penyu

Hijau Dilepas

di Laut Ampana

PLH BUPATI TOUNA, Taslim DM. Lasupu (tengah) didampingi Kepala BKSDA Wilayah II Poso, Iksan Tengkow dan Instansi terkait saat melepasliarkan

empat ekor penyu hijau di Laut Pelabuhan Ampana, Jumat (12/3/2021). FOTO: ISTIMEWA

SULTENG RAYA - Kompi

3 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulteng terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga sebagai pelindung, pengayom, serta pelayanan ma-syarakat.

Hal itu dibuktikan dengan dilaksanakannya patroli SAR di seputaran tempat wisata Pantai Talise – Kampung Nelayan Kota Palu, Ahad (14/3/2021).

Kegiatan patroli itu, dipimpin oleh Bripka Hendra Irawan dan beberapa anggotanya, terlihat pa-troli di seputaran pantai kampung nelayan guna memastikan situasi dan kondisi seputaran tempat wisata aman dan kondusif.

Tujuan kegiatan patroli SAR ini, merupakan upaya mengantisipasi kontijensi situasi bencana alam, baik di darat maupun di laut sewaktu-waktu akan terjadi.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Joko Sulistio mengatakan,

kegiatan patroli SAR atau siaga tanggap bencana, dilakukan untuk mengantisipasi gangguan di sekitar tempat wisata dan ben-cana alam yang sewaktu-waktu akan terjadi sehingga anggota Brimob sudah siap untuk digerak-kan.

“Kegiatan ini juga merupakan program Korps Brimob Polri yang masuk dalam program “AMAN NUSA II”, sehingga seluruh Bri-mob nusantara wajib melaksana-kan sesuai petunjuk pimpinan teratas,” kata Dansat.

Sementara, Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor, Ipda M. Iskhag mengatakan, selain men-gantisipasi gangguan di sekitar tempat wisata pantai kampung nelayan dan bencana alam, kami juga mengimbau kepada warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak) saat berak-tivitas. */YAT

JAGA WARGA BERWISATA

Brimob Sulteng

Patroli SAR di

Kampung Nelayan

PERSONEL Brimob Polda Sulteng saat berpatroli di perairan laut Pantai Talise, Ahad

(14/3/2021). FOTO: DOK BRIMOB POLDA SULTENG

SULTENG RAYA -

Patroli malam di Kota Luwuk terus digencarkan polisi guna memberikan rasa aman, serta nyaman terhadap masyarakat dan mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

Dalam patroli malam yang digelar personel Polsek Luwuk pada Jumat (12/3/2021) malam itu, petugas mengamankan sembilan warga yang menggelar pesta miras.

“Sebanyak sembilan warga diamankan di

dua lokasi karena pesta miras,” kata Kapolsek Luwuk, AKP Pino Ary.

Mantan Kasat Reskrim Polres Banggai itu menu-turkan, saat melakukan patroli di wilayah di kom-pleks pantai Pasar Kelu-rahan Simpong pihaknya menemukan empat warga sedang meneguk miras jenis cap tikus.

“Empat warga ini mengonsumsi miras jenis cap tikus sebanyak satu botol ukuran 600 ml,” tutur AKP Pino.

Selanjutnya kata AKP

Pino, patroli berlanjut ke Jalan Dr. Sutarjo, Kelura-han Luwuk dan mene-mukan lagi lima pemuda menggelar pesta miras tradisional jenis pongasi.

“Barang bukti yang di-amankan sisa miras yang disimpan dalam teko,” kata AKP Pino.

Kesembilan warga itu kemudian digelandang ke Mapolsek Luwuk guna didata dan pembin-aan serta membuat surat pernyataan tidak mengu-langi perbuatan tersebut. */MAN

Pesta Miras, Sembilan

Warga Luwuk Diamankan

SEMBILAN warga Luwuk saat diamankan di Mapolsek Luwuk karena pesta miras, Jumat (12/3/2021)

(3)

warta pendidikan

SULTENG RAYA

3

SENIN, 15 MARET 2021

Penerimaan guru P3K di jenjang SD berbasis guru kelas dan guru Pendidikan Jasmani. Sementara untuk jenjang SMP berbasis guru mata pelajaran, terdiri dari guru Bahasa Indonesia, Bim-bingan Konseling, Tekno-logi Informasi Komunikasi (TIK), dan Seni Budaya.

Kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, terkait hal tersebut, dirinya sudah me-lakukan koordinasi dengan Walikota Palu, Hadiyanto Rasyid, dan Wakil Walikota Palu Reny A. Lamadjido, pada Jumat (12/3/2021).

“Kami sudah laporkan dan koordinasikan langsung ke Walikota Palu, Bapak Ha-diyanto Rasyid dan Wakil Walikota Palu, Ibu dr Reny A.Lamadjido,”ujar Ansyar Sutiadi. Ahad (14/3/2021).

Dari hasil koordinasi ter-sebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu diinstruksikan oleh Wali-kota Palu untuk melaku-kan pendampingan dalam bentuk pelatihan, terutama cara menggunakan compu-ter khususnya bagi tenaga guru honorer yang berusia 50 tahun ke atas, mengingat kelemahan terbesar mereka

adalah mengoperasikan komputer, terutama yang berbasis chat dalam rang-ka pelaksaan ujian seleksi nantinya.

Walikota Palu kata ka-dis, sangat memprioritas-kan tenaga guru honorer yang usianya 50 tahun ke atas, karena usia mereka yang sudah cukup sepuh dan kesempatannya sangat terbatas. “Sehingga Dinas Pendidikan diintruksikan dalam waktu dekat sebe-lum pelaksaan ujian seleksi, melakukan pendampingan dalam bentuk pelatikan, terutama cara mengguna-kan computer yang ber-basis chat, dalam rangka pelaksaan nantinya,”sebut kadis.

Terkait mereka (para guru honorer) yang dapat ikut kata kadis, adalah bagi me-reka yang sudah terdata dalam dapodik sekolah, ter-data dalam honorer K2, dan terakhir memiliki sertifi kat pendidik.

Kemendikbud Buka For-masi 513 Ribu Guru P3K

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, tahun ini, 2021, telah mengusulkan formasi perekrutan guru ASN PPPK (P3K) sebanyak

TAMPAK Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, melakukan rapat koordinasi dengan Walikota Palu, Hadiyanto Rasyid, dan Wakil Walikota Palu Reny A.Lamadjido, di ruang kerja Walikota Palu, Jumat (12/3/2021). FOTO: DOK DISDIKBUD PALU

Kota Palu, Buka Kouta

Penerimaan 382 Guru P3K

SULTENG RAYA-Kabar baik bagi para

guru honorer yang ada di lingkungan

Di-nas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu,

pasalnya Pemerintah Kota Palu, kini

mem-buka kouta penerimaan Pegawai Pemerintah

dengan Perjanjian Kontrak (P3K) di

ling-kungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

sebanyak 382 orang guru, terdiri dari jenjang

SD sebanyak 294 orang guru, dan jejang SMP

sebanyak 88 orang guru.

513 ribu, angka ini akumu-lasi dari pengusulan dari se-luruh daerah di Indonensia, sekaligus merupakan angka terbesar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Meski tidak mencapai satu juta, kita patut men-gapresiasi. Rekor ini mem-buktikan bahwa para guru honorer mendapat kesem-patan luas dan adil untuk memperjelas statusnya,” kata Mendikbud, Nadiem Makarim, saat rapat kerja (raker) dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), pada Rabu (10/3/2021).

Kata Mendikbud, total usulan formasi Pemda sete-lah dilakukan penyesuaian berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), ter-kait kebutuhan guru adalah sebesar 513.393. Sebanyak 166 daerah mengusulkan kurang dari 50% dari total formasi yang dibutuhkan. Sebanyak 58 daerah tidak mengajukan formasi.

My Esti Wijayati, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP memberikan apresiasi dengan jumlah usulan for-masi guru ASN P3K. “Saya menilai angka 513.000 tahun 2021 itu sudah angka luar bi-asa, jadi saya apresiasi untuk Pak Menteri,” ucap Esti.

Merujuk pada lini masa seleksi guru ASN P3K, pe-serta seleksi diberi kesem-patan tiga kali mengikuti ujian.

Kesempatan pertama di bulan Agustus 2021, kesem-patan kedua di bulan Okto-ber 2021, dan kesempatan ketiga di bulan Desember 2021. Semua guru honorer tetap dapat mengikuti se-leksi. Guru yang mengajar di daerah tanpa formasi dapat mendaftar di daerah

lain. Guru yang melewati batas nilai kelulusan tahun ini namun tidak mendapat formasi dari Pemdanya dapat menggunakan nilai hasil tes tahun ini di tahun selanjutnya.

Kemendikbud menyedia-kan materi pembelajaran daring untuk membantu kesiapan mengikuti ujian seleksi guru ASN PPPK. 256.795 guru telah mengak-ses situs Guru Belajar dan Berbagi dan 101.815 guru telah bergabung dalam fo-rum diskusi.

Sementara itu, untuk ke-bijakan afi rmasi dalam se-leksi guru ASN P3K, ujian seleksi pertama hanya untuk guru honorer di sekolah negeri masing-masing dae-rah. Sedangkan untuk ujian seleksi kedua dan ketiga ter-buka untuk semua guru ho-norer dan lulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Selain itu, terdapat poin bonus untuk batas nilai kelulusan dengan kriteria sebagai berikut.

Pertama, peserta dengan umur 40 tahun keatas terhi-tung saat pendaftaran dan berstatus aktif selama tiga tahun terakhir mendapat bo-nus nilai kompetensi seba-nyak 75 poin (15% dari nilai maksimal 500 poin). Kedua, untuk peserta penyandang disabilitas, para peserta akan mendapatkan bonus nilai kompetensi teknis sebanyak 50 poin (10% dari nilai mak-simal 500 poin). Sementara, bagi peserta yang sudah memiliki sertifi kasi guru, pe-serta mendapat nilai penuh untuk komponen kompeten-si teknisnya dan tetap perlu lulus batas nilai kelulusan untuk tes manajerial, sosio-kultural, dan wawancara.

*/ENG

SULTENG RAYA-Te-rinsipirasi dari bencana gempa dan likuefaksi pada 28 September 2018 silam, seorang mahasiswi di Universitas Tadulako (Untad) menciptakan alat peraga deteksi likuefak-si, alat ini dibuat untuk tugas akhirnya dan telah mendapat dua hak paten sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelek-tual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham RI.

Berdasarkan siaran Kompas TV, alat peraga deteksi bencana likuefaksi dengan alarm itu merupa-kan ciptaan dari seorang alumni mahasiswi Univer-sitas Tadulako, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pen-didikan (FKIP), alat seder-hana ini dilengkapi dengan dua sensor penting dan alarm, satu sensor gerak untuk deteksi gempa, dan sensor kelembapan untuk deteksi likuefaksi.

Alumni UNTAD itu bernama Andriaztika Lala, saat masih berstatus mahasiswi, Andriaztika menciptakan alat peraga itu untuk tugas akhirnya, prinsip kerja alat itu akan membunyikan alarm nada pendek jika terjadi gempa dan alarm nada panjang jika terjadi likuefaksi.

“Saat saya konsultasi judul, pembimbing saya menyarankan bagaimana membuat suatu alarm, tapi alarm likuifaksi, karena

TANGKAPAN layar peragaan alat peraga yang dilengkapi den-gan alarm Likuefaksi. FOTO: IST

Mahasiswi Untad Ciptakan Alat

Peraga Deteksi Bencana Likuefaksi

2018 Kota Palu mengalami suatu musibah bencana yang tidak biasa, yakni berupa likuifaksi,”jelas Andriaztika Lala. Ahad (14/3/2021). Kini alat itu telah mendapat hak paten sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelek-tual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham RI, Sah-rul Saehana seorang dosen pembimbing Andriaztika saat itu ikut membantu dalam ide pembuatan alat peraga itu.

Kata Sahrul Saehana, hingga saat ini telah ada dua hak paten sederha-na yang dihasilkan, yakni masing-masing hak paten itu terkait alarm likuefaksi dan terkait alat peraga yang dilengkapi dengan alarm.

Kedua hak paten itu

di-daftarkan dua tahap, per-tama 30 Desember 2020, diterdaftarkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelek-tual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham RI terkait alarm likuefaksi, dan kedua pada pertengahan Februari 2021 terkait alat peraga yang dilengkapi dengan alarm, juga didaftarkan di Direktorat Jenderal Ke-kayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham RI.

Setelah mendapatkan hak paten, alat peraga itu pun rencananya akan dibuat lagi sebagai alat peraga pada pelajaran tentang bumi dan antariksa, alat itu dapat menjelaskan secara singkat awal terjadinya likuefaksi dengan diawali dari gempa bumi. KPS/ENG

SULTENG RAYA-Se-hubungan dengan bere-darnya informasi mengenai keberadaan calo dan uang pelicin untuk

mempermu-SULTENG RAYA-Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kini telah berusia 57 Tahun, tepatnya kemarin Ahad (14/3/2021) salah satu Ortom Muhammadiyah itu merayakan hari jadinya yang ke-57 Tahun.

Usia tersebut dinilai su-dah tidak muda lagi, susu-dah saatnya para alumni IMM le-bih berkotribusi pada bang-sa dan negara ini, khususnya alumni yang ada di wilayah Sulawesi Tengah diharap-kan memberi sumbang-si gagasan dan pemikiran pembangunan Sulawesi Tengah yang lebih baik.

Hal tersebut diungkapkan Rektor Unismuh Palu, se-kaligus Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Su-lawesi Tengah, Dr. Rajindra, SE., MM. Ahad (14/3/2021).

Katanya, alumni IMM tidak boleh lagi hanya men-jadi penonton, saatnya ikut berkarya menyumbangkan pikiran dan gagasan untuk pembangunan bangsa,

khu-FOTO: ILUSTRASI

Waspadai Penipuan

Calo Rekrutmen P3K

dah kelulusan seleksi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kemendikbud menegaskan bahwa praktik tersebut me-langgar hukum dan bukan merupakan tindakan terpuji di tengah upaya pemerintah melaksanakan tata kelola seleksi dengan jujur dan transparan.

“Saya merasa prihatin dengan peredaran infor-masi calo dan uang pelicin yang meresahkan guru ho-norer ini. Saya mewakili Kemendikbud mengimbau khususnya kepada para guru calon peserta seleksi P3K agar tidak terbujuk modus-modus penipuan se-macam ini yang justru akan merugikan calon peserta sendiri,”demikian ditegas-kan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril, Ahad (14/3/2021).

Seperti ditegaskan Men-teri Pendidikan dan Kebu-dayaan sebelumnya, P3K memang tetap harus melalui proses seleksi berdasarkan amanah undang-undang dan demi menjaga kualitas guru.

Akan tetapi bagi para guru honorer yang belum dinyatakan lulus seleksi tahun ini, diminta untuk ti-dak berkecil hati karena para guru diberikan kesempatan hingga tiga kali mengikuti tes P3K.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud juga telah memperkenal-kan Program Guru Belajar dan Berbagi – Seri Belajar

Mandiri Calon Guru ASN P3K yang dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional para peserta dengan mengedepankan konsep ruang kolaborasi dan komunitas pembelaja-ran. Seri Belajar Mandiri ini dapat diakses secara daring dan bebas biaya melalui laman https://gurubela-jardanberbagi.kemdikbud. go.id.

“Kami mengimbau para guru honorer dan lulusan pendidikan profesi guru untuk dapat memanfaatkan program pembelajaran yang ada di Seri Belajar Mandiri sebagai usaha penguatan kapasitas pribadi sebelum mengikuti tes seleksi ASN P3K.

Mari kita semua membuk-tikan integritas diri melalui seleksi yang adil, bersih, dan demokratis,” tutup Iwan Syahril.

Terkait keberadaan prak-tik calo seleksi ASN P3K ini, Kemendikbud akan ber-koordinasi dengan pihak ter-kait untuk menginvestigasi lebih lanjut dan menindak oknum yang terbukti mela-kukan. Kepada masyarakat yang mengetahui informa-si tentang praktik calo ini juga dapat menyampaikan laporan melalui Layanan Informasi dan Pengaduan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dapat diakses pada laman res-mi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud, yakni ult.kemdikbud.go.id atau https://kemdikbud.lapor. go.id. */ENG

REKTOR Unismuh Palu, sekaligus Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Dr. Rajindra, SE., MM, bersama para pengurus IMM dan senior IMM Sulteng, di Sekretariat IMM. Ahad (14/3/2021). FOTO: IST

DI USIA 57 TAHUN

IMM Diharapkan Lebih Berkontribusi

Membangun Bangsa dan Daerah

susnya di Sulawesi Tengah,

karena selama ini Ia melihat kontribusi alumni IMM be-lum begitu maksimal, pada hal pikiran dan gagasan mereka sangat dibutuhkan

untuk bangsa dan daerah ini. “Mengingat sebagai salah satu Ortom di Muham-madiyah, proses kaderisasi untuk menghasilkan kader yang mumpuni, baik pi-kiran dan tindakan sudah cukup diakui, namun kon-tribusinya belum begitu menonjol, masih kurang. Padahal alumninya sudah cukup banyak, saatnya di usia 57 tahun ini, lebih di-tonjolkan lagi, karena hal itu sangat diharapkan,”ujar Pimpinan Wilayah Muham-madiyah Sulteng ini.

Katanya, sebagaimana tema yang diusung Milad kali ini yakni “Membumikan Gagasan dan Membangun Peradaban”, tentu harus betul-betul diimplementa-sikan, tidak hanya sekadar menjadi selogan. Namun harus bisa membangun ga-gasan yang sifatnya konst-ruktif terkait pembangunan kedepan. Baik diinternal Muhammadiyah, maupun untuk daerah. ENG

(4)

WARTA UMUM

4

SENIN, 15 MARET 2021

SULTENG RAYA

No. Polisi : DN 4870 VI Nama : FATMAWATI AHMAD Alamat : JL. GEREJA NO. 23

RT.004 RW. 004 KEL. TATURA UTARA KEC. PALU SELATAN KOTA PALU

Merk/Type : HONDA/ NF11BID M/T No. Rangka : MH1JBC214BK580263 No. Mesin : JBC2E-1571051 No. BPKB : H08377386S1

BPKB HILANG

No. Polisi : DN 4621 ID Nama : FATMAWATI AHMAD Alamat : JL. GEREJA NO. 23

RT.004 RW. 003 KEL. TATURA UTARA KEC. PALU SELATAN KOTA PALU

Merk/Type : HONDA/NF100 SL No. Rangka : MH1HB31186K435104 No. Mesin : HB31E1429758 No. BPKB : 8891347-S1

BPKB HILANG

No. Polisi : DN 1247 KD Nama : HJ. SAANA. A. S,Sos Alamat : JL. MAGAU JANGGO

DS. LAMO KEC. PARIGI KAB. PARMOUT Merk/Type : HOND BRIO SAYTA No. Rangka : MHRDD1850HJ705785 No. Mesin : L12B31851804 No. BPKB : N08118858S1

BPKB HILANG

SULTENG RAYA-

Pem-bangunan jamban merupa-kan salah satu program fi-sik TMMD Reguler Ke-110 Kodim 1011/KLK di Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, sebagai upaya TNI untuk mengurangi beban warga masyarakat kurang mampu.

Para anggota Satgas TMMD Reguler Ke-110

Kodim 1011/KLK saat ini telah mengerjakan pem-bangunan jamban 20 unit ke warga penerima man-faat.

Menurut Dan SSK, Kap-ten Inf Handoyo , jika saat ini Satgas TMMD Reguler Ke-110 telah dibagi menjadi beberapa tim dan bekera di beberapa titik pengerjaan, antara lain sebagian Satgas melanjutkan pengecoran

akses jalan pertanian dan pembangunan mushola.

“Untuk efisiensi dalam bekerja, satgas TMMD kami bagi menjadi beberapa tim, yang selanjutnya bekerja di beberapa titik sasaran pembangunan fisik, seperti pembangunan jalan usaha tani, pembuatan mushola, dan pekerjaan jamban war-ga,”Ujar Dan SSK, Ahad (14/3/2021) . */ENG

ANGGOTA Satgas TMMD bersama warga melakukan pengecoran akses jalan pertanian. FOTO: DOK TMMD

Program TMMD,

Kurangi Beban Warga

W A R G A m e r a s a

mendapatkan berkah ter-sendiri ketika melintas di jalan aspal Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, yang baru saja dibangun oleh Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 110 oleh Kodim Bojonegoro.

Suyoto, salah satu warga Ngrancang yang saat se-dang berolahraga bersepeda mengatakan bahwa dirinya merasakan ada perubahan saat melintas di jalan Desa Ngrancang, kini jalan halus dan mulus di rasakan tanpa ada gelombang dan kerusa-kan seperti beberapa waktu

SEORANG warga melintasi jalan aspal Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, yang baru saja dibangun oleh Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 110 oleh Kodim Bojonegoro.

FOTO: DOK TMMD

Jalan Aspal Hasil

TMMD Mulai

Dirasakan Warga

SULTENG RAYA- Meskipun pelaksanaan

pembangunan jalan aspal di Desa Ngrancang

sepanjang 3000 meter belum selesai

penger-jaanya, namun hal ini hasilnya sudah

dirasa-kan oleh warga.

lalu.

Warga Desa Ngrancang yang lain juga merasakan hal sama, saat ini melakukan transportasi di wilayahnya sudah tidak mengalami kendala lagi.

Kepala Desa Ngrancang, Sudadi merasa bersyu-kur atas adanya program TMMD ke 110 yang telah membangun jalan aspal di Desanya seoanjang 3000 me-ter ini dan dengan harapan bisa membuka jalur keluar desa agar lebih mudah se-hingga dapat meningkatkan proses perekonomian masy-arakat desanya. */ENG

SULTENG RAYA - Letkol Inf Bambang

Hariyanto, turut meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada ratusan prajurit Satuan Tugas (Satgas) yang melaksanakan kegiatan program TNI Manung-gal Membangun Desa (TMMD) ke- 110 diwilayah Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Jum'at (12/3/2021).

Selaku Komandan Satgas TMMD, perwira menengah itu mengatakan Vaksinasi tahap pertama ini ada se-banyak 100 prajurit, Satgas divaksin guna mendu-kung program pemerintah

mencegah penyebaran TAMPAK seorang anggota satgas TMMD mengikuti proses vaksi-nasi. FOTO: DOK TMMD

Ratusan Satgas TMMD

Bojonegoro Divaksin

coronavirus disease 2019 atau covid-19.

Pihaknya mengharapkan dengan adanya vaksinasi tersebut imunitas tubuh prajurit semakin mening-kat, dan vaksin ini aman serta halal. "Imunitas prajurit semakin kuat, karena mereka bekerja dilapangan dalam program TMMD ini dan garda ter-depan dalam penanganan covid-19," ujar Letkol Inf Bambang Hariyanto.

"Kegiatan vaksinasi ini tetap menjalankan protokol kesehatan 5-M. Sehingga aman terhindar dari papa-ran covid-19," pungkasnya.

*/ENG

SULTENG RAYA-

Ke-kompakkan antara Satgas TNI Manunggal Memban-gun Desa (TMMD) Kodim 1011/KLK dengan warga Desa Saka Lagun, Keca-matan Pulau Petak, Kabupa-ten Kapuas tidak diragukan lagi. Tak hanya dalam hal besar, hal kecil pun mereka tetap kompak.

Contohnya, saat ang-gota satgas mau mem-buat ukuran adonan se-men dan pasir, pada Ahad(14/3/2021), untuk pemelesteran dinding mus-hola, anggota satgas dan warga tampak melaku-kan perbincangan terlebih dahulu untuk menentukan ukuran adonan campuran.

Alhasil, keduanya tampak cocok dalam meramu adu-kan semen dan pasir untuk membuat plester. "Saya sel-alu meminta pertimbangan dengan tukang yang ada

PROSES pembuatan adonan semen untuk plasteran dinding mushola. FOTO: DOK TMMD

Prajurit TNI Kompak Bersama Warga

di desa ini. Mereka pasti lebih berpengalaman dalam bidang pertukangan batu," ungkap Pratu Zainal.

Hal yang sama juga di-ungkap oleh warga yakni bapak Joas yang mengaku selalu berkordinasi setiap melaksanakan pekerjaan. "Kami setiap hari ya se-perti ini, selalu koordina-si dan berembug dalam setiap pengambilan langkah dalam melaksanakan pem-bangunan," terang Joas. Begitulah kemanunggalan yang terjadi antara TNI dan warga desa, keduanya san-gat kompak. */ENG

SULTENG RAYA-

Ang-gota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Memban-gun Desa (TMMD) Reguler Ke-110 Kodim 1011/KLK, dengan cekatan mengerja-kan plester dinding musala Miftahul Jannah, Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Ahad (14/3/2021).

Anggota Satgas, Serka Andi mengatakan dirinya bersama dengan anggo-ta Satgas TMMD lainnya terus kebut pengerjaan plester dinding Mushola Miftahul Jannah, agar se-cepatnya bangunan yang merupakan tempat ibadah umat muslim ini dapat diselesaikan, agar warga

SULTENG RAYA-

Pro-gram TMMD Reguler 110 Tahun Anggaran 2021 yang salah satunya difokuskan di Desa Saka Lagun, Keca-matan Pulau Petak, Kabupa-ten Kapuas ini benar-benar membawa keberkahan bagi warga desa. Karena dengan adanya pelaksanaan TMMD inilah harapan mereka kede-pan perekonomian warga dan desanya akan mening-kat dibandingkan dengan sebelumnya.

"Inilah yang menjadikan warga Desa Saka Lagun selalu memuji kedatangan para anggota satgas di desa ini, karena mereka sangat tulus berbuat demi kebaikan warga desa ini," kata Zulki-fl i, Ahad (14//3/21).

Sementara itu, Serda Wi-dayanto mengatakan bah-wa seluruh anggota Sat-gas TMMD ini tidak ingin warga yang dilindunginya dalam memperoleh

eko-PROSES pengecoran jalan pertanian. FOTO: DOK TMMD

TMMD Membawa Berkah Bagi Warga

PROSES plester dinding musala Miftahul Jannah, Desa Saka La-gun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Ahad (14/3/2021).

FOTO: DOK TMMD

Satgas Mulai Plester Dinding Musala

segera menggunakanya. Sementara itu, Sugiyo (65) yang merupakan warga desa mengaku tidak sabar lagi menunggu penyelesai-an pembpenyelesai-angunpenyelesai-an mushola

miftahul jannah, agar ia tidak perlu lagi jauh-jauh ke mesjid untuk beribadah, karena mushola miftahul jannah sangat dekat dengan kediamanya. */ENG

nomi buruk. Maka dari itu dalam pelaksanaan TMMD ini anggota satgas selalu

be-rupaya mempersembahkan yang terbaik kepada warga Desa Saka Lagun. */ENG

(5)

lim saja. Akan tetapi, se-luruh manusia yang pernah bertemu atau yang pernah mempelajarinya juga turut merasakan. Hal itu disebab-kan oleh tingkah laku beliau dalam ranah sosial yang tidak pernah membedakan antara orang yang mengiku-ti ajarannya dan orang yang tidak mengikutinya. Karena itu, patut kiranya untuk kita jadikan teladan akhlak beliau dalam bergaul den-gan non-muslim, sehingga tercipta kedamaian dalam keragaman.

PIAGAM MADINAH

Nabi Muhammad sangat menghormati hak orang lain. Beliau tidak pernah memaksa apalagi menyakiti orang yang tidak sepaham dengannya. Beliau sangat memaklumi dengan adanya perbedaan. Oleh karenanya, Nabi pernah mengatakan, bahwa perbedaan itu adalah rahmat. Sehingga, dengan adanya perbedaan justru menjadi sebuah bentuk ke-lanjutan dalam memantap-kan ukhuwah (persauda-raan).

Persaudaraan yang te-lah dibangun oleh Nabi Muhammad dapat dilihat ketika beliau hijrah ke Ma-dinah. Di Madinah yang terdiri dari berbagai ma-cam golongan dan keya-kinan yang berbeda itu, Nabi Muhammad dengan kecerdasannya telah mem-buat sebuah konsensus dan kesepakatan bersama, yang kemudiaan terkenal dengan sebutan Piagam Madinah. Dengan adanya Piagam Ma-dinah yang digagas Nabi itu, perpecahan antar golongan dan keyakinan yang berbeda dapat diatasi.

Dengan demikian. Nabi Muhammad telah mam-pu menciptakan sebuah rasa persaudaraan dan per-damaian di antara berba-gai macam golongan dan

keyakinan yang berbeda. Sungguh sebuah prestasi yang tak pernah dilakukan dan terpikirkan oleh manu-sia-manusia sebelum Nabi Muhammad saw.

Gagasan persaudaraan melalui Piagam Madinah tersebut, perlu untuk kita ketahui dan kita teladani, terutama bagi para pemim-pin agama. Meski sebagian orang-orang yang anti-pati terhadap Islam mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah orang yang suka berperang dan membunuh orang. Namun, perkataan seperti itu, tidak akan men-gurangi kemuliaan Nabi Muhammad di mata para umatnya dan orang-orang yang betul-betul mempela-jari sejarah kehidupannya.

Sebab, jika cinta-kasih terhadap kedamaian tidak ditumbuhkan, dan toleransi terhadap perbedaan tidak diajarkan oleh beliau, maka sungguh Islam sampai detik ini tidak akan pernah dite-rima oleh manusia. Sebab itulah, umat Islam dengan umat agama yang lain, tidak akan pernah maju, aman, dan tentram jika hanya sibuk untuk saling menyalahkan dan saling menyakiti.

Oleh karena itu, dalam menciptakan kedamaian dan ketentraman di dalam sebuah tatanan masyarakat yang plural dan multikul-tural, maka penting kiranya untuk mempelajari sejarah kehidupan Muhammad, sebagai seorang Nabi dan Rasul.

Karena itu pula, Islam pa-tut untuk maju ke garda ter-depan dalam menghentikan berbagai bentuk perpecahan dan pertikaian. Wallahu a’lam bi al-shawab.

Penulis adalah Maha-siswa Pascasarjana UIN Alauddin Makassar dan Alumni Ponpes Modern Babussa'adah Bajo

OPINI

SENIN, 15 MARET 2021

5

SULTENG RAYA

EMARIN tepat setahun virus korona

melanda Tanah Air sejak kasus pertama diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020. Sudah banyak upa-ya upa-yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19, termasuk mela-kukan vaksinasi kepada masyarakat, terutama yang masuk kelompok prioritas.

Kini, pihak swasta juga bisa melaksanakan vaksi-nasi mandiri melalui perusahaan untuk para pekerja dan keluarganya. Ribuan perusahaan telah teregistra-si di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indoneteregistra-sia untuk berpartisipasi. Saat ini, pihak Kadin bersama pemerintah sedang dalam pembahasan terkait dis-tribusi vaksin. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menamai program vaksinasi mandiri yang memung-kinkan perusahaan melaksanakan vaksinasi Covid-19 di luar vaksinasi gratis oleh pemerintah, yakni vaksi-nasi gotong royong. Data terbaru yang dirilis Kadin menunjukkan hampir 7.000 perusahaan yang sudah bersiap melaksanakan vaksinasi gotong royong.

Jauh hari sebelumnya, kalangan pengusaha sudah menyatakan niat turut serta dalam upaya pemberian vaksinasi secara mandiri. Namun, pemerintah belum menyalakan lampu hijau karena harus menyiapkan aturan main yang jelas terlebih dahulu. Pasalnya, program pemberian vaksin Covid-19 sangat sensitif selain keberadaan vaksin sangat terbatas. Dan, peme-rintah menghindari terjadinya pelaksanaan pembe-rian vaksin yang tumpang tindih antara pemerintah dan pihak swasta. Akhirnya, permintaan tersebut diloloskan dengan regulasi dalam bentuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 10/2021. Pihak swasta dalam hal ini perusahaan bisa berpartisipasi dalam vaksinasi untuk karyawan dan keluarga secara gratis.

Melalui regulasi berupa Permenkes itu mengatur sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi. Mulai dari jenis vaksin yang harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Di antaranya, vaksin yang digunakan telah mendapat persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. Jenis vaksin Covid-19 yang digunakan harus berbeda dengan jenis vaksin Covid-19 yang digunakan pemerintah. Lalu, tarif vak-sinasi gotong royong ditetapkan Kemenkes melalui aturan selanjutnya.

Untuk pelaksanaan pelayanan vaksinasi gotong royong, pemerintah sudah mewanti-wanti agar tidak dilaksanakan pada rumah sakit milik negara. Pihak perusahaan harus menggandeng rumah sakit swasta. Dalam Permenkes soal vaksin mandiri itu ditegaskan pula bahwa perusahaan harus memas-tikan pemberian vaksin pada pekerja dan keluarga ditanggung perusahaan. Meski sejumlah persyaratan harus dipenuhi ternyata minat pihak swasta untuk program vaksinasi mandiri cukup besar, terbukti dari ribuan perusahaan yang sudah mendaftarkan diri untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong.

Pemerintah memastikan dengan dinyalakannya lampu hijau untuk pelaksanaan vaksinasi gotong royong tidak akan bentrok dengan program vaksinasi oleh pemerintah yang sudah terjadwal dengan baik. Vaksinasi mandiri adalah program yang paralel atau saling melengkapi dan menguatkan dengan program vaksinasi pemerintah yang sudah berjalan. Karena itu, keterlibatan pihak swasta akan sangat membantu pemerintah dalam pemberian vaksin untuk mengata-si pandemi Covid-19.

Sekadar informasi, untuk anggaran vaksinasi Co-vid-19, sebagaimana dibeberkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, akhir bulan lalu, pemerin-tah akan menggelontorkan dana sebesar Rp73 triliun. Dana jumbo itu meliputi program pengadaan vaksin sebesar Rp64 triliun dan pelaksanaan vaksinasi sebe-sar Rp9,1 triliun. Akhir tahun lalu, pemerintah telah membeli vaksin Sinovac sebanyak tiga juta dosis dengan nilai sebesar Rp633,8 miliar. Dan, vaksin Sinovac itulah yang digunakan sekarang.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga mengungkapkan bahwa Indonesia membu-tuhkan sebanyak 426,8 juta dosis vaksin. Pemerintah mengklaim telah mendapat komitmen untuk seba-nyak 663,5 juta dosis vaksin. Dari mana sumber pem-biayaan vaksinasi Covid-19 yang digratiskan kepada masyarakat? Menkeu Sri Mulyani menyebut, dari dana sisa anggaran tahun lalu. Sumber lain melalui refocusing dan relokasi anggaran kementerian/lem-baga pada tahun ini. Patut disyukuri, Indonesia salah satu negara yang beruntung karena sudah mendapat akses terhadap pengadaan vaksin Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jangan sampai gagal. Keberhasilan vaksinasi adalah kunci dalam mengendalikan pandemi Covid-19 menuju pemuli-han ekonomi nasional.

Sebaliknya, bila vaksinasi ini melenceng, maka besar kemungkinan pengendalian pandemi Covid-19 semakin susah yang pada akhirnya perekonomian nasional jauh dari kata pulih. Belakangan ini, kinerja perekonomian nasional pelan tapi pasti sudah mele-wati masa genting. Tengok saja, pada kuartal kedua tahun lalu pertumbuhan ekonomi terkoreksi minus 5,32%, lalu sedikit membaik pada kuartal kedua yang mencatatkan pertumbuhan minus 3,24%, selanjutnya kuartal keempat menunjukkan perbaikan dengan pertumbuhan minus 2,19%. Dengan demikian, per-tumbuhan perekonomian nasional tercatat minus 2,07% sepanjang tahun lalu.

Dengan melihat kecenderungan kinerja pertum-buhan ekonomi nasional semakin membaik, hara-pannya akselerasi pemulihan ekonomi akan lebih cepat dengan pemberian vaksinasi Covid-19 sejak awal tahun ini. Apalagi pelibatan pihak swasta atau perusahaan menjadi motor tersendiri dalam men-gendalikan pandemi Covid-19 menuju pemulihan ekonomi nasional. Dengan catatan, regulasi yang di-keluarkan pemerintah untuk vaksinasi gotong royo-ng harus konsisten deroyo-ngan segala konsekuensinya.***

K

PENERBIT: PT. Trimedia Sulteng Mandiri

No. Rek. Bank Sulteng, An. PT. Trimedia Sulteng Mandiri Acc. 0010107770011

Rek. Bank Mandiri, No. 151-00-1205223-6 An. PT. TRIMEDIA SULTENG MANDIRI

PERWAKILAN JAKARTA: Jl. Tebet Timur IV F No. 6 Jakarta Selatan (Ahmad Averus Toana, Sudarsono, Syafi i, Agung Ramadhan)

PERCETAKAN: TRIMEDIA GROUP (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN HARIAN

SULTENG RAYA

, DIBEKALI KARTU PERS/SURAT TUGAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI

PENDIRI/PIMPINAN UMUM: Tri Putra Toana. DEWAN MANAJEMEN TRIMEDIA : Tri Putra Toana, Temu Sutrisno, Mahmud Matangara.

PIMPINAN PERUSAHAAN: Suyanto. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB: Irwan.

REDAKTUR: Amiluddin, Andi Nurhidayat, Hangga Nugracha. STAF REDAKSI: Irwan, Andi Hidayat, Amiludin, Hangga Nugracha, Rafi q,

Rahmat Kuniawan, Nindhya Shinta Dewi, Jane Lestari Parabak, Ruth Damayanti. SEKRETARIS REDAKSI: Rahmawati. LITBANG: A. Madukelleng.

BIRO DONGGALA: Wahid Agus, Andika Pratama, Situr Wijaya. BIRO SIGI: Feri Fadli. BIRO PARMOUT: Aslan Laeho. BIRO TOUNA: Budi. BIRO POSO: Syamsuyadi. BIRO BALUT: Subianto. BIRO MOROWALI: Bambang Sumantri. BIRO MOROWALI UTARA: Ivan Tagora. BIRO TOLITOLI: Rustam.

BIRO BANGKEP: Pariaman Tambunan (Kepala Biro) Rizal Saenong (Pemasaran). BIRO BANGGAI: Pariaman T, Reynold Sitorus.

DESIGN & ARTISTIC: Azwar Anas (Manajer), Feryanto, Wiwis. PEMASARAN/SIRKULASI: Wanto, Zainuddin Ladoe. PERIKLANAN: Helmy Jatmika (Manajer), Ruth.

KEUANGAN: Ratmin. EMAIL: [email protected] TARIF IKLAN: Warna (FC) Rp. 45.000/mmk. Hitam Putih (BW) Rp.30.000/mmk.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Rusa No. 36 TLP: 0451 4012 445 ALAMAT PERCETAKAN: Jl. Rusa No.36 Palu.

Islam, Kemanusiaan, dan Sejarah Muhammad

ISLAM yang dibawa oleh Nabi

Muham-mad adalah agama yang menjunjung tinggi

nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan

sikap saling tolong menolong. Beliau selalu

menunjukkan sikap prikemanusiaannya

yang patut diteladani, tidak hanya pada

umatnya sendiri, akan tetapi juga pada

umat-umat lain yang tidak memeluk agama Islam.

Karena itu, wajah Islam yang sesungguhnya

bisa kita gambarkan melalui tindakan Nabi

Muhammad SAW.

M Affi an Nasser

Lampu Hijau untuk

Vaksinasi Mandiri

U H A M -MAD seba-gai seorang N a b i d a n Rasul, bu-kanlah sekadar nama. Ia adalah energi yang mampu menggerakkan hidup umat manusia menjadi bermakna. Perilaku dan sabda-sab-danya tidak akan pernah lenyap. Ia akan hidup dalam setiap tarikan nafas seorang muslim yang selalu merin-dukan keselamatan dun-ia-akhirat.

Sehingga, dari sini, kita dapat menggambarkan ba-gaimana Nabi Muhammad menjadi teladan bagi ke-hidupan umat Islam. Nabi Muhammad SAW diikuti segala perbuatannya, ten-tunya karena beliau mem-punyai sifat kenabian yang mustahil kita temukan pada orang biasa.

Rasa belas kasih, cinta perdamaian, serta tutur kata dan tingkah laku yang mulia selalu diaktualkan dalam kehidupan sehari-harinya, juga sekaligus menjadi ciri khas dari perbuatan beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul.

Sebab itulah, beliau men-jadi manusia sempurna, baik

di hadapan Tuhan-Nya mau pun di hadapan makhluk sesamanya. Dan sebab itu pula, tidak salah jika beliau dijadikan teladan kemanu-siaan dalam mengarungi kehidupan di dunia ini.

MORALITAS KEMANU-SIAAN

Nabi Muhammad saw sebagai seorang manusia biasa, tentunya dilahirkan ke dunia ini disertai dengan martabat yang harus dijaga, dijunjung tinggi sepanjang hidupnya. Karena martabat itulah yang akan menentu-kan nilai-nilai kemanusiaan. Tanpa martabat, manusia akan seperti binatang. Maka, untuk mempertahankan martabat ini manusia harus berprilaku sesuai dengan ketentuan moral, baik moral yang lahir secara natural-hu-manis, maupun melalui hasil perenungan mendalam dari ajaran-ajaran keagamaan, seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw.

Ada hubungan timbal balik antara manusia dan tindakannya. Hubungan timbal balik inilah yang menuntut manusia untuk menjadi insan yang pari-purna.

M

jalan memperbaiki kead-aan. Rumus ini berlaku bagi lubang hitam narasi yang berperan sebagai penye-dia narasi kebencian dan legitimasi aksi terorisme. Parahnya, pada masa hijrah ke dunia maya ini lubang hitam narasi kelompok teror dapat menjangkiti banyak orang, termasuk orang yang berselancar di dunia maya dengan niat mulia belajar agama, algoritme dan satu saja kata kunci bisa men-gantarkan siapa saja menuju pusaran pabrik narasi ke-lompok teror yang dikelola sembunyi-sembunyi itu.

PERLU AKSI

Menanggapi persoalan ini kita semua dipanggil untuk beraksi. Yang telah diserang adalah tempat tinggal kita saat ini, rumah kita di dunia maya yang sejatinya cukup nyata memengaruhi hidup kita. Keterlibatan masyara-kat adalah salah satu kunci. Rumus dari pengentasan penyebaran narasi yang paling masuk akal adalah dengan membungkam salu-ran-saluran penyebaran in-formasi, tentu cara ini mesti ditempuh dengan benar.

Caranya adalah dengan memanfaatkan fi tur lapor-kan atau report pada plat-form media sosial dimana-pun kita menjumpai narasi kebencian. Pemerintah tentu juga perlu didesak mem-perhatikan isu dunia maya secara lebih serius, bila tugas negara adalah melindun-gi segenap tumpah darah Indonesia, maka tumpah darah itu tidak hanya ada di perbatasan negera, namun juga di dunia new normal kita, dunia maya. ***(Sumber:-Geotimes)

Penulis adalah Penerima Lencana Teladan dari Pre-siden Republik Indonesia. Sarjana Hubungan Inter-nasional dan Magister Ka-jian Terorisme Universitas Indonesia.

SUDAH lima hari sejak saya terkonfi

rma-si porma-sitif Covid-19. Rasanya begitu berat,

alih-alih sekedar menyerang fi sik, rupanya

virus ini juga menyerang mental. Untuk itu,

saya mencari penghiburan dan

penghara-pan kepada Tuhan. Dalam suatu salat saya

membaca salah satu surat favorit dalam

al-Quran yang berisi seruan menjadikan salat

dan sabar sebagai penolong, serta seruan

ikhlas bahwa segala yang bersumber dari

Tuhan tentu akan kembali pada Tuhan. Saat

membaca surat tersebut tiba-tiba saya

terin-gat pada penelitian etnografi digital pada

jaringan Islamic State di Indonesia yang saya

kerjakan sejak awal masa pandemi Covid-19.

Prakoso Permono

Lubang Hitam Narasi Teroris Selama Pandemi

isu yang sama sejak lama, bahwa berhukum mesti dengan hukum agama, sis-tem Indonesia adalah kafi r, serta sahnya membunuh sebagai jihad. Bila diperha-tikan maka tidak ada narasi agama yang genuine dan mendalam dari kelompok ini. Yang terang-terangan beredar ialah narasi kebenci-an. Ini justru lampu kuning untuk kita semua perha-tikan. Selayaknya lubang hitam alias black hole yang menghisap segala benda di luar angkasa, lubang hitam narasi ini juga berpotensi menelan dan menjangkau banyak sekali korban. Na-rasinya tampak sederhana, sekalipun pada saat yang bersamaan menunjukkan kemutakhiran.

Permainan narasi di me-dia sosial dibungkus dengan menghilangkan bau teroris-me, tentu dalihnya adalah agama atau bahkan senti-men-sentimen yang sifatnya personal dan sensitif di ten-gah masyarakat. Misalnya saja narasi anti etnis Tiong-hoa yang juga turunan dari narasi anti Tiongkok, narasi ini tidak hanya muncul pada masa pandemi menyusul isu tahunan kebangkitan ko-munisme, kasus keturunan Tionghoa Djoko Tjandra dan isu tenaga kerja asing, melainkan memang menga-kar pada sebagian kelompok masyarakat kita. Sebagaima-na dicatat antropolog Char-lotte Setijadi (2017) bahwa 48,4% masyarakat percaya bahwa keturunan Tionghoa secara eksklusif memikirkan kelompoknya sendiri, 46,3% percaya bahwa keturunan Tionghoa memiliki sifat serakah dan ambisius, 60% percaya bahwa keturunan Tionghoa sangat menguasai sektor ekonomi Indonesia, sentimen ini mengakar dan jelas disulap sebagai suatu potensi narasi kebencian oleh kelompok teror di du-nia maya.

Oleh sebab itu, bila

diiba-ratkan nelayan yang men-jaring ikan, narasi kelom-pok teror ibarat jala yang begitu besar dan ditebar dimana-mana. Tentu tuju-annya tidak lain, menjaring sebanyak-banyaknya ikan di seluas-luasnya perairan. Metaphore ini persis meng-gambarkan kondisi pra dan pada masa sekarang ini, buktinya saya bisa dengan akses kata kunci terten-tu mudah meneliti tidak kurang enam grup dengan afi liasi ISIS sepanjang pan-demi ini.

Narasi disebarkan melalui akun-akun yang terbuka bagi publik, tidak jarang melalui pola video provo-katif dengan bungkus narasi agama di kanal YouTube yang mengantarkan pada grup-grup Telegram dan WhatsApp eksklusif tempat radikalisasi dijalankan. Ti-dak hanya itu, pola lubang hitam ini bahkan men-gantarkan pada baiat atau pernyataan setia menjadi bagian dari kekhalifahan du-nia maya ISIS dan tentu saja pada pimpinan ISIS setelah proses diskusi penuh narasi kebencian tidak kurang dari satu pekan saja.

Fenomena ini jelas-jelas lubang hitam yang berpo-tensi menghisap semua. Ba-gaimana tidak? Bila kondisi pandemi ini memang men-datangkan kesulitan hidup bagi banyak orang, saat ter-jadi pemutusan hubungan kerja dan kesulitan pada berbagai sektor ekonomi.

Ahli psikologi teroris-me Arie Kruglanski (2020) menyebut pola kelompok teror pada masa pandemi ini adalah grievance alias men-gapitalisasi kesulitan hidup dan kemarahan pada masa pandemi, culprit atau mem-beri label atau tuduhan pada suatu kelompok sebagai mu-suh seperti pemerintah atau kelompok etnis minoritas, dan terakhir method yaitu melegitimasi metode keke-rasan sebagai satu satunya Melalui nilai-nilai

tinda-kan yang bermoral manusia akan mempunyai martabat yang mulia. Ketika manusia merenungkan dan berusaha mengetahui martabatnya, maka pada saat itulah ia se-benarnya telah membangun moralitasnya, yakni morali-tas kemanusiaan. Moralimorali-tas kemanusiaan ini, terkonst-ruk melalui kesadaran akan dirinya sebagai manusia serta tingkah laku seperti apa yang pantas dilakukan dalam kehidupan ini, dan Nabi Muhammad adalah teladan yang mempunyai kesadaran dari moralitas kemanusiaan ini.

Tidak hanya umat mus-lim saja yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad ialah orang yang sempurna dan mengagumkan serta punya rasa humanisme yang mendalam. Akan tetapi, dari kalangan non-muslim juga mengakui bahwa Nabi Muhammad ialah orang yang sempurna dan patut untuk dijadikan teladan dalam mengarungi kehidu-pan dunia. Tak heran, jika seorang penulis kenamaan Irlandia, George Bernad Shaw pernah mengatakan:

“Saya telah benar-benar mempelajari sejarah kehi-dupan Muhammad yang betul-betul mengagum-kan. Saya yakin, jika orang seperti dia diamanahkan untuk memimpin dunia modern, tentu dia akan ber-hasil dalam menyelesaikan segala persoalan dengan cara-cara yang tentunya dapat membawa dunia mo-dern ke dalam kedamaian dan kebahagiaan. Saya be-rani meramalkan, bahwa risalah akidah yang dibawa Muhammad akan diterima baik oleh Eropa di kemudi-aan hari”.

Dengan demikian, kepari-purnaan Nabi Muhammad bukan cuma diketahui dan dirasakan oleh umat

mus-Salah satu data temuan ialah sebuah vi-deo kumpulan pria menggeng-gam senjata berlatar bendera ISIS, yang salah satunya membaca dengan merdu salah satu ayat favorit saya itu. Para milisi ISIS itu secara serampangan menukil rang-kaian ayat yang sama untuk menjustifi kasi bahwa mati atas nama Tuhan sejatinya bukanlah suatu kematian, melainkan pintu menuju suatu bentuk kehidupan imajiner setelah mati, atau kerap kali diklaim sebagai mati syahid ala kelompok teror jihadis.

Temuan itu membawa saya pada perenungan, beta-pa mengerikan narasi ilahi yang dipelintir semacam ini. Dari kaca mata saya, ayat yang indah itu adalah cara mencari kedamaian dalam Tuhan, sedangkan bagi me-reka justru menjadi alat merusak kedamaian sejati anugerah Tuhan itu sendiri. Namun apakah benar bah-wa prahara narasi ilahi atau agama adalah biang

teroris-D

me sebagaimana diyakini

se-bagian orang? Saya percaya bukan itu jawabannya.

LUBANG HITAM

Perkara narasi agama dalam urusan terorisme ti-dak boleh disederhanakan. Selama lebih dari enam bu-lan saya melakukan peneli-tian di dalam jaringan media sosial afi liasi ISIS di Indone-sia menunjukkan bahwa na-rasi agama memang hanya umpan dan juga pemanis bibir saja. Bila diperhatikan maka narasi besar afiliasi ISIS Indonesia berkutat pada beragam aspek semasa pan-demi, mulai dari Covid-19 sebagai pertolongan Tuhan, hukuman Tuhan bagi para musuh mujahidin, hingga Covid-19 sebagai konspira-si Barat dan Cina, ketiga-nya sama sekali merupakan klaim tanpa dasar.

Selain itu afi liasi ISIS juga menyeru pada aksi jihad, anti etnis minoritas ket-urunan Tionghoa, dan anti kebijakan pemerintah se-perti penutupan masjid. Di antaranya yang murni narasi agama berputar-putar pada

(6)

SENIN, 15 MARET 2021

6

warta sulteng

SULTENG RAYA

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulan-gan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Akris Fatah menegaskan, dana stimulan tahap tiga akan segera dicairkan di tahun 2021 ini. Total dana yang akan dicairkan sebanyak Rp10 Miliar.

“Kami mohon masyarakat bersabar, dana stimulan ta-hap ketiga sebesar Rp10 Mi-liar lebih akan cair di tahun 2021 ini. Penyaluran tersebut menunggu rampungnya proses berkas seluruh ca-lon penerima manfaat,” tu-turnya, Jumat (12/3/2021). Akris mengaku, ada be-berapa kendala dalam pen-yaluran dana stimulan ini. Salah satunya ada yang sudah menerima buku reke-ning, namun masih kosong,

hal itu terjadi karena masih Akris Fatah

TAHUN INI

Dana Stimulan

Tahap Tiga Cair

Rp10 Miliar

SULTENG RAYA – Akhir-akhir ini warga

Donggala kembali mempertanyakan kapan

cairnya dana stimulan tahap tiga. Warga pun

resah, karena sudah hampir memasuki tahun

ketiga pascabencana, hak mereka sebagai

penerima manfaat rehabilitasi rumah yang

rusak akibat bencana belum juga diterima.

ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Pihaknya juga sudah be-rupaya menjelaskan ke-pada masyarakat bahwa tidak ada unsur kesenga-jaan untuk memperlambat pencairan dana stimulan tersebut. Namun, ada proses yang harus dilalaui, serta syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebagai bentuk pertang-gungjawaban terhadap uang negara.

“Di tahun 2021 ini akan dicairkan sebesar Rp10 Mi-liar lebih dana stimulan yang akan diberikan kepada 400 lebih penerima. Jangan mudah terprovokasi, peme-rintah juga sudah berupaya untuk melakukan yang ter-baik,” tuturnya.

Dirinya berharap, agar masyarakat pro aktif dalam proses pencairan dana sti-mulan, terlebih khusus dalam melengkapi seluruh syarat-syarat yang telah ditetapkan.

“Saya siap menjadi jami-nan bahwa hak-hak masya-rakat untuk rehabilitasi ru-mah pasti akan disalurkan. Namun, harus mengguna-kan memengguna-kanisme yang sudah ditetapkan,” tegasnya. ADK

SULTENG RAYA – Pro-gram Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman (P3BT) Jagung Penangkar varietas HJ 21 yang dilaksa-nakan di Desa Labuan To-poso, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, diha-rapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Diketahui, Direktur Per-benihan Kementerian Perta-nian, Edi Purnawan didam-pingi Bupati Donggala, Drs Kasman Lassa, Direktur PT Mulia Argo Sarana, Ir. Bam-bang, Kepala BPTP Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Feri Fahrudin Munir dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Retno Ningtias, melakukan panen jagung penangkar varietas HJ 21 pada kegiatan P3BT di Desa Labuan Toposo, Keca-matan Labuan, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (10/3/2021).

Bupati Donggala saat tiba di tempat kegiatan langs-ung menuju lokasi untuk melakukan panen jagung di lahan seluas 50 hektar. Selain panen jagung juga dilakukan temu wicara pada kegiatan P3BT berbasis koorporasi APBN TA 2020, varietas jagung Hj 21 pada kelompok Tani Kalompeata.

Pada kesempatan itu, Di-rektur PT Mulia Agro Sara-na, Ir Bambang menyampai-kan, dari kegiatan penang-karan benih jagung, petani yang ada di Desa Labuan Toposo pendapatannya su-dah meningkat.

"Untuk itu saya dan peta-ni menyampaikan ucapan terima kasih, baik kepada Pak Direktur, Pemda Dong-gala atas bantuannya juga pendampingan dari dinas terkait dan mohon dukun-gannya dari semua pihak," ujarnya.

Namun kata Bambang, meskipun Donggala dilihat sudah maju tetapi sebagian petani masih membajak den-gan menggunakan Lembu.

BUPATI Donggala, Drs Kasman Lassa saat meninjau langsung ke-bun jagung petani penangkar benih jagung di Desa Labuan Topo-so, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Rabu (10/3/2021). FOTO: IST

Program P3BT Diharapkan

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

naman Pangan, Edi Purna-wan dalam sambutannya menambahkan, bagaima-na program perbenihan di seluruh Indonesia daerah sentral-sentral penanaman jagung misalnya Sulawesi bisa menghasilkan Jagung Hibrida itu sendiri.

"Jadi yang ini kami canangkan di Sulawesi Tengah, kemudian ada di Sulawesi Utara dan Kali-mantan Selatan diharap-kan bisa membantu untuk memproduksi benih Jagung Hibrida dan kami mohon dukungannya dari semua pihak dan semoga sukses usaha ini untuk Indonesia kedepannya," katanya.

Bupati Donggala, Drs. Kasman Lassa mengatakan, pembangunan pertanian diarahkan pada upaya pe-ningkatan produksi dan pro-duktifi tas hasil pertanian.

Untuk mencapai tujuan tersebut kata Bupati, sesuai tugas pokok dan fungsi Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, dilaksanakan Program Pen-gembangan Petani Produsen Benih Tanaman yang berba-sis koorporasi.

“Program ini sebagai sa-lah satu upaya pemerintah dalam pengembangan dan peningkatan produksi be-nih, khususnya komoditi jagung. Karena jagung me-rupakan salah satu komo-diti unggulan di Kabupaten Donggala. Sehingga, kede-pannya diharapkan dapat memberikan kontribusi be-nih jagung yang lebih besar, terhadap perkembangan petani penangkar dan men-gurangi kesenjangan, serta memperluas kesempatan kerja,” jelasnya.

“Saya selaku bupati mera-sa bangga pada masyarakat petani jagung, pada kegiatan P3BT berbasis koorporasi ini yang sudah melakukan penangkaran benih jagung dan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak,” tambahnya. */ADK

Oleh karena itu lanjut-nya, para petani yang ada di Donggala khususnya Labuan Toposo membutuh-kan Alsintan dan perbaimembutuh-kan irigasi untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Kami siap membantu untuk mensukseskan Dong-gala, sebagai pusat benih dan kita dukung semua se-mangat Bupati untuk men-jadikan Donggala sebagai wilayah pertanian yang paling maju di Sulawesi Tengah," harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kepala Bi-dang Tanaman Pangan, Ir. Retno Ningtias mengatakan, selaku dinas yang mem-bidangi Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, sangat mendukung kegiatan tersebut dan sangat mem-butuhkan benih untuk di Provinsi Sulteng.

“Tahun sebelumnya kami juga lebih banyak menda-tangkan benih dari pulau Jawa dibandingkan dengan benih di Provinsi Sulteng,” ujarnya.

Padahal kata dia, tahun 2021 kebutuhan benih Ja-gung Hibrida untuk Pro-vinsi Sulteng seluas 20.000

hektar sebanyak 3.000 ton dan itu belum bisa dipenuhi dari lahan petani, sehingga masih harus mendatangkan lagi dari luar Provinsi Sula-wesi Tengah.

Untuk itu lanjutnya, perlu juga ada penangkar-pe-nangkar lain baik itu di Ka-bupaten Donggala maupun di kabupaten lain, guna memenuhi kebutuhan be-nih yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah baik yang diperlukan oleh pemerintah maupun yang akan dibeli swadaya oleh masyarakat.

Olehnya, Ia berharap benih-benih yang ada di Donggala bisa membantu Pemerintah Provinsi Sul-teng, dalam hal memenuhi kebutuhan pengadaan benih padi, jagung dan kedelai maupun benih-benih lain-nya.

“Pada prinsipnya Pemer-intah Provinsi Sulteng men-dukung kegiatan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Peme-rintah Daerah, kecamatan dan juga kelompok tani yang mau maju untuk mem-produksi benih unggul di daerahnya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Perbenihan

Ta-SULTENG RAYA - Ke-menterian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Pe-rikanan (BRSDM KP) RI menargetkan lima persen lulusan Akademi Komunitas KP maupun Politeknik KP di setiap daerah menjadi usahawan.

Hal itu disampaikan Ke-pala Pusat Pendidikan (Pus-dik) Kelautan dan Perikanan BRSDM KP, Dr Bambang Suprakto pada peresmian Kelas Pendidikan Vokasi Rintisan Akademi Komuni-tas Kelautan dan Perikanan di Pantai Mosing Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Sela-tan, baru-baru ini.

Suprakto mengatakan, rata-rata alumni Politeknik KP langsung menjadi usaha-wan, bahkan melebihi target hingga 10 persen.

"Saat ini kami targetkan

lima persen taruna taruni lulusan politeknik menjadi wirausahawan, dan rata-rata teman-teman di kabupaten/ kota sudah mencapai lebih dari 10 persen. Begitu keluar langsung jadi wirausaha-wan. Anak-anak kita setiap hari disamping diajari kom-petensi keahliannya, juga di-berikan ilmu tentang bisnis kewirausahaan," ujarnya.

Lanjut Suprakto, program wirausaha yang menjadi salah satu mata kuliah yang dipelajari oleh taruna taruni menjadi mata kuliah yang kuat karena KKP beker-jasama dengan beberapa perguruan tinggi terkenal di Jakarta.

“Mata kuliah wirausaha kami cukup kuat, karena kami bekerjasama dengan universitas terkemuka di Jakarta. Baik itu ketika men-yusun kurikulum maupun pendampingan di

kam-pus-kampus. Seperti Uni-veritas Prasetiya Mulya dan Univeritas Bina Nusantara. Itu universitas yang diang-gap top untuk mengelola wirausaha," jelasnya.

Suprakto menambahkan, di KKP ada semacam pen-gelolaan BumDes tetapi dengan nama yang berbeda, sehingga kelembagaannya berkelompok dan taruna taruni menjadi anggota ke-lompok. Lembaga tersebut katanya, bekerjasama den-gan lembaga keuanden-gan pen-gelolaan modal di bawah KKP anggarannya lebih dari Rp 5 triliun.

"Mulai saat ini kami kawal kerjasama dengan lembaga keuangan. Dananya sampai dengan saat ini kurang lebih Rp5 triliun. Rata-rata per-tahun yang terserap tidak sampai Rp1 triliun. Tahun ini sampai Rp1,2 triliun. Ini semuanya ada kemudahan.

Tentunya kami memiliki kebanggan tersendiri ketika ada kebijakan dari Pem-da Parigi Moutong, maka para lulusan kita tarik jadi apa saja yang jelas akan diperankan bersama-sama. Diawal mereka bisa mandiri, mengembangkan usahanya kemudian mengajak masy-arakat disekitarnya. Karena ini menjadi harapan kita semuanya," harapnya.

Suprakto mengaku, bang-ga denbang-gan fasilitas belajar mengajar yang disiapkan oleh Pemda Parmout, se-hingga bisa membuat nya-man para taruna taruni dalam menuntut ilmu.

"Untuk kelasnya saja su-dah disiapkan luar biasa fasilitasnya. Terima kasih kepada Pemda Parigi Mou-tong dan jajaran DPRD Pa-rigi Moutong tentunya yang mendukung program ini," jelasnya. AJI

SULTENG RAYA - Bupa-ti dan Wakil BupaBupa-ti Sigi terpilih Mohamad Irwan dan Samuel Yansen Pongi bakal memprioritaskan tiga program, yakni penataan aparatur, penguatan data dan tata kola keuangan. Ketiga program itu, akan diprioritaskan pada 100 hari kerja.

Bupati Irwan menga-ku, akan melakukan rapat koordinasi bersama para OPD terkait 100 hari kerja tersebut.

Untuk penataan aparatur kata Bupati, akan kembali dibenahi meskipun pada periode awal juga telah dilakukan. Apalagi dimasa pandemi COVID-19, pe-kerjaan kantor dilakukan dengan sistem shift.

Demikian juga dengan penataan data. Bupati akan kembali melakukan pembe-nahan, meski itu juga telah dilakukan pada periode pertama bersama Paulina.

"Data ini sudah ada sejak periode awal, saat saya masih bersama ibu Pauli-na, namun perlu diupdate

setiap saat, terkait data kemiskinan, pendidikan, kesehatan," kata Bupati usai penyampaian pidato politik di DPRD Sigi, Jumat (26/2/2021).

Bupati Irwan menyaki-ni, bersama Wabup Sigi Samuel Yansen Pongi bisa lebih baik lagi. Bukan tak beralasan, sebagai orang birokrasi, ia yakin semu-anya bisa, apalagi Samuel juga pernah berkiprah di Bappeda dan UMKM.

"Beliau (Samuel) sudah berpengalaman sehingga kami bisa berkolaborasi," tambahnya.

Ditempat yang sama, Wabup Sigi Samuel Yansen Pongi menambahkan, akan terus membangun koor-dinasi dalam penyusunan dokumen RPJMD dalam 100 hari kerja kedepan, dan melaporkan hasil akhirnya kepada Bupati.

Terkait data, Wabup mengatakan, tinggal dila-kukan Update. Ia mencon-tohkan, kedepan ini ibu kota negara akan pindah. Tentu kerjasama bisa

di-lakukan dengan baik, jika kita memiliki data.

"Misalnya, berapa pro-duk pertanian kita yang di-hasilkan, dengan basis data ini akan cepat diterima saat kita bekerjasama," ujarnya.

Selanjutnya dengan ba-sis data lanjut Wabup, ini akan lebih memudahkan Bupati untuk berkoordinasi dalam penganggaran ke daerah kita. Seperti pada pembenahan infrastruktur, pertanian dan lainnya.

"Jadi update data ini menjadi penting untuk RP-JMD kedepan," terangnya. Samuel pun meminta ke-pada para awak media un-tuk terus membangun ker-jasama khususnya dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait pro-gram Pemda Sigi kedepan. " K a m i b e r h a r a p t e -man-teman media akan mendukung program kami untuk mempublikasikan kepada masyarakat bah-wa Irbah-wan-Samuel datang untuk mengabdi, bekerja untuk masyarakat Sigi," tambahnya. FRY

Mohamad Irwan VS Samuel Yansen Pongi

Tiga Program Jadi Prioritas

Irwan-Samuel di Sigi

KEPALA Pusdik Kelautan dan Perikanan BRSDM KP, Bambang Suprakto saat sambutan pada peresmian Kelas Pendidikan Vokasi Rintisan Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan di Pantai Mosing Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan baru-baru ini. FOTO: DINAS KOMINFO PARMOUT

KKP Targetkan Lima Lulusan

Politeknik Jadi Usahawan

Referensi

Dokumen terkait

“Secara teknis mahasiswa yang akan mengikuti perku- lihaan secara luring (ofline) tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas ruang kelas, dengan penerapan prokes ketat,

Telkomsel merupakan operator seluler yang memiliki jumlah pelanggan paling banyak dan jangkauan jaringan paling luas di Indonesia. Namun, Telkomsel juga merupakan

ANBK dihari pertama ber- jalan dengan lancar dan baik, diikuti oleh sejumlah 30 peserta didik, kita laksa- nakan lebih awal dari jadwal yang ada, untuk menghin- dari

Semua entri yang telah terdaftar (untuk selanjutnya disebut “anggota”) untuk mengikuti program ini akan menerima apresiasi yang terdiri dari tiga tipe bonus sebagai berikut:.. *)

Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Hadi juga menyempatkan diri untuk ber- dialog langsung dengan masyarakat yang sedang melakukan kerja bakti. Ia mengajak masyarakat

sen saja, maka kita bagi mereka dalam dua kelom- pok, yaitu kelompk A dan B, masing-masing kelom- pok mendapat kesempatan untuk PTM selama satu minggu secara bergantian,

S.Pd., M.Pd., pada sambutannya, mengucap- kan selamat kepada peserta didik baru yang telah berha- sil masuk di SMPN 3 Palu, menurutnya kegiatan MPLS tersebut wajib diikuti oleh

Diketahui, sebelumnya lima warga Kabupaten Donggala mengajukan gugatan kepada 25 orang anggota DPRD Dong- gala, yang pada pokok gugatannya adalah meminta kepada Majelis