• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deteksi Mycobacterium tuberculosis dengan Teknik PCR pada Cairan Efusi Pleura Penderita Tuberkulosis Paru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Deteksi Mycobacterium tuberculosis dengan Teknik PCR pada Cairan Efusi Pleura Penderita Tuberkulosis Paru"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Data Epidemiologi Subjek Penelitian
Gambar 3. Hasil deteksi M. tuberculosis dengan PCRKet. gambar:  1. Marker 2. Kontrol positif   3

Referensi

Dokumen terkait

Judul Penelitian : Sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan CEA cairan pleura dalam diagnosis efusi pleura ganas karena kanker paru.. Nama Peneliti : Sri

Setelah dilakukan pemeriksaan kadar IFN- cairan pleura pada kedua kelompok dan dianalisa ternyata terdapat perbedaan yang sangat bermakna diantara kedua kelompok dimana

Penelitian meta-analisis dari 10 (sepuluh) penelitian mengenai marker NT-proBNP cairan pleura untuk kasus efusi pleura yang berasal dari gagal jantung dan

“ Hubungan Nilai pH Cairan Pleura Dengan Hasil Pleurodesis Pada Penderita Efusi Pleura Karena Keganasan “ sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan

Dari hasil olah data di atas ditemukan bahwa densitas efusi pleura memiliki korelasi yang bermakna dengan hasil sitologi cairan pleura dengan nilai p < 0,05 dengan

“ Hubungan Nilai pH Cairan Pleura Dengan Hasil Pleurodesis Pada Penderita Efusi Pleura Karena Keganasan “ sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan

Gambar 1 menunjukkan hasil pengamatan mikroskopis bloksel cairan efusi pleura tanpa menggunakan fiksasi menunjukan dengan lama penyimpanan bloksel cairan pleura

Namun dari epidemiologis penyebab empiema terbanyak pada anak usia 2-9 tahun di negara berkembang seperti India adalah tuberculosis didukung dengan analisis cairan efusi pleura