Deteksi Mycobacterium tuberculosis dengan Teknik PCR pada Cairan Efusi Pleura Penderita Tuberkulosis Paru
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Judul Penelitian : Sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan CEA cairan pleura dalam diagnosis efusi pleura ganas karena kanker paru.. Nama Peneliti : Sri
Setelah dilakukan pemeriksaan kadar IFN- cairan pleura pada kedua kelompok dan dianalisa ternyata terdapat perbedaan yang sangat bermakna diantara kedua kelompok dimana
Penelitian meta-analisis dari 10 (sepuluh) penelitian mengenai marker NT-proBNP cairan pleura untuk kasus efusi pleura yang berasal dari gagal jantung dan
“ Hubungan Nilai pH Cairan Pleura Dengan Hasil Pleurodesis Pada Penderita Efusi Pleura Karena Keganasan “ sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan
Dari hasil olah data di atas ditemukan bahwa densitas efusi pleura memiliki korelasi yang bermakna dengan hasil sitologi cairan pleura dengan nilai p < 0,05 dengan
“ Hubungan Nilai pH Cairan Pleura Dengan Hasil Pleurodesis Pada Penderita Efusi Pleura Karena Keganasan “ sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan
Gambar 1 menunjukkan hasil pengamatan mikroskopis bloksel cairan efusi pleura tanpa menggunakan fiksasi menunjukan dengan lama penyimpanan bloksel cairan pleura
Namun dari epidemiologis penyebab empiema terbanyak pada anak usia 2-9 tahun di negara berkembang seperti India adalah tuberculosis didukung dengan analisis cairan efusi pleura