• Tidak ada hasil yang ditemukan

[FOI] Formularium Obat InHealth 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "[FOI] Formularium Obat InHealth 2014"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: pt asuransi jiwa inhealth indonesia
  • Mata Pelajaran: farmasi
  • Topik: formularium obat inhealth 2014
  • Tipe: pedoman
  • Tahun: 2014
  • Kota: jakarta

I. Petunjuk Pelaksanaan Formularium Obat InHealth Edisi VI Periode Januari – Desember 2014

Formularium Obat InHealth (FOI) merupakan panduan penting dalam penyediaan dan pemberian obat bagi peserta PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. FOI disusun untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan memperhatikan keamanan dan ketersediaan obat. Dalam edisi ini, perubahan signifikan dilakukan, termasuk penggantian nama dari Daftar Obat InHealth (DOI) menjadi FOI, yang mencerminkan pendekatan mandiri dalam penyusunan dokumen ini oleh tim ahli dari berbagai spesialisasi. Dengan konsep 'melebar tetapi tidak mendalam', FOI mencakup semua kelas terapi, memastikan aksesibilitas obat-obatan yang relevan dan berkualitas.

II. Definisi dan Pengertian

Bagian ini memberikan definisi penting terkait peserta InHealth, provider, dan jenis obat yang digunakan dalam sistem pelayanan kesehatan. Peserta InHealth mencakup karyawan dan keluarganya yang terdaftar sebagai peserta asuransi kesehatan. Provider adalah fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan InHealth untuk memberikan layanan. Definisi ini penting untuk memahami konteks penggunaan FOI dalam pelayanan kesehatan, serta untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam sistem ini.

III. Ruang Lingkup / Batasan

Ruang lingkup FOI mencakup semua obat yang tertera dalam edisi ini yang dapat diresepkan oleh dokter provider InHealth. Obat-obatan ini ditanggung oleh PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia, dengan ketentuan bahwa resep harus sesuai dengan daftar yang ada. Hal ini memastikan bahwa hanya obat yang telah disetujui dan terstandarisasi yang dapat digunakan, sehingga meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam peresepan obat bagi peserta.

IV. Penyediaan dan Monitoring Ketersediaan Obat di Apotek/Instalasi Farmasi Rumah Sakit

Bagian ini menjelaskan proses penyediaan obat FOI oleh pabrik, distributor, dan apotek untuk memastikan ketersediaan obat bagi peserta. Proses pemesanan harus memenuhi persyaratan tertentu dan diawasi oleh PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. Monitoring ketersediaan obat juga menjadi bagian penting untuk menghindari kekosongan stok, yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan. Proses ini mencakup pencatatan pemesanan dan kontrol terhadap jenis serta jumlah obat yang dipesan.

V. Perhitungan Biaya Obat di Apotek atau Instalasi Farmasi Rumah Sakit

Perhitungan biaya obat dalam FOI mencakup harga satuan obat dan faktor pelayanan yang ditetapkan. Hal ini penting untuk transparansi biaya yang ditanggung oleh peserta dan untuk memastikan bahwa apotek atau instalasi farmasi mendapatkan imbalan yang sesuai atas pelayanan yang diberikan. Contoh perhitungan juga disediakan untuk memudahkan pemahaman tentang bagaimana biaya ditentukan dan dibayarkan oleh InHealth.

VI. Ketentuan Lain

Bagian ini mencakup ketentuan tambahan yang harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat dalam penggunaan FOI. Ini termasuk pencatatan pesanan obat dan pertemuan periodik antara PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia dengan perwakilan perusahaan farmasi dan apotek untuk membahas pemanfaatan FOI. Ketentuan ini penting untuk memastikan bahwa semua proses berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Gambar

tab. scored  =  tablet scored (tablet dengan tanda belah) tab sublingual  =  tablet sublingual

Referensi

Dokumen terkait

Ketiga macam apotek ini mendapat pasokan obat dari instalasi gudang farmasi yang terdapat di rumah sakit ini.. Namun, rumah sakit ini tidak memiliki instalasi gudang

Hasil observasi terhadap resep yang disalin dari rumah sakit, puskesmas dan apotek menunjukkan bahwa kisaran persentase obat generik yang diresepkan di rumah sakit pemerintah sangat

Analisis Potensi Interaksi Obat Antidiabetik Oral pada Pasien Di Instalasi Rawat Jalan ASKES Rumah Sakit Dokter Soedarso Pontianak Periode Januari-Maret 2013. Program Studi

1) Untuk memenuhi kebutuhan obat dan bahan habis pakai di Rumah Sakit, Instalasi Farmasi atau Apotek Rumah Sakit bertanggung jawab menyediakan semua obat dan bahan

Skripsi yang berjudul Pemahaman Pasien Terhadap Obat Asma yang Diresepkan Di Apotek X sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas

Melihat hasil yang belum memenuhi standar pelayanan minimal pada instalasi farmasi, serta masih seringnya penggunaan obat pada resep yang tidak tersedia di instalasi

Hasil observasi terhadap resep yang disalin dari rumah sakit, puskesmas dan apotek menunjukkan bahwa kisaran persentase obat generik yang diresepkan di rumah sakit pemerintah sangat

Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan Kepala Instalasi Farmasi RSA UGM menyatakan bahwa faktor penyebab ketidaksesuaian dengan formularium rumah sakit pada tahun 2016 karena masih