73
3.1 Tinjauan Organisasi
Informasi tentang sistem yang sedang berjalan pada PT. Permata Finance Indonesia saat ini sangat penting dalam proses perancangan sistem yang akan dibuat. Dengan adanya informasi tersebut maka akan dapat diketahui sejauh mana sistem yang berjalan saat ini, apakah sudah dapat memenuhi kebutuhan dan kebutuhan apa saja yang diinginkan namun belum bisa ditangani oleh sistem yang sedang berjalan saat ini.
Analisa sistem informasi akan membantu dalam mengetahui informasi tentang sistem yang ada saat ini. Dengan adanya analisa sistem tersebut, diharapkan dapat diketahui sejauh mana kebutuhan yang telah ditangani oleh sistem yang sudah ada saat ini dan bagaimana agar kebutuhan yang belum dapat dipenuhi dapat diberikan solusinya dan diterapkan dalam tahap perancangan sistem.
3.1.1 Sejarah Perusahaan
PT. Permata Finance Indonesia merupakan perusahaan multi finance yang berdiri pada 14 November 2007. Sebagai perusahaan multi finance, PT. Permata Finance Indonesia bergerak dalam bidang pembiayaan kendaraan bermotor. PT. Permata Finance Indonesia memiliki kantor pusat yang beralamat di Jl.Kesehatan Raya No. 22 Tanah Abang II Gedung Waringin Group lantai 3. PT. Permata Finance Indonesia memiliki 34 cabang yang tersebar di beberapa daerah, 5 cabang di Kalimantan, 6 cabang di Sulawesi, 5 cabang di Jawa Tengah dan 12 cabang di wilayah Jatabek dan Jawa Barat. PT. Permata Finance Indonesia merupakan perusahaan swasta yang mengembangkan pembiayaan kendaraan bermotor bekas baik roda dua maupun roda empat yang di naungi oleh departemen Otoritas Jasa Keuangan.
PT. Permata Finance Indonesia menyebar di segala daerah yang mana semua daerah tersebut dibawahi oleh cabang, Setiap cabang memiliki beberapa posko yang tersebar di masing masing wilayah dimana cabang tersebut berada dan masing masing posko memiliki beberapa pos sales guna memfasilitasi pelanggan yang berdomisili di wilayah-wilayah yang lingkupnya lebih kecil.
Satu dari sekian banyak keberhasilan PT. Permata Finance Indonesia yang paling signifikan adalah keberhasilan dalam menyelesaikan implementasi pada sistem pembiayaan kendaraan. Saat ini PT. Permata Finance Indonesia hanya memberikan pembiayaan kendaraan bermotor roda dua saja. Setelah melakukan investasi awal untuk segera mengkonsolidasikan kedalam sistem yang terbaik, PT. Permata Finance Indonesia melaksanakan sebuah program pembiayaan kendaraan dengan melakukan promosi-promosi kebeberapa daerah dan beberapa iklan di koran sampai program tersebut menyebar ke beberapa penjuru daerah secara nasional sampai pada akhirnya PT. Permata Finance Indonesia mempunyai kemampuan untuk mendukung kegiatan customer yang sangat agresif.
3.1.2 Visi dan Misi
Visi
Menjadi perusahaan multi finance yang profesional, sehat dan profitable
Misi
Menjadi perusahaan yang mampu memberikan pelayanan prima kepada nasabah dan mitra kerja.
- Memberikan kemudahan kepada konsumen untuk
melakukan pembayaran di seluruh cabang maupun outlet permata yang tersebar di seluruh indonesia.
- Mampu memberikan pelayanan kredit yang cepat dan berkualitas.
Menjadi perusahaan yang memberikan nilai tambah investasi kepada shareholders.
Mampu memberikan nilai lebih kepada pemangku kepentingan (Stakeholders).
Mampu memberikan kesejahteraan bagi karyawan.
- Memberikan jaminan kesehatan, life dan PA kepada seluruh karyawan.
- Memberikan reward bagi yang berprestasi.
Mampu menjadi multi finance yang terbaik dan terdepan.
3.1.3 Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Cabang
Regional Marketing
Manager Regional OperationalManager
Branch Marketing
Manager Branch OperationalManager
KORWIL BUSER
Supervisor Officer
Account
Officer CustomerService Collector
Supervisor ADM
Staff Treasury Kasir
Staff Accounting Janitor Staff ADM Adm Scoring Staff Legal
Gambar 3. 1 Struktur Organisasi Cabang
Jobdesk
Branch Marketing Manager
- Memberikan persetujuan kredit.
Supervisor Officer
- Memberikan persetujuan kredit.
- Melakukan survei ulang kepada calon nasabah jika nilai kelayakan antara 3.5 – 4.5.
Adm Scoring
- Melakukan perhitungan kelayakan nasabah. - Memeriksa berkas kelengkapan data.
- Mencetak foto rumah.
Account Officer (Surveyor)
- Melakukan survei laparan terhadap calon nasabah
Customer Service (CS)
- Menjelaskan produk pinjaman kepada calon nasabah. - Menerima dan memeriksa berkas kelengkapan data dari
calon nasabah.
- Melakukan input data pencairan.
- Menyerahkan uang pencairan kepada konsumen.
3.1.4 Analisa Sistem Berjalan
Analisa sistem berjalan perlu untuk dilakukan terlebih dahulu dengan tujuan untuk memahami proses bisnis yang telah ada agar dapat menentukan ruang lingkup perancangan sistem.
Uraian Proses Sistem Pencairan Data yang sudah ada
Calon nasabah datang ke kantor cabang kemudian menemui Customer Service (CS). CS akan menjelaskan tentang produk dari PT. Permata Finance Indonesia. Penjelasan tentang produk tersebut contohnya adalah jenis kendaraan apa saja yang dapat dicover, tahun kendaraan, berapakah nilai pinjaman yang dapat diterima oleh calon nasabah sesuai dengan kendaraan yang dipunyai. Setelah calon nasabah mendapat penjelasan kemudian CS akan meminta data nama, alamat, notelp. CS akan memberikan data tersebut kepada supervisor officer dan kemudian supervisor officer akan memilih surveyor (account officer) untuk melakukan survei ke tempat tinggal calon nasabah. Surveyor melakukan survei ke tempat tinggal calon nasabah dan melakukan wawancara. Selain itu surveyor akan mengambil gambar rumah. Setelah proses survei selesai kemudian surveyor akan kembali ke kantor dan menyerahkan berkas kelengkapan data dan hasil survey kepada adm scoring. Adm scoring akan melakukaan perhitungan scoring (perhitungan kelayakan nasabah) menggunakan aplikasi score
calculator. Adm scoring akan memberitahukan kepada CS untuk
menginformasikan kepada nasabah mengenai permohonan kredit calon nasabah tersebut. Apabila nilai score <=3,5 maka permohonan ditolak, nilai score >3,5 - <5 maka akan dipertimbangkan terlebih dahulu oleh SPV dan BMM, nilai score > 5 maka permohonan diterima dan calon nasabah akan diberitahukan untuk datang ke kantor cabang. Setelah adm scoring mengecek kelengkapan data kemudian berkas akan disatukan dengan form hasil scoring serta cetakan foto rumah, kendaraan dan tempat usaha jika wirausaha. Berkas yang telah disatukan tersebut kemudian diberikan kepada supervisor officer untuk dicek dan
approval pada berkas. Setelah supervisor officer melakukan
approval selanjutnya berkas tersebut masuk ke BMM untuk dicek
dan approval. Sesudah berkas telah di approve oleh BMM selanjutnya CS akan melakukan input data pencairan. Data-data yang diinput hanya seputar data nasabah, data kendaraan dan data fasilitas kredit. Setelah data pencairan diinput CS akan langsung mencetak form pencairan dan kemudian form pencairan tersebut akan diserahkan kebagian finance untuk pengambilan uang tunai. Bagian finance akan mengecek kesesuaian nilai yang ada pada form pencairan dengan uang yang akan diserahkan. Bagian finance akan menyerahkan uang tunai sesuai dengan nilai pencairan kepada CS dan setelah itu CS akan memberikan uang tunai tersebut kepada nasabah.
Berikut adalah diagram konseptual dari uraian proses di atas (gambar 3.2) dan untuk lebih detail mengenai proses bisnisnya dapat digambarkan melalui activity diagram (gambar 3.3).
Diagram Konseptual Sistem Berjalan
1. Calon nasabah menemui CS cabang
4. melakukan survey ke tempat tinggal calon nasabah
2. Memberikan informasi survey 6. Menyerahkan data hasil survey 7. Memberitahukan hasil scoring 8. Menginformasikan diterima atau tidaknya
permohonan kredit
CUSTOMER SERVICE (CS)
1.1 Memberi penjelasan produk 7.1 Menghubungi calon nasabah 11.1 Melakukan input data pencairan 11.2 Mencetak form pencairan
9. Menyerahkan berkas hasil scoring dan berkas
kelengkapan data
Uang Cash
Berkas kelengkapan data
Berkas hasil scoring dan berkas kelengkapan data
14. Menyerahkan uang tunai
Berkas sudah di acc oleh BMM 11. Menyerahkan berkas 12. Menyerahkan form pencairan Form pencairan 13. Menyerahkan uang pencairan SURVEYOR (ACCOUNT OFFICER) Calon nasabah diberitahukan
untuk datang ke kantor
ADM SCORING
6.1 Menghitung scoring nasabah 6.2 Mencetak hasil scoring nasabah 6.3 Memeriksa berkas kelengkapan data 6.4 Mencetak foto rumah, nasabah dan kendaraan dari hasil survey sebagai tambahan syarat kelengkapan data
CALON NASABAH
SUPERVISOR (SPV)
2.1 Memilih Surveryor (AO) 9.1 Menandatangani berkas kelengkapan data BRANCH MARKETING MANAGER (BMM) 10.1 Menandatangani berkas kelengkapan data TREASURY
12.1 Memeriksa form pencairan 12. 2 Menyiapkan uang cash
5. Hasil survey
Berkas sudah di acc olehSPV
3. Memberikan tugas survey
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 Nilai Scoring < 3,5 (Ditolak) Nilai Scoring >= 5 (Diterima) 11
* Nilai score >=3,5 - <5 akan dipertimbangkan oleh SPV dan BMM
Gambar 3. 2 Diagram konseptual sistem berjalan di cabang Activity Diagram
Calon Nasabah Admin Scoring Branch Marketing Manager
Melakukan Permohonan Kredit Menghitung Kelayakan
Cetak Form Kelayakan
Pencairan
Menghitung Kelayakan Konsumen Baru [Lama] [Baru] Acc Pencairan Nilai : >= 5 Nilai : < 3,5 Survey Ulang Ditolak
Cetak Form Kelayakan
Nilai : > 4,5 - <= 4,9 Nilai : >= 3,5 - <= 4,5
Supervisor Officer
Persetujuan
Menginput data pencairan Mencetak form pencairan Melakukan Survey Layak Tidak Layak Acc Pencairan Surveyor (Account Officer) Nilai : >= 3,5 - <= 4,9
tandatangan FKK tandatangan FKK tandatangan FKK
Nilai : >= 3,5
Customer Service (CS)
Ditolak Disetujui
Menyiapkan uang pencairan Menyerahkan uang tunai
Treasury
Pilih Surveyor
Use Case Hitung Kelayakan Nasabah
Berikut adalah use case diagram yang menggambarkan sistem informasi credit scoring yang sedang berjalan untuk perhitungan kelayakan nasabah yang dilakukan oleh Adm Scoring pada PT. Permata Finance Indonesia.
Sistem Informasi Credit Scoring
Adm Scoring Manajemen Data Master Hitung Kelayakan Konsumen Login << include >> << include >>
Cetak form hasil perhitungan
<< extend >>
Gambar 3. 4 Use Case diagram sistem informasi credit scoring berjalan
Keterangan :
Adm Scoring melakukan manajemen data master seperti data
account officer,data Supervisor, data BMM.
Setelah mendapatkan informasi hasil survei dari surveyor, Adm Scoring akan menghitung nilai scoring sebagai nilai kelayakan melalui aplikasi score calculator dan kemudian hasil akhir dari perhitungan akan diinformasikan kembali kepada surveyor.
Adm Scoring akan mencetak form hasil perhitungan sebagai syarat kelengkapan data.
Use Case Input Data Pencairan
Berikut adalah use case diagram yang menggambarkan sistem informasi pencairan yang sedang berjalan yang dilakukan oleh
Sistem Informasi Pencairan
Customer Service Memasukkan data Mencetak form pencairan Login << include >> << include >>Gambar 3. 5 Use Case diagram sistem informasi pencairan berjalan
Keterangan :
Setelah berkas kelengkapan data sudah di approve oleh BMM maka kemudian CS akan melakukan penginputan data pencairan pada aplikasi pencairan. Data tersebut diantaranya termasuk data nasabah, data kendaraan dan data fasilitas kredit.
Pada akhir penginputan CS akan langsung melakukan pencetakan
form pencairan yang nantinya akan serahkan ke bagian finance
sebagai bukti pencairan.
3.2 Spesifikasi Sistem
3.2.1 Input
Input data nasabah
Input data nasabah untuk pencarian
Input data hasil survei
Input data fasilitas kredit
Input data kendaraan
Approval Supervisor dan BMM
Update data blacklist
3.2.2 Output
Hasil survei dan hasil scoring
Form pencairan
Data blacklist
Laporan data scoring
Laporan data pencairan
Laporan data permohonan kredit
3.2.3 Proses
Update data blacklist
- IT akan melakukan update data blacklist atau data-data nasabah kategori bermasalah di PT. Permata Finance Indonesia. Data diambil dari sistem utama perusahaan. Proses dilakukan dengan menggunakan aplikasi bantuan berbasis desktop (Visual FoxPro) dikarenakan data yang digunakan pada sistem utama saat ini masih menggunakan DBF file.
- Update data dilakukan secara berkala minimal satu bulan sekali.
Permohonan Kredit
- Calon nasabah mendatangi kantor cabang kemudian bertemu dengan Customer Service (CS).
- CS terlebih dahulu menjelaskan tentang produk yang ditawarkan. CS
- akan meminta data-data pribadi calon nasabah tersebut untuk dilakukan pengecekan apakah calon nasabah tersebut merupakan salah satu yang termasuk dalam daftar nasabah bermasalah dan juga apakah calon nasabah tersebut merupakan calon nasabah yang permohonan kreditnya sudah pernah ditolak.
- Apabila calon nasabah tersebut ditemukan dalam daftar maka permohonan akan langsung ditolak. Tapi apabila tidak ditemukan maka selanjutnya CS akan melakukan input data permohonan kredit.
- Data yang diinput termasuk nama calon nasabah, nomor ktp, tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat, nomor telepon, dan nama penjamin serta data kendaraan antara lain nomor rangka dan nomor mesin.
Perhitungan Kelayakan Nasabah
- Surveyor melakukan survei ke lokasi tempat tinggal calon nasabah.
- Surveyor memasukan data hasil survei ke dalam sistem melalui
web.
- Diakhir proses input data, surveyor akan mengetahui nilai
score yang didapat. Apabila nilai score < dari 3,5 maka proses
permohonan akan otomatis ditolak dan tidak dilanjutkan ke proses berikutnya. Jika nilai score >= 3,5 maka data yang sudah disimpan akan masuk ke dalam data permohonan persetujuan supervisor (SPV).
- Supervisor (SPV) akan melakukan approval data pada halaman permohonan persetujuan. Setelah SPV melakukan approval, maka selanjutnya data akan masuk ke dalam data permohonan persetujuan Branch Marketing Manager (BMM).
- BMM akan melakukan approval data pada halaman permohonan persetujuan. Setelah BMM melakukan approval, selanjutnya data akan masuk ke dalam data pencairan.
Pencairan
- Data permohonan kredit yang sudah di approve oleh BMM akan masuk ke data pencairan.
- CS melakukan input pencairan dengan cukup menambahkan beberapa data-data yang berkaitan dengan fasilitas kredit dan data kendaraan.
- Setelah melakukan input, selanjutnya langsung diikuti dengan pencetakan form pencairan kredit. Form tersebut digunakan untuk permintaan uang pencairan ke bagian treasury dan selanjutnya uang tersebut akan diserahkan CS kepada nasabah.
3.3 Analisa Sistem Usulan
Setelah melihat dari analisa sistem berjalan maka ditemukan bahwa pengecekan terhadap nasabah baru masih belum ada. Penggunaan aplikasi yang berbeda-beda sehingga data yang digunakan juga terpisah dan tidak terintegrasi membuat proses kerja kurang efektif. Dengan melihat hal tersebut maka dapat dibuat suatu sistem baru yang memuat pengecekan data untuk verifikasi nasabah baru, perhitungan kelayakan konsumen dan data pencairan sehingga diharapkan dapat memudahkan dalam proses kerja masing-masing unit kerja.
Secara umum sistem usulan yang akan dibuat tidak terlalu berbeda dengan alur proses yang sudah ada hanya saja ada beberapa tambahan-tambahan yang memang diperlukan pada sistem usulan. Dalam sistem usulan yang akan dibuat juga masih tetap berpatokan pada sistem berjalan saat ini jadi bagi pengguna sistem nantinya lebih cepat dapat beradaptasi dengan sistem yang diusulkan.
3.3.1 UML
Use Case
Berikut ini adalah beberapa use case diagram pada sistem yang akan dikembangkan atau sistem usulan.
Sistem Update Data Blacklist
Staff IT
proses dan update data blacklist
Login
<< include >>
Customer Service (CS) manajemen data permohonan kredit Cek blacklist nasabah manajeman data pencairan Login Cetak form pencairan
Surveyor (Account Officer) Input scoring Supervisor, BMM approval << include >> << include >> << include >> << include >> << include >> Sistem Persetujuan Kredit
<< include >>
Staff IT Manajemen data user
<< include >> Sistem Update Data
Update data blacklist << extend >> Menghapus data Melihat laporan << include >> << include >> Cetak form permohonan << include >> manajemen data master << include >>
Gambar 3. 7 Use Case diagram sistem usulan
Use Case Description
Berikut ini adalah beberapa tabel use case description dari sistem yang akan dikembangkan atau sistem usulan.
Tabel 3. 1 Deskripsi Use Case proses dan update data blacklist Nama Use Case Proses dan update data blacklist
Aktor : Staff IT
Skenario : Staff IT akan melakukan proses data nasabah bermasalah kemudian meng-update data blacklist pada sistem dengan menggunakan aplikasi berbasis desktop.
Deskripsi : - Untuk memproses dan update data blacklist.
- Perusahaan akan melakukan proses pengkategorian nasabah-nasabah yang merupakan nasabah bermasalah berdasarkan dari history piutang. Update data dilakukan agar data blacklist pada sistem terbarui.
Pra Kondisi : Data nasabah baru dengan kategori bermasalah. Post Kondisi : Data blacklist pada sistem bertambah.
Tabel 3. 2 Deskripsi Use Case update data blacklist Nama Use Case Update data blacklist
Aktor : Sistem Update Data
Skenario : Sistem update data akan melakukan proses hapus data
blacklist dalam data base sistem kemudian memasukkan
data blacklist yang telah diproses sebelumnya ke dalam
database.
Deskripsi : - Untuk memperbarui data blacklist pada sistem.
- Sistem update data akan melakukan pembaruan data
blacklist sesuai dengan data yang telah diproses pada sistem
proses dan update data blacklist.
Pra Kondisi : Ada data blacklist terbaru masih dalam format dbf. Post Kondisi : Data blacklist pada sistem ter-update.
Tabel 3. 3 Deskripsi Use Case manajemen data user Nama Use Case Manajemen data user
Aktor : Staff IT
Skenario : Menambah, mengubah dan menghapus data user. Menambah data untuk pengguna baru, mengubah data user yang sudah ada dan menghapus data user yang sudah ada. Deskripsi : - Untuk menambah, mengubah dan menghapus user.
- Apabila ada user baru maka Staff IT akan melakukan penambahan data user. Staf IT memasukkan data userid,
password, nama, level dan kode cabang kemudian simpan
data. Staff IT juga dapat melakukan perubahan data, membuka data sesuai dengan userid, data yang dapat diubah antara lain nama user, password, dan level dan kode cabang setelah itu simpan data. Selain itu juga melakukan penghapusan data user apabila user sudah tidak dipergunakan lagi, membuka data sesuai userid kemudian hapus data.
Tabel 3. 4 (lanjutan) Deskripsi Use Case manajemen data user Nama Use Case Manajemen data user
Pra Kondisi : - Ada pengguna baru dan belum bisa masuk ke dalam sistem.
- User yang sudah ada.
Post Kondisi : - Data user ditambahkan dan user sudah bisa masuk ke sistem.
- Data user berubah. - Data user terhapus.
Tabel 3. 5 Deskripsi Use Case login Nama Use Case Login
Aktor : Pengguna (Staff IT, CS, Surveyor, Supervisor, BMM) Skenario : Pengguna yang sudah didaftarkan dapat membuka aplikasi
dengan terlebih dahulu melalui tahap validasi pada halaman
login.
Deskripsi : - Aplikasi hanya dapat diakses oleh pengguna yang sudah didaftarkan terlebih dahulu oleh Staff IT.
- Userid dan password yang dimasukkan pada form login harus sesuai. Jika tidak sesuai maka login gagal.
Pra Kondisi : - Pengguna membuka halaman login kemudian memasukkan userid dan password pada form login.
Tabel 3. 6 Deskripsi Use Case cek blacklist nasabah Nama Use Case Cek blacklist nasabah
Aktor : Customer Service
Skenario : Mengecek apakah calon nasabah ada dalam daftar blacklist. Deskripsi : - Untuk melakukan pencarian data.
- Ketika calon nasabah ingin mengajukan permohonan kredit, CS akan meminta informasi seputar data pribadi calon nasabah dan kendaraan, memasukan dalam form, kemudian melakukan pencarian.
Pra Kondisi : - Ada calon nasabah.
- Data blacklist pada sistem sudah ter-update. Post Kondisi : - Data ditemukan
- Data tidak ditemukan.
Tabel 3. 7 Deskripsi Use Case manajemen data master Nama Use Case Manajemen data master
Aktor : Customer Service
Skenario : Menambah, ubah, hapus data master (ao, produk, nasabah). Deskripsi : - Untuk menambah, ubah dan hapus data ao, produk dan
data nasabah. Apabila ada data baru untuk ao, produk dan nasabah selanjutnya CS akan menambahkan daftar pada tabel master. Untuk perubahan data CS mengubah data , simpan data. Pilih data yang akan dihapus, hapus data.
Pra Kondisi : - Ada calon nasabah, AO baru, data produk baru. Ada perubahan data.
Post Kondisi : - Data nasabah terbuat, terubah, terhapus. - Data AO baru terbuat, terubah, terhapus. - Data produk baru terbuat, terubah, terhapus.
Tabel 3. 8 Deskripsi Use Case manajemen data permohonan kredit Nama Use Case Manajemen data permohonan kredit
Aktor : Customer Service
Skenario : Menambah, mengubah, menghapus data permohonan kredit. Deskripsi : - Untuk membuat data permohonan kredit baru, ubah dan
hapus data permohonan kredit.
- Apabila calon nasabah tidak termasuk dalam daftar
blacklist selanjutnya CS akan membuat sebuah permohonan
kredit baru, memasukkan data-data, menyelesaikan inputan.
Pra Kondisi : - Ada calon nasabah.
- Ada perubahan data permohonan kredit.
Post Kondisi : - Data permohonan kredit terbuat, terubah, terhapus. - Form permohonan kredit dapat dicetak.
Tabel 3. 9 Deskripsi Use Case input scoring Nama Use Case Input scoring
Aktor : Surveyor ( Account Officer)
Skenario : Menambah data scoring baru per nomor permohonan kredit Deskripsi : - Untuk menginput data scoring nasabah.
- Setelah surveyor selesai melakukan survei kemudian akan melakukan memasukan data survei dalam form inputan scoring.
Pra Kondisi : - Data hasil survei, data nasabah. Post Kondisi : - Data scoring terbuat.
Tabel 3. 10 Deskripsi Use Case approval Nama Use Case Approval
Aktor : Supervisor, BMM
Skenario : Memberikan persetujuan kredit
Deskripsi : - Untuk menyetujui dan menolak permohonan kredit.
- Setelah surveyor menginput data scoring, selanjutnya data akan disetujui atau tidak oleh supervisor dan BMM. Pilih nasabah yang akan disetujui dari daftar, klik setuju. Pilih nasabah yang di tolak, klik tolak.
Pra Kondisi : - Data permohonan kredit yang sudah disurvei dan sudah mendapatkan nilai scoring.
Post Kondisi : - Data permohonan kredit sudah di setujui.
Tabel 3. 11 Deskripsi Use Case manajemen data pencairan Nama Use Case Manajemen data pencairan
Aktor : Customer Service
Skenario : Menambah dan mengubah data pencairan.
Deskripsi : - Untuk membuat data pencairan baru dan mengubah data. - Apabila data permohonan kredit sudah di setujui oleh BMM, buat data pencairan baru, simpan data dan cetak form pencairan.
Pra Kondisi : - Data permohonan kredit sudah disetujui BMM. Post Kondisi : - Data pencairan terbuat, terubah.
Tabel 3. 12 Deskripsi Use Case melihat laporan Nama Use Case Melihat laporan
Aktor : Supervisor, BMM
Skenario : Melihat laporan pertanggal dan berdasarkan status kredit. Deskripsi : - Untuk melihat laporan sales per tanggal pengajuan dan
berdasarkan status kredit.
- Memasukan range tanggal dan status. Pilih tampil untuk memunculkan pada grid, pilih cetak untuk mencetak laporan.
Pra Kondisi : - Data-data permohonan kredit, scoring, pencairan, data nasabah yang ditolak dan disetujui.
Post Kondisi : - Laporan tampil, Laporan tercetak.
Tabel 3. 13 Deskripsi Use Case menghapus data Nama Use Case Menghapus data
Aktor : Supervisor, BMM
Skenario : Menghapus data scoring, data pencairan per nomor permohonan.
Deskripsi : - Untuk menghapus data scoring dan data pencairan.
- Ketika ada inputan yang salah, Supervisor atau BMM menghapus data berdasarkan nomor permohonan kredit.
Pra Kondisi : - Data input-an salah Post Kondisi : - Data terhapus
Activity Diagram
Berikut ini adalah activity diagram untuk sistem yang akan dikembangkan atau sistem usulan.
Staff IT
Melakukan proses data
Mengupdate data
Gambar 3. 8 Activity Diagram proses dan update data blacklist
Daftar nasabah dengan kategori bermasalah diambil dari sistem berjalan yang ada saat ini. Staff IT melakukan proses pengambilan data terlebih dahulu dengan menggunakan aplikasi berbasis desktop. Setelah proses penggabungan selesai kemudian data yang telah diproses tersebut dimasukkan ke dalam sistem usulan. Proses ini dilakukan karena sistem yang berjalan saat ini menggunakan aplikasi berbasis desktop yaitu menggunakan database DBF sedangkan sistem usulan menggunakan database MySQL.
Sistem Update Data
Melakukan penghapusan data hapus data blacklist
Sistem
Memasukkan data tambah data
Sistem update data merupakan aplikasi bantuan berbasis
desktop yang digunakan untuk memasukkan data dari database
DBF ke database MySQL pada sistem usulan. Pada awal proses sistem update data akan melakukan penghapusan data pada tabel
blacklist dalam database MySQL dengan kriteria yang dihapus
adalah data dengan kode status “0” (kategori nasabah bermasalah). Sistem update data kemudian melakukan insert data dari tabel
blacklist DBF ke dalam tabel blacklist MySQL.
Staff IT
Tambah data
Mengubah data user Menghapus data user Data baru Data Lama
Memasukkan data user
Ubah data Hapus data
Pilih data yang akan diubah Pilih data yang akan diubah
Simpan
Gambar 3. 10 Activity Diagram manajemen user
Untuk penambahan data pengguna baru maka harus didaftarkan terlebih dahulu oleh staff IT. Staff IT melakukan tambah data kemudian memasukkan data pengguna antara lain
userid, password, nama, kode level dan kode cabang pengguna.
Selanjutnya menyimpan data. Jika ingin mengubah data pengguna maka Staff IT memilih user pada daftar user kemudian memilih
ubah. Data yang dapat diubah antara lain password, nama, kode level dan kode cabang pengguna. Setelah itu menyimpan data yang telah diubah. Selain tambah dan ubah staff IT juga dapat melakukan penghapusan data pengguna. Staff IT memilih user yang akan dihapus, kemudian pilih hapus data.
Staff IT, CS, Surveyor, SPV, BMM
Login
Memasukkan userid dan password
Validasi
Login berhasil Login gagal
Gambar 3. 11 Activity Diagram login
Untuk mengakses sistem pengguna diharuskan melakukan login terlebih dahulu. Pengguna akan didaftarkan terlebih dahulu oleh Staff IT untuk mendapatkan userid dan password. Pada form
login pengguna memasukkan userid pada kolom userid dan
password pada kolom password. Jika userid dan password yang
dimasukkan sesuai dengan data user pada database, maka login berhasil tetapi jika tidak sesuai maka login gagal.
Customer Service (CS)
Pilih kriteria Memasukan data
Pencarian per kriteria Perncairan per detail
Isi kata kunci pencarian
Tampil Data Ketemu ? Ya Cari Tidak Ulangi ? Ya Tidak Cari Ketemu ? Tampil Data Ya Tidak Ulangi ? Ya Tidak
Gambar 3. 12 Activity Diagram cek blacklist nasabah
Customer service (CS) melakukan pengecekan calon nasabah baru pada menu blacklist. Dalam menu blacklist terdapat dua tipe pencarian yaitu pencarian per kriteria (nama, penjamin, no. ktp pemohon, no. ktp penjamin, ibu kandung, no. polisi, no. bpkb, no. rangka, no. mesin) dan pencairan per detail dalam pencarian ini sistem akan mencari nama,no. ktp, tgl. lahir, ibu kandung, alamat, no. telepon pada database. Pada pencarian per kriteria, CS memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari kemudian CS memasukan kata kunci pencarian pada kolom teks pencarian setelah itu pilih cari data. Untuk pencarian detail, pada form pencarian CS akan memasukan data nama nama,no. ktp, tgl. lahir, ibu kandung, alamat, no. telepon setelah itu pilih cari data.
Customer Service (CS)
Tambah data
Mengubah data yang diperlukan Menghapus data Data baru Data Lama
Memasukkan data
Ubah data Hapus data
Pilih data yang akan diubah Pilih data yang akan diubah
Simpan
Gambar 3. 13 Activity Diagram manajemen data master
Pada manajemen data master terdapat tiga tabel mater yaitu tabel ao, tabel produk dan tabel nasabah. Untuk penambahan data Customer Service (CS) memilih tambah data kemudian memasukkan data pada form inputan. Untuk tabel ao berisi kode ao dan nama ao, pada tabel produk berisi kode produk, nilai cair, tenor dan angsuran sedangkan pada tabel nasabah berisi nama, no. ktp, tgl. lahir, nama ibu, alamat, no. tlp, nama penjamin, no. ktp. Setelah memasukkan data-data kemudian pilih simpan data. Untuk perubahan data, CS memilih data yang akan diubah pada daftar data kemudian pilih ubah data, ubah data-data yang diperlukan kemudian pilih simpan data. Pada penghapusan data, CS memilih data yang akan diubah pada daftar data kemudian pilih hapus data.
Customer Service (CS)
Tambah data
Simpan
Memasukkan data permohonan
Pilih ubah data
Data baru Data Lama
Cetak form permohonan kredit
Pilih data yang akan diubah
Pilih data yang akan dihapus
Ubah data Hapus data
Cetak form?
Ya Tidak
Pilih hapus data Mengubah data yang diperlukan
Simpan
Gambar 3. 14 Activity Diagram manajemen data permohonan kredit
Untuk penambahan data permohonan baru customer service (CS) melakukan tambah data kemudian pada form permohonan kredit CS memasukkan data permohonan kredit antara lain kode nasabah, kode produk, merk dan type kendaraan, tahun kendaran, no. polisi, no. rangka, no. mesin, no. bpkb dan tanggal stnk. Setelah itu CS memilih simpan data dan diikuti pencetakan form permohonan kredit secara otomatis. Untuk mengubah data CS pertama memilih data yang akan diubah pada daftar data permohonan kredit kemudian pilih ubah data selanjutnya mengubah data-data yang diperlukan pada form isian kemudian pilih simpan data. Setelah simpan data sistem akan memberikan pilihan untuk cetak form permohonan kredit. Pada penghapusan data CS memilih data yang akan dihapus pada daftar data permohonan kredit terlebih dahulu kemudian pilih hapus data.
Surveyor
Memasukan kode ao Memasukkan nopk
proses perhitungan score
Upload foto rumah ? Pilih gambar Upload Simpan Ya Tidak
Pilih lokasi survei
Pilih pekerjaan calon nasabah
Gambar 3. 15 Activity Diagram Input data scoring
Penginputan data scoring dilakukan saat surveyor melakukan survei di lokasi survei. Pada bagian pertama di halaman awal surveyor memasukan kodeao, nopk, lokasi survei dan pekerjaan. Pada bagian berikutnya surveyor melakukan perhitungan scoring dengan memilih data pada pilihan-pilihan variabel hitung. Pada bagian ini terdapat empat kategori yaitu aspek pembiayaan, aspek kemampuan bayar, aspek tempat tinggal dan terakhir aspek pekerjaan untuk karyawan dan aspek usaha untuk wiraswasta. Berikutnya surveyor memilih submit data dan diberi opsi untuk
Supervisor, BMM Pilih Setuju Setuju Tolak Memilih nasabah Pilihan? Pilih Tolak Lihat detail
Isi keterangan Isi keterangan
Simpan
Gambar 3. 16 Activity Diagram Approval SPV dan BMM
Pada halaman approval terdapat daftar calon nasabah yang telah disurvei oleh surveyor. Untuk melakukan approval SPV dan BMM sebelumnya harus memilih terlebih dahulu dari daftar calon nasabah kemudian pilih detail data. Pada form detail data terdapat kolom pilihan status yaitu setuju dan tolak. Setuju untuk menyetujui permohonan kredit dan tolak untuk menolak permohonan kredit. Setelah menentukan pilihan selanjutnya mengisi pada kolom keterangan kemudian pilih simpan data.
Customer Service (CS)
Pilih tambah data
Simpan Memasukkan data pencairan
Mengubah data yang diperlukan
Data baru Data Lama
Cetak form pencairan
Mencetak form pencairan ?
Ya Tidak
Pilih data yang akan diubah
Simpan
Pilih ubah data
Gambar 3. 17 Activity Diagram input data pencairan
Permohonan kredit yang sudah di setujui oleh BMM selanjutnya diinput ke dalam data pencairan. Customer service (CS) memilih tambah data kemudian memasukan nomor permohonan kredit, selanjutnya CS memasukkan data pencairan antara lain nomor fiducia dan biaya administrasi (adm). Setelah memasukkan data-data kemudian CS memilih simpan data dan sistem akan menampilkan pencetakan form pencairan. Untuk mengubah data pencairan, CS memilih data yang akan diubah terlebih dahulu pada daftar data pencairan kemudian pilih ubah data. CS hanya dapat mengubah nomor fiducia dan biaya adm saja. Setelah melakukan perubahan data kemudian CS memilih simpan data dan sistem akan memberikan opsi untuk pencetakan form pencairan.
Supervisor, BMM Mengisi tanggal pilihan Tampil Cetak Memilih Status Jenis laporan Mengisi tanggal Laporan
status kredit sales cabangLaporan
Gambar 3. 18 Activity Diagram melihat laporan
Untuk melihat laporan terdapat dua pilihan yaitu laporan status kredit dan laporan sales cabang. Laporan status kredit digunakan untuk melihat posisi permohonan kredit berdasarkan status dan tanggal pengajuan sedangkan laporan sales cabang digunakan untuk melihat permohonan-permohonan kredit yang telah melalui proses pencairan atau sudah berstatus cair berdasarkan tanggal pengajuan. Untuk melihat laporan status kredit pertama memilih range status dari status tertentu sampai dengan status tertentu kemudian mengisi range tanggal pengajuan selanjutnya terdapat dua opsi yaitu ingin ditampilkan saja atau dicetak. Untuk melihat laporan sales cabang pertama memasukkan
range tanggal pengajuan kemudian memilih opsi tampilan yaitu
Supervisor, BMM
Pilih Hapus
Pilih data yang akan dihapus
Gambar 3. 19 Activity Diagram menghapus data
Penghapusan data disini adalah untuk penghapusan data scoring dan data pencairan. Untuk penghapusan data scoring, pada form persetujuan terdapat daftar data-data yang sudah disurvei oleh surveyor. Pertama memilih data yang akan dihapus pada daftar tersebut kemudian pilih hapus data. Untuk penghapusan data pencairan, pertama memilih data yang akan dihapus pada daftar data pencairan kemudian pilih hapus data.
Class Diagram
Berikut ini adalah class diagram untuk sistem yang akan dikembangkan atau sistem usulan.
-kodecust : Char -nama : Char -noktp1 : Char -tgllahir : Date -ibu : Char -alamat : Char -notlp : Char -penjamin : Char -noktp2 : Char -kodecbg : Char Nasabah -nopk : Char -tglcair : Date -nofiducia : Char -adm : Double Pencairan -kode : Char
Manajemen data master
-kodeproduk : Char -nilcair : Double -ang : Double -tenor : Integer -kodecbg : Char Produk -kodeao : Char -namaao : Char -kodecbg : Char Acount Officer -nopk : Char -pekerjaan : Char -score : Double -lokasisurvei : Char -tglscoring : Date Scoring -nopk : Char -status : Char -tglsetuju : Char Persetujuan -tanggal : Date Laporan -userid : Char -password : Char -nama : Char -level : Char -kodecbg : Char User -nopk : Char -nama : Char -penjamin : Char -alamat : Char -noktp1 : Char -noktp2 : Char -tgllahir : Date -ibu : Char -barang : Char -nopolisi : Char -nobpkb : Char -norangka : Char -nomesin : Char -notlp : Char -nohp : Char -tgljual : Date -ang : Double -tahun : Double -otr : Double -kodests : Char -kodecbg : Char -tglinput : Date -keterangan : Char -tglambil : Date Blacklist 1..* 1 1 1 1 1 1 1 1 0..* 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 -nopk : Char -kodecust : Char -kodeproduk : Char -nilcair : Double -tenor : Integer -ang : Double -merk : Char -type : Char -tahun : Char -nopolisi : Char -norangka : Char -nomesin : Char -nobpkb : Char -tglstnk : Date -kodests : Char -kodecbg : Char -tglaju : Date -userinput : Char Permohonan -tanggal : Date Laporan Sales -status : Char -tanggal : Date
Laporan Status Kredit
+tambah() +ubah() +hapus() +caridata() -kodecust : Char -nama : Char -noktp1 : Char -tgllahir : Date -ibu : Char -alamat : Char -notlp : Char -penjamin : Char -noktp2 : Char -kodecbg : Char Nasabah +tambah() +ubah() +hapus() +caridata() +cetak() -nopk : Char -tglcair : Date -nofiducia : Char -adm : Double Pencairan +tambah() +ubah() +hapus() +caridata() -kode : Char
Manajemen data master
+tambah() +ubah() +hapus() +caridata() -kodeproduk : Char -nilcair : Double -ang : Double -tenor : Integer -kodecbg : Char Produk +tambah() +ubah() +hapus() +caridata() -kodeao : Char -namaao : Char -kodecbg : Char Acount Officer +tambah() +hitung() +upload() -nopk : Char -pekerjaan : Char -score : Double -lokasisurvei : Char -tglscoring : Date Scoring +lihat() +hapus() +caridata() -nopk : Char -status : Char -tglsetuju : Char Persetujuan -tanggal : Date Laporan +tambah() +ubah() +hapus() +caridata() -userid : Char -password : Char -nama : Char -level : Char -kodecbg : Char User +caridata() +update() +cekdata() -nopk : Char -nama : Char -penjamin : Char -alamat : Char -noktp1 : Char -noktp2 : Char -tgllahir : Date -ibu : Char -barang : Char -nopolisi : Char -nobpkb : Char -norangka : Char -nomesin : Char -notlp : Char -nohp : Char -tgljual : Date -ang : Double -tahun : Double -otr : Double -kodests : Char -kodecbg : Char -tglinput : Date -keterangan : Char -tglambil : Date Blacklist +tambah() +ubah() +hapus() +caridata() +cetak() -nopk : Char -kodecust : Char -kodeproduk : Char -nilcair : Double -tenor : Integer -ang : Double -merk : Char -type : Char -tahun : Char -nopolisi : Char -norangka : Char -nomesin : Char -nobpkb : Char -tglstnk : Date -kodests : Char -kodecbg : Char -tglaju : Date -userinput : Char Permohonan +caridata() -tanggal : Date Laporan Sales +caridata() -status : Char -tanggal : Date
Laporan Status Kredit
Sequence Diagram
Berikut ini adalah sequence diagram untuk sistem yang akan dikembangkan atau sistem usulan. Terdapat dua model
sequence yang dibuat yaitu system sequence diagram dan view
layer.
: System Update Blacklist
Get data nasabah() Staff IT
Proses data baru()
Cancel()
Close()
Clean Gabung data ()
Update data blacklist()
Gambar 3. 22 Sequence Diagram proses dan update data blacklist (SSD)
:Data Blacklist (DBF) :Data Nasabah
:Update Data Blacklist Handler <<boundary>>
:Sistem Update Data Blacklist Staff IT
Open()
Start Gabung Data Blacklist
Clear data()
Start Update Data Blacklist Start Proses Data()
Close()
Insert data()
:Data Blacklist (MySQL)
Insert data() :Data Sistem Berjalan
Insert data() Clear data() Get data() Clear data() Get data() Close() Clean
Gambar 3. 23 Sequence Diagram proses dan update data blacklist (View Layer)
Pada tampilan form sistem update data terdapat tiga tombol yaitu proses data, gabung data, dan update data blacklist. Pada tahap pertama adalah tekan tombol proses data, disini berfungsi untuk mengambil data-data nasabah dengan kategori bermasalah dari sistem berjalan. Data pada tabel nasabah akan dikosongkan terlebih dahulu oleh sistem, kemudian akan diisi data dari data sistem berjalan. Setelah proses data selesai, kemudian dilanjutkan proses gabung dengan menekan tombol gabung. Proses ini data berfungsi untuk menggabung dari masing-masing tabel data menjadi satu bagian tabel blacklist. Data pada tabel blacklist akan dikosongkan terlebih dahulu oleh sistem kemudian diisi dengan data-data yang sudah digabungkan dengan kriteria-kriteria sesuai dengan struktur tabel blacklist. Pada tahap terakhir adalah update data yang berfungsi memasukan data dari tabel blacklist pada
sistem update data ke dalam tabel blacklist pada database MySQL. Data blacklist pada database MySQL dengan kode status “0” atau baddebt akan dihapus terlebih dahulu oleh sistem kemudian sistem akan memasukan data-data pada tabel blacklist ke dalam tabel blacklist pada database MySQL.
: System
Insert data() Sistem Update Data
Delete data()
Close()
Gambar 3. 24 Sequence Diagram meng-update data blacklist (SSD)
:Data Blacklist (Sistem berjalan) :Sistem Handler
Sistem Update Data
Open()
Insert Data() Start Delete Data()
:Data Blacklist (MySQL)
Delete Data()
Get data()
Insert data()
Gambar 3. 25 Sequence Diagram meng-update data blacklist (View
Pertama-tama sistem update data akan menghapus data pada tabel blacklist yang berada di database MySQL dengan kriteria kode status “0” atau baddebt. Selanjutnya sistem update data akan memasukan data-data pada tabel blacklist ke dalam tabel blacklist yang berada di database MySQL .
: System Staff IT, CS, Surveyor, SPV, BMM
Input(userid,password)
Close()
found()
:Login Handler <<boundary>>
:Login Staff IT, CS, Surveyor, SPV, BMM
Open() Input(userid,password) Close() :Data user get(userid,password) found()
Gambar 3. 27 Sequence Diagram login (View Layer)
Pada tampilan utama terdapat form login. Pengguna memasukan userid dan password yang sebelumnya sudah didaftarkan oleh staff IT. Jika userid dan password sesuai dengan yang ada pada tabel user maka login berhasil namun apabila tidak sesuai maka login gagal.
: System
Add (userid,password,nama,kode level,kode cabang) Staff IT
Save_New()
Delete() Create data user baru()
Start update user()
opt
Update (password,nama,kode level,kode_cabang) Save Update()
Start delete user() Search userid()
userid,password,nama,kode level,kode cabang
Cancel()
Close()
Clean
:Data User :Edit Data User
Handler <<boundary>>
:Data User Staff IT
Open()
Input (userid,password,nama,kode level,kode cabang)
Add (userid,password,nama, kode level,kode cabang) Save()
Search(userid)
Get userid userid,password,nama, kode level,kode cabang userid,password,nama,kode level,kode cabang
Start update user() Start Add New()
Get (userid,password,nama, kode level,kodecabang)
userid, password, nama, kode_level, kode_cabang
userid,password,nama, kode level,kode cabang
Save Update()
Start delete user()
Get (userid,password,nama, kode level,kodecabang) userid,password,nama, kode level,kode cabang userid,password,nama,kode level,kode cabang
Delete()
Delete() Cancel()
Close()
Clean Update (password,nama,kode level,kode cabang)
Update (password,nama,kode level,kode cabang)
confirm
Untuk menambah data pengguna baru pertama-tama menekan tombol tambah pada tampilan utama menu manajemen user. Kemudian akan muncul form input data user. Kemudian staff IT memasukan data-data userid, password, nama, kode level, dan kode cabang pada kolom-kolom isian yang sudah tersedia. Setelah itu menekan tombol simpan untuk menyimpan data. Untuk mengubah data, pertama-tama staff IT harus memilih data yang terdapat pada daftar data user ditampilan utama menu manajemen user kemudian menekan tombol ubah. Setelah itu akan muncul form ubah data user. Pada ubah data, data-data yang dapat diubah hanyalah password, nama, kode level, dan kode cabang saja. Setelah ubah data selesai kemudian menekan tombol simpan untuk menyimpan perubahan data. Untuk menghapus data, staff IT terlebih dahulu memilih data yang terdapat pada daftar data user ditampilan utama menu manajemen user kemudian menekan tombol hapus.
: System Customer Service
Search(kriteria pencarian)
opt Search detail(nama,no.ktp,ibu,alamat,no.tlp)
Close()
nopk,nama,no.ktp,tgllahir,ibu,alamat,no.tlp, penjamin,no.ktp penjamin,alamat penjamin,merk
type kendaraan, tahun, no. rangka, no. mesin
nopk,nama,no.ktp,tgllahir,ibu,alamat,no.tlp, penjamin,no.ktp penjamin,alamat penjamin,merk
type kendaraan, tahun, no. rangka, no. mesin
Gambar 3. 30 Sequence Diagram cek data blacklist (SSD)
:Data Blacklist :Pencarian Handler <<boundary>> :Data Blacklist Customer Service Open()
Input data kriteria (nopk,nama,no.ktp,tgllahir,ibu, alamat,no.tlp,penjamin,no.ktp penjamin,alamat penjamin,
merk type kendaraan, tahun, no. rangka, no. Mesin) Search() Get data() Pilih Kriteria() Close() nopk,nama,no.ktp,tgllahir,ibu, alamat,no.tlp,penjamin,no.ktp penjamin,alamat penjamin, merk type kendaraan, tahun,
no. rangka, no. Mesin nopk,nama,no.ktp,tgllahir,ibu,
alamat,no.tlp,penjamin,no.ktp penjamin,alamat penjamin, merk type kendaraan, tahun, no. rangka, no. Mesin
Gambar 3. 31 Sequence Diagram cek data blacklist (View Layer)
Pada menu cek data blacklist terdapat dua sub menu yaitu pencairan berdasarkan kriteria tertentu dan pencarian detail. Pada tampilan pencarian berdasarkan kriteria terdapat kolom kriteria yang berisi kriteria nama, penjamin, ktp pemohon, ktp penjamin, ibu kandung, no. polisi, no. bpkb, no. rangka, no. mesin. Pertama-tama customer service (CS) memilih kriteria terlebih dahulu kemudian memasukan kunci pencarian pada textbox pencarian setelah itu menekan tombol cari. Jika ditemukan data yang sesuai pada tabel blacklist maka data tersebut akan ditampilkan pada data grid atau daftar data pencarian. Untuk pencarian secara detail, akan
terdapat beberapa kolom isian nama,ktp pemohon, tgl. lahir, ibu kandung, alamat, no.telepon. Setelah kolom tersebut sudah diisi kemudian menekan tombol cari. Jika ditemukan data yang sesuai pada tabel blacklist maka data tersebut akan ditampilkan pada data grid atau daftar data pencarian.
: System
Add (kodeao,namaao) Customer Service
Save_New()
Delete() Create data AO baru()
opt
Update (namaao) Save Update() Start delete AO()
Search() Kodeao,namaao Cancel() Close() Clean Start Update()
:Data AO :Edit Data AO Handler <<boundary>> :Data Master AO Customer Service Open() Input (kodeao,namaao) Insert (kodeao,namaao) Save() Search() Get() Kodeao,namaao Kodeao,namaao
Start update user() Start Add New()
Get (Kodeao) Kodeao,namaao Kodeao,namaao
Save Update()
Start delete AO()
Get (kodeao) kodeao kodeao Delete() Delete() Cancel() Close() Clean Update (namaao) Update (namaao) confirm kodecbg
Gambar 3. 33 Sequence Diagram manajemen data master AO (View Layer)
Untuk penambahan data ao baru, pertama-tama customer
service (CS) membuka menu data master ao. Pada tampilan utama
data master ao CS menekan tombol tambah kemudian akan muncul tampilan form input data ao. CS mengisi kode ao (tiga digit) dan
nama ao pada form isian. Kode ao merupakan gabungan dari tiga digit kode cabang tiga digit kode yang diinput oleh CS. Setelah selesai memasukkan data kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan data ke dalam tabel ao. Untuk pencarian data, CS memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari pada kolom kriteria kemudian memasukkan kata kunci pencarian selanjutnya menekan tombol cari. Apabila terdapat data yang sesuai pada tabel ao maka data tersebut akan ditampilkan pada data grid atau daftar data ao. Untuk mengubah data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan diubah pada data grid atau daftar data ao kemudian menekan tombol ubah. Setelah itu akan muncul form ubah data. Data yang dapat diubah hanyalah nama ao. Setelah data selesai diubah kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan perubahan data. Untuk menghapus data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan dihapus pada data grid atau daftar data ao kemudian menekan tombol hapus.
: System
Add (kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran) Customer Service
Save_New()
Delete() Create data produk baru()
opt
Update (nilaicair,tenor,angsuran) Save Update() Start delete produk()
Search() Kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran Cancel() Close() Clean Start Update()
Gambar 3. 34 Sequence Diagram manajemen data master produk (SSD)
:Data Produk :Edit Data Produk
Handler <<boundary>>
:Data Master Produk Customer Service Open() Input (kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran) Insert (kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran) Save() Search() Get() kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran
Start update produk() Start Add New()
Get (kodeproduk) kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran kodeproduk,nilaicair,tenor,angsuran
Save Update()
Start delete produk()
Get (kodeproduk) kodeproduk kodeproduk Delete() Delete() Cancel() Close() Clean Update (nilaicair,tenor,angsuran) Update (nilaicair,tenor,angsuran) confirm kodecbg
Gambar 3. 35 Sequence Diagram manajemen data master produk (View Layer)
Untuk penambahan data produk baru, pertama-tama
customer service (CS) membuka menu data master produk. Pada
tampilan utama data master produk CS menekan tombol tambah kemudian akan muncul tampilan form input data produk. CS mengisi kode produk (tiga digit), nilai cair, tenor dan angsuran pada form isian. Kode nasabah merupakan gabungan dari tiga digit
kode cabang tiga digit kode yang diinput oleh CS. Setelah selesai memasukkan data kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan data ke dalam tabel produk. Untuk pencarian data, CS memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari pada kolom kriteria kemudia memasukkan kata kunci pencarian selanjutnya menekan tombol cari. Apabila terdapat data yang sesuai pada tabel produk maka data tersebut akan ditampilkan pada data grid atau daftar data produk. Untuk mengubah data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan diubah pada data grid atau daftar data produk kemudian menekan tombol ubah. Setelah itu akan muncul form ubah data. Data yang dapat diubah hanyalah nilai cair, tenor dan angsuran. Setelah data selesai diubah kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan perubahan data. Untuk menghapus data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan dihapus pada data grid atau daftar data produk kemudian menekan tombol hapus.
: System
Add (nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin) Customer Service
Save_New()
Delete() Create data nasabah baru()
opt
Update (nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin) Save Update()
Start delete nasabah() Search() kodecust,nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin Cancel() Close() Clean Start Update() kodecust
<<boundary>>
:Data Master Nasabah :Edit Data Nasabah Handler :Data Nasabah Customer Service
Open()
Input (nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin) Save()
Search()
Get()
kodecust,nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin Start update nasabah()
Start Add New()
Get (kodecust)
nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin
Save Update() Start delete nasabah()
Get (kodecust) kodecust kodecust Delete() Delete() Cancel() Close() Clean ubah(nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat,notlp,penjamin,noktp penjamin) kodecust confirm Insert (kodecust,nama,noktp, tgllahir,ibu,alamat,notlp, penjamin,noktp penjamin) kodecust,nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat, notlp,penjamin,noktp penjamin nama,noktp,tgllahir,ibu,alamat, notlp,penjamin,noktp penjamin Update (kodecust,nama,noktp, tgllahir,ibu,alamat,notlp, penjamin,noktp penjamin)
Gambar 3. 37 Sequence Diagram manajemen data master nasabah (View Layer)
Untuk penambahan data nasabah baru, pertama-tama
customer service (CS) membuka menu data master nasabah. Pada
tampilan utama data master nasabah CS menekan tombol tambah kemudian akan muncul tampilan form input data nasabah. CS mengisi nama, no. ktp, tgl. lahir, nama ibu, alamat, no. telepon, nama penjamin, dan no. ktp penjamin pada form isian. Kode
nasabah akan dibuat otomatis oleh sistem dengan format tiga digit depan adalah kode cabang berikutnya dua digit merupakan tahun pengajuan kredit, dan berikutnya adalah nomor urutan nasabah contoh : BDG150001. Setelah selesai memasukkan data kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan data ke dalam tabel nasabah. Untuk pencarian data, CS memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari pada kolom kriteria kemudia memasukkan kata kunci pencarian selanjutnya menekan tombol cari. Apabila terdapat data yang sesuai pada tabel nasabah maka data tersebut akan ditampilkan pada data grid atau daftar data nasabah. Untuk mengubah data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan diubah pada data grid atau daftar data nasabah kemudian menekan tombol ubah. Setelah itu akan muncul form ubah data. Data yang dapat diubah hanyalah nama, no. ktp, nama ibu, alamat, no. telepon, nama penjamin, no. ktp penjamin. Setelah data selesai diubah kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan perubahan data. Untuk menghapus data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan dihapus pada data grid atau daftar data nasabah kemudian menekan tombol hapus.
: System
Add (kodecust) Customer Service
Save_New()
Delete()
Create data permohonan baru()
opt Save Update() Start delete () Search() Cancel() Close() Clean Start Update() Nama Add (kodeproduk) nilaicair,tenor,angsuran Add (merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk) nopk Update(nocust,kode produk,merk,type,tahun,nopolisi, norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk) nopk,nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk)
Gambar 3. 38 Sequence Diagram manajemen data permohonan kredit (SSD)
<<boundary>>
:Permohonan Kredit :Edit Data PermohonanKredit Handler :Data Permohonan Kredit
Customer Service
Open()
Input (kodecust)
Input(merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpb,tglstnk) Start Add New()
Save () :Data Nasabah Get(kodecust) nama nama Input (kodeproduk) :Data Produk Get(kodeproduk) nilcair,tenor,angsuran nilcair,tenor,angsuran :History Kredit Insert(nocust,kode produk,nilcair,tenor,angsuran,merk,type,tahun,nopolisi, norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk,tglaju,kodests,kodecbg,tglinput,userinput) nopk Save () Inset(nopk,kodests,tglsts,useridsts,ketsts) Search(kriteria) Get (kriteria) nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk Start update() Get (nopk) nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk Update (nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk)
Update nopk (nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk) Update nopk(keterangan) Save Update() Start delete () Get (nopk) nopk nopk Delete() Delete() Delete() Cancel() Clean Close()
Gambar 3. 39 Sequence Diagram manajemen data permohonan kredit (View Layer)
Untuk penambahan data permohonan kredit baru, pertama-tama customer service (CS) membuka menu permohonan kredit. Pada tampilan utama permohonan kredit CS menekan tombol tambah kemudian akan muncul tampilan form input data permohonan. CS mengisi kode nasabah, kode produk, merk, type, tahun, no. polisi, no. rangka, no. mesin, no. bpkb dan tanggal stnk pada form isian. Kode permohonan kredit atau nopk akan dibuat otomatis oleh sistem dengan format tiga digit paling depan adalah kode cabang, dua digit berikutnya adalah bulan, dua digit berikutnya adalah tahun kemudian ditambah dengan garis miring selanjutnya enam digit adalah nomor urutan, contoh : BDG0615/000001. Setelah selesai memasukkan data kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan data ke dalam tabel permohonan kredit dan history kredit. Untuk pencarian data, CS memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari pada kolom kriteria kemudian memasukkan kata kunci pencarian selanjutnya menekan tombol cari. Apabila terdapat data yang sesuai pada tabel permohon kredit maka data tersebut akan ditampilkan pada data
grid atau daftar data permohonan kredit. Untuk mengubah data, CS
terlebih dahulu memilih data yang akan diubah pada data grid atau daftar data permohonan kredit kemudian menekan tombol ubah. Setelah itu akan muncul form ubah data. Data yang dapat diubah hanyalah kode nasabah, kode produk, merk, type, tahun, no. polisi, no. rangka, no. mesin, no. bpkb dan tanggal stnk. Setelah data selesai diubah kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan perubahan data. Untuk menghapus data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan dihapus pada data grid atau daftar data permohonan kredit kemudian menekan tombol hapus.
: System Surveyor pilih(kodeao) Close() namaao pilih(variabel perhitungan) Save() pilih(nopk) nama nasabah, alamat pilih(lokasi survei, pekerjaan)
opt Upload foto rumah()
<<boundary>>
:Scoring :Scoring Handler :Data Scoring
Surveyor
Open()
Pilih(kodeao)
pilih(lokasi survei,pekerjaan,variabel perhitungan) Start Add New()
found() :Data AO Get(kodeao) namaao namaao pilih(nopk)
:Data Permohonan Kredit
Get(nopk)
found() nama nasabah, alamat
nama nasabah, alamat
:History Kredit Update(kodests,tglscoring) Save () Insert (nopk,kodests,tglsts,useridsts,ketsts) Cancel() Clean Close() Insert (nopk,kodeao,tglscoring,score,kodecbg,tglinput,userinput) confirm upload foto rumah
pilih dan upload foto rumah()
Gambar 3. 41 Sequence Diagram input data scoring (View Layer)
Untuk melakukan penginputan data scoring, pada halaman awal, surveyor (account officer) mengisi kode ao, nopk (nomor permohonan kredit), lokasi survei dan pekerjaan calon nasabah. Setelah itu surveyor menekan tombol lanjut untuk menuju form berikutnya yaitu perhitungan scoring. Pada bagian perhitungan
scoring terdapat empat kategori yaitu aspek pembiayaan (tahun
pembuatan, kondisi kendaraan), aspek kemampuan bayar (pencairan,angsuran terhadap pendapatan, jumlah tanggungan, jangka waktu pembiayaan), aspek tempat tinggal (status tempat tinggal, lama menempati, keberadaan listrik, luas bangunan, kondisi rumah) dan terakhir aspek pekerjaan (status tempat kerja, jumlah karyawan, masa kerja, jenis pekerjaan, golongan atau pangkat) untuk karyawan dan aspek usaha (pengalaman usaha, omset per bulan, jumlah karyawan, perijinan, tempat usaha) untuk wiraswasta. Setelah menentukan pilihan-pilihan pada perhitungan tersebut kemudian surveyor menekan tombol simpan. Data kemudian akan disimpan dalam tabel scoring, selain itu akan mengisi data pada tabel history kredit dan meng-update kode status dan tanggal scoring pada tabel permohonan kredit. Setelah melakukan penyimpanan sistem kemudian akan memunculkan opsi untuk upload foto rumah.
: System pilih(nopk) SPV & BMM Save() Cancel() Close() Clean nopk,nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran, merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk,peta alamat, foto,kodeao,namaao,nilai score)
add(pilihan,keterangan)
<<boundary>>
:Persetujuan SPV & BMM :Persetujuan SPV & BMM Handler :Data Permohonan Kredit SPV & BMM Open() Pilih (nopk) Start() Update(kodests,tglspv) :History Kredit Get(nopk) Add(pilihan,keterangan)
:Data Scoring :Blacklist
Save (jika pilihan=setuju)
Cancel()
Clean Close()
nopk,nocust,nama,kode produk,nilcair,tenor,angsuran,merk,type,tahun, nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb,tglstnk,peta alamat, foto) nopk,nocust,nama,kodeproduk,nilcair,tenor,
angsuran,merk,type,tahun,nopolisi,norangka, nomesin,nobpkb,tglstnk,peta alamat, foto)
kodeao,namaao,nilai score kodeao,namaao,nilai score
Save (jika pilihan=tolak)
Update(kodests,tglspv) Insert(nopk,kodests, tglsts,useridsts,ketsts) Insert(nopk,kodests, tglsts,useridsts,ketsts) Insert(nopk,nama,penjamin,alamat,noktp1,noktp2,tgllahir, ibu,barang,nopolisi,nobpkb,norangka,nomesin,notlp, tgljual,ang,tahun,kodests,kodecbg,tglinput,keterangan) Search(kriteria) Get(kriteria) nopk,nocust,nama,tglaju nopk,nocust,nama,tglaju
Gambar 3. 43 Sequence Diagram approval SPVdan BMM (View Layer)
Untuk melakukan approval, pada halaman awal, SPV dan BMM terlebih dahulu memilih data yang akan diubah pada data
grid atau daftar data permohonan kredit yang sudah disurvei
kemudian menekan tombol lihat. Setelah itu akan muncul form detail data. Data yang ditampilkan diantaranya adalah nopk,kode
nasabah, nama, alamat, kode produk, nilai cair, tenor, angsuran, merk, type, tahun, no. polisi, no. rangka, no. mesin, no. bpkb, tgl. stnk, peta alamat, foto, kode ao, nama ao, nilai scoring, pilihan dan keterangan. Selanjutnya SPV dan BMM menentukan pilihan pada kolom pilih yaitu “setuju” atau “tolak” kemudian mengisi pada kolom keterangan setelah itu menekan tombol simpan untuk menyimpan data. Pada proses penyimpanan ini data akan masukkan pada tabel history kredit dan meng-update kode status dan tglspv (untuk approval bagian spv) dan tglbmm (untuk
approval bagian bmm). Untuk pencarian data, SPV dan BMM
memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari pada kolom kriteria kemudian memasukkan kata kunci pencarian selanjutnya menekan tombol cari. Apabila terdapat data yang sesuai pada tabel permohon kredit maka data tersebut akan ditampilkan pada data
grid atau daftar data persetujuan.
: System
pilih(nopk) Customer Service
Save_New() Create data pencairan()
opt
Update (no fiducia, biaya adm) Save Update() Search nopk ()
Cancel()
Close()
Clean nopk,kodecust,nama,no. fiducia, biaya adm,kode produk,
nilai cair, tenor,angsuran,kodeao, score, tglaju,tglcair nilai cair,tenor,angsuran
Start update() Add(no. fiducia, biaya adm)
<<boundary>>
:Pencairan :Pencairan Handler :Data Permohonan Kredit SPV & BMM
Open()
Pilih (nopk) Start Add New()
:Data nasabah Get(nopk) :Data Scoring Cancel() Clean Close()
nopk,kode cust,kode produk, nilai cair,tenor,ang,merk,type,tahun,nopolisi,
no rangka,no mesin, no bpkb,tglstnk, no fiducia,adm,tglcair,tglaju kodeao,nilai score
nama nasabah nopk,kodecust, nama,kode produk, nilaicair,tenor,ang,
merk,type,tahun,nopolisi,norangka,nomesin,nobpkb, tglstnk,no fiducia,adm,kodeao,score,tglcair,tglaju Start update() Get(nopk) nilai cair,tenor,angsuran nilai cair,tenor,angsuran Add(nofiducia,adm) Save() Update(kodsts,no fiducia,adm,tglcair) :History Kredit Insert(nopk,kodests,tglsts,useridsts,ketsts) nilai cair,tenor,angsuran,nofiducia,adm nilai cair,tenor,angsuran,nofiducia,adm Update(nofiducia,adm) Update(nofiducia,adm) Search(kriteria) Get(kriteria)
Gambar 3. 45 Sequence Diagram manajeman data pencairan (View Layer)
Untuk penambahan data pencairan baru, pertama-tama
customer service (CS) membuka menu pencairan kredit. Pada
tampilan utama pencairan kredit CS menekan tombol tambah kemudian akan muncul tampilan form input data pencairan. CS mengisi nomor permohonan kredit kemudian akan tampil nilai cair, tenor dan angsuran. CS kemudian memasukan nomor fiducia dan biaya administrasi setelah itu menekan tombol simpan untuk menyimpan data. Data pencairan akan disimpan dalam tabel
permohonan kredit. Untuk pencarian data, CS memilih terlebih dahulu kriteria yang akan dicari pada kolom kriteria kemudian memasukkan kata kunci pencarian selanjutnya menekan tombol cari. Apabila terdapat data yang sesuai pada tabel permohon kredit dan status sudah cair maka data tersebut akan ditampilkan pada data grid atau daftar data pencairan. Untuk mengubah data, CS terlebih dahulu memilih data yang akan diubah pada data grid atau daftar data pencairan kemudian menekan tombol ubah. Setelah itu akan muncul form ubah data. Data yang dapat diubah hanyalah nomor fiducia dan biaya administrasi. Setelah data selesai diubah kemudian CS menekan tombol simpan untuk menyimpan perubahan data. : System pilih(nopk) SPV & BMM Delete() Cancel() Close() Clean