R4J
- Special Edition For Youth –
R4J
RADICAL FOR JESUS
R4J ( RADICAL FOR JESUS )
oleh Marcella Flaorenzia
© 2007, Marcella Flaorenzia S., Jakarta
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun tanpa izin dari penerbit sesuai dengan hak cipta.
Cetakan pertama, 2007 Cover depan dan belakang
oleh Beni Susanto
Semua kutipan ayat, kecuali yang diberi tanda, dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru © LAI atas izin Lembaga Alkitab Indonesia.
Kutipan ayat lainnya diambil dari:
NEW INTERNATIONAL VERSION.
Copyright © 1973, 1978, 1984 by International Bible Society.
WHAT THEY SAID ...
“ Praise God ! Pastor Jason allowed me to read your wonderful
blessing work that has blessed me much. I pray that your book can be
read by most youth all over Indonesia. And give big impact to them. I'm
very greatful to God for the girl, Cella, and for our Pastor that give
right teaching based on the Bible to the congregation. God will use you
more and make all your dreams come true. Love you. Gbu... “
( Aunty Anita ~ Ibu dari Gembala Sidang JKI Galilea )
“ Isi dari buku ini akan membuat kita bergairah untuk
menjalani kehidupan yang radikal bagi Tuhan.
It's a great book! “
( Pdt. Abraham Jason ~ Gembala Sidang JKI Galilea & penulis buku 'Manusia Allah' )
“ Cella melakukan sesuatu yang baru...sebuah karya bagi
generasinya... “Radical for Jesus”, sebuah tulisan yang lahir dari
kerinduan hati sang penulis bagi generasinya, mengajarkan kepada
generasi tentang kehidupan yang seharusnya generasi ini lakukan
yaitu intimacy with God, value, destiny and influence. Jika anda
seorang yang bergerak dalam pelayanan anak muda, Saya yakin
anda membutuhkannya... “
( Pdm. Hendrik Salim ~ Youth Pastor GPKdI Jakarta & penulis 'Saatnya Akan Tiba, Persiapkan Dirimu' )
“ Anak muda harus memberi pengaruh dalam hidupnya di
tengah-tengah masyarakat atau anak muda lainnya. Tentu saja
pengaruh yang baik, khususnya anak muda Kristiani. Menjadi terang
dan garam ( figure & impact ) tidak bisa seorang diri, kita harus
bergabung dalam sebuah komunitas.
Marcella Flaorenzia, adik saya ini telah menuliskan hasrat dan
kerinduannya untuk anak-anak muda menjadi radikal dalam memberi
pengaruh yang baik bagi masyarakat. Buku ini saya rekomendasikan
untuk anak-anak muda yang sedang bergerak secara radikal bagi
Tuhan. Marcella, saya bangga atas karya perdana kamu ini. Luar
biasa, terus berkarya ! “
( Sulistyo. A. Tetta. S.Th ~ Leader of Life Community )
“ Di zaman sekarang kita sangat sulit untuk radikal,
khususnya bagi anak muda. Tapi, tetap ada kasih karunia Tuhan
untuk menemukan masih banyak anak muda yang memilih radikal
untuk Yesus di tengah dunia yang penuh dengan ketidakradikalan. So
guys, kalo kamu ingin memilih hidup kamu menjadi radikal bagi
Yesus, kamu kudu baca buku ini. Radikal ? Siapa takut... "
( Yunus Koloay ~ Fasilitator Jaringan Pemuda Gen-B )
" Hi ci Cella... Bukunya bagus banget lho. Bukunya
ngeberkatin aku banget. Lewat buku ini, aku mau belajar untuk lebih
radikal lagi dalam Tuhan. Aku juga mau melayani Tuhan sepenuhnya
dan dengan sungguh-sungguh. And yang pasti buat para pembaca,
pasti terberkati dan ngubah hidup banget deh. Yang pasti abiz baca
bukunya, harus dipraktekkin. Aku tunggu buku yang ke-2 lho ci.
Terus maju buat Tuhan ya... "
Dedikasi
---Saya persembahkan buku ini kepada
setiap anak-anak Tuhan, khususnya
untuk generasi muda yang akan dipakai
oleh Tuhan dengan luar biasa dan
memiliki kehidupan yang MAXIMAL !
What they said ...
v
Dedikasi
ix
Daftar Isi
xi
Writer'z Notes
xiii
Our History
xv
Opening
: What is “Radical“ ?
1
Step # 1 Intimacy
5
Step # 2 Value
24
Step # 3 Destiny
46
Step # 4 Influence
66
Closing
:
Are u Radical ?
87
Apresiasi
89
About Writer
91
“ ANAK MUDA ” ...
itulah yang membuat saya terinspirasi untuk menulis buku ini.
Buku saya yang pertama ini saya persembahkan khusus untuk
anak-anak muda, karena saya percaya bahwa Tuhan sedang
melakukan sesuatu yang besar melalui generasi muda.
Untuk kamu-kamu yang mungkin kurang hobi membaca,
saya harap kamu bisa mulai menyukai buku ini. Karena perlu
diketahui, saya juga bukan orang yang hobi membaca lho ... jadi
saya berusaha untuk menulis buku ini dalam bahasa yang
sederhana dan cocok untuk anak muda.
Saya rindu supaya buku ini dapat memberi inspirasi dan
pengaruh bagi kehidupan banyak orang. Anak-anak muda tidak
akan lagi menjadi korban iblis, tapi justru menjadi senjata yang
membuat iblis ketakutan.
Saya juga rindu supaya bisa lahir komunitas-komunitas
R4J ( komunitas anak muda yang Radikal untuk Tuhan ) di
daerah-daerah, kota-kota, bahkan di bangsa-bangsa.
Sesuatu yang besar pasti akan terjadi di generasi ini!
Selamat menikmati pengalaman-pengalaman seru bersama
Tuhan melalui buku ini ... J
“ Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah
anak-anak pada masa muda.”
( Mazmur 127 : 4 )
with love & pray ;
Marcella Flaorenzia
Dimulai pada tahun 2001, di sebuah sekolah Kristen di Jakarta, ketika 4 orang pelajar SMA sedang asyik ngobrol di kelas. Pada saat itu orang-orang sedang heboh membicarakan tentang penampakan Tuhan Yesus yang terjadi di daerah Kramat. Begitu juga dengan 4 orang pria ini. Mereka obrolin banyak hal, termasuk tentang akhir zaman. Dan mereka gak pernah menyangka, ternyata obrolan mereka itu merupakan awal dari suatu kegerakan dan komunitas yang bernama... R4J ( Radical For Jesus ) !!!
“ Akhir zaman uda semakin dekat ! “ itu yang menjadi pemikiran mereka “ dan sepertinya hidup kita harus berubah dan melakukan sesuatu yang baru. “ Akhirnya mereka memulai suatu persekutuan di sekolah mereka. Mereka berdoa bersama, menginjili teman-teman mereka di sekolah dan mulai hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Saat itu terjadi suatu perubahan yang luar biasa di sekolah mereka, angkatan demi angkatan. This is our history...
2001 : Mulai merintis komunitas sekolah ( komsel ) 2002 : Mulai muncul kegerakan doa keliling di sekolah 2003 : Mengadakan KKR yang pertama pada tanggal 13
Juni dengan tema “FRIDAY THE 13th” berbicara mengenai keselamatan dan mengadakan HOLIDAY CAMP yang pertama pada tanggal 24-25 Oktober yang diarahkan k e p a d a p e m u l i h a n d a n m e m b a n g u n persahabatan. Pada tahun ini juga dimulai perintisan komsel yang baru.
2004 : Mengadakan KKR yang kedua pada tanggal 20 Juni dengan tema “HOME ALONE” berbicara mengenai pemulihan hati bapa dan mengadakan HOLIDAY CAMP yang kedua pada tanggal 27-29 Desember yang diarahkan kepada leadership ( kepemimpinan ) . Nama R4J baru muncul pada saat persiapan KKR yang kedua ini.
2005 : Mengadakan KKR yang ketiga pada tanggal 3 Juli dengan tema “WELCOME TO MY LIFE” juga berbicara mengenai keselamatan. Pada tahun ini R4J memulai suatu kegerakan yang namanya LEADER MEETING ( Leameet ). Ini adalah suatu pertemuan yang diadakan sebulan sekali dan dihadiri oleh para pemimpin anak muda untuk diperlengkapi menjadi pemimpin masa depan. 2006 : R4J mulai memberkati gereja-gereja,
kampus-kampus dan sekolah-sekolah lainnya, bahkan sampai ke luar kota. Baik melalui pelayanan secara rohani maupun sekuler ( musik, sport, art, design, politik, hukum, dsb. )
Tidak berhenti sampai di situ, sejarah ini masih terus berlanjut sampai pada hari ini. R4J bukan organisasi, tapi R4J adalah suatu komunitas dan gaya hidup anak-anak muda yang berani hidup Radikal dan gila-gilaan untuk Tuhan. Anak-anak muda yang mau hidup 100% untuk Tuhan dan berani berkata “TIDAK” kepada dosa.
Are u R4J ?!?!
" So then, just as you
received Christ Jesus as
Lord, continue to live in him,
rooted and built up in him,
strengthened in the faith as
you were taught, and
overflowing with
thankfulness. "
< Colossians 2 : 6 - 7 >
-< Opening >
What is “ RADICAL “ ?
eberapa banyak di antara kamu pernah mendengar perkataan-perkataan seperti ini :
“Ayo dong, kalian harus jadi orang-orang yang radikal !“ “Payah nih, lu kaga radikal !“
“Tema KKR kita bulan ini adalah Generasi yang Radikal“ “Apa gue masih kurang radikal ya buat Tuhan ?“
Ada beberapa orang yang mungkin sudah familiar dengan 1 kata ini, atau bahkan ada yang sama sekali belum pernah mendengarnya. Dan lebih banyak lagi orang-orang yang sering menyebut 1 kata ini, tanpa tahu arti dan makna yang sesungguhnya.
Apa sih “Radikal“ itu ? Coba deh renungin beberapa saat, sebelum saya menjelaskannya.
( Loading . . . . )
Sudah dapat jawabannya ?
Sebenarnya Radikal itu berasal dari kata “Radix” yang artinya akar. Ada seorang teman saya yang mencoba untuk mendefinisikan kata Radikal ini dalam suatu kalimat yang lebih jelas, ia berkata bahwa Radikal adalah memegang suatu
“kebenaran“ yang kita ketahui dan kita lakukan dengan excellent, tanpa kompromi sedikitpun. Dan saya setuju dengan
definisi ini. Istilah “Radikal“ tidak hanya digunakan di dalam dunia gereja, tapi juga digunakan di masyarakat luar. Ada orang-orang yang begitu radikal dalam melakukan kejahatan, karena menurutnya itu adalah suatu “kebenaran“. Contohnya seperti para pembunuh dan bandar judi yang begitu terkenal, para teroris, diktator, koruptor dan sebagainya. Saya berani katakan bahwa mereka adalah orang-orang yang radikal ! Mereka teguh berpegang pada sesuatu yang mereka anggap “benar“ dan mereka melakukannya dengan sepenuh hati, gak kompromi sedikitpun. Mereka gak peduli dengan apa kata orang, mereka lakukan dengan sungguh-sungguh, dengan komitmen dan pengorbanan. Tapi sayangnya, mereka melakukan “kebenaran“ yang salah. Jika orang dunia saja bisa melakukan hal seperti itu, kenapa kita tidak bisa hidup Radikal untuk Tuhan ? Kenapa kita tidak bisa melakukan kebenaran Firman Tuhan dengan excellent, tanpa kompromi sedikitpun ? Seringkali kita sebagai anak Tuhan begitu mudahnya kompromi dengan dosa. Baru dapat sedikit masalah atau tantangan, langsung mau menyerah dan langsung mau ninggalin Tuhan.
Nah, kamu mau tahu ayat Alkitab yang berbicara tentang keradikalan di dalam Tuhan ?
Coba deh simak ayat ini baik-baik :
“ Kamu telah MENERIMA Kristus Yesus, Tuhan kita.
Karena itu hendaklah hidupmu TETAP di dalam Dia.
Hendaklah kamu BERAKAR di dalam Dia dan DIBANGUN
di atas Dia, hendaklah kamu BERTAMBAH TEGUH dalam
iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah
hatimu MELIMPAH dengan syukur. “
( Kolose 2 : 6 – 7 )
Ayat ini benar-benar mengubah hidup saya. Saya sadar, ternyata saya gak boleh berhenti hanya sampai di tahap MENERIMA Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Tapi saya juga harus tinggal TETAP ( Konsisten dan Setia ) di dalam Dia, BERAKAR di dalam kebenaran Firman Tuhan, DIBANGUN ( bertumbuh ) baik secara karakter maupun nilai-nilai, BERTAMBAH TEGUH di dalam visi dan panggilan Tuhan, serta hidup MELIMPAH dengan janji-janji Tuhan sehingga mempengaruhi orang banyak.
Banyak anak-anak Tuhan, khususnya anak muda yang tidak hidup sampai tahap yang maximal. Bahkan mereka menganggap Yesus atau kekristenan hanya sebagai suatu agama dan mereka tidak peduli dengan hal itu. Padahal ini adalah hal terpenting yang harus kita pikirkan selama kita hidup.
Think about this !
Untuk mencapai hidup yang maximal dan radikal itu perlu PROSES. Seringkali anak muda gagal, karena mereka tidak tahan dan tidak sabar dengan proses. Mereka selalu mau sesuatu yang instant. Sehingga akhirnya mereka jatuh dan memilih untuk menjadi orang Kristen yang “ biasa-biasa saja “.
Ini akan menjadi masalah yang cukup gawat kalo tidak segera diobati.
Ada 4 step yang harus dilewati untuk memiliki kehidupan yang radikal : Step #1 Intimacy Step #2 Value Step #3 Destiny Step #4 Influence
Percayalah bahwa Tuhan punya rencana yang luar biasa buat hidupmu, apakah kamu siap menerima tantangan untuk hidup Radikal ?!
uatu ketika, seorang siswa seminari minta berhenti dari sekolahnya. Ia tidak berhenti secara mendadak, tetapi
S
agak perlahan-lahan. Semangatnya menurun, imannya melemah, ketertarikannya pada misi Kristen menghilang. Sumur rohaninya mulai mengering, jiwanya gersang, dan matanya menjadi redup dan tidak bergairah.
Apa gerangan yang terjadi? Adakah si jahat telah menghempaskan pertahanan siswa seminari itu dan menguasainya? Tidak. Apakah belajar terlalu banyak doktrin mengantarnya ke dalam keraguan? Tidak. Apakah pilihan-pilihan hidup lainnya lebih menarik dan mengubah pikirannya? Tidak. Tidak ada hal-hal yang sedemikian dramatis.
Siswa seminari ini hanya melakukan kesalahan yang fatal dengan menganggap bahwa menghabiskan begitu banyak waktu
berbicara tentang Allah bisa menjadi pengganti bagi berbicara dengan Allah.
Iblis tahu 1 hal yang sangat mendasar tapi menjadi suatu titik lemah bagi anak-anak Tuhan, yaitu HUBUNGAN PRIBADI DENGAN TUHAN. Ketika di Taman Eden, iblis juga melakukan hal yang sama. Ia berusaha untuk merusak HUBUNGAN.
Ada begitu banyak hamba-hamba Tuhan besar, yang sudah terkenal dan memiliki pelayanan serta jam terbang yang
STEP # 1
INTIMACY
luar biasa, tetapi pada akhirnya ia jatuh dan tidak mengakhiri hidupnya dengan baik. Alasannya sederhana, hanya karena ia mulai kehilangan hubungan pribadinya dengan Tuhan. Kesibukan dan ambisi membuat ia tidak lagi menyediakan waktu untuk bersekutu pribadi dengan Tuhan.
Hati-hati ! Karena hal ini bisa terjadi dalam kehidupanmu.
“KEDEWASAAN SESEORANG DIUKUR DARI CARA IA
MEMBANGUN HUBUNGAN”
MENJADI SAHABAT ALLAH
Orang-orang yang Radikal di dalam Alkitab adalah orang-orang yang memiliki hubungan intim dengan Tuhan. Contohnya : § Abraham
“ Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. “ Karena itu Abraham disebut : “SAHABAT ALLAH.”
( Yakobus 2 : 23 ) § Musa
“ Dan Tuhan berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya... “
( Keluaran 33 : 11 )
Saya bergaul dengan banyak orang, tapi tidak sembarang orang bisa menjadi sahabat saya. Menjadi sahabat adalah suatu hal yang begitu special dan tentunya memerlukan waktu serta proses untuk membangunnya.
Saya tidak mungkin menyebut orang yang baru saya kenal
beberapa menit sebagai sahabat saya. Saya perlu waktu yang cukup lama, bahkan mungkin bertahun-tahun untuk membangun suatu persahabatan. Sampai saya bisa mengenal kelebihan dan kekurangan dia, apa yang dia suka dan yang dia tidak suka, bagaimana keluarganya, bagaimana sikap dia ketika menghadapi masalah, apa makanan favouritenya, dan hal-hal detail lainnya. Demikian juga sebaliknya, sampai seberapa jauh dia mengenal saya. Kami bisa saling percaya satu sama lain dan akhirnya saya bisa mengakui dia sebagai sahabat.
Begitu juga dengan Allah. Tidak sembarang orang bisa menjadi sahabat-Nya. Abraham dan Musa bisa diakui sebagai sahabat Allah setelah mereka melalui begitu banyak pengalaman bersama Allah.
Apa kuncinya ?
1. SELALU MELIBATKAN TUHAN DALAM SEGALA HAL Jimmy mendapatkan pekerjaan di toko bahan makanan. Suatu hari seorang pelanggan memasuki toko itu dan setelah membeli beberapa buah, ia berbisik “Berilah beberapa lagi! Karyawan yang dahulu bekerja di sini biasa melakukannya untuk mendapat uang persenan.” “Tidak. Saya tidak melakukannya, atasanku tidak akan mengizinkannya,” kata Jimmy.
“tapi atasanmu tidak di sini,” kata orang itu.
“Oh, dia ada. Atasan saya selalu ada di hati saya. Saya adalah orang Kristen!” kata Jimmy.
Allah ingin terlibat dalam seluruh kehidupanmu. Jangan jadikan Allah seperti mesin ATM, yang hanya dicari
ketika kita memerlukannya. Tapi jadikan Allah seperti nafas dan udara, yang tanpanya kamu gak bisa hidup. Ada istilah yang cukup terkenal : WWJD ( What Would Jesus Do? ) mengajarkan kita untuk slalu bertanya : “Apa ya yang akan Tuhan lakukan jika Ia ada dalam situasi yang seperti ini?”
Mulai belajar on-line dengan Tuhan 24 jam non stop, berbicara dan mendengarkan suara-Nya. Praktekkan ketika sedang di kelas, sedang di jalan, di motor atau di mobil, sedang mengalami masalah yang berat, ataupun ketika sedang bersukacita. Pastikan Tuhan selalu terlibat di sana !
2. KETAATAN
Bukan hal yang mudah ketika Abraham harus menaati Firman Tuhan untuk menyembelih anak satu-satunya yaitu Ishak, yang sudah ia nanti-nantikan selama 25 tahun. Bukan hal yang mudah juga ketika Musa diperintahkan Tuhan untuk memimpin suatu bangsa yang begitu besar. Mereka punya alasan untuk tidak melakukannya. Mereka punya alasan untuk marah dan memberontak kepada Tuhan. Tapi dengarkan ini baik-baik : KETAATAN ADALAH SEBUAH PILIHAN DAN KEPUTUSAN. Allah tidak bisa memaksa seseorang untuk taat. Tapi bagi orang yang taat, ia sedang melangkah lebih dekat kepada janji-janji Tuhan. Ketaatan tidak akan menjadi suatu hal yang sulit jika kita
sungguh-sungguh mengasihi Tuhan lebih dari apapun juga. Sehingga apapun yang Tuhan minta, akan segera kita lakukan.
Saya ingat ketika saya mulai belajar taat dalam memberikan perpuluhan. Meskipun saya belum bekerja, tapi saya memberi perpuluhan dari uang jajan saya setiap bulan. Dan sampai hari ini saya tidak pernah hidup kekurangan, bahkan saya merasakan berkat Tuhan yang berkelimpahan dalam hidup saya. Dan saya bisa membagi-bagikan berkat itu kepada orang lain.
“Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang kuperintahkan kepadamu.”
( Yohanes 15 : 14 )
3. BERANI MENGHADAP TUHAN DENGAN RESIKO APAPUN
Di zaman Perjanjian lama, setiap orang yang berjumpa dengan Tuhan pasti akan mati. Sehingga orang-orang tidak berani menghadap Tuhan secara langsung. Mereka memakai perantara para imam. Di dalam kitab Keluaran, mengisahkan tentang Musa yang sedang memimpin bangsa Israel menuju tanah Kanaan. Tidak ada seorangpun dari bangsa Israel yang berani menghadap Allah, kecuali Musa. Bahkan Musa bisa berhadapan muka dengan Tuhan. Bukankah itu hal yang luar biasa? Padahal Musa tahu, resiko dia menghadap Allah adalah kematian. Apakah saat ini kita juga mau menjadi anak-anak muda
yang berani menghadap Allah dengan resiko apapun? Mungkin resikonya bukan kematian, tapi mungkin itu celaan dari teman-temanmu, tentangan dari orang tuamu, ada waktu yang harus dikorbankan, ada dosa-dosa yang harus ditinggalkan, keinginan daging kita yang harus dimatikan untuk menjadi sahabat Allah.
4. TETAP PERCAYA MESKIPUN SEMUA KELIHATAN MUSTAHIL
Mungkin kamu pernah merasa dikecewakan oleh sahabatmu di dunia. Mereka pernah membongkar rahasiamu, tidak bisa dipercaya, ingkar janji dan berbohong kepadamu. Saya juga pernah merasakannya. Tapi saya mau katakan bahwa Allah bukanlah sahabat yang seperti itu. Dia adalah sahabat yang sempurna. Dia berjanji dan tidak pernah berbohong. Dia akan selalu menepati janji-janji Nya pada waktu Nya. Jangan takut untuk percaya kepada-Nya. Sama seperti Abraham yang menantikan janji Tuhan selama 25 tahun. Dia tetap percaya sampai akhirnya janji itu digenapi. Allah senang dengan orang-orang yang mau percaya kepada Nya meskipun keadaan dan situasi kelihatan mustahil. Jangan meragukan Allah !
PENGHAMBAT DALAM HUBUNGAN
Ada beberapa hal yang dapat menghambat hubungan kita dengan Tuhan. Saya akan mencoba menjelaskannya satu per satu dan mulai cek hatimu.
§ IDENTITAS DIRI YANG SALAH
Saya bertobat ketika berusia 12 tahun dan saat itu saya masih duduk di kelas 1 SMP. Saya berasal dari keluarga Kristen. Orang tua dan kakak laki-laki saya semuanya sudah Kristen. Tapi kehidupan kami gak mencerminkan kekristenan. Orang tua saya sering bertengkar, kakak saya terlibat pergaulan bebas, hidupnya berantakan, sedangkan saya cenderung menjadi anak yang tertutup, minder dan pendiam. Saya selalu merasa bahwa hidup saya tidak berharga. Padahal saya meraih banyak prestasi dan saya selalu menjadi juara di kelas. Tapi saya tetap merasa minder. Sampai akhirnya Tuhan pulihkan keluarga saya. Dimulai dari ibu saya, kemudian kakak saya, saya dan terakhir ayah saya. Saat ini, semua keluarga saya sudah sungguh-sungguh mengikut Tuhan. Tapi perlu waktu sampai akhirnya hidup saya benar-benar berubah.
Orang yang memiliki identitas diri yang salah cenderung hidup mengikuti APA KATA ORANG dan bukan mendengarkan APA KATA TUHAN tentang dirinya. Akibatnya, ia mengusahakan segala cara agar bisa diterima oleh orang lain. Ada 2 jenis orang ( yang pasti ada di sekitar kita dan mungkin itu dirimu sendiri ) : Yang pertama : orang yang seperti saya ; minder, merasa gak berharga, merasa tertolak, cenderung menyendiri, pendiam, pemalu, tidak mudah bergaul, sering merasa kesepian.
Sedangkan yang kedua : orang yang terlalu over ; berusaha menyenangkan orang lain, suka menjadi provokator, melakukan hal-hal yang “gila” supaya semua orang melirik kepadanya, dan melakukan usaha-usaha lainnya supaya semua orang senang kepadanya.
Tapi sebenarnya kedua tipe orang ini tidak jauh berbeda. Identitas dirinya ditentukan oleh APA KATA ORANG. Dan kedua-duanya sebenarnya mengalami kekosongan di dalam hatinya.
Banyak orang mencari penerimaan melalui penampilan, memakai baju-baju yang mahal, yang sedang trend, atau bergabung dalam gank-gank yang terlihat keren, merokok, dugem, nge-drugs, diet yang berlebihan supaya bisa tampil cantik dan bergaul dengan orang-orang yang terkenal. Apakah kita perlu melakukan semua ini supaya kita bisa diterima oleh orang lain dan menemukan identitas diri kita? Siapa sih sebenernya saya ini?
Sadar gak sadar, hal ini telah menjadi salah satu penghambat hubungan kita dengan Tuhan. Kita merasa gak layak dan gak berharga untuk datang kepada Tuhan. Kita merasa bahwa ada begitu banyak persyaratan yang harus kita lakukan supaya Tuhan bisa menerima kita. Tapi hari ini saya mau memberikan resep obat yang dapat membuatmu sembuh dari penyakit identitas ini, yaitu : dengarkan APA KATA TUHAN tentang dirimu !
Yesaya 43 : 4 ( ini salah satu ayat favourite saya )
berkata :
“Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.”
Saya berharga di mata Tuhan, bukan karena apa yang saya lakukan, bukan karena saya memiliki uang yang banyak atau teman yang banyak, tapi saya berharga... karena ada TUHAN yang mau mati untuk hidup saya dan DIA menerima saya apa adanya !
Inilah kabar baik untuk kita semua, bahwa identitas diri kita adalah sebagai ANAK RAJA. Mungkin dunia menolakmu, tapi Allah menerimamu. Kamu adalah putra-putra dan putri-putri Raja.
Kamu berharga di mata Tuhan !
§TRAUMA MASA LALU DAN DOSA
“Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar ; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”
Saya masih ingat di bulan September tahun 2005 ketika saya melayani di sebuah persekutuan sekolah. Dan saat itu saya menyampaikan sesuatu tentang PERSAHABATAN. Setelah saya berbicara beberapa menit, saya membagi mereka ke dalam 2 kelompok : kelompok pria dan kelompok wanita. Dan saya ikut bergabung ke dalam kelompok wanita yang terdiri dari sekitar 7 orang. Saya mengajak mereka untuk satu per satu bercerita tentang sahabat mereka, tentang pengalaman mereka bersama sahabat mereka. Ketika sedang asyik-asyik bercerita, sampailah giliran kepada seorang wanita yang dari tadi tidak mengeluarkan suara. “ Ayo ceritakan tentang sahabatmu... “ kata saya sambil tersenyum kepadanya. Tetapi dia tidak menjawab dan hanya diam saja.
“ Tenang saja kita di sini semua saudara, jadi gak perlu takut untuk cerita kepada kami, “ kata saya lagi kepadanya.
“ Tapi saya tidak bisa cerita, “ katanya. “ Kenapa? “ saya mulai merasa penasaran. Diam sejenak, sampai akhirnya dia berkata :
“ Karena... karena... sahabat saya sudah meninggal !! dan saya udah gak percaya lagi dengan yang namanya sahabat !! “
Saat mendengar hal itu, saya cuma bisa terdiam dan saya bisa merasakan bagaimana kesedihannya saat mengucapkan kalimat tersebut. Hati saya ikut hancur dan saya hanya bisa memberikan kata-kata penghiburan
dan memberitahu kepadanya bahwa ada Yesus yang bersedia menjadi sahabatnya. Teman-teman yang lain ikut terdiam dan terkejut. Sampai saat ini saya belum pernah berjumpa lagi dengannya. Jika suatu saat saya bisa bertemu lagi dengannya atau mungkin dia membaca buku ini, saya cuma mau katakan bahwa “Tuhan mau menghapus semua masa lalu kamu dan menggantinya dengan masa depan yang lebih baik. Tuhan dan saya mau menjadi sahabat kamu“ dan saya ingin menghabiskan banyak waktu untuk ngobrol dengannya.
Masalah ini bukan hanya dialami oleh 1 orang wanita yang saya jumpai, tapi ada begitu banyak orang yang dibelenggu dengan trauma masa lalunya. Hal ini membuatnya begitu kecewa dan gak percaya lagi dengan sebuah hubungan, termasuk hubungan dengan Tuhan.
Bukan hanya trauma dengan sahabat, tapi juga trauma akibat hubungan yang rusak dengan orang tua, dengan kekasih atau pacarmu, dengan orang-orang terdekat. Akhirnya trauma tersebut menimbulkan sakit hati dan kepahitan. Sakit hati dan kepahitan itu adalah dosa !
Menurut survey, 85% orang yang terkena penyakit kanker adalah orang-orang yang menyimpan sakit hati dan kepahitan dalam hatinya. Jadi, apa obatnya supaya bisa sembuh?
Nama obatnya adalah PENGAMPUNAN. Akui dosamu, bereskan dan jangan lagi hidup dalam masa
lalumu karena Tuhan sudah menyediakan masa depan yang jauh lebih baik. Tuhan sudah mengampuni dosa kita yang begitu besar, kenapa kita tidak bisa mengampuni orang yang menyakiti kita ?
Ada 1 statement berkata :
KETERBUKAAN ADALAH AWAL DARI PEMULIHAN Jadi, jika kita mau dipulihkan Tuhan, kuncinya adalah terbuka. Terbuka dengan Tuhan dan terbuka dengan orang yang pernah menyakiti kita. Bereskan juga semua dosa-dosa yang masih tersembunyi. Sehingga tidak ada lagi penghalang antara kita dengan Tuhan.
§KEEGOISAN / SELF CENTER
Sejak lahir, manusia memang sudah memiliki benih-benih keegoisan. Jika tidak percaya, coba perhatikan anak-anak kecil yang sedang bermain. Mereka cenderung tidak mau mengalah, harus selalu menang dan menuntut orang lain untuk mengikuti semua kemauannya. Jika tidak dituruti, anak kecil tersebut akan mulai menangis.
Memang hal yang manusiawi, tapi hal ini akan menjadi penghambat yang sangat besar dalam hubungan. Ciri-ciri orang yang egois : suka menuntut orang lain, vakum / hanya mau menerima dari orang lain, tidak mau memberi, suka menghakimi orang lain, gampang tersinggung / sensitif, pendapatnya harus selalu dibenarkan, merasa hebat, dan masih banyak lagi ciri-ciri yang lain.
Akibatnya, orang-orang seperti ini akan datang kepada Tuhan hanya untuk menuntut berkat atau hanya karena ada maunya. Mereka akan gampang sekali kecewa dengan Tuhan. Dan semuanya hanya terpusat kepada “ SAYA “.
“ Tuhan harus memuaskan kebutuhan SAYA “ “ Tuhan harus menjawab doa SAYA “
“ Tuhan, SAYA mau ini... SAYA mau itu... “
Bagaimana rasanya jika kita punya sahabat yang seperti itu?
Tuhan juga merindukan suatu hubungan yang timbal balik. Jadi apa resep obat untuk penyakit egois ini ? Nama obatnya adalah KASIH.
“ We can give without loving, but we can't love without giving ”
( Kita bisa memberi tanpa kasih, tetapi kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi )
Kasih akan membuat kita belajar untuk memberi, tidak lagi self-center. Kita akan mulai berpikir : “Apa ya yang dapat saya berikan untuk Tuhan? Apa ya yang dapat saya lakukan untuk membantu orang lain?” Dan akan sangat senang rasanya memiliki sahabat yang seperti itu bukan?
Coba bayangkan seandainya Yesus menuruti ego-Nya ketika Ia mau mati di atas kayu salib! Apa yang akan terjadi? Saya rasa saya tidak akan pernah menulis buku
ini. Yesus punya alasan untuk menuruti ego-Nya, karena Dia tidak bersalah. Dia punya kemampuan untuk menyelamatkan diri-Nya dan menolak untuk mati di atas kayu salib. Tapi kenapa Dia tetap melakukannya? Karena Dia ingat kamu dan saya ! Dia mati karena KASIH, sehingga kita bisa memiliki hubungan yang baik dengan BAPA di Sorga. Yesus berhasil menghancurkan setiap penghambat yang ada. Dia teladan yang luar biasa !
“Saya akan membayar lebih untuk kemampuan berhubungan
dengan orang lain lebih daripada kemampuan apapun juga di
muka bumi ini.”
John D. Rockefeller
-Enam kata terpenting :
“Saya mengaku saya telah melakukan kesalahan” Lima kata terpenting :
“Anda melakukan pekerjaan dengan baik” Empat kata terpenting :
“Bagaimana menurut pendapat Anda?” Tiga kata terpenting :
“Jika Anda berkenan” Dua kata terpenting : “Terima Kasih”
Satu kata terpenting : “Kita”
Satu kata yang paling tidak penting : “Saya”
SEPEDA -VS- KAPAL PESIAR
Pada tanggal 9 Maret 2005, tepat pada hari ulang tahun saya yang ke-19, saya mendapat suatu pesan Tuhan di Mazmur 27 : 8 yang bunyinya :
“ Hatiku mengikuti firman-Mu : “Carilah Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya Tuhan. ”
Saya selalu senang mencatat pesan-pesan Tuhan yang saya dapatkan di setiap hari ulang tahun saya. Dan pesan Tuhan di atas adalah salah satu pesan yang begitu special untuk saya. Tuhan mau supaya saya dan kita semua bisa menjadi GENERASI YANG MENCARI WAJAHNYA. Be the seeker of God !
Suatu hari, pada bulan September tahun 2006 yang lalu, saya dibangunkan oleh Tuhan karena sebuah mimpi. Saya jarang bisa mengingat mimpi saya dengan jelas. Tapi kali ini saya benar-benar mengingatnya dan Tuhan berbicara jelas melalui mimpi ini. Memang agak aneh sih mimpinya ( yah..namanya juga mimpi.. ) tapi kira-kira begini ceritanya :
Mimpi ini saya beri judul SEPEDA –VS- KAPAL PESIAR. Jadi, suatu hari saya dan teman-teman saya sedang bersiap-siap untuk naik ke sebuah kapal pesiar yang begitu mewah. Begitu menyenangkan karena semuanya ada di dalam kapal tersebut. Perabot-perabot yang keren, makanan yang mahal, ruangan-ruangan yang membuat kita bener-bener nyaman dan saya sangat senang karena semua teman-teman saya berada di dalam kapal itu. Rasanya saya sudah tidak mau turun lagi dari kapal itu. Sebelum berangkat, ada seorang teman yang mengembalikan
sepeda saya yang sudah tua. Dan akhirnya saya membuangnya di tengah jalan karena saya pikir saya tidak mungkin membawanya ke dalam kapal.
Ketika sesaat lagi kapal akan segera berangkat, entah kenapa, tiba-tiba saya jadi memikirkan sepeda tua yang telah saya buang. Saya jadi begitu kangen dengan sepeda tersebut dan mencoba untuk turun dari kapal. Saya mengajak orang-orang untuk menemani saya turun, tapi tidak ada 1 orang pun yang mau turun menemani saya. Akhirnya saya turun sendirian, saya lari mencari sepeda saya. Ternyata sepeda saya sudah tidak ada di jalanan tersebut. Tapi saya tidak menyerah. Saya lari jauh sekali sampai kelelahan dan nyaris ditrabak mobil ketika menyeberangi jalan. Saya tidak peduli, yang penting saya bisa mendapatkan sepeda itu kembali.
Dan akhirnya saya bisa mendapatkan sepeda itu di seberang jalan. Ada 1 orang yang begitu baik sedang menjaga sepeda tersebut. Setelah mendapatkan sepeda tersebut, saya langsung nangis dan saya terbangun dari tidur. Saya sungguh-sungguh menangis dan dilawat oleh Tuhan.
Tahu apa arti dari mimpi ini ?
Seringkali ada begitu banyak tawaran atau promosi yang terlihat begitu menyenangkan di dalam hidup kita, seperti kapal pesiar. Mungkin itu adalah kesuksesan, uang yang banyak, teman-teman yang banyak, keadaan yang nyaman, pelayanan-pelayanan yang membuat kita terkenal, dan hal ini membuat kita tergiur.
Sedangkan sepeda tua itu menggambarkan kasih kita
yang mula-mula kepada Tuhan, hubungan pribadi kita dengan Tuhan yang seringkali kita lupakan dan kita nomor dua-kan. Hal itu gak menjadi penting lagi untuk kita. Tapi saat itu Tuhan menegor saya untuk kembali kepada kasih yang mula-mula. Jangan tergiur dengan semua tawaran dunia, tawaran yang membuat kita sombong atau hanya sekedar ikut-ikutan teman.
Ketika saya mengambil keputusan untuk mengejar Tuhan, seringkali saya harus berjalan sendiri. Dan ada begitu banyak hal yang harus saya korbankan ( kesenangan, kekayaan, teman-teman, bahkan nyawa ) hanya untuk mengejar Tuhan. Kapal pesiar hanya menggambarkan sesuatu yang sifatnya sementara, sedangkan sepeda menggambarkan kehidupan kita setiap hari. Ayo kita kejar hal-hal yang kekal dan jangan yang sementara ! Siap untuk bayar berapapun harganya untuk mendapatkan kasih yang semula.
Terima kasih Tuhan untuk mimpi yang indah, biar mimpi ini juga bisa menjadi berkat untuk teman-teman yang membacanya J
“Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan.”
APPLICATION :
1. Tuliskan pesan-pesan yang kamu dapatkan setelah membaca Step # 1 ini, yaitu mengenai Intimacy ! 2. Apakah hal-hal yang selama ini menghambat kamu
untuk memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan ? 3. Apa komitmen kamu setelah ini ?
---MY PRAY
“ Tuhan, pada hari ini aku mau membuat suatu k o m i t m e n y a n g b a r u . A k u m a u b e la j a r mengutamakan hubunganku dengan Tuhan lebih dari segalanya. Aku mau menjadi sahabat-Mu dan membuang setiap identitas diri yang salah, trauma, dosa dan mematikan keegoisanku. Aku mengasihi-Mu Tuhan. Amin. “
“Saya berkomitmen untuk menjaga kekudusan hidup saya, dengan menjaga keperawanan / keperjakaan saya sampai masuk ke dalam pernikahan yang kudus.”
Ini adalah salah satu kalimat deklarasi yang saya ucapkan pertama kali di sebuah ret-reat pada tahun 1999 dan saya ucapkan untuk kedua kalinya di sebuah KKR pada tahun 2000. Saat itu saya masih SMP, tapi saya tidak main-main dengan deklarasi ini. Ini terdengar agak extreme, tapi saya mau saksikan apa yang saya alami.
Sejak hari itu, secara pribadi, saya mengambil komitmen untuk tidak pacaran sampai nanti saya bertemu dengan “pangeran” yang telah Tuhan tetapkan. Wow... terdengar begitu kuno dan begitu dramatis ya ? Tapi komitmen ini sungguh-sungguh saya jalankan sampai hari ini. Memang tidak mudah menjaganya, apalagi waktu masa-masa SMA, di mana semua teman-teman sudah punya pasangannya masing-masing. Tapi entah kenapa, saya merasa komitmen ini jauh lebih berharga daripada sekedar mengikuti perkembangan zaman. Saya mau menjaga hidup saya untuk masuk ke dalam pernikahan yang kudus, dengan pria yang akan menjadi pacar pertama sekaligus pacar terakhir saya.
Saya tidak pernah malu untuk menyaksikan hal ini kepada teman-teman saya. Justru saya merasa bahwa ini adalah salah
STEP # 2
VALUE
Menjadi anak-anak muda yang hidup sesuai standar dan
nilai-nilai Firman Tuhan
satu value yang sangat penting bagi anak muda di zaman sekarang. Saya pernah ngobrol dengan seorang teman dan saya ceritakan tentang komitmen saya ini. Dan dia berkata kepada saya : “Orang seperti kamu udah langka banget !”
BE DIFFERENT, BE YOU !
“Takut dianggap berbeda” adalah salah satu alasan orang-orang menurunkan standar hidupnya. Padahal Firman Tuhan katakan, bahwa kita memang seharusnya hidup berbeda dengan dunia ini ( Roma 12 : 2 ).
Salah satu hal yang membedakan kita dengan dunia ini adalah yang namanya VALUE. Inilah hal kedua yang harus kita bangun untuk menjadi anak muda yang radikal di dalam Tuhan. Apa sih arti value?
Value adalah nilai ; sesuatu yang kita anggap berharga. Sama seperti sebuah mobil, ada yang bernilai rendah dan ada yang bernilai tinggi, bisa dinilai dari kecepatannya, mesinnya, fasilitas yang ada, kekuatannya, dan sebagainya. Begitu juga dengan hidup kita. Saya tidak bisa memaksa seseorang untuk mengikuti standar dan nilai yang saya miliki. Kita mau membangun hidup kita di atas standar yang tinggi atau standar yang rendah, itu adalah pilihan kita.
MANA YANG KAMU PILIH ?
Setiap kali berkotbah tentang Nilai-nilai dan Standar Hidup, saya suka mengajukan pertanyaan dan ilustrasi ini :
Seandainya para pria saat ini diperhadapkan dengan 2 orang wanita dan harus memilih salah satu untuk menjadi calon
istrinya.
Wanita 1 : Secara fisik, sangat cantik. Tapi karakternya buruk, orangnya malas, sombong, suka gonta-ganti pacar dan suka melawan orang tua.
Wanita 2 : Secara fisik, dikategorikan biasa-biasa saja. Tapi karakternya baik, orangnya rajin, ramah, suka menolong orang lain, setia dan taat pada orang tua.
Mana yang kamu pilih ?!?
Dan rata-rata mereka memilih wanita yang ke-2.
INNER BEAUTY
Memang penting untuk menjaga dan merawat penampilan luar kita, tapi jangan lupa untuk membangun apa yang ada di dalam diri kita, yaitu penampilan batiniah kita. Ini sangat penting, khususnya bagi para wanita.
“Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.”
(1 Petrus 3 : 3 – 4)
“... tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.”
(1 Timotius 2 : 10)
Ada begitu banyak value yang perlu dibangun di dalam hidup kita. Contohnya; dalam hal kekudusan, dalam hal berpakaian, perkataan, sikap, ketaatan, kejujuran, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, kita harus memiliki sumber yang tepat supaya hidup kita dipenuhi dengan nilai-nilai yang benar dan berkenan kepada Allah. Ada nilai-nilai yang tertulis, tetapi ada juga nilai-nilai yang tidak tertulis.
DARI MANA SUMBERNYA ?
Ada 3 sumber :
1. ALKITAB
Tentu saja Alkitab merupakan sumber yang paling utama, karena Alkitab adalah Firman Allah. Dan Alkitab berisi nilai-nilai yang dapat dipraktekkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Contohnya : 10 Hukum Taurat yang ada di Keluaran pasal 20 ( jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, dan sebagainya ) semua mengajarkan tentang nilai-nilai.
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap-tiap perbuatan baik.”
Melalui Firman Allah, kita akan mengerti, mana yang seharusnya kita lakukan dan seharusnya tidak kita lakukan. Oleh karena itu, penting untuk kita membaca dan merenungkan Firman Allah setiap hari. Ini adalah hal yang harus terus-menerus dibangun di dalam kehidupan kita. Evaluasi diri kita setiap hari, supaya semakin hari hidup kita semakin diperbaharui oleh Allah dan semakin serupa dengan Allah.
Love your Bible !
“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih ? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.“
( Mazmur 119 : 9 )
2. GEREJA LOKAL
Saya bersyukur, ketika pertama kali saya bertobat dan lahir baru, Tuhan langsung menempatkan saya di dalam sebuah gereja lokal. Tempat di mana saya dapat bertumbuh, memiliki komunitas yang sehat, bisa aktif melayani di sana dan karakter saya banyak dibentuk. Gereja lokal sama seperti sebuah keluarga. Dan jika kamu mau memiliki kehidupan yang sehat, kamu harus memiliki sebuah gereja lokal. Jangan menjadi orang yang selalu berpindah dari satu gereja ke gereja lainnya. Mulai hari ini kamu harus mengambil keputusan untuk menetap di 1 gereja lokal. Buat komitmen ! Jangan
mencari gereja yang sempurna, karena jika memang itu keinginanmu, kamu tidak akan pernah mendapatkannya. Tertanamlah dalam sebuah gereja lokal yang memiliki visi dan nilai-nilai yang dapat membuatmu bertumbuh. Setiap gereja memiliki nilai yang berbeda-beda. Saya ambil beberapa contoh nilai-nilai yang ada di dalam gereja lokal saya :
- Menghormati otoritas. Memanggil gembala sidang dan hamba-hamba Tuhan dengan sebutan “Pastor”. - PDB ( Pedoman Dasar Berpasangan ) yang
mengajarkan tentang syarat-syarat dalam berhubungan dengan lawan jenis.
- Minta izin kepada pemimpin jika berhalangan menghadiri ibadah atau ada pelayanan di luar.
- Menjalankan puasa setiap hari Kamis.
- Membaca Firman Tuhan sesuai dengan kartu pembacaan ayat ( yang dibagikan setiap minggu ) Dan masih banyak contoh lainnya.
Tetapi tidak semua gereja memiliki nilai-nilai yang sama dengan gereja lokal saya. Dan saya tidak bisa memaksa gereja lain untuk memiliki nilai-nilai tersebut.
Bagaimana jika ada nilai-nilai di dalam gereja saya yang tidak sesuai dengan Firman Allah?
Seperti yang sudah saya katakan, Alkitab adalah sumber yang paling utama. Jadi jika ada nilai-nilai yang tidak sesuai, coba dibicarakan dengan pemimpin gereja lokalmu dengan sikap yang tetap menghormati, jangan
memberontak. Tetapi jika nilai-nilai tersebut memang sudah sangat bertentangan atau sesat, lebih baik kamu pindah secara baik-baik dan mencari gereja lokal yang tepat.
Ketika kita hidup dalam suatu komunitas yang benar, kita juga akan hidup dengan nilai-nilai yang benar.
3. PEMIMPIN ROHANI
Selain gereja lokal, kamu juga harus memiliki pemimpin-pemimpin rohani atau bapa-bapa rohani yang akan membimbing dan membantu mengarahkan hidupmu menuju kedewasaan. Sama seperti Paulus dan Timotius, Elia dan Elisa, Musa dan Yosua. Milikilah Spirit of
Sonship dengan menjadi anak-anak rohani yang haus dan
mau belajar. Pemimpin memang tidak sempurna, karena mereka juga manusia. Tapi pasti ada hal-hal yang dapat kita pelajari dari hidup mereka dan hal-hal yang dapat kita teladani.
Saya memiliki banyak bapa-bapa rohani dalam hidup saya, salah satunya adalah gembala sidang saya sendiri. Ia bukan hanya memberikan pengajaran kepada saya, tetapi ia juga memberikan tegoran dan disiplin jika saya membuat suatu kesalahan. Lewat kepemimpinannya, saya jadi sungguh-sungguh belajar tentang pentingnya nilai ketaatan dan penundukan diri terhadap otoritas. Jika saya bisa memiliki kehidupan seperti saat ini, itu juga berkat investasi yang telah ia berikan dalam hidup
saya selama ini. ( Thank you, Pas ! )
“Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.”
(Ibrani 13 : 7)
“Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya.”
(Ibrani 13 : 17a)
Seorang pemimpin besar dulunya adalah seorang pengikut
pemimpin besar
STANDAR RADIKAL
Orang yang radikal harus memiliki standar hidup yang lebih tinggi dari kebanyakan orang pada umumnya.
Simak beberapa ayat ini :
“Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.”
“Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah ; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.”
( 2 Timotius 2 : 20 – 21 )
Hidup kita sama seperti sebuah bangunan. Kita bisa membangunnya di atas dasar emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami. Itu semua terserah kita. Tapi perbedaannya akan terbukti ketika kita mengalami ujian. Orang yang membangun hidupnya di atas dasar emas, tidak akan terbakar, tetapi justru akan semakin dimurnikan.
Hidup kita juga diumpamakan sama seperti sebuah rumah yang di dalamnya memiliki banyak perabot. Ada perabot yang terbuat dari emas, perak, kayu dan juga tanah. Emas memiliki nilai yang mahal, tahan uji dan digunakan untuk pekerjaan yang mulia. Manusia tidak mungkin membuang emas dan menggunakannya untuk hal yang sembarangan, karena itu sangat berharga.
Apakah kamu mau memiliki standar kehidupan yang seperti emas? Bagaimana cara membangunnya?
“Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan,
kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.”
( 2 Timotius 2 : 22 )
Ingat, jangan menjual kebenaran hanya demi mengikuti hawa nafsu atau keinginan daging ! Itu sama seperti orang yang menukar emas dengan jerami. Miliki standar yang radikal !
BE AN EXAMPLE
“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”
( 1Timotius 4 : 12 ) §PERKATAAN
Mulut kita adalah senjata yang sangat berbahaya. Dari mulut yang satu ini bisa keluar berkat, tapi bisa juga keluar kutuk. Itu tergantung bagaimana kita mau menggunakannya. Salah satu value yang ada di komunitas R4J adalah menjaga perkataan, bukan mengeluarkan kata-kata yang kotor atau kata-kata yang sia-sia, tetapi mengeluarkan kata-kata yang membangun.
Tahukah kamu bahwa melalui perkataan, kamu bisa menjadi berkat dan teladan bagi teman-temanmu di sekolah? Saya tidak mungkin bisa menjadi teladan dan menyuruh orang lain melakukan sesuatu, jika saya sendiri
belum melakukannya. So, start from yourself !
Coba mulai praktekkan hal ini : beri semangat kepada temanmu yang sedang ada dalam masalah, atau kepada temanmu yang mendapat nilai jelek di kelas. Beri pujian dan selamat kepada temanmu yang menang dalam perlombaan atau mendapat juara kelas. Jangan mengeluarkan kata-kata apapun ketika ada teman yang sedang menghina atau mengejekmu, jangan mengeluarkan kata-kata makian atau kata-kata yang kasar. Keluarkan kata-kata berkat. Sering-seringlah memperkatakan Firman Tuhan, mengucap syukur, jangan mengeluh dan jangan mengutuk dirimu sendiri. Percayalah bahwa perkataan dapat mempengaruhi kehidupanmu.
§TINGKAH LAKU
Anak sekolah paling “hobi” ama yang namanya nyontek. Betul?
”Abisnya udah jadi kebiasaan sih... kalo gak nyontek,
nanti nilai saya pasti jelek... kalo gak kasi contekan ke temen, nanti saya pasti dimusuhin dan dibilang pelit !”
Entah sudah berapa kali saya mendengar anak-anak muda berkata seperti ini. Tapi hari ini saya mengajak kamu untuk SAY NO kepada nyontek ! “Tapi gimana caranya?
Saya gak mungkin bisa… Lagian kan nyontek itu cuma hal kecil, gak jadi masalah dong?”
Mungkin saat ini nyontek uda jadi hal sepele buatmu, tapi inget gak ketika pertama kali kamu nyontek? Rasanya itu
adalah hal yang sangat besar, penuh perjuangan, rasa takut dan rasa tertuduh.
Saya ingatkan sekali lagi, jangan menjual emas hanya untuk mendapatkan hal yang sia-sia !
Saya pernah merasakan gimana duduk di bangku sekolah. Sejak SMP saya sudah berkomitmen untuk tidak menyontek dan juga tidak memberikan contekan kepada orang lain. Bukan karena saya pintar, tapi karena saya tidak mau menjadi batu sandungan bagi teman-teman saya. Mereka tahu bahwa saya anak Tuhan yang radikal dan mereka memperhatikan hidup saya. Adalah suatu kebodohan jika mereka tidak mau percaya kepada Yesus hanya karena melihat saya menyontek bukan?
Ketika SMA dan sedang ujian, ada begitu banyak teman yang sering meminta contekan kepada saya. Saya sering kebingungan juga, apalagi saya adalah tipe orang yang suka gak enak kalo menolak. Seringkali saya pura-pura cuek aja dan ada beberapa orang yang memang sudah mengerti saya sehingga mereka tidak pernah minta contekan lagi kepada saya. Tapi kenyataannya, mereka tidak pernah memusuhi saya, bahkan mereka bisa menghargai saya dan tidak menganggap saya pelit. Bahkan ada beberapa teman yang sempat menghampiri saya dan mereka penasaran, “Kamu kenapa sih gak pernah
nyontek dan gak pernah mau kasih contekan?” Saya cuma
tersenyum dan menjawab : “Karena saya percaya kalo
merasa senang mendengarnya. Saya juga senang karena saya punya kesempatan untuk membagikan nilai-nilai tersebut kepada mereka. Dan lebih luar biasanya lagi, beberapa orang yang duduk di sekitar saya akhirnya juga tidak pernah menyontek lagi. Puji Tuhan ! Saya gak perlu banyak ngomong, tapi orang-orang memperhatikan tindakan dan tingkah laku saya.
Hari ini saya juga percaya bahwa kamu semua mampu mengerjakan ujian, tanpa harus nyontek. Karena hikmat Tuhan ada atasmu dan jangan nyontek hanya karena kamu malas untuk belajar.
Mau hidup Radikal untuk Tuhan kan ?
Semua dimulai dari hal-hal yang kecil : tidak nyontek, tidak melanggar lalu lintas di jalan, tidak buang sampah sembarangan, taat pada peraturan sekolah, dll.
Susah-susah gampang ya melakukannya ?!
§KASIH
Latar belakang keluarga seringkali juga bisa menjadi pengaruh bagi nilai-nilai dalam kehidupan kita. Orang-orang yang berasal dari keluarga broken home cenderung sulit untuk mengasihi orang lain. Hanya perjumpaan dengan Tuhan yang dapat membuat seseorang belajar mengenai kasih.
Bagaimana mempraktekkan kasih ? Kamu bisa baca di 1 Korintus 13. Orang yang radikal buat Tuhan, hidupnya
harus mencerminkan kasih, karena ALLAH ADALAH KASIH. Kamu bisa belajar dari teladan Tuhan Yesus. Di mana pun Ia berada, orang-orang bisa merasakan kasih. Mau gak suatu saat orang-orang akan berkata kepadamu : “ Eh tau gak, selama ini saya lihat hidup kamu tuh beda
banget lho... Kamu selalu memperhatikan orang lain, gak egois dan semua orang merasa senang bersahabat dengan kamu.”
Atau kamu mau mendengar perkataan yang seperti ini? “Saya males bergaul sama kamu. Selalu maunya menang
sendiri dan gak pernah bisa menghargai orang lain. Teman-teman yang lain juga uda gak mau bergaul lagi sama kamu !”
Sebenarnya mereka yang salah atau justru ada yang salah dengan diri kita? Mulailah hidup di dalam kasih, sehingga orang-orang bisa melihat Tuhan melalui hidup kita. Jangan lagi datang ke sekolah dan masuk kelas dengan tampang yang BT, murung dan ingin merasa dikasihani. Tapi mulailah menjadi berkat, menjadi inspirasi dan motivasi bagi teman-teman yang lain. Sekali-kali, jika punya uang lebih, traktir sahabat-sahabatmu atau traktir temanmu yang sedang kekurangan uang. Jika di kelasmu ada teman yang suka menyendiri, dianggap kuper dan gak punya teman, mulai dekati dan jangan malu untuk mengajaknya ngobrol. Siapa tahu kamu menjadi “malaikat” yang merubah kesedihannya pada hari itu? Bukankah itu luar biasa?
Mengasihi orang yang sempurna, yang kaya, yang pintar, yang baik ama kita, yang cantik dan terkenal itu adalah hal yang sangat wajar. Dunia pun melakukan hal yang sama.
Tetapi mengasihi orang yang tidak sempurna, yang miskin, yang menyakiti kita, yang dinggap bodoh dan kuper oleh teman-teman dan menurut ukuran dunia dia tidak cantik itu adalah hal yang luar biasa !
Saya punya suatu pengalaman ketika Tuhan menggerakkan hati saya untuk mengasihi anak-anak jalanan dan memberkati mereka. Saya sedang berada di dekat sebuah mall pada saat itu dan di depan mall tersebut ada banyak sekali anak-anak kecil yang tidur di jalanan dan mereka mengemis. Akhirnya saya masuk ke dalam mall tersebut dan membeli beberapa roti dan minuman untuk mereka. Awalnya saya tidak berani menghampiri mereka, tapi belas kasihan Tuhan mendorong saya untuk melakukannya. Mereka begitu bersukacita ketika saya mebagi-bagikan roti dan minuman itu kepada mereka. Semua orang di sekitar sana juga melirik kepada saya, tapi saya tidak peduli, karena saya bukan melakukan suatu kejahatan bukan? Saya hanya membagi-bagikan kasih kepada mereka. Dan hal itu saya lakukan dalam beberapa minggu. Mungkin itu hal yang sederhana, tapi itu begitu berarti buat saya dan
buat mereka. Bahkan saya bisa berkenalan dengan mereka saat itu.
Be a LOVER and be in LOVE everyday !
“ Jangan pernah meremehkan satu tindakan sederhana
yang dipenuhi kasih “
Bill Wilson
-§KESETIAAN
Orang yang setia hari-hari ini juga sudah menjadi sesuatu yang langka. Kesetiaan berbicara tentang komitmen. Baik itu kesetiaanmu kepada Tuhan, setia kepada teman atau sahabat, setia kepada pasanganmu, setia dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab atau setia dalam suatu gereja lokal.
Orang yang tidak setia tidak akan pernah berhasil dalam hidupnya, karena ia tidak dapat menyelesaikan sesuatu sampai akhir / tuntas.
Pesan saya untuk anak-anak muda yang sudah memiliki pasangan dan akan segera memasuki pernikahan : ada saatnya hormon kita sudah tidak bekerja lagi dan secara fisik, wajah pasangan kita mulai berubah... tetapi di saat itulah hanya KESETIAAN yang masih dapat bertahan.
“Kesetiaan tidak menghasilkan keselamatan, tetapi
orang yang diselamatkan pasti setia sampai akhir.”
§KESUCIAN
Saya sudah menjelaskan tentang hal ini di awal bab, tentang kekudusan dan komitmen yang saya jalankan. Masalah LSD ( Love, Sex & Dating ) adalah salah satu masalah utama di kalangan anak-anak muda zaman ini. Pergaulan bebas, free-sex, hamil di luar nikah, aborsi, pornografi sudah seperti menjadi sesuatu yang biasa dilakukan dan biasa terjadi. Saya sangat sedih ketika ada beberapa wanita yang datang kepada saya dan mereka mengaku bahwa mereka telah berhubungan intim dengan seorang pria, padahal mereka belum menikah. Mereka menyesal, tapi semua sudah terjadi. Saya juga sangat sedih ketika bertemu dengan 2 orang pelajar di dalam mikrolet dan mereka begitu bersemangat membicarakan tentang VCD porno yang baru mereka beli.
Iblis telah merusak kesucian anak-anak muda. Jangan sampai kita menukar keperawanan dan keperjakaan kita hanya untuk suatu kesenangan yang sementara, dan engkau harus menyesalinya seumur hidup.
Saya rindu melihat anak-anak muda bisa memasuki pernikahan yang kudus, melahirkan anak-anak yang kudus dan dapat berkata :
“My first kiss is my wedding kiss.”
Saya juga rindu ketika di mikrolet, saya bisa berjumpa dengan anak-anak muda yang begitu bersemangat membicarakan tentang kasih dan kebaikan Tuhan.
Jadilah teladan dengan menjaga kesucianmu.
“1 teladan lebih berbunyi daripada 1000 kata-kata”
KARAKTER -VS- KARISMA
Karakter adalah salah satu value yang harus terus dibangun di dalam kehidupan kita. Banyak hamba-hamba Tuhan hari–hari ini membangun pelayanan berdasarkan karisma yang ia miliki, tanpa membangun karakter dalam kehidupannya.
Apa arti karakter ?
Karakter adalah siapa kita sesungguhnya pada saat kita sedang sendiri atau saat dalam tekanan.
Apa arti karisma ?
Karisma adalah talenta / bakat yang Tuhan berikan kepada kita ; sesuatu yang tampak dari luar.
“Charisma can bring you on the top but only Character sustains you there.”
( Karisma dapat membuat orang ada di puncak tetapi hanya karakter yang membuat orang tetap ada di puncak )
Bagaimana kita dapat membangun karakter dalam kehidupan kita ?
1. Belajar dari Yesus – Matius 11 : 29
2. Miliki hati yang lemah lembut dan mau diajar 3. Miliki kerendahan hati ( mau ditegor dan dikritik )
GENERASI DANIEL
DANIEL adalah salah satu contoh anak muda yang hidup sesuai dengan nilai dan standar Allah. Dalam Daniel 1 : 8 dikatakan
bahwa Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja. Selama sepuluh hari ia hanya makan sayur dan minum air. Dan apa yang terjadi?
Ternyata perawakan Daniel lebih baik dan kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja. Bahkan Daniel sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya. Wow.. dahsyat !
Siapa bilang kalo mau berhasil dalam bisnis, kita harus pakai cara yang kotor?
Siapa bilang kalau mau jadi pemusik yang terkenal dan keren, kita harus terlibat drugs dan alkohol?
Siapa bilang kalo jadi ahli politik dan hukum, kita harus terlibat dengan suap dan KKN?
And siapa bilang kalo mau menang dalam pertandingan olahraga, kita harus main curang?
Itu semua ditawarkan oleh dunia kepada kita. Tapi pertanyaannya :
“Apakah kita mau menjadi anak muda seperti Daniel yang berani mengambil ketetapan untuk tetap hidup bersih dan tidak menajiskan dirinya?”
Ketika kamu berani melakukan semua itu, tidak perlu khawatir, Tuhan akan mengangkatmu menjadi orang yang berhasil. Bahkan jauh lebih berhasil dari pada orang-orang dunia.
Percayalah, TUHAN AKAN MEMBELA ORANG-ORANG YANG
MAU MEMBELA KEBENARAN !
MAZMUR 24
Mungkin kamu udah pernah baca pasal ini, tapi tahu gak bahwa ternyata Mazmur 24 ini juga berbicara tentang menaikkan standar hidup?
“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu...”
“Angkatlah kepalamu, hai pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!”
QUESTION :
1. Tuliskan pesan-pesan yang kamu dapatkan setelah membaca Step # 2 ini, yaitu mengenai Value !
2. Apakah kamu sudah memiliki gereja lokal dan pemimpin rohani ?
- Jika sudah, coba temukan nilai-nilai apa saja yang ada dalam gereja lokalmu dan cek bagaimana hubunganmu dengan pemimpin rohanimu selama ini
- Jika belum, mulai berdoa dan ambil komitmen dalam 1 gereja lokal dan mulai membangun hubungan dengan pemimpin yang ada
3. Nilai-nilai apa saja yang perlu kamu tingkatkan dalam kehidupanmu sehari-hari? Dan apa komitmenmu selanjutnya?
MY VALUE
“Living up the name of Jesus by living with God's
standards in every aspect of life and by being a living
gospel.”
“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
( Efesus 2 : 10 ) llah menciptakan kita dengan sebuah tujuan. Ia tidak pernah menciptakanmu dengan sembarangan. Mungkin
STEP # 3
DESTINY
Menjadi anak-anak muda yang memiliki tujuan hidup
A
beberapa di antaramu pernah berpikir : Tujuan saya nanti mau lulus sekolah, lulus kuliah, bekerja, menikah, punya keluarga yang bahagia, punya anak, punya cucu, lalu meninggal.
Ya, itu benar dan memang menjadi harapan setiap orang. Tetapi sayang sekali kalau kita hanya berpikir sesempit itu mengenai kehidupan kita. Karena Allah menciptakan kita dengan tujuan yang lebih besar dan lebih spesifik. Ia mau supaya kita menggenapi tujuan tersebut.
Sebagian besar anak muda hanya menjawab “Saya tidak tahu” ketika saya bertanya tentang tujuan hidup dan masa depan mereka. Mereka hanya berpikir “yang penting sekarang saya bahagia dan bisa bersenang-senang”. Mereka tidak punya pengharapan dan tidak mau memikirkan sesuatu yang lebih besar. Padahal Allah telah menyediakannya. Ini adalah hal yang sangat menyedihkan di generasi kita!
Iblis tahu, ketika anak-anak muda memiliki tujuan dan
hidup sungguh-sungguh dalam panggilan Tuhan, sesuatu yang besar pasti terjadi. Anak-anak muda akan memiliki kehidupan yang maximal dan menggoyahkan kerajaan iblis. Oleh karena itu, iblis berusaha menggoda anak-anak muda untuk menjadi generasi yang cuek atau tidak peduli dengan masa depan mereka. Iblis berusaha untuk membuat kita menjadi anak-anak muda yang tidak punya tujuan hidup serta membunuh semua mimpi dan pengharapan kita.
WHAT IS YOUR DREAM ?
Kamu berhak untuk memiliki mimpi yang besar !
Mimpi itu sesuatu yang gratis dan kamu gak perlu takut untuk memimpikan sesuatu yang kelihatannya mustahil. Impossible is Nothing !
Seorang anak kecil akan menjawab dengan spontan ketika ditanyakan tentang cita-cita mereka. Ada yang menjawab :
“Saya ingin jadi dokter !” “Saya ingin jadi insinyur !” “Kalo saya ingin jadi presiden !”
Mereka menjawab tanpa berpikir tentang kemampuan atau keterbatasan mereka. Mereka tidak berpikir, “Apa orang
seperti saya bisa ya jadi presiden?”
Terkadang kita harus belajar dari anak kecil, yang begitu polos tetapi mereka tidak takut untuk punya mimpi yang besar. Jangan batasi mimpi kita dengan segala keterbatasan atau kelemahan yang kita miliki. Karena kita bisa mencapai semua mimpi itu dengan kekuatan dan caranya Tuhan, bukan dengan kekuatan
kita.
Saya tertarik dengan kisah seorang pemuda di Alkitab bernama Yusuf, yang terkenal dengan sebutan The Dreamer ( Si Pemimpi ). Kamu bisa baca kisahnya di Kejadian 37. Yusuf mendapat suatu mimpi yang luar biasa dari Tuhan ketika ia masih berusia 17 tahun, masih muda dan pekerjaannya sehari-hari hanya menggembalakan kambing domba. Saat itu Yusuf cuma anak muda biasa dan mustahil rasanya jika mimpi tersebut bisa terjadi.
Beginilah mimpi Yusuf yang ia ceritakan kepada ayah dan saudara-saudaranya:
“Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri : kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu.” Aku bermimpi pula : Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku.”
( Kejadian 37 : 7 , 9 )
Ketika mendengar mimpi tersebut, saudara-saudaranya menjadi semakin membenci Yusuf dan ayahnya juga menegor dia. Karena tidak mungkin ayah, ibu dan saudara-saudaranya akan sujud menyembah kepada dia.
Ketika kita memiliki mimpi, mungkin banyak orang yang akan tidak percaya dengan mimpi kita dan melemahkan iman kita. Tapi belajarlah dari Yusuf. Ia melewati proses yang begitu panjang untuk menggenapi mimpinya tersebut. Pertama-tama ia dijual
oleh saudara-saudaranya ke Mesir, lalu bekerja di rumah seorang bernama Potifar. Akibat difitnah, ia harus masuk ke dalam penjara. Sampai akhirnya ia mendapat kesempatan bertemu dengan Raja Firaun dan ia menjadi penguasa serta orang kepercayaan di Mesir. Dan ketika terjadi kelaparan hebat di bumi, mimpinya sungguh-sungguh tergenapi, mereka semua sujud menyembah kepada Yusuf. Ia menjadi orang yang luar biasa !
Jangan takut untuk punya mimpi besar. Mungkin ada orang-orang, bahkan orang tuamu yang pernah berkata kepadamu: “Ah, orang seperti kamu gak akan bisa berhasil, gak bisa jadi orang besar.”
Siapa bilang ? Kamu pasti bisa, karena kamu punya Tuhan yang BESAR.
Jangan biarkan iblis merebut dan membunuh mimpimu !
Mulailah bermimpi tentang masa depanmu dan percaya bahwa mimpimu itu bisa menjadi sebuah kenyataan !
GOD is the DREAM MAKER,
but SATAN is the DREAM TAKER...
PRINSIP D-P-T
Lalu, gimana caranya supaya kita bisa menemukan tujuan hidup kita?
Memang ada orang-orang tertentu yang dikaruniai secara langsung oleh Tuhan melalui penglihatan, mimpi, dsb. Tapi saya mau coba jelaskan kepada kamu tentang prinsip D-P-T. Ini
adalah 3 hal yang dapat kamu lakukan, yaitu : DOAKAN, PIKIRKAN & TULISKAN.
§D = DOAKAN
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” ( Matius 7 : 7 ) Mulai minta kepada Tuhan di dalam doa supaya Ia menunjukkan rencana-Nya kepadamu. Datang kepada Tuhan yang mengetahui seluruh rancangan ( blue print ) hidupmu.
Ada begitu banyak mimpi atau yang lebih sering saya sebut sebagai visi, yang saya dapatkan ketika saya sedang berdoa. Saya ingat ketika saya sedang berdoa di sebuah menara doa, dan itu adalah pertama kalinya saya mendapat visi untuk melayani sebagai misionaris di negara Cina. Visi ini memang belum terjadi, tetapi masi terus saya doakan. Dan saya menjadi begitu bersemangat. Orang yang memiliki visi dalam hidupnya akan jauh lebih bersemangat dan lebih maju dibandingkan orang-orang yang tidak memiliki visi.
Mulai terima hal-hal yang Tuhan taruh dalam hatimu ketika kamu sedang berdoa, meskipun hal itu terasa mustahil. Jangan ragu, asal visi tersebut sesuai dengan Firman Tuhan dan tujuannya untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk ambisi pribadi. Semakin hari visi dan tujuan hidupmu
akan semakin dipertajam oleh Tuhan, jadi jangan cepat puas. Teruslah berdoa dan meminta kepada Tuhan.
§P = PIKIRKAN
“Tetapi di Sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia; Ia telah memberitahukan kepada tuanku raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari-hari yang akan datang. Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur ialah ini : Sedang tuanku ada di tempat tidur, ya tuanku raja, timbul pada tuanku pikiran-pikiran tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari, dan D ia yang m enyingkapkan rahasia-rahasia telah memberitahukan kepada tuanku apa yang akan terjadi.”
( Daniel 2 : 28 – 29 )
Selain berdoa, kita juga perlu untuk berpikir. Berpikir tentang masa depan, bukan berarti kita khawatir. Nebukadnezar telah melakukannya, meskipun dia bukan orang percaya. Setiap malam ia selalu memikirkan tentang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Sehingga akhirnya Tuhan memberikan mimpi kepadanya.
Jika Nebukadnezar bisa mengalaminya, apalagi kita sebagai orang-orang percaya. Tapi seringkali kita tidak mendapatkan visi dari Tuhan karena kita malas untuk berpikir. Seperti yang sudah saya katakan di awal bab ini, kita suka menjadi anak-anak muda yang cuek dan masa bodo. Padahal Tuhan mau menyingkapkan rahasia-rahasia
Nya kepada kita lho...
§T = TULISKAN
“Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.
( Habakuk 2 : 2 )
Setelah kamu berdoa dan berpikir, tuliskan setiap hal yang telah kamu dapatkan. Ada begitu banyak orang yang telah menerima suatu pesan dari Tuhan, tapi akhirnya ia lupa karena ia tidak pernah menulisnya. Sebuah visi harus dituliskan.
Saya memiliki sebuah buku khusus yang saya beri nama “My Dream Book”. Di dalamnya tertulis semua visi, mimpi dan harapan saya selama ini. Bahkan bukan cuma tulisan, tetapi saya juga menempelkan gambar-gambar yang menjelaskan tentang mimpi saya tersebut. Beberapa mimpi saya sudah digenapi, tetapi ada juga yang belum digenapi. Dan saya sungguh merasakan bahwa semakin hari visi itu semakin berkembang. Saya terus menulis dan menulis sampai saat ini, kadang-kadang saya juga suka membacanya kembali. Itu bisa memotivasi saya ketika saya sedang lemah dan mengalami kegagalan. Membuat saya bangkit dari rasa putus asa saya dan melihat kembali kepada tujuan hidup yang begitu besar. Membuat saya sadar bahwa saya masih harus terus maju mengejar destiny yang telah Tuhan tetapkan !
Selain sebuah Dream Book, mungkin beberapa di antara kamu pernah mendengar istilah BLUE PRINT dan GOAL SETTING.
Blue Print adalah rancangan hidupmu dalam waktu jangka panjang ; apa gambaran hidupmu 10-20 tahun ke depan, bahkan sampai pada kematianmu. Saya ambil contoh blue print dalam :
- Pelayanan
“Saya mau menjadi seorang misionaris di Cina. Misi dalam bidang sosial, membantu orang-orang sakit dan anak-anak yang terlantar. Sehingga membawa dampak dan membuka jalan untuk Injil masuk ke sana.”
- Pernikahan dan Keluarga
“Saya mau menikah pada usia 25 tahun dengan seorang pria yang juga memiliki hati misi, lahir baru dan memiliki kedewasaan rohani. Membangun sebuah keluarga ilahi dan mendidik anak-anak di dalam kebenaran Firman Tuhan.”
- Pendidikan / Pekerjaan
“Saya mau melanjutkan pendidikan bahasa di Cina pada tahun ... Bekerja di sebuah yayasan sosial dan badan misi.”
- Kematian
“Saya mau dikenal sebagai seorang misionaris sosial, khususnya di Cina. Sebagai wanita yang menjadi salah satu tokoh penggerak kebangunan rohani di kalangan anak muda. Sebagai ibu, istri bahkan nenek yang telah menjadi teladan.”