• Tidak ada hasil yang ditemukan

data bpjs kesehatan harus sesuai ktp el berita

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "data bpjs kesehatan harus sesuai ktp el berita"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Mendagri: Data BPJS Kesehatan Harus

Sesuai Data KTP-el

Ditulis pada 20 Juli 2014 20:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menegaskan, data yang digunakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus mengacu pada data kependudukan yang terekam dalam KTP-el.

Hal itu dia disampaikan menanggapi banyaknya masalah yang muncul dalam pendaftaran BPJS Kesehatan. “Ya harus mengacu itu (KTP-el), semua,” katanya ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/7/2014). Tidak hanya nomor induk kependudukan (NIK), menurut Gamawan, data BPJS Kesehatan juga harus mengacu pada sidik jari dan iris mata sebagaimana yang telah terekam dalam e-KTP. Pasalnya, kata dia, NIK masih mungkin disalahgunakan. “Di e-KTP itu ada sidik jari, ada iris mata. Itulah yang mengamankan,” imbuhnya.

Gamawan memastikan, data instansi mana pun yang tidak sesuai dengan rekam data KTP-el menunjukkan bahwa ia tidak menggunakan data resmi kependudukan. Pasalnya, saat ini dia mengklaim Kemendagri telah mengintegrasikan KTP-el dengan 30 lembaga/instansi. Salah satunya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pendataan BPJS Bermasalah

Sebelumnya, salah pendataan BPJS Kesehatan dialami oleh Murniasih (36), warga Warakas V, Jakarta Utara. Bulan lalu, di salah satu rumah sakit swasta ternama di Jakarta Utara itu, ia terpaksa bolak-balik ke kantor BRI cabang Sunter guna mengurus pendaftaran BPJS Kesehatan. Semua persyaratan sudah dilengkapi, seperti fotokopi KTP-el, KK, akta nikah, serta satu lembar foto 3 x 4. Namun, Murni belum bisa mendapatkan kartu BPJS Kesehatan lantaran data yang muncul di kantor BRI berbeda dari NIK miliknya. “Saya bingung, pas diketik di komputer sana, NIK-nya NIK saya. Tapi yang muncul nama Titin Suprihatin. Padahal NIK-nya itu yang ada di e-KTP saya,” kata Murni kepada Kompas.com, Jumat (20/6/2014).

Kepada Kompas.com, ibu satu orang anak itu menunjukkan surat biodata dari Kelurahan Warakas, kartu keluarga, dan KTP-el. Saat di kantor BRI, petugas yang melayani Murni mengaku belum pernah menemukan kasus seperti ini.

Referensi

Dokumen terkait

PELAYANAN DAN PERLINDUNGAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN SEBAGAI PENYELENGGARA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DITINJAU DARI ASAS-ASAS UNDANG-UNDANG

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi JKN yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten

Untuk meningkatkan mutu layanan yang lebih baik kepada peserta maupun terhadap provider layanan kesehatan (rumah sakit/RS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

Dan sebagai bentuk apresiasi terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial mengenai pesan “Dengan Gotong Royong Semua Tertolong” pada media komunikasi milik BPJS

Bagaimana Hubungan Sosialisasi Terhadap Pemahaman Tentang Hak Peserta BPJS yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Poli Dalam

Kompleksitas problem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan tidak hanya soal administrasi yang rumit karena lamanya pengurusan administrasi BPJS di pusat

Pada 1 Juli 2015, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, program jaminan kematian dan program jaminan hari

Berdasarkan paparan dan pembahasan maka dapat dirumuskan kesimpulan sebagai berikut, kualitas pelayanan kesehatan pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS di Rumah Sakit Umum