GROWTH
Laporan Tahunan 2011 Annual Report
Penjelasan Tema 1 Themes
Visi & Misi 10 Vision & Mission
Nilai-nilai Perusahaan 11 Corporate Values
Identitas Perusahaan 12 Corporate Identity
Sekilas bank bjb 13 bank bjb in Brief
Tonggak Sejarah 16 Milestones
Peristiwa Penting 2011 20 2011 Significant Events
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 22 Annual General Meeting
of Shareholders (AGMS) Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 23 Extraordinary General Meeting
& Analysis on Company
Performance
Informasi bagi Investor 31 Information for Investors
Tinjauan Rencana dan Strategi 60 Plan and Strategy Reviews
ProilPemimpinDivisibankbjb 512 HeadDivisionbankbjb Profile
Unit Layanan bank bjb 544 bank bjb Services Unit
The year 2011 saw the continuing
transformation of bank
bjb
to become one
of the major banks in Indonesia. Various
work programs, carefully planned and
1
ASSETS
QUALITY
2
SERVICES
QUALITY
ENHANCING
QUALITY FOR
GREATER GROWTH
Transformasi bank
bjb
menuju jajaran bank besar
di Indonesia terus berlanjut pada tahun 2011.
Program-progam kerja yang dirancang dengan
cermat dan dilaksanakan secara konsisten telah
berdampak pada perbaikan dan peningkatan
kualitas di berbagai aspek organisasi dan
operasional, menuju pada pertumbuhan yang
ASSETS
QUALITY
1
PENGELOLAAN TEPAT
AKTIVA PRODUKTIF YANG
LEBIH BERKUALITAS
Proper asset management for quality earning assets
ENHANCING QUALITY FOR GREATER GROWTH
Pada tahun 2011, bank
bjb
fokus pada upaya-upaya yang konsisten
untuk memaksimalkan penyaluran kredit pada segmen-segmen pasar
yang menjadi target, sekaligus memanfaatkan pemahaman yang baik atas
segmen-segmen tersebut guna mencegah terjadinya penurunan kualitas
kredit.
PERTUMBUHAN AKTIVA
PRODUKTIF
TOTAL EARNING ASSET GROWTH
PERTUMBUHAN TOTAL
AKTIVA
TOTAL ASSET GROWTHNPL
NPL+ 22,34%
2
SERVICES
QUALITY
INOVASI PRODUK DEMI
PELAYANAN NASABAH
YANG LEBIH BERKUALITAS
Product Innovation for quality services to customers
ENHANCING QUALITY FOR GREATER GROWTH
Untuk mengembangkan basis nasabah dan mendorong pertumbuhan
bisnis, bank
bjb
senantiasa melakukan langkah-langkah inovasi produk
dan layanan, sehingga bank
bjb
mampu menjadi pilihan bagi nasabah di
tengah ketatnya persaingan antar bank.
NASABAH PERORANGAN
UNTUK TABUNGAN
FUNDING RITAIL CUSTOMERS25,54%
PENGEMBANGAN
NETWORK
QUALITY
3
PERLUASAN JARINGAN
UNTUK LAYANAN
PERBANKAN YANG LEBIH
BERKUALITAS
Distribution network expansion for quality banking services
ENHANCING QUALITY FOR GREATER GROWTH
Strategi perluasan jaringan kantor cabang menjadi salah satu fokus
bank
bjb
pada tahun 2011 dalam upayanya untuk mempermudah akses
nasabah terhadap layanan bank
bjb
dan melakukan penetrasi pasar ke
wilayah-wilayah baru sesuai aspirasinya sebagai bank berskala nasional.
PERLUASAN
OPERASIONAL KE BALI,
KALIMANTAN TIMUR,
RIAU, SULAWESI SELATAN
EXPANDING OPERATION TO BALI, EAST KALIMANTAN, RIAU AND SOUTH SULAWESIKANTOR CABANG BARU
PEOPLE
QUALITY
4
Developing quality human capital
TERUS MEMBINA
SUMBER DAYA MANUSIA
YANG LEBIH BERKUALITAS
ENHANCING QUALITY FOR GREATER GROWTH
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia bank
bjb
, baik dari sisi
jumlah maupun kompetensinya, dilakukan secara konsisten dan semakin
intensif pada tahun 2011 guna mengimbangi pertumbuhan bisnis saat ini
maupun tuntutan perkembangan usaha di masa mendatang.
PROGRAM PELATIHAN
TRAINING PROGRAM222
TOTAL SDM
HUMAN CAPITAL
2.121
BIAYA SDM
bank
bjb
2011
HUMAN CAPITAL EXPENSES
VISI & MISI
Vision & Mission
Mission
• Mover and Motivator for Accelerating Provincial Economy.
• ProvincialCashDepository. • ASourceofProvincialIncome.
Misi
• Penggerak dan Pendorong Laju Perekonomian di
Daerah.
• MelaksanakanPenyimpananUangDaerah. • SalahSatuSumberPendapatanAsliDaerah.
Visi
Menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja
baik di Indonesia.
Vision
One of the 10 largest banks with high performance
in Indonesia.
“Merupakan penjabaran dari keinginan yang kuat dari segenap stakeholder bank bjb untuk membawa bank bjb
tumbuh berkembang menjadi salah satu 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia”
Nilai-nilai Perusahaan
Corporate Values
G O
S P I R I T
S
ervice Excelence
P
rofessionalism
I
ntegrity
R
espect
I
nteligence
T
rust
Corporate Values Perilaku Utama Main Behavior
Service Excellence 1. Ramah, tulus, kekeluargaan 2. Selalu memberikan pelayanan prima
1. Friendly, sincere, familiar 2. Always provide excellent service
Professionalism 3. Cepat, Tepat, Akurat
4. Kompeten dan bertanggung jawab 5. Memahami dan melaksanakan
ketentuan perusahaan
3. Quick, precisely, accurate 4. Competent and responsible 5. Understand and follow company
provisions
Integrity 6. Konsisten, disiplin, dan penuh semangat
7. Menjaga citra Bank melalui perilaku terpuji dan menjunjung tinggi etika
6. Consistent, disciplined, and exuberant
7. Keeping the image of the bank through ethical behavior and respect
Respect 8. Fokus pada nasabah
9. Peduli pada lingkungan
8. Focus on customer 9. Care for the environment
Nama Perusahaan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Name of Company
Nama Panggilan bank bjb Call Name
Kantor Pusat Menara bank bjb
Jl. Naripan No. 12-14
Bandung 40111
Head Office
Telepon 022-4234868 Phone
Faksimili 022-4206099 Facsimile
Didirikan 20 Mei 1961 Founded
Pemilik Pemda Provinsi Jawa Barat (38,26%), Pemda Provinsi Banten (5,37%),
Pemda Kota-Kabupaten Se-Jawa Barat (23,61%), Pemda Kota-Kabupaten Se-Banten (7,76%) dan Publik (25%)
West Java Provincial Goverment (38,26%), Banten Provincial Goverment (5,37%), West Java Municipal Goverment (23,61%), Banten Municipal Goverment (7.76%) and Public (25%)
Shareholders
Jumlah Aktiva Rp 54 Triliun Total Assets
Jumlah Jaringan Kantor 1 Kantor Pusat Head Office
51 Kantor Cabang Branch Offices
203 Kantor Cabang Pembantu Sub Branch Offices
55 Kantor Kas Cash Unit
90 Payment Point Payment Point
7 Kas Mobil Keliling Mobile Cash Service
528 ATM bank bjbbank bjb ATM
Number of Office Network
Alamat Website http://www.bankbjb.co.id Website Adress
Alamat E-mail [email protected] E-mail Adress
Info bank bjb 14049 Call Center
IDENTITAS PERUSAHAAN
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk yang dikenal dengan nama bank bjb, adalah bank umum yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kota/ kabupaten se-Jawa Barat dan Banten, dan publik.
Awal berdirinya bank bjb bermula dari NV DENIS (De Erste Nederlansche Indische Shareholding), yang berkedudukan di Bandung dan bergerak di bidang hipotek. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan milik Belanda yang dinasionalisasi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia (RI) Nomor 33 Tahun 1960 tentang Penentuan Perusahaan di Indonesia Milik Belanda yang dinasionalisasi.
Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendirikan “PT Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat” dengan modal dasar
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk which is known as bank bjb, is a commercial bank owned by The Provincial Government West Java, Provincial Government of Banten, all cities and regencies government in West Java and Banten areas, and public.
The Establishment of bank bjb areinitialed from NV DENIS (De Erste Nederlansche Indische shareholding), based in Bandung and is engaged in mortgage and is one of the Dutch-owned company that was nationalized under Government Regulation (PP) of the Republic of Indonesia (GoI) No. 33 of 1960 about the determination of Companies in Indonesia of Dutch that is being nationalized.
Dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No.13 Tahun 1962 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah, bentuk hukum Perseroan diubah dari Perseroan Terbatas Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat menjadi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Djawa Barat No.11/PD-DPRD/1972 tanggal 27 Juni 1972 tentang Penyempurnaan Kedudukan Hukum Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa-Barat. Nama PD Bank Karja Pembangunan Daerah Jawa Barat selanjutnya diubah menjadi BPD Jabar sesuai Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1/DP-040/PD/1978 Tanggal 27 Juni 1978. Pada tahun 1992 sesuai dengan Surat Keputusan Bank Indonesia No.25/84/KEP/DIR tanggal 2 November 1992 status BPD Jabar meningkat menjadi bank umum devisa. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 1995, BPD Jabar memiliki sebutan Bank Jabar dengan logo baru.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat No.22 Tahun 1998 tanggal 14 Desember 1998 tentang Perubahan Bentuk Hukum Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dari Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas (PT). Bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat berubah yang semula Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas. Perda tersebut dituangkan lebih lanjut pada Akta Pendirian Nomor 4 Tanggal 8 April 1999 juncto Akta Perbaikan Nomor 8 Tanggal 15 April 1999 keduanya dibuat di hadapan Popy Kuntari Sutresna, S.H., Notaris di Bandung yang telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman RI berdasarkan Surat Keputusan No.C2-7103.HT.01.01.TH.99 tanggal 16 April 1999, didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/Kodya Bandung di bawah No.871/BH.10.11/IV/99 tanggal 24 April 1999, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.39 tanggal 14 Mei 1999, Tambahan No.2811, bentuk hukum Bank Jabar diubah dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
Untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan masyarakat akan jasa layanan perbankan yang berlandaskan syariah, sesuai dengan izin BI Nomor 2/18/ DpG/DPIP Tanggal 12 April 2000 maka sejak tanggal 15 April 2000 Bank Jabar menjadi BPD pertama di Indonesia yang menjalankan dual
banking system, yaitu memberikan layanan perbankan
dengan sistem konvensional dan sistem syariah.
SEKILAS bank
bjb
bank bjb in brief
To improve the legal status of West Java Regional Development Bank Work, issued Regional Regulation (Perda) No. 11/PDDPRD West Java province / 72 Date June 27, 1972 concerning the Status Law of the Bank’s work in West Java Regional Development as a local company (PD) which is engaged in banking. In further developments, the name of PD Regional Development Bank’s work turned into BPD Jabar through the West Java Provincial Laws No. 1/DP-040/ PD/1978 Date June 27, 1978. Along with the increased activity and customer needs, then in 1992 the status of BPD Jabar was upgraded to a foreign exchange commercial bank based on the Decree of Bank Indonesia (BI) Number 25/84/KEP/DIR On 2 November 1992. Furthermore, based on Regulation No. 11 of 1995, this bank has the title of Bank Jabar with a new logo.
Pursuant to the West Java Provinsial Decree No. 22 dated 14 December 1998 about the change of legal status of Regional Development Bank of West Java from a regional corporation to be limited liability company, legal status of the Regional Development Bank of West Java were changed to be Limited Liability Company. The regional government decree were later authorised on Deed of Establishment No. 4 dated 8 April 1999 juncto Deed of Amandment No. 8 dated 15 April 1999, which were written before Popy Kuntari Sutresna, Notary in Bandung as approved by the Ministry of Law Republic of Indonesia by virtue of the Decree No. C2-7103.HT.01.01.TH.99 dated 16 April 1999, registered in the Company Registry Office No. 871/BH.10/11/IV/99 dated 24 April 1999, and announced on State Gazette No. 39 dated 14 May 1999, supplemental No. 2811, legal status Bank Jabar were changed from a Regional Cooperation to the Limited Liability Company.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 16 April 2001 menyetujui peningkatan modal dasar Bank Jabar menjadi Rp 1 triliun. Selanjutnya, berdasarkan hasil keputusan RUPS yang diselenggarakan pada tanggal 14 April 2004 berdasarkan Akta Nomor 10 Tanggal 14 April 2004, modal dasar Bank Jabar dinaikkan dari Rp 1 triliun menjadi Rp 2 triliun. Melihat perkembangan prospek usaha yang terus membaik, hasil RUPS tanggal 5 April 2006 menetapkan kenaikan modal dasar Bank Jabar dari Rp 2 triliun menjadi Rp 4 triliun.
Pada bulan November 2007, sebagai tindak lanjut SK Gubernur BI Nomor 9/63/kep.gbi/2007 tentang Perubahan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,dilaksanakan penggantian call name dari “Bank Jabar” menjadi “Bank Jabar Banten”.
Sehubungan dengan kegiatan usaha perbankan syariah, Bank Jabar Banten melakukan pemisahan (spin off) unit usaha syariah menjadi bank syariah dengan nama PT Bank Jabar Banten Syariah. Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas, PT Bank Jabar Banten Syariah No.4 tanggal 15 Januari 2010, dibuat oleh Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, bank bjb memiliki penyertaan sebanyak 1.980.000.000 (satu miliar sembilan ratus delapan puluh juta) saham yang merupakan 99% (sembilan puluh sembilan persen) dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Anak Perusahaan. Bank Jabar Banten Syariah memperoleh izin usaha dari Bank Indonesia sesuai dengan Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.12/35/ KEP.GBI/2010 tanggal 30 April 2010 Tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Jabar Banten Syariah.
The result of the general meeting of shareholders (AGM) April 16, 2001 approved the increase in authorized capital of Bank Jabar to Rp 1 trillion for more flexibility to execute its business expansion. Furthermore, based on the resolution at the AGM held on 14 April 2004 by Act No. 10 On 14 April 2004, the authorized capital of the Bank Jabar was increased from Rp 1 trillion to Rp 2 trillion. Seeing the development of business prospects continue to improve, the results of April 5, 2006 AGM set the authorized capital increase of Bank Jabar of Rp 2 trillion to Rp 4 trillion.
In November 2007, following the issuance of Decree No. 9/63/kep.gbi/2007 central bank governor on Amendment to Business License on Behalf PT West Java Regional Development Bank Become Business License on Behalf of PT Bank Regional Development of West Java and Banten, carried the title renaming Bank Jabar to Bank Jabar Banten.
TONGGAK SEJARAH
Milestones
Sejarah Pendirian – 1961
Pendirian Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat diawali oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 33 tahun 1960 tentang Penentuan Perusahaan di Indonesia Milik Belanda yang Dinasionalisasi. Salah satu perusahaan milik Belanda yang berkedudukan di Bandung yang dinasionalisasi yaitu NV Denis (De Erste Nederlansche Indische Shareholding) yang sebelumnya bergerak di bidang bank hipotek. Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah nomor 33 tahun 1960, Pemerintah Propinsi Jawa Barat berdasarkan Akta Pendirian No.125 tanggal 19 November 1960 juncto Akta Nomor 152 tanggal 21 Maret 1961 dan Akta Nomor 84 tanggal 13 Mei 1961 seluruhnya dibuat Notaris Noezar dan sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Jawa Barat nomor 7/GKDH/BPD/61
tanggal 20 Mei 1961 mendirikan Perusahaan Daerah ”PT Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat” dengan modal dasar untuk pertama kali berasal dari Kas Daerah sebesar Rp 2.500.000,-.
Perubahan Badan usaha – 1978
Untuk menyempurnakan kedudukan hukum PT Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat, dikeluarkan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat nomor 11/PD-DPRD/72 tanggal 27 Juni 1972 tentang kedudukan hukum Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat sebagai Perusahaan Daerah yang berusaha di bidang perbankan. Selanjutnya melalui Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat nomor 1/DP-040/PD/1978 tanggal 27 Juni 1978, nama PD Bank Karja Pembangunan Daerah Jawa Barat diubah menjadi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat.
Establishment – 1961
The establishment of Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat was triggered by the Indonesian Government Regulation number 33 Year 1960 regarding the nationalisation of owned companies in Indonesia. One of the Dutch-owned companies based in Bandung that was nationalised was NV Denis (De Erste Nederlansche Indische Shareholding) which was previously engaged in mortgage banking. As a follow-up of the Government Regulation number 33 Year 1960 the Provincial Government of West Java with Noezar Deed number 152 dated 21 March, 1961 and number 184 dated 13 May, 1961 and confirmed by the Decree of the Governor of West Java Province number 7/GKDH/ BPD/61 dated 20 May 1961, established the PD Bank
Karya Pembangunan with authorized starting capital of Rp 2.500.000 from the regional government treasury.
Peningkatan Aktivitas – 1992
Pada tahun 1992 aktivitas Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat ditingkatkan menjadi Bank Umum Devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia Nomor 25/84/KEP/ DIR tanggal 2 November 1992. Berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 1995 BPD Jawa Barat mempunyai call name
“Bank Jabar“ dengan logo baru.
Perubahan Bentuk Hukum – 1998
Dalam rangka mengikuti perkembangan perekonomian dan perbankan, maka berdasarkan Perda Nomor 22 Tahun 1998 dan Akta Pendirian Nomor 4 Tanggal 8 April 1999 berikut Akta Perbaikan Nomor 8 Tanggal 15 April 1999 yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman RI tanggal 16 April 1999, bentuk hukum Bank Jabar diubah dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
Increasing Activities - 1992
In 1992 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat was upgraded to a Commercial Bank based on the Decree of Bank Indonesia Number 25/84/KEP/DIR dated 2 November, 1992, and based on Provincial Regulation No. 11 Year 1995 the name was changed to Bank Jabar with a new logo.
Change of Legal Status - 1998
In order to follow the development of economy and banking, and based on Provincial Regulation No. 22 Year 1998 and the Deed of Establishment No. 4 dated 8 April 1999 following further amendment No. 8 dated 15 April 1999 dated on 16 April 1999 which was approved by
Completion of the legal position and changed to PD Bank Karja
Pembangunan Daerah Jawa Barat
Menerbitkan Obligasi untuk pertama kalinya
Issue its first bond
Berubah dari PD menjadi Perseroan Terbatas (PT)
Forms of Bank Jabar law changed from PD into a limited liability
company (PT)
Berubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
Banten
Changes in Operating License to become Business
License on behalf of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and
Banten Indonesia to run a dual banking system
bank bjb didirikan dengan nama PT Bank Karja Pembangunan
Daerah Djawa Barat yang merupakan hasil nasionalisasi
bank “NV DENIS” pada masa pemerintahan Belanda
bank bjb established with the name of PT Bank Karja Pembangunan
Daerah Djawa Barat which is nationalized from NV DENIS, a Dutch
Company in Dutch reign
1972 1978 1991 1992 1999 2000 2007 2009 2010 2011
Perubahan Nama dan Call Name Bank
Jabar Banten – 2007
Berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat tanggal 3 Juli 2007 di Bogor, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 9/63/ KEP.GBI/2007 tanggal 26 November 2007 tentang Perubahan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, serta SK Direksi Nomor 1065/SK/DIR-PPN/2007 tanggal 29 November 2007, maka nama Perusahaan berubah menjadi ”PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten” dengan sebutan (call name) Bank Jabar Banten.
Spin Off
Pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah menjadi anak perusahaan yang berdiri sendiri dengan nama Bank Jabar Banten Syariah berdasarkan Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.12/35/KEP.GBI/2010 tertanggal 30 April 2010 tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Jabar Banten Syariah.
Berdasarkan Surat dari Ketua Bapepam dan LK No. S-5901/ BL/2010 Pada tanggal 29 Juni 2010 tentang Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran Bank Jabar Banten melaksanakan penawaran umum perdana saham dengan harga penawaran sebesar Rp 600,00 (enam ratus Rupiah) setiap saham yang dicatatkan dalam Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Juli 2010.
Berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Nomor 26 tanggal 21 April 2010, Surat Bank Indonesia No.12/78/APBU/Bd tanggal 30 Juni 2010 perihal Rencana Perubahan Logo, serta Surat Keputusan Direksi Nomor 1337/SK/DIR-PPN/2010 tanggal 5 Juli 2010, maka
call name ”Bank Jabar Banten” telah resmi diubah menjadi
”bank bjb” pada tanggal 2 Agustus 2010.
Change of Name and Call Name Bank
Jabar Banten - 2007
Based on Results of the Extraordinary General Shareholders Meeting held in Bogor on 3 July 2007 and in accordance with the Decree of Governor of Bank Indonesia. 9/63/ KEP.GBI/2007 dated 26 November 2007 the banks name was changed from PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat to PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and Banted in the Business License into Business License on Behalf of PT Bank Regional Development West Java and Banten, and Decree No. 1065/SK/DIR-PPN Directors / 2007 dated 29 November 2007, the bank’s name changed to PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, with the title (call name) Bank Jabar Banten.
Spin Off
Bank Jabar Banten sharia banking unit was separated and became a independent subsidiary called Bank Jabar Banten sharia based on the business license from Bank Indonesia and in accordance with the Governor of Bank Indonesia Decree No.12/35/KEP.GBI/2010 dated 30 april 2010 regarding business license for PT Bank Jabar Banten sharia.
On 29 June, 2010, the bank bjb obtained Registration Statement from the Chairman of Bapepam and LK based on Letter No. S-5901/BL/2010 to carry out initial public offering (IPO) of shares at a nominal value of Rp 600, which were listed in Indonesia Stock Exchange on 8 July, 2010.
Based on Results of the Extraordinary General Shareholders Meeting PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and Banten No. 26 dated 21 April, 2010, and in accordance with Bank Indonesia letter no.12/78/APBU/Bd letter dated 30 June, 2010 regarding the planned logo change and the Board of Directors Decree No. 1337/SK/DIR-PPN/2010 dated 5 July, 2010, the bank has officially turned its call name into bank bjb on 2 August, 2010.
TONGGAK SEJARAH
IPO
bank bjb merupakan Bank Pembangunan Daerah pertama yang mencatatkan saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 8 Juli 2010. bank bjb menawarkan saham kepada publik sejumlah 2.424.072.500 lembar saham Seri B (termasuk EMSA) dengan harga penawaran Rp 600,- per saham dimana dana yang diperoleh dari IPO sekitar Rp 1,4 triliun. Pelepasan saham ke masyarakat ini setara dengan 25% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini dipergunakan oleh bank bjb untuk penguatan modal perusahaan dalam rangka mendukung ekspansi kredit, terutama sektor UMKM, perluasan jaringan, dan pengembangan teknologi informasi. Penawaran Umum Perdana Saham bank bjb memperoleh minat yang relatif besar dari investor domestik maupun luar negeri. Dalam Penawaran Umum kepada masyarakat tanggal 1, 2 dan 5 Juli 2010, permintaan saham bank bjb mengalami
oversubscribed sebesar 11,2 kali untuk porsi pooling.
IPO
bank bjb as a pioneer of regional development banks which recorded its first stock (IPO) on the Indonesian Stock Exchange (IDX) on July 8, 2010 to the public. bank bjb offers shares to the public of 2,424,072,500 Series B shares,(including EMSA) by offering price of Rp 600, - per share with the proceeds from the IPO of about 1.4 trillion. Disposal of shares to the public this is equivalent to 25% of the total issued and fully paid.
9 Februari 2011
7 April 2011
22 Maret 2011
25 Maret 2011
24 Maret 2011
Penerbitan Obligasi VII senilai
Rp 2 triliun.
Pembukaan Kantor Cabang
Tegal.
Aliansi bank
bjb
dengan
REI dan APERSI Jawa Barat,
Banten dan DKI.
• ProgramPengendalian
Gratifikasi dan Perluasan
LHKPN di Lingkungan bank
bjb
.
• GratiicationControlProgram
and LHKPN expansion within
bank bjb business premises.
Pembukaan Kantor Cabang
Denpasar.
The issuance of the Rp 2 trillion worth
VII Bonds
Opening of Tegal Branch Office.
bank
bjb
establishes alliance with
REI and APERSI West Java, Banten
and Jakarta.
Opening of Denpasar Branch
Office
27 April 2011
Analyst Meeting Q1 Hotel Mandarin
Oriental Jakarta.
1Q Analyst Meeting at Mandarin Oriental Hotel Jakarta.
1 April 2011
Kredit Sindikasi bank bjb dengan
PT Mandala Finance, Tbk
sebesar 80 miliar.
Syndicated bank loans with PT Mandala Finance, Inc. worth Rp 80 billion.
5 April 2011
Pembukaan Kantor Cabang
Balikpapan
Opening of Balikpapan Branch
Office
18 April 2011
Pembukaan Kantor Cabang
Pekanbaru.
Opening of Pekanbaru Branch Office.
12 April 2011
Pembukaan Kantor Cabang
Hasyim Ashari.
Opening of Hasyim Ashari Branch
Office.
PERISTIWA PENTING 2011
Mei 2011
Penyerahan Dana CSR untuk
Kota Bekasi, Kuningan,
Tangerang, Cilegon dan
Sukabumi.
CSR Fund Distributions for the of
Bekasi City, Kuningan, Tangerang,
Cilegon and Sukabumi.
14 Juni 2011
28 Oktober 2011
Analyst Meeting QIII Hotel Mandarin
Oriental
QIII Analyst Meeting at Mandarin
Oriental Hotel
15 Agustus 2011
Perjanjian Kredit Sindikasi bank
bjb
dengan PT Pupuk Kaltim
sebesar Rp 40 miliar 2011.
bank
bjb
enters into syndicated loan
agreement with PT Pupuk Kaltim
worth Rp 40 billion.
13 Juni 2011
Perjanjian kredit antara bank
bjb
dengan MNC Finance.
bank
bjb
enters into credit
agreement with MNC Finance.
17 Juni 2011
Kerja sama Penyaluran
Kredit dengan Pola
Channeling
antara bank
bjb
dengan Bank Sulselbar
sebesar 500 miliar rupiah.
500 billion rupiah worth Cooperation between bank bjb and Bank Sulselbar through channeling scheme.
16 September 2011
6 Oktober 2011
Perjanjian Kerja sama Penerusan
Pinjaman (
Channeling
) dan
Perjanjian Pinjaman Subordinasi
antara bank
bjb
dengan Bank
Sulawesi Utara (Sulut) sebesar
Rp 500 miliar.
bank bjb enters into Channeling Agreement and into Rp 500 billion worth Subordinated Loan Agreement with Bank Sulawesi Utara.
26 Oktober 2011
Perjanjian Kredit dengan
PT Permodalan Nasional Madani
(Persero) Rp 200 miliar.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN (RUPST)
Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
Penyelenggaraan Rapat
Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Tahun
Buku 2010 bank
bjb
di
Hotel Hilton, Bandung,
28 Maret 2011.
2010 Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) bank
bjb
in
Penyelenggaraan Rapat
Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) tahun
2011 bank
bjb
di Hotel
Hyatt, Bandung, 25 Juli
2011.
2011 Extraordinary
General Meeting of
Shareholders (EGMS)
bank
bjb
in Hotel Hyatt,
PENGHARGAAN
Awards
Bisnis Review Magazine,
1st SME’s Assisted by
Participants of the Year
2011
Bisnis Review Magazine,
2nd Finance Performance
of the Year 2011
IICG, Trusted Company
Based on Corporate
Governance Perception
Index (CGPI) 2010
Markplus, The Best Of
Bandung Service Excellence
Award 2011, Category:
Conventional Banking,
22 Oktober 2011.
Infobank Awards,
Bloomberg Businessweek,
“Very Good” on 2010
Financial Performance, 22
Juli 2011.
ABFI Banking Award, Best
Performance Banking 2011
Kategori BPD Beraset di
Atas 10 triliun.
Bisnis Review Magazine, 1st
SME’s Assisted by Participants of
the Year 2011
Bisnis Review Magazine, 2nd
Finance Performance of the Year
2011
IICG, Trusted Company Based
on Corporate Governance
Perception Index (CGPI) 2010
Markplus, The Best Of Bandung
Service Excellence Award 2011,
Category: Conventional Banking,
October 22, 2011.
Infobank Awards, Bloomberg
Businessweek, “Very Good” on
2010 Financial Performance,
July 22, 2011.
Bisnis Review Magazine,
4th the Best Corporation
for Risk Management of
the Year 2011.
Investor Awards, Best
Listed Company, The Best
Performance IPO tanggal
4 Mei 2011 Hotel Four
Season Jakarta.
Corporate Image Award
2011, Indonesia’s Most
Admired Company
Category Regional
Government Bank; tanggal
9 Juni 2011 Hotel Ritz
Carlton Jakarta.
Bisnis Review Magazine, 4th
the Best Corporation for Risk
Management of the Year 2011.
Investor Awards, Best Listed
Company, The Best Performance
IPO, May 4, 2011 Hotel Four
Season Jakarta.
No Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Description
A Jumlah Aset 23.043.489 26.040.869 32.457.004 43.445.700 54.448.658 Total Assets
B Penyaluran Dana 20.929.812 24.688.297 29.239.394 38.866.243 48.090.684 Credit
1. Kredit yang diberikan (termasuk kredit bank lain) 13.047.515 16.429.069 19.631.968 23.669.719 28.764.701 Disbursed Loan
2. Penempatan pada Bank Lain 3.528.879 3.851.875 6.944.571 12.748.488 7.889.010 Placement with Other Banks
3. SSB termasuk SBI 4.344.559 4.373.542 2.628.916 2.412.822 11.401.759 Securities included B I Certificates
4. Penyertaan 8.859 33.811 33.939 35.214 35.214 Placement
C Penghimpunan Dana 19.909.813 22.388.581 27.797.316 37.065.628 47.258.455 Funding
C.1. Dana Pihak Ketiga 16.485.382 18.347.050 23.718.912 31.953.462 39.042.777 Third Party Fund
1. Giro 6.563.062 7.405.206 8.272.288 7.610.327 11.168.241 Current Account
2. Tabungan 2.709.291 3.139.322 3.802.574 4.876.716 6.270.783 Saving
3. Deposito 7.213.029 7.802.522 11.644.050 19.466.419 21.603.753 Time Deposit
C.2. Dana Lainnya 3.424.431 4.041.531 4.078.404 5.112.166 8.215.678 Other Funding
1. Simpanan Dari Bank Lain 1.681.756 2.322.237 2.323.050 3.353.645 5.298.687 Saving from Other Banks
2. Obligasi yang diterbitkan 1.681.980 1.683.408 1.744.253 1.745.936 2.742.993 Bonds issued
3. Pinjaman yang diterima 60.695 35.886 11.101 12.585 173.998 Borrowings
D Ekuitas 2.176.387 2.481.870 3.138.218 4.990.993 5.374.642 Equity
1. Modal Disetor 1.495.598 1.541.101 1.812.154 2.424.073 2.424.073 Paid-up Capital
Propinsi Jawa Barat 718.499 718.499 927.499 927.499 927.499 West Java Province
Propinsi Banten 119.147 122.147 130.147 130.147 130.147 Banten Province
Kota & Kab. se - Jawa Barat 500.651 525.153 566.449 572.349 572.349 West Java Local Government
Kota & Kab. se - Banten 157.301 175.301 188.060 188.060 188.060 Banten Local Government
IPO (Initial Public Offering)- Go Public - - - 606.018 606.018 Initial Public Offering (IPO)–Go Public
Agio Saham - Bersih setelah Biaya Emisi Saham - - - 823.423 823.423 Premium on share Capital - Net of Share Issuance Cost
2. Saldo Laba 680.789 940.769 1.326.064 1.743.497 2.127.146 Retained Earnings
E Modal Bank 2.086.080 2.364.101 2.855.553 4.207.265 4.535.765 Bank Capital
1. Modal Inti 1.937.598 2.197.958 2.704.134 4.278.130 4.551.623 Core Capital
2. Modal Pelengkap 155.154 196.201 151.420 (70.865) (15.858) Supplementary Capital
3. Penyertaan ( - / - ) (6.672) (30.058) - - - Investments (- / -)
F Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 12.412.356 15.696.107 13.471.096 15.752.880 19.939.939 Risk Weighted Asset
G Kualitas Aktiva Produktif (termasuk SBI) 20.719.465 24.174.893 31.872.177 37.519.890 45.938.735 Earning Asset Quality
(include SBI)
1. Lancar 20.324.387 23.545.084 31.289.487 36.845.094 45.029.998 Current
2. Dalam Perhatian Khusus 300.779 494.838 183.986 258.640 571.126 Special Mention
3. Kurang Lancar 13.048 13.987 188.216 35.211 67.221 Substandard
4. Diragukan 21.436 19.860 30.259 68.618 66.039 Doubtful
5. Macet 59.815 101.124 180.229 312.327 204.351 Loss
H Laba (Rugi) Profit (Loss)
1. Pendapatan Bunga 2.459.590 3.079.494 3.944.548 4.894.312 5.977.050 Interest Income
2. Beban Bunga (2.499.992) (1.253.624) (1.841.510) (2.254.731) (2.915.841) Interest Expense
3. Pendapatan Bunga Bersih 1.213.222 1.825.870 2.103.038 2.639.581 3.061.209 Net Interest Income
4. Pendapatan Operasional Lainnya 219.749 174.708 262.083 306.401 240.168 Other Operating Income
5. Beban Operasional Lainnya (881.566) (1.200.443) (1.410.138) (1.755.444) (2.026.483) Other Operating Expense
6. Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya (661.817) (1.025.735) (954.983) (1.190.538) 1.274.894 Other Operating Income (expense)
7. Pendapatan Non Operasional 17.219 29.510 40.601 42.316 60.171 Non Operating Income
8. Beban Non Operasional (661.817) (10.699) (10.207) (13.226) (15.249) Non Operating Expense
9. Laba Sebelum Pajak 552.707 818.946 985.377 1.219.628 1.319.816 Income Before Tax
10. Pajak (182.040) (276.784) (276.271) (329.403) (357.121) Tax
11. Laba Tahun Berjalan 370.667 542.162 709.106 890.225 962.695 Net Income
12. Laba Rugi Awal Tahun 535.925 680.789 940.769 1.279.389 1.199.560 Profit (Loss) as at beginning year
13. Dividen dan lainnya (225.803) (282.182) (370.486) (472.738) (578.610) Dividend and Others
14. Saldo Laba Rugi 680.789 940.769 1.279.389 1.743.497 2.127.146 Income (Loss) Balance
15. Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
Kepada: Income For the Year Attributable To:
a. Pemilik Entitas Induk - - - 890.171 962.260 Equity Holders of The Parents
b. Kepentingan Non-Pengendali - - - 54 435 Non-Controlling Interest
Dalam Jutaan Rupiah. Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik menggunakan notasi Indonesia.
In millions of Rupiah. Numerical notations in all tables and graphs are in Indonesian.
IKHTISAR KEUANGAN
No Uraian 2007 2008 2009 2010 2011 Description
I RASIO-RASIO KEUANGAN (%) FINANCIAL RATIO (%)
I.1 RASIO KINERJA PERFORMANCE RATIO
CAR 16,81 15,06 21,20 22,85 18,36 CAR
ROA 2,40 3,31 3,24 3,15 2,65 ROA
ROE 19,41 24,98 28,09 24,95 21,00 ROE
NIM 5,97 8,45 7,63 7,32 6,89 NIM
NPL GROSS 0,70 0,78 1,97 1,86 1,21 NPL GROSS
NPL NET 0,16 0,11 0,76 0,29 0,41 NPL NET
BOPO 79,12 75,41 77,30 76,60 80,02 BOPO
LDR 79,02 89,44 82,47 71,14 72,95 LDR
ASET PRODUKTIF BERMASALAH TERHADAP TOTAL ASET PRODUKTIF
NON-PERFORMING EARNING ASSETS TO TOTAL EARNING ASSETS
ASET TETAP TERHADAP MODAL 40,80 32,78 30,81 20,45 23,22 FIXED ASSETS TO CAPITAL
Rp Juta
Rp million
Laba Bersih
Net Profit
Rp Juta
Rp million
Penyaluran Dana
Loan
370.667 542.162
890.171
709.106
08
07 09 10 11
962.260
20.929.812 24.688.297
38.866.244
29.238.224
08
07 09 10 11
48.090.684
23.043.489 26.040.869
43.445.700
32.410.329
08
07 09 10 11
54.448.958
Rp Juta
Rp million
Jumlah Aset
Total Asset
22,85
21,20
18,36
CAR (%)
CAR
0,76
NPL-NET (%)
NPL-NET
79,12 75,41
76,60 77,30
80,02
BOPO (%)
Bulan Month
Tertinggi
Highest
Terendah
Lowest
Harga Penutupan
Closing Price
Volume Transaksi
Transaction Volume
January 1.490 1.090 1.120 1.750.387.000
February 1.160 1.090 1.140 603.780.500
March 1.270 1.100 1.270 1.301.010.000
April 1.410 1.240 1.270 1.547.310.000
May 1.290 1.210 1.230 643.554.500
June 1.240 1.130 1.190 264.562.000
July 1.260 1.160 1.240 402.333.000
August 1.260 970 1.050 353.532.500
September 1.130 780 900 268.650.500
October 1.070 760 990 505.578.500
November 1.040 890 890 254.415.500
December 930 860 910 246.647.500
Informasi volume transaksi dan harga saham bank bjb 2011
Monthly price of bank bjb shares since IPO 2011
Informasi harga saham bank bjb periode 2011
Monthly price of bank bjb shares since IPO 2011
Tanggal Date
Pembukaan Open
Tertinggi Highest
Penutupan Close
Terendah Lowest
Volume (lembar) Volume (sheet)
IHSG
31 Jan 2011 1.140 1.170 1.120 1.120 111.174.000 3.409
28 Feb 2011 1.130 1.140 1.120 1.140 8.407.000 3.470
31 Mar 2011 1.240 1.270 1.230 1.270 153.105.000 3.667
29 Apr 2011 1.290 1.290 1.250 1.270 65.966.500 3.820
31 May 2011 1.230 1.240 1.220 1.230 20.948.000 3.837
30 Jun 2011 1.210 1.210 1.190 1.190 9.652.500 3.889
29 Jul 2011 1.230 1.250 1.220 1.240 17.452.000 4.131
26 Aug 2011 1.050 1.060 1.030 1.050 4.532.500 3.842
30 Sep 2011 910 920 880 900 15.671.000 3.549
31 Okt 2011 1.010 1.020 970 990 19.851.000 3.791
30 Nov 2011 910 920 890 890 6.666.000 3.715
30 Dec 2011 920 930 910 910 6.294.000 3.822
Informasi harga saham per bulan bank bjb 2011
Monthly price of bank bjb shares since IPO 2011
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
1.200
900 1.500
600
300
0
IKHTISAR SAHAM
Sebelum Penawaran Umum / Before Public Offering Sesudah Penawaran Umum / After Public Offering
Pemegang Saham Nilai Nominal Rp 250,00 per saham
Nominal Value Rp 250,00 per share
Shareholder
Jumlah Saham Total Share
Nilai (Rp) Value (Rp)
% Jumlah Saham Total Share
Nilai (Rp) Value (Rp)
%
ModalDasar Basic Capital
Seri A 9.600.000.000 2.400.000.000.000 9.600.000.000 2.400.000.000.000 A Series
Seri B 6.400.000.000 1.600.000.000.000 6.400.000.000 1.600.000.000.000 B Series
Jumlah Modal Dasar 16.000.000.000 4.000.000.000.000 16.000.000.000 4.000.000.000.000 Total Basic Capital
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Issued and Fully Paid Capital
Seri A Seri A
Pemerintah Provinsi Jawa Barat 3.709.994.733 927.498.683.250 51,02% 3.709.994.733 927.498.683.250 38,26% West Java Provincial Government
Pemerintah Kota Kabupaten Se Jawa Barat
2.289.395.681 572.348.920.250 31,48% 2.289.395.681 572.348.920.250 23,61% West Java Local Government
Pemerintah Provinsi Banten 520.589.856 130.147.464.000 7,16% 520.589.856 130.147.464.000 5,37% Banten Provincial Government
Pemerintah Kota Kabupaten Se Banten
752.238.396 188.059.599.000 10,34% 752.238.396 188.059.599.000 7,76% Banten Local Goverment
Total Saham Seri A 7.272.218.666 1.818.054.665.500 100,00% 7.272.218.666 1.818.054.666.500 75,00% Total Shares Seri A
Seri B Seri B
Umum - - - 2.380.463.500 595.115.875.000 24,55% Public
Karyawan dan Manajemen (Program EMSA)
- - - 43.609.000 10.902.250.000 0,45% Employee and Management
Total Saham Seri B - - - 2.424.072.500 606.018.125.000 25,00% Total Shares Seri B
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
- - - 9.696.291.166 2.424.072.791.500 100,00% Issued and Fully Paid Capital
Jumlah Saham Dalam Portepel
8.727.781.334 2.181.945.333.500 6.303.708.834 1.575.927.208.500 Total Shares in Portepel
Seri A 2.327.781.334 581.945.333.500 2.327.781.334 581.945.333.500 Seri A
Seri B 6.400.000.000 1.600.000.000.000 3.975.927.500 993.981.875.000 Seri B
Kepemilikan Saham yang Mencapai > 5% atau lebih per 31 Desember 2011
Share Ownership of 5% or more as of December 31, 2011
No Nama
Name
Saham Share
Nominal (Rp 250)
Harga Penutupan Closing Price
(Rp 910)
% Kepemilikan Shareholders
Name
1 Pemda Provinsi Jawa Barat 3.709.994.733 927.498.683.250 3.376.095.207.030 38.26 West Java Provincial Government
No Obligasi
Obligasi VI bank bjb
Tahun 2009
Bond VI bank bjb Year 2009
Seri A
A Series Rp 350.000,- 12,00 3 tahun/year idA+ 30-6-2009 10-7-2012
Seri B
B Series Rp 400.000,- 12,50 5 tahun/year idA+ 10-7-2014
2
Obligasi VII bank bjb
Tahun 2011
Bond VII bank bjb
Year 2011
Seri A
A Series Rp 276.000,- 9,20 3 tahun/year idAA- 31-01-2011 09-02-2014
Seri B
B Series
Rp 601.000,- 10,20 5 tahun/year idAA- 31-01-2011 09-02-2016
Seri C
C Series
Rp 1,123.000,- 10,40 7 tahun/year idAA- 31-01-2011 09-02-2018 Obligasi
Bonds
Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Public Offering
*) Biaya Penawaran Umum telah disesuaikan berdasarkan biaya emisi yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sudarmandji, dan Dadang
*) Public Offering costs have been adjusted based on the costs emissions that have been audited by Public Accounting Firm Doli, Bambang, Sudarmandji and Dadang
No. Kepemilikan Saham Komisaris dan Direksi per 31 Desember 2011
Share Ownership by Top Management as of 31 December 31, 2011
No Nama
1 Muhadi 2,341,500 585,375,000 2,130,765,000 0.024 Komisaris / Commissioner
2 Entis Kushendar 1,868,500 467,125,000 1,700,335,000 0.019 Direksi / Director
3 Arie Yulianto 566,500 141,625,000 515,515,000 0.006 Direksi / Director
IKHTISAR SAHAM
As of 31 December, 2011, West Java and Banten Governments owned Series A shares while the remaining Series B shares were issued to the public on 8 July, 2010 through Initial Public Offering (IPO).
The structure of the bank bjb shareholders consist of Government Province of West Java, Banten Province, Government City / County as West Java, the Government City / County as a whole shares Banten Series A, while shares of series B is released into public as much as 25% of the total shares. Series A shares and Series B has a right, however, shareholders A series still has a strong control functions in terms of appointment / dismissal of the Board of Commissioners and Directors, amendment, merger, consolidation & acquisition, and dissolution & liquidation of the company.
Series A Shares are not actively traded (owned by the government), while B Series shares are actively traded on the stock market (free float). Owners of A Series shares are allowed to buy B Series shares while B Series shareholders are not allowed to buy A Series shares before getting approval at the General Shareholders Meeting for releasing any A Series shares.
Series B shares are traded according to market prices Volatile.
Pada tanggal 31 Desember 2011, Pemerintah Jawa Barat dan Banten memiliki saham seri A dan sedangkan lainnya merupakan saham seri B yang dikeluarkan kepada publik pada tanggal 8 Juli 2010 melalui Initial Public Offering
(IPO).
Struktur pemegang saham bank bjb terdiri dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota/Kabupaten se-Jawa Barat, Pemerintah Kota/Kabupaten se-Banten yang memiliki seluruh saham seri A, sedangkan seri B merupakan saham yang dilepas ke publik sebanyak 25% dari total saham. Saham seri A dan seri B memiliki hak, namun demikian pemegang saham seri A tetap memiliki fungsi kontrol yang kuat dalam hal pengangkatan/pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi, perubahan Anggaran Dasar, penggabungan, peleburan dan pengambilalihan serta pembubaran dan likuidasi perusahaan.
Saham seri A adalah saham yang tidak aktif diperdagangkan (dimiliki oleh Pemda), sedangkan saham seri B adalah saham yang aktif diperdagangkan di bursa
(free float). Pemegang saham seri A dapat membeli saham
seri B, namun pemegang saham seri B tidak bisa membeli saham seri A sebelum mendapat persetujuan dari RPUS mengenai pelepasan saham seri A.
Saham seri B diperjual belikan sesuai harga pasarnya yang bersifat volatil.
Komposisi Pemilikan Saham % Compotition of share Ownership
Pemda 75 Government
Publik 25 Public
Komposisi kepemilikan saham Per 31 Desember 2011
Komposisi Saham Pemda dan Publik
Composition of Share Government and Public
Komposisi Saham Lokal dan Asing
Composition of Share Domestic and Foreign
75% Pemda/ Government 95,08%
25% Publik/ Public 4,92% Asing/ Foreign
Komposisi Pemilikan Saham % Composition of share ownership
Lokal 95,08% Domestic
Asing 4,92% Foreign
Komposisi Kepemilikan Saham berdasarkan golongan per 31 Desember 2011
Composition of share – Public ownership as of 31 December, 2011
Status Pemilik Jumlah Saham
Number of Shares
% Pemilikan
% Ownership Ownership Status
Pemodal Nasional National Investors
Perorangan Indonesia 346.921.000 3,58% Individual Domestics
Pemerintah Daerah 7.272.218.666 75,00% Individual Foreign
Karyawan 77.267.000 0,80% Employees
Koperasi 9.000 0,00009% Cooperative
Yayasan 9.127.000 0,09% Foundations
Dana Pensiun 158.296.500 1,63% Pension Fund
Asuransi 165.795.000 1,71% Insurance
Perseroan Terbatas 35.597.335 0,37% Company Limited
Reksa dana 425.581.000 4,39% Mutual Funds
Sub Total 8.490.812.501 87,57% Sub Total
Pemodal Asing Foreign Investor
Perorangan Asing 771.500 0,01% Individual Foreign
Badan Usaha Asing 1.204.707.165 12,42% Institution Foreign
Sub Total 1.205.478.665 12,43% Sub Total
T O T A L 9.696.291.166 100,00% T O T A L
Lokal/ Domestic
INFORMASI BAGI INVESTOR
Kronologis IPO 2010
Hari Rabu tanggal 21 April 2010 pukul 14.05 di Ballroom Hotel Hilton Bandung, Jl. HOS. Tjokroaminoto No. 41-43 Bandung 40172.
Berdasarkan Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk Nomor 26 tanggal 21 April 2010 yang telah diberitahukan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Nomor: AHU-AH.01.10-10983 tanggal 6 Mei 2010, dalam RUPS telah diputus:
a) Dengan suara bulat secara musyawarah untuk mufakat memutuskan menyetujui dijadualkan kembali proses IPO pada tahun 2010
b) Pasal 5 mengatur antara lain Saham bank bjb terdiri dari Saham Seri A (yang Khusus dimiliki Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, Kota dan Kabupaten) dan Saham Seri B (yang dapat dimiliki oleh Direksi, Dewan Komisaris, Karyawan bank bjb, masyarakat dan pemerintah) Pemegang saham seri A dan B mempunyai hak yang sama.
c) Komposisi besaran modal untuk seluruh saham yang ditempatkan adalah 100% dengan ketentuan batas maksimum saham seri B adalah 40% dan selebihnya merupakan saham seri A.
Kronologis Pencatatan Saham
Dicatat dengan kode BJBRa. Dimulai dengan pernyataan Efektif Bapepam dan LK pada tanggal 29 Juni 2010.
b. Harga ditetapkan di Rp 600,- per lembar.
c. Listing pada tanggal 8 Juli 2010 dan langsung
mengalami auto reject menjadi Rp
900,-Chronology of IPO In 2010
Wednesday 21 April, 2010, 14:05 in Ballroom Hotel Hilton Bandung, Jl. HOS. Tjokroaminoto No. 41-43, Bandung 40172.
Based on the Extraordinary General Shareholders’ Meeting PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk No. 26 dated 21 April 2010 which was notified to the Ministry of Justice and Human Right of Republic of Indonesia as evidenced by letter of official receipt No. AHU-AH.01.10.10983 dated 6 May 2010, decided:
a) Re-approval of IPO process for 2010 by unanimous vote
b) Shares are divided into A Series shares (owned by the Central, Provincial, City and District Government) and Class B Shares (owned by the Directors, Board of Commissioners, bank bjb Employees, public and government). Class A and Class B shares have the same rights.
c) The composition of capital amount for the entire issued share was 100% with a maximum provision of shares of series B was 40% and the rest is stock series A.
Chronological of Share Listing
Recorded with code BJBRa. Registration at Bapepam-LK (Indonesia Capital Market & Financial Institution Supervisory Agency) with effective date 29 June, 2010.
b. Nominal value of shares are set to Rp 600.
- • Seri B dengan nilai nominal sebesar
Rp 601.000.000.000,- (enam ratus satu miliar Rupiah). Obligasi ini memiliki tingkat bunga tetap sebesar 10,20% per tahun yang akan jatuh tempo pada tanggal 9 Februari 2016.
• Seri C dengan nilai nominal sebesar
Rp 1.123.000.000.000,- (satu triliun seratus dua puluh tiga miliar Rupiah). Obligasi ini memiliki tingkat bunga tetap sebesar 10,40% per tahun yang akan jatuh tempo pada tanggal 9 Februari 2018.
2. Obligasi VI bank bjb Tahun 2009 Dengan Tingkat Bunga Tetap dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) Peringkat idA+ dari Pefindo, terdiri dari:
• Seri A dengan nilai nominal sebesar
Rp 350.000.000.000,- (tiga ratus lima puluh miliar Rupiah), obligasi ini memiliki tingkat suku bunga tetap sebesar 12,00% per tahun, yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan, dengan jangka waktu selama 3 (tiga) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 10 Juli 2012.
• Seri B dengan nilai nominal sebesar
Rp 400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah). Obligasi ini memiliki tingkat bunga tetap sebesar 12,50% per tahun, yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan, dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 10 Juli 2014.
• B Series with nominal value of Rp 601.000.000.000,- (six hundred and one billion Rupiah). These bonds have a fix interest rate of 10,20% per annum will mature on February 9, 2016.
• C Series with nominal value of
Rp 1.123.000.000.000,- (one trillion and one hundred twenty three billion Rupiah). these bonds have a fixed interest rate of 10,40% per annum will mature on February, 9 2018.
2. Bond VI bank bjb in 2009 With Level Fixed Interest with a nominal value Rp 750,000,000,000, - (Seven Hundred and Fifty Billion Rupiah) Rank idA + from Outlook, consisting of:
• ASerieswithanominalvalueofRp350,000,000,000, - (Three Hundred and Fifty Billion Rupiah), these bonds have interest rates fixed rate of 12.00% per annum, payable every 3 (three) months, with period 3 (three) years and will mature on July 10, 2012.
• BSerieswithnominalvalueRp400,000,000,000, - (Four Hundred Billion Rupiah). These bonds have a fixed interest rate 12.50% per annum, payable every 3 (three) months, with a term of 5 (five) years and will mature on July 10, 2014.
INFORMASI BAGI INVESTOR
Hubungan Investor
Hubungan Investor (IR) adalah tanggung jawab manajemen strategis yang mengintegrasikan keuangan, komunikasi, pemasaran dan kepatuhan hukum selain memungkinkan komunikasi dua arah antara perusahaan, masyarakat dan konstituen lain. Dibentuk sejak Juli tahun 2010, Grup Hubungan Investor yang merupakan bagian dari Divisi Corporate Secretary bank bjb telah menjadi jembatan antara manajemen bank bjb dengan investor dan analis dalam memperoleh informasi tentang bank bjb. Bank
bjb berupaya untuk meningkatkan transparansi dan pengungkapan perusahaan melalui fungsi Hubungan Investor. Berkaitan dengan penerapan GCG dan prinsip keterbukaan serta transparansi terhadap seluruh aktivitas perusahaan terutama yang bersifat material, Hubungan Investor berusaha memberikan yang terbaik bagi pengguna informasi secara cepat, akurat dan tepat waktu yang berdampak pada pemahaman yang lebih baik akan kinerja perusahaan serta dalam hal pengambilan keputusan berinvestasi.
Grup Hubungan Investor memperkenalkan bank bjb
kepada komunitas pasar modal dengan melakukan rangkaian komunikasi dengan para pemegang saham. Untuk menerapkan prinsip keterbukaan dan transparansi terhadap setiap aktivitas Perusahaan terutama yang bersifat material, Grup Hubungan Investor menyampaikan informasi secara tepat waktu dan seimbang melalui berbagai sarana komunikasi seperti email, situs web dan conference call. Untuk memenuhi kewajiban keterbukaan informasi kepada Publik, hubungan investor senantiasa melakukan pelaporan baik rutin maupun insidential kepada Bapepam-LK dan Bursa Efek Indonesia sebagai Otoritas Pasar Modal. Selain itu, juga dilakukan forum-forum pertemuan dengan analis dan investor melalui pertemuan publik, temu analis,
conference call, kunjungan analis, kunjungan lapangan,
Investor Relations
Investor Relations (IR) is a strategic management responsibility that integrates finance, communication, marketing and legal compliance in addition to allow two-way communication between companies, communities and other constituencies. Formed in July 2010, the Coordinator of the Investor Relations Group which is Part of the bank’s Corporate Secretary Division become a bridge between the bank management and investors. bank bjb seeks to enhance corporate transparency and disclosure through the function of Investor Relations. In connection with implementation of GCG and the principle of openness and transparency on all company activities that are primarily material, Investor Relations strives to provide the good information quickly, accurately and timely impact for better understanding of company performance and in terms of investment decisions.
Bapepam 22 Bapepam
BEI 34 BEI
Conference/Corporate Day 23 Conference/Corporate Day
Temu Analis 64 Analyst
Conference Call 6 Conference Call
Site Visit 9 Site Visit
RUPS 2 GMS
Public Expose 1 Public Expose
Investor Summit 3 Investor Summit
Annual Report 1 Annual Report
Analyst Meeting 2 Analyst Meeting
Non Deal Roadshow 2 Non Deal Roadshow
Kegiatan Hubungan Investor selama tahun 2011
Investor Relations Activities during 2011
Kebijakan Pembagian Deviden
Berdasarkan Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. jumlah dividen yang dibagikan yang berasal dari laba bersih yang besarannya ditetapkan dalam keputusan RUPS Tahunan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keputusan untuk membayarkan dividen tergantung pada laba, kondisi keuangan, likuiditas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan oleh Direksi bank bjb setelah memperoleh persetujuan RUPS.
Berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2010 yang diselenggarakan pada tanggal 28 Maret 2011 lalu, jumlah dividen yang dibagikan tahun 2011 adalah sebesar 65% dari Laba Bersih Tahun Buku 2010.
Dividen yang telah dibayarkan oleh bank bjb dan Dividen Payout Ratio selama 5 tahun terakhir
bank bjb’s Cash Dividend and Dividend Payout Ratio in last 5 years
Tahun Buku Pemerintah Publik Total Payout Ratio
2010 433.958.178.660 144.652.703.027 578.610.881.686 65,00%
2009 472.737.308.935 - 472.737.308.935 66,67%
2008 370.485.343.964 - 370.485.343.964 68,33%
2007 282.181.817.666 - 282.181.817.666 76,13%
2006 225.802.207.667 - 225.802.207.667 74,66%
Dividends
Dividends will be paid according to the resolution from the General Annual Shareholders’ taking with consideration of existing legislation and regulations. The decision to pay dividends depends on earnings, financial condition, liquidity, compliance with laws and regulations and other factors deemed relevant by the Board of Directors after obtaining approval from the next General Annual Shareholders Meeting.
Based on the result of the 2010 Annual General Meeting of Shareholders held on March 28, 2011, the number of final dividends distributed in 2011 amounted to 65% of the net profit for the year 2010.