PERAN BANK INDONESIA DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERBANKAN
Teks penuh
Dokumen terkait
Anggota Dewan Komisaris, Direksi atau pegawai bank yang dengan sengaja tidak melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketaatan bank terhadap ketentuan
(3) Pengangkatan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau pemegang saham Penyelenggara KUPVA Bukan Bank yang telah memperoleh persetujuan Bank Indonesiasebagaimana dimaksud pada ayat
Mereka dapat dikenai tuduhan telah melanggar Pasal 50 A Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, yaitu pemegang saham yang dengan sengaja menyuruh Dewan Komisaris, Direksi, atau
Ancaman sanksi pidana bagi pemegang saham, direksi, dewan komisaris, pegawai dan/atau pihak lain yang terkait dengan bank yang dicabut izin usahanya atau bank dalam likuidasi
Pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana jika terjadi tindak pidana terkait rahasia bank, antara lain dewan komisaris, direksi, pegawai bank, pihak terafiliasi atau
(1) Dalam hal Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Anggota, telah mengangkat anggota Direksi dan atau dewan Komisaris sebelum persetujuan Bank Indonesia sebagaimana dimaksud dalam
(2) Anggota direksi, komisaris, pegawai Bank Syariah atau Bank Umum Konvensional yang memiliki UUS, atau pihak terafiliasi lainnya yang dengan sengaja memberikan
Serta Anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau pegawai Bank X yang dengan sengaja tidak melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketaatan Bank terhadap ketentuan