• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT YAASIN dan TAHLIL (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SURAT YAASIN dan TAHLIL (1)"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

(1)

- 1 -

SURAT YAASIN

dan

TAHLIL

HURUF ARAB, LATIN DAN

(2)

- 2 -

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk dan akal budi.

Semoga rahmat dan kesejahteraan tetap dilimpahkan atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW, para keluarga dan sahabatnya.

Dengan segala kerendahan hati penyusun mempersembahkan Surat Yaasin, Tahlil dan do’a-do’a.

Penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan untuk itu mohon masukan dan kritikan yang membangun. Sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

Ambil manfaat dan tinggal segala mudharat….

Semoga berguna adanya Amiin

Samarinda, 26 Juli 2010

(3)

- 3 -

SURAT YAASIIN

Diturunkan di Mekah 83 Ayat

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .

2. Wal Quraanil hakiim

Demi Al Quran yang penuh hikmah,

(4)

- 4 -

Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,

4. Alaa shiraatim mustaqiim

(yang berada) diatas jalan yang lurus,

5. Tanziilal aziizir rahiim(i)

(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang

uhum fa hum ghaafiluun

(5)

- 5 -

hum laa yu minuun.

Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, Maka karena itu mereka

8. Innaa Ja alnaa fii a naaqihim aghlaalan fa

hiya ilal adzqaani fa hum muqmahuun

(6)

- 6 - hum fa hum laa yubshiruun

Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat

(7)

- 7 -

10. Wa sawaa un alaihim a andzartahum am

lam tundzirhum laa yu minuun

“a a saja agi ereka Apakah ka u memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada

ereka, ereka tidak aka eri a

11. Innamaa tundziru manittaba adz dzikra

wa khasyiyar-rahmaana bil-ghaiib, fa basysyirhu bi maghfiratiw wa ajrin kariim

(8)

- 8 -

Tuhan yang Maha Pemurah walaupun Dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang

12. Innaa nahnu nuhyil-mautaa wa naktubu

maa qaddamuu wa aatsaraahum, wa kulla

syai in ahshainaahu fii imaamim mubiin

(9)

- 9 -

13.Wadrib lahum matsalan

ashhaabal-qaryah, idz jaa ahal-mursaluun

Da uatlah agi ereka suatu peru pa aa , Yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan data g kepada ereaka

(10)

- 10 -

14. Idz arsalnaa ilaihimutsnaini fa

kadzdza-buu humaa fa azzaznaa bi tsaalitsin fa

qaaluu innaa ilaikum mursaluun

yaitu ketika Ka i engutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, Maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya Kami adalah orang-orang di utus kepadamu".

mitslunaa wa maa anzalar-rahmaanu min

syai in in antum illaa takdzibuun

(11)

- 11 -

16.Qaaluu rabbunaa ya lamu innaa ilaikum la

mursaluun

Mereka erkata: "Tuha Ka i e getahui bahwa Sesungguhnya Kami adalah orang yang diutus kepada kamu".

17. Wa maa alainaa illal-balaaghul-mubiin

Da kewaji a Ka i tidak lai ha yalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas".

(12)

- 12 -

lam tantahuu lanarjumannakum wa

layamassan nakum minnaa adzaabun

aliim

(13)

- 13 -

19. Qaaluu thaa irukum ma akum, a in

dzukkirtum, bal antum qaumum

musrifuun

Utusa -utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".

20. Wa jaa a min aqshal-madiinati rajuluy yas

aa qaala yaa qaumittabi ul mursaliin a Da data glah dari uju g kota, seora g laki -laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".

(14)

- 14 -

21. )ttabi uu ma laa yas alukum ajraw wa hum

muhtaduun

Ikutilah ora g ya g tiada i ta Balasa kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petu juk.

22. Wa maa liya laa a budul-ladzii fatharanii

wa ilaihi turja uun

Me gapa aku tidak e ye ah tuha ya g telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dike alika ?

(15)

- 15 -

yurudnir-rahmaanu bi dhurril laa tughni

annii syafaa atuhum syai aw wa laa

yunqizhuun

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain nya jika (Allah) yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula)

24. Innii idzal lafii dhalaalim mubiin

(16)

- 16 -

25.)nnii aamantu bi rabbikum fasma uun

“esu gguh ya aku telah beriman kepada Tuhanmu; Maka dengarkanlah (pengakuan kei a a ku

26. Qiiladkhulil-jannah, qaala yaa laita qaumii

ya lamun a

(17)

- 17 -

Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku Termasuk orang-orang yang dimuliakan".

(18)

- 18 -

Da Ka i tidak e uru ka kepada kaumnya sesudah Dia (meninggal) suatu pasukanpun dari la git da tidak layak Ka i e uru ka ya .

idzaa hum khaamiduun

Tidak ada siksaa atas ereka elainkan satu

(19)

- 19 -

Ala gkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang Rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokka ya.

minal-quruuni annahum ilaihim laa

yarji uun

(20)

- 20 - diku pulka lagi kepada ka i

33. Wa aayatul lahumul-ardhul-maitatu,

ahyai-naahaa wa akhrajna habban fa minhu

ya kulluun

(21)

- 21 -

padanya biji-bijian, Maka daripadanya mereka aka

(22)

- 22 -





35. Li ya kuluu min tsamarihii wa maa

amilat-hu aidiihim, a falaa yasykuruun

Supaya mereka dapat Makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?

36. Subhaanal-ladzii khalaqal-azwaaja

kul-lahaa mimmaa tumbitul-ardhu wa min

anfusihim wa mimmaa la ya lamuun a Maha su i Tuha ya g telah e iptaka pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka

(23)

- 23 -

37. Wa aayatul lahumul-lailu naslakhu

minhun-nahaara fa idzaa hum

muzhlimuun(a)

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, Maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.

38. Wasy-syamsu tajrii li mustaqarril lahaa,

dzaalika taqdiirul – aziizil-aliim

(24)

- 24 -

39. Wal-qamara qaddarnaahu manaazila

hattaa aada kal-urjuunil-qadiim.

Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah Dia sampai ke manzilah yang terakhir) Kembalilah Dia sebagai bentuk tandan yang tua

(25)

- 25 -

40. Lasy-syamsu yambaghii lahaa an tudrikal

qamara wa lal-lailu saabiqun-nahaar, wa kullun fi falakiy yasbahuun

(26)

- 26 - mereka kendarai seperti bahtera itu

shariikhalahum wa laa hum yunqadzuun (a)

(27)

- 27 -

44. Illaa rahmatam minnaa wa mataaan

ilaa-hiin

Tetapi (kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.

(28)

- 28 -

Da apa ila dikataka kepada ereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka erpali g

rabbihim illaa kaanuu anhaa mu ridhiin

(29)

- 29 -

47. Wa idzaa qiila lahum anfiquu mimmaa

ra-zaqakumullaahu qaalal-ladziina kafaruu

lil-ladziina aamanuu anuthimu mal lau

ya-syaaullaahu athamahuu, in antum

illaa fii dha-laalim mubiin.

(30)

- 30 -

Dan mereka berkata: "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah

orang-49. Maa yanzhuruuna illaa shaihataw waa

hidatan ta khudzuhum wa hum

yakhishshimuun

(31)

- 31 -

ilaa ahlihim yarji uun

Lalu mereka tidak Kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya

minal-ajdaatsi ilaa rabbihim yansiluun

(32)

- 32 -

52. Qaaluu yaa wailanaa mam ba atsanaa mim

marqadinaa, haadzaa maa wa adar

-rahmaanu wa shadaqal-mursaluun

Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! siapakah yang membangkitkan Kami dari tempat-tidur Kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (tuhan) yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya).

(33)

- 33 -

idzaa hum jamii ul ladainaa muhdharuun

(34)

- 34 -

Maka pada hari itu seseora g tidak aka dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.

55. Inna ash-habaal-jannatil-yauma fii

syu-ghulin faakihuun

Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).

araa iki muttaki uun

(35)

- 35 -

Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta .

58. Salaamun Qaulam mir rabbir rahiim

(kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai Ucapan selamat dari Tuhan yang Maha

(36)

- 36 -

(37)

- 37 -

Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.

(38)

- 38 -

63. Haadzihii jahannamul-latii kuntum

tuu aduun

64. Islauhal-yauma bimaa kuntum takfuruun

Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.

(39)

- 39 -

tukallimunaa aidiihim wa tasyhadu

arjuluhum bimaa kaanuu-yaksibuun

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa ya g dahulu ereka usahaka .

a yunihim fastabaqush-shiratha fa annaa

(40)

- 40 -

Dan Jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka

betapakah mereka dapat melihat(nya).

makaanatihim famastathaa uu mudhiy -

yaw wa laa yarji uun

Dan Jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada; Maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak

(41)

- 41 - umurnya niscaya Kami kembalikan Dia kepada kejadian(nya]. Maka Apakah mereka tidak memikirkan?

(42)

- 42 -

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.

hiqqal-qaulu alal-kaafiriin.

Supaya Dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir

(43)

- 43 -

71. A wa lam yarau annaa khalaqnaa lahum

mimmaa amilat aidiinaa anaaman fa hum

la-haa maalikuun

Dan Apakah mereka tidak melihat bahwa Sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka Yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka

e guasai ya?

kuubuuhum wa minhaa ya kuluun

(44)

- 44 -

73. Wa lahum fiihaa manaafi u wa masyaarib,

a fa laa yasykuruun

Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?

74. Wattakhadzuu min duunillaahi aalihatal

la alahum yunsharuun

(45)

- 45 -

lahum jundum muhdharuun

Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; Padahal berhala- berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.”

maa yusirruuna wa maa yu linuun

(46)

- 46 -

(47)

- 47 -





78.Wa dharaba lanaa matsalaw wa nasiya

khalqah qaala may yuhyil-izhaama wa hiya

ramiim

Dan ia membuat perumpamaan bagi kami; dan Dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"

79. Qul yuhyiihal-ladzii ansya ahaa awwala

marrah, wa huwa bi kulli khalqin aliim

(48)

- 48 -

80. Alladzii ja ala lakum min

asy-syajaril-akhdhari naaran fa idzaa antum minhu tuuqiduun

Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".

(49)

- 49 -

81. A wa laisal-ladzii khalaqas-samaawaati

wal-ardha bi qaadirin alaa ay yakhluqa

mits-lahum, balaa wa

huwal-khallaaqul-aliim.

Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? benar, Dia berkuasa. dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha mengetahui.

82. )nnamaa amruhuu idzaa araada syai an ay

yaquula lahuu kun fa yakuun

(50)

- 50 -

83. Fa subhaanal-ladzii bi yadihii malakuutu

kulli syai iw wa ilaihi turja uun.

Maka Maha suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

---o0o---

(51)

- 51 -

Subhaanal- munaffisi an kulli madyuun.

Subhaanal- muffarri an kulli mahzuun.

Subhaana ma ja ala khaza inahuu bainal-kaafi

wan- nuun.

Subhana man-idzaa araada syai an ay yaquula

(52)

- 52 -

Farrij annii hammii wa ghammi fa-rajan

aajilam bi rahmatika yaa arhamar-raahimiin.

Maha “u i Dzat ya g e ghila gka kesusaha orang yang berhutang. Maha Suci Dzat yang menghilangkan kesusahan orang yang menderita kesusahan. Maha Suci Dzat yang menjadikan perbendaharaan-perbendaharaan –Nya antara kaaf dan nuun (kun = jadilah) Maha Suci Dzat yang jika menghendaki segala sesuatu hanyalah erkata kepada ya : Jadilah , aka terjadilah ia. Wahai Dzat yang menghilangkan, hilangkanlah 4x, hilangkanlah dari saya akan kesusahan dan kegundahan, dengan segera, berkat rahmat Mu, wahai Dzat Ya g Pali g Pe yaya g

TAHLIL

Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

(53)
(54)

- 54 -

I. Illa hadhratin-nabiyyil-mushthafaa shal –

lallaahu alaihi wa sallama wa aalihii wa

azwaa-jihii wa aulaadihii wa dzurriyyaatihii, Al-Fata-tihah :

1. Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

(55)

- 55 -

3. Ar-rahmaanir-rahiim.

4. Maaliki yaumid-diin.

5. )yyaaka na budu wa iyyaaka nasta iin.

6. Ihdinash-shiraathal mustaqiim.

7. Shiraathal-ladziina an amta alaihim,

ghairil-maghdhuubi laihim waladh

-dhaliin. Aamin.

Kepada Na i ya g terpilih Muha ad “aw., keluarganya, para istrinya, anak-anaknya dan keturunannya, Alfatihah :

1. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 4. Yang menguasai di hari Pembalasan.

5. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.

6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

(56)
(57)
(58)

- 58 -

II. Tsumma ilaa hadharaati ikhwaanihii

minal-ambiyaa ) wal-mursaliina wal-auliyaa )

wasy-syuhadaa ) wash-shaalihiina

wash-shahaabati wat-taabi iina wal-ulamaa il

-aamiliina wal

-mushannifiinal-mukhlishiina wa jamii il-malaa ikatil

-muqarrabiin, khushuushan

sayyi-danasy-syaikha Abdal-Qaaddiril-Jailanii,

Alfaatihah :

1. Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

2. Al-hamdulillaahi rabbil-alamin.

3. Ar-rahmaanir-rahiim.

4. Maaliki yaumid-diin.

5. )yyaaka na budu wa iyyaaka nasta iin.

6. Ihdinash-shiraathal mustaqiim.

7. Shiraathal-ladziina an amta alaihim,

ghairil-maghdhuubi laihim waladh

-dhaliin. Aamin.

(59)

orang-- 59 -

ora g ya g saleh, para saha at da ta i i , para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas, dan para malaikat yang selalu (didekatkan pada Allah) dan terutama penghulu kita Syekh Abdul Qadir Jailani. Alfatihah :

1. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 4. Yang menguasai di hari Pembalasan.

5. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.

6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

(60)
(61)
(62)

- 62 -

muslimiina wal-muslimaati

wal-mu miniina wal-mu minaati mim

masyaariqil-ardhi ilaa shuushan

aabaa anaa wa ummahaatinaa wa aj

-daadanaa wa jaddaatinaa wa

masyaayikhanaa wa masyaayikha

masyaayikhina wa asaatidza-tina wa asaatidzati asaatidzatinaa wa li

manij-tama naa haahunaa bi sababihi, Alfaatihah

:

1. Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

2. Al-hamdulillaahi rabbil-alamin.

3. Ar-rahmaanir-rahiim.

4. Maaliki yaumid-diin.

5. )yyaaka na budu wa iyyaaka nasta iin.

6. Ihdinash-shiraathal mustaqiim.

7. Shiraathal-ladziina an amta alaihim,

ghairil-maghdhuubi laihim waladh

(63)

- 63 -

Ke udia kepada semua ahli kubur dari para muslim laki-laki dan perempuan, para mukmin laki-laki dan perempuan dari dunia timur sampai barat, baik yang didarat maupun yang di laut, khususnya para bapak kami, para ibu kami, para nenek kami yang laki-laki dan perempuan, para guru kami dan para guru dari guru kami dan kepada orang yang menyebabkan kami berkumpul disini,. Alfatihah :

1. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 4. Yang menguasai di hari Pembalasan.

5. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.

6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

(64)

- 64 -

IV. Surat Al-Ikhlaash

Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

1.Qul hu-wallaahu ahad

2.Allaahush-shamad.

3.Lam yalid wa lam yuulad

(65)

- 65 - ( 3 kali )

Laa ilaaha illallaah, Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. 2. Allah adalah Tuhan yang bergantung

kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."

(3 kali)

(66)
(67)

- 67 -

V. Surat Al-Falaq

Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

1. Qul a uudzu bi rabbil-falaq

2. Min syarri maa khalaq

3. Wa min syarri ghaasiqin idzaa waqab

4. Wa min syarrin-naffaatsaati fill-uqad

5. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.

(Sekurang-kurangnya 3x)

Laa ilaaha illallaah, Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,

2. Dari kejahatan makhluk-Nya,

3. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

4. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, 5. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."

(68)

- 68 -

Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah.

(69)

- 69 -

1. Qul a uudzubi rabbin-naas

2. Malikin-naas.

3. Ilaahin-naas.

4. Min syarril-waswaasil-khannaas.

5. Aaldzi yuwaswisu fii shuduurin-naas.

6. Minal-jinnati wan-naas.

(Sekurang-kurangnya 3x)

Laa ilaaha illallaah, Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

(70)

- 70 -

3. Sembahan manusia.

4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

6. Dari (golongan) jin dan manusia. (Sekurang-kurangnya 3x)

Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah.

(71)

- 71 -

VII. Surat Al-faatihah

1. Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

2. Al-hamdulillaahi rabbil-alamin.

3. Ar-rahmaanir-rahiim.

4. Maaliki yaumid-diin.

5. Iyyaaka na budu wa iyyaaka nasta iin.

(72)

- 72 -

7. Shiraathal-ladziina an amta alaihim,

ghairil-maghdhuubi laihim waladh

-dhaliin. Aamin.

Ke udia kepada semua ahli kubur dari para muslim laki-laki dan perempuan, para mukmin laki-laki dan perempuan dari dunia timur sampai barat, baik yang didarat maupun yang di laut, khususnya para bapak kami, para ibu kami, para nenek kami yang laki-laki dan perempuan, para guru kami dan para guru dari guru kami dan kepada orang yang menyebabkan kami berkumpul disini,. Alfatihah :

1. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 4. Yang menguasai di hari Pembalasan.

5. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.

6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

(73)
(74)

- 74 -

VIII.Surat Al-Baqarah : 1-5

Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

1. Alif laam miim.

2. Dzaalikal –kitaabu laa raiba fiih,hudal

lil-muttaqiin.

3. Alladziina yu minuuna bil-ghaibi wa

yuqiimuunash-shalaata wa mimmaa razaqnaa-hum yunfiquuun.

4. Wal-ladziina yu minuuna bi-maa

unzila ilaika wa maa unzila min

qablik, wa bil-aakhirati hum

(75)

- 75 -

5. Ulaa ika alaa hudam mir rabbihim

wa ulaa ika humul-muf-lihuun.

1. Alif laam miin. menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

4. Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

5. Mereka Itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

(76)

- 76 -

IX. Surat Al-Baqarah : 163

Wa ilaahukum ilaahuw waahid, laa ilaaha ilaa huwar-rahmaanur-rahiiim.

Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Al-Baqarah : 163)

(77)

- 77 -

X. Surat Al-Baqarah 255

Allahu laa ilaaha illaa

huwal-hayyul-qay-yuum, laa ta khudzuhuu sinatuw wa laa

nauum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa

(78)

- 78 -

ilaa bi idznih, ya lamu maa baina aidiihim

wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuuna bi

syai im min ilmihii illaa bima syaa wasi a

kursiyyuhus-samaawaati wal-ardh, wa laa

ya uuduhuu hifzhuhumaa wa huwal

-aliyyul-azhiim.

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar. (Al-Baqarah 255)

(79)
(80)
(81)

- 81 -

XI. Surat Al-Baqarah 284 - 286

284. Lillaahi maa fis-samaawaati wa maa

fil-ardh, Wa in tubduu maa fii

(82)

- 82 -

yuhaasibkum bihilaah, Fa yaghfiru li

may yasyaa u wa yu adzidzibu may yasyaa , wallahu alaa kulli syai in

qadiir.

285. Aamanar-rasuulu bimaa unzila ilaihi

mir rabbihii wal-mu minuun. Kullun

aamana billahi wa ma-laa ikatihii wa

kutubihii wa rusulih, laa nufar-riqu baina ahadim mir rusulih. Wa qaaluu

sami naa wa atha naa ghufraanaka

rabbanaa wa ilaikal-mashiir.

286. Laa yukallifullaahu nafsan illaa

wus ahaa, lahaa maa kusabat wa alaihaa maktasabat, Rabbanaa laa

tu aakhidznaa in na-salinaa aw

akhtha naa, rabbanaa wa laa

tahmil alainaa ishran kamaa

hamaltahuu alal-ladziinaa min

qablinaa, rabbanaa wa laa tu-anaa

waghfirlaanaa fanshurnaa alal

-qaumil-kaafiriin.

(83)

- 83 -

dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

285. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."

(84)

- 84 -

Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."

(Al-Baqarah 284 - 286)

XII.Irhamnaa yaa arhamar-raahimiin 7x

Rahmatullaahi wa barakaatuhuu alaikum ah

-lal baiit. Innahuu hamiidum majiid. (Surat Hud : 73)

Berilah kami Rahmat wahai Dzat Yang Paling Penyayang dari segala Penyayang 7x

(85)

- 85 -

XIII. Surat Al-Ahzab : 33

Innamaa yuriidullaahu liyudzhiba anku

-mur-rijsa ahlal-baiti wa yuthahhirakum tath-hiiraa.

(86)

- 86 -

)nnallaaha wa malaa ikatahuu

yushalluuna alan-nabiyy, yaa

ayyuhal-ladziina aamanuu shalluu alaihi wa

sallimuu tasliimaa.

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi[Bershalawat artinya: kalau dari Allah berarti memberi rahmat: dari Malaikat berarti memintakan ampunan dan kalau dari orang-orang mukmin berarti berdoa supaya diberi rahmat seperti dengan perkataan:Allahuma shalli ala

Muhammad]. Hai orang-orang yang beriman,

(87)

- 87 -

ucapkanlah salam penghormatan kepadanya[Dengan mengucapkan Perkataan

seperti:Assalamu'alaika ayyuhan Nabi artinya:

semoga keselamatan tercurah kepadamu Hai Nabi].

(88)

- 88 -

XV. ِAllaahumma shalli afdhalash-shalaati alaa

as adi mahkluuqaatika nuuril-hudaa

sayyidinaa wa maulaanaa Muhammadiw

wa alaa aali sayyidinaa Muhammadin adada ma luumaatika wa midaada

kalimaatika kul-lamaa

dzakarakadz-dzaakiruun, wa ghafala an dzikrikal

-ghaafiluun.

(89)

- 89 -

XVI. ِAllaahumma shalli afdhalash-shalaati alaa

as adi mahkluuqaatika syamsidh-dhuhaa

(90)

- 90 -

wa alaa aali sayyidinaa Muhammadin adada ma luumaatika wa midaada

kalimaatika kullamaa

dzakarakadz-dzaakiruun, wa ghafala an dzikrikal

-ghaafiluun.

(91)

- 91 -

XVII. ِAllaahumma shalli

afdhalash-shalaati alaa as adi mahkluuqaatika

badrid-dujaa sayyidinaa wa

maulaanaa Muhammadiw wa alaa aali

sayyidinaa Muhammadin adada

(92)

- 92 -

kalimaatika kullamaa

dzakarakadz-dzaakiruun, wa ghafala an dzikrikal

-ghaafiluun. Wa sallim wa radhi

yallaahu ta aala an saadaatinaa ash haabi rasuulillaahi ajma iin.

Wahai Allah, berikanlah rahmat dengan rahmat yang paling utama kepada makhluk – Mu yang paling berbahagia, yang (menjadi penerang) laksana bulan purnama diwaktu gelapnya malam, penghulu dan pimpinan kami, yaitu Muhammad, dan kepada keluarga penghulu kami Muhammad sebanyak apa yang Engkau ketahui dan sebanyak tinta kalimat-kalimat-Mu setiap kali otang-orang yang ingat untuk berdzikir kepada Mu, dan setiap kali orang-orang yang lalai itu lalai dari mengingat-Mu. Dan selamatkanlah (beliau). Mudah-mudahan Allah memberikan keridhahan kepada para penghulu kami, yaitu seluruh para sahabat Rasulullah.

)

(93)

- 93 -

)

(

XVIII. ِSurat Ali 'Imran : 173 dan Al-Anfaal : 40.

(asbunallaahu wa ni mal-wakiil.

Ni mal-maulanaa wa ni man-nashiir.

Allah itu cukup bagi kami, menjadi Tuhan kami dan Dialah sebaik-baik Dzat yang diserahi.(Surat Ali-I ra : 173

Dialah sebaik-baik tuan dan sebaik-baik penolong. (Surat Al-Anfaal : 40)

XIX. ِWa laa haula wa laa quwwata illaa

bil-laahil-aliyyil-azhiim.

Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

(94)

- 94 -

Saya mohon ampun pada Allah Yang Maha Agung.

XXI. ِAfdhaludz-dzikri fa'lam annahuu :

Laa ilaaha illallaahu – Hayyum maujuud.

Laa ilaaha illallaahu –(ayyum ma buud.

Laa ilaaha illallaahu – Hayyum baaq.

Laa ilaaha illallaah. 100x

Laa ilaaha illallaahu Muhammadur

Rasuulullaah.

Ketahuilah bahwa dzikir yang paling utama adalah :

(95)

- 95 -

Tiada Tuhan melainkan Allah – Dia Maha Hidup lagi disembah.

Tiada Tuhan melainkan Allah – Dia Maha Hidup lagi kekal.

Tiada Tuhan melainkan Allah. 100x

Tiada Tuhan melainkan Allah, Muhammad adalah utusan Allah.

XXII. ِAllaahumma shalli'ala Muhammad.

ِ

Allaahumma shalli'alaihi wa sallim 3x

Wahai Allah berilah Rahmat kepada Muhammad

Wahai Allah berilah Rahmat dan kesejahteraan kepada nya. 3x

XXIII.Subhaanallaahi wa bi hamdihii.

(96)

- 96 -

Maha suci Allah dan dengan memuji-Nya Maha suci Allah yang Maha Agung. 33x

XXIV.ِAllaahumma shalli alaa habiibika sayyi

-dinaa Muhammadiw wa alaa aalihi wa shabihii wa salliim.. 3x Ajma iin

(97)
(98)

- 98 -

XXV. Surat Alfaatihah 1-7 :

1. Bismillaahir-rahmaanir-rahiiim.

2. Al-hamdulillaahi rabbil-alamin.

3. Ar-rahmaanir-rahiim.

4. Maaliki yaumid-diin.

5. )yyaaka na budu wa iyyaaka nasta iin.

6. Ihdinash-shiraathal mustaqiim.

7. Shiraathal-ladziina an amta alaihim,

ghairil-maghdhuubi laihim waladh

-dhaliin. Aamin.

Artinya :

(99)

- 99 -

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 4. Yang menguasai di hari Pembalasan. 5. Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan

hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.

6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,

(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)

- 105 -

A uudzu billaahi minasy-syaithaanir-ra-jiim,

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdulillaahi

rabbil-aalamiin, hamdasy-syaakiriin,

hamdan-naa imiin, hamday yuwaafii ni ama-huu wa

yukaafii maziidah, yaa rabbanaa lakal-hamdu

kamaa yambaghii li jalaali wajhika wa azhiimi

silthaanik. Allaahumma shalli wa sallim alaa

sayyidinaa Muhammadiw wa alaa aali sayyidinaa

Muhammad. Allaahumma ta-qabbal wa

aushii-tsawaaba maa qara naahu maa sabbahnaa wa mastghfarnaa wa maa shallainaa alaihi wa

sallama hadiyyataw waa shilataw wa rahmatan naazilataw wa barakatan syaamilatan ilaa

hadharaati habiibina wa sya-fii inaa wa qurrati

a yuninaa sayyidinaa wa maulanaa Muhammadin

(106)

- 106 -

ikhwaanihii minal-ambiyaa i wal mursaliin, wal

-auliyaa i wasy-syuhadaa i wash-shaalihiin,

wash-shahaabati wat-taabi iin, wal-ulamaa il

-aamiliina wal-mushannifiinal-mukhlishiiina wa

jamii il- mujaahidiina fii sabiilillaahi

rabbil-aalamiiin, wal malaa ikatil-muqarrabin,

khushuushan ilaa sayyidinasy-syaikh Abdil

Qaadiril-Jai-laaniy, tsumma ilaa jamii i ahlil

qubuur minal muslimiinawal-muslimaati wal

mu miniina wal-mu minaati masyaariqil-ardhi

wa mghaaribihaa barrihaa wa barrihaa,

khushuushan ilaa aabaa inaa wa ummahaatinaa

wa ajdaadina wa jaddaatinaa wa nakhushshu

khushuushan ilaa manijtama naa haahunaa bi

sababihii wa li ajlih. Allaahummaghfir lahum

warhamhum wa aafihim wa fu anhum.

Allaahumma anzilir-rahmata wal-maghfirata

alaa ahlil-qubuuri min ahli laa ilaaha illallaahu

Muhammdur Rasuulullaah. Rabbanaa

arinal-haqqa arinal-haqqaw warzuqnat-tibaa ah wa-arinal

baathila baathilaw warzuqnajtinaabah. Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasantaw wa fil-aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar. Subbhaana

rabbika rabbil – izzati ammaa ya-shifuun, wa

salamun alal-mursaliina wal-hamdu lillahi

rabbil-aalamiin. Alfaatihah :

(107)

- 107 -

(108)

- 108 -

dunia timur dan barat baik darat maupun laut, terutama lagi kepada bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, nenek kami yang laki-laki dan perempuan , para guru kami dan para guru dari guru kami dan kepada orang yang menyebabkan kami berkumpul disini, Wahai Allah ampunilah mereka , kasihanilah mereka dan maafkanlah mereka. Wahai Allah turunkan lah rahmat dan ampunan kepada pe ghu i ku ur ya g ahli e gu ap Laa ilaaha illallaahu Muha dur ‘asuulullaah Tiada Tuha selain Allah , Nabi Muhammad utusan Allah). Wahai Tuhan kami tunjukkilah kami kebenaran sebagai suatu kebenaran, jadikanlah kami dapat mengikuti nya, tunjukanlah kepada kami kebatilan itu suatu kebatilan, dan jadikanlah kami menjauhinya. Wahai Tuhan kami berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan diakhirat dan jagalah kami dari siksa neraka, Maha suci Tuhanmu (Allah) ,Tuhan segala keperkasaan , Tuhan yang bersih dari sifat yang diberikan oleh orang-orang kafir. Semoga keselamatan tetap dilimpahkan kepada para utusanNya dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Bacalah Al-Fatihah.

(109)

- 109 -

Catatan :

- Penulisan Surat Yaasin dan Ayat-ayat pendek

menggunakan Qur an in Word created by

Mohamad Taufiq

- Penulisan Do a dan Tahlil menggunakan Font

Traditional Arabic MS Word

- Referensi Yaasin dan Tahlil susunan Drs. Abu Hanifah dan,.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil resume di atas, untuk mendapatkan penurunan tarif ritel internet yang optimum dan signifikan dirasakan oleh konsumen tingkat I maupun non tingkat I, maka dapat

Bab Keempat, berisi hasil dan pembahasan yang meliputi pengenalan Muhammad Iqbal dengan mendeskripsikan latar belakang kehidupan, karya- kary, metodologi, sumber, corak

Pada proses pembelajaran yang sedang berlangsung, guru harus mengenali karakteristik belajar peserta didik dalam setiap proses pembelajaran, karena semua..

Luaran yang kami harapkan dari program kreativitas mahasiswa kewirausahaan (PKM-K) yang kami jalankan adalah terciptanya inovasi produk berupa Mukenah-In-Rok yaitu

Dari gambar tersebut terlihat kunjungan berdasarkan kecamatan diketahui bulatan hitam kecil sebagai simbol kecamatan, persegi panjang ditengahnya tanda (+) sebagai simbol

Perancangan dan pembuatan “Rancang Bangun Pintu Masuk Perpustakaan menggunakan Scanning Barcode” yang kami buat ini menggunakan basis mikrokontroler ATmega32,

penelitiannya mengenai hubungan peran suami dan orang tua dengan perilaku ibu hamil dalam pelayangan antenatal, didapatkan hasil hubungan yang signifikan antara peran

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN.. KABUPATEN/KOTA KEBUMEN TAHUN