PERANAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA GURU DI SMA SWASTA PELITA RAYA
Peavey Resa Claudia H
A1D514018
Latar Belakang
Tujuan pendidikan dicapai melalui proses belajar mengajar dengan memanfaatkan segala sesuatu yang bersifat material dan non material
secara efektif dan efsien saat proses pembelajaran berlangsung. Suksesnya pembelajaran disekolah didukung oleh adanya
pendayagunaan semua sarana dan prasarana yang dikelola untuk kepentingan proses pembelajaran disekolah tersebut. Sekolah pada
dasarnya merupakan lembaga tempat dimana proses pembelajaran terjadi, di mana belajar dilakukan oleh siswa dan guru berupaya
untuk membelajarkan siswa agar dapat mencapai kompetensi – kompetensi yang diharapkan. Belajar dan pembelajaran siswa akan
makin meningkat dan berkualitas apabila seluruh unsur dalam organisasi sekolah melakukan pembelajaran, sehingga kapasitas
organisasi sekolah terus menerus mengalami peningkatan dan perluasan ke arah yang lebih baik dan produktif.
BAB 1
Identifkasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka dapat di identifkasi permasalahan yang berhubungan dengan manajemen sarana dan prasarana SMA Swasta Pelita Raya
Kota Jambi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya sebagai berikut:
1. Terdapat peranan sarana dan prasarana terhadap kinerja guru dalam proses belajar mengajar
2. Keberhasilan guru dalam membentuk kegiatan pembelajaran yang efektif ditunjang oleh kelengkapan
media belajar yang ada di sekolah.
Pembatasan Masalah
Mengingat banyaknya faktor yang berhubungan dengan manajemen sarana prasarana pada SMA Swasta Pelita Raya
Kota Jambi, yang tidak mungkin seluruhnya dapat diamati secara mendalam untuk mengukur pengaruh langsung manajemen sarana prasarana di sekolah. Dalam penelitian
ini dibatasi pada beberapa variabel yaitu: Peranan
manajemen sarana dan prasarana pendidikan dan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di SMA Swasta Pelita
Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah identifkasi masalah dan pembatasan masalah yang telah dikemukakan diatas, ternyata sarana dan prasarana merupakan masalah yang
luas, rumit dan komplek. Secara umum masalah yang diajukan adalah : Apakah terdapat peranan manajemen sarana dan prasarana pendidikan terhadap kinerja guru di
SMA Swasta Pelita Raya Kota Jambi?. Secara khusus masalah penelitian tersebut dapat dideskripsikan sebagai
berikut:
1. Apakah sarana dan prasarana pendidikan berpengaruh terhadap kinerja guru?
Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pihak-pihak terkait, khususnya bagi para pengelola manajemen sarana dan prasarana disekolah
agar dapat mengelola dengan baik serta tepat sasaranSedangkan secara praktis penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk memberikan masukan: 1. Bagi dinas pendidikan, penelitian ini dapat dijadikan masukan berkaitan
dengan pengelolaan sarana dan prasarana disetiap sekolah-sekolah 2. Bagi guru SMAS Pelita Raya Kota Jambi, hasil penelitian ini dijadikan sebagai evaluasi diri dalam meningkatkan kinerja penerapan sarana dan
prasarana dalam menunjang proses belajar mengajar.
3. Bagi pengembangan ilmu, hasil penelitian ini diharapkan berguna untuk memperluas wawasan dalam menganalisis aspek yang berhubungan dengan
pengaruh manajemen sarana dan prasarana pendidikan terhadap kinerja guru dalam proses belajar mengajar di SMAS Pelita Raya Kota Jambi. 4. Bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian dengan objek yang sama dengan lebih mendalam, hasil penelitian ini dapat di jadikan dan di
sarana pendidikan adalah semua peralatan serta
perlengkapan yang langsung digunakan dalam proses
pendidikan di sekolah. Contoh: gedung sekolah, ruangan, meja, kursi, alat
peraga dan lain-lain (Tim Dosen Jurusan Administrasi Pendidikan FIP IKIP Malang)
Prasarana pendidikan
merupakan semua komponen yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses belajar mengajar di sekolah.
Sebagai contoh: jalan menuju sekolah, halaman sekolah, tata tertib sekolah dan sebagainya (Tim Dosen
Jurusan Administrasi
Pendidikan FIP IKIP Malang)
SARANA PENDIDIKAN PENDIDIKANPRASARANA BAB II
KINERJA GURU
kinerja guru adalah kemampuan yang ditunjukan oleh guru dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Kinerja dikatakan baik dan memuaskan apabila tujuan yang dicapai
sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kinerja dapat dilihat dari beberapa kriteria kinerja yaitu, : a. Karateristik individu
b. Proses c. Hasil, dan
Profesionalisme Guru
Untuk menjadi profesional seorang guru dituntut agar memiliki lima hal, Yang pertama, guru harus mempunyai komitmen pada siswa dan proses belajarnya Kedua, guru harus menguasai secara mendalam bahan pelajaran yang
diajarkannya serta bagaimana cara mengajarnya, yang ketiga guru bertanggung jawab untuk memantau hasil belajar siswa melalui berbagai cara evaluasi, yang keempat
guru harus mampu berfkir sistematis mengenai apa yang dilakukannya dan belajar dari pengalamannya tersebut dan
Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Swasta Pelita Raya Jalan Kopral Ramli No. 59 Talang Bakung, Jambi Selatan, Kota
Jambi Telp. (0741) 571505 Kode Pos 36135. Waktu penelitian ini rencana akan dilaksanakan pada bulan
Februari 2018 hingga Mei 2018. BAB III
Metode Penelitian
Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode yang bertujuan
untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berlangsung dengan menyuguhkan apa yang
sebenarnya terjadi. Penelitian ini menafsirkan dan
menguraikan data yang bersangkutan dengan situasi yang sedang terjadi, sikap serta pandangan yang terjadi di dalam
suatu masyarakat, pertentangan antara dua keadaan atau lebih, hubungan antar variable yang timbul, perbedaan antar fakta yang ada serta pengaruhnya terhadap suatu
Teknik Pengumpulan Data
1. Sumber dan Jenis Data
Sumber data adalah darimana data diperoleh. Sumber data yang digunakan penulis dalam penyusunan penelitian ini
adalah:
a. Data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari informan di lapangan yaitu melalui wawancara
mendalam dan observasi partisipasi dengan Staf Sarana dan Prasarana, Waka Bidang Umum (Sarana dan Prasarana) SMA
Swasta Pelita Raya Kota Jambi, beserta guru SMA Pelita Raya Kota Jambi.
b. Data sekunder, yaitu data tertulis yang diperoleh dari pihak SD Islam Al Syukro Universal dan Staf Sarana dan Prasarana, serta akses internet pada situs Pelita Raya Kota
Pengumpulan Data
Teknik yang peneliti gunakan antara lain adalah: a. Wawancara
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik wawancara untuk mendapatkan data pelengkap berupa keadaan atau kondisi sosial, budaya dan kecendrungan di
sekitar subjek, atau bahkan digunakan untuk memperoleh jenis data primer seperti peneliti maksudkan di atas. Hal ini sangat penting untuk dijadikan bahan perbandingan dengan data yang diperoleh dengan teknik-teknik lain oleh peneliti.
Atau dengan kata lain, sebagai bahan untuk mengadakan verifkasi. b. Observasi
Dalam sebuah penelitian, observasi manjadi bagian hal terpenting yang harus dilakukan oleh peneliti. Sebab dengan observasi keadaan subjek maupun objek
penelitian dapat dilihat dan diraskan langsung oleh peneliti. Dalam penelitian, peneliti menggunakan observasi pada fase studi pendahuluan untuk memperoleh
informasi umum tentang objek penelitian. c. Dokumentasi
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan studi dokumentasi dengan maksud dapat mengumpulkan data yang berkaitan dengan daftar guru, daftar siswa, dokumen kurikulum dan dokumen-dokumen yang dianggap memiliki relevansi
Teknik Analisis Data
Analisis data diartikan sebagai upaya mengolah data menjadi informasi, sehingga karakteristik atau sifat-sifat
data tersebut dapat dengan mudah dipahami dan bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang
berkaitan dengan kegiatan penelitian.
Untuk menganalisa data yang telah terkumpul, maka dilihat dari jenis data yang dipakai, penelitian ini berupa
penelitian kualitatif. Penganalisaan ini merupakan suatu proses yang dimulai dari pengumpulan data di lapangan, kemudian data yang terkumpul baik yang berupa catatan lapangan, dokumen, dan lain sebagainya diperiksa kembali