• Tidak ada hasil yang ditemukan

QUESTION & ANSWER. MCA-Indonesia Community Renewable Energy Grant (Window 3A)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "QUESTION & ANSWER. MCA-Indonesia Community Renewable Energy Grant (Window 3A)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

QUESTION & ANSWER

MCA-Indonesia | Community Renewable Energy Grant (Window 3A)

CfP Reference : CfP/GP-W3A/001/2014 Clarification No. : 4

Received Date : 12 Jan 2015 Release Date : 6 Feb 2015

No Reference

Instructions Question Answer

Subject: Project

19 I am interested to apply your Renewable Energy program, my proposal will be a hydrogen power generator (100% water based energy) and able to deliver 50 KW up to 1000 MW electricity, hope this will be suitable to your program requirements. Can I as individual apply this program or should I involve my team as a company or institutions to apply this program? I would very much appreciated for your reply and inform me the procedure to apply

Saya tertarik untuk mengirimkan aplikasi program energi terbarukan ini, proposal saya akan berupa pembangkitan listrik (100% energi dari air) dan dapat memberikan listrik sebesar 50 kW hingga 1000 MW. Kami berharap hal ini cocok dengan program Anda. Apakah saya secara individu dapat mengirimkan aplikasi atau kah saya harus melibatkan perusahaan atau

Please download our full CfP document (can be found at the top of the web page at the following website link: http://gp.mca-indonesia.go.id/re/community) for your guidance in preparing your proposal. There are Annex 1 and Annex 2 can explain more about the applicant eligibility and project eligibility (including capacity and renewable energy technology).

Silahkan mengunduh dokumen lengkap CfP kami (dapat ditemukan di bagian atas dari halaman website pada tautan: http://gp.mca-indonesia.go.id/re/community) yang dapat mengarahkan Anda dalam menyiapkan proposal. Ada Lampiran 1 dan Lampiran 2 yang dapat menerangkan secara rinci tentang

(2)

Anda sehubungan dengan prosedur aplikasi. teknologi energi terbarukan) yang layak diusulkan.

20 What are the permits required for the proposal to MCA-I, related to the project? For the case of a minihydro project, is "Izin Prinsip" already required? Or can be be given at a later stage after the proposal is decided to be granted?

Izin-izin apa saja yang dibutuhkan MCA-I yang terkait dengan proyek? Dalam kasus proyek minihydro, apakah “Izin Prinsip” sudah dibutuhkan? Atau dapat diberikan nanti setelah proposal telah diputuskan akan diberikan hibah?

Each project has different permit requirements. Complete permits will be a condition precedent for the Implementation of the Grant Agreement. However, if some of them are already present, you could submit at this Concept Note stage or later stage. The presence of the permits for the proposed project will be considered in the readiness assessment, please see Section H of Annex 5 of the CfP for more information related to this.

Setiap proyek membutuhkan izin yang berbeda. Izin lengkap menjadi persyaratan untuk implementasi Perjanjian Hibah ditandatangani. Walau demikian, jika ada sebagian izin telah ada, dapat disertakan di tahap nota konsep ini atau tahap selanjutnya. Penyertaan izin tersebut akan menambah keyakinan kami terhadap proyek yang diusulkan. Mohon lihat juga Bagian H dari Annex 5 di CfP untuk keterangan lebih lanjut.

(3)

21 We would like to address the following questions : 1. Font of Concept Note: what is preferred font

type for Concept Node document? Is it Arial, Calibri, Times New Roman or other font type? 2. Number of submitted/proposed project: Is it

possible to submit two different projects even both of them located in one Province?

3. Grant realization account. How the grant will be realized/transferred? To which/whose account it will be transferred?

4. Grant term of realization. Due to cash flow, what is the terms of the grants realization? Will it be divided into several stages?

5. Location selection. Supposed we propose 5 location in one project package. Is MCA has the right to delete some location for some reasons?

1. The font type is flexible, but the size is determined at Annex 4 of CfP.

2. For each proposed Special Purpose Vehicle (SPV) and for each proposed project, you can apply only one grant application.

3. This will be determined in later stage before Grant Agreement, either to a dedicated project account or directly to successful proponent or others.

4. The payments are based on achievements of milestones, which are generally tied to construction progress.

5. MCA-Indonesia has targeted 13 provinces as in the CfP. As long as you are targeting in these locations, you can apply to all districts in these provinces. We could eliminate or reject your proposal if you are applying in different locations.

(4)

1. Huruf dari Concept Note: jenis huruf apa yang diharapkan untuk dokumen Concept Note? Apakah Arial, Calibri, Times New Roman atau lainnya?

2. Jumlah proposal proyek yang dikirimkan: apakah

dapat mengirimkan dua jenis proyek yang berbeda walau pun keduanya di dalam satu provinsi?

3. Akun bank dari hibah. Bagaimana hibah akan

ditransfer? Kepada akun bank mana dilakukan pengiriman?

4. Termin realisasi hibah. Mengingat cash flow,

bagaimana termin pemberian hibah? Apakah akan dibagi ke beberapa bagian?

5. Seleksi lokasi. Misalnya kami mengusulkan 5

lokasi di dalam satu paket proyek. Apakah MCA memiliki hak untuk menghapus beberapa lokasi untuk alasan tertentu?

1. Jenis hurufnya fleksibel, tetapi ukurannya ditentukan seperti tercantum pada Lampiran 4 dari CfP.

2. Untuk setiap Perusahaan Proyek (Special Purpose Vehicle/SPV) dan setiap project yang diusulkan, Anda hanya dapat mengirimkan satu aplikasi hibah.

3. Akan ditentukan di tahap berikutnya sebelum Perjanjian Hibah, apakah akun bank yang didedikasi ke proyek, atau langsung ke penerima hibah, atau bentuk lainnya.

4. Pembayaran akan berdasarkan pencapaian target, di mana umumnya akan terkait pada kemajuan konstruksi.

5. MCA-Indonesia telah menargetkan 13 provinsi seperti tercantum di dalam CfP. Selama Anda menargetkan ke lokasi-lokasi tersebut, Anda dapat mengusulkannya ke kabupaten-kabupaten di dalam provinsi-provinsi tersebut. Kami dapat mengeliminir dan menolak proposal Anda apabila mengusulkan di lokasi yang berbeda.

(5)

22 Page 24 We would like to address the following questions : 1. Written in the RfP page 24: EPC contractors must

post Advanced Payment and Performance guarantees to ensure delivery of the Project. Questions :

a. Why the EPC should post Advance Payment, and for maximum at what percentage of the project? b. What kind of performance guarantee is acceptable? Can it be performance bond issued by insurance company, as we usually do for our projects? What is the guarantee’s minimum duration?

2. Is there any registration or document submission we need to do before the submission deadline of 16 February 2015?

1. The release of the RE Community Grant for the construction and services required will be against deliverable based contracts. But, since we want to ensure that adequate funds are available for the Applicant to carry out their total scopes, then the Applicant must produce satisfactory guarantees to protect these advance payments. The Page 24 (Section 3) you refer does not refer to “Advance Payment” plus “Performance Guarantees” but is a guarantee for the advanced payment and for construction performance. The level of these guarantees will be negotiated in the Grant Agreement and reflect the amount of down payment, working capital and payment milestone required by the Applicant and accepted by MCA-Indonesia. Insurance backed or bank backed guarantees are, in principle, acceptable, subject to the qualifications of the issuing authority and the terms of the guarantees. Cash deposit is not required.

2. All required guideline for this grant (i.e. CfP) can be downloaded at

http://gp.mca-indonesia.go.id/re/community. When you

download that document, you will automatically need to fill in your company and project information.

(6)

1. Di dalam RfP halaman 24: Kontraktor EPC harus memberikan Pembayaran Muka dan Jaminan Performa untuk menjamin proyek dapat diselesaikan.

Pertanyaan:

a. Kenapa EPC harus menyediakan Uang Muka, dan berapa maksimumnya dari prosentasi Proyek?

b. Apa jenis Jaminan Performa yang dibolehkan? Dapatkan berupa Performa Bond yang dikeluar kan oleh perusahaan asuransi, seperti yang bia- sa dilakukan dalam proyek kami? Berapa durasi minimum jaminan tersebut?

2. Apakah diperlukan registrasi atau pengumpulan dokumen yang perlu dilakukan sebelum tenggat waktu 16 February 2015?

Berbasis Masyarakat untuk konstruksi dan jasa yang dibutuhkan akan mengikuti kontrak yang berdasarkan pencapaian. Namun, karena kami hendak memastikan dana dari Pengusul mencukupi untuk menjalankan total bagian pekerjaannya, maka Pengusul harus dapat menyediakan jaminan untuk mengamankan Pembayaran Muka tersebut. Pada halaman 24 (Bagian 3) yang Anda sebutkan tidak menyebutkan “Pembayaran Muka” plus “Jaminan Performa”, tetapi adalah suatu jaminan untuk pembayaran di awal dan jaminan untuk kinerja konstruksi. Level dari jaminan tersebut akan dinegosiasikan di dalam Perjanjian Hibah dan akan direfleksikan ke dalam pembayaran uang muka, modal kerja, dan target pembayaran yang dibutuhkan bagi Pengusul dan dapat diterima oleh MCA-Indonesia. Dukungan asuransi atau jaminan dukungan bank, pada prinsipnya, dapat diterima, akan ditentukan berdasarkan kualifikasi yang akan dikeluarkan oleh yang berwenang dan mengikut kepada persyaratan penjaminan. Deposito cash tidak dibutuhkan.

2. Semua pedoman untuk hibah ini (yaitu CfP) dapat diunduh pada http://gp.mca-indonesia.go.id/re/community. Saat Anda mengunduh dokumen tersebut, Anda akan

(7)

automatis mengisi informasi perusahaan Anda dan informasi proyek.

23 1. Since the project is meant to be owned by the

community, but an SPV needs to be made, will the shares be 100% hold by the community? Or can the private company who develop it own shares? If the developer can own shares, what is the conditions/ limitations? Does it have to be a cooperative or can it be a private company (PT). 2. From the total project cost, up to 96% will be given cash grant, whereas 4% in form of cash and in-kind. What is the form of in-kind? How much of those 4% should be provided in cash? And who should provide the cash part: the developer or the community?

3. For the permits related to the project (izin prinsip, water permit, land permit, governmental permits, etc), shall it be owned by the community or under the project developer's name?

1. This is stated in Section II (subsection F) and Annex 5 of the CfP.

2. In-kind can be, for example, land/property, manpower contribution, as well as other non-cash forms that are stated as eligible costs as mentioned in Annex 10 of the CfP. The portion of cash form is 1% and it is stated as in Section II (subsection B) in CfP. The source of funding for community contribution is to be determined by community.

3. All the required permits should be under the name of the SPV. If some of them already with project developer’s name, there should be a letter that mentioned that these permits will be transferred under the name of the SPV later on. These permits should be finalized as the condition precedent for the implementation of the Grant Agreement.

(8)

before applying to the grant? Or can it be processed after it's decided to be granted?

1. Karena proyek ini diperuntukkan untuk masyarakat, tetapi SPV harus dibentuk, akan kah saham 100% dipegang masyarakat? Atau dapat kah perusahaan swasta yang mengembangkan memiliki saham? Jika pengembang dapat memiliki saham, bagaimana kondisi/limitasinya. Apakah harus koperasi atau dapat berupa perusahaan swasta (PT).

2. Dari total biaya proyek, hingga 96% dapat diberikan hibah dalam bentuk cash, di mana 4% dalam bentuk cash dan in-kind. Bentuk apa saja yang dimaksud in-kind? Berapa dari 4% yang harus cash? Siapa yang harus menyediakan bagian cash ini: pengembang atau masyarakat?

necessary in this stage. However, you could provide some of ready permits in this stage or later stage. All the permits are the condition precedent for the implementation of the Grant Agreement.

1. Hal ini dinyatakan di Bagian II (subbagian F) dan Lampiran 5 dari CfP.

2. In-kind dapat berupa misalnya lahan/ properti, kontribusi tenaga kerja, termasuk bentuk non-cash lainnya yang dinyatakan sebagai Biaya yang Layak seperti tercantum pada Lampiran 10 dari CfP. Bagian yang bentuknya cash adalah 1% dan hal ini dinyatakan pada Bagian II (subbagian B) dalam CfP. Sumber pendanaan yang menjadi kontribusi masyarakat akan ditentukan oleh masyarakat.

(9)

3. Untuk izin yang terkait dengan proyek (izin prinsip, izin air, izin lahan, izin pemerintah, dll), apakah harus dimiliki dengan nama masyarakat atau dengan nama pengembang?

4. Apakah Pengusul harus memiliki semua izin sebelum mengirimkan aplikasi? Atau dapat dilakukan setelah hibah diberikan?

3. Semua izin yang terkait harus menggunakan nama SPV. Jika beberapa izin telah menggunakan nama pengembang, harus ada surat yang menyatakan bahwa izin tersebut akan ditransfer menggunakan nama SPV nantinya. Izin-izin tersebut menjadi prasyarat dari implementasi Perjanjian Hibah.

4. Keberadaan izin sangat penting tetapi belum dibutuhkan dalam tahap ini. Walau pun begitu, apabila beberapa izin dapat disertakan pada tahan ini dan tahap berikutnya. Semua izin harus dapat diselesaikan sebagai prasyarat sebelum Perjanjian Hibah dapat diimplemen-tasikan.

24 At this moment, we are working develop Partnership Forest in one District. Is it possible to do it with CBNRM grant?

Saat ini kami bekerjasama untuk mengembangkan Hutan Kemitraan di suatu Kabupaten. Apakah memungkinkan dilakukan dengan menggunakan bantuan dari hibah CBNRM?

This CfP is for Community-based Renewable Energy Grant, not for CBNRM. Please check our website periodically for the CfP announcement for CBNRM grant.

CfP ini adalah untuk Hibah Energi Terbarukan Berbasis Masyarakat, bukan untuk hibah CBNRM. Silahkan lihat website kami secara periodik untuk pengumuman hibah CBNRM.

25 How I could download Annex 1 and so on in Bahasa Indonesia version? Is there any full version of this?

Full version of Cfp In Bahasa Indonesia is available. You could download it from

http://gp.mca-indonesia.go.id/re/community

(10)

dalam aplikasi ini?? apakah sudah ada yang versi bahasa Indonesia??

Anda dapat mengunduh dokumen ini di versi website Bahasa Indonesia:

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan Aryani (2015:4) bahwa orangtua dengan pendidikan rendah memberikan pendidikan seksualitas dengan tidak sengaja karena tidak

Untuk itu, sejalan dengan Peraturan Menkes Nomor 33 Tahun 2015 tentang pedoman penyusunan perencanaan kebutuhan SDMK dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 81/MENKES/SK/I/2004

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan keterampilan menulis pacelathon siswa melalui penerapan cooperative learning teknik berpasangan pada siswa

Kadar keping dan kulit biji kakao kering yang dihasilkan dari beberapa kondisi proses fermentasi selama 7 hari (Tabel 1) menunjukkan bahwa kadar keping biji hasil

Memang kita yakin sebenarnya semua itu akan berada di tangan pimpinan Tuhan, namun sekali lagi tidak menutup kemungkinan bukan, Tuhan akan memakai para pendeta

Selain itu, perhitungan harga pokok produksinya pun masih belum tepat karena biaya bahan baku langsung belum dihitung berdasarkan standar yang spesifik dan

hidup, tumbuh subur, terhindar dari hama penyakit, memberikan hasil yang baik dan berlimpah melebihi hasil yang sebelumn-sebelumnya... Berdasarkan potongan teks data

Manokwari, Papua Barat Dengan hormat kami sampaikan bahwa dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang berperan untuk meningkatkan mutu pendidik dan