• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMANFAATAN LIDAH BUAYA SEBAGAI BAHAN ANTISEPTIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMANFAATAN LIDAH BUAYA SEBAGAI BAHAN ANTISEPTIK"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

[laporan praktikum] [laporan praktikum]

 PEMANFAATAN LIDAH BUAYA

 PEMANFAATAN LIDAH BUAYA

(Aloe vera)

(Aloe vera)

 SEBAGAI BAHAN ANTISEPTIK 

 SEBAGAI BAHAN ANTISEPTIK 

KELOMPOK :

KELOMPOK :

$XOL\D3XWUL/DUDVLQJW\DV $XOL\D3XWUL/DUDVLQJW\DV 'HYDQL%DJXV$SULQGD 'HYDQL%DJXV$SULQGD (UZLQ'ZL,VPDZDWL (UZLQ'ZL,VPDZDWL )DMUL:LOGDQD )DMUL:LOGDQD .RNRK0DUGL\DQWR .RNRK0DUGL\DQWR

PROGRAM ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)

PROGRAM ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)

SMA NEGERI 1 JEMBER 

SMA NEGERI 1 JEMBER 

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

(2)

1.1

1.1 Latar BelakangLatar Belakang

Telah banyak penelitian yang mengungkap kehebatan khasiat

Telah banyak penelitian yang mengungkap kehebatan khasiat  Aloe vera  Aloe veraatauatau yang biasa kita kenal dengan sebutan Lidah Buaya, hal tersebut dikarenakan tanaman yang biasa kita kenal dengan sebutan Lidah Buaya, hal tersebut dikarenakan tanaman lidah buaya kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, lidah buaya kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Secara umum, lidah buaya dimanfaatkan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, Secara umum, lidah buaya dimanfaatkan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, serta perawatan kulit, dan tidak sedikit masyarakat yang menggunakan daging lidah serta perawatan kulit, dan tidak sedikit masyarakat yang menggunakan daging lidah   buaya sebagai bahan makanan. Maka tak perlu heran jika berdasarkan riset, Lidah   buaya sebagai bahan makanan. Maka tak perlu heran jika berdasarkan riset, Lidah

Buaya terma

Buaya termasuk dalam 10 tanaman tersuk dalam 10 tanaman terlaris dunia yang bisa laris dunia yang bisa dikembangkadikembangkan sebagain sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan tanaman obat dan bahan baku industri. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin banyak industri farmasi dan perusahaan kosmetik yang dan teknologi, semakin banyak industri farmasi dan perusahaan kosmetik yang memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan baku produknya. Salah satu contohnya memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan baku produknya. Salah satu contohnya adalah produk antiseptik (obat luka dan pencuci tangan pengganti sabun). adalah produk antiseptik (obat luka dan pencuci tangan pengganti sabun). Berdasarkan informasi di atas, maka dilakukan lah praktikum oleh siswa Berdasarkan informasi di atas, maka dilakukan lah praktikum oleh siswa SMAN 1 Jember program Ilmu Pengetahuan Alam, yaitu pembuatan antiseptik alami SMAN 1 Jember program Ilmu Pengetahuan Alam, yaitu pembuatan antiseptik alami dengan bahan dasar lidah buaya. Praktikum tersebut bertujuan agar siswa mampu dengan bahan dasar lidah buaya. Praktikum tersebut bertujuan agar siswa mampu meningkatkan kemampuannya dalam bidang kimia-teknologi serta menambah meningkatkan kemampuannya dalam bidang kimia-teknologi serta menambah  pengetahuan siswa mengenai tanaman lidah buaya. Jadi, siswa tidak hanya berperan  pengetahuan siswa mengenai tanaman lidah buaya. Jadi, siswa tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga berperan sebagai pelaku produksi. Laporan praktikum sebagai konsumen, tetapi juga berperan sebagai pelaku produksi. Laporan praktikum ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan praktikum pembuatan antiseptik, yang akan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan praktikum pembuatan antiseptik, yang akan  penulis suguhk

 penulis suguhkan an kepada guru pendamping/pengajar sebagai bahan kepada guru pendamping/pengajar sebagai bahan penilaian.penilaian.

1.2

1.2 Rumusan MasalahRumusan Masalah

1. Bagaimana cara membuat antiseptik alami yang berbahan dasar lidah 1. Bagaimana cara membuat antiseptik alami yang berbahan dasar lidah  buaya?

 buaya?

1.3 Tujuan Penulisan Laporan 1.3 Tujuan Penulisan Laporan

1. Untuk mengetahui bagaimana cara membuat antiseptik alami yang berbahan 1. Untuk mengetahui bagaimana cara membuat antiseptik alami yang berbahan dasar lidah buaya.

dasar lidah buaya.

1.4 Manfaat Penulisan Laporan 1.4 Manfaat Penulisan Laporan

1. Siswa dapat mengetahui bagaimana cara membuat antiseptik alami yang 1. Siswa dapat mengetahui bagaimana cara membuat antiseptik alami yang  berbahan dasar lidah buaya.

 berbahan dasar lidah buaya.

TINJAUAN PUSTAKA TINJAUAN PUSTAKA

(3)

2.1 Klasifikasi Tanaman Lidah Buaya 2.1 Klasifikasi Tanaman Lidah Buaya

Kingdom

Kingdom: Planta: Plantae (Tumbuhan)e (Tumbuhan) Subkingd

Subkingdom: Traom: Tracheobioncheobionta ta (Tumbuh(Tumbuhanan  berpembuluh)

 berpembuluh)

Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tu

Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbungmbuhan berbunga)a) Kelas: Liliopsida (berkeping satu /

Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokmonokotil)otil) Ordo: Asparagales Ordo: Asparagales Famili: Asphodelaceae Famili: Asphodelaceae Genus: Aloe Genus: Aloe Spesies:

Spesies: Aloe vera Aloe veraL.L.

2.2 Morfologi Tanaman Lidah Buaya 2.2 Morfologi Tanaman Lidah Buaya

Lidah buaya merupakan tanaman berbentuk roset (seperti bunga mawar) Lidah buaya merupakan tanaman berbentuk roset (seperti bunga mawar) dengan tinggi 30-60 cm dan diameter tajuk 60 cm atau lebih. Daunnya berdaging, dengan tinggi 30-60 cm dan diameter tajuk 60 cm atau lebih. Daunnya berdaging, kaku, lancip (lanceolate) dengan warna daun hijau keabu-abuan dan memiliki bercak  kaku, lancip (lanceolate) dengan warna daun hijau keabu-abuan dan memiliki bercak    putih. Pada bagian pinggir daun terdapat duri-duri kecil berwarna hijau muda.   putih. Pada bagian pinggir daun terdapat duri-duri kecil berwarna hijau muda. Tanaman lidah buaya memiliki batang yang tertutup oleh pelepah daun dan sebagian Tanaman lidah buaya memiliki batang yang tertutup oleh pelepah daun dan sebagian lagi tertimbun oleh tanah. Dari batang tersebut akan muncul tunas-tunas baru yang lagi tertimbun oleh tanah. Dari batang tersebut akan muncul tunas-tunas baru yang selanjutnya menjadi anakan. Di daerah subtropik, tanaman ini akan berbunga pada selanjutnya menjadi anakan. Di daerah subtropik, tanaman ini akan berbunga pada akhir musim dingin dan musim semi. Bunganya berbentuk seperti lonceng berwarna akhir musim dingin dan musim semi. Bunganya berbentuk seperti lonceng berwarna kuning atau orange berukuran kira-kira 2,5 cm dan tumbuh diatas tangkai bunga yang kuning atau orange berukuran kira-kira 2,5 cm dan tumbuh diatas tangkai bunga yang tingginya mencapai 1

tingginya mencapai 1 metermeter..

2.3 Komposisi Gel Lidah Buaya 2.3 Komposisi Gel Lidah Buaya

Daun lidah buaya mengandung gel yang apabila daun tersebut dikupas akan Daun lidah buaya mengandung gel yang apabila daun tersebut dikupas akan terlihat lendir yang mengeras, yang merupakan timbunan cadangan makanan. Daun terlihat lendir yang mengeras, yang merupakan timbunan cadangan makanan. Daun lidah buaya sebagian besar berisi pulp atau daging daun yang mengandung getah lidah buaya sebagian besar berisi pulp atau daging daun yang mengandung getah  bening dan lekat. Sedangkan bagian luar

 bening dan lekat. Sedangkan bagian luar daun berupa kulidaun berupa kulit tebal yang berklorofil.t tebal yang berklorofil.

Komposisi terbesar dari gel lidah buaya adalah air, yaitu 99,5 %. Sisanya Komposisi terbesar dari gel lidah buaya adalah air, yaitu 99,5 %. Sisanya adalah padatan yang terutama terdiri dari

(4)

  Nutrien yang terkandung dalam gel lidah buaya terutama terdiri atas karbohidrat,   Nutrien yang terkandung dalam gel lidah buaya terutama terdiri atas karbohidrat,

vitamin dan ka

vitamin dan kalsium selsium seperti yang tercantum perti yang tercantum pada Tabel Komponen Jumpada Tabel Komponen Jumlah :lah :

Kadar

Kadar air air 99,5 99,5 %% Karbohidrat

Karbohidrat (g) (g) 0,300,30 Kalori

Kalori (kal) (kal) 1,73 1,73 - - 2,302,30 Lemak

Lemak (g) (g) 0,05 0,05 - - 0,090,09 Protein

Protein (g) (g) 0,01 0,01 - - 0,060,06 Vita

Vitamin min A A (IU) (IU) 2,00 2,00 - - 4,604,60 Vitamin Vitamin C C (mg) (mg) 0,50-4,200,50-4,20 Thiami Thiamin n (mg) (mg) 0,003 0,003 - - 0,0040,004 Ribofla Riboflavin vin (mg) (mg) 0,001 0,001 - - 0,0020,002   Nias   Niasin in (mg) (mg) 0,038 0,038 - - 0,0400,040 Kalsi Kalsium um (mg) (mg) 9,920 9,920 - - 19,92019,920 Besi Besi (mg) (mg) 0,060 0,060 - - 0,3200,320

Secara kuantitatif, protein dalam lidah buaya ditemukan dalan jumlah yang Secara kuantitatif, protein dalam lidah buaya ditemukan dalan jumlah yang cukup kecil, akan tetapi secara kualitatif, protein lidah buaya kaya akan asam-asam cukup kecil, akan tetapi secara kualitatif, protein lidah buaya kaya akan asam-asam amino esensial terutama leusin, lisin, valin dan histidin. Gel lidah buaya juga kaya amino esensial terutama leusin, lisin, valin dan histidin. Gel lidah buaya juga kaya akan asam glutamat dan asam aspartat.

akan asam glutamat dan asam aspartat.

Vitamin dalam lidah buaya larut dalam lemak, selain itu juga terdapat asam Vitamin dalam lidah buaya larut dalam lemak, selain itu juga terdapat asam folat dan kholin dalam jumlah kecil.

folat dan kholin dalam jumlah kecil.

Polisakarida gel lidah buaya terutama terdiri dari glukomanan serta sejumlah Polisakarida gel lidah buaya terutama terdiri dari glukomanan serta sejumlah kecil arabinan dan galaktan. Monosakaridanya berupa D-glukosa, D-manosa, kecil arabinan dan galaktan. Monosakaridanya berupa D-glukosa, D-manosa, arabinosa, galaktosa dan xylosa.

arabinosa, galaktosa dan xylosa.

Menurut Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kalimantan Barat (1998), nutrisi Menurut Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kalimantan Barat (1998), nutrisi yang terkandung dalam gel lidah buaya antara lain, vitamin (A, B1, B2, B3, B12, C, yang terkandung dalam gel lidah buaya antara lain, vitamin (A, B1, B2, B3, B12, C, E, Choline Inositol, Folic Acid), mineral (kalsium, magnesium, potasium, sodium, E, Choline Inositol, Folic Acid), mineral (kalsium, magnesium, potasium, sodium,   besi, seng, chromium), enzim (amilase, katalase, selulose, karboksipeptidase,   besi, seng, chromium), enzim (amilase, katalase, selulose, karboksipeptidase, karboksihelolase, bradykinase) dan asam amino (arginin, aspargin, asam aspartic, karboksihelolase, bradykinase) dan asam amino (arginin, aspargin, asam aspartic, analine, serine, valine, glutamin, threonine, glycine, licyne, tyrozyne, phenylalanine, analine, serine, valine, glutamin, threonine, glycine, licyne, tyrozyne, phenylalanine,  proline, histidine, leusin dan isoleusine).

 proline, histidine, leusin dan isoleusine).

Kandungan mineral pada lidah buaya dapat dilihat pada tabel : Kandungan mineral pada lidah buaya dapat dilihat pada tabel :

Unsur Kadar (ppm) Unsur Kadar (ppm)

(5)

Kalsium 4,58 Kalsium 4,58 Phosphor 20,1 Phosphor 20,1 Tembaga 0,11 Tembaga 0,11 Besi 1,18 Besi 1,18 Magnesium 60,8 Magnesium 60,8 Mangan 1,04 Mangan 1,04 Kalium 797 Kalium 797   Natrium 84,40   Natrium 84,40

Kalium merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam gel lidah Kalium merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam gel lidah  buaya, jumlahnya hampir sebanyak dalam bayam. Kandungan besinya lebih tinggi 30  buaya, jumlahnya hampir sebanyak dalam bayam. Kandungan besinya lebih tinggi 30 % dari susu, yaitu 0,07-0,32 mg/100 g gel. Mineral lainnya berupa belerang 0,2% dan % dari susu, yaitu 0,07-0,32 mg/100 g gel. Mineral lainnya berupa belerang 0,2% dan sejumlah kecil fosfor, silikon, mangan, alumunium, boron dan barium.

sejumlah kecil fosfor, silikon, mangan, alumunium, boron dan barium.

Menurut Henry, cairan lidah buaya mengandung unsur utama, yaitu aloin, Menurut Henry, cairan lidah buaya mengandung unsur utama, yaitu aloin, emodin, gum dan unsur lain seperti minyak atsiri.

emodin, gum dan unsur lain seperti minyak atsiri.

2.4 Lidah Buaya Sebagai Bahan Antiseptik  2.4 Lidah Buaya Sebagai Bahan Antiseptik 

Lidah buaya mengadung saponin yang mempunyai kemampuan membunuh Lidah buaya mengadung saponin yang mempunyai kemampuan membunuh kuman, serta senyawa atrakuinon dan kuinon sebagai antibiotik dan penghilang rasa kuman, serta senyawa atrakuinon dan kuinon sebagai antibiotik dan penghilang rasa sakit serta merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam jelli lidah buaya sakit serta merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam jelli lidah buaya terkandung lignin yang mampu menembus dan meresap kedalam kulit. Sehingga jelli terkandung lignin yang mampu menembus dan meresap kedalam kulit. Sehingga jelli akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Akibatnya kulit menjadi akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Akibatnya kulit menjadi tidak cepat kering.

tidak cepat kering.

Asam amino yang terkandung didalannya akan membantu perkembangan Asam amino yang terkandung didalannya akan membantu perkembangan sel-sel baru, sekaligus menghilangkan sel-sel-sel-sel yang telah mati.

sel baru, sekaligus menghilangkan sel-sel yang telah mati.

PELAKSANAAN PELAKSANAAN 3.1 Alat dan Bahan

(6)

*) 2 buah

*) 2 buah BB GGllass ass *) *) LLii ah buayaah buaya *)

*) BlBl *) 25 m*) 25 mll aall hoholl 97 %97 % *) Spa

*) Spattuulla a *) *) PewangPewangii (s(stt awberry)awberry) *) Sar 

*) Sar iinganngan *) P

*) Piisau dapur sau dapur // cucutttter er  *) P

*) Pii pe pett

3.1

3.1 LL kerjakerja

1. S

1. Siiapkan saapkan sattu daunu daun lilidah dah buaya buaya 2.2. BlBlender dagender dagiingng lilidah buayadah buaya ttersebuersebutt ukuran besar, kupas dan s

ukuran besar, kupas dan siisakan sakan hhiingga hancur,ngga hancur, llaalluu ttuangkan ke dauangkan ke dallamam dag

dagiingnya. ngnya. beker beker ggllass per ass per ttama.ama.

3. Sar 

3. Sar iingng j juuiicece lilidah buayadah buaya ttersebuersebutt 4.4. CCampurkan caampurkan caiiranran lilidah buayadah buaya h

hiingga dngga diidapadapattkan 50 mkan 50 mll cacaiiranran lilidahdah ttersebuersebutt dengan 25 mdengan 25 mll aallkohokoholl 97%97%  buaya. (Tuangkan

 buaya. (Tuangkan // sar sar iing ke dang ke dallamam llaallu aduk menggunakan spau aduk menggunakan spattuulla.a.  beker g

 beker gllass ass kedua.) kedua.) Tambahkan Tambahkan pewangpewangii ssttrawberry.rawberry.

5.

(7)

antiseptik dari beker glass ke dalam antiseptik dari beker glass ke dalam wadah. Cairan antiseptik siap

wadah. Cairan antiseptik siap digunakan.

digunakan. Jangan lup

Jangan lupa menutup a menutup rapat rapat wadahwadah setelah menggunakan, agar larutan setelah menggunakan, agar larutan tidak menguap.

(8)

KESIMPULAN dan SARAN KESIMPULAN dan SARAN

4.1 Kesimpulan 4.1 Kesimpulan

1. Cairan antiseptik alami bisa dibuat menggunakan gel beku / daging lidah buaya. 1. Cairan antiseptik alami bisa dibuat menggunakan gel beku / daging lidah buaya. Di mana telah tercantum dalam tinjauan pustaka, bahwa lidah buaya mengandung zat Di mana telah tercantum dalam tinjauan pustaka, bahwa lidah buaya mengandung zat saponin, asam amino, serta lignin yang berperan dalam penyembuhan luka. Caranya saponin, asam amino, serta lignin yang berperan dalam penyembuhan luka. Caranya membuat antiseptik tersebut adalah dengan membuat larutan dari campuran jus lidah membuat antiseptik tersebut adalah dengan membuat larutan dari campuran jus lidah   buaya, alcohol, serta sedikit pewangi. Karena proses pembuatannya yang cukup   buaya, alcohol, serta sedikit pewangi. Karena proses pembuatannya yang cukup mudah, maka siswa atau bahkan masyarakat luas dapat membuat cairan antiseptik  mudah, maka siswa atau bahkan masyarakat luas dapat membuat cairan antiseptik  secara mandiri.

secara mandiri.

4.2 Saran 4.2 Saran

1. Tanaman lidah buaya, termasuk dalam 10 tanaman paling diminati di dunia. 1. Tanaman lidah buaya, termasuk dalam 10 tanaman paling diminati di dunia. Merupakan sebuah anugerah bila ternyata budidaya lidah buaya di Indonesia cukup Merupakan sebuah anugerah bila ternyata budidaya lidah buaya di Indonesia cukup   baik. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita memanfaatkan kesempatan tersebut   baik. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Misalnya saja, kita mengambil satu manfaat dari lidah buaya yaitu sebaik mungkin. Misalnya saja, kita mengambil satu manfaat dari lidah buaya yaitu mampu diolah menjadi bahan antiseptik. Metode pembuatan cairan antiseptik yang mampu diolah menjadi bahan antiseptik. Metode pembuatan cairan antiseptik yang telah kami praktikkan dan kami sampaikan dalam bab pelaksanaan, merupakan telah kami praktikkan dan kami sampaikan dalam bab pelaksanaan, merupakan metode yang sangat mudah. Jadi,

metode yang sangat mudah. Jadi, demi menghemat pengeludemi menghemat pengeluaran alangkah aran alangkah baiknya jikabaiknya jika masyarakat dibekali semacam metode-metode sederhana seperti tercantum di atas. masyarakat dibekali semacam metode-metode sederhana seperti tercantum di atas. Selain bertujuan untuk penghematan, metode-metode murah dan sederhana Selain bertujuan untuk penghematan, metode-metode murah dan sederhana  pembuatan produk obat, misal : antiseptik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.  pembuatan produk obat, misal : antiseptik, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

(9)

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Anonim. www.plantamor.com Anonim. www.plantamor.com Anonim. http://id.wikipedia.org/wiki/Lidah_Buaya Anonim. http://id.wikipedia.org/wiki/Lidah_Buaya Anonim.

Anonim. http://www.purwakarta.org/khasiathttp://www.purwakarta.org/khasiat-lidah-buaya-aloeve-lidah-buaya-aloeverara Anonim.

Anonim. http://www.suaramedia.comhttp://www.suaramedia.com/tana/tanamanman-herbal-paling-laris-di-herbal-paling-laris-di-dunia.html-dunia.html Anonim.

Anonim. http://www.klipinghttp://www.klipingku.com/result-page/antiseku.com/result-page/antiseptik%20lidah%20bptik%20lidah%20buayauaya Anonim

Anonim.. soulkeeper28.files.wordpress.com/2009/01/artikel-soulkeeper28.files.wordpress.com/2009/01/artikel-lidahlidah--buayabuaya.pdf .pdf  Anonim. www.google.com (gambar)

Referensi

Dokumen terkait

Pada akhirnya pegawai yang mempunyai kedisiplinan kerja yang tinggi akan mempunyai produktivitas kerja yang baik karena waktu kerja dimanfaatkannya sebaik mungkin untuk

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sifat machiavellian, kecerdasan spiritual, dan pemahaman terhadap kode etik profesi akuntan memiliki pengaruh positif dengan

Luaran pengabdian ini ialah keterampilan melakukan praktikum IPA kontekstual oleh guru, dan panduan praktikum IPA untuk siswa SD materi air, fotosintesis, makanan,

Berdasarkan permasalahan tersebut penulis tertarik melakukan penelitian ini dalam bentuk skripsi dengan judul yaitu “ Analisis Hukum Islam dan Undang-Undang No 8

Memang benar bahwa ucapan syukur kepada sang pencipta bisa saja dengan cara yang lain, akan tetapi dari turun-temurun warga Sumba terkhususnya warga Wanokaka sudah

Secara umum perencanaan sistem yang dilakukan adalah sebuah plat nomor yang di- capture oleh webcam, dan diolah oleh PC dengan proses pengolahan citra digital