• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

ITPC BARCELONA

INDONESIAN TRADE PROMOTION CENTER

Calle Aribau 250 Bajos, 08006 Barcelona, Spain

Tel : +34-93 4144662, Fax : +34-93 4146188

Website : http://www.itpc-barcelona.es/

e-Mail : [email protected]

2016

Peluang Pasar Buah-Buahan dan

Sayuran Kaleng di Spanyol

(2)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 1

Daftar Isi

I. PROFIL NEGARA SPANYOL ...2

1.1 Gambaran Umum Politik Spanyol ...2

1.2 Potensi perekonomian Spanyol ...4

1.2.1 Tinjauan ekonomi Spanyol ...4

1.2.2 Potensi Produk Indonesia ...5

1.3 Geografi dan Kependudukan ... 14

1.4 Sistem Pemerintahan ... 15

1.5 Profil Ekonomi Spanyol... 16

II. GAMBARAN PASAR BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KALENG DI SPANYOL ... 19

2.1 Definisi Pasar ... 20 2.2 Analisa Pasar ... 20 2.3 Data Pasar ... 21 2.3.1 Nilai Pasar ... 21 2.3.2 Volume Pasar ... 22 2.4 Segmentasi Pasar ... 23 2.4.1 Segmentasi Kategori ... 23 2.4.2 Segmentasi Geografis ... 23 2.5 Pangsa Pasar ... 24 2.6 Distribusi Pasar ... 25

2.7 Analisis Lima Kekuatan ... 25

2.7.1 Kekuatan Pembeli ... 27

2.7.2 Kekuatan Pemasok ... 28

2.7.3 Pemain Baru ... 29

2.7.4 Ancaman dari Produk Substitusi ... 30

2.7.5 Tingkat Persaingan ... 31

III. PELUANG PASAR BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KALENG DI SPANYOL... 32

3.1 Pendahuluan ... 32

3.2 Deskripsi Produk ... 32

3.3 Klasifikasi dan Spesifikasi Produk ... 33

3.4 Persyaratan untuk produk buah dan sayuran kaleng di Spanyol... 36

3.5 Jalur Distribusi Pemasaran di Spanyol ... 39

3.6 Permintaan untuk produk buah dan sayuran kaleng di Spanyol ... 40

3.7 Indikator Harga pada Pasar Spanyol ... 42

3.8 Strategi Pasar ... 43

3.9 Potensi Perdagangan Buah dan Sayuran Kaleng Indonesia di Spanyol ... 44

(3)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 2

I.

PROFIL NEGARA SPANYOL

1.1

Gambaran Umum Politik Spanyol

Berdasarkan World Governance Indicators tahun 2010, Spanyol memiliki peringkat persentase yang kuat dalam hal hak suara dan akuntabilitas, yaitu sebesar 85,5 %. Indikator ini menunjukkan sejauh mana warga negara dapat berpartisipasi dalam pemilihan pemerintah mereka, dan juga kebebasan berpendapat, kebebasan berserikat, dan kebebasan media.

Empat tahun setelah pelaksanaan program devaluasi internal ekonomi Spanyol, kota-kota besar Spanyol membelok ke haluan kiri dan membawa bersama mereka, antara lain, daerah-daerah otonomi: Madrid, Catalonia, Valencia, Kepulauan Balearic dan Aragon, yang menggambarkan peta politik tunggal di mana PP: Partido Popular kehilangan kekuasaan di wilayah bekas Mahkota Aragon.

Dua partai politik utama Spanyol hampir tidak dapat melebihi 50% dalam perhitungan suara untuk kota madya (suara untuk PP sedikit lebih banyak dari PSOE: Partido Socialista Obrero Español) dan kecenderungan kekiri di dua wilayah metropolitan yang dikuasai oleh partai Podemos.

Perekonomian Spanyol Menutup Kuartal Pertama 2015 dengan Berkurangnya Lowongan Pekerjaan

Jumlah pengangguran di spanyol berkurang sebanyak 13.100 orang, Tercatat 5,4 juta pengangguran dan 1,8 juta rumah tangga yang tidak seorangpun dari anggota keluarganya bekerja. Data kunci pada pasar tenaga kerja yang diterbitkan oleh Institut Statistik Nasional (INE) pada kuartal pertama, jumlah dipekerjakan turun 114.300 orang dari tiga bulan terakhir 2014. Meskipun perlambatan dalam penciptaan kerja, EPA menunjukkan 13.100 pengangguran. Sementara jatuhnya orang yang bersedia untuk bekerja (aset kurang 127.400) berkontribusi mengalami peningkatan dalam 7/100 dalam tingkat pengangguran hingga 23,78%. Secara total, di Spanyol 5,4 juta orang yang menganggur sampai dengan tahun 2015.

Di Catalonia, jumlah pengangguran naik 1.500 dari kuartal sebelumnya dan tingkat pengangguran melebihi 20%. Catalonia juga menjadi daerah otonom di mana pekerjaan turun lebih dari 24.800 orang. dari pemerintah, dimulai dengan Presiden Mariano Rajoy sendiri, memilih untuk memberikan keunggulan untuk evolusi EPA untuk 12 bulan terakhir, jauh lebih positif. Pemerintah berpendapat bahwa kuartal pertama merupakan masa yang dipengaruhi oleh musim. Dengan demikian, berbagai perwakilan dari eksekutif menekankan bahwa kurang lebih 504.200 orang yang bekerja dari setahun yang lalu dan memangkas tingkat tahunan 3%.

(4)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 3 Spanyol Memiliki Sistem Edukasi yang Maju, Tetapi Populasinya yang Menua Merupakan Tantangan

Saat ini Spanyol memiliki performa yang baik dalam hal pendidikan tinggi dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa lainnya. Spanyol memiliki tingkat penerimaan mahasiswa tertinggi, yaitu sebesar 73,2%, dibandingkan dengan 66% di Italia, 54,5% di Perancis, dan 64,9% untuk negara-negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Pada tahun yang sama, pengeluaran untuk pendidikan tinggi per siswa sebesar 29% dari PDB, lebih tinggi daripada rata-rata OECD sebesar 27,4%. Sektor pendidikan tinggi yang terkelola dengan baik ini tercermin pada tenaga kerja Spanyol yang sangat terampil. Total tenaga kerja Spanyol dengan kualifikasi pendidikan sebesar 31,7%, lebih tinggi daripada rata-rata OECD sebesar 28,5%. Hal ini merupakan salah satu kekuatan utama dari ekonomi Spanyol.

Walaupun Spanyol memiliki perkembangan yang baik berdasarkan tolak ukur keamanan sosial, negara ini dihadapkan dengan tantangan yang datang dari meningkatnya populasi lansia. Angka kelahiran Spanyol telah terus menurun pada beberapa tahun belakangan ini, dan sebagai konsekuensinya jumlah angkatan kerja menurun. Di samping masalah menurunnya jumlah penduduk yang berkontribusi pada tolok ukur kesejahteraan sosial, tekanan pada keuangan pemerintah akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan keamanan sosial dan pelayanan kesehatan untuk populasi yang menua. Menurut perkiraan OECD, pada tahun 2050 pemerintah Spanyol akan harus mengeluarkan biaya sebesar 7% dari PDB untuk dana pensiun dan 4% untuk kesehatan.

Spanyol selalu terbuka untuk investasi asing, tetapi ekonomi Spanyol tidak sepenuhnya bebas dari intervensi pemerintah

Spanyol memiliki salah satu pasar domestik paling menarik di Eropa, dengan 46 juta konsumen potensial, di atas 60 juta wisatawan yang mengunjungi negara ini setiap tahun. Spanyol menempati ranking ekonomi terbesar ke 13 di dunia dan GDP lima besar di Uni Eropa.

Selain itu, harus digarisbawahi bahwa, dalam hal daya beli, pendapatan per kapita Spanyol secara signifikan lebih tinggi daripada beberapa negara besar lainnya. Dengan kata lain, dalam hal daya beli, pasar Spanyol lebih besar dari banyak negara berkembang yang lebih terkonsolidasi dan lebih dinamis. Status istimewa Spanyol sebagai Negara Anggota Uni Eropa juga memberikan akses gratis ke pasar terbesar (27-EU) di dunia dengan 500 juta penduduk dan pendapatan kapita USD 29.851 per. Spanyol juga merupakan port utama masuknya akses istimewa ke seluruh wilayah Mediterania, Afrika Utara dan, tentu saja, Amerika Latin. Spanyol adalah penerima terbesar ke-11 di dunia investasi asing, yang menyoroti peran penting yang dimainkan oleh investasi asing dalam perekonomian Spanyol. Spanyol

(5)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 4 menawarkan peluang bisnis bagi perusahaan asing di sektor dan kegiatan nilai tambah yang tinggi, yang sangat menarik untuk FDI karena potensi pertumbuhan yang kuat. Selama 5 tahun terakhir sampai dengan tahun 2015, 1 di 3 proyek yang diterima telah di sektor nilai teknologi tinggi dan tingkat tinggi R & D & I, seperti ICT, lingkungan dan pengolahan air, bioteknologi dan ilmu kesehatan, aeronautika dan kedirgantaraan atau industri otomotif. Akan tetapi pada dasarnya, sektor bisnis Spanyol tidak sepenuhnya bebas dari intervensi pemerintah. Pemerintah terus memainkan peranan yang penting dalam penetapan upah, dan prevalensi perundingan (tawar menawar) kolektif baik di sektor publik maupun swasta yang telah membatasi pelaksanaan langkah-langkah reformasi karena upah tidak langsung berhubungan dengan produktivitas tenaga kerja. Lebih jauh lagi, beberapa sektor masih terbatas untuk investasi swasta; pemerintah hanya memperbolehkan kompetisi dalam tingkat rendah, contohnya di sektor-sektor peralatan dan ritel. Operasi pasar lebih jauh, seperti pembelian dan jasa-jasa profesional lainnya juga terkena dampak distorsi pasar sebagai akibat dari intervensi pemerintah.

1.2

Potensi perekonomian Spanyol

1.2.1 Tinjauan ekonomi Spanyol

Pertumbuhan ekonomi Spanyol dipercepat pada kuartal pertama yang terkuat dalam tujuh tahun terakhir. Pada kuartal lalu, kenaikan terbesar dalam belanja pemerintah, diikuti oleh investasi tetap, ekspor, konsumsi rumah tangga dan ekspor bersih. Melemahnya nilai euro terhadap mata uang utama, termasuk dolar dan poundsterling, seharusnya mendorong daya saing harga ekspor Spanyol. Konsumsi swasta mungkin mendapat dukungan dari penurunan harga konsumen. Tingkat inflasi tahunan Spanyol jatuh pada bulan April. Penurunan harga konsumen seharusnya menjadikan pendapatan rumah tangga lebih tersedia untuk pembelian barang dan jasa lainnya.

Pertumbuhan ekonomi Spanyol harus tetap solid di kuartal mendatang. Sebagian besar faktor-faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi Spanyol pada awal tahun ini harus mengalami kenaikan di kuartal mendatang. Kecuali untuk pengeluaran pemerintah, yang akan tetap berada di bawah tekanan dari penghematan fiskal. Diperkirakan mata uang euro terdepresiasi ke bawah paritas dengan dolar selama tahun ini.

Melemahnya nilai euro harusnya dapat membuat harga ekspor Spanyol lebih kompetitif, mendorong permintaan. Pada saat yang sama, euro melemah akan meningkatkan harga impor, mengecilkan permintaan Spanyol untuk impor. Sementara itu, harga minyak mentah akan meningkat hanya secara bertahap, membantu menjaga inflasi yang relatif rendah. Namun pemulihan akan tetap berada di bawah tekanan dari utang rumah tangga yang tinggi. Diperkirakan ekonomi Spanyol tumbuh lebih dari 2% tahun ini setelah berkembang 1,4% pada tahun 2014.

(6)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 5 Pada awal tahun 2015, utang publik telah meningkat sebesar 4,7% dibandingkan dengan Juni 2014, namun masih tetap jauh dari tujuan untuk tahun ini, yang terletak di level 100,3%, menurut APBN 2015. Sejak awal krisis ekonomi pada tahun 2008, utang semua pemerintah belum berhenti tumbuh dan akan terus berlanjut tahun ini mulai jatuh dari tahun depan, menurut perkiraan pemerintah.Sebagian besar hutang yang dimiliki oleh otoritas publik dalam saham dalam jangka menengah dan panjang, yang mencakup lebih dari dua pertiga dari total utang. Selain itu, pinjaman ini meningkat 9.800 juta dibandingkan dengan Januari, hingga € 755.915.000 dan interannual rally 6,37%.

Sebaliknya, utang publik melalui sekuritas jangka pendek turun menjadi € 2.691.000, hingga € 76.299.000, yang mewakili penurunan bulanan 3,4%. Secara tahunan, surat berharga jangka pendek yang diselenggarakan oleh administrasi publik dipotong hingga 0,30%. Sementara itu, kredit non-komersial dan sisanya sebesar € 208.537.000, yang mewakili penurunan dari 0,87% dari bulan sebelumnya namun peningkatan dari 0,77% dibandingkan bulan yang sama di tahun 2014.

Ekonomi Spanyol pada tahun 2015 tumbuh 3,1% y/y pada kuartal kedua, atau 1% q/q. Ini merupakan percepatan dari 2,7% y/y (atau 0,9% q/q) meningkat di kuartal pertama. Permintaan domestik kuat mengarah kepada peningkatan investasi. Investasi tetap, terutama dalam peralatan dan aset, mendorong percepatan kuartal kedua.

Ekonomi Spanyol mendapatkan momentum pada kuartal kedua, didorong oleh pemulihan yang stabil dalam permintaan domestik. Bisnis menjadi lebih berkenmbang, investasi sebagai perbaikan di pasar tenaga kerja dan konsumsi menjadi semakin kuat. Ekonomi Spanyol terus menuai keuntungan dari reformasi masa lalu, pada kuartal akhir tahun 2015. Risiko utama untuk perkembangan ekonomi Spanyol adalah dari pengaruh buruk eksternal. Kepercayaan bisnis masih pada jalur yang membaik sampai akhir tahun 2015, ketika masalah utang Yunani mulai meredam. Kondisi global tampaknya melemah lagi, Prospek China melemah dan dapat mempengaruhi ekspor Spanyol seperti produk komponen otomotif yang digunakan dalam mobil Jerman.

1.2.2 Potensi Produk Indonesia

Nilai perdagangan antara kedua negara pada tahun 2015 mencapai 1,95 milyar USD mengalami penurunan sebanyak 20,4% dibandingkan 2014 (2,4 miliar USD). Ekspor Indonesia ke Spanyol mencapai 1,5 milyar USD dan impor 472 juta USD atau terjadi surplus bagi Indonesia sebesar 1,01 milyar USD baik dalam komoditi migas dan non migas sebagaimana terlihat pada tabel neraca perdagangan berikut.

(7)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 6

Neraca Pedagangan Indonesia dengan Spanyol Periode: 2010 – 2015

(Nilai: Ribu US$)

Uraian 2011 2012 2013 2014 2015 Trend(%) 2011-2015 Perub.(%) 2015/2014 TOTAL PERDAGANGAN 2.807.420 2.528.341 2.355.610 2.454.732 1.953.832 -7,27 29,59 Migas 1.208 835 1.737 1.536 1.360 8,85 327,58 Non Migas 2.806.212 2.527.506 2.353.872 2.453.196 1.952.472 -7,28 29,54 EKSPOR 2.427.862 2.069.251 1.810.445 1.937.639 1.481.288 -10 54,23 Migas 0 0 0 0 0 0 0 Non Migas 2.427.862 2.069.251 1.810.445 1.937.639 1.481.288 -10 54,23 IMPOR 379.558 459.090 545.165 517.093 472.544 5,73 -23,32 Migas 1.208 835 1.737 1.536 1.360 8,85 327,58 Non Migas 378.351 458.256 543.428 515.557 471.183 5,72 -23,5 NERACA PERDAGANGAN 2.048.303 1.610.160 1.265.279 1.420.546 1.008.744 -14,29 121,81 Migas -1.208 -835 -1.737 -1.536 -1.360 8,85 -327,58 Non Migas 2.049.511 1.610.995 1.267.017 1.422.082 1.010.105 -14,27 121,9 Sumber: Kemendag RI (2016)

Nilai total impor Spanyol di tahun 2015 mengalami penurunan sebesar 15,5% atau senilai 54,6 milyar USD. Trend pertumbuhan impor Spanyol selama 5 (lima) tahun terakhir (2011-2015) terus mengalami kenaikan dan penurunan dikarenakan krisis perekonomian Spanyol yang mempengaruhi kegiatan perdagangan internasional Spanyol, badan statistik nasional Spanyol memberitakan bahwa GDP Spanyol mengalami peningkatan sebanyak 0,8%.

Hal tersebut akan membuat sulit pemerintah Spanyol untuk mencapai target defisit fiskal yang sudah direvisi pada tahun sebelumnya, yang berdampak kepada turunnya kapabilitas belanja negara. Berdasarkan data dari Gtis Spanyol terdapat 132 jenis produk migas dan nonmigas (HS 2 Digit) yang diimpor oleh Spanyol dari Indonesia pada tahun 2015 dengan total nilai 1,8 milyar USD.

(8)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 7

Grafik nilai pertumbuhan GDP Spanyol periode Januari 2013 – Januari 2016

Pada tahun 2015 Spanyol menduduki peringkat ke-20 sebagai negara tujuan ekspor Indonesia dengan nilai 1,5 milyar USD (2015). Produk ekspor Indonesia ke Spanyol diantaranya dari sektor pertanian seperti kopi, teh, minyak sawit, karet alam, tembakau, rempah – rempah dan dari sektor industri, yaitu tekstil, sepatu, furniture, bijih tembaga, batubara. Sementara itu Indonesia mengimpor pesawat (helikopter, pesawat terbang), pigmen pengolahan, aluminium, karet, komponen transmisi untuk telepon dan radio, hidrokarbon, obat-obatan, dan kertas rokok dari Spanyol.

Potensi Investasi

Indonesia dan Spanyol memiliki hubungan bilateral yang baik dan perdagangan kedua negara terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan selalu surplus untuk Indonesia. Upaya-upaya ke arah peningkatan hubungan dan kerjasama semakin terbuka peluangnya sehubungan dengan keinginan kuat pemerintahan Perdana Menteri baru Mariano Rajoy untuk lebih mengoptimalkan hubungan dengan kawasan Asia Pasifik. Spanyol memandang Indonesia sebagai “natural allies” serta economic engine of ASEAN sehingga peningkatan hubungan bilateral Spanyol dengan Indonesia merupakan hal penting bagi Spanyol.

Nilai ekspor Indonesia ke Spanyol sepanjang 2015 mencapai USD 1,5 milyar, turun sebesar 23,5% dibandingkan 2014 senilai 1,9 milyar USD, namun tetap surplus di pihak Indonesia. Namun demikian, pencapaian investasi Spanyol di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan pada 2015 yaitu mencapai 56,59 juta USD (65 proyek) atau sebanyak 300% dibandingkan investasi pada 2014 yang sebesar 15,70 juta USD (25 proyek). Hal tersebut sesuai dengan rencana pembangunan 2015-2019 di mana pemerintah mencanangkan ekspor naik 300% dan arus wisatawan asing naik dari 8 juta ke 20 juta orang. Peningkatan-peningkatan tersebut merupakan refleksi dari berbagai upaya.

(9)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 8 Untuk meningkatkan perkembangan ekonomi dan kerjasama bilateral, Indonesia-Uni Eropa (EU) dan Spanyol melalui menteri perdagangan Indonesia, Thomas Trikasih Lembong dan Komisi perdagangan EU, Cecilia Malmstrom, telah bersepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dan investasi antar negara. Perjanjian persetujuan ini dicapai pada pertemuan bilateral yang diadakan pada Forum Global G-20-Organisation for Economic Co-operation

and Development (OECD) pada International Investment di Istanbul 8 Oktober 2015.

Spanyol ingin mempelajari sistem standarisasi Indonesia, dan bagaimana mereka bisa, supaya kalau mereka membawa produknya ke sini itu bisa dilakukan di uji. Itu yang disebut MRA. Tapi perlu perjanjian dan payung hukum di antara kedua negara dan perlu berbagai usaha untuk mempersiapkan proses negosiasi Indonesian-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Perdagangan Internasional Spanyol

Selama periode Januari – Desember 2015, perdagangan internasional Spanyol dalam bidang ekspor mengalami peningkatan sebesar 4,3% (250.241,3 juta euro) dan 3,7% (274.415,2 juta euro) dalam bidang impor dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014. Secara keseluruhan, ekspor Spanyol meningkat sebesar 3,7% pertahun dengan harga ekspor bertambah 0,6%, dan impor Spanyol meningkat 6,4% pertahun dengan harga impor berkurang 2,5%.

Sektor ekspor utama Spanyol selama periode Januari – Desember 2015 adalah barang modal (20,1% dari total ekspor dan meningkat sebesar

4,2% pertahun); kendaraan (17,0% dari total dan meningkat sebesar 19,6%); makanan, minuman dan tembakau (16,2% dari total dan meningkat tajam sebesar 9,0%); dan produk kimia (14,4% dari total dan meningkat sebesar 5,5%). Jumlah eksportir Spanyol di tahun 2015 berada pada kisaran 147.378 eksportir, berkurang sebesar 0,2% pertahunnya, namun meningkat sebesar 34,8% dibandingkan tahun 2010. Diantara subsektor tersebut, yang memberikan kontribusi positif

terhadap ekspor Spanyol yaitu kendaraan (2,4 poin), buah dan sayuran (0,8 poin) dan aksesoris dan bagian otomotif (0,5 poin).

Secara geografis, ekspor Spanyol ke negara Uni Eropa1 menyumbang sebesar 64,8% dari total ekspor selama periode Januari – Desember 2015, meningkat dari 63,4% pada periode yang sama pada tahun 2014 dengan pertumbuhan sebesar 6,4%. Sebesar 50,4%nya merupakan ekspor Spanyol ke kawasan euro2 yang juga mengalami peningkatan sebesar 5,4% pertahunnya. Sedangkan ekspor Spanyol ke kawasan lainnya menyumbang sebesar 35,2% dari total ekspor dengan laju peningkatan 0,5% pertahunnya. Negara tujuan utama

(10)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 9 ekspor Spanyol yang memberikan kontribusi positif

terhadap perkembangan total ekspor yaitu Jerman (0,9 poin), Inggris Raya (0,7 poin), Italia (0,6 poin), dan Perancis (0,4 poin). Surplus perdagangan Spanyol dengan Uni Eropa dan kawasan euro mengalami penurunan berturut turut dari 11.223,2 juta menjadi 8.483,5 juta euro dan dari 6.338,5 juta menjadi 4.021,2 juta euro pada periode yang sama di tahun 2014. Dilain pihak, defisit perdagangan Spanyol ke negara lainnya di dunia berkurang sebesar 8,5% pertahunnya menjadi 32.657,3 euro.

Penyumbang terbesar sektor impor Spanyol pada periode Januari – Desember 2015 yaitu barang modal (20,4% dari total impor dan meningkat sebesar 18,9% pertahun); produk kimia (16,0% dari total impor dan berkembang 10,3%); energi (14,1% dan menurun 30,3%); dan kendaraan (13,1% dari total impor dan meningkat 16,8%). Dari segi subsektor impor Spanyol, yang memberikan kontribusi positif terbesar (sampai 3,7%) selama periode tersebut yaitu mobil dan sepeda motor (1,3 poin), obat – obatan (0,7 poin) dan mesin elektronik (0,7 poin).

Secara geografis, negara pengimpor utama di Spanyol berasal dari Uni Eropa yang menyumbang sebesar 56,0% dari total impor pada periode Januari – Desember 2015 dimana 44,5% dari nilai tersebut berasal dari kawasan euro. Persentase tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 (53,3%) atau sebesar 8,9% pertahunnya dan peningkatan tersebut berasal dari impor dari kawasan euro (7,8%). Di lain pihak, impor yang berasal dari negara selain Uni Eropa menyumbang sebesar 44,0% dari total impor, menurun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 yaitu 46,7% atau menurun sebesar 2,1% pertahun. Negara pengimpor yang memberikan kontribusi positif terbesar untuk Spanyol selama periode yang sama yaitu Jerman (1,5 poin); China (1,5 poin), Amerika (1,0 poin); dan Italia (0,7 poin).

(11)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 10 Defisit perdagangan Spanyol dengan seluruh dunia menurun menjadi 24.173,9 juta euro dari 24.471,9 juta euro pada periode yang sama tahun 2014. Faktor cakupan ekspor/impor mencapai 91,2%, 0,5% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2014 (90,7%, data sementara). Neraca perdagangan non-energi mencatat surplus sebesar 1.911,7 juta euro, dibandingkan surplus sebesar 13.599,3 juta euro pada Januari – Desember 2014, dimana defisit perdagangan energi menurun sebesar 31,5% pertahun menjadi 26.085,6 juta euro. Dibandingkan dengan wilayah geografis lainnya, ekspor barang produk Spanyol mencatat tingkat pertumbuhan 4,3% pertahun pada periode Januari – Desember 2015, setara dengan kawasan euro (4,2%) namun lebih rendah dibandingkan Uni Eropa (4,8%). Peningkatan ekspor juga tercatat meningkat untuk negara Uni Eropa lainnya seperti Jerman (6,4%), Perancis (4,0%) dan Italia (3,7%), namun ekspor Inggris Raya mengalami penurunan sebesar 1,7%. Sedangkan untuk kawasan di luar Uni Eropa, ekspor Jepang meningkat sebesar 3,5% namun Amerika tercatat mengalami penurunan sebesar 7,1%. Dari segi impor, pertumbuhan impor Spanyol dibanding negara lainnya cenderung tetap yaitu sebesar 3,7%.

Data Pertumbuhan ekspor impor di beberapa negara (% pertahun)

(12)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 11 PERDAGANGAN INTERNASIONAL SPANYOL (JANUARI - DESEMBER 2015)

(13)
(14)
(15)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 14

1.3

Geografi dan Kependudukan

Lokasi : Di barat daya Eropa, berbatasan dengan teluk Biscay, laut Mediterania, Samudra Atlantik Utara, pegunungan Pyrenees, dan barat daya Perancis.

Luas Wilayah : Total luas wilayah 504.782 km persegi dengan luas darat 499.542 km persegi dan luas perairan 5.240 km persegi.

Terdapat 17 wilayah otonomi dan 2 kota otonomi di Afrika Utara yaitu Ceuta dan Melilla.

Perbatasan : Berbatasan dengan Andorra 63,7 km, Perancis 623 km, Gibraltar 1,2 km, Portugal 1.214 km, Maroko (Ceuta) 6,3 km, dan Maroko (Melilla) 9,6 km.

Total panjang perbatasan: 1.917,8 km.

Iklim : Di musim panas, umumnya cerah dan panas di daerah pedalaman serta lebih moderat dan berawan di sepanjang daerah pesisir. Di musim dingin, umumnya berawan dan dingin di daerah pedalaman serta sebagian berawan dan sejuk di sepanjang daerah pesisir.

Hasil alam : Batu bara, lignite, biji besi, tembaga, timbal, seng, uranium,

tungsten, merkuri, pyrites, magnesium, fluorspar, gipsum,

sepiolite, kaolin, potasium, tenaga air, dan lahan subur. Jumlah penduduk dan

struktur usia kependudukan

: 48,146,134 ( July 2015 est.)

0-14 tahun: 15,45% (laki-laki 3.827.552/ perempuan 3.610.910) 15-64 tahun: 67,8% (laki-laki 16.036.556/ perempuan

15.637.090)

65 tahun ke atas: 17,75% (laki-laki 3.389.681/ perempuan 4.609.532) (2015 est.)

Pertumbuhan penduduk : 0,89%

Agama : Katolik Roma (94%), lainnya (6%)

Bahasa : Spanyol Castellano 74%, Catalan 17%, Galicia 7%, dan Euskera 2%. Bahasa Spanyol Castellano merupakan bahasa resmi nasional dan bahasa-bahasa lainnya digunakan secara resmi di daerah masing-masing.

(16)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 15

1.4

Sistem Pemerintahan

Sistem Pemerintahan : Kerajaan Parlementer

Ibukota : Madrid

Pembagian administratif

: 17 wilayah otonomi yang terdiri dari: Andalucia, Aragon, Asturias, Baleares (Balearic Islands), Ceuta, Canarias (Canary Islands), Cantabria, Castilla-La Mancha, Castilla y Leon, Cataluna, Communidad Valenciana, Extremadura, Galicia, LaRioja, Madrid, Melilla, Murcia, Navarra, Pais Vasco (Basque). Catatan: tiga kepulauan kecil milik Spanyol yang terletak di lepas pantai Maroko: Islas Chafarinas, Penon de Alhucemas, dan Penon de Velez de la Gomera; Ceuta dan Melilla di pantai Afrika Utara mendapatkan status kota otonomi terbatas pada tahun 1994

Hari Nasional : 12 Oktober

Konstitusi : 6 Desember 1978, berlaku 29 December 1978

Sistem hukum : Sistem hukum perdata, dengan penerapan tergantung pada masing-masing wilayah; belum menerima klausul yurisdiksi wajib Statuta Mahkamah Internasional.

Pemerintahan Kekuasaan Eksekutif

: Kepala Negara: Raja JUAN CARLOS I (sejak 22 November

1975); Putra Mahkota Pangeran FELIPE

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri MARIANO RAJOY (sejak Desember 2011).

Kabinet: Dewan Menteri yang ditentukan oleh Perdana Menteri. Catatan: juga terdapat Dewan Negara yang merupakan organ dewan pertimbangan agung pemerintahan. Pemilihan Umum: Setelah mengadakan pemilihan umum, pemimpin partai mayoritas atau koalisi mayoritas biasanya ditunjuk sebagai perdana menteri setelah mendapat persetujuan Kongres; Wakil Perdana Menteri diangkat oleh Raja atas usulan Perdana Menteri

Kekuasaan Legislatif : Dua kamar/bikameral; Majelis Nasional yang terdiri dari Senat (259 kursi - 208 anggota dipilih langsung oleh rakyat dan 51

(17)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 16 sisanya diangkat oleh anggota DPRD untuk bertugas selama 4 tahun dan Kongres Deputi (350 kursi; anggota-anggotanya dipilih langsung oleh rakyat dengan sistem block list yang mewakili rakyat secara proporsional dengan masa tugas 4 (empat) tahun.

Masa Sidang: Pada dasarnya, setiap tahun, Kongres dan Senat mempunyai masa sidang dua kali yaitu dari bulan September sampai dengan Desember dan dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni.

Dalam hal-hal tertentu, sesuai usul Pemerintah ataupun usul mayoritas anggotanya, baik Kongres maupun Senat dapat mengadakan sidang luar biasa. Dalam hal demikian, agenda pertemuan harus dirumuskan secara jelas dan sidang segera dinyatakan berakhir apabila agenda yang dibahas dinyatakan selesai.

Keputusan diambil di dalam sidang didasarkan pada suara mayoritas. Pemungutan suara harus dilakukan secara langsung oleh anggota Kongres atau Senat dalam arti tidak boleh diwakilkan.

Kekuasaan Yudikatif : Mahkamah Agung atau Tribunal Supremo Kelompok-kelompok

Kepentingan dan Pemimpinnya

: Bisnis dan kepemilikan tanah; Gereja Katolik; Serikat Pekerja Buruh Bebas; Socialist General Union of Workers atau UGT; Workers Confederation atau CC.OO; Nunca Mais (Bahasa Galisia untuk "Tidak Akan Pernah Lagi"; dibentuk sebagai reaksi dari tumpahnya minyak yang diangkut kapal tanker Prestige.

1.5

Profil Ekonomi Spanyol

PDB : US$ 1.636 triliun

catatan: data dalam USD tahun 2015. Tingkat Pertumbuhan

Riil PDB

: 3,1 % (2015) -0,2 % (2013) PDB-per kapita : $32.200 (2015)

catatan: data dalam US dollar Komposisi PDB : Pertanian 2,5%

(18)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 17 menurut sektor Industri 22.7%

Jasa 74.8% Tingkat Potongan

Bank Sentral

: 0.05% (10 september 2014)

catatan: ini adalah rate Bank Sentral Eropa untuk fasilitas pinjaman marginal yang menawarkan kredit overnight kepada bank-bank di area euro.

Tingkat suku bunga pinjaman utama bank komersil

: 9,1% (31 Desember 2015) peringkat ke-93 di dunia

Tingkat inflasi (harga-harga konsumen)

: -0,6% peringkat ke-16 di dunia Angkatan Kerja : 22,98 juta (2015 est.)

Pembagian Angkatan Kerja

: Pertanian 2,9%, industri 15%, jasa 58,4% Tingkat Pengangguran : 22,5% (2015)

25,90% (2014) 26,00% (2013)

Anggaran : pendapatan : $ 473,6 miliar

pengeluaran : $ 527,9 miliar (2015 est.) Pajak dan Pendapatan Lainnya : 38,8% dari PDB Surplus (+) atau Defisit (-) Anggaran : -4,4% dari PDB

Hutang Publik : 101% dari PDB (2015 est) Investasi (fix bruto) 19,3% dari PDB

Neraca Keuangan Berjalan

: $10,62 miliar (2015, peringkat ke-19 di dunia) $11,2 miliar

Produk Pertanian : Gandum, sayuran, olive, minuman anggur, gula, sitrus, aneka daging, produk olahan sapi; ikan.

Industri : Tekstil dan pakaian (termasuk alas kaki), makanan dan minuman, logam dan olahan logam, kimia, pembangunan kapal, mobil, alat-alat mesin, pariwisata, keramik, sepatu, obat-obatan & alat medis.

Tingkat Pertumbuhan Produksi Industri

: 1,5% (2015)

Ekspor : $ 277,3 miliar (2015) $ 317,1 miliar (2014)

(19)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 18 Komoditas Ekspor : Kendaraan bermotor, mesin, bahan bakar minyak, mesin-mesin

elektrik, besi dan baja, plastik, produk kimia, buah-buahan dan biji-bijian, kimia organik, sayur-sayuran, kertas dan produk kertas, dan barang-barang kebutuhan konsumen lainnya. 10 Mitra Ekspor

Utama

: Perancis (15,73%), Jerman (10,56%), Italia (7,37%), Inggris Raya (7,09%), Portugal (7,07%), Amerika Serikat (4,73%), Belanda (3,12%), Belgia (2,59%), Maroko (2,40%), dan Turki (2,07%). (Januari – September 2015).

Impor : $ 298,3 miliar (2015)

$ 345,6 miliar (2014) Produk/komoditas

Impor

: Bahan bakar minyak, oli, kendaraan bermotor, mesin-mesin elektrik, mesin, besi dan baja, produk farmasi, plastik, kimia organik, kain tenun, alat-alat optik, alat telekomunikasi dan lain-lain.

10 Mitra Impor Utama

: Jerman (12,85%), Prancis (10,73%), Cina (8,69%), Italia (6,05%), Amerika Serikat (4,84%), Inggris Raya (4,33%), Belanda (4,00%) Portugal (3,87%), Belgia (2,53%) dan Aljazair (2,40%).

(Januari – September 2015). Cadangan Mata Uang

Asing dan Emas

: $50,35 miliar (31 Desember 2014) Hutang – eksternal : $2,064 miliar (31 Desember 2014)

Mata Uang : Euro (EUR)

Ekspor ke Indonesia : Tahun 2015 periode bulan Januari – September, mencapai nilai sebesar $409,28 juta (GTA)

(20)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 19

II.

GAMBARAN PASAR BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KALENG

DI SPANYOL

Uni Eropa merupakan pasar yang besar untuk buah dan sayuran kaleng. Pada tahun 2014, Uni Eropa mengimpor 5,6 juta ton buah dan sayuran kaleng dengan nilai 6,5 miliar euro. Segmen ini akan memberikan Anda informasi tentang statistik, tren, saluran pasar dan segmentasi, dan juga daya saing buah dan sayuran kalengan dalam pasar Uni Eropa.

Data Statistik: Limitasi

Data-data perdagangan yang digunakan dalam market brief ini perlu diinterpretasikan dan digunakan dengan sangat hati-hati. Untuk perdagangan intra-UE, survey data statistik hanya diwajibkan untuk perusahaan ekspor impor dengan nilai perdagangan melampaui nilai tahunan tertentu. Ambang batasnya bervariasi untuk masing-masing negara, tetapi kira-kira sebesar € 100.000. Sebagai konsekuensinya, walaupun angka-angka perdagangan antara Uni Eropa dan bagian dunia lainnya terlihat dengan jelas, perdagangan antar sesama Uni Eropa secara umum terabaikan.

Mengenai angka-angka impor, perlu dicatat bahwa kadang-kadang impor mayoritas terjadi pada perdagangan intra-UE: beberapa negara Uni Eropa hanya mengimpor dari negara Uni Eropa lainnya (yang mungkin saja mengimpor dari negara berkembang). Mengenai beberapa produk/kelompok produk, negara-negara Uni Eropa terdaftar sebagai pemasok utama, walaupun pada kenyataannya mereka hanya merupakan gerbang masuk penting ke Uni Eropa dan pengeksporan kembali ke Uni Eropa mengambil jumlah yang cukup besar dalam impor negara-negara tersebut.

Seperti telah disebutkan di atas, informasi yang digunakan dalam market brief ini diperoleh dari berbagai sumber, seperti Eurostat, Global Trade Atlas, MarketLine Advantage, dan CBI Market

Information Database. Angka-angka untuk konsumsi dan produksi harus diinterpretasikan

dengan hati-hati, karena angka-angka ini hanyalah perkiraan. Maka dari itu, perhatian yang luar biasa perlu diberikan dalam penggunaan data kualitatif dan interpretasi dari data kuantitatif karena terdapat limitasi-limitasi pada interpretasi mendalam untuk relasi antara konsumsi, produksi, dan angka-angka perdagangan, baik di dalam satu negara maupun antarnegara.

(21)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 20

2.1

Definisi Pasar

Pasar buah-buahan dan sayuran kaleng yang dimaksud di market brief ini adalah seluruh penjualan buah-buahan dan sayuran yang telah diproses dan dikemas dalam kemasan kaleng. Volume dihitung dari ketersediaan per kapita dan populasi pertengahan tahun, pada saat ‘ketersediaan’ mengindikasikan kuantitas yang terjual (atau sebaliknya tersedia) ke konsumen tanpa mempertimbangkan apakah produk-produk tersebut secara fisik telah dikonsumsi atau tidak. Konversi kurs mata uang yang dipakai dalam market brief ini memakai nilai tukar konstan tahunan rata-rata untuk tahun 2015.

Untuk tujuan dari laporan ini, istilah Eropa yang dipakai mencakup Eropa Barat dan Eropa Timur. Eropa Barat terdiri dari Belgia, Denmark, Perancis, Jerman, Yunani, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, dan Inggris Raya. Eropa Timur terdiri dari Republik Cekoslovakia, Hungaria, Polandia, Romania, Rusia, dan Ukraina.

2.2

Analisa Pasar

Pasar Buah-buahan dan sayuran kaleng spanyol mengalami pasang surut jika dilihat dari nilai pasar dalam 5 tahun terakhir, mengalami penurunan pada tahun 2012, nilai pasar beranjak naik sebesar 7,5% pada tahun 2013 dan kembali mengalami kenaikan pada tahun berikutnya yaitu sebesar 11,8%, tetapi pada tahun 2015 nilai pasar ini kembali mengalami penurunan yang cukup siginifkan yaitu sebesar -10,4%. Walapun secara nilai pasar terjadi naik-turun, tetapi ini tidak tercermin jika melihat volume pasar pada periode yang sama. Dalam 5 tahun terakhir volume pasar terus meningkat dari tahun ke tahun, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2014 yaitu sebesar 12,7%.

Pasar buah dan sayuran kaleng spanyol memiliki nilai total pasar sebesar 2,9 milyar dólar US dengan total volume yang diperdagangkan 1,85 juta ton pada tahun 2015. Dari angka ini 68%nya disumbangkan oleh segmen sayuran dan 32% sisanya oleh buah-buahan. Dalam 5 tahun terakhir pula segmen sayuran masih mendominasi nilai total pasar, tetapi bisa dilihat share segmen buah-buahan juga semakin meningkat setiap tahunnya.

(22)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 21

2.3

Data Pasar

2.3.1 Nilai Pasar

Nilai total pasar buah-buahan dan sayuran kaleng di spanyol mengalami pasang surut dalam 5 tahun terakhir, diawali dengan penurunan sebesar -3,3% pada tahun 2012, nilai pasar sempat membaik yang ditunjukkan kenaikan sebesar 7,5% dan 11,8% pada tahun 2013 dan 2014, kemudian kembali mengalaimi penurunan pada tahun 2015 yaitu sebesar -10,4%.

Nilai pasar dan pertumbuhan pasar buah-buahan dan sayuran Kaleng di Spanyol, dalam dollar US dan euro, periode 2011–2015

Tahun Dolar US Euro Pertumbuhan

2011 2,860,358,605 2,545,719,158 2012 2,765,848,010 2,461,604,729 -3.3% 2013 2,972,880,757 2,645,863,874 7.5% 2014 3,323,929,476 2,958,297,234 11.8% 2015 2,977,604,705 2,650,068,187 -10.4% Sumber: GTIS (2016)

Sumber: diolah dari GTIS (2016)

-15% -10% -5% 0% 5% 10% 15% 0,0 0,5 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0 3,5 2011 2012 2013 2014 2015 P ert u m b u h an M ilya r D o la r

(23)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 22

2.3.2 Volume Pasar

Volume perdagangan buah-buahan dan sayuran kaleng di spanyol terus mengalami peningkatan dalam 5 tahun terakhir, dimana pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2014 yaitu meningkat 12,7% dibandingkan tahun 2013.

Volume pasar buah-buahan dan sayuran Kaleng di Spanyol, Dalam Satuan Ton, periode 2011–2015

Tahun Juta Ton Pertumbuhan

2011 1.52 2012 1.56 2.4% 2013 1.59 2.2% 2014 1.80 12.7% 2015 1.85 2.8% Sumber: GTIS (2016)

Sumber: diolah dari GTIS (2016)

0% 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 0,00 0,20 0,40 0,60 0,80 1,00 1,20 1,40 1,60 1,80 2,00 2011 2012 2013 2014 2015 P e rt u m b u h an Ju ta T o n Volume Pertumbuhan

(24)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 23

2.4

Segmentasi Pasar

2.4.1 Segmentasi Kategori

Sayuran masih merupakan segmen terbesar dari pasar buah-buahan dan sayuran kaleng di spanyol dalam 5 tahun terakhir, pada tahun 2015 sayuran memiliki total pangsa pasar $2,01 milyar dólar atau 68% dari nilai gabungan pasar, sedangkan teh hitam memiliki pangsa pasar total $959 juta dólar atau 32% dari nilai gabungan pasar.

Segmentasi kategori buah-buahan dan sayuran Kaleng di Spanyol, berdasarkan nilai dan pangsa pasar, dalam dolar US, tahun 2011-2015

2.4.2 Segmentasi Geografis

Spanyol merupakan negara uni eropa kedua terbesar setelah Italia dalam hal konsumsi buah-buahan dan sayuran kaleng, dengan persentase 14% dari keseluruhan konsumsi negara uni eropa. Sejak tahun 2009 konsumsi terus meningkat, dengan pengecualian pada tahun 2012. Negara dengan tingkat konsumsi tertinggi dalam 5 tahun terakhir adalah Yunani (30%), Belanda (21%), Italia (13%) dan Lithuania (12%)

Kategori 2011 2012 2013 2014 2015 Pangsa pasar 2015 Sayuran 2,053,720,784 2,015,697,211 2,092,614,972 2,311,392,055 2,018,098,658 68% Buah-buahan 806,637,821 750,150,799 880,265,785 1,012,537,421 959,506,047 32% Total 2,860,358,605 2,765,848,010 2,972,880,757 3,323,929,476 2,977,604,705 100%

(25)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 24 Grafik Konsumsi Buah-buahan dan Sayuran Kaleng Uni Eropa, dalam % share, Tahun 2014

Sumber: Eurostat (2014)

2.5

Pangsa Pasar

Cina merupakan negara penyuplai terbesar dalam nilai untuk pasar Uni Eropa, diikuti oleh Turki, Thailand dan Amerika serikat. Indonesia masuk dalam 10 besar negara penyuplai buah-buahan dan sayuran kaleng di Uni Eropa

Sumber: Trademap (2014)

21%

14%

15%

14%

14%

5%

3%

14%

Italia Britania Raya Spanyol Jerman Perancis Belanda Polandia Negara lainnya

(26)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 25

2.6

Distribusi Pasar

Supermarkets/hypermarkets adalah jalur distribusi utama pada pasar buah dan sayuran kaleng di spanyol, bertanggung jawab atas 68% dari total jumlah produk. Ritel perseorangan menyusul dengan 18,3% dan lainnya sebesar 13,7%.

Grafik distribusi pasar buah dan sayuran kaleng di Spanyol, dalam % share, berdasarkan nilai, tahun 2014

Sumber: Marketline (2015)

2.7

Analisis Lima Kekuatan

Pasar buah dan sayuran kaleng akan dianalisis berdasarkan perusahaan pengolah makanan sebagai pemian. Ritel sebagai pemain utama, dan produsen kemasan kaleng juga bahan baku seperti sayuran dan buah-buahan sebagai pemasok utama.

Pasar buah dan sayuran kaleng cukup terfragmentasi yang menyebabkan tingkat persaingan yang cukup tinggi diantara para pemain pasar. Supermarket dan Hypermarket sebagai pembeli utama di pasar buah dan sayuran kaleng dengan industri ritel yang sangat terkonsentrasi. Ritel besar seperti supermaket dapat melakukan pembelian besar dan dapat menegosiasikan harga dengan producen, ini meningkatkan kekuatan pembeli. Pengusaha ritel tidak terlalu fokus pada merek tertentu pada pasar ini, tetapi mereka akan tetap berusaha melihat merek yang biasanya dipilih oleh konsumen.

(27)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 26

Kekuatan yang mengendalikan kompetisi di pasar buah dan sayuran kaleng di Spanyol, tahun 2015

Sumber: Marketline (2015)

Pemasok bahan-bahan untuk produsen buah dan sayuran kaleng memiliki beberapa faktor yang menguntungkan mereka. Kebutuhan bahan dengan kualitas yang konsisten, biaya peralihan, dan kurangnya pengganti yang layak untuk bahan baku, melemahkan posisi produsen. Namun, fragmentasi pasar pemasok memudahkan kekuatan pemasok. Ancaman pendatang baru termasuk moderat karena dibutuhkan investasi modal yang tinggi dan adanya merek-merek yang sudah terkenal.

Pengganti untuk buah dan sayuran kaleng termasuk produk segar serta produk beku. Buah dan sayuran kaleng tidak mudah rusak karena mereka dapat disimpan untuk waktu yang lebih lama, baik oleh pengecer atau konsumen. Sementara makanan beku membutuhkan tempat penyimpanan dingin yang mahal, keduanya merupakan ancaman yang kuat karena biaya beralih yang rendah. Meskipun ulasan konsumen seringkali kritis pada buah dan sayuran kalengan, penjualan produk tersebut terus meningkat yang berfefek mengurangi sedikit tingkat persaingan di pasar meskipun ini diintensifkan oleh biaya tetap yang tinggi dan hambatan untuk keluar.

(28)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 27

2.7.1 Kekuatan Pembeli

Faktor-faktor pengendali kekuatan pembeli di pasar buah-buahan dan sayuran kaleng Spanyol, tahun 2015

Sumber: Marketline (2015)

Saluran distribusi utama di pasar buah dan sayuran kaleng Eropa adalah melalui supermarket dan hipermarket yang mewakili 68% dari nilai pasar. Perusahaan ritel dengan jaringan distribusi kuat menyediakan basis yang kuat bagi para pemain untuk meluncurkan produk mereka. Ritel besar, seperti supermarket, dapat melakukan pembelian besar dan menegosiasikan harga dengan produsen, ini meningkatkan daya pembeli.

Produk buah dan sayuran kaleng hanya salah satu sumber pendapatan bagi supermarket besar; Namun itu adalah salah satu yang dianggap penting. Ritel akan membuat persediaan barang dengan merk yang konsumen pilih, ini berarti ada pemilihan atas identitas merek. Secara keseluruhan, kekuatan pembeli dinilai sebagai moderat.

(29)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 28

2.7.2 Kekuatan Pemasok

Faktor-faktor pengendali kekuatan pemasok di pasar buah-buahan dan sayuran kaleng Spanyol, tahun 2015

Sumber: Marketline (2015)

Pemain mendapatkan produk untuk pasar makanan buah dan sayuran kaleng melalui dua cara. Mereka dapat membelinya di pasar terbuka, di mana hanya ada sedikit kontrol atas harga. Hal ini dapat diatasi melalui teknik seperti perlindungan harga. Atau, mereka dapat melakukan negosiasi kontrak pasokan dengan petani, dimana kontrak tetap berjangka dengan harga berkala umum dinegosiasikan.

Pemimpin pasar harus menjaga kualitas produk jika mereka ingin mempertahankan ekuitas merek mereka dalam jangka panjang. Selanjutnya, kebutuhan untuk sumber bahan baku dengan kualitas yang tepat akan menambah posisi pemasok yang dapat menampung permintaan pemain. Namun, persaingan ini lebih ditekankan oleh tingkat diferensiasi produk yang sangat rendah ketika memasok bahan dasar. Ini melemahkan kekuatan pemasok. Secara keseluruhan, kekuatan pemasok tergolong moderat.

(30)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 29

2.7.3 Pemain Baru

Faktor-faktor yang mempengaruhi peluang pemain baru di pasar buah-buahan dan sayuran kaleng Spanyol, tahun 2015

Sumber: Marketline (2015)

Mendirikan fasilitas manufaktur berikut pemasaran buah dan sayuran kaleng melibatkan kebutuhan modal yang besar. Buah dan sayuran kaleng tidak bisa diperiksa oleh konsumen sebelum membeli tidak seperti barang tanpa kemasan seperti buah segar atau produk dalam kemasan transparan. Beberapa produk hanya berbeda dalam kemasannya. Hal ini mendorong konsumen untuk memilih sesuai dengan merek.

Outlet ritel terkenakan biaya peralihan yang minimal mengingat hubungan asimetris dengan pemasok sehingga setiap gerakan konsumen akan tercermin dalam pilihan persediaan mereka. Pergerakan seperti ini di pasar dapat memancing calon pemain baru. Selain itu, pengalengan merupakan proses industri yang sangat sulit untuk dilakukan tanpa pengetahuan teknis yang memadai. Skala ekonomi memberikan manfaat pada pemain yang, setelah mendirikan fasilitas produksi dapat dengan cepat memproduksi massal dan menghasilkan tambahan volume dengan biaya relatif sedikit. Profitabilitas faktor ini memungkinkan produsen untuk mengakomodasi tuntutan dari pasar yang sensitif harga. Tanpa harga yang kompetitif, walaupun begitu, pendatang baru dapat berjuang untuk terus bertahan.

Mengamankan akses ke saluran distribusi adalah tantangan utama bagi pendatang potensial. ruang pada rak di ritel adalah sumber daya penting tetapi terbatas, dan mungkin sulit untuk membujuk ritel besar untuk mengalokasikan tempat untuk pemain baru, terutama di pasar ritel

(31)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 30 makanan yang sangat kompetitif. Secara keseluruhan, kesempatan untuk pemain baru termasuk kategori menengah.

2.7.4 Ancaman dari Produk Substitusi

Faktor-faktor yang mempengaruhi ancaman dari substitusi di pasar buah-buahan dan sayuran Kaleng di Spanyol, tahun 2015

Sumber: Marketline (2015)

Pengganti utama untuk buah dan sayuran kaleng adalah produk segar dan produk beku, yang juga memiliki masa penyimpanan yang panjang. produk beku merupakan alternatif yang paling kredibel yang semakin populer, tetapi produk jenis ini memiliki satu kelemahan, yaitu memerlukan fasilitas penyimpanan dingin memerlukan biaya energi yang tinggi. Selain itu, konsumen rumahan umumnya dibatasi oleh pertimbangan ruang yang dibutuhkan.

Telah ada ekspansi yang konsisten untuk produk beku. biaya peralihan yang rendah dan tingginya volume produk yang beredar di pasaran menurunkan biaya penyimpanan. Dengan demikian, produk beku memenuhi syarat sebagai calon pengganti potensial dan bukan hanya sebagai pilihan tambahan bagi konsumen. Secara keseluruhan, ancaman dari produk subsitusi dinilai kuat.

(32)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 31

2.7.5 Tingkat Persaingan

Faktor-faktor pengendali tingkat persaingan di pasar buah-buahan dan sayuran kaleng di Spanyol, tahun 2015

Sumber: Marketline (2015)

Pasar buah dan sayuran kaleng Eropa sangat terfragmentasi dengan tiga pemain memegang 14,9% dari nilai pasar, menyoroti pasar yang lebih kompetitif. Hambatan keluar yang tinggi, karena meninggalkan pasar akan membutuhkan divestasi aset substansial dan khusus. Biaya tetap juga cenderung tinggi, dan proses yang otomatis berarti bahwa produksi bisa digenjot bila diperlukan. Persaingan diintensifkan oleh fakta bahwa produk sebagian besar tidak berbeda satu sama lain, sehingga sulit untuk mempertahankan konsumen. Meskipun banyak produsen telah melakukan diversifikasi ke arah lain, beberapa tetap tergantung pada pendapatan inti dari penjualan produk kaleng. Secara keseluruhan, ada tingkat persaingan yang kuat dari di pasar ini.

(33)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 32

III.

PELUANG PASAR BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KALENG

DI SPANYOL

3.1

Pendahuluan

Spanyol merupakan negara uni eropa kedua terbesar setelah Italia dalam hal konsumsi buah-buahan dan sayuran kaleng, dengan persentase 14% dari keseluruhan konsumsi negara uni eropa. Pasar ritel makanan di spanyol sangat terkonsentrasi. Hampir semua buah dan sayuran olahan, termasuk kaleng, dijual melalui supermarket, hypermarket dan toko lain milik salah satu beberapa rantai ritel. ritel Spanyol terintegrasi secara vertikal dengan sumber (grosir) dan perusahaan distribusi. Marketbrief ini akan memberikan informasi tentang spesifikasi produk, informasi harga, dan persyaratan penting untuk promosi dan juga statistik tentang buah dan sayuran kaleng di pasar Spanyol.

Untuk mengekspor ke Uni Eropa, perlu diingat bahwa ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Market brief ini diharapkan dapat membantu industri/pengusaha di Indonesia yang berminat untuk mengekspor ke Uni Eropa, khususnya ke Spanyol. Data-data yang dipakai sebagai sumber market brief ini berasal dari data statistik, studi dan survei yang dilakukan oleh

CBI Market Information Database, Eurostat, MarketLine Advantage, dan Global Trade Atlas.

Informasi yang disediakan dalam market brief ini tidak mencakup seluruh data dan informasi yang dibutuhkan untuk aktivitas ekspor ke negara Uni Eropa, khususnya Spanyol. Maka dari itu, penggunaan data dan informasi yang disediakan di market brief ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan dengan pemahaman yang cukup. Pada bagian di bawah ini, akan dijelaskan mengenai pembagian kelompok produk dan data-data yang dipakai sehingga diharapkan dapat membantu dalam pemahaman/ interpretasi dari informasi yang diberikan di market brief ini.

3.2

Deskripsi Produk

Buah-buahan dan sayuran kaleng adalah buah-buahan dan sayuran yang diproses dan dikemas dalam wadah kedap udara.Metode pengolahannya adalah dengan pemanasan dan penggunaan media pengawetan seperti gula, asam sitrat dan lainnya. produk kalengan yang demikian membuatnya dapat disimpan dengan aman pada suhu kamar.

(34)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 33 buah dan sayuran kalengan yang diolah atau

diawetkan mengandung tambahan ethanol dan / atau gula

buah dan sayuran kaleng yang diolah atau diawetkan dengan cuka atau asam asetat Jambu biji, mangga, manggis, 'pepaya', buah

asam, jambu mete

apel, leci, nangka, sapodillo plum, markisa, carambola,

pitahaya, kelapa, kacang mete, kacang brazil, kacang pinang 'sirih', kacang cola dan kacang macadamia dan campurannya.

Nanas Buah pir

Buah jeruk, jeruk mandarin aprikot Ceri Stroberi Peaches, Jahe anggur Plum

Kentang dalam bentuk tepung, makanan atau serpih (excl. Beku, tidak termasuk. Diiris tipis, dimasak dalam lemak atau minyak, atau tidak asin atau rasa, dalam kemasan kedap udara) Jagung, diolah atau diawetkan (excl. dengan gula atau ethanol dan jagung manis)

sayuran homogen yang disiapkan sebagai makanan bayi atau untuk keperluan diet

mangga

Ubi, kentang manis dan buah sejenis dari genus capsicum (excl. Paprika manis dan pimentos)

Jagung Jamur Lada manis

Mentimun dan acar

sayuran lainnya, buah, kacang dan bagian tanaman lainnya, diolah atau diawetkan dengan cuka

Zaitun tomat kupas Peas

kacang baik dikupas maupun tidak (Excl. Beku) Asparagus

rebung (excl. beku) Caper (excl. Beku) Artichoke (excl. Beku) Wortel (excl. Beku)

Campuran sayuran (excl. Beku) Sauerkraut, non-beku

sayuran homogen sebagai makanan bayi atau untuk keperluan diet

3.3

Klasifikasi dan Spesifikasi Produk

Klasifikasi Produk: Combined Nomenclature (CN)

Klasifikasi produk yang berguna bagi negara berkembang sebagai produsen dibawah ini menggunakan Combined Nomenclature (Eurostat, 8 angka) dan Harmonised System (WCO, 6 angka) untuk produk yang diperdagangkan. Tabel dibawah ini menunjukkan produk-produk terkait yang masuk pada klasifikasi buah dan sayuran kaleng:

(35)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 34

Kode Deskripsi Kode

2001.10 Timun fermentasi

2001.90 Buah dan sayuran lain yang difermentasi

2002.10/90 Tomat 2003.10/20/90 Jamur 2005.10 Sayuran umum 2005.40 Kacang polong 2005.51/59 Kacang-kacangan 2005.60 Asparagus 2005.70 Zaitun 2005.80 Jagung manis

2005.91/99 Sayuran lain dalam kaleng

2008.20 Nanas 2008.30 Jeruk 2008.40 Pir 2008.50 Apricot 2008.60 Ceri 2008.70 Kesemek 2008.80 Stroberi 2008.91 Buah sawit

2008.92. 2008.99 Campuran dan buah lain, bagian tumbuhan yang dapat dimakan Buah dan sayuran kaleng harus memiliki warna, rasa dan aroma yang sama dengan buah dan sayuran aslinya, juga memiliki karakteristik tekstur yang sesuai dengan tipe produk dan harus bebas dari cacat.

Pemberian Label

Jika Anda mengekspor makanan ke Uni Eropa, Anda perlu tahu bahwa semua produk makanan kemasan yang dijual kepada konsumen di Uni Eropa harus mematuhi undang-undang pelabelan. Label tidak boleh mengandung tinta beracun ataupun lem.

Buah dan sayuran kaleng yang dijual di pasar harus mencantumkan informasi berikut:  Nama produk

 Daftar bahan-bahan;

 Kuantitas bahan atau kategori bahan;  Berat bersih;

 Tanggal daya tahan minimal terdiri dari hari, bulan, dan tahun agar dan didahului oleh kata-kata "best before" atau "best before end" atau "use by";

(36)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 35  Instruksi kondisi penyimpanan khusus yang dibutuhkan;

 Nama dan alamat produsen atau pengemas,  Negara asal produk,

 Instruksi penggunaan,

 Indikasi kadar alkohol jika mengandung lebih dari 1,2% alkohol. Kemasan

Kemasan harus diisi dengan benar dengan produk (termasuk media kemasan), yang seharusnya menempati tidak kurang dari 90% dari kapasitas air dari kemasan.

Persyaratan untuk kemasan berbeda-beda antara segmen pasar. Oleh karena itu, sangat penting bahwa Anda mendiskusikan kebutuhan kemasan yang disukai dengan pelanggan Anda. Beberapa karakteristik umum adalah:

 Ukuran: 100 ml-1 liter untuk ritel; 50-150 ml atau 30-50 g per kantong untuk ritel; 1-5 liter untuk kebutuhan katering, juga untuk industri.

 Karena buah dan sayuran kaleng adalah produk yang solid, kuantitas dan kuantitas bersih yang ditunjukkan pada kaleng umumnya berat (g), bukan volume (ml).

 Bahan: toples kaca telah menggantikan kaleng di pasar dalam beberapa dekade terakhir.  Kemungkinan untuk pemeriksaan visual akan isi jika produk dikemas dalam kaca

meningkatkan nilai dari produk ini. Penggunaan kemasan plastik meningkat, terutama di segmen siap konsumsi (sering ditawarkan dalam porsi kecil).

 Inovasi: kemasan yang inovatif, seperti kemasan ramah-microwave, desain warna-warni yang menarik, kemasan makanan ringan (produk dikeringkan), merangsang permintaan baru (mis camilan kantong dengan zaitun yang dikeringkan semakin popular di pasar).  Informasi untuk wadah non-ritel harus diberikan baik pada wadah atau dalam dokumen

yang menyertai, kecuali nama produk, nama dan alamat produsen, packer, distributor atau importir, serta petunjuk penyimpanan, harus disertakan pada wadah kemasan.

Dua jenis kemasan kaleng yang digunakan di Uni Eropa:

 ‘Pengalengan dengan air’ atau pengalengan dengan air panas, menggunakan ketel besar yang berisi air mendidih. kemasan terisi direndam di dalam air dan dipanaskan sampai suhu internal 212 derajat untuk jangka waktu tertentu. Metode ini digunakan untuk pengolahan makanan tinggi asam, seperti buah, acar makanan, dan tomat.

 ‘Pengalengan dengan tekanan’ menggunakan ketel besar yang menghasilkan uap dalam kompartemen terkunci. Kemasan terisi di dalam ketel mencapai suhu internal 240 derajat di

(37)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 36 bawah tekanan tertentu (dinyatakan dalam pound) yang diukur dengan pengukur tekanan. Metode ini digunakan untuk pengolahan makanan asam, seperti sayuran.

Beberapa Produk Teh yang tersedia di pasar Spanyol

3.4

Persyaratan untuk produk buah dan sayuran kaleng di Spanyol

Persyaratan pembeli dapat dibagi menjadi (1) persyaratan wajib (Must); ini harus dipenuhi untuk memasuki pasar meliputi juga persyaratan secara hukum, (2) persyaratan umum (common), sebagian besar pesaing Anda akan telah menerapkan ini dan karena itu Anda akan perlu untuk mematuhi dalam rangka untuk bersaing dengan pasar, dan (3 ) kebutuhan pasar niche untuk segmen tertentu.

Persyaratan Wajib - keamanan pangan dan menginformasikan konsumen dengan benar Berikut 'harus' berlaku untuk produk dan penggunaan tercantum di sini:

 Keamanan pangan dan kontrol kesehatan

 Kontaminasi, Kontaminan adalah zat yang mungkin hadir sebagai akibat dari berbagai tahap penanaman, pengolahan, pengemasan, transportasi atau penyimpanan. Uni Eropa telah menetapkan batas ambang untuk zat tertentu yang bisa hadir dalam produk makanan, seperti kontaminasi mikrobiologi dan residu pestisida.

 Komposisi, Produk dapat ditolak oleh pembeli dan Uni Eropa jika produk tidak jelas, tidak sah atau mengandung bahan asing yang berlebihan. Ada undang-undang khusus untuk

(38)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 37 bahan aditif (misalnya warna, pengental) dan perisa dengan ambang batas jumlah yang diizinkan

 Pelabelan, Label harus menginformasikan konsumen tentang komposisi bahan, produsen, metode penyimpanan dan petunjuk penyajian. Klaim Gizi dan kesehatan yang menunjukkan bahwa makanan memiliki karakteristik menguntungka tidak boleh menyesatkan. Oleh karena itu, klaim gizi atau kesehatan harus disetujui terlebih dahulu oleh Badan Keamanan Makanan Eropa (EFSA).

 Bahan-bahan yang terkena kontak dengan produk, Ketentuan pengendalian kesehatan tertentu berlaku untuk bahan kemasan yang bersentuhan dengan makanan (misalnya kaleng, botol). bahan kontak makanan harus diproduksi sehingga bahan yang dikandung didalamnya tidak mengontaminasi makanan dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, mengubah komposisi makanan dengan cara yang tidak dapat diterima atau dampak pada rasa dan bau dari bahan makanan. Timah, yang dikenal dapat larut ke dalam makanan. Ini telah terbukti terjadi dalam kasus makanan kaleng, oleh karena itu, peraturan Uni Eropa menetapkan tingkat maksimum timah yang dapat ditemukan dalam makanan.

(39)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 38 Persyaratan umum: manajemen keamanan pangan yang penting, fokus pada bisnis yang berkelanjutan akan menguntungkan

 Sertifikasi Keamanan Pangan sebagai jaminan, karena keamanan pangan merupakan prioritas utama di semua sektor makanan Uni Eropa, Anda dapat mengharapkan banyak pemain untuk meminta jaminan tambahan dari Anda dalam bentuk sertifikasi.

 Tanggung jawab perusahaan, pembeli Uni Eropa (terutama pembeli besar di negara-negara Uni Eropa barat dan utara) mulai meningkatkan perhatian akan tanggung jawab perusahaan mereka mengenai dampak sosial dan lingkungan dari bisnis mereka. Hal ini juga mempengaruhi Anda sebagai pemasok. Persyaratan umum termasuk penandatanganan kesepakatan yang menyatakan bahwa Anda melakukan bisnis secara bertanggung jawab, seperti Anda (dan pemasok Anda) menghormati hukum lingkungan dan tenaga kerja lokal, menghindari korupsi dll.

Persyaratan niche: pasar yang berkembang untuk produk bersertifikat

Fairtrade certification, produk Fairtrade diproduksi dengan fokus tambahan pada kondisi

sosial di daerah penghasil. Produk bersertifikat ini adalah cara yang paling ampuh untuk membuktikan kinerja bisnis Anda sehubungan dengan kondisi sosial dalam rantai pasokan Anda. Setelah sertifikasi oleh pihak ketiga yang independen, Anda dapat menempatkan logo Fair Trade pada produk Anda. Secara umum, harga premium yang dibayar untuk produk perdagangan yang adil. Meskipun tumbuh, pasar untuk buah dan sayuran kaleng bersertifikat Fair Trade masih termasuk pasar niche.

 Organik, buah dan sayuran kaleng organik diproduksi dan diproses dengan teknik alami (mis rotasi tanaman, perlindungan tanaman biologis, pupuk hijau, kompos). Meskipun tumbuh, pasar masih relatif kecil. Untuk memasarkan buah dan sayuran kalengan di Uni Eropa sebagai organik, mereka harus ditumbuhkan dengan metode produksi organik yang ditetapkan dalam undang-undang Uni Eropa dan fasilitas pengolahan harus diaudit oleh lembaga sertifikasi terakreditasi. Setelah itu kemudian dapat Anda menempatkan logo organik Uni Eropa pada produk Anda.

Rainforest Alliance, Rainforest Alliance (RA) standar skema keberlanjutan yang berfokus

utama pada isu-isu lingkungan. Rainforest Alliance mensertifikasi produk tropis seperti pisang, nanas, mangga, alpukat, jambu dan jeruk. Rainforest Alliance berkembang cepat di pasar buah segar. Hal ini masih sangat kecil di pasar untuk buah dan sayuran kaleng.

(40)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 39 Logo Setrifikasi Fairtrade, Rainforest Alliance, dan Organik Uni Eropa

3.5

Jalur Distribusi Pemasaran di Spanyol

Pada umumnya buah dan sayuran yang diproses (PFV) akan menjalani proses awal di negara berkembang dan akan diperdagangkan (kadang-kadang melalui importir terpisah) pada pasar Eropa. Hasil dari proses awal tersebut kemudian mengalami putaran kedua pengolahan dalam industri manufaktur makanan. Industri produk kalengan memiliki rantai pasokan yang tidak begitu kompleks, di mana importir menjual produk akhir langsung ke segmen yang berbeda-beda. Metode pengolahan termasuk pembekuan, pengawetan, dan pengalengan, Dalam rantai pasokan, produsen makanan berada di bawah tekanan yang dari ritel dan posisi importir juga di bawah tekanan, karena produsen cenderung berusaha melewati mereka. Selain itu, tingginya volatilitas harga dan permintaan dari negara berkembang menempatkan eksportir dalam posisi yang lebih kompetitif.

 Setelah panen, buah-buahan dan sayuran yang diolah di negara-negara berkembang melalui berbagai metode, termasuk pembekuan, pengawetan, pengalengan dan pemasakan. metode pengolahan yang canggih, dan permintaan meningkat membuat produk dapat diproduksi sesuai dengan spesifikasi yang berbeda-beda.

 Peran importir pada pasar ini agak melemah, pada banyak kasus, importir merangkap sebagai pengemas untuk industri ritel dan sebagai penjual untuk industri pengolah makanan.

 Industri pengolah makanan mengkonsumsi pangsa terbesar dari buah dan sayuran sebagai bahan baku untuk pasar uni eropa.

 Sekor pengemasan cenderung ingin melewati importir dan mendapatkan produk langsung dari eksportir di negara berkembang. Saluran ini mengimpor produk dalam

(41)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 40 jumlah besar, mengemasnya dengan atau tanpa pengolahan dan menjualnya kepada segmen konsumen akhir (dalam banyak kasus, ritel).

 Saluran ritel semakin menuntut produk bersertifikat dan trend kesehatan (fungsional, organik dan alami). pasar private label masih terus berkembang dan akan terus seperti itu di masa depan. Hal ini berlaku terutama untuk segmen supermarket. Selain jenis produk, kemasan telah mulai mempengaruhi permintaan produk ini, permintaan untuk kemasan yang mudah dibuka, kemasan on-the-go. Bukti juga menunjukkan bahwa banyak konsumen membeli produk dalam kemasan yang lebih mudah untuk didaur ulang.

 Sektor layanan makanan biasanya disediakan oleh importir khusus (grosir). proses di negara-negara berkembang umumnya mengemas buah dan sayuran kaleng secara keseluruhan, dalam potongan dan koktail terutama untuk sektor makanan-layanan.

Jalur Distribusi Uni Eropa untuk buah dan sayuran kaleng

Sumber: CBI (2016)

3.6

Permintaan untuk produk buah dan sayuran kaleng di Spanyol

Total impor buah kaleng spanyol mengalami peningkatan sebesar 3,5% dalam volume tetapi hanya meningkat 1% dalam nilai antara tahun 2011 dan 2015. Hal ini mencerminkan pergeseran ke impor yang lebih banyak dalam jumlah tapi tidak dalam kualitas, ini juga bisa disebabkan oleh penurunan harga pasar selama periode tersebut. Sehubungan dengan negara-negara Eropa lainnya, Spanyol merupakan importir terbesar keenam buah-buahan kalengan di Eropa. Jerman adalah importir terbesar di Eropa buah-buahan kaleng (€ 487 juta pada tahun 2014).

(42)

ITPC BARCELONA [Peluang Pasar Buah-Buahan dan Sayuran Kaleng di Spanyol 2016] 41 Pemasok utama spanyol untuk buah kaleng adalah: India (mangga, jambu biji dan koktail buah tropis), Kosta Rika (buah tropis), Ekuador (sirsak, mangga), USA (saus cranberry), Guatemala (rambutan, mangga, pepaya) dan Indonesia (nanas). Meskipun Thailand merupakan pemasok utama dari nanas kalengan, ekspor ke spanyol telah menurun terus-menerus dan pada 2014 Indonesia mengambil posisi terdepan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kenaikan harga pasokan dari Thailand.

Pemasok Utama Produk Nanas Kalengan untuk Spanyol, 2011-2015

Sumber: GTIS (2016)

Melihat tren tersebut, potensi perdagangan dengan spanyol atas komoditas buah dan sayur kalengan masih cukup tinggi, terutama pada komoditas nanas kalengan. Walaupun indonesia telah menjadi pemasok utama spanyol untuk komoditas ini, pangsa pasar masih dapat ditingkatkan lagi jika melihat kenyataan perbandingan share spanyol dalam ekspor indonesia yang sedikit menurun dalam 5 tahun terakhir. Ini berarti indonesia masih dapat meningkatkan jumlah ekspor dengan mengambil pangsa pasar yang ada yang masih disumbangkan oleh negara lain karena sebagai negara tujuan ekspor terbesar kedua setelah Amerika serikat, Spanyol masih berperan besar dalam keuntungan perdagangan yang dapat diterima indonesia dari komoditas tersebut.

- 10 20 30 40 50 60 70

World Indonesia Philippines Kenya Thailand Germany

R ib u T o n 2011 2012 2013 2014 2015

Gambar

Grafik distribusi pasar buah dan sayuran kaleng di Spanyol,  dalam % share, berdasarkan nilai, tahun 2014
Tabel berikut memberikan informasi tentang harga konsumen untuk buah dan sayuran kaleng  di pasar spanyol

Referensi

Dokumen terkait

Tahap pertama akan dilakukan intepretasi plot data dari permintaan impor buah-buahan (apel, pear, jeruk mandarin, anggur, durian) dan sayuran (bawang merah, bawang

Untuk memperoleh data tentang tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan antara lain tanaman yang mjenghasilkan dan produksi.. Penanggung

Krisis ekonomi yang terjadi secara berkepanjangan di Spanyol terus menjadi penghambat besar bagi belanja tas dan koper di Spanyol pada tahun 2012 seiring dengan

di samping mengandung zat gizi berupa vitamin dan mineral sebagai komponen utama, buah dan sayuran juga mengandung zat-zat yang tidak masuk zat gizi, tetapi sangat bermanfaat dan

Data yang diekstraksi dari literatur yaitu spesies bakteri asam laktat dari sayuran dan buah-buahan, asal bakteri asam laktat, konsentrasi media yang digunakan, metode uji

Menurut data dari Euromonitor international manufaktur Spanyol meliputi mayoritas permintaan untuk alas kaki di negara ini walaupun terjadi penetrasi besar-besaran dari

Soal Latihan Buah – Buahan dan Sayuran Fruits & Vegetables dalam Bahasa Inggris Answer the question by choose between a, b, and c 1.. Do you like

Hasil:Intervensi ini menyebabkan peningkatan kemampuan untuk mengidentifikasi masing-masing sayuran dan buah-buahan, perhatian yang lebih besar terhadap asal produk yang ditanam di