• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1 FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)

SE NO.10/8/DPU TANGGAL 28 FEBRUARI 2008 TENTANG

PENUKARAN UANG RUPIAH

1. Q. Apakah tujuan diterbitkannya ketentuan penukaran uang rupiah?

A. Tujuan dari diterbitkannya ketentuan penukaran uang rupiah adalah sebagai

berikut:

• Memperhatikan rasa keadilan bagi masyarakat yang melakukan penukaran

uang rusak ke Bank Indonesia.

• Memberikan perlindungan bagi masyarakat, perbankan dan Bank Indonesia.

• Memberikan edukasi kepada masyarakat untuk lebih menghargai uang rupiah.

• Mengacu pada best practice pada bank sentral negara lain.

Q. Bagaimana pengaturan tentang penetapan besarnya penggantian atas uang rusak?

A. Penetapan besarnya penggantian atas uang rusak yang diatur dalam ketentuan

ini adalah sebagai berikut:

• Uang Kertas (UK)

dalam hal fisik UK lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya dan Ciri

Uang dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai

nominal;

dalam hal fisik UK sama dengan atau kurang dari 2/3 (dua pertiga) ukuran

aslinya, tidak diberikan penggantian.

• Penggantian sebesar nilai nominal terhadap Uang Kertas di atas hanya

diberikan sepanjang memenuhi persyaratan :

Uang Rusak masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor

seri yang lengkap. Yang dimaksud satu kesatuan dengan atau tanpa

nomor seri yang lengkap adalah kondisi fisik UK yang diserahkan oleh

masyarakat tidak terdiri dari 2 (dua) bagian atau lebih dan dengan atau

(2)

2 Uang Rusak tidak merupakan satu kesatuan, tetapi terbagi menjadi paling

banyak 2 (dua) bagian terpisah, dan kedua nomor seri pada Uang Rusak

tersebut lengkap dan sama.

Uang Rusak dengan 2 (dua) bagian terpisah yang disambungkan kembali

dengan perekat termasuk Uang Rusak yang tidak merupakan satu

kesatuan.

• Uang Logam (UL)

dalam hal fisik UL lebih besar dari 1/2 (setengah) ukuran aslinya dan Ciri

Uang dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai

nominal;

dalam hal fisik UL sama dengan atau kurang dari 1/2 (setengah) ukuran

aslinya, tidak diberikan penggantian.

• UK yang terbuat dari bahan plastik (polimer)

dalam hal fisik UK mengerut dan masih utuh serta Ciri Uang dapat

dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal;

dalam hal fisik UK mengerut dan tidak utuh, diberikan penggantian

sebesar nilai nominal sepanjang Ciri Uang masih dapat dikenali

keasliannya dan fisik Uang lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran

aslinya.

2. Q. Bagaimana penukaran atas uang rusak yang diduga dilakukan secara sengaja atau dilakukan secara sengaja?

A. Bank Indonesia kas tidak memberikan penggantian atas Uang Rusak apabila

menurut pertimbangan Bank Indonesia kerusakan Uang tersebut diduga dilakukan

secara sengaja atau kerusakan Uang tersebut dilakukan secara sengaja.

3. Q. Bagaimana penukaran atas uang rusak yang memerlukan penelitian secara laboratoris?

A. Mekanisme penukaran atas uang rusak yang memerlukan penelitian secara

(3)

3

• Dalam hal diperlukan proses penelitian secara laboratoris terhadap uang rusak

yang diterima dari masyarakat, maka Bank Indonesia dapat menahan uang

rusak dalam rangka menilai besarnya keutuhan dan/atau menetapkan

penggantian atas uang rusak tersebut.

• Dalam hal uang rusak akan ditahan oleh Bank Indonesia, masyarakat

menyerahkan surat pernyataan yang antara lain berisi kesediaan bahwa:

uang rusak ditahan oleh Bank Indonesia untuk dilakukan penelitian secara

laboratoris; dan

apabila uang rusak setelah dilakukan penelitian secara laboratoris tidak

dikembalikan oleh Bank Indonesia, sepanjang kondisi fisik uang rusak

Referensi

Dokumen terkait

Perubahan Keempat Atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 6/17/DPM Tanggal 6 April 2004 perihal Transaksi Perdagangan Sertifikat Bank Indonesia Secara Repurchase Agreement

Dengan diimplementasikannya SEBI mengenai perubahan ketiga atas SEBI SKNBI tersebut, apa yang harus dilakukan oleh bank-bank sebagai peserta SKNBI. Terkait dengan

• Kegiatan Pelayanan Kas yang selanjutnya disebut dengan KPK adalah kegiatan kas dalam rangka melayani pihak yang telah menjadi nasabah Bank, meliputi2.

Perubahan Kedua Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/40/PBI/2005 Tentang Pengeluaran dan Pengedaran Uang Kertas Rupiah.. Pecahan 10.000 (Sepuluh Ribu) Tahun

Apabila Pengurus Bank, Pemegang Saham Pengendali dan pejabat eksekutif Bank dengan sengaja tidak melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketaatan Bank

(2) Penerbitan Structured Product oleh Bank yang disertai dengan proteksi penuh atas pokok dalam mata uang asal pada saat jatuh tempo sebagaimana dimaksud pada ayat

mempunyai alamat serta tempat kedudukan di Indonesia. Nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa Bank. KLARIFIKASI ATAS UANG YANG DIRAGUKAN KEASLIANNYA. 1. Permintaan klarifikasi

Sehubungan dengan berakhirnya masa transisi untuk pendaftaran atas kegiatan usaha Pengiriman Uang pada tanggal 31 Desember 2008, sesuai Peraturan Bank Indonesia