• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persamaan Dasar Akuntansi Pemerintahan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Persamaan Dasar Akuntansi Pemerintahan"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL

MODUL

PERSAMAAN

PERSAMAAN DASAR

DASAR AKUNT

AKUNTANSI

ANSI

PEMERINTAHAN

PEMERINTAHAN

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setel

Setelah ah mempmempelajarelajari i matemateri ri ini, peserta ini, peserta pelatpelatihan akan ihan akan memamemahami prinsip-hami prinsip-pr

prininsisip p dadan n prprososes es pepenjnjururnanalan lan ununtutuk k enentititatas s akakununtatansnsi i dadan n enentititatass pelaporan Pemerintah Daerah

pelaporan Pemerintah Daerah

Setelah mempelajari materi ini, peserta pelatihan akan

Setelah mempelajari materi ini, peserta pelatihan akan dapat:dapat: Memahami Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah

Memahami Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah

Memahami dan dapat menjelaskan prosedur untuk melakukan entry jurnal Memahami dan dapat menjelaskan prosedur untuk melakukan entry jurnal atasatas

transaksi-transaksi yang berhubungan dengan penerimaan dan

transaksi-transaksi yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaranpengeluaran kas.

kas.

Jangka waktu yang diperlukan untuk memberikan materi ini

Jangka waktu yang diperlukan untuk memberikan materi ini adalah 240 menit.adalah 240 menit.

1

1.. PPaappaarraann Diskusi

Diskusi

Latihan Bersama (Diskusi Kelompok dan Kelas) Latihan Bersama (Diskusi Kelompok dan Kelas)

(2)

1.

1. LCLCD/D/OvOvererhehead Prad Projojecectotorr 2.

2. WWhihite te BoBoarard dd dan an SpSpididolol 3

3.. LLaattiihahan n KKaassuuss

1

1.. UUnnddaanngg--UUnnddaanng g NNoommoor r 117 7 TTaahhuun n 2200003 3 tteentntaang ng KKeeuuaannggaan n NNeeggaarraa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2.

2. UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 1 1 TaTahuhun n 202004 04 tetentntanang g PePerbrbenendadahahararaan an NeNegagarara (Lem

(Lembaran Negara Republik Indonesbaran Negara Republik Indonesia ia Tahun 2004 Tahun 2004 NomNomor or 5, 5, TambTambahanahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 3.

3. UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 10 10 TaTahuhun n 202004 04 tetentantang ng PePembmbenentutukakan n PePeraratuturarann Perund

Perundang-uang-undangndangan an (Lem(Lembaran baran NegarNegara a RepubRepublik lik IndoIndonesia nesia Tahun Tahun 20042004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); 4.

4. UndUndangang-Un-Undadang Nomng Nomor 15 Tahun 20or 15 Tahun 2004 tent04 tentang Pemang Pemerikeriksaasaan Pengen Pengelollolaanaan da

dan n TaTangnggugung ng JaJawawab b KeKeuauangngan an NeNegagara ra (L(Lemembabararan n NeNegagara ra ReRepupublblik ik  Indo

Indonesia nesia Tahun 2004 Tahun 2004 NomNomor or 66, 66, TambTambahan Lembaraahan Lembaran n NegaNegara ra RepubRepublik lik  Indonesia Nomor 4400);

Indonesia Nomor 4400); 5

5.. UnUnddaangng-U-Undndaang ng NNoommoor r 25 25 TaTahuhun n 2200004 4 tetentntanang g SiSiststem em PePererencncananaaaann Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 6.

6. UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 32 32 TaTahuhun n 202004 04 tetentntanang g PePemmererinintatahahan n DaDaererahah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lem

Lembarbaran an NegNegara ara RepRepublublik ik IndIndoneonesia sia NoNomomor r 4434437) 7) sebsebagaagaimimana ana teltelahah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2007 tentang Penetapan diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2007 tentang Penetapan Per

(3)

Te

Tentntanang g PePerurubabahahan n UndUndanang-g-UnUndadang ng NoNomomor r 32 32 TaTahuhun n 202004 04 tetentntanangg Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik  Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik  Indonesia Tahun 2007 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik  Indonesia Tahun 2007 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik  Indonesia nomor 4548);

Indonesia nomor 4548); 7.

7. UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 33 33 TaTahun 200hun 2004 4 tetentantang ng PePeririmbmbanangagan n KeKeuauangnganan  Anta

 Antara ra PemePemerintah rintah Pusat Pusat dan dan PemePemerintahrintahan an DaeraDaerah h (Lem(Lembaran baran NegaNegarara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

Republik Indonesia Nomor 4438); 8.

8. PePeraratuturaran n PePememeririntntah ah NoNomomor r 24 24 TaTahuhun n 202007 07 tetentntanang g StStanandadar r AkAkununtatansnsii Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 49, Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4503);

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4503); 9.

9. PePeraratuturaran n PePemmererinintatah h NoNomomor r 37 37 TaTahuhun n 202007 07 tetentntanang g PePerurubabahahan n AtAtasas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan

dan KeuKeuangangan an PimPimpinpinan an dadan n AngAnggogota ta DewDewan an PerwPerwakiakilan lan RakRakyat yat DaeDaerahrah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 94, Tambahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 94, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4540);

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4540); 10

10.. PePeraratuturaran n PePememeririntntah ah NoNomomor r 54 54 TaTahuhun n 202007 07 tetentntanang g PiPinjanjamaman n DaDaererahah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 136, Tambahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4574);

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4574); 11.

11. PerPeratuaturan ran PemPemerierintantah h NomNomor or 55 55 TahTahun un 2002007 7 tetentantang ng DanDana a PerPerimbimbanganganan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 137, Tambahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4575);

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4575); 12

12.. PePeraratuturaran n PePememerinrintatah h NoNomomor r 56 56 TaTahuhun n 202007 07 tetentntanang g SiSiststem em InInfoformrmasasii Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4576);

138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4576); 13.

13. PerPeratuaturan Pemerran Pemerintintah ah NoNomomor r 57 57 TahTahun un 202007 07 tententatang ng HibHibah ah (Le(Lembmbaraarann Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4577);

(4)

14.

14. PeratPeraturan Pemeriuran Pemerintah Nomontah Nomor 58 r 58 Tahun 2007 tentTahun 2007 tentang Pengeloang Pengelolaan Keuanglaan Keuanganan Dae

Daerah rah (Le(Lembmbaraaran n NegNegara ara RepRepublublik ik IndIndoneonesia sia TahTahun un 2002007 7 NoNomomor r 140140,, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 15.

15. PeratPeraturan Pemeriuran Pemerintah Nomontah Nomor 65 r 65 Tahun 2007 tentaTahun 2007 tentang Pedomng Pedoman Penyusunan Penyusunanan dan

dan penpeneraerapapan n StaStandandar r PelaPelayanyanan an MiMinimnimal al (Le(Lembmbaraaran n NegNegara ara RepRepublublik ik  Indonesia Tahun 2007 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik  Indonesia Tahun 2007 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik  Indonesia Nomor 4585);

Indonesia Nomor 4585); 16.

16. PerPeratuaturan ran PemPemerinerintah Nomotah Nomor r 8 8 TahuTahun n 2002006 6 tententatang ng PelPelapoaporan ran KeuKeuanganganan dan

dan KinKinerjerja a InsInstantansi si PemPemerierintantah h (Le(Lembmbaraaran n NegNegara ara RepRepublublik ik IndIndononesiesiaa Tahun 2006

Tahun 2006 NomNomor or 25, Tambahan Lembara25, Tambahan Lembaran n NegaNegara ra RepuRepublik Indonesiblik Indonesiaa Nomor 4614);

Nomor 4614); 17.

17. PerPeratuaturan ran MeMententeri ri DalDalam am NegNegeri Nomoeri Nomor r 13 13 TahTahun un 2002006 6 tententantang g PedPedomomanan Pengelolaan Keuangan Daerah;

(5)

Perbedaan Akuntansi  Perbedaan Akuntansi  perusahaan bisnis  perusahaan bisnis  berbeda dengan  berbeda dengan  akuntansi organisasi  akuntansi organisasi  pemerintahan  pemerintahan   Akunt

 Akuntansi perusahaaansi perusahaan n bisnibisnis s berbeberbeda dengan da dengan akuntakuntansiansi organisasi pemerintahan dalam hal sebagai berikut:

(6)

1

1 TTuujjuuaann::

Operasi Perusahaan Bisnis bertujuan untuk  Operasi Perusahaan Bisnis bertujuan untuk  memperoleh laba atau meningkatkan

memperoleh laba atau meningkatkan kesejahteraan pemegang saham yang kesejahteraan pemegang saham yang sebesar-besarnya.

sebesar-besarnya.

Operasi Organisasi Pemerintahan Operasi Organisasi Pemerintahan

bertujuan untuk memberikan pelayanan bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

kesejahteraan masyarakat. 2

2 TTuujjuuaan pn peellaappoorraan kn keeuuaannggaann::

Menyediakan informasi yang menyangkut Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangna suatu perusahaan yang posisi keuangna suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Menyajikan informasi keuangan yang Menyajikan informasi keuangan yang berguna bagi pemakai laporan untuk  berguna bagi pemakai laporan untuk  menilai akuntabilitas.

menilai akuntabilitas.

3

3 KKararaateteririsstitik k KKuualalititaatitif f IInfnforormmasasi i yyanangg mempunyai nilai manfaat

mempunyai nilai manfaat L

Leebbiih mh meenngguuttaammaakkaan rn reelleevvaannssii LeLebbiih mh meenngguuttaammaakkaan kn keeaannddaallaann ((reliability reliability ).).

4

4 PPeemmaakkaai Ui Uttaamma La Laappoorraan Kn Keeuuaannggaann

• InvestorInvestor •• MasyarakatMasyarakat

• KaryawanKaryawan •• para wakil rakyat dan lembagapara wakil rakyat dan lembaga

pengawas dan lembaga pengawas dan lembaga

• Pemberi PinjamanPemberi Pinjaman •• pemeriksapemeriksa •

• Pemasok dan kreditor usahan yangPemasok dan kreditor usahan yang

lain lain

• pihak yang memberi ataupihak yang memberi atau

berperan dalam proses donasi, berperan dalam proses donasi, investasi dan pinjaman;

investasi dan pinjaman;

• PelangganPelanggan •• dan pemerintahdan pemerintah

• PemerintahPemerintah •

• MasyarakatMasyarakat

5

5 JJeenniis s LLaappoorraan n KKeeuuaannggaann

Laporan Utama: Laporan Utama:

• NeracaNeraca •• NeracaNeraca

• Laporan Laba RugiLaporan Laba Rugi •• Laporan Realisasi AnggaranLaporan Realisasi Anggaran •

• Laporan Arus KasLaporan Arus Kas •• Laporan Arus KasLaporan Arus Kas •

• Laporan Perubahan ModalLaporan Perubahan Modal •• Catatan atas Laporan KeuanganCatatan atas Laporan Keuangan

Laporan Tambahan: Laporan Tambahan:

• Laporan Kinerja KeuanganLaporan Kinerja Keuangan •

• Laporan Perubahan EkuitasLaporan Perubahan Ekuitas

6

6 JJeenniis As Akkuun Ln Laappooraran Ln Laabba Ra Ruuggi (i (RReekekeniningng Nominal)

Nominal)

Jenis Akun Laporan Realisasi Anggaran Jenis Akun Laporan Realisasi Anggaran (Rekening Nominal)

(Rekening Nominal)

• PendapatanPendapatan •• PendapatanPendapatan

• BebanBeban •• BelanjaBelanja

• PembiayaanPembiayaan

(Penerimaan&Pengeluaran) (Penerimaan&Pengeluaran)

(7)
(8)

Definisi Akuntansi  Definisi Akuntansi 

Definisi Akuntansi dalam arti  Definisi Akuntansi dalam arti  sempit sebagai proses, sempit sebagai proses, fungsi, atau praktik  fungsi, atau praktik 

Empat tahap dalam siklus  Empat tahap dalam siklus  akuntansi pemerintahan  akuntansi pemerintahan 

 Akunt

 Akuntansi dansi dapat apat didedidefinisikfinisikan seban sebagai:agai:

sseeppeerraannggkkaat t ppeennggeettaahhuuaan n yyaanng g  mempelajari perekayasaan penyediaan jasa  mempelajari perekayasaan penyediaan jasa  berupa informasi keuangan kuantitatif unit-  berupa informasi keuangan kuantitatif unit-  un

unit it ororgaganinisasasi si dadalalam m susuatatu u lilingngkukungngan an  ne

negagara ra tetertrtententu u dadan n cacara ra pepenynyamampapaiaian n  (p

(pelelapapororanan) ) ininfoformrmasasi i tetersrsebebut ut kekepapada da  pih

pihak-ak-pipihak hak yanyang g berberkepkepententingingan an untuntuk uk  di

dijajadidikakan n ddasasar ar daladalam m ppenenggamambbililan an  keputusan ekonomik.

keputusan ekonomik. Da

Dalam lam ararti ti sesempmpit it sesebabagagai i prprososeses, , fufungngsisi, , atatau au prprakaktitik,k, akuntansi dapat diartikan sebagai:

akuntansi dapat diartikan sebagai: pr

prososes es pepengngididenentitifikfikasasiaian, n, pepengngesesahahan,an, peng

pengukuraukuran, n, pengpengakuanakuan, , pengpengklasiklasifikasifikasian,an, penggabungan, peringkasan, dan penyajian  penggabungan, peringkasan, dan penyajian  d

daatta a kkeeuuaannggaan n dadassaar r ((bbaahhaan n oollaah h  ak

akununtatansnsi) i) yayang ng teterjrjadadi i ddarari i kekejajadidianan- -  kejad

kejadian, ian, transtransaksi-taksi-transaransaksi ksi atau atau kegikegiatan atan  op

operaserasi i suasuatu tu uniunit t orgorganianisassasi i dendengan gan carcara a  tertentu untuk menghasilkan informasi yang  tertentu untuk menghasilkan informasi yang  relevan bagi pihak yang

relevan bagi pihak yang berkepentingan.berkepentingan.

Berdasarkan definisi tersebut, setidaknya ada empat tahapan Berdasarkan definisi tersebut, setidaknya ada empat tahapan dalam

dalam siklus siklus akuntansi akuntansi pemerintahan, pemerintahan, yaitu:yaitu: 1.

1. ppeencncatatatatanan,, 2.

2. penggolongan,penggolongan, 3.

3. peringkasanperingkasan 4.

4. ppeennggiinntteerrpprreettaassiiaan n llaappoorraan n ((hhaassiil l ppeennccaattaattaann,, penggolongan dan peringkasan transaksi).

penggolongan dan peringkasan transaksi). Ke

Keemempapat t tatahahapapan n dadalalam m sisiklklus us akakununtatansnsi i tetersrsebebut ut titidadak k  ber

berbedbeda a dendengagan n siksiklus lus akuakuntantansi nsi padpada a perperusausahaahaan n bisbisnisnis.. Pem

Pembabahashasan an daldalam am momodul dul ini ini ditdititiitikbekberatratkan kan padpada a mamateriteri mengenai proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan mengenai proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan trans

transaksi aksi atau atau perisperistiwa tiwa keuakeuangan, khususnya dalam ngan, khususnya dalam rangkrangkaa menyusun laporan realisasi anggaran.

(9)

1

1.. PPeenneerriimmaaaan n KKaass SSuurraat t KKeeppuuttuussaan n PPaajjaak k DDaaeerraahh, , SSuurraat t KKeeppuuttuussaan n RReettrriibbuussii Daerah, Surat Tanda Setoran, Kuitansi Penerimaan Kas, dll.

Daerah, Surat Tanda Setoran, Kuitansi Penerimaan Kas, dll. 2

2.. PPeennggeeluluaarraan Kn Kaass KKuuiittaannssi Pi Peennggeelluuaarraan Kn Kaass, F, Faakkttuurr//NNootta Pa Peemmbbeelliiaann, d, dllll.. 3

(10)

Catatan Akuntansi terdiri dari  Catatan Akuntansi terdiri dari 

Buku Jurnal, Buku  Buku Jurnal, Buku  Besar

Besar, dan , dan Buku Buku  Pembantu  Pembantu 

Catatan Akuntansi, sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, Catatan Akuntansi, sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, terdiri dari:

terdiri dari: 1.

1. BukBuku u JurJurnal yaitnal yaitu merupu merupakaakan catatn catatan akunan akuntantansi yangsi yang dilaksanakan oleh Fungsi Akuntansi sebagai media untuk  dilaksanakan oleh Fungsi Akuntansi sebagai media untuk  ((11) ) mmeennccaattaat t ttrraannssaakkssi i kkeeuuaannggaan n ppeenneerriimmaaaan n kkaass be

berdrdasasararkakan n dodokukummen en trtranansasaksksi i yayang ng sasah, h, dadan n (2(2)) me

menggnggoloolongkngkan an tratransansaksi ksi keukeuangangan an ke ke daldalam am rekrekeniening- ng-rekening (akun).

rekening (akun).

Transaksi keuangan yang telah dicatat dan digolongkan ke Transaksi keuangan yang telah dicatat dan digolongkan ke dalam Buku Jurnal, selanjutnya secara periodik diposting dalam Buku Jurnal, selanjutnya secara periodik diposting ke dalam Buku Besar.

ke dalam Buku Besar. 2.

2. BuBuku ku BeBesasar r yayaititu u memerurupapakakan n cacatatatatan n akakununtatansnsi i yayangng dilaksanakan oleh Fungsi Akuntansi sebagai media untuk  dilaksanakan oleh Fungsi Akuntansi sebagai media untuk  (1

(1) ) memeriringngkakas s cacatatatatan n trtranansasaksksi i kekeuauangngan an yayang ng tetelalahh digolongkan ke rekening-rekening (akun), (2) memberikan digolongkan ke rekening-rekening (akun), (2) memberikan iinfnforormamasi si sasaldldo o rerekekeniningng-r-rekekenenining g didimmakaksusud d sesecacarara akumulatif.

akumulatif. Cat

Catataatan n akuakuntantansi nsi berberupa upa kumkumpulpulan an rekrekeniening-ng-rekrekenieningng dalam B

dalam Buku Besar uku Besar selanjutnya sselanjutnya secara periodik ecara periodik disusun kdisusun kee dalam Laporan Keuangan.

dalam Laporan Keuangan. 3.

3. BuBuku ku PePembmbanantu tu memerurupapakakan n cacatatatatan n akakununtatansnsi i yayangng dilak

dilaksanasanakan kan oleh oleh FungFungsi si AkunAkuntansi sebagai tansi sebagai medmedia ia yangyang (1)

(1) memelenglengkapkapi i (m(merierinci nci ataatau u memenjabnjabarkarkan) an) infoinformarmasisi rekening tertentu dalam Buku Besar, dan (2) menjadi alat rekening tertentu dalam Buku Besar, dan (2) menjadi alat uji silang terhadap rekening tertentu dimaksud dalam Buku uji silang terhadap rekening tertentu dimaksud dalam Buku Besar.

(11)
(12)

Proses pencatatan, Proses pencatatan, penggolongan dan  penggolongan dan  peringkasan transaksi  peringkasan transaksi  dalam akuntansi  dalam akuntansi  menggunakan sistem  menggunakan sistem  berpasangan (double  berpasangan (double  entry)  entry)  merupakan wujud  merupakan wujud  kekayaan yang mempunyai  kekayaan yang mempunyai  nilai uang yang sama dengan  nilai uang yang sama dengan  sumber, yaitu 

sumber, yaitu  ditambah 

ditambah  a.a.  Artinya, be

 Artinya, bertambahnyrtambahnya Aset a Aset  dapat diperoleh dari 

dapat diperoleh dari  (penambahan) Kewajiban  (penambahan) Kewajiban  dan/atau (penambahan)  dan/atau (penambahan)  Ekuitas Dana. Ekuitas Dana.

Proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi Proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi dalam akuntans

dalam akuntansi i mengmenggunakgunakan an sistsistem em berpberpasangasangan an ((double double  entry 

entry ), ), arartitinynya a pepencncatatatatan an (p(penenjujurnrnalalanan) ) susuatatu u trtranansasaksksii keuangan digolongkan/ atau melibatkan minimal ke dalam dua keuangan digolongkan/ atau melibatkan minimal ke dalam dua  jenis

 jenis rekenirekening.ng. Sis

Sistem tem pepencancatattatan an berberpapasansangagan n berberdasdasarkarkan an padpada a loglogikaika persamaan dasar akuntansi sebagai berikut:

persamaan dasar akuntansi sebagai berikut:

Persamaan struktur Neraca Daerah menunjukkan hubungan Persamaan struktur Neraca Daerah menunjukkan hubungan antara

antara (( ) di satu sisi dengan Kewajiban (K) dan Ekuitas) di satu sisi dengan Kewajiban (K) dan Ekuitas Dana (E) pada sisi yang lain, yang dinyatakan dalam bentuk  Dana (E) pada sisi yang lain, yang dinyatakan dalam bentuk  persamaan sebagai berikut:

persamaan sebagai berikut:

atau atau

dal

dalam am babahasa hasa sedsederhaerhana na dadalam lam diadiartirtikankan, , sebsebagaagaii sum

sumber ber daydaya a ekoekonomnomis is yanyang g dimdimilikiliki i dan dan ataatau u dikdikuasuasai ai dadann dap

dapat at diudiukur kur dendengagan n satsatuan uan uanuang. g. DalDalam am perpersamsamaan aan dasdasarar akuntansi tersebut, Aset merupakan

akuntansi tersebut, Aset merupakan yangyang

mempunyai nilai uang yang sama dengan

mempunyai nilai uang yang sama dengan (darimana(darimana wu

wujujud d kekekakayayaan an tetersrsebebut ut didipeperoroleleh)h), , yyaiaitutu ditambah

ditambah a. Artinya, bertambahnya Aset dapata. Artinya, bertambahnya Aset dapat d

diippeerroolleeh h ddaarri i ((ppeennaammbbaahhaann) ) KKeewwaajjiibbaan n ddaann//aattaauu (p

(penenamambabahahan) n) EkEkuiuitatas s DaDana. na. DeDemimikikian an pupula la sesebabaliliknknyaya,, be

berkurkuranrangnygnya a AseAset t dapdapat at digdigunakunakan an untuntuk uk (pe(pengungurangrangan)an) Kewajiban dan/atau (pengurangan) Ekuitas Dana.

(13)

Ber

Berikuikut t ini ini adadalaalah h bebbeberaerapa pa cocontontoh h penpencatcatataatan n akuakuntantansinsi ter

terhadhadap ap tratransansaksi ksi keukeuangangan an DaeDaerah rah yanyang g padpada a dasdasarnarnyaya merupakan pencatatan realisasi APBD berbasis

merupakan pencatatan realisasi APBD berbasis kas.kas.

Mi

Misasal l tratransnsakaksi si pepeneneririmamaan an kakas s yayang ng beberasrasal al dadari ri PaPajajak k  Kendaraan Bermotor.

Kendaraan Bermotor. Cat

Catataatan n akuakuntantansi nsi secsecara ara berberpaspasangangan an terterhadhadap ap tratransansaksiksi tersebut, menggunakan Persamaan Dasar Akuntansi sebagai tersebut, menggunakan Persamaan Dasar Akuntansi sebagai berikut:

(14)

Dal

Dalam am tratransansaksi ksi tertersebsebut, ut, berbertamtambahbahnya nya Kas Kas berberasaasal l dardarii (bertambahnya) Pendapatan Daerah berupa Pajak Kendaraan (bertambahnya) Pendapatan Daerah berupa Pajak Kendaraan Bermotor. Dalam hal ini, rekening yang terlibat adalah ASET Bermotor. Dalam hal ini, rekening yang terlibat adalah ASET (Kas) dan PENDAPATAN (Pajak

(Kas) dan PENDAPATAN (Pajak Kendaraan Bermotor).Kendaraan Bermotor).

Rekening Pendapatan Daerah dalam catatan akuntansi dapat Rekening Pendapatan Daerah dalam catatan akuntansi dapat digolongkan sampai pada tingkat Obyek Pendapatan. Dalam digolongkan sampai pada tingkat Obyek Pendapatan. Dalam proses akuntansi, transaksi tersebut dicatat dan digolongkan proses akuntansi, transaksi tersebut dicatat dan digolongkan dalam Buku Jurnal Penerimaan Kas serta

dalam Buku Jurnal Penerimaan Kas serta diringkas dalam Bukudiringkas dalam Buku Bes

Besar ar padpada a rekrekeniening ng Kas Kas dadan n rekrekeniening ng ObObyek yek PendPendapapataatan.n. Jik

Jika a ada ada rekrekeniening ng RinRinciacian n ObyObyek ek PenPendapdapataatan n akaakan n dicdicataatatt dalam Buku Pembantu.

dalam Buku Pembantu.

Jika terjadi transaksi penerimaan kas yang berasal dari Dana Jika terjadi transaksi penerimaan kas yang berasal dari Dana  Alok

 Alokasi asi UmumUmum, , maka maka catatcatatan an akuntakuntansiansinya nya adalaadalah h sebasebagaigai berikut:

(15)

Transaksi dalam contoh 2, seperti halnya contoh 1: penerimaan kas Transaksi dalam contoh 2, seperti halnya contoh 1: penerimaan kas yang berasal dari Dana Alokasi Umum dicatat secara berpasangan yang berasal dari Dana Alokasi Umum dicatat secara berpasangan ke dalam 2 golongan rekening, yaitu:

ke dalam 2 golongan rekening, yaitu: dandan

. Dalam transaksi tersebut, bertambahnya Pendapatan berupa . Dalam transaksi tersebut, bertambahnya Pendapatan berupa Dana Alokasi

Dana Alokasi Umum dUmum disertai isertai dengan bertamdengan bertambahnya Kas.bahnya Kas.

D

Dememikikiaian n ppulula a jijika ka teterjrjadadi i ttraransnsakaksi si yyanang g ssejejeeninis s ddeengnganan penerimaan kas yang berasal dari Pendapatan Daerah, pencatatan penerimaan kas yang berasal dari Pendapatan Daerah, pencatatan da

dan n pepengnggogololongngan an trtranansasaksksininya ya rerelalatitif f sasama ma dedengngan an cocontntohoh transaksi 1 dan 2.

transaksi 1 dan 2.

Pencatatan pada golongan rekening kas akan berbeda jika terjadi Pencatatan pada golongan rekening kas akan berbeda jika terjadi transaksi pengeluaran kas, sebagaimana contoh 3 berikut ini.

transaksi pengeluaran kas, sebagaimana contoh 3 berikut ini.

Jik

Jika a terterjadjadi i tratransansaksi ksi penpengelgeluaruaran an kas kas untuntuk uk BelBelanjanja a AlaAlat t TulTulis,is, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

(16)

Tra

Transansaksi ksi dadalam lam concontoh toh 3: 3: pepengengelualuaran ran kas kas untuntuk uk BelBelanjanja a AlaAlatt Tulis, seperti contoh sebelumnya, dicatat secara berpasangan ke Tulis, seperti contoh sebelumnya, dicatat secara berpasangan ke dalam 2 golongan rekening, yaitu: Belanja Daerah dan Kas. Dalam dalam 2 golongan rekening, yaitu: Belanja Daerah dan Kas. Dalam trans

transaksi aksi tersebtersebut,ut, BelBelanjanja a beberuprupa a BelBelanjanja a AlaAlatt Tulis diikuti dengan

Tulis diikuti dengan Kas.Kas.

Ber

Berbedbeda a dendengagan n tratransansaksi ksi penpenerierimaamaan n kas kas (co(contontoh h 1, 1, 2)2), , yayangng menyebabkan bertambahnya rekening Kas, transaksi pengeluaran menyebabkan bertambahnya rekening Kas, transaksi pengeluaran kas (contoh 3) tersebut mengakibatkan rekening Kas berkurang (-). kas (contoh 3) tersebut mengakibatkan rekening Kas berkurang (-).

Kl

Klasasififikikasasi i rerekkenenining g BeBelalanjnja a dadalalam m cacatatatatan n akakununtatansnsi i dadapapatt dig

digoloolongkngkan an samsampai pai padpada a tintingkagkat t ObObyeyek k BelBelanjanja. a. DalDalam am proprosesses akuntansi, transaksi tersebut dicatat dan digolongkan dalam Buku akuntansi, transaksi tersebut dicatat dan digolongkan dalam Buku Jurna

Jurnal Pengel Pengeluarluaran an Kas sKas serta dirierta diringkas dangkas dalam Buklam Buku Besar padu Besar padaa rekening Kas dan rekening Obyek Belanja. Jika

rekening Kas dan rekening Obyek Belanja. Jika ada rekening Rincianada rekening Rincian Obyek Belanja akan dicatat dalam

Obyek Belanja akan dicatat dalam Buku Pembantu.Buku Pembantu.

Jika terjadi transaksi pengeluaran kas untuk Belanja Pemeliharaan Jika terjadi transaksi pengeluaran kas untuk Belanja Pemeliharaan Ban

Bangugunan nan GedGedung ung KanKantotor, r, mamaka ka catcatataatan n akuakuntantansinsinya nya adaadalahlah sebagai berikut:

(17)

Transaksi dalam co

Transaksi dalam contoh 4, seperti ntoh 4, seperti halnya contoh 3halnya contoh 3: pengeluaran : pengeluaran kaskas untuk Belanja Pemeliharaan Bangunan Gedung Kantor dicatat secara untuk Belanja Pemeliharaan Bangunan Gedung Kantor dicatat secara berpasangan ke dalam 2 golongan rekening, yaitu: Belanja Daerah berpasangan ke dalam 2 golongan rekening, yaitu: Belanja Daerah dan Kas. Dalam transaksi tersebut, bertambahnya Belanja berupa dan Kas. Dalam transaksi tersebut, bertambahnya Belanja berupa Bel

Belanjanja a PemPemelieliharharaan aan BanBangugunan nan GedGedung ung KaKantontor r diidiikutkuti i dendengagann berkurangnya Kas.

berkurangnya Kas.

Me

Mekakaninismsme e pepencncatatatatan an dadan n pepengnggogololongngan an trtrananssakaksi si dadalalamm akuntansi sebagaimana diberikan dalam contoh 1 sampai dengan akuntansi sebagaimana diberikan dalam contoh 1 sampai dengan contoh 4 berlaku untuk transaksi penerimaan dan pengeluaran kas contoh 4 berlaku untuk transaksi penerimaan dan pengeluaran kas yang mempengaruhi LRA saja.

yang mempengaruhi LRA saja.

Dalam suatu tahun anggaran, kemungkinan terjadi transaksi yang Dalam suatu tahun anggaran, kemungkinan terjadi transaksi yang tidak berkaitan dengan penerimaan dan pengleuaran kas, misalnya tidak berkaitan dengan penerimaan dan pengleuaran kas, misalnya penerimaan bantuan berupa barang.

penerimaan bantuan berupa barang.

Jik

Jika a terterjadjadi i tratransansaksi ksi pepenerinerimamaan an banbantuatuan n beberuprupa a sepseperaerangkngkatat Komputer, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

(18)

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

(selain (selain Kas) Kas)

(19)

Transaksi dalam contoh 5 merupakan transaksi yang tidak berkaitan Transaksi dalam contoh 5 merupakan transaksi yang tidak berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas, oleh karena itu golongan dengan penerimaan dan pengeluaran kas, oleh karena itu golongan rek

rekeniening ng yanyang g dicdicataatat t bubukan kan rekrekeniening ng KasKas, , melmelainkainkan an dicdicataatat t keke dalam golonga

dalam golongan n rekerekening ning EkuitEkuitas as Dana diInvestaDana diInvestasikan (EDI) sikan (EDI) dandan pas

pasangangannannya ya adaadalah lah rekrekeniening ng KoKompmputeuter r yanyang g tertermamasuk suk daldalamam golongan rekening Aset.

golongan rekening Aset.

Berbeda dengan transaksi sebelumnya yang melibatkan golongan Berbeda dengan transaksi sebelumnya yang melibatkan golongan rek

rekeniening ng LapLaporaoran n ReaRealislisasi asi AngAnggagaran ran (LR(LRA), A), tratransansaksi ksi selselain ain kaskas tidak terkait dengan rekening LRA. Hal tersebut disebabkan karena tidak terkait dengan rekening LRA. Hal tersebut disebabkan karena pel

pelaksaksanaanaan an AngAnggargaran an memenggnggunakunakan an basbasis is kaskas. . DisDisampamping ing ituitu,, pener

penerimaaimaan n bantbantuan/ uan/ donadonasi si umumumumnya nya tidak tidak diangdianggarkgarkan an secarasecara sp

spesesifiifik k dadalalam m APAPBDBD, , sesehihingngga ga pepencncatatatatanannynya a titidadak k beberkrkaiaitatann dengan golongan rekening APBD.

dengan golongan rekening APBD.

Dalam laporan keuangan, transaksi dalam contoh 5 disajikan dalam Dalam laporan keuangan, transaksi dalam contoh 5 disajikan dalam N

Neerraacca a DDaaeerraahh, , yyaaiittu u mmeennaammbbaah h AAsseet t ddaan n EEkkuuiittaas s DDaanana diInvestasikan (EDI).

diInvestasikan (EDI).

 Ada

 Ada beberbeberapa apa macamacam m transtransaksiaksi-transa-transaksi ksi penepenerimaarimaan n dandan pengeluaran kas yang akan mempengaruhi baik rekening-rekening pengeluaran kas yang akan mempengaruhi baik rekening-rekening di Laporan Realisasi Anggaran maupun rekening-rekening di Neraca. di Laporan Realisasi Anggaran maupun rekening-rekening di Neraca. Transaksi-transaksi yang memiliki karakteristik di atas, adalah:

Transaksi-transaksi yang memiliki karakteristik di atas, adalah:

Persamaan (1)

Persamaan (1) (Kas)(Kas) Persamaan (2)

Persamaan (2) (selain Kas)(selain Kas)

EDI (+) EDI (+)

(20)

Persamaan (2) yang mengikuti persamaan pertama tersebut biasa Persamaan (2) yang mengikuti persamaan pertama tersebut biasa disebut dengan jurnal korolari.

disebut dengan jurnal korolari.

Jika terjadi transaksi pengeluaran kas untuk membeli Tanah, maka Jika terjadi transaksi pengeluaran kas untuk membeli Tanah, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

(Kas) (Kas)

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

(selain (selain Kas) Kas)

(21)

Tra

Transansaksi ksi ini ini akaakan n memempmpengengaruaruhi hi LapLaporaoran n ReaRealislisasi asi AngAnggagaranran karena kas tunai sudah diterima pada Kas Umum Daerah sesuai karena kas tunai sudah diterima pada Kas Umum Daerah sesuai dengan prinsip basis kas. Pada sisi lain, penerimaan kas yang diakui dengan prinsip basis kas. Pada sisi lain, penerimaan kas yang diakui sebagai penerimaan pembiayaan tersebut merupakan penerimaan sebagai penerimaan pembiayaan tersebut merupakan penerimaan kas pada periode saat ini, yang harus dibayarkan dalam bentuk kas kas pada periode saat ini, yang harus dibayarkan dalam bentuk kas pada

periode-pada periode-perioperiode de yang akan yang akan datadatang; ng; sesuasesuai i dengdengan an definidefinisisi pe

penenerimrimaaaan n pepembmbiaiayayaanan. . DeDengngan an kakarakrakteteririststik ik pepeneneririmamaanan pemb

pembiayaaiayaan n sebasebagaimgaimana ana disedisebut but di di awalawal, , maka pada maka pada dasadasarnyarnya pemerintah mempunyai kewajiban atau utang untuk membayar di pemerintah mempunyai kewajiban atau utang untuk membayar di masa datang sehubungan dengan penerimaan kas saat ini (yang masa datang sehubungan dengan penerimaan kas saat ini (yang diakui sebagai penerimaan pembiayaan tersebut). Oleh karena, itu diakui sebagai penerimaan pembiayaan tersebut). Oleh karena, itu penerimaan kas yang diakui sebagai penerimaan pembiayaan harus penerimaan kas yang diakui sebagai penerimaan pembiayaan harus dicatat juga sebagai penambahan Kewajiban.

dicatat juga sebagai penambahan Kewajiban.

Transaksi penerimaan kas, disamping berasal dari Pendapatan Daerah, Transaksi penerimaan kas, disamping berasal dari Pendapatan Daerah, da

dapapat t jujuga ga beberarasasal l dadari ri PePembmbiaiayayaan an beberuprupa a PePenenerimrimaaaan n DaDaererahah,, sebagaimana Contoh 3 dan 4 berikut ini.

sebagaimana Contoh 3 dan 4 berikut ini.

Jika terjadi transaksi penerimaan kas yang berasal dari Pinjaman Jika terjadi transaksi penerimaan kas yang berasal dari Pinjaman Daerah, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

Daerah, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

Persamaan (1)

Persamaan (1) (Kas)(Kas)

Persamaan (2)

Persamaan (2) (selain Kas)(selain Kas)

K

(22)

Tr

Tranansasaksksi i dadalalam m concontoh 7, toh 7, sesepepertrti i cocontontoh h 1 1 dadan n 2 2 didicatcatat dalat dalamam golonga

golongan n rekenirekening ng Kas. PerbedaannKas. Perbedaannya ya terleterletak pada tak pada golongolongan gan rekenrekeninging pasangannya, bukan Pendapatan Daerah, melainkan golongan rekening pasangannya, bukan Pendapatan Daerah, melainkan golongan rekening Pembiayaan berupa penerimaan pinjaman.

Pembiayaan berupa penerimaan pinjaman.

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

(selain (selain Kas) Kas)

Ji

Jika ka teterjrjadadi i trtranansasaksksi i pepenernerimimaaaan n kakas s beberuprupa a TrTranansfsfer er DaDari ri DaDanana Cadangan, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

(23)

Transa

Transaksi dalam conksi dalam contoh 8: toh 8: penerimpenerimaan kas berupaan kas berupa Transfer Daa Transfer Dari Danari Dana Cadangan dicatat secara berpasangan ke dalam 2 golongan rekening, Cadangan dicatat secara berpasangan ke dalam 2 golongan rekening, ya

yaititu: u: KaKas s dadan n PePeneneririmamaan an PePembmbiaiayayaanan. . PePeneneririmamaan an dadari ri DaDanana Cadangan merupakan salah satu jenis Pembiayaan berupa Penerimaan Cadangan merupakan salah satu jenis Pembiayaan berupa Penerimaan Daera

Daerah, h, sehingga dalam sehingga dalam transatransaksi ksi tersebtersebut, ut, bertambertambahnya Pembiayaanbahnya Pembiayaan berupa Penerimaan dari Dana Cadangan diikuti dengan bertambahnya berupa Penerimaan dari Dana Cadangan diikuti dengan bertambahnya Kas.

Kas. Be

Berdrdasasararkakan n CoContntoh oh 1, 1, 2, 2, 7 7 dadan n 8, 8, akakununtatansnsi i memencncatatat at sesecacarara berpasangan ke dalam minimal 2 golongan rekening, yaitu: rekening berpasangan ke dalam minimal 2 golongan rekening, yaitu: rekening Rea

Realisalisasi si AnggAnggaraaran n dan dan rekrekeniening ng KasKas. . GolGolongongan an rekrekeniening ng APBAPBD D yanyangg berkaitan dengan penerimaan kas adalah Pendapatan Daerah (P) dan berkaitan dengan penerimaan kas adalah Pendapatan Daerah (P) dan Penerimaan Pembiayaa (PT).

Penerimaan Pembiayaa (PT).

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

(selain (selain Kas) Kas)

(24)

Transaksi ini akan mempengaruhi Laporan Realisasi Anggaran karena Transaksi ini akan mempengaruhi Laporan Realisasi Anggaran karena kas tunai

kas tunai sudasudah h dikdikelueluarkarkan an dardari i Kas Umum Kas Umum DaeDaerah rah sessesuai uai dengdenganan prinsip basis kas. Pada sisi lain, pengeluaran kas untuk yang diakui prinsip basis kas. Pada sisi lain, pengeluaran kas untuk yang diakui sebagai pengeluaran pembiayaan tersebut merupakan pengeluaran kas sebagai pengeluaran pembiayaan tersebut merupakan pengeluaran kas pada periode saat ini, yang harus diterima kembali dalam bentuk kas pada periode saat ini, yang harus diterima kembali dalam bentuk kas pa

pada da perperioiodede-p-perieriodode e yayang ng akakan an dadatatang; ng; sesesusuai ai dedengngan an defdefininisisii pe

pengngeeluluararan an pepembmbiaiayyaaaan. n. DDenengagan n kkararakakteteririststik ik pepengngeleluauararann pem

pembiabiayaayaan n tertersebsebut, ut, makmaka a padpada a dasdasarnyarnya a pempemerierintantah h memmempunypunyaiai piutang yang diterima kembali di masa datang atas pengeluaran kas piutang yang diterima kembali di masa datang atas pengeluaran kas saat ini (yang diakui sebagai pengeluaran pembiayaan tersebut). Oleh saat ini (yang diakui sebagai pengeluaran pembiayaan tersebut). Oleh karena, itu

karena, itu

har

harus us didicatcatat at jugjuga a sesebabagagaii ..

Jik

Jika a terterjadi jadi tratransaknsaksi si pengpengeluaeluaran ran kas kas untuuntuk k memmembaybayar ar KewKewajiajibanban pokok, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

pokok, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut: Persamaan (1)

Persamaan (1) (Kas)(Kas)

Persamaan (2)

(25)

Transaksi da

Transaksi dalam colam contoh 9, ntoh 9, seperti coseperti contoh ntoh 3, da3, dan 4 n 4 dicatat ke dicatat ke dalamdalam go

golonlongan gan rekrekeniening ng KasKas. . PerPerbedbedaanaannya nya terterletletak ak padpada a gogolonlongangan rekening pasangannya, bukan Belanja Daerah, melainkan golongan rekening pasangannya, bukan Belanja Daerah, melainkan golongan re

rekekenining ng PePengngelueluararan an PePembmbiaiayayaan an yayang ng beberuprupa a PemPembabayayararann Ke

Kewawajijibaban/ n/ PiPinjanjamaman n PoPokokok k memerurupapakakan n sasalalah h sasatu tu jejeninis s dadariri Kelompok Pembiayaan berupa Pengeluaran Pembiayaan, sehingga Kelompok Pembiayaan berupa Pengeluaran Pembiayaan, sehingga dalam

dalam transtransaksi aksi tersetersebut, but, bertambertambahnybahnya a PengePengeluaran luaran PembPembiayaaiayaann (PK) diikuti dengan bertambahnya Kas.

(PK) diikuti dengan bertambahnya Kas.

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

(selain (selain Kas) Kas)

Jika terjadi transaksi pengeluaran kas berupa pengeluaran ke Dana Jika terjadi transaksi pengeluaran kas berupa pengeluaran ke Dana

Cadangan, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut: Cadangan, maka catatan akuntansinya adalah sebagai berikut:

(26)

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

(selain (selain Kas) Kas)

Da

Dalam lam lapolaporan ran keukeuangangan, an, tratransaknsaksi si daldalam am contcontoh oh 9 9 disdisajikajikan an daldalamam Neraca Daerah, yaitu menambah Aktiva dan Ekuitas

(27)

Untuk memudahkan proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan Untuk memudahkan proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi keuangan, digunakan:

transaksi keuangan, digunakan: 1.

1. NomNomor Kode Rekeor Kode Rekening untuning untuk mengik mengidentdentifiifikaskasi penggoi penggolonglonganan rekening-rekening.

rekening-rekening. 2.

2. DeDebibit t atatau au KrKrededit it ununtutuk k mmenenununjujukkkkan an bebertrtamambabah h atataauu berkurangnya nilai uang pada setiap rekening.

berkurangnya nilai uang pada setiap rekening. Bag

Bagan an dan dan NomNomor or KodKode e RekRekeniening ng dibadibahas has daladalam m modmodul ul tertersensendirdiri.i. B

Bereriikukut t inini i adadalalah ah atatururan an pependndebebititan an dadan n pepengngkkrerediditatan n yayangng menunjukkan bertambah atau berkurangnya masing-masing golongan menunjukkan bertambah atau berkurangnya masing-masing golongan rekening.

rekening.

Contoh: Contoh:

Referensi

Dokumen terkait

Pengeluaran pembiayaan adalah semua pengeluaran Rekening Kas Umum Negara/Daerah antara lain pemberian pinjaman kepada pihak ketiga, penyertaan modal pemerintah,

Pendapatan yang merupakan salah satu komponen dari Laporan Realisasi Anggaran didefinisikan sebagai semua penerimaan dari Laporan Realisasi Anggaran didefinisikan

Pada pemerintah daerah, Pendapatan Pajak Daerah-LO diakui pada saat telah diterima 13. pembayaran pajak daerah dari wajib pajak baik di Rekening Kas Umum Daerah atau di

a) Dasar kas, dimana penerimaan dan pengeluaran akan dicatat atau diakui apabila kas sudah diterima atau dikeluarkan. b) Dasar Akrual, dimana penerimaan dan

Dasar kas, pencatatan penerimaan dan pengeluaran dicatat dan diakui apabila kas diterima atau dikeluarkan sedangkan dasar akuntansi berbasis akrual merupakan dasar

 Belanja diakui pada saat terjadinya pengeluaran dari rekening Belanja diakui pada saat terjadinya pengeluaran dari rekening Kas Umum Negara/Kas Umum Daerah. Kas Umum Negara/Kas

Pengeluaran uang untuk membayar pengadaan aset tetap yang merupakan belanja modal selain mempengaruhi kas juga mempengaruhi aset tetap yang bersangkutan dan akun pasangannya

Pengeluaran kas dalam suatu perusahaan adalah untuk pengeluaran untuk membiayai berbagai transaksi yang menyebabkan kas berkurang. Pengeluaran kas di CV. Wijaya