DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
Contents
Contents
DAFTAR ISI DAFTAR ISI... . 11 Conte Contents nts ... ... 11 Daftar Tabel Daftar Tabel... .... 22 Daftar Gambar Daftar Gambar ... ... 33 BAB I BAB I... .. 44 PENDAHPENDAHULUAN ULUAN ... ... 55 Sejara
Sejarah Pemilu dh Pemilu di Indonesii Indonesia dan Dunia dan Dunia Akherat a Akherat ... . 55 Pemili
Pemilihan Umum Anhan Umum Anggota DPggota DPR, DPD, dR, DPD, dan DPRD an DPRD ... . 55 Pemilu 1955 Pemilu 1955 ... .... 55 Pemilu 1971 Pemilu 1971 ... .... 55 Pemilu 1977-1 Pemilu 1977-1997 997 ... .. 66 Pemilu 1999 Pemilu 1999 ... .... 66 Pemilu 2004 Pemilu 2004 ... .... 66 Pemili
Pemilihan Umum Presiden dan Wakihan Umum Presiden dan Wakil Presidel Presiden n ... ... 77 Pemilu 2004
Pemilu 2004 ... .... 77 Pemilu 2009
Pemilu 2009 ... .... 77 Pemilihan Umum Kepala
Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kepala Daerah ...77 BAB II
BAB II... .... 88 PEMBAH
PEMBAHASAN ASAN ... . 88 2.1
2.1 Data Data ... .... 88 2.2
2.2 PembahPembahasan asan ... .. 1010 BAB III
BAB III... ... 1212 KESIMPU
Daftar Tabel
Daftar Tabel
Table
Table 1 daftar 1 daftar pemilih tetap...pemilih tetap...8...8 Table Table 2 2 ...8...8 Table Table 3...3...9...9 Table Table 4...4...9...9 Table Table 5...5...9...9
Daftar Gambar
Daftar Gambar
Figure Figure 1...1...13...13 Figure Figure 2...2...15...15BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Demokrasi adalah ’pemerintahan rakyat’. Cara pemerintahan ini member hak Demokrasi adalah ’pemerintahan rakyat’. Cara pemerintahan ini member hak kepada semua rakyat untuk ikut memerintah. Cara pemerintahan ini sekarang menjadi kepada semua rakyat untuk ikut memerintah. Cara pemerintahan ini sekarang menjadi cita-cit
cita-cita a semua partai semua partai nasionasionalis Indonesnalis Indonesia. ia. PerwujPerwujudan dari udan dari demokdemokrasi ini rasi ini yakniyakni denga
dengan n adanyadanya a PemiliPemilihan Umum han Umum (Pemil(Pemilu). u). PemiliPemilihan umum han umum (pemil(pemilu) u) didi IndonesiaIndonesia pada awalnya
pada awalnya ditujditujukan untuk ukan untuk memilimemilih h angganggota ota lembaglembaga a perwakperwakilan, yaituilan, yaitu DPR,DPR, DPRD
DPRD ProviProvinsinsi, dan, dan DPRD DPRD KabupKabupatenaten//KotaKota. . Setelah amandemSetelah amandemen en keempkeempatat UUDUUD 1945
1945 padapada 20022002, , pempemiliilihanhan presidenpresiden dandan wakil wakil presidpresidenen (pilp(pilpres), res), yang semulayang semula dilaku
dilakukan kan oleholeh MPR MPR , , disdisepaepakatkati i untuntuk uk dildilakuakukan kan lanlangsugsung ng oleoleh h rakrakyat yat sehsehinginggaga pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu
diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada
diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada 20072007, berdasarkan Undang-Undang, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Di tengah masyarakat, istilah juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Di tengah masyarakat, istilah "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.
presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.
Sejarah Pemilu di Indonesia dan Dunia Akherat
Sejarah Pemilu di Indonesia dan Dunia Akherat
Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD
Sepanjang sejarah Republik Indonesia, telah terjadi 9 kali pemilu anggota DPR, Sepanjang sejarah Republik Indonesia, telah terjadi 9 kali pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD, yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, DPD, dan DPRD, yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, dan 2004 (pemilu anggota DPD pertama)
dan 2004 (pemilu anggota DPD pertama) Pemilu 1955
Pemilu 1955
Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan
anggota-anggota DPR dan KonstituanteKonstituante. Pemilu ini seringkali disebut dengan. Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu 1955, dan dipersiapkan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Ali Pemilu 1955, dan dipersiapkan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo. Namun, Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri dan pada saat Sastroamidjojo. Namun, Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri dan pada saat pemungutan suara, kepala pemerintahan telah dipegang oleh Perdana Menteri pemungutan suara, kepala pemerintahan telah dipegang oleh Perdana Menteri
Burhanuddin Harahap. Burhanuddin Harahap.
Sesuai tujuannya, Pemilu 1955 ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu: Sesuai tujuannya, Pemilu 1955 ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu:
•
• Tahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota DPR. Tahap iniTahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota DPR. Tahap ini
disel
diselenggaenggarakan rakan pada pada tanggtanggalal 29 September 29 September 19551955, dan diikuti oleh 29, dan diikuti oleh 29 partai politik dan individu,
partai politik dan individu,
•
• Tahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. TahapTahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. Tahap
ini diselenggarakan pada tanggal
ini diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 15 Desember 1955.1955. Lima besar dalam Pemilu ini adalah
Lima besar dalam Pemilu ini adalah Partai Partai NasionNasional al IndonIndonesiaesia,, Masyumi,Masyumi, Nahd
Nahdlatul latul Ulama,Ulama, ParPartai tai KomKomuniunis s IndIndoneonesiasia, , ddanan ParPartai tai SyaSyarikrikat at IslIslamam Indonesia
Indonesia.. Pemilu 1971 Pemilu 1971
Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971, tepatnya pada tanggal Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971, tepatnya pada tanggal 55 Juli
Juli 19711971. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru, dan diikuti oleh. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru, dan diikuti oleh 10 partai politik.
10 partai politik. Lim
Lima a besbesar ar daldalam am PemPemilu ilu ini adalahini adalah GoloGolongan ngan KaryaKarya,, NahdlNahdlatul atul Ulama,Ulama, Parmusi
Parmusi,, Partai Nasional IndonesiaPartai Nasional Indonesia, dan, dan Partai Syarikat Islam Indonesia.Partai Syarikat Islam Indonesia. Pad
Pada a tahtahun un 1971975, 5, melmelalualuii UndanUndang-Undg-Undang ang NomoNomor r 3 3 Tahun 1975 Tahun 1975 tentantentangg Part
Partai ai PolPolitiitik k dan dan GolGolkar kar , , diadiadakdakanlanlah ah fusfusi i (pe(penggnggabuabungangan) n) parpartaitai-par-partaitai politik, menjadi hanya dua partai politik (yaitu
politik, menjadi hanya dua partai politik (yaitu Partai Persatuan PembangunanPartai Persatuan Pembangunan dan
dan Partai Demokrasi IndonesiaPartai Demokrasi Indonesia) dan satu) dan satu Golongan KaryaGolongan Karya.. Pemilu 1977-1997
Pemilu 1977-1997
Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977, 1982, 1987, 1992, Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden dan 1997. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden Soeharto
Soeharto. Pemilu-Pemilu ini seringkali disebut dengan "Pemilu Orde Baru".. Pemilu-Pemilu ini seringkali disebut dengan "Pemilu Orde Baru". Sesuai peraturan Fusi Partai Politik tahun 1975, Pemilu-Pemilu tersebut hanya Sesuai peraturan Fusi Partai Politik tahun 1975, Pemilu-Pemilu tersebut hanya diikuti dua partai politik dan satu Golongan Karya. Pemilu-Pemilu tersebut diikuti dua partai politik dan satu Golongan Karya. Pemilu-Pemilu tersebut kesemuanya dimenangkan oleh
kesemuanya dimenangkan oleh Golongan Karya.Golongan Karya. Pemilu 1999
Pemilu 1999
Pemilu berikutnya, sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru, Pemilu berikutnya, sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru, yaitu
yaitu Pemilu 1999Pemilu 1999 dilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggaldilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggal 77 Juni
Juni 19991999) di bawah pemerintahan Presiden) di bawah pemerintahan Presiden BJ HabibieBJ Habibie dan diikuti oleh 48dan diikuti oleh 48 partai politik.
partai politik.
Lima besar Pemilu 1999 adalah
Lima besar Pemilu 1999 adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, PartaiPartai Golkar
Golkar ,, Partai Persatuan PembangunanPartai Persatuan Pembangunan,, Partai Kebangkitan BangsaPartai Kebangkitan Bangsa, dan, dan PartaiPartai Amanat Nasional
Amanat Nasional.. Walaupun
Walaupun Partai Partai DemokDemokrasi rasi IndonIndonesia esia PerjuaPerjuanganngan meraih suara meraih suara terbanterbanyak yak (dengan perolehan suara sekitar 35 persen), yang diangkat menjadi presiden (dengan perolehan suara sekitar 35 persen), yang diangkat menjadi presiden buka
bukanlah calon nlah calon dari partai dari partai itu, yaituitu, yaitu Megawati SoekarnoputriMegawati Soekarnoputri, melainkan dari, melainkan dari Part
Partai ai KebKebangangkitkitan an BanBangsagsa, , yayaitituu AbduAbdurrahmarrahman n WahidWahid (P(Padada a sasaat at ititu,u, Megawati hanya menjadi calon presiden). Hal ini dimungkinkan untuk terjadi Megawati hanya menjadi calon presiden). Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena Pemilu 1999 hanya bertujuan untuk memilih anggota MPR, DPR, dan karena Pemilu 1999 hanya bertujuan untuk memilih anggota MPR, DPR, dan DPRD, sementara pemilihan presiden dan wakilnya dilakukan oleh anggota DPRD, sementara pemilihan presiden dan wakilnya dilakukan oleh anggota MPR
MPR .. Pemilu 2004 Pemilu 2004
Pada Pemilu 2004, selain memilih anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Pada Pemilu 2004, selain memilih anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabup
Kabupaten/Katen/Kota, ota, rakyat juga rakyat juga dapat memilih dapat memilih anggoanggotata DPDDPD, , suasuatu tu lemlembagbagaa perwakilan baru yang ditujukan untuk mewakili kepentingan daerah.
Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden
Pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) pertama kali diadakan Pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) pertama kali diadakan dalam Pemilu 2004.
dalam Pemilu 2004. Pemilu 2004
Pemilu 2004
Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang pilpres 2004 langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang pilpres 2004 adalah
adalah SusiSusilo lo BambaBambang ng YudhYudhoyonoyonoo. . PilPilprepres s ini ini dildilangangsunsungkagkan n daldalam am duadua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara
leb
lebih ih dardari i 50%50%. . PutPutaran aran kedkedua ua digdigunaunakan kan untuntuk uk memmemiliilih h prepresidsiden en yanyangg di
diwawarnrnai ai pepersrsaiaingngan an anantatara ra YuYudhdhoyoyonono o dadan n MegMegawawatati i yayang ng akakhihirnrnyaya dimenangi oleh pasangan
dimenangi oleh pasangan Yudhoyono-Yudhoyono-Jusuf KallaJusuf Kalla.. Pe
Pergrganantitian an kekekukuasasaan aan beberlarlangngsusung ng mumululus s dadan n memerurupapakakan n sesejajarah rah babagigi Indonesia yang belum pernah mengalami pergantian kekuasaan tanpa Indonesia yang belum pernah mengalami pergantian kekuasaan tanpa huru-hara. Satu-satunya cacat pada pergantian kekuasaan ini adalah tidak hadirnya hara. Satu-satunya cacat pada pergantian kekuasaan ini adalah tidak hadirnya Megawati pada upacara pelantikan Yudhoyono sebagai presiden.
Megawati pada upacara pelantikan Yudhoyono sebagai presiden. Pemilu 2009
Pemilu 2009
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan gabungan partai politik peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2009. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan Rakyat 2009. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan su
suara ara leblebih ih dadari ri 5050% % dadari ri jujumlmlah ah susuara ara dadalam lam pepemimililihahan n umumum um dedengnganan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.
Unt
Untuk uk dapdapat at menmengusgusulkulkan an , , parpartai tai polpolitiitik k atau atau koakoalislisi i parpartai tai polpolitiitik k harharusus mendapatkan 25 % suara sah nasional dan 20 % kursi DPR . Apabila tidak ada mendapatkan 25 % suara sah nasional dan 20 % kursi DPR . Apabila tidak ada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dua pasangan calon yang pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dua pasangan calon yang
mem
memperperoleh oleh susuara ara terbterbanyanyak ak perpertamtama a dan dan kedkedua ua daldalam am pempemiliilihan han umuumumm dip
dipiliilih h oleoleh h rakrakyat yat secsecara ara lanlangsugsung ng dan dan paspasangangan an yanyang g memmemperperoleoleh h susuaraara rak
rakyat yat terterbanbanyak yak dildilantantik ik sebsebagaagai i PrePresidsiden en dan dan WakWakil il PrePresidsiden. en. PemPemiluilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 akan diadakan sekitar tanggal 8 Juli 2009. Presiden dan Wakil Presiden 2009 akan diadakan sekitar tanggal 8 Juli 2009. Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) menjadi Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) menjadi bagian dari rezim pemilu sejak 2007. Pilkada pertama di Indonesia adalah Pilkada bagian dari rezim pemilu sejak 2007. Pilkada pertama di Indonesia adalah Pilkada
Kabupaten Kutai Kartanegara
BAB II
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
Pemili
Pemilihan han Umum Anggota Dewan Umum Anggota Dewan PerwakPerwakilan Rakyat, ilan Rakyat, Dewan PerwakilaDewan Perwakilann Dae
Daerahrah, , dan dan DewDewan an PerPerwakwakilailan n RakRakyat yat DaeDaerah rah 2002009 9 disdiseleelenggnggarakarakan an secsecaraara ser
serententak ak untuntuk uk memmemilih ilih 560 560 anganggotgotaa Dewan Dewan PerwakPerwakilan ilan RakyRakyatat (DP(DPR), R), 132132 anggota
anggota Dewan Perwakilan DaerahDewan Perwakilan Daerah (DPD), serta (DPD), serta angganggotaota Dewan Dewan PerwakPerwakilanilan Rakyat Daerah
Rakyat Daerah ((DPRD ProvinsiDPRD Provinsi maupunmaupun DPRD KabupatenDPRD Kabupaten//KotaKota) se-Indonesia) se-Indonesia periode 2009-2014. Pelaksanaan pemilu 2009 telah dilaksanakan pada 9 April periode 2009-2014. Pelaksanaan pemilu 2009 telah dilaksanakan pada 9 April
2009. 2009. Ka
Kami mi memelalakukukakan n susurvrvey ey hahasisil l pepemimilu lu 202009 09 di di TPTPS S 06 06 DeDesa sa PePengnggagaroronn Kec
Kecamaamatan tan MojMojowaowarno rno KabKabupaupaten ten JomJombanbang. g. DalDalam am TPS TPS terstersebuebut t terdterdapaapat t 66 orang anggota PPS, 4 orang saksi dan
orang anggota PPS, 4 orang saksi dan 2 orang petugas keamanan.2 orang petugas keamanan.
2.1 Data
2.1 Data
Data tentang pemilih tetap pada TPS 06 adalah sebagai berikut: Data tentang pemilih tetap pada TPS 06 adalah sebagai berikut:
Table 1 daftar pemilih tetap Table 1 daftar pemilih tetap
R
Riinncciiaan n LLaakkii--llaakkii PeerreemP mppuuaan n JJuummllaahh D
DPPTT 119988 220022 440000 D
Daattaanngg 111166 113355 225511 T
Tiiddaakk ddaattaanngg 7272 6677 113399 \\
Data tentang hasil pemilu: Data tentang hasil pemilu:
•
• Hasil Pemilu untuk DPRD Kabupaten Jombang (dihitung menurut partainya,Hasil Pemilu untuk DPRD Kabupaten Jombang (dihitung menurut partainya,
bukan menurut caleg) adalah sebagai berikut : bukan menurut caleg) adalah sebagai berikut :
Table 2 Table 2
N
Naamma a PPaarrttaaii PPeerroolleehhaan n ssuuaarraa 1
1)) PPAANN 2
2)) PPDDIIPP 3)
3) ParPartai Keatai Keadildilan dan Pean dan Persarsatuatuan Indon Indonenesiasia 4
4)) PaPartrtai Gai Gololkkar ar 5)
5) PaPartrtai ai DeDemomokrkratat 6)
6) PaPartrtai ai GeGeririndndrara 7
7)) PPKKSS 8)
8) ParPartai tai PedPeduli uli RakRakyak yak NasNasionionalal
99 99 32 32 27 27 23 23 13 13 8 8 4 4 3 3
9)
9) PaPartrtai Kaai Karyrya Pea Perjrjuauangnganan 10)
10) Lain-lLain-lainain
3 3 14 14 T
Tiiddaakk ssaahh 2255
Jumlah 251
Jumlah 251
•
• Hasil Pemilu untuk DPRD Provinsi Jawa Timur (dihitung menurut partainya,Hasil Pemilu untuk DPRD Provinsi Jawa Timur (dihitung menurut partainya,
bukan menurut caleg) adalah sebagai berikut : bukan menurut caleg) adalah sebagai berikut :
Table 3 Table 3
•
• HasHasil il PemPemilu ilu untuntuk uk DPR DPR RI RI (di(dihithitung ung menmenuruurut t parpartaitainyanya, , bukbukan an menmenuruurutt
caleg) adalah sebagai berikut : caleg) adalah sebagai berikut :
Table 4 Table 4
N N
•
• Hasil Pemilu untuk DPD adalah sebagai berikut :Hasil Pemilu untuk DPD adalah sebagai berikut :
Table 5 Table 5
N
Naamma a CCaalleegg PPeerroolleehhaan n ssuuaarraa 1
1)) AAddiillaass MMooeellaaddii 3311 N
Naamma a PPaarrttaaii PPeerroolleehhaan n ssuuaarraa 1
1)) PPDDIIPP 2)
2) PaPartrtai Gai Goolklkar ar 3)
3) PaPartrtai ai DeDemomokrkratat 4
4)) PPAANN 5)
5) ParPartai Keatai Keadildilan dan Pean dan Persarsatuatuan Indon Indonesnesiaia 6)
6) PaPartrtai Hai Hananururaa 7)
7) ParPartai tai PerPersatsatuan uan PemPembanbangungunanan 8)
8) PaPartrtai ai GeGeririndndrara 9)
9) PaPartrtai Kaai Karyrya Peda Pedululi Bani Bangsgsaa 10)
10) Lain-lLain-lainain
51 51 37 37 29 29 26 26 23 23 10 10 8 8 7 7 4 4 27 27 T
Tiiddaakk ssaahh 3388
Jumlah 251
Jumlah 251
N
Naamma a PPaarrttaaii PPeerroolleehhaan n ssuuaarraa 1
1)) PPDDIIPP 2
2)) PPAANN 3)
3) PaPartrtai ai DeDemomokrkratat 4)
4) PaPartrtai Gai Goolklkar ar 5)
5) ParPartai Keatai Keadildilan dan Pean dan Persarsatuatuan Indon Indonesnesiaia 6)
6) PaPartrtai ai GeGeririndndrara 7)
7) PaPartrtai Hai Hananururaa 8)
8) ParPartai tai PerPersatsatuan uan PemPembanbangungunanan 9
9)) PPKKBB 10)
10) Lain-lLain-lainain
86 86 30 30 24 24 23 23 20 20 10 10 8 8 4 4 3 3 9 9 T
Tiiddaakk ssaahh 3344
Jumlah 251
2
2)) IsIstitibbsysyararoohh 3
3)) AbAbdudul l JJalalilil 4
4)) AAhhmmaad d BB.. 5
5)) AbAbdudul Cl Chahalilimm 6
6)) AbAbdudul Rl Rohohmamann 7
7)) SSiisswwoottoo 8
8)) SSuupprrananoottoo 9 9)) LLaaiinn-l-laaiinn 27 27 19 19 11 11 8 8 8 8 8 8 8 8 64 64 T
Tiiddaakk ssaahh 6677
Jumlah 251
Jumlah 251
2.2 Pembahasan
2.2 Pembahasan
Dari tabel tentang pemilih tetap, jumlah orang yang masuk Daftar Pemilih Dari tabel tentang pemilih tetap, jumlah orang yang masuk Daftar Pemilih Tet
Tetap ap (DP(DPT) T) di di TPS 06 TPS 06 DesDesa a PenPenggaggaron ron KecKecamaamatan tan MojMojowaowarno rno KabKabupaupatenten Jombang sebanyak 400 orang dengan rincian 198 orang laki-laki dan 202 orang Jombang sebanyak 400 orang dengan rincian 198 orang laki-laki dan 202 orang perempuan. Dari jumlah tersebut, yang datang untuk menyalurkan hak pilihnya perempuan. Dari jumlah tersebut, yang datang untuk menyalurkan hak pilihnya hanya sebanyak 251 orang dengan rincian 116 orang laki-laki dan 135 orang hanya sebanyak 251 orang dengan rincian 116 orang laki-laki dan 135 orang perem
perempuanpuan. . SelebiSelebihnya merupakahnya merupakan n jumlajumlah h dari warga dari warga yang tidak datang ke yang tidak datang ke TPSTPS dengan berbagai alasan tertentu.
dengan berbagai alasan tertentu. Dal
Dalam am perperhithitungungan an hashasil il pempemilu ilu untuntuk uk DPRDPRD D KabKabupaupaten ten JomJombanbang, g, susuaraara terbanyak didapatkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) yakni sebanyak 99 terbanyak didapatkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) yakni sebanyak 99 suara disusul oleh PDIP dengan 32 suara, Partai
suara disusul oleh PDIP dengan 32 suara, Partai Keadilan dan Persatuan IndonesiaKeadilan dan Persatuan Indonesia 27 suara, Partai Golkar 23 suara, Partai Demokrat 13 suara, Partai Gerindra 8 27 suara, Partai Golkar 23 suara, Partai Demokrat 13 suara, Partai Gerindra 8 suara, PKS 4 suara, PPP dan Partai Peduli Rakyat Nasional masing-masing 3 suara, PKS 4 suara, PPP dan Partai Peduli Rakyat Nasional masing-masing 3 suara, dan sisa
suara, dan sisa suara sebanysuara sebanyak 14 ak 14 suara untuk Partai lainnya. Jumlah suara tidak suara untuk Partai lainnya. Jumlah suara tidak sahnya sebesar 25 atau sekitar 10% dari jumlah suara sahnya.
sahnya sebesar 25 atau sekitar 10% dari jumlah suara sahnya.
Dalam perhitungan hasil pemilu untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, suara Dalam perhitungan hasil pemilu untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, suara terbanyak didapatkan oleh PDIP yakni sebanyak 51 suara, disusul oleh Partai terbanyak didapatkan oleh PDIP yakni sebanyak 51 suara, disusul oleh Partai Golkar dengan 37 suara, Partai Demokrat 29 suara, PAN
Golkar dengan 37 suara, Partai Demokrat 29 suara, PAN 26 suara, Partai Keadilan26 suara, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 23 suara, Partai Hanura 10 suara, PPP 8 suara, Partai dan Persatuan Indonesia 23 suara, Partai Hanura 10 suara, PPP 8 suara, Partai Gerindra 7 suara, Partai Karya Peduli Bangsa 4 suara, dan sisa suara sebanyak 27 Gerindra 7 suara, Partai Karya Peduli Bangsa 4 suara, dan sisa suara sebanyak 27 suara untuk Partai lainnya. Jumlah suara tidak sahnya sebesar 38 atau sekitar 15% suara untuk Partai lainnya. Jumlah suara tidak sahnya sebesar 38 atau sekitar 15% dari jumlah suara sahnya.
dari jumlah suara sahnya.
Dalam perhitungan hasil pemilu untuk DPR RI, suara terbanyak didapatkan Dalam perhitungan hasil pemilu untuk DPR RI, suara terbanyak didapatkan oleh PDIP yakni sebanyak 86 suara, disusul oleh PAN dengan 30 suara, Partai oleh PDIP yakni sebanyak 86 suara, disusul oleh PAN dengan 30 suara, Partai De
Demomokrkrat at 24 24 susuarara, a, PaPartrtai ai GoGolklkar ar 23 23 susuaraara, , PaPartrtai ai KeKeadadililan an dadan n PePersrsatuatuanan Indonesia 20 suara, Partai Gerindra 10 suara, Partai Hanura 8 suara, PPP 4 suara, Indonesia 20 suara, Partai Gerindra 10 suara, Partai Hanura 8 suara, PPP 4 suara,
PKB 3 suara dan sisa suara sebanyak 9 suara untuk Partai lainnya. Jumlah suara PKB 3 suara dan sisa suara sebanyak 9 suara untuk Partai lainnya. Jumlah suara tidak sahnya sebesar 34 atau sekitar 13.5% dari jumlah suara sahnya.
tidak sahnya sebesar 34 atau sekitar 13.5% dari jumlah suara sahnya. Dal
Dalam am perperhithitungungan an hashasil il pempemilu ilu untuntuk uk DPD DPD JawJawa a TimTimur, ur, suasuara ra terbterbanyanyak ak didapatkan oleh Adilas Moeladi yakni sebanyak 31 suara, disusul oleh Istisyaroh didapatkan oleh Adilas Moeladi yakni sebanyak 31 suara, disusul oleh Istisyaroh dengan 27 suara, Abdul Jalil 19 suara, Ahmad B. 11 suara, Abdul Chalim, Abdul dengan 27 suara, Abdul Jalil 19 suara, Ahmad B. 11 suara, Abdul Chalim, Abdul Rohman, Siswoto, dan Supranoto masing-masing mendapat 8 suara dan sisa suara Rohman, Siswoto, dan Supranoto masing-masing mendapat 8 suara dan sisa suara sebanyak 64 suara untuk caleg lainnya. Jumlah suara tidak sahnya sebesar 67 atau sebanyak 64 suara untuk caleg lainnya. Jumlah suara tidak sahnya sebesar 67 atau sekitar 26.6% dari jumlah suara sahnya.
sekitar 26.6% dari jumlah suara sahnya. Secara umum perolehan suara terbany
Secara umum perolehan suara terbanyak diraih ak diraih oleh PDIP yakni dengan totaloleh PDIP yakni dengan total suara sebanyak 169 suara, disusul oleh PAN dengan 155 suara, Partai Demokrat suara sebanyak 169 suara, disusul oleh PAN dengan 155 suara, Partai Demokrat 85 suara, Partai Golkar 83 suara, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 70 85 suara, Partai Golkar 83 suara, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 70 suara, Partai Gerindra 25 suara, Partai Hanura 18 suara, dan PPP 12 suara.
suara, Partai Gerindra 25 suara, Partai Hanura 18 suara, dan PPP 12 suara.
Dalam proses perhitungan pemilu dilakukan secara manual, dan setiap anggota Dalam proses perhitungan pemilu dilakukan secara manual, dan setiap anggota PPS memiliki peran masing-masing. Ketua PPS membacakan perolehan suara, PPS memiliki peran masing-masing. Ketua PPS membacakan perolehan suara, yang dicatat oleh anggota PPS di kolom-kolom tabel per partai guna memudahkan yang dicatat oleh anggota PPS di kolom-kolom tabel per partai guna memudahkan rekapitulasi perolehan suara pada masing-masing partai. Surat suara yang telah rekapitulasi perolehan suara pada masing-masing partai. Surat suara yang telah dibacakan kemudian diurutkan sendiri sesuai dengan partai/caleg yang terpilih. dibacakan kemudian diurutkan sendiri sesuai dengan partai/caleg yang terpilih. Hal ini dilakukan untuk pengecekan hasil perolehan suara karena dalam proses ini Hal ini dilakukan untuk pengecekan hasil perolehan suara karena dalam proses ini ser
sering ing terjterjadi adi disdiskokomunmunikaikasi si antantara ara yanyang g memmembacbaca a dendengan gan yanyang g menmenuliuliskaskann ko
kololom-m-kokololom m peperorolelehahan n ssuauarara. . SaSaksksi-i-sasakksi si yayang ng adada a memengngawawasasi i prprososeses perhitungan suara tersebut sehingga bila ada kesalahan perhitungan suara, para perhitungan suara tersebut sehingga bila ada kesalahan perhitungan suara, para
saksi yang mengingatkan. Selain itu keamanan kotak suara sangan terjaga. saksi yang mengingatkan. Selain itu keamanan kotak suara sangan terjaga.
BAB III
BAB III
KESIMPULAN
KESIMPULAN
•
• Demokrasi adalah ’pemerintahan rakyat’. Cara pemerintahan ini member hak Demokrasi adalah ’pemerintahan rakyat’. Cara pemerintahan ini member hak
kepada semua rakyat untuk ikut memerintah. kepada semua rakyat untuk ikut memerintah.
•
• Perwujudan dari demokrasi ini yakni adanya Pemilihan Umum (Pemilu).Perwujudan dari demokrasi ini yakni adanya Pemilihan Umum (Pemilu).
•
• Sepanjang sejarah Republik Indonesia, telah terjadi 9 kali pemilu anggotaSepanjang sejarah Republik Indonesia, telah terjadi 9 kali pemilu anggota
DPR, DPD, dan DPRD, yaitu pada
DPR, DPD, dan DPRD, yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992,tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, dan 2004 (pemilu anggota DPD pertama)
1997, 1999, dan 2004 (pemilu anggota DPD pertama)
•
• Pada hasil pemilu anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi Jatim , dan DPRPPada hasil pemilu anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi Jatim , dan DPRP
Kab
Kabupaupaten ten JomJombanbang g di TPS di TPS 06 Desa Pengg06 Desa Penggaroaron n KecKecamaamatan Mojowtan Mojowarnarnoo Kab
Kabupaupaten ten JomJombanbang g menmenunjunjukkukkan an bahbahwa wa SecSecara ara umuumum m perperoleolehan han suasuarara terbanyak diraih oleh PDIP yakni dengan total suara sebanyak 169 suara, terbanyak diraih oleh PDIP yakni dengan total suara sebanyak 169 suara, disusul oleh PAN dengan 155 suara, Partai Demokrat 85 suara, Partai Golkar disusul oleh PAN dengan 155 suara, Partai Demokrat 85 suara, Partai Golkar 83 suara, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 70 suara, Partai Gerindra 25 83 suara, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 70 suara, Partai Gerindra 25 suara, Partai Hanura 18 suara, dan PPP 12 suara.
LAMPIRAN LAMPIRAN Figure 1 Figure 1 01 01 Partai Hati Partai Hati Nurani Rakyat Nurani Rakyat (Hanura) (Hanura) 02 02 Partai Karya Partai Karya Peduli Bangsa Peduli Bangsa (PKPB) (PKPB) 03 03 Partai Partai Pengusaha Pengusaha dan Pekerja dan Pekerja Indonesia Indonesia (PPPI) (PPPI) 04 04 Partai Peduli Partai Peduli Rakyat Rakyat Nasional Nasional (PPRN) (PPRN) 05 05 Partai Gerakan Partai Gerakan Indonesia Raya Indonesia Raya (GERINDRA) (GERINDRA) 06 06 Partai Barisan Partai Barisan Nasional Nasional (BARNAS) (BARNAS) 07 07 Partai Partai Keadilan dan Keadilan dan Persatuan Persatuan Indonesia Indonesia 08 08 Partai Keadilan Partai Keadilan Sejahtera Sejahtera (PKS) (PKS) 09 09 Partai Amanat Partai Amanat Nasional Nasional (PAN) (PAN) 10 10 Partai Partai Perjuangan Perjuangan Indonesia Baru Indonesia Baru
(PKPI)
(PKPI) (PPIB)(PPIB)
11 11 Partai Partai Kedaulatan Kedaulatan (Partai (Partai Kedaulatan) Kedaulatan) 12 12 Partai Partai Persatuan Persatuan Daerah Daerah (PPD) (PPD) 13 13 Partai Partai Kebangkitan Kebangkitan Bangsa Bangsa (PKB) (PKB) 14 14 Partai Pemuda Partai Pemuda Indonesia Indonesia (PPI) (PPI) 15 15 Partai Nasional Partai Nasional Indonesia Indonesia Marhaenisme Marhaenisme (PNI (PNI Marhaenisme) Marhaenisme) 16 16 Partai Partai Demokrasi Demokrasi Pembaruan Pembaruan (PDP) (PDP) 17 17 Partai Karya Partai Karya Perjuangan Perjuangan (PKP) (PKP) 18 18 Partai Partai Matahari Matahari Bangsa Bangsa (PMB) (PMB) 19 19 Partai Partai Penegak Penegak Demokrasi Demokrasi Indonesia Indonesia (PPDI) (PPDI) 20 20 Partai Partai Demokrasi Demokrasi Kebangsaan Kebangsaan (PDK) (PDK) 21 21 Partai Partai Republika Republika Nusantara Nusantara (PRN) (PRN) 22 22 Partai Pelopor Partai Pelopor (Partai (Partai Pelopor) Pelopor) 23 23 Partai Partai Golongan Golongan Karya Karya (Partai (Partai GOLKAR) GOLKAR) 24 24 Partai Partai Persatuan Persatuan Pembangunan Pembangunan (PPP) (PPP) 25 25 Partai Damai Partai Damai Sejahtera Sejahtera (PDS) (PDS)
26 26 Partai Nasional Partai Nasional Banteng Banteng Kemerdekaan Kemerdekaan Indonesia Indonesia (PNBK) (PNBK) 27 27 Partai Bulan Partai Bulan Bintang Bintang (PBB) (PBB) 28 28 Partai Partai Demokrasi Demokrasi Indonesia Indonesia Perjuangan Perjuangan (PDI-P) (PDI-P) 29 29 Partai Bintang Partai Bintang Reformasi Reformasi (PBR) (PBR) 30 30 Partai Patriot Partai Patriot (Partai Patriot) (Partai Patriot) 31 31 Partai Partai Demokrat Demokrat (PD) (PD) 32 32 Partai Kasih Partai Kasih Demokrasi Demokrasi Indonesia Indonesia (PKDI) (PKDI) 33 33 Partai Partai Indonesia Indonesia Sejahtera Sejahtera (PIS) (PIS) 34 34 Partai Partai Kebangkitan Kebangkitan Nasional Nasional Ulama Ulama (PKNU) (PKNU) 41 41 Partai Merdeka Partai Merdeka (PM) (PM) 42 42 Partai Partai Persatuan Persatuan Nahdlatul Nahdlatul Ummah Ummah Indonesia Indonesia (PPNUI) (PPNUI) 43 43 Partai Sarikat Partai Sarikat Indonesia Indonesia (PSI) (PSI) 44 44 Partai Buruh Partai Buruh (Partai Buruh) (Partai Buruh) Figure 2 Figure 2