Click to edit Master subtitle style
Click to edit Master subtitle style
5/27/12
5/27/12
MANAJEMEN PUSKESMAS
MANAJEMEN PUSKESMAS
Siti Thomas Z, SKM.MKes
Siti Thomas Z, SKM.MKes
BAGIAN
5/27/12
5/27/12
MANAJEMEN
MANAJEMEN
•
•
H. Koontz & O,Donnel dalam bukunya
H. Koontz & O,Donnel dalam bukunya
““ Principles of Man
Principles of Management
agement ”
” mengem
mengemukan
ukan
sebagai berikut : “manajemen berhubungan
sebagai berikut : “manajemen berhubungan
dengan pencapaian sesuatu tujuan yang
dengan pencapaian sesuatu tujuan yang
dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain”
dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain”
(( Manage
Management involves
ment involves getting thin
getting things done
gs done
thought and with people
thought and with people).
).
•
•
Mary Parker Folllett mendefinisikan “manajemen
Mary Parker Folllett mendefinisikan “manajemen
sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan
sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan
melalui orang lain.
5/27/12
5/27/12
•
•
George
George R.
R. Terry
Terry dalam
dalam bukunya
bukunya ““ Principles of
Principles of
Manage
Management”
ment” menyampaikan pendapatnya :
menyampaikan pendapatnya :
“manajemen adalah suatu proses yang
“manajemen adalah suatu proses yang
membeda- bed
bedakan
akan atas ;
atas ; per
perenc
encana
anaan,
an, pen
pengor
gorgan
ganisas
isasian,
ian,
penggerakan pelaksanaan dan pengawasan,
penggerakan pelaksanaan dan pengawasan,
dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni,
dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni,
agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah
agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya” (
ditetapkan sebelumnya” ( Manage
Management is a
ment is a
distinct process consisting of
distinct process consisting of planning,
planning,
organizing
organizing, actuating, and
, actuating, and controlling, utilizing
controlling, utilizing
in each both science and art, and followed in
in each both science and art, and followed in
order to accomplish predetermined objectives
order to accomplish predetermined objectives))
•
•
James A.F. Stoner dalam bukunya
James A.F. Stoner dalam bukunya
““ Manage
Management
ment ” (1982) mengemukakan
” (1982) mengemukakan
“manajemen adalah proses perencanaan,
“manajemen adalah proses perencanaan,
5/27/12
5/27/12
FUNGSI MANAJEMEN
FUNGSI MANAJEMEN
George Terry
George Terry
L
L.
.
G
Gu
ulllliicck
k
H
H.
.
F
Faay
yo
oll
K
Ko
oo
on
nzzt
t
O
O’’D
Do
on
nn
neell
P
Pllaan
nn
niin
ng
g
P
Pllaan
nn
niin
ng
g
P
Pllaan
nn
niin
ng
g
P
Pllaan
nn
niin
ng
g
O
Orrg
gaan
niizziin
ng
g
O
Orrg
gaan
niizziin
ng
g
O
Orrg
gaan
niizziin
ng
g
O
Orrg
gaan
niizziin
ng
g
A
Accttu
uaattiin
ng
g
S
Sttaaffffiin
ng
g,
, D
Diirreeccttiin
ng
g,
, C
Co
oo
orrd
diin
naattiin
ng
g C
Co
om
mm
maan
nd
diin
ng
g,
, C
Co
oo
orrd
diin
naattiin
ng
g
S
Sttaaffffiin
ng
g,,
Directing
Directing
C
Co
on
nttrro
olllliin
ng
g
R
Reep
po
orrttiin
ng
g
Co
C
on
nttrro
olllliin
ng
g
C
Co
on
nttrro
olllliin
ng
g
Budgeting
5/27/12
5/27/12
•
•
Dari keempat ahli manajemen tersebut, ternyata
Dari keempat ahli manajemen tersebut, ternyata
ban
banyak
yak kes
kesama
amaan,
an, dan
dan sec
secara g
ara garis
aris bes
besar d
ar dapat
apat
dikelompokan menjadi : fungsi perencanaan
dikelompokan menjadi : fungsi perencanaan
(( Planning
Planning), fungsi pengorganisasian
), fungsi pengorganisasian
((Organizing)
Organizing), fungsi penggerakan pelaksanaan
, fungsi penggerakan pelaksanaan
(staffing, commanding, directing,
(staffing, commanding, directing,
coordinating
coordinating), fungsi pengawasan dan
), fungsi pengawasan dan
pengendalian (
5/27/12
KONSEP DASAR PUSKESMAS
•
Definisi :
Puskesmas adl unit pelaksana
teknis dinas kesehatan Kabupaten/Kota
yang bertanggungjawab
menyelenggerakan pembangunan
kesehatan di suatu wilayah
•
UPT unit pelaksanan tingkat pertama,
ujung tombak pembangunan kesehatan di
Indonesia.
•
Pemb. Kes.
upaya bangsa untuk
meningkatkan kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
5/27/12
VISI PUSKESMAS
“Tercapainya kecamatan sehat
menuju terwujudnya Indonesia
sehat”
•
Kec. Sehat : gambaran masyarakat
kec masa depan yang ingin dicapai
melalui pembangunan kesehatan,
yakni masy. Yg hidup dlm lingk dan
dng perilaku sehat, memiliki
5/27/12
5/27/12
TUJUAN PUSKESMAS
MENINGKATKANA KESADARAN,
KEMAUAN & KEMAMPUAN HIDUP
SEHAT BAGI SETIAP ORANG YG
BERTEMPAT TINGGAL
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
AGAR TERWUJUD DERAJAT
KESEHATAN YG SETINGGI
TINGGINYA
5/27/12
5/27/12
•PELAYANAN
KESEHATAN
PERORANGAN
•Bersifat pribadi
( private goods)
•Tujuan utama
menyembuhkan
penyakit dan
pemulihan
kesehatan
perorangan
tanpa
mengabaikan
pemeliharaan
•PELAYANAN
KESEHATAN
MASYARAKAT
•Bersifat public
( public good)
•Tujuan utama
memelihara &
meningkatkan
kesehatan serta
mencegah
penyakit tanpai
mengabaikan
penyembuhan
peny dan
5/27/12
KEDUDUKAN PUSKESMAS
Ø
SKN sarana yankes strata pertama,
yg menyelenggarakan upaya kesh
perorangan & upaya kesh masy. di
wil kerjanya
Ø
Sistem kesh kab/Kota
UPT dinkes
kab/kota, yg bertanggungjawab
menyelenggarakan kesh kab/kota di
wil kerjanya
Ø
Sistem pemerintah daerah
UPT
5/27/12
Ø
Antar sarana yankes strata pertama
§
Kedudukan pusk dengan org yankes yg
dikelola oleh masy spt praktek dokt,
prak dokt gigi, prak bidan dll
MITRA
KERJA
§
UKBM (upaya kesh berbasis dan
bersumberdaya masy) seperti
posyandu, polindes, POD, pos UKK
5/27/12
UPAYA PENYELENGGARAAN
1.
Upaya Kesehatan Wajib :
a.
Upaya promosi kesehatan
b.
Upaya kesehatan lingkungan
c.
Upaya KIA & KB
d.
Upaya gizi masyarakat
e.
Upaya P2M
5/27/12
2.
Upaya Kesehatan Pengembangan
a.
Upaya kesh sekolah
b.
Upaya kesh olah raga
c.
Upaya perawatan kesh masy
d.
Upaya kesh kerja
e.
Upaya kesh gigi & mulut
f.
Upaya kesh jiwa
g.
Upata kesh mata
h.
Upaya kesh usia lanjut
5/27/12
AZAS RUJUKAN
Rujukan adl pelimpahan
wewenang dan tanggung jawab
atas kasus peny atau msl kesh yg
diselenggarakan secara timbal
balik, baik secara vertikal dlm arti
dari satu strata sarana yankes ke
strata sarana yankes lainnya,
maupun secara horisontal dlm arti
antar strata sarana yankes yg
5/27/12
Ada 2 macam rujukan :
1.
Rujukan upaya kesh
perorangan
cakupan rujukan yankes
perorangan adl kasus peny.
Dibedakan atas 3 macam :
1)
Rujukan kasus untuk keperluan
diagnostik, pengobatan, tindakan
medis (mis.operasi) dll
2)
Rujukan bahan px (spesimen)
untuk px lab yg lebih lengkap
3)
Rujukan ilmu pengetahuan a.l
5/27/12
2.
Rujukan Upaya Kesh. Masyarakat
Cakupan rujukan pelayanan kes masy adl
masalah kesmas, misal KLB, bencana dan
pencemaran lingkungan
Dibedakan atas 3 macam :
1)
Rujukan sarana & logistik, a.l peminjaman
peralatan fogging, alat lab, alat audio visual,
bantuan obat, vaksin, bahana habis pakai dll
2)
Rujukan tenaga, a.l dukungan tenaga ahli
untuk penyidikan KLB, penyelesaian hukum
kesh, penangulangan gangguan kesh krn
bencana dll
3)
Rujukan Operasional, yaiyu menyerahkan
sepenuhnya kewenangan dan t.j
penyelesaian msl kesmas dan atau
5/27/12
PENGERTIAN MANAJEMEN
A.
Manajemen adl suatu pencapaian tujuan yang telah
ditentukan dengan menggunakan orang lain ( Robert. D.
Terry )
B.
Manajemen adl proses dimana pelaksanaan dari suatu
tujuan diselenggarakan dan diawasi. ( Encyclopedia of Social )
C.
Manajemen adl suatu proses yg dilakukan oleh satu orang
atau lebih untuk mengkoordinasikan kegiatan - kegiatan
orang lain guna mencapai tujuan / hasil (( Evancevich )
D.
Manajemen adl : membuat tujuan tercapai melalui kegiatan
orang lain dan fungsi-fungsinya dapat dipecah
sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab utama yakni perencanaan dan
pengawasan ( Evancevich )
E.
Manajemen adl suatu kegiatan atau seni untuk mengatur
para petugas kesehatan kesht non kesht guna
5/27/12
Pengertian ( ke 2 ) ( Pola Umum Manajemen )
1.
Manajemen alat dari pada administrasi untuk mencapai
tujuan sehingga disebut unsur dinamik.
2.
Manajemen bergerak / bekerja dalam unsur statik
administrasi yaitu organisasi
3.
Manajemen menggerakan sumber daya ( resources )
dalam setiap proses/kegiatan/ fungsinya.
4.
Penggerakan sumber-sumber daya tersebut dalam
masing fungsi manajemen
Manajemen juga terkandung pengertian
a.
Manajemen adl suatu proses yang merupakan
rangkaiankegiatan yang sistematis
b.
Fungsi manajemen merupakan bentuk kegiatan tersebut
c.Dalam manajemen kegiatan tersebut diatur olh para
5/27/12
Pengertian Ke 3
Manajemen berasal dari kata MANAGE atau
MANAGIARE ( romawi kono) berarti melatih dalam
melangkahkan kaki
Terkandung 2 kegiatan pikir ( mind ) dan laku ( action )
Piet A. SAHERTIAN )
Fungsi Manajemen
Fungsi manajemen adl ; Planing, Organizing, Actuiting,
Controling dan Evaluasi
5/27/12
Perencanan adalah fngsi yang paling penting dan pertama
kali harus dikerjakan. Dalam perencanaan memuat
tujuan
dan bagaimana mencapai tujuan, rincian kegiatan.
Unsur Perencanaan
1. Unsusr Tujuan : Adanya perumusan tujuan yang jelas
2. Unsur Policy
: Adanya metode untuk mencapai tujuan
3. Unsur Prosedur : Pembagian tugas dan hubunan masing2
anggota
4. Unsur Progres : Standart Evaluasi
5. Unsur Program : Penyususnan Skala preoritas
Macam perencanaan menurut tingkatnya
. Top Level / Tingkat atas
. Midle level / Tingkat menengah
. Bottom level / Timgkat bawah
PLANING
5/27/12
•
Macam Penyusunan Rencana
Menurut Tingkatnya
1.
Bottom Up : adalah perencanaan
usulan dari tingkat bawah kemudian
disusun dan dipertimbangkan di
tingkat pusat
2.Top to the bottom : ( Top
Down ) Perencanaan dari tingkat atas
yang langsung dilaksanakan ditingkat
bawah. Biasanya sudah disertai
dengan juklak dan juknis
5 / 2 7 / 1 2
Macam Perencanaan menurut
jangka waktunya
1.
Long range plan
: 10 – 20 tahun
2.
Medium term plan : 5 – 7 tahun
3.
Short term plan
: 1 – 3 tahun
4.
Annual plan
; rencana tahunan
q
Syarat Perencanaan
- Tujuan dirumuskan secara jelas
- Sifatnya harus sederhana
- Bersifat fleksibel
- Penggunaan sumber dana harus efektif
q
Manfaat Perencanaan
- Metode untuk mencapai tujuan
5 / 2 7 / 1 2
Langkah – langkah dalam perencanaan
A.
Measurement & Assesment
Adalah kegiatan pengumpulan dan pengukuran
data , mengukur besarnya masalah yang timbul
sehingga menjadi indikator : mis indikator KLB
( Kejadian Luar Biasa )
Langkah- langkah Dalam Tahap ini
adalah ;
1.
Merumuskan semua data yang dikumpulkan.
Data tersebut dapat berupa data yang
menggambarkan masa lampau, sekarang, atau
masa yang akan datang
2.
Analisa Situasi ; anatara lain tentang
5 / 2 7 / 1 2
3.
Mendata tentang diagnosis komunitas,
ü
demografi ( fital statistik )
ü
sebab morbiditas dan mortalitas
üpemanfaatan yankes
ü
Pola gizi, penyapihan, asi eklusif, anak pra sekolah
üBudaya dan stratifikasi sosial
ü
Pola kepemimpinan komunias
5 / 2 7 / 1 2
4. Karakteristik dari pada population at risk
ü
Family composition : umur, jenis kelamin, status kawin, jml anggota
keluarga
ü
Sosial struktur : pekerjaan, klas sosial, pendidikan, ras, etnik
ü
Health bilief
ü
Sumber daya keluarga
ü
Upaya mencari pengobatan
5. Faktor dan Variabel dalam sistem Kesehatan Nasional
A. Derajat Kesehatan Masyarakat
- Umur harapan hidup
- Kematioan/ mortalitas
- Kesakitan /Morbiditas
- Status gizi, Difisiensi Vit A, gondok endemik
-Tingkat pendidikan masyarakat
5 / 2 7 / 1 2
PENGORGANISASIAN ( Organizing )
Pengorganisasian adalah proses pengelompokan
terhadap : Tenaga ( orang ), Alat- alat / facilitas,
jenis tugas dan wewenang, dan tanggungjawab
Proses pengorganisasian dapat dirinci sebagai
berikut
Memahami tugas
Penetapan tugas pokok dari rincian kegiatan
Pengelompokan tugas / jabatan
Penyusunan struktur organisasi
5 / 2 7 / 1 2
.A.
Pemahaman Tujuan
Tujuan diuraikan secara jelas serta tolok ukurnya
sesuai dengan
herargi tujuan
B. Penetapan Tugas Pokok
Tugas pokok dirumuskan secara jelas
C. Pengelompokan Tugas Jabatan
Rumusan pengelompokan tugas a.l :
Job analysis ( analisis tugas )
dianalisa
sesuai dengan keahliannya
Job diskription ( uraian tugas ) apa saja jenis
tugas yang diberikan
5/27/12
ACTUATING
( Penggerakan )
adalah
a.
Rangkaian kegiatan yang
berhubungan dengan aktivitas yang
bisa mempengaruhi orang lain agar
mereka suka melaksanakan usaha
sesuai tujuan.
b. Alat-alat Penggerakan bisa berupa ;
- Perintah
- Surat edaran
5/27/12
.
Motivasi
1.
Pengertian : Proses pemberian
motive / penggerak bekerja kepada
bawahannya sehingga mereka mau
bekerja sebaik-baiknya sesuai
kehendak pimpinan, karenanya
manager harus mengetahui basic
personal Need bagi anggotanya
5/27/12
2. Basic Personal Need (kebutuhan
Dasar manusia adalah :
a.
Kebutuhan material : yang bersifat eknimik adalah
makan , perumahan, pakaian
Kebutuhan material ; yang bersifat biologic adalah
kebutuha untuk keperluan hidup ( survival ) untuk
keperluan perkembangan dan pertumbuhan
b.
Kebutuhan Noon Material : bisa berupa
Pengakuan ( recoqnation )
Kasih sayang ( affection )
Keharuman nama ( prestige )
Kehormatan ( honour )
Nama baik ( reputation )
c.
Sosiaologik
5/27/12
Teknik Motivasi
a.
Motivasi Tidak Langsung
1.
Siinkronisasi aspirasi individu dengan
tujuan organisasi. Adalah :
Pengertian mendalam tentang tujuan organisasi
akan memberi manfaat pad pekerja
Pengertian bahwa organisasi tidak
bertentangan dengan aspiarasi individu
Pemberian kesempatan pekerja untuk
menentukan cara pencapaian tujuan
2.
Kondisi organisasi menciptakan keadaan
favourible berprestasi : mis
-- Sosial condition,--associatio
condition--customary condition
5/27/12
b.
Motivasi Langsung
1.
Intensi Material : dasar pemberian
terhadap
: waktu ; mis cuti.
Hasil kerja : yang berprestasi baik
diberi imbalan
Gabungan keduanya .
Jaminan sosial : bisa berupa :
rumah dinas, ONH,
biaya
tugas belajar , pengobatan gratis
2. Intensif Material ; Pemberian gelar,
tanda jasa,/medali, pujian lesan atau
5/27/12
CONTROLING
( Pengawasan )
Adalah tindakan meneliti apakah segala
sesuatu tercapai atau berjalan sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan,
atau intruksi- intrujsi yangtelah
ditetapkan. Pengawasan bertujuan
menunjukan atau menemukan
kelemahan- kelemahan agar dapat
diperbaiki dan mencegah terulangnya
kelemahan tersebut. ( Fayol )
Dengan demikian dapat diartikan
5/27/12
Syarat/ prinsip pengawasan
a. Harus ada rencana yang jelas
b. Harus mampu menjamin adanya
tindakan perbaikan
c. Harus bersifat fleksibel
d. Dapat dimengerti
e. Dapat merefleksikan pola organisasi
Proses Pengawasan Meliputi
a. Menetapkan alat pengukur (standar)
dan mengumpulkan data / fakta
5/27/12
Standar Yang Digunakan Dalam
Pengawasan
a. Norma : Standar yang ditetapkan
atas dasar
pengalaman yang lalu.
b. Kriteria : Standar yang ditetapkan
dan diharapkan
sebagai ukuran
pelaksanaan program
secara
memuaskan.
Dalam hal ini penyimpangan
terhadap
standar masih dalam
tahap toleransi
5/27/12
b. Subyek pengwasan
-- intern ( dari dalam organisasi )
-- ektern ( dari luar organisasi )
c. Obyek pengawasan
-- produksi,
keuangan,
--waktu, -- manusianya
d. Cara pengumpulan datanya.
-- personal observasi : pengawsan
perorangan
-- oral report
: laporan
lesan
5/27/12
EVALUATION
( Penilaian )
A. Pengertian : Adalah prosedur
penilaian / pelaksanaan hasil kerja/
dampak secara systematik, dengan
membabndingkannya dengan standart
dan mengikuti kreteria / metode / tujuan
guna menilai dan sekaligus pengambilan
keputusan selanjutnya.
5/27/12
5/27/12
Berdasarkan waktunya, evaluasi dapat
digolongkan ;
a. evaluasi formative
yaitu evaluasi yang
dilaksanakan saat kegiatan sedang
berlangsung :
ini dibagi 2 bentuk :
-- Critical review evaluation :
kegiatan
evaluasi dengan cara
menanyakan bagian
penting
sebelum kegiatan dimulai
-- Midterm Evaluasi :
evaluasi
5/27/12
•
Evaluasi Output : yaitu evaluasi
untuk menilai hasil kegiatan
program
•
Evaluasi dampak/ impact/ outcome
: yaitu evaluasi untuk menilai
dampak dari hsil pelaksanaan
program
5/27/12
Proses Evaluasi
Tahapan – tahapanya
a.
Kegaiatan berfikir konseptual
–
Formulasi tujuan, sasaran dan manfaat
evaluasi
–
Formulasi sumber dan jenis informasi
yang diperlukan
–
Formulasi kriteria evaluasi
–
Formulasi modal / kerangka kerja /
5/27/12
c. Kegiatan penilaian :
--
Formulasi derajat keberhasilan
-- Formulasi faktor penunjang / penghambat
d.
Kegiatan tindak lanjut
–
Formulasi tindakan pemecahan masalah
–
Feed back evaluasi kepada user
–
Follow up/ corective action/ tindakan perbaikan
C. Kriteria Evaluasi
1.
Relevansi
Relevansi dipakai untuk memeriksa rasionalisasi suatu
program . al
-- masalah
-- kegiatan
-- kebijaksanaan
-- unit kerja , dsb
-- tujuan/ jawaban masalah
5/27/12
Relevansi juga dapat dipakai untuk menilai pengadaan/
penghentian suatu prigram yang didasarkan pada :
a.
Harus diadakan program
@ Adanya relevansi Sosial
-- Tujuan program sesuai dengan tujuan nasional
kesehatan
-- Terdapatnya kontribusi yang jelas dari program tersebut
terhadap kesehatan
masyarakat
-- Metode cukup sederhana
-- Program tersebut dapat menjawab need/ kebutuhan
@ Adanya program negatif jika program tiada
5/27/12
2. Tingkat Kecukupan : ( adequacy ) :
adalah
Tingkat kecukupan sejumlah
kegiatan suatu program dan
menunjukan seberapa masalah yang
bisa diatasi
a.
Tingkat kecukupan sejumlah
kegiatan ( adquacy of effort )
= jmlah kegiatan yang dilaksanakan
X 100 %
5/27/12
3. Ukuran Tingkat Kemajuan program
adalah :
penilaian dengan cara
membandingkan rencana /
kenyataan suatu program secara
berkala pada waktu pada waktu
program sedang berjalan guna
mengetahui
•
Monitoring tingkat kemajuan
pelaksanaan
•
Identifikasi dan koreksi hambatan
5/27/12
TINGKATAN MANAJEMEN
Manager berdasarkan herarki
tugasnya dikelompokan sbb :
1.
Manager tingkat pertama ( Lower
Manager ) adalah manager yang
langsung berhubungan dengan
pekerjaan ( worker ) yang langsung
menjalankan mesin ataupun
memberikan pelayanan llangsung
kepada konsumen. Manager tingkat
ii disyaratkan memiliki proporsi
5/27/12
•
TOP MANAGER
manager tingkat ini
diperlukan kemampuan berfikir
abstrak dan kemampuan generalis
dan dan menanggung jawab beban
mental yang berat
Pada low manager diperlukan
kemampuan : merancang ,
melakuakn teknik skill yang specific
dengan mantap
5/27/12
Menurut ( HENRY MINTZBERG ) peranan dan tugas manager
diuraikan sbb :
Kewenangan &
Status formal
Peranan
interpersonal
. Fingurshead
. Leader
. Liasion
Peranan
informasional
. Monitor
. Disseminator
. Spoksman
Peranan
pengambil
keputusan
-
enterpreuner]
-
disturbance
hendler
-
Negoitator
5/27/12
1.
Peranan Interpersonal
a.
Figur head ( kepala ) : seseorang yang mempunyai
atribut simbul sebagai unsur kepala organisasi
b.
Leader/ pemimpin : orang yang mempunyai
kewenangan formal sebagai pemimpin bagi anggotanya
c.