• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN PUSKESMAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MANAJEMEN PUSKESMAS"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

Click to edit Master subtitle style

Click to edit Master subtitle style

5/27/12

5/27/12

MANAJEMEN PUSKESMAS

MANAJEMEN PUSKESMAS

Siti Thomas Z, SKM.MKes

Siti Thomas Z, SKM.MKes

BAGIAN

(2)
(3)

5/27/12

5/27/12

MANAJEMEN

MANAJEMEN

H. Koontz & O,Donnel dalam bukunya

H. Koontz & O,Donnel dalam bukunya

““ Principles of Man

 Principles of Management 

agement ”

” mengem

mengemukan

ukan

sebagai berikut : “manajemen berhubungan

sebagai berikut : “manajemen berhubungan

dengan pencapaian sesuatu tujuan yang

dengan pencapaian sesuatu tujuan yang

dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain”

dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain”

(( Manage

 Management involves

ment involves getting thin

getting things done

gs done

thought and with people

thought and with people).

).

Mary Parker Folllett mendefinisikan “manajemen

Mary Parker Folllett mendefinisikan “manajemen

sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan

sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan

melalui orang lain.

(4)

5/27/12

5/27/12

George

George R.

R. Terry

Terry dalam

dalam bukunya

bukunya ““ Principles of 

 Principles of 

 Manage

 Management” 

ment” menyampaikan pendapatnya :

menyampaikan pendapatnya :

“manajemen adalah suatu proses yang

“manajemen adalah suatu proses yang

membeda- bed

 bedakan

akan atas ;

atas ; per

perenc

encana

anaan,

an, pen

pengor

gorgan

ganisas

isasian,

ian,

penggerakan pelaksanaan dan pengawasan,

penggerakan pelaksanaan dan pengawasan,

dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni,

dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni,

agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah

agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah

ditetapkan sebelumnya” (

ditetapkan sebelumnya” ( Manage

 Management is a

ment is a

distinct process consisting of

distinct process consisting of planning,

planning,

organizing

organizing, actuating, and

, actuating, and controlling, utilizing

controlling, utilizing

in each both science and art, and followed in

in each both science and art, and followed in

order to accomplish predetermined objectives

order to accomplish predetermined objectives))

James A.F. Stoner dalam bukunya

James A.F. Stoner dalam bukunya

““ Manage

 Management 

ment ” (1982) mengemukakan

” (1982) mengemukakan

“manajemen adalah proses perencanaan,

“manajemen adalah proses perencanaan,

(5)

5/27/12

5/27/12

FUNGSI MANAJEMEN

FUNGSI MANAJEMEN

George Terry

George Terry

L

L.

.

G

Gu

ulllliicck

k

H

H.

.

F

Faay

yo

oll

K

Ko

oo

on

nzzt

t

O

O’’D

Do

on

nn

neell

P

Pllaan

nn

niin

ng

g

P

Pllaan

nn

niin

ng

g

P

Pllaan

nn

niin

ng

g

P

Pllaan

nn

niin

ng

g

O

Orrg

gaan

niizziin

ng

g

O

Orrg

gaan

niizziin

ng

g

O

Orrg

gaan

niizziin

ng

g

O

Orrg

gaan

niizziin

ng

g

A

Accttu

uaattiin

ng

g

S

Sttaaffffiin

ng

g,

, D

Diirreeccttiin

ng

g,

, C

Co

oo

orrd

diin

naattiin

ng

g C

Co

om

mm

maan

nd

diin

ng

g,

, C

Co

oo

orrd

diin

naattiin

ng

g

S

Sttaaffffiin

ng

g,,

Directing

Directing

C

Co

on

nttrro

olllliin

ng

g

R

Reep

po

orrttiin

ng

g

Co

C

on

nttrro

olllliin

ng

g

C

Co

on

nttrro

olllliin

ng

g

Budgeting

(6)

5/27/12

5/27/12

Dari keempat ahli manajemen tersebut, ternyata

Dari keempat ahli manajemen tersebut, ternyata

 ban

 banyak

yak kes

kesama

amaan,

an, dan

dan sec

secara g

ara garis

aris bes

besar d

ar dapat

apat

dikelompokan menjadi : fungsi perencanaan

dikelompokan menjadi : fungsi perencanaan

(( Planning

 Planning), fungsi pengorganisasian

), fungsi pengorganisasian

((Organizing)

Organizing), fungsi penggerakan pelaksanaan

, fungsi penggerakan pelaksanaan

(staffing, commanding, directing,

(staffing, commanding, directing,

coordinating

coordinating), fungsi pengawasan dan

), fungsi pengawasan dan

pengendalian (

(7)

5/27/12

KONSEP DASAR PUSKESMAS

Definisi :

Puskesmas adl unit pelaksana

teknis dinas kesehatan Kabupaten/Kota

yang bertanggungjawab

menyelenggerakan pembangunan

kesehatan di suatu wilayah

UPT unit pelaksanan tingkat pertama,

ujung tombak pembangunan kesehatan di

Indonesia.

Pemb. Kes.

upaya bangsa untuk

meningkatkan kesadaran, kemauan dan

kemampuan hidup sehat bagi setiap orang

(8)

5/27/12

VISI PUSKESMAS

“Tercapainya kecamatan sehat 

menuju terwujudnya Indonesia

sehat”

Kec. Sehat : gambaran masyarakat

kec masa depan yang ingin dicapai

melalui pembangunan kesehatan,

yakni masy. Yg hidup dlm lingk dan

dng perilaku sehat, memiliki

(9)

5/27/12

(10)

5/27/12

 TUJUAN PUSKESMAS

MENINGKATKANA KESADARAN,

KEMAUAN & KEMAMPUAN HIDUP

SEHAT BAGI SETIAP ORANG YG

BERTEMPAT TINGGAL

DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

AGAR TERWUJUD DERAJAT

KESEHATAN YG SETINGGI

 TINGGINYA

(11)

5/27/12

(12)

5/27/12

PELAYANAN

KESEHATAN

PERORANGAN

Bersifat pribadi

( private goods)

 Tujuan utama

menyembuhkan

penyakit dan

pemulihan

kesehatan

perorangan

tanpa

mengabaikan

pemeliharaan

PELAYANAN

KESEHATAN

MASYARAKAT

Bersifat public

( public good)

 Tujuan utama

memelihara &

meningkatkan

kesehatan serta

mencegah

penyakit tanpai

mengabaikan

penyembuhan

peny dan

(13)

5/27/12

KEDUDUKAN PUSKESMAS

Ø

SKN sarana yankes strata pertama,

yg menyelenggarakan upaya kesh

perorangan & upaya kesh masy. di

wil kerjanya

Ø

Sistem kesh kab/Kota

UPT dinkes

kab/kota, yg bertanggungjawab

menyelenggarakan kesh kab/kota di

wil kerjanya

Ø

Sistem pemerintah daerah

UPT

(14)

5/27/12

Ø

Antar sarana yankes strata pertama

§

Kedudukan pusk dengan org yankes yg

dikelola oleh masy spt praktek dokt,

prak dokt gigi, prak bidan dll

MITRA

KERJA

§

UKBM (upaya kesh berbasis dan

bersumberdaya masy) seperti

posyandu, polindes, POD, pos UKK 

(15)

5/27/12

UPAYA PENYELENGGARAAN

1.

Upaya Kesehatan Wajib :

a.

Upaya promosi kesehatan

b.

Upaya kesehatan lingkungan

c.

Upaya KIA & KB

d.

Upaya gizi masyarakat

e.

Upaya P2M

(16)

5/27/12

2.

Upaya Kesehatan Pengembangan

a.

Upaya kesh sekolah

b.

Upaya kesh olah raga

c.

Upaya perawatan kesh masy

d.

Upaya kesh kerja

e.

Upaya kesh gigi & mulut

f.

Upaya kesh jiwa

g.

Upata kesh mata

h.

Upaya kesh usia lanjut

(17)

5/27/12

AZAS RUJUKAN

Rujukan adl pelimpahan

wewenang dan tanggung jawab

atas kasus peny atau msl kesh yg

diselenggarakan secara timbal

balik, baik secara vertikal dlm arti

dari satu strata sarana yankes ke

strata sarana yankes lainnya,

maupun secara horisontal dlm arti

antar strata sarana yankes yg

(18)

5/27/12

Ada 2 macam rujukan :

1.

Rujukan upaya kesh

perorangan

cakupan rujukan yankes

perorangan adl kasus peny.

Dibedakan atas 3 macam :

1)

Rujukan kasus untuk keperluan

diagnostik, pengobatan, tindakan

medis (mis.operasi) dll

2)

Rujukan bahan px (spesimen)

untuk px lab yg lebih lengkap

3)

Rujukan ilmu pengetahuan a.l

(19)

5/27/12

2.

Rujukan Upaya Kesh. Masyarakat

Cakupan rujukan pelayanan kes masy adl

masalah kesmas, misal KLB, bencana dan

pencemaran lingkungan

Dibedakan atas 3 macam :

1)

Rujukan sarana & logistik, a.l peminjaman

peralatan fogging, alat lab, alat audio visual,

bantuan obat, vaksin, bahana habis pakai dll

2)

Rujukan tenaga, a.l dukungan tenaga ahli

untuk penyidikan KLB, penyelesaian hukum

kesh, penangulangan gangguan kesh krn

bencana dll

3)

Rujukan Operasional, yaiyu menyerahkan

sepenuhnya kewenangan dan t.j

penyelesaian msl kesmas dan atau

(20)
(21)

5/27/12

PENGERTIAN MANAJEMEN

A.

Manajemen adl suatu pencapaian tujuan yang telah

ditentukan dengan menggunakan orang lain ( Robert. D.

Terry )

B.

Manajemen adl proses dimana pelaksanaan dari suatu

tujuan diselenggarakan dan diawasi. ( Encyclopedia of Social )

C.

Manajemen adl suatu proses yg dilakukan oleh satu orang

atau lebih untuk mengkoordinasikan kegiatan - kegiatan

orang lain guna mencapai tujuan / hasil (( Evancevich )

D.

Manajemen adl : membuat tujuan tercapai melalui kegiatan

orang lain dan fungsi-fungsinya dapat dipecah

sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab utama yakni perencanaan dan

pengawasan ( Evancevich )

E.

Manajemen adl suatu kegiatan atau seni untuk mengatur

para petugas kesehatan kesht non kesht guna

(22)

5/27/12

Pengertian ( ke 2 ) ( Pola Umum Manajemen )

1.

Manajemen alat dari pada administrasi untuk mencapai

tujuan sehingga disebut unsur dinamik.

2.

Manajemen bergerak / bekerja dalam unsur statik

administrasi yaitu organisasi

3.

Manajemen menggerakan sumber daya ( resources )

dalam setiap proses/kegiatan/ fungsinya.

4.

Penggerakan sumber-sumber daya tersebut dalam

masing fungsi manajemen

Manajemen juga terkandung pengertian

a.

Manajemen adl suatu proses yang merupakan

rangkaiankegiatan yang sistematis

b.

Fungsi manajemen merupakan bentuk kegiatan tersebut

c.

Dalam manajemen kegiatan tersebut diatur olh para

(23)

5/27/12

Pengertian Ke 3

Manajemen berasal dari kata MANAGE atau

MANAGIARE ( romawi kono) berarti melatih dalam

melangkahkan kaki

 Terkandung 2 kegiatan pikir ( mind ) dan laku ( action )

Piet A. SAHERTIAN )

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen adl ; Planing, Organizing, Actuiting,

Controling dan Evaluasi

(24)

5/27/12

Perencanan adalah fngsi yang paling penting dan pertama

kali harus dikerjakan. Dalam perencanaan memuat

tujuan

dan bagaimana mencapai tujuan, rincian kegiatan.

Unsur Perencanaan

1. Unsusr Tujuan : Adanya perumusan tujuan yang jelas

2. Unsur Policy

: Adanya metode untuk mencapai tujuan

3. Unsur Prosedur : Pembagian tugas dan hubunan masing2

anggota

4. Unsur Progres : Standart Evaluasi

5. Unsur Program : Penyususnan Skala preoritas

Macam perencanaan menurut tingkatnya

. Top Level / Tingkat atas

. Midle level / Tingkat menengah

. Bottom level / Timgkat bawah

PLANING

(25)

5/27/12

Macam Penyusunan Rencana

Menurut Tingkatnya

1.

Bottom Up : adalah perencanaan

usulan dari tingkat bawah kemudian

disusun dan dipertimbangkan di

tingkat pusat

2.Top to the bottom : ( Top

Down ) Perencanaan dari tingkat atas

yang langsung dilaksanakan ditingkat

bawah. Biasanya sudah disertai

dengan juklak dan juknis

(26)

       5              /      2        7              /      1       2       

Macam Perencanaan menurut

 jangka waktunya

1.

Long range plan

: 10 – 20 tahun

2.

Medium term plan : 5 – 7 tahun

3.

Short term plan

: 1 – 3 tahun

4.

Annual plan

; rencana tahunan

q

Syarat Perencanaan

- Tujuan dirumuskan secara jelas

- Sifatnya harus sederhana

- Bersifat fleksibel

- Penggunaan sumber dana harus efektif 

q

Manfaat Perencanaan

- Metode untuk mencapai tujuan

(27)

       5              /      2        7              /      1       2       

Langkah – langkah dalam perencanaan

A.

Measurement & Assesment

Adalah kegiatan pengumpulan dan pengukuran

data , mengukur besarnya masalah yang timbul

sehingga menjadi indikator : mis indikator KLB

( Kejadian Luar Biasa )

Langkah- langkah Dalam Tahap ini

adalah ;

1.

Merumuskan semua data yang dikumpulkan.

Data tersebut dapat berupa data yang

menggambarkan masa lampau, sekarang, atau

masa yang akan datang

2.

Analisa Situasi ; anatara lain tentang

(28)

       5              /      2        7              /      1       2       

3.

Mendata tentang diagnosis komunitas,

ü

demografi ( fital statistik )

ü

sebab morbiditas dan mortalitas

ü

pemanfaatan yankes

ü

Pola gizi, penyapihan, asi eklusif, anak pra sekolah

ü

Budaya dan stratifikasi sosial

ü

Pola kepemimpinan komunias

(29)

       5              /      2        7              /      1       2       

4. Karakteristik dari pada population at risk

ü

Family composition : umur, jenis kelamin, status kawin, jml anggota

keluarga

ü

Sosial struktur : pekerjaan, klas sosial, pendidikan, ras, etnik

ü

Health bilief 

ü

Sumber daya keluarga

ü

Upaya mencari pengobatan

5. Faktor dan Variabel dalam sistem Kesehatan Nasional

A. Derajat Kesehatan Masyarakat

- Umur harapan hidup

- Kematioan/ mortalitas

- Kesakitan /Morbiditas

- Status gizi, Difisiensi Vit A, gondok endemik

-Tingkat pendidikan masyarakat

(30)

       5              /      2        7              /      1       2       

PENGORGANISASIAN ( Organizing )

Pengorganisasian adalah proses pengelompokan

terhadap : Tenaga ( orang ), Alat- alat / facilitas,

 jenis tugas dan wewenang, dan tanggungjawab

Proses pengorganisasian dapat dirinci sebagai 

berikut 

Memahami tugas

Penetapan tugas pokok dari rincian kegiatan

Pengelompokan tugas / jabatan

Penyusunan struktur organisasi

(31)

       5              /      2        7              /      1       2       

.A.

Pemahaman Tujuan

 Tujuan diuraikan secara jelas serta tolok ukurnya

sesuai dengan

herargi tujuan

B. Penetapan Tugas Pokok 

Tugas pokok dirumuskan secara jelas

C. Pengelompokan Tugas Jabatan

Rumusan pengelompokan tugas a.l :

 Job analysis ( analisis tugas )

dianalisa

sesuai dengan keahliannya

 Job diskription ( uraian tugas ) apa saja jenis

tugas yang diberikan

(32)

5/27/12

ACTUATING

( Penggerakan )

adalah

a.

Rangkaian kegiatan yang

berhubungan dengan aktivitas yang

bisa mempengaruhi orang lain agar

mereka suka melaksanakan usaha

sesuai tujuan.

b. Alat-alat Penggerakan bisa berupa ;

- Perintah

- Surat edaran

(33)

5/27/12

.

Motivasi

1.

Pengertian : Proses pemberian

motive / penggerak bekerja kepada

bawahannya sehingga mereka mau

bekerja sebaik-baiknya sesuai

kehendak pimpinan, karenanya

manager harus mengetahui basic

 personal Need bagi anggotanya

(34)

5/27/12

2. Basic Personal Need (kebutuhan

Dasar manusia adalah :

a.

Kebutuhan material : yang bersifat eknimik adalah

makan , perumahan, pakaian

Kebutuhan material ; yang bersifat biologic adalah

kebutuha untuk keperluan hidup ( survival ) untuk

keperluan perkembangan dan pertumbuhan

b.

Kebutuhan Noon Material : bisa berupa

Pengakuan ( recoqnation )

Kasih sayang ( affection )

Keharuman nama ( prestige )

Kehormatan ( honour )

Nama baik ( reputation )

c.

Sosiaologik 

(35)

5/27/12

 Teknik Motivasi

a.

Motivasi Tidak Langsung

1.

Siinkronisasi aspirasi individu dengan

tujuan organisasi. Adalah :

Pengertian mendalam tentang tujuan organisasi

akan memberi manfaat pad pekerja

Pengertian bahwa organisasi tidak

bertentangan dengan aspiarasi individu

Pemberian kesempatan pekerja untuk

menentukan cara pencapaian tujuan

2.

Kondisi organisasi menciptakan keadaan

favourible berprestasi : mis

-- Sosial condition,--associatio

condition--customary condition

(36)

5/27/12

b.

Motivasi Langsung

1.

Intensi Material : dasar pemberian

terhadap

: waktu ; mis cuti.

Hasil kerja : yang berprestasi baik

diberi imbalan

Gabungan keduanya .

 Jaminan sosial : bisa berupa :

rumah dinas, ONH,

biaya

tugas belajar , pengobatan gratis

2. Intensif Material ; Pemberian gelar,

tanda jasa,/medali, pujian lesan atau

(37)

5/27/12

CONTROLING

( Pengawasan )

Adalah tindakan meneliti apakah segala

sesuatu tercapai atau berjalan sesuai

dengan rencana yang telah ditetapkan,

atau intruksi- intrujsi yangtelah

ditetapkan. Pengawasan bertujuan

menunjukan atau menemukan

kelemahan- kelemahan agar dapat

diperbaiki dan mencegah terulangnya

kelemahan tersebut. ( Fayol )

Dengan demikian dapat diartikan

(38)

5/27/12

Syarat/ prinsip pengawasan

a. Harus ada rencana yang jelas

b. Harus mampu menjamin adanya

tindakan perbaikan

c. Harus bersifat fleksibel

d. Dapat dimengerti

e. Dapat merefleksikan pola organisasi

Proses Pengawasan Meliputi

a. Menetapkan alat pengukur (standar)

dan mengumpulkan data / fakta

(39)

5/27/12

Standar Yang Digunakan Dalam

Pengawasan

a. Norma : Standar yang ditetapkan

atas dasar

pengalaman yang lalu.

b. Kriteria : Standar yang ditetapkan

dan diharapkan

sebagai ukuran

pelaksanaan program

secara

memuaskan.

Dalam hal ini penyimpangan

terhadap

standar masih dalam

tahap toleransi

(40)

5/27/12

b. Subyek pengwasan

-- intern ( dari dalam organisasi )

-- ektern ( dari luar organisasi )

c. Obyek pengawasan

-- produksi,

keuangan,

--waktu, -- manusianya

d. Cara pengumpulan datanya.

-- personal observasi : pengawsan

perorangan

-- oral report

: laporan

lesan

(41)

5/27/12

EVALUATION

( Penilaian )

A. Pengertian : Adalah prosedur

penilaian / pelaksanaan hasil kerja/

dampak secara systematik, dengan

membabndingkannya dengan standart

dan mengikuti kreteria / metode / tujuan

guna menilai dan sekaligus pengambilan

keputusan selanjutnya.

(42)

5/27/12

(43)

5/27/12

Berdasarkan waktunya, evaluasi dapat

digolongkan ;

a. evaluasi formative

yaitu evaluasi yang

dilaksanakan saat kegiatan sedang

berlangsung :

ini dibagi 2 bentuk :

-- Critical review evaluation :

kegiatan

evaluasi dengan cara

menanyakan bagian

penting

sebelum kegiatan dimulai

-- Midterm Evaluasi :

evaluasi

(44)

5/27/12

Evaluasi Output : yaitu evaluasi

untuk menilai hasil kegiatan

program

Evaluasi dampak/ impact/ outcome

: yaitu evaluasi untuk menilai

dampak dari hsil pelaksanaan

program

(45)

5/27/12

Proses Evaluasi

 Tahapan – tahapanya

a.

Kegaiatan berfikir konseptual

 –

Formulasi tujuan, sasaran dan manfaat

evaluasi

 –

Formulasi sumber dan jenis informasi

yang diperlukan

 –

Formulasi kriteria evaluasi

 –

Formulasi modal / kerangka kerja /

(46)

5/27/12

c. Kegiatan penilaian :

--

Formulasi derajat keberhasilan

-- Formulasi faktor penunjang / penghambat

d.

Kegiatan tindak lanjut

 –

Formulasi tindakan pemecahan masalah

 –

Feed back evaluasi kepada user

 –

Follow up/ corective action/ tindakan perbaikan

C. Kriteria Evaluasi

1.

Relevansi

Relevansi dipakai untuk memeriksa rasionalisasi suatu

program . al

-- masalah

-- kegiatan

-- kebijaksanaan

-- unit kerja , dsb

-- tujuan/ jawaban masalah

(47)

5/27/12

Relevansi juga dapat dipakai untuk menilai pengadaan/

penghentian suatu prigram yang didasarkan pada :

a.

Harus diadakan program

@ Adanya relevansi Sosial

-- Tujuan program sesuai dengan tujuan nasional

kesehatan

-- Terdapatnya kontribusi yang jelas dari program tersebut

terhadap kesehatan

masyarakat

-- Metode cukup sederhana

-- Program tersebut dapat menjawab need/ kebutuhan

@ Adanya program negatif jika program tiada

(48)

5/27/12

2. Tingkat Kecukupan : ( adequacy ) :

adalah

Tingkat kecukupan sejumlah

kegiatan suatu program dan

menunjukan seberapa masalah yang

bisa diatasi

a.

Tingkat kecukupan sejumlah

kegiatan ( adquacy of effort )

= jmlah kegiatan yang dilaksanakan

X 100 %

(49)

5/27/12

3. Ukuran Tingkat Kemajuan program

adalah :

penilaian dengan cara

membandingkan rencana /

kenyataan suatu program secara

berkala pada waktu pada waktu

program sedang berjalan guna

mengetahui

Monitoring tingkat kemajuan

pelaksanaan

Identifikasi dan koreksi hambatan

(50)

5/27/12

TINGKATAN MANAJEMEN

Manager berdasarkan herarki

tugasnya dikelompokan sbb :

1.

Manager tingkat pertama ( Lower 

Manager ) adalah manager yang

langsung berhubungan dengan

pekerjaan ( worker ) yang langsung

menjalankan mesin ataupun

memberikan pelayanan llangsung

kepada konsumen. Manager tingkat

ii disyaratkan memiliki proporsi

(51)

5/27/12

 TOP MANAGER

manager tingkat ini

diperlukan kemampuan berfikir

abstrak dan kemampuan generalis

dan dan menanggung jawab beban

mental yang berat

Pada low manager diperlukan

kemampuan : merancang ,

melakuakn teknik skill yang specific

dengan mantap

(52)

5/27/12

Menurut ( HENRY MINTZBERG ) peranan dan tugas manager

diuraikan sbb :

Kewenangan &

Status formal

Peranan

interpersonal

. Fingurshead

. Leader

. Liasion

Peranan

informasional

. Monitor

. Disseminator

. Spoksman

Peranan

pengambil

keputusan

-

enterpreuner]

-

disturbance

hendler

-

Negoitator

(53)

5/27/12

1.

Peranan Interpersonal

a.

Figur head ( kepala ) : seseorang yang mempunyai

atribut simbul sebagai unsur kepala organisasi

b.

Leader/ pemimpin : orang yang mempunyai

kewenangan formal sebagai pemimpin bagi anggotanya

c.

Liasion / penghubung : peranan mangadakan

hubungan keluar organisasi

2.

Peranan Informasional

a.

Monitor / pengamat  : melakukan pengamatan segala

informasi didalam organisasinya

b.

Desimination / penyebar  : menyebarkan informasi

yang diperoleh kedalam satuan kerjanya

Referensi

Dokumen terkait

„ Sifat suka bergaul dengan orang lain berarti anda harus mampu mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha

Pemimpin dan kepemimpinan merupakan seni dan keterampilan orang dalam memanfaatkan kekuasaanya untuk mempengaruhi orang lain agar melaksanakan aktivitas tertentu

Manajemen adalah praktik melaksanakan usaha terbaik sehingga dari sejarah pemikiran manajemen kita dapat belajar dari kegagalan dan keberhasilan orang-orang terdahulu

Kepemimpinan adalah aktivitas yang dapat mempengaruhi orang-orang yang mau bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan yang mereka inginkan. Seorang pemimpin dalam

Akuntan manajemen bertugas membantu orang-orang lini (line position), yaitu pihak yang bertanggungjawab langsung dalam melaksanakan tujuan dasar organisasi, misalnya manajer

– Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan,

„ Sifat suka bergaul dengan orang lain berarti anda harus mampu mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha

Aktivitas yang berhubungan dengan membangun jiwa kemandirian santri yaitu dengan pelatihan entrepreneurship melalui pengelolaan unit usaha Pondok Pesantren Darul Huda sebagaimana