• Tidak ada hasil yang ditemukan

RISCKY OKTAVIANTO L2B009123 BAB IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RISCKY OKTAVIANTO L2B009123 BAB IV"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

53

CITY HOTEL BINTANG 3

DI PEKALONGAN

BAB IV

KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN

4.1. Kesimpulan

Dengan melihat uraian yang telah dijabarkan pada bab-bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Pengadaan City Hotel Bintang 3 di Pekalongan merupakan faktor yang penting dalam upaya menyediakan suatu fasilitas akomodasi yang dapat menunjang peningkatan kepariwisataan dan bisnis di Pekalongan.

2. Tinjauan aspek perencanaan dan perancangan studi banding di Quest Hotel Semarang dan Dafam Hotel Pekalongan, sebagai bangunan yang memiliki karakteristik yang sama dengan bangunan yang direncanakan, dijadikan sebagai salah satu pedoman perencanaan dan perancangan.

3. Terdapat beberapa ciri-ciri bangunan dengan arsitektur modern: Umumnya menggunakan struktur rangka,tingkaat transparansi tinggi,struktur ekspos,asimetris dan teratur,perpaduan dari bentuk-bentuk geometris.

4.2 BATASAN

Agar dapat memecahkan masalah secara proporsional dalam merencanakan dan City Hotel Bintang 3 di Pekalongan, diperlukan batasan-batasan yang jelas, yaitu:

1. RTRW Kota Pekalongan yang dijadikan pedoman dalam perencanaan.

2. Data-data yang tidak dapat didapatkan dibuat asumsinya dengan mengacu kepada data lain yang relevan dan hasil studi literatur.

3. Disiplin ilmu lain yang tidak berhubungan dengan proses perencanaan tidak dibahas.

4. Lokasi perencanaan dipilih berdasarkan potensi yang ada di Pekalongan, yaitu dipilih lokasi yang berada dalam kota dan dekat dengan obyek pariwisata dan pusat bisnis Kota Pekalongan itu sendiri. 5. Pendekatan perancangan disain yang diterapkan pada City Hotel ini adalah konsep Arsitektur Modern

4.3 ANGGAPAN

Anggapan yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan adalah:

1. Dalam mendirikan City Hotel Bintang 3 di Pekalongan, tapak terpilih dianggap tidak ada elemen Iainnya yang mengganggu. Serta tidak ada masalah dengan status tanah atau pembebasan lahan. Untuk bentuk dan luasan tapak yang direncanakan juga dianggap tidak ada masalah.

2. City Hotel Bintang 3 yang direncanakan merupakan bangunan bertingkat dengan jumlah maksimal 6 lantai dengan penataan landscape yang terkonsep dan tetap memiliki unity dengan lingkungan sekitar.

3. Tanah pada tapak terpilih dianggap mempunyai daya dukung tanah yang cukup kuat untuk dibangunnya City Hotel Bintang 3 di Pekalongan.

Referensi

Dokumen terkait

BAPPEDA KABUPATEN ACEH SELATAN VII- 1 Penyusunan Rencana Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah (RPIIJM)1. KABUPATEN

=====================Statement General Manager Garuda================= singgih juga menyatakan bahwa Garuda tidak akan mengalami kesulitan karena sekarang ini sudah banyak //

[r]

Bentuk keberhasilan Program Pembiasaan nilai- nilai Religius Terhadap Pembinaan Civic Culture di SMP Negeri 44 Bandung ………... Bagi

Dengan mengunakan sistem pakar kita bisa mendiagnosa penyakit telinga, hidung, tenggorokan dengan melihat ciri–ciri yang dapat menjelaskan dan menggambarkan apakah seseorang

Alasan peneliti memilih lokasi tersebut karena peneliti melihat kebiasaan-kebiasaan baik ( good habits) belum terlihat dilaksanakan oleh peserta didik di SD Negeri Panyileukan

estimasi energi dari pola beban yang beragam pada masing-masing cluster

Hal tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan akses dan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan kewirausahaan berbasis kelompok tani melalui pembuatan produk turunan