Indonesia
Tema : “ Trusted Pharmacist for a Better Quality of Life “
Dewan Editor: Christina Avanti Rudi Hendra Shirly Kumala Arry Januar Wahyu Utami Layout Editor : Ike Dhiah Rochmawat
Karina Citra Rani Haiyul Fadhli
Labersa Grand Hotel & Convention center Pekanbaru, 18 – 21 April 2018
IKATAN APOTEKER INDONESIA JAKARTA
Indonesia
Tema : “ Trusted Pharmacist for a Better Quality of Life “
Dewan Editor: Christina Avanti Rudi Hendra Shirly Kumala Arry Januar Wahyu Utami Layout Editor : Ike Dhiah Rochmawat
Karina Citra Rani Haiyul Fadhli
Labersa Grand Hotel & Convention center Pekanbaru, 18 – 21 April 2018
IKATAN APOTEKER INDONESIA JAKARTA
EDITOR PROSIDING
Ketua : Christina Avanti – Universitas Surabaya Wakil Ketua : Rudi Hendra – Universitas Riau
Anggota : Shirly Kumala – Universitas Pancasila Arry Januar – Universitas Indonesia Wahyu Utami – Universitas Airlangga
Layout editor : Ike Dhiah Rochmawati – Universitas Surabaya Karina Citra Rani – Universitas Surabaya
Haiyul Fadhli – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau Mitra Bebestari:
1. Hilwan Yudha Teruna – Universitas Riau 2. Heni Rahmawati – Sekolah Farmasi ITB 3. Keri Lestari – Universitas Padjajaran 4. Muslim Suardi – Universitas Andalas 5. Yuli Haryani – Universitas Riau
6. Ediati Sasmito – Universitas Gadjah Mada 7. Retno Sari – Univarsitas Airlangga
8. Melzi Octaviani – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau 9. Fina Aryani – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau 10. Syofyan – Universitas Andalas
11. Enda Mora – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau 12. Ika Puspita Sari – Universitas Gadjah Mada 13. Rika Yulia – Universitas Surabaya
14. Sri Adi Sumiwi – Universitas Padjajaran 15. Rita Suhadi – Universitas Sanata Dharma
16. Rahma Dona – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau 17. Emrizal - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau
18. Teuku Nanda Saifullah Sulaiman – Univerasitas Gadjah Mada 19. Wahyu Utaminingrum – Universitas Muhammadiyah Purwokerto 20. Septi Muharni – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau
21. Saepudin – Universitas Islam Indonesia
22. Didik Setiawan – Universitas Muhammadiyah Purwokerto 23. Anita Lukman – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau
SEKAPUR SIRIH
Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Illahi yang dengan rahmat dan hidayah-Nya telah membawa kita hingga tersusunnya prosiding ini. Prosiding ini berisi kumpulan makalah dari para akademisi dan praktisi di berbagai bidang ilmu dalam lingkup kefarmasian, yang telah dipresentasikan dan didiskusikan dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia yang diselenggarakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia pada 18-21 April 2018. PIT 2018 ini mengangkat tema “Trusted Pharmacist for Better quality of Life”
Prosiding ini disusun untuk mendokumentasikan gagasan dan hasil penelitian dalam ruang lingkup kefarmasian yang terdiri dari bidang Farmakologi dan Toksikologi (FT), Farmasetika dan Teknologi Farmasi (FF), Farmasi Bahan Alam dan Obat Tradisional (FA), Farmasi Klinik, Farmasi Sosial, Pendidikan dan Regulasi (FK), serta Kimia Medisinal, Biologi Molekuler dan Bioteknologi (KM). Diharapkan prosiding ini dapat memberikan wawasan tentang perkembangan terbaru dalam dunia kefarmasian dan upaya pembelajaran sepanjang hayat demi pencapaian kompetensi Apoteker yang selaras dengan kemajuan jaman. Dengan demikian, seluruh pihak yang terlibat dalam dunia kefarmasian dapat terus termotivasi dan terus bersinergi untuk berperan aktif membangun kemajuan Apoteker Indonesia yang lebih berkualitas melalui penelitian-penelitian yang bermutu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan produk kefarmasian yang bermutu, memberikan informasi dan keputusan untuk pencegahan penyakit, dan pemberian obat yang berbasis bukti.
Prosiding ini diselesaikan atas kerjasama dengan berbagai pihak, untuk itu penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada:
1. Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia beserta jajarannya, dan seluruh panitia yang terlibat dalam PIT IAI 2018
2. Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Riau dan jajarannya yang telah melaksanakan mandat dari PP IAI untuk menjadi panitia pelaksana PIT 2018 di Pekanbaru, Riau
3. Seluruh penyaji makalah pada PIT 2018 yang telah berkontribusi dalam mengirimkan artikel yang menjadi isi dari prosiding ini.
4. Seluruh mitra bestari dan para moderator yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta pemikiran, untuk menilai artikel yang disajikan dalam prosiding ini
Disadari bahwa prosiding ini tentu saja tidak luput dari kekurangan, untuk itu panitia terbuka terhadap segala saran dan kritik yang membangun demi perbaikan prosiding PIT IAI yang nantinya akan diterbitkan di tahun-tahun mendatang. Semoga prosiding ini bermanfaat bagi seluruh pihak terkait.
Pekanbaru, 17 April 2018
DAFTAR ISI
SEKAPUR SIRIH ... i DAFTAR ISI ... ii FARMASI BAHAN ALAM DAN OBAT TRADISIONAL (FA) ...1
Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Metanol Daun Sirih (Piper betle L.) dengan Ampisilin terhadap Staphylococcus aureus ...2
Santoso, Angelica Rivera1, Hartini, Yustina Sri1* ...2 Pengaruh Pemberian Jeruk Nipis Dan Belimbing Wuluh Terhadap Kadar Timbal Pada Kerang Lokan ...7
Asra, Ridho1*, Rusdi1, Astuti, Evita Puji1 ...7 Kadar Flavonoid Total, Daya Antioksidan dan Daya Hepatoprotektif Ekstrak Etanol Rimpang Temu Tis (Curcuma purpurascens) ... 13
Sinaga, Ernawati1*, Suprihatin2, Rastuti, Made Rina3... 13 Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dari Kombinasi Daun Majapahit
(Crescentia cujete L.) dan Bunga Rosella (Hisbiscus sabdariffa) dengan Metode DPPH ... 21
Nina Salamah, Hervy Marliantika... 21 The Study Of Herbal MedicineUsed as The Treatment Of Diabetes Mellitus In Bugis Ethnic Of Palopo City, Indonesia ... 28
Nilawati Uly ... 28 Parameter Mutu Dan Formulasi Sediaan Kapsul Dari Ekstrak Etanol 70% Daun Alpukat (Persea Aaericana Mill.) Sebagai Kandidat Antidiabetes ... 34
Djamil, Ratna1 , Rahmat, Deni2 , Andrianto,Fadhli3 ... 34 Potensi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica L.) Sebagai Kandidat
Inhibitor Pompa Efluks Pada Salmonella enterica serovar Typhi Resisten ... 40 Wahyu Hendrarti1*, Abdul Halim Umar2, Andi Zulkifli AS1, Asril Burhan2, Kemal1 40 Potensi Pengembangan Tumbuhan Obat Etnis Talang Mamak sebagai Sumber senyawa Aktif biologis ... 46
Almudani, Muhammad dan Teruna , Hilwan Yuda* ... 46 Aktivitas Antibakteri Lotion Kombinasi Minyak Atsiri Daun Sirih (Piper betle Linn) dan Serai Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) ... 51
Rasidah Rasidah*, Hayati Rima, Sari Amelia, Munira Munira, Zakiah Noni ... 51 Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Krim Ekstrak Etanol 70% Daun Ashitaba (Angelica keiskei Koidz) Dengan Setil Alkohol Sebagai Stiffening Agent . 57 Suryani Nelly, Betha OS, Rahmatika Amalia... 57 Uji Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol 70% Buah Takokak (Solanum torvum Swartz.) dengan Metode Induksi Putih Telur Pada Tikus Putih Jantan Secara In Vivo ... 63
Rabima1*, Afriyanto, Joko 2 ... 63 FARMASETIKA DAN TEKNOLOGI FARMASI (FF) ... 69
Formulasi Mikrokapsul Urea Lepas Lambat dengan Matriks Polimer Polistiren-Polikaprolakton dan Uji Efektivitasnya secara in planta ... 70
Debby Daniel,1* Pratiwi Andayani,2 dan Agnes Cindy Nathania Usman,3 ... 405 IbM Peningkatan Pengetahuan Penggunaan Obat Yang Cerdas Bagi Masyarakat ... 412
Widyastuti1), Farizal2), Hidayana, Vina2) ... 412 Analisis Pelayanan Asuhan Kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit di Kota Jambi ... 425 Brata, Andy1, Azizah, Lailan2* ... 425 Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Terhadap Kejadian Infeksi Luka Operasi Pada Operasi Sectio Caesarea ... 434
Oktaviani, Fifin1*, Wahyono, Djoko2 dan Yuniarti, Endang.3 ... 434 Hubungan Antara Tingkat Kepuasan Pelayanan Dengan Tingkat Kepentingan Pelanggan Di Salah Satu Apotek Di Kota Bandung ... 440
Made Pasek Narendra, Alexander Rendi , Natalia Maryasin ... 440 Profil Anticholinergic Burden Akibat Penggunaan Antipsikotik Pada Pasien
Psikogeriatri di RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJ Lawang) . 456 Angga Gyzanda,1* ... 456 Aplikasi Pillbox Reminder Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Rawat Jalan Di Apotek Appo Farma1 Banjarbaru ... 464
Susanto Yugo1, Alfian Riza1, Abdullah Ibrahim2, Rianto Leonov3 ... 464 Penerapan Analisis ABC Obat Pasien BPJS Depo Farmasi Rawat Jalan RSUD A.M Parikesit Tenggarong Tahun 2017 ... 471
Heri Wijaya,1* Muhamad Suhada Nur,1 Eka Siswanto Syamsul.1 ... 471 Evaluasi Penggunaan Obat Pada Pasien Community Acquired Pneumonia (CAP) Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo Jakarta 477
Pahriyani, Ani1*, Priyanto2, Hindayani, Ade Novi3 ... 477 Analisis Cost-Effectiveness Penggunaan Kombinasi 2 Obat Antidiabetik Oral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan Di Salah Satu Rumah Sakit Di
Kabupaten Bandung ... 483 Priyadi, Akhmad1,Iskandar, Deni2, Sonjaya,Yogi Gusthiaman3 ... 483 Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas
Pagesangan Lombok Nusa Tenggara Barat ... 488 Pristianty Liza1 , Hidayati Ika Ratna 2, Siregar Faradila Vebrial 2 ... 488 Analisis Outcome Terapi Seftriakson Tunggal dari Nilai Laju Pernapasan, Rerata Lama Rawat Pasien Pneumonia Balita di Salah Satu Rumah Sakit Provinsi Riau ... 496
Muharni, S*, Agustini, TT, Dayen, SF ... 496 Analisis Efektifitas Biaya Penggunaan Obat Antihipertensi CCB dan ARB Di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. M. Ashari Pemalang ... 503
Much Ilham Novalisa Aji Wibowo1*, Uji Pipit Lestari2, Wahyu Utaminingrum3 .... 503 Pengaruh Suspensi Antasida Terhadap Bioavailabilitas Sirup Teofilina Pemberian Oral Dosis Tunggal Pada Subyek Normal ... 509
Nani Parfati1, Joko Purnomo1, Fasich2, Imam Santoso3... 509 FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI (FT) ... 520
Uji Sensitivitas Dan Resistensi Bakteri Streptococcus mutans Penyebab Karies Gigi Terhadap Beberapa Antibiotik Secara Invitro Dirumahsakit Umum Daerah
Gemy Nastity Handayany, Fany F ... 521 Analisis Fitokimia Tanaman Bruguiera gymnorhiza Sebagai Bahan Antioksidan Dan Antidiabetus Melitus ... 530
Warsinah ... 530 Pengaruh Pemberian Fraksi Etil Asetat dari Ekstrak Metanol Daun Johar (Cassia siamea L.) terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Mencit Putih Jantan ... 537
Dharma, S 1, Sari, N2 dan Tobat SR2 ... 537 Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol, Fraksi N-Heksan, Fraksi Etil Asetat, Dan Fraksi Air Daun Salam (Syzygium polyanthum Wight.) Secara In Vivo Pada Tikus Galur Sprague Dawley ... 544
Sri Adi Sumiwi1*, Rini Hendriani1, Ade Zuhrotun,2 Taofik Rusdiana,3 Iis Karlida1 . 544 Aktivitas Fraksi Air Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap
Kadar Glukosa Darah Mencit Putih Jantan ... 550 Rahmad Abdillah(1)* Fitra Fauziah (1), Ariska Tirdia Sari (1) ... 550 Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Buah Kundua (Benincasa Hispida (Thunb.) Cogn.) Pada Tikus Putih Jantan... 555 Ifora, Ifora*,Eriadi, Aried 1, Meutia,ZP.1 ... 555 Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) Pada Mencit Putih Jantan ... 562
Aried Eriadi*1, Sri Oktavia1, Rahmat Taufik1 ... 562 Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Buah Wualae (Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith) Dengan Metode Stabilisasi Membran Sel Darah Merah Secara In Vitro .. 568
Wahyuni1, Fadhliyah Malik1, Mentarry Bafadal1, Sahidin1 ... 568 Uji Toksisitas Sub Akut Ekstrak Etanol Biji Melinjo (Gnetum gnemon L.)
Terhadap Fungsi Hati Dan Ginjal Pada Mencit Putih Jantan ... 574 Kardela, Widya1*, Ifora1, Oktalubia, Viona1 ... 574 Toksisitas Akut Ekstrak Terpurifikasi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) ... 580
Syamsul, Eka Siswanto 1* Apriliana, Anita 1, Supomo1, Sagita, Riska 1, Lestari, Dwi 2 ... 580 Pengaruh Estrak Etil Asetat Daun Akar Kaik-Kaik (Uncaria Cordata (Lour.) Merr)Terhadap Inflamasi Yang Ditandai Dengan Penurunan Kadar CRP ( C-Reactive Protein) Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan Galur Wistar ... 586
Djohari, Meiriza ,1*Pratiwi, Nur 1, Sandi, Nofri Hendri 1,Rahmawati, Noveri 1 ... 586 Uji Daya Hambat Suppositoria Vagina Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Candida albicans ... 591
Muhammad Azdar Setiawan1*, Selfyana Austin Tee1, Iis Rahima J 1 ... 591 Studi In Vitro Asam Ursolat sebagai Antikanker Tunggal dan Kombinasi dengan Cisplatin pada Sel Kanker Serviks, HeLa ... 598
Nezar, Agustina Olivia1, Suparman1, Nurulita, Nunuk Aries1* ... 598 10. Yim EK., Lee MJ., Lee KH., Um SJ., Park JS., Antiproliferative and antiviral mechanisms of ursolic acid and dexamethasone in cervical carcinoma cell lines, Int J Gynecol Cancer., 2006, 16(6): 2023-31 ... 604
KIMIA MEDISINAL, BIOLOGI MOLEKULER DAN BIOTEKNOLOGI (KM) .. 605 Validasi Metode Analisis Cemaran Logam Berat Kromium (Cr), Timbal (Pb), Dan Kadmium (Cd) Pada Kerang Hijau (Perna viridis) Dan Kerang Darah (Tegillarca nodifera) Dari Pantai Kenjeran Surabaya Secara Inductively Coupled Plasma Spectrometry... 606
Kusuma Hendrajaya, Ririn Sumiyani, Dea Navisha, Dini Kartika Putri ... 606 Identifikasi Gen Sitokrom P450 2A6 Alel *9 (CYP2A6*9) pada Subjek Uji Perokok Suku Thionghoa dan Papua Indonesia menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)... 613
Patramurti,Christine 1* Candaya, Evan Julian, 2 Prabowo, Dismas Adi 2 ... 613 Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas Secara In Silico Senyawa 1-Benzil-3-benzoilurea dan Analognya Sebagai Antikanker Melalui Hambatan Reseptor BRAF Kinase ... 621
Suhud, Farida 1*IGA Satria Adi Mulyadarma 1 Siswandono2 ... 621 Pemodelan Molekul, Sintesis dan Uji Sitotoksik N
-(Fenilkarbamotioil)-4-Klorobenzamida Sebagai Kandidat Antikanker Payudara ... 628 Kesuma, Dini1*, Siswandono2, Purwanto, Bambang T2, Rudyanto, Marcellino3 ... 628 Aktivitas Antikanker Senyawa N-Etil-N-Feniltioureasecara In Silico dan In Vitro Pada Sel Kanker Payudara T47D dan Selektivitasnya pada Sel Normal Vero ... 636
Santosa, Harry1*, Kesuma, Dini1 ... 636 Metode Alternatif untuk Analisis Enalapril dalam Plasma selain HPLC-MS-MS melalui Derivatisasi dengan 1-Fluoro-2,4-Dinitrobenzen (FDNB) ... 644
Ririn Sumiyani1, Kusuma Hendrajaya 1 , Nathalia Gunawan Putri2 dan Widya
Kandisasmita Purwaningtyas Sugiharta2. ... 644 Efek Sitotoksik dan Penghambatan Kinetika Proliferasi Ekstrak Etanol Kulit Batang Beringin Pencekik (Ficus annulata,BI) dan Epirubicin Sebagai Agen Ko-Kemoterapi Terhadap Sel Kanker Payudara T47D ... 650
Siti Mulyanah1, Elza Sundhani1,2, Nunuk Aries Nurulita1,3 ... 650 Skrining Virtual Senyawa – Senyawa dari 12 Tanaman Antimalaria sebagai
Inhibitor Enzim Dihidro folat Reduktase (DHFR) ... 659 Titiek Martati1*, Esti Mumpuni2, Esti Mulatsari2dan Victor Christoper3 ... 659
FARMASI BAHAN ALAM
DAN OBAT
521
Uji Sensitivitas Dan Resistensi Bakteri
Streptococcus mutans
Penyebab
Karies Gigi Terhadap Beberapa Antibiotik Secara
Invitro
Dirumahsakit
Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar
Gemy Nastity Handayany, Fany FJurusan Farmasi Fakultas Kedokteran & Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Email: [email protected]
ABSTRAK
Resistensi bakteri terhadap antibiotik merupakan suatu yang alamiah. Bahaya resistensi antibiotik merupakan salah satu masalah yang dapat mengancam kesehatan masyarakat. Telah dilakukan penelitian Uji Sensitivitas dan Resistensi Bakteri Streptococcus mutans penyebab Karies Gigi terhadap beberapa Antibiotik secara in vitro di Rumah Sakit Umum (RSUD) Haji Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas dan resistensi Bakteri Streptococcus mutans terhadap antibiotik amoksisilin, ceftriakson dan eritromisin. Pengujian ini dilakukan berdasarakanmetode Kirby Bauer dengan mengukur diameter zona hambat beberapa antibiotik terhadap koloni bakteri Streptococcus mutansyang diperoleh dari hasil isolasi 10 karies pasien karies gigi untuk pengujian sensitivitas dan resistensi antibiotik amoksisilin, seftriakson dan eritromisin, setelah diperoleh biakan Streptococcus mutans kemudian ditanam pada nutrien agar dan diletakkan paper disk antibiotik lalu di inkubasi 1 x 24jam.
Hasil penelitian menunjukkan nilai persentase kriteria antibiotik terhadap Streptococcus mutans setelah diinkubasi selama 1 x 24 jam dengan kriteria resistensi sebesar 100% artinya 10 dari 10 pasien karies gigi RSUD. Haji Makassar Periode Januari - Maret 2016 telah mengalami resistensi terhadap antibiotik amoksisilin, kemudian untuk antibiotik seftriakson 85% dari 10 pasien sudah mengalami resisten, sedangkan penggunaan antibiotik eritromisin masih termasuk dalam kriteria sensitif sebesar 90% sehingga untuk terapi karies gigi bisa dikatakan masih efektif dan sangat baik dalam menggunakan antibiotikeritromisin.
Kata Kunci: Amoksisilin, Ceftriakson, Eritromisin, karies gigi, resisten, sensitif,
Streptococcus mutans.
ABSTRACT
Bacterial resistance to antibiotic is a natural. The dangers of antibiotic resistance is one of the the issues that may threaten public health.Sensitivity Test has been conducted research and Resistance Bacteria Streptococcus mutans cause tooth caries to some antibiotics in vitro at the General Hospital (Hospital) Haji Makassar.The purpose of this study was to determine the sensitivity and resistance of Streptococcus mutans bacteria against antibiotics amoxicillin, ceftriaxone and erythromycin. The test is performed on the terms of method of Kirby Bauer by measuring the diameter of inhibition zone of some antibiotics against bacterial colonies of Streptococcus mutans were obtained from the isolation of 10 caries patient dental caries for testing sensitivity and resistance antibiotic amoxicillin, ceftriaxone
and Eeythromycin, having acquired cultured Streptococcus mutans then planted in Nutrients agar and placed paper disk antibiotics and incubated 1 x 24 hours.
The results show the percentage value criteria after antibiotic against Streptococcus mutans was incubated for 1 x 24 hours with resistance criteria of 100% means that 10 of 10 patients with dental caries hospitals. Haji Makassar January - March 2016 has been resistance to the antibiotic Amoxicillin, then to antibiotic Ceftriaxone 85% of the 10 patients had experienced resistance, while the use of the antibiotic Erythromycin was included in the criteria for Sensitive by 90% so as to treatment of dental caries can be said to be still effective and highly good at using the antibioticerythromycin.
Keywords: amoxicillin, ceftriaxone, Erythromycin, dental caries, resistant, sensitive, Streptococcusmutans
PENDAHULUAN
Masalah utama yang sering terjadi pada rongga mulut adalah karies gigi. Prevalensi karies gigi pada negara maju terus menurun, sedangkan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia ada kecenderungan meningkat. Data menunjukkan sekitar 80% penduduk Indonesia memiliki gigi rusak yang disebabkan berbagai faktor, namun yang paling banyak ditemui adalah karies atau gigi berlubang. Pada hampir setiap mulut orang Indonesia akan ditemukan dua hingga tiga gigi berlubang (Bidarisugma. 2012:3).
Karies merupakan kerusakan gigi yang progresif dari email dan dentin yang dimulai dari bekerjanya mikroorganisme pada permukaan gigi. Agen penyebab utama terjadinya karies adalah bakteri Streptococcus mutans yangmenyebabkan terjadinya demineralisasi gigi akibat produk yang dihasilkan(Ariestanto. 2012:9).
Antibiotik merupakan terapi yang sering digunakan oleh dokter gigi untuk membunuh bakteri spesifik dan nonspesifik etiologi periodontal. Pemilihan antibiotik didasarkan pada analisis mikrobiologi dari bagian yang terinfeksi dan tanda- tanda klinisnya. Berikut ini contoh antibiotik yang sering digunakan : penisilin (amoksisilin), kloramfenikol, tetrasiklin, klindamisin, metronidazol, ciprofloxacin (Pejcic.2010). Salah satu perhatian dalam pengobatan modern saat ini adalah adanya resistensi antibiotik (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2011:57).
Resistensi antibiotik adalah kemampuan mikroorganisme untuk menahanefek dari antibiotik. Ini adalah cara tertentu perlawanan terhadap obat, di mana mikroorganisme tetap mampu bertahan selama kontak dengan antibiotik sehingga antibiotik tidak lagi bekerja terhadap mikrooganisme tersebut (Refdanita. 2010: 21). Adanya bakteri yang sensitif dan resisten terhadap antibiotik, mendorong dilakukannya penelitian untuk mengkaji sensitivitas dan resistensi bakteri Strptococcus Mutansterhadap antibiotik sediaan amoksisilin secara in
vitrodi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar.
METODE Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan pengembangan bakteri secara in vitro pada media kultur lalu dilakukan uji sensitivitas dan resistensi bakteri Streptococcus mutans terhadap beberapa antibiotik. Bakteri Streptococcus mutans yang dibiakkan
523 Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia dan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar.
PendekatanPenelitian
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi
Populasi penelitian ini adalah semua pasien Karies Gigi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar.diLaboratorium Mikrobiologi berasal dari pasien karies gigi. Sampel
Sampel penelitian ini adalah karies penderita penyakit Karies Gigi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar dan antibiotik yang sesuai dengan antibiotik yang sering diresepkan untuk penyakit karies gigi. Besarsampel penelitian ini dan tingkat ketelitian yang dikehendaki serta ketetapan relatif yang diinginkan, sesuai perhitungan rumus sebagaiberikut: 2 = [Zαƒ2PQ + ZþƒP1Q1 + P2Q2] (P1 − P2)2 n= [2,33ƒ2(0,96)(0,04)+0,84ƒ(1,12)(0,12)+(0,8)(0,2)] 2 (1,12−0,8)2 [2,33√0,0768+0,84√−0,12+0,16]2 = (0,32)2 [(2,33)(0,28)+(0,84)(0,16)]2 n= 0,1024 [0,652+0,134]2 n= 0,1024 [0,768]2
n =
0,1024 n = 0,617 0,1024
n = 6,02
di bulatkan jadi 6. Jadi minimal sampel yang dibutuhkan adalah 6. Besar sampel sebesar 10 boleh digunakan karena memenuhi syarat besar minimal sampel untuk penelitian ini adalah 6. Sampel 10 > 6.
Metode Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi. Variabel Penelitian
Variabel terikat
Karies gigi, Streptococcus mutans Variabel bebas
Amoksisilin, eritromisin dan seftriakson. Penyiapan Sampel
Pengambilan Sampel Pegambilan sampel Karies
berasal dari pasien karies gigi di RSUD Haji Makassar. Prosedur Uji Resistensi
Persiapan sterilisasi alat menggunakan autoclave
Isolasi bakteri dari Karies Gigi Diambil sampel karies gigi pada pasien karies gigi sebanyak 10 pasien menggukan cotton swab, Spesimen karies gigi yang diambil dari pasien karies gigi lalu disimpan didalam medium transport (TSB), Spesimen karies gigi yang telah diambil, dimasukkan dalam cawan petri yang berisi medium TYC Agar, kemudian simpan tabung tersebut dalam inkubator pada suhu 370 C selama 2x24 jam, Amati koloni yang tumbuh dan selanjutnya koloni yang tumbuh digunakan untuk pembuatan media miring menggunakan mediumNA.
Pembiakkan bakteri di media miring
Pipet 10 ml medium NA dan masukkan kedalam tabung reaksi sebanyak 10 buah kemudian miringkan hingga medium NA memadat dan siap untuk digoreskan bakteri yang sudah dibiakkan dalam medium spesifik yaitu medum TYC Agar.
Pembuatan suspensi bakteri Diambil 1 ose biakan
Bakteri Streptococcus mutans, dimasukkan kedalam vial berisiNaCl
1 ml lalu homogenkan.Ukur transmitan masing-masing sampel hingga mencapai25T. Uji sensitivtas dan resistensi antibiotik
525 BakteriStreptococcus mutansyang telahdilakukan standarisasi dipersiapkan dan diambil 1 ose lalu dimasukkan dalam vial yang berisimedium NA sebanyak 5 ml.Dihomogenkan dan masukkan dalam cawan petri, Letakkan disk antibiotik di atas medium tersebut, sesuai dengan area yang telah ditandai lalu diinkubasi 370C selama 24jam.
Menilai hasilbiakan
Ukur diameter zona hambat yang terdapat di sekitar disk antibiotik dan diukur dengan jangka sorong.
Kriteria Inklusi
Sedang melakukan Single terapi amoksisilin. Pasien riwayat penyakit karies gigi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar.Bersedia menjadi responden. Sedang dalam terapi antibiotik amoksisilin.
Kriteria eksklusi pada penelitian iniadalah:
Pasien Karies gigi sedang tidak berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar. Tidak hadir pada saat pengambilan sampel karies gigi diadakan.
Kriteria pengunduran diri/drop out:
Pasien yang tidak menggunakan antibiotik amoksisilin pada terapi pengobatan penyakit karies gigi.
Analisi DataPenelitian
Data hasil penelitian akan diolah dan disajikan dalam bentuk tabel, data perbandingan variasi konsentrasi antibiotik pada masing- masing pasien karies gigi akan ditentukan melalui analisis statistik menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan ANOVA. HASIL DAN PEMBAHASAN
Tabel 1 :Data Hasil Rerata Daya Hambat Disk Antibiotik Amoksisilin pada Streptococcus mutans
Tabel 2.Hasil Rerata daya hambat Eritromisin. Koloni Bakteri Daya Hambat Rata- rata (mm) Ke t. I II III P1 0 0 0 0 R P2 0 0 0 0 R P3 0 0 0 0 R P4 0 0 0 0 R P5 7.2 0 0 2.4 R P6 0 0 0 0 R P7 0 0 0 0 R P8 0 0 0 0 R P9 0 0 0 0 R P10 0 0 0 0 R Total 7.2 0 0 2.4 R Kolo ni Bakt eri
Daya Hambat Rata
-rata (mm ) K et I II III P1 21.2 21.0 21.7 21.3 S P2 25.7 27.7 28.8 27.4 S P3 23.8 24.6 24.6 24.3 S P4 22.5 26.1 23.8 24.1 S P5 18.1 18.5 18.1 18.2 I P6 20.2 21.2 21.2 20.8 S P7 21.1 24.7 24.8 23.5 S P8 20.9 22.8 24.7 22.8 S P9 32.2 27.9 27.5 29.2 S P10 24.8 23.9 26.1 24.9 S Tota l 230.5 238. 4 241. 3 236. 5 S Kolo ni bakte ri
Daya hambat Rat a- rata (m m) Ket I II III Q1 8.7 8.3 7.9 8.3 R P2 13.7 9.2 13.1 12.0 R P3 20.3 18.8 20.5 19.8 I P4 18.7 22.1 25.5 22.1 I P5 9.0 15.4 20.7 15.0 1 P6 8.0 7.5 8.3 7.9 R
527 Tabel 3.Hasil Rerata daya hambat Ceftriason.
Dalam pengujian sensitivitas dan resistensi antibiotik maka digunakan antibiotik antara lain amoksisilin, eritromisin dan seftriakson.Hasil penelitian pada pasien 1 sampai paien 10 dengan pengujian Amoksisilin 10 µ g dari pasien karies gigi yang diambil pada pagi hari menggunakan cotton swab di rumah sakit umum Daerah (RSUD) Haji Makassar telah mengalami kategori resistensi dengan range ≥ 16 mm.
Dari hasil pengujian eritromisin 30 µ g dalampengujian sensitivitas dan resistensi antibiotik maka didapatkan hasil dari pasien 1 dan pasien 10 yang termasuk kriteria antibiotik masih Sensitif yang merupakan bahwa obat dapatdiberikan kepada pasien penderita karies gigi dengan kategori range ≥21.
Dari hasil pengujian ceftriason 30 µ g dalam pengujian sensitivitas dan resistensi antibiotik maka didapatkan hasil dari pasien 1 dan pasien 10 yang termasuk kriteria antibiotik sudah resistensi yang merupakan bahwa obat tidak dapat diberikan kepada pasien penderita karies gigi dengan kategori range ≤ 14.
KESIMPULAN
Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan pada uji resistensi Streptococcus mutans terhadap disk antibiotik amoksisilin, eritromisin dan seftriakson dapat disimpulkan bahwa : Dari hasil pengujian uji sensitivitas dan resistensi antibiotik menggunakan metode kirby bauer (difusi agar) menunjukkan hasil bahwa 100% dari 10 pasien sebagai sampel mengalami resisten terhadap antibiotik Amoksisilin,90% dari 10 pasien sebagai sampel masih sensitif terhadap antibiotik Eritromisin dan hasil dari 85% dari 10 pasien sebagai sampel sudah resisten terhadap antibiotik Seftriakson.
Dari hasil pengujian uji sensitivitas dan resistensi antibiotik amoksisilin, eritromisin dan seftraikson menggunakan metode Kirby bauer (difusi agar) menunjukkan antibiotik eritromisin yang memiliki efek sensitivitas yang palingbaik.
P7 8.7 8.1 8.7 8.5 R P8 12.3 14.5 16.0 14.2 R P9 13.4 15.5 14.2 14.3 R P10 14.1 15.3 12.2 13.9 R Total 126. 9 134. 7 147. 1 136. 0 R
DAFTAR PUSTAKA
1. Ariestanto, dio. 2012:9. Potensi Pemanfaatan Flavonoid Limbah Kulit Kakao (Theobro ma Cacao L.) sebagai Bahan Tambahan Pembuatan Permen Antikariogenik. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Airlangga.Surabaya. 2. Ari, W.N. 2008. Streptococcus Mutans, Si Plak Dimana-mana, Available
fromhttp://mikrobia.files.wordpress.com/2008/05/streptococcus-mutans 31.pdf [Desember-2015]
3. Bidarisugma, berlin dkk.2012: 1,3.Antibodi Monoklonal Streptococcus Mutans 1 (c) 67 kDa sebagai Imunisasi Pasif dalam Alternatif Pencegahan Karies Gigi secara Topikal. Surabaya.
4. BIMKGI Vol. 1 No. 1 Edisi Oktober 2012. Surat Kwputusan No.1 /Sekjen. BIMKG 5. Departemen Farmakologi dan Terapi FKUI. 2007. Farmakologi dan Terapi. Ed. 5. 6. Dorlan, Newman. 2010. Kamus Kedokteran Dorlan. Jakarta. EGC
7. Dwi,evawijayantie. 2012:115. Isolat dan Uji Aktivitas Antimikroba dari Isolat Streptomyces Terhadap Escherichia coli dan Uji Bioautografi. Jakarta :Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiah Jakarta.
8. Eva, Dwi Wijayanti. 2012: 112,115. Isolat dan Uji Aktivitas Antimikroba dari Isolat streptocomyces terhadap Escherichia coli dan Uji Bioatografi.Jakarta : fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Jakarta.Faiz Muhammad Almath, Dr., 2008. 1100 hadits terpilih: Sinar ajaran Muhammad, Gema Insani,Jakarta.
9. Fehrenbach MJ. 2004:18. The Preventive Angle: remineralization, protection and the caries experience. Youngdental.
10. Gyure,ruth A.. 2012. The Evaluation of Antibiotics Using Kirby Bauer Disk Diffusion Method. Western CT State University.
11. F.H. Kayser et al. 2010. Medical Microbiology. New York. Thieme.
12. Hamita APT, Maksum Hadri. 2012:15,18,21,22,23.Buku Ajar Analisa Hayati. Jakarta. EGC.
13. Henry, F. Chambers. 2011: 67,69,71,74,76,77. Senyawa Antimikroba. Goodman and
Gilman Dasar-dasar Farmakologi Terapi Edisi 10. Jakarta.EGC. Hidayah, Nur.
2010. Ringan Tentang Mikrobiologi. Waterloo University
14. Indry W, Christy NM,Paulina G.2013 : 1. Pengalaman karies gigi serta pola makan dan minum pada anak sekolah dasar di desa kiawa kecamatan kawangkoan utara. Manado.
Jurnale-GiGi.
15. Juke. 2015 : 120,121,122. Farmakologi Medis, Penerbit Erlangga, Jakarta
16. Kamus Kesehatan. 2015.Jakarta Microcheam Laboratory. 2015.Jakarta.
17. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Buku Panduan Peringatan Hari Kesehatan Dunia : Gunakan Antibiotik Secara Tepat Untuk Mencegah KekebalanKuman. 18. McDonald, avery, dean.2011: 183. Dentistry for the child and th ed., Missouri
Mosby Elsiver.
19. McIntyre JM.2005: 21. Dental Caries- The Major Cause of Tooth Damages. In Structure. 2en ed. Queensland : knowledge Books and Sofware.
20. M.K. Lalitha. 2011: 7,115,116,227,119,121.Manual on Antimicrobial Susceptibility Testing. Christian Medical College. Vellore, TamilNadu.
529
21. Oliveira, L. V. R. and R. T. de Faria. 2008.18. In vitro propagation of Brazilian orchids using traditional culture media and commercial fertilizers formulations.Acta Scientiarum, AgronomyMaringa.
22. Pertiwi, Dewi. 2010. Penetapan Kadar Amoksisilin Dalam Tablet. Fakultas Farmasi. Unuversitas Sumatera Utara.
23. Putri MH, Eliza H, Neneng N. 2011: 154-6 In : Juwono L, editor. Ilmu pencegahan penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi. Jakarta: EGC.
24. Radji, Maksum. 2010. 21.Buku Ajar Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran. Jakarta:EGC.
25. Rasinta T. 2014: 38. .Karies gigi. Juwono L, editor. Edisi 2.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
26. Rianto, Setiabudy. 2010. Pengantar Antimikroba. Farmakologi dan Terapi. Ed. 5. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.
27. Sastroasmoro, Sudigdo. 2010:112.Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Edisi ke-3. Jakarta: Sagung Seto.
28. Setiabudy, dkket al.2010: 75 Farmakologi dan terapi. Edisi 5. Gaya Baru: Jakarta.
29. Shihab, M. Quraish. 2009. Tafsir Al- Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Volume Jakarta: Lentera Hati.
30. Sihotang. 2010 : 7. karies gigi. Ikatan Dokter Gigi Indonesia. Universitas Indonesia. 31. Tjahjati, subroto. 2011:13.Pedoman Pengobatan pada Hewan. Bentang Pustaka.
32. Trihono. Riset kesehatan dasar (RIKESDAS) nasional 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan Departemen Kesehatan RI 2013: 110-1.
33. Umiana, tri soleha. 2015:120. Uji kepekaan Terhadap Antibiotik. Bagian Mikrobiologi. Fakultas Kedokteran. Universitas Lampung.
34. Wahyutomo, A. 2010. Hubungan Karakteristik dan Peran Kader Posyandu dengan Pemantauan Tumbuh kembang Balita di Puskesmas Kalitidu- Bojonegoro. Tesis.Program Pascasarjana FK UNS. Surakarta
35. Word Healt Organization. 2012. The World Health Report Shaping the Future. Geneva: Word Health Orgazation
36. Yati H. Istiantoro, Vincent H.S. Gan 2011. Antimikroba Rifampisin, Penisilin,Sefalosporin dan Antibiotik Beta Laktam Lainnya. Jakarta : Balai PenerbitFKUI