• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS CAMPUR KODE DALAM

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP

(Studi Kasus di SMP N 1 Kedungbanteng Kabupaten Banyumas)

TESIS

OLEH AGUS SETIADI NIM 0920104001

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO PROGRAM PASCASARJANA

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

(2)

ABSTRAK

Setiadi, Agus. 2011. Analisis Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pembimbing: (I) Dr. Sri Parwati Maryam Sidharta, (II) Drs. Kuntoro, M.Hum.

Kata-kata kunci: campur kode, pembelajaran, bahasa Indonesia

Latar belakang hidup dalam masyarakat yang bilingual dan multilingual membuat orang Indonesia mampu berbicara setidaknya dalam dua bahasa. Mereka dapat menggunakan paling tidak bahasa daerahnya dan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Adanya pengaruh globalisasi dan masuknya budaya asing, saat ini banyak orang yang mampu berkomunikasi lebih dari satu bahasa. Penguasaan tersebut mendorong orang-orang untuk menggunakan variasi bahasa sesuai dengan situasi dan tujuannya. Oleh karena inilah, fenomena kebahasaan dalam masyarakat bilingual, yaitu campur kode (code mixing) tidak dapat dihindari.

Demikian juga yang terjadi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Seorang guru dalam komunikasinya dengan peserta didik, memungkinkan munculnya variasi bahasa berupa campur kode. Kemunculan campur kode dalam pembelajaran, apalagi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, merupakan fenomena yang perlu dikaji.

Berdasarkan hal tersebut, fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah bentuk campur kode yang digunakan guru dalam pembelajaran? (2) Apakah latar belakang munculnya campur kode dalam pembelajaran? (3) Apakah fungsi komunikatif kemunculan campur kode dalam pembelajaran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini dirancang dengan rancangan deskriptif kualitatif kajian sosiopragmatik, dan peneliti sebagai instrumen penelitian. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kedungbanteng pada semester genap tahun pelajaran 2010/2011. Sumber data berupa tuturan guru dalam proses pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia, yang diperoleh melalui tehnik rekaman, observasi dan wawancara.

Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa (1) bentuk campur kode yang muncul adalah bentuk kata, frase, perulangan kata, klausa dan ungkapan; (2) latar belakang munculnya campur kode dalam pembelajaran secara internal karena penggunaan kata yang biasa dipakai, untuk menghindari makna ambigu dan penggunaan kata yang sama arti; sedangkan secara eksternal untuk menunjukan makna tertentu, status sosial dan keterbatasan kosa kata; (3) fungsi komunikatif campur kode dalam pembelajaran adalah sebagai wujud ketrampilan guru dalam bentuk tuturan yang bermakna pragmatik deklaratif, bermakna pragmatik interogatif dan bermakna pragmatif imperatif.

Saran yang bisa disampaikan adalah campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat digunakan, dengan maksud untuk mendukung fungsi komunikatif, sehingga materi yang disampaikan mudah diterima dan menarik perhatian siswa.

(3)

Puji syukur kehadirat Allah swt atas rahmat, taufik dan hidayah-Nya, sehingga tesis ini dapat diselesaikan dengan baik. Tesis ini mengungkap Analisis Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Kedungbanteng Kabupaten Banyumas.

Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih sedalam-dalamnya kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan berupa arahan dan dorongan selama penulis menempuh studi. Oleh karena itu, penulis menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada yang terhormat:

1. Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Direktur Program Pascasarjana beserta jajarannya, atas segala kebijaksanaan, perhatian dan dorongan sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini;

2. Dr. Sri Parwati Maryam Sidharta dan Drs. Kuntoro, M.Hum, selaku Dosen Pembimbing yang telah banyak membantu, membimbing dan memberikan dorongan, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini;

3. Kepala Sekolah, guru-guru dan staf karyawan SMP Negeri 1 Kedungbanteng yang telah membantu kelancaran selama penelitian;

4. rekan-rekan mahasiswa Program Pascasarjana, Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan tahun 2009-2010 dan berbagai pihak yang tidak kami sebut satu persatu, yang telah memberikan dorongan dan dukungan moral sehingga penulis telah menyelesaikan tesis ini;

(4)

5. Istri tersayang Undri Mursiyam dan anakku tercinta Hafiizh Ma’arif Setiadi yang telah memberikan dorongan dan dukungan, sehingga penulis menyelesaikan tesis ini.

Semoga amal kebaikan dari berbagai pihak tersebut mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah Yang Mahakuasa, dan semoga karya tesis ini bermanfaat bagi yang membacanya. Amin

Purwokerto, Agustus 2011

Penulis

(5)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN SAMPUL ... i

LEMBAR LOGO ... ii

HALAMAN JUDUL ... iii

LEMBAR PERSETUJUAN ... iv

LEMBAR PENGESAHAN ... v

ABSTRAK ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 5

1.3. Tujuan Penelitian ... 6

1.4. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Bahasa ... 8

2.1.1. Pengertian Bahasa dan Komunikasi ... 8

2.1.2. Masyarakat Tutur ... 11

2.1.2.1. Kedwibahasaan dan Dwibahasawan ... 13

2.1.2.2. Campur Kode ... 16

2.1.2.2.1. Pengertian Kode ... 16

2.1.2.2.2. Pengertian Campur Kode ... 18

2.1.2.2.3. Tipe Campur Kode ... 21

(6)

2.1.2.2.5. Latar Belakang Terjadinya Campur Kode ... 23

2.1.3. Tindak Tutur dan Pragmatik ... 26

2.1.3.1. Aspek Pragmatik ... 27

2.1.3.2. Bentuk Tindak Tutur ... 29

2.2. Proses Pembelajaran ... 34

2.2.1. Pengertian Pembelajaran ... 35

2.2.2. Pembelajaran Bahasa Indonesia ... 38

2.2.3. Guru ... 40

2.2.3.1. Kompetensi Guru ... 40

2.2.3.2. Pelaksanaan Pembelajaran Guru ... 52

2.3. Kajian Penelitian yang Relevan ... 56

2.4. Kerangka Berpikir ... 58

BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 60

3.2. Kehadiran Penelliti ... 60

3.3. Lokasi Penelitian ... 61

3.4. Sumber Data ... 61

3.5. Prosedur Pengumpulan Data ... 62

3.6. Analisis Data ... 67

3.7. Pengecekan Keabsahan Temuan ... 70

3.8. Tahap-tahap Penelitian ... 71

BAB IV PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN 4.1. Paparan Data ... 73

4.2. Temuan Penelitian ... 76

BAB V PEMBAHASAN 5.1. Bentuk Campur Kode ... 86

5.1.1. Kata ... 86

5.1.2. Frase ... 88 x

(7)

5.1.4. Klausa ... 89

5.1.5. Ungkapan ... 90

5.2. Latar Belakang Campur Kode ... 91

5.2.1. Menggunakan Kata yang Biasanya Dipakai ... 91

5.2.2. Menghindari Makna Ambigu ... 95

5.2.3. Menggunakan Kata yang Sinonim ... 98

5.3. Fungsi Tuturan Campur Kode ... 99

5.3.1. Makna Pragmatik Deklaratif ... 102

5.3.2. Makna Pragmatik Interogatif ... 104

5.3.3. Makna Pragmatik Imperatif ... 109

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan ... 118

6.2. Saran ... 120

DAFTAR PUSTAKA ... 122

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Jadwal Pertemuan dan Materi Pembelajaran ... 75

2. Tabulasi Data Tuturan Guru, Campur Kode Dalam Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia ... 77

3. Bentuk Campur Kode ... 83

4. Latar Belakang Kemunculan Campur Kode ... 84

5. Fungsi Tuturan Campur Kode ... 85

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Skema Komponen-komponen yang Berpengaruh dalam Proses

Pembelajaran ... 38 2. Kerangka Pikir ... 59 3. Bagan Analisis Data: Model Interaktif ... 67

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Surat Ijin Penellitian ... 126 2. Peta Konsep ... 127

Referensi

Dokumen terkait

Sampel penelitian adalah mahasiswa calon guru matematika program studi pendidikan matematika di STKIP Siliwangi Bandung berjumlah 39 orang yang menempuh mata kuliah

penelitian yang diperoleh yaitu penilaian terhadap stresor pada responden menunjukkan penilaian positif (52,5%) dan sejumlah 50% pasien menggunakan sumber koping dengan

Namun di balik semua kemudahan yang disediakan oleh kemajuan zaman, tersimpan banyak dampak negatif yang dapat sangat merugikan banyak pihak terutama pada kalangan remaja

Metode Dekomposisi Adomian Laplace yang digunakan terdiri dari empat langkah yaitu menerapkan transformasi Laplace pada persamaan transport, mensubstitusikan nilai awal,

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengkaji peningkatan kemampuan literasi sains siswa melalui pembelajaran bervisi SETS , (2) Untuk menganalisis perbedaan literasi sains

IX.E.2 mengenai Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama dan karena rencana divestasi aset Goodway Hotel dan anak usaha PT Warga Tri Manunggal tersebut diatas,

tidak bagi santri yang telah mengerjakan salat malam berjamaah dapat. mempengaruhi sikap disiplin pada setiap kegiatan

Dengan menggunakan teleskop antariksa baru akhirnya kita bisa melihat galaksi- galaksi tetangga kita dengan sangat detail dan kita pun menemukan hal yang sangat menarik: