IMPLIKASI DAN KONTRIBUSI PESIKOLOGI PERKEMBANGAN TERHADAP
PENDIDIKAN
A. Implikasi
Psikologi perkembangan adalah bidang psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk perilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Dalam tahapan tersebut juga dikaitkan dengan masalh pendidikan khususnya di indonesia karena pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi manusia untuk menjalani hidup ini. Selain itu, psikologi perkembangan berkait erat dengan psikologi sosial, karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam kontek adanya interaksi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian, karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dan individu tersebut. Dalam dunia pendidikan tersebut juga terbagi dalam berbagai jenjang dan tempo perkembangan sesuai dengan tahap perkembangan hidup manusia.
Mempelajari psikologi perkembangan tidak hanya berguna bagi orang tua dan guru dalam memberikan pendidikan kepada anak sesuai dengan tahap perkembangannya, tapi juga berguna ketika memahami diri kita sendiri.
Psikologi perkembangan memberikan wawasan soal sejarah perjalanan hidup kita sejak bayi, anak-anak, remaja, dewasa, sampai usia lanjut. Lebih dari itu, psikologi perkembangan juga berguna bagi pengambilan kebijaksanaan dalam merumuskan program bantuan untuk anak dan remaja.
Psikologi perkembangan bagi pendidikan indonesia mempunya dampak bagi individu:
a. Perilaku
Sikaf, kebiasaan dan pola perilaku yang dibentuk selama tahun-tahun pertama, sangat menentukan seberapa jauh individu-individu berhasil menyesuaikan diri dalam kehidupan ketika mereka bertambah tua. Jika perubahan pada masa perilaku, pada masa puber kurang baik maka akan berpengaruh pada sikaf terhadap perubahan negatif di usia lanjut dan sebaliknya.
b. Merasa Dihargai
Apabila orang-orang yang dihargai memperlakukan individu dengan cara yang baru atau yang berbeda, perubahan akan terjadi. Anak-anak yang diberikan kesempatan untuk lebih bebas mengekspresikan dirinya, membuat mereka mempunyai andil untuk disumbangkan kepada masyarakat.
c. Dampak Kematangan Belajar
Kematangan adalah terbukanya sifat-sifat bawaan individu. Kematangan memberikan bahan dasar untuk belajar dan menentukan pola-pola umum dan urutan yang lebih umum.
d. Nilai-nilai budaya
Setiap kebudayaan mempunyai nilai-nilai tertentu yang dikaitkan dengan perilaku individu yang dilakukannya. Jika kebudayaannya positif maka perilaku individunya juga akan bersifat positif.
e. Keterampilan
f. Adanya Resiko
Setiap tahapan perkembangn mempunyai resiko. Resiko perkembangan berasal dari fisik, psikologis atau dilakukan, maupun masalah-masalah penyesuaian yang tidak dapat dihindari.
B. kontribusi pesikologi perkembangan terhadap pendidikan
1. Kemampuan siswa melakukan sesuatu dalam berbagai konteks; 2. Pengalaman belajar siswa;
3. Hasil belajar (learning outcomes); dan 4. Standarisasi kemampuan siswa
Melalui kajian psikologi kita dapat memahami perilaku apa saja yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti kegiatan pendidikan atau pembelajaran tertentu. Disamping itu, kajian psikologi telah memberikan sumbangan nyata dalam pengukuran potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap peserta didik, terutama setelah dikembangkannya berbagai test psikologi, baik untuk mengukur tingkat kecerdasan, bakat mupun kepribadian individu lainnya. Kita mengenal sejumlah test psikologi yang saat ini masih banyak digunakan untuk mengukur potensi seorang individu, seperti multiplay atitude test (MAT), diferensisal atitude test (DAT), EPPS dan alat ukur lainnya. Pemahaman kecerdasan, bakat, minat dn asfek kepribadian lainnya melalui pengukuran psikologi, memiliki arti penting bagi upaya pengembangan pendidikan individu yang bersangkutan, sehingga pada gilirannya dapat dicapai perkembangan individu yang optimal. Oleh karena itu, betapa pentingnya penguasaan psikologi perkembangan bagi kalangan guru dalam melaksanakan tugas profesinya.
C. Kesimpulan
Psikologi dalam perkembagannya banayk dipengaruhi oleh ilmu ilmu lain misalnya filsafat , sosiologi, fisiologi, antropologi, biologi. Pengaruh ilmu tersebut terhadap ilmu psikologi tersebut dapat dalam bentuk landasan epistimologi dan metode yang digunakan. Subjek dan objek pendidikan adalah manusia (individu). Psikologi memberikan wawasan bagaimana memahami perilaku individu dalam proses pendidikan dan bagaimana membantu individu agar dapat berkembang optimal. Sedangkan artri dari psikologi perkembangan adalah suatu ilmu yang merupakan bagian dari psikologi. Dalam ruang lingkup psikologi, ilmu ini termaksud psikologi khusus, yaitu psikologi yang mempelajari kekususan dan pada tingkah laku individu.
DAFTAR PUSTAKA
Afdilah, M. 2014.
Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran SD/MI, SMP/MTS, Dan SMA/MA. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Jahja, Yudrik. 2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta: PT. Kharisma Putra Utama Sanjaya, H. Wina. 2008.Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Kencana Prenada Media Group