PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA SETELAH PERCERAIAN MENURUT UNDANG- UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (STUDI ANALISIS PUTUSAN Mahkamah Agung No. 400 KAg2014)
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, yang menitikberatkan pada data sekunder dengan cara meneliti literatur yang berhubungan dengan ketentuan
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang menelaah lebih lanjut tentang peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk perkara tindak
9 / 1975, dan khusus bagi orang Islam berlaku juga ketentuan yang diatur dalah KHL Pasal 35 UUP mengatur tentang Harta Benda dalam Perkawinan, yaitu “ Harta benda yang
Bahwa syarat-syarat untuk melaksanakan pernikahan tersebut baik menurut ketentuan hukum Islam maupun peraturan perundang- undangan yang berlaku telah terpenuhi
Menyatakan pelaku usaha tidak pernah menghadiri persidangan yang secara patut dipanggil menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Wilayah Negara Republik
Menyatakan Pelaku Usaha yang tidak pernah menghadiri persidangan yang secara patut dipanggil menurut Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku di Wilayah Negara
Bahwa mengenai pertimbangan Majelis Hakim Syariah Aceh yang menyatakan : “Bahwa meskipun tergugat mengakui obyek gugatan merupakan harta yang diperoleh selama dalam perkawinan
Jenis penelitian tesis ini menggunakan penelitian yuridis normatif, yang bersifat deskriptif analitis, dimana pendekatan terhadap permasalahan dilakukan dengan mengkaji