• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas Terstruktur Pengantar Ilmu Pertani

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Tugas Terstruktur Pengantar Ilmu Pertani"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PENGENALAN SISTEM DAN KELEMBAGAAN PERTANIAN DI DESA SAMBIRATA KECAMATAN CILONGOK

KABUPATEN BANYUMAS Tugas Terstruktur

Pengantar Ilmu Pertanian (PNU 1103)

Oleh :

Klara Afria Elenea (A1E015050)

Nabila Nurhuda (A1E015051)

Wiji Dwi Lestari (A1E015052)

Bayu Wibisono (A1E015053)

Muhammad Fahmi (A1E015054)

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

FAKULTAS PERTANIAN PURWOKERTO

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul Pengenalan Sistem dan Kelembagaan Pertanian di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Atas dasar tersusunnya makalah ini, kami mengucapkan terimakasih kepada:

1. Dekan Fakultas Pertanian yang telah memberikan izin untuk pelaksanaan penelitian dan observasi.

2. Bapak Ir. Marsandi Kasmiatmodjo, M. S. Selaku dosen Pengantar Ilmu Pertanian yang telah memberikan bimbingan, petunjuk dan saran.

3. Kepala Desa Sambirata yang telah memberikan izin untuk melakukan pengamatan di desa tersebut.

4. Petani Desa Sambirata yang telah memberikan informasi seputar pertanian di Desa tersebut.

5. Teman-teman Agroteknologi Paralel 2015 atas masukannya dalam penyempurnaan makalah ini.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Namun demikian, kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.

Purwokerto, Desember 2015

(3)

Halaman

KATA PENGANTAR... i

DAFTAR ISI... ii

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1

B. Rumusan Masalah... 3

C. Tujuan Penulisan... 3

II. JENIS-JENIS TANAMAN... 4

III. LEMBAGA-LEMBAGA PERTANIAN... 9

IV. KESIMPULAN DAN SARAN a. Kesimpulan... 12

b. Saran... 12

DAFTAR PUSTAKA... 13

(4)

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pertanian menurut Mosher adalah suatu bentuk produksi yang khas, yang

didasarkan pada proses pertumbuhan tanaman dan hewan. Petani mengelola dan

merangsang pertumbuhan tanaman dan hewan dalam suatu usaha tani, dimana

kegiatan produksi merupakan bisnis, sehinggga pengeluaran dan pendapatan

sangat penting artinya.

Menurut Spedding, pertanian dalam pandangan modern merupakan

kegiatan manusia untuk manusia dan dilaksanakan guna memperoleh hasil yang

menguntungkan demikian pula meliputi kegiatan ekonomi dan pengelolaan di

samping biologi.

Jadi, pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang

dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan,bahan baku industri, atau

sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan

pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami

orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan

ternak. Meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme

dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan

tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi

hutan.

Pertanian merupakan salah satu sektor perekonomian yang sangat penting.

Sektor ini memegang peranan penting terhadap perkembangan dan pertumbuhan

(5)

dikembangkan di Indonesia. Sektor yang bekembang di pedesaan mampu

menopang kebutuhan pangan seluruh rakyat apabila ditangani secara serius.

Pertanian dalam artian luas mencakup pertanian tanaman, perikanan dan

peternakan. Untuk mengembangkan usaha pertanian perlu mempertimbangkan

letak dan kondisi lahan. Hal ini dikarenakan keberhasilan usaha pertanian sangat

tergantung letak dan kondisi lahan. Kondisi dan letak lahan dapat mempengaruhi

suhu.

Pertanian pada masyarakat desa merupakan suatu mata pencahariaan.

Karena di desa yang kami teliti memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Oleh

karena itu, banyak masyarakat yang mata pencaharian utamanya adalah petani.

Namun, kebanyakan mereka adalah buruh tani yang menggarap lahan pertanian

milik orang lain. Karena mereka tidak memiliki lahan pertanian sendiri.

Lahan pertanian di desa yang kami teliti ditanami oleh komoditas utama

tanaman antara lain adalah pisang, sangon atau albasiah, kelapa, padi, singkong

dan lain-lain. Kita sebagai mahasiswa perlu mengenali bermacam-macam jenis

tanaman tersebut. Agar kita dapat mengetahui habitat, habitus, dan manfaat

jenis-jenis tanaman tersebut.

Desa Sambirata dipimpin oleh Bapak Tarwan (2013 – 2019). Luas desa

Sambirata adalah 969,665 hektar (Ha) atau 9.696,65 km² dengan rincian

penggunaan lahan yaitu sawah 107,11 Ha, ladang/perkebunan 236,62 Ha,

pemukiman/perumahan 120,00 Ha, dan hutan/tanah negara 500,00 Ha.

Wilayah desa Sambirata berbatasan dengan:

(6)

 Sebelah Timur : Desa Gunung Lurah Kec. Cilongok.

 Sebelah Selatan : Desa Panembangan dan Desa Pancamaya Kec. Cilongok.

 Sebelah Barat : Desa Karangtengah Kec. Cilongok.

Desa Sambirata berada di lereng Gunung Slamet sebelah barat daya,

terletak di dataran tinggi dengan kondisi tanah yang berbukit. Suhu udara rata –

rata : 23 C.ᴼ

B. Rumusan Masalah

1. Apa saja jenis-jenis tanaman budidaya yang ada di Desa Sambirata ?

2. Apa saja lembaga pertanian yang ada di Desa Sambirata ?

C. Tujuan

Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas terstruktur

mata kuliah Pengantar Ilmu Pertanian, mengidentifikasi jenis-jenis tanaman

budidaya di Desa Sambirata, dan mengetahui lembaga-lembaga pertanian yang

ada di Desa Sambirta Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.

(7)

No. Nama Tanaman

Nama Daerah

Nama

Ilmiah Author Habitus Habitat Manfaat 1. Pisang Desa

1. Memperlambat kecepatan

pencernaan dalam usus, sehingga aliran energi ke dalam tubuh menjadi tetap, b. 2. Memberikan

perasaan kenyang yang lebih lama, c. 3. Memperlambat

kemunculan gula darah (glukosa), sehingga insulin yang dibutuhkan untuk mengubah glukosa menjadi energi semakin sedikit.

d. 4.Membantu mengendalikan berat badan dengan memperlambat munculnya rasa lapar,

5.Mengurangi risiko penyakit jantung, g. 6.Mengikat lemak

dan kolesterol kemudian

(8)

air besar).

1.Daun sengon digunakan untuk pakan ternak yang mengandung protein tinggi.

2.Batang kayu pada pohon sengon dapat diolah menjadi papan-paapan seperti peti,papan

penyekat,korek api,pensil dan lain-lain.

Kebun 1.Anti Racun, sebagai penawar racun yang baik.

2.Mengatasi panas dalam

3.Menurunkan sakit panas atau panas demam

(9)

5.Pencegah Influenza

6.Mengatasi penyakit kencing batu

7.Mengurangi rasa sakit saat haid

8.Membasmi cacing kremi

9.Mengurangi rasa sakit gigi

10.Mengatasi dan mengurangi ketombe

1. Padi mengandung energi yang tinggi, 2. Padi dapat mengobati dan mencegah gangguan pencernaan,

(10)

osteoporosis

Sambirata Capsicum frutesc

3.Untuk mengatasi stroke.

(11)

dapat

1.Meredakan nyeri otot

2.Menyembuhkan bronchitis

3.Untuk membuat kertas

Crantz Ubi, tinggi hingga 1,5 berbagai penyakit seperti

(12)

Kelembagaan pertanian adalah norma atau kebiasaan yang terstruktur dan

terpola serta dipraktikkan terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan anggota

masyarakat yang terkait erat dengan penghidupan dari bidang pertanian di

pedesaan. Dalam kehidupan komunitas petani, posisi dan fungsi kelembagaan

petani merupakan bagian pranata sosial yang memfasilitasi interaksi sosial atau

dalam suatu komunitas. Kelembagaan pertani juga memiliki titik strategis dalam

menggerakkan sistem agribisnis di pedesaan. Untuk itu segala sumberdaya yang

ada di pedesaan perlu diarahkan atau diprioritaskan dalam rangka peningkatan

profesionalisme dan kelompok tani. Lembaga pertanian yang ada di Desa

Sambirata adalah Kelompok Tani, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) adalah gabungan dari beberapa

kelompok tani yang melakukan usaha pertanian di atas prinsip kebersamaan dan

kemitraan sehingga mencapai peningkatan produksi dan pendapatan usaha tani

bagi anggotanya dan petani lainnya. Gapoktan merupakan wadah kerjasama antar

kelompok tani yaitu kumpulan dari beberapa kelompok tani yang mempunyai

kepentingan yang sama dalam pengembangan komoditas usaha tani tertentu untuk

menggalang kepentingan bersama. Untuk meningkatkan skala usaha dan

peningkatan usaha ke arah komersial, kelompok tani dapat dikembangkan melalui

kerjasama antar kelompok dengan membentuk gapoktan. Pengembangan

gapoktan merupakan suatu proses lanjut dari lembaga petani yang sudah berjalan

baik, misalnya kelompok-kelompok tani. Dengan kata lain, adalah tidak tepat

langsung membuat gapoktan pada wilayah yang secara nyata kelompok-kelompok

(13)

mengkoordinasi lembaga-lembaga fungsional di bawahnya yaitu para kelompok

tani.

Berikut adalah lembaga-lembaga pertanian yang terdapat di Desa

Sambirata Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.

No Nama

Lembaga Gapoktan Alamat Ketua Fungsi 1. Kridoyuwono

10

Kridoyuwono Desa Sambirata produksi, unit produksi, unit pengolahan

11 Kridoyuwono Desa Sambirata 3. Kridoyuwono

12

Kridoyuwono Desa Sambirata 4. Kridoyuwono

13

Kridoyuwono Desa Sambirata RT 04 RW 05

Katum

5. Kridoyuwono

14 Kridoyuwono Desa Sambirata RT 02 RW 03

Mistam A Saefudin

6. P3A Kridoyuwono Desa Sambirata

Pertanian dan irigasi,

(14)

biaya operasi pemeliharaan rehabilitasi jaringan irigasi sesuai dengan ketersediaan. dana

(15)

IV. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1. Tanaman hasil identifikasi yang ada di Desa Sambirata adalah pisang,

sengon/albasiah, kelapa, padi, kacang panjang, ketela rambat, cabe rawit, ubi

kayu, pinus, dan pepaya.

2. Lembaga pertanian yang ada di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok

Kabupaten Banyumas adalah Kelompok Tani, dan Perkumpulan Petani

Pemakai Air (P3A).

B. Saran

Berdasarkan identifikasi yang kami lakukan di Desa Sambirata Kecamatan

Cilongok Kabupaten Banyumas, bahwa Desa Sambirata masih memerlukan

perbaikan infrastruktur terutama irigasi yang sudah rusak. Dan perlunya sosialisasi

(16)

DAFTAR PUSTAKA

Nasoetion, A. H. 2007. Pengantar Ilmu-ilmu Pertanian. Bogor: PT Pustaka

Litera Antar Nusa.

Suradisastra, K. 2008. Strategi Pemberdayaan Kelambagaan Petani. Pusat

Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Warsana. 2009. Pemantapan Kelembagaan Pada Gapoktan.Sinar Tani, 8 April.

http://sambirata.cilongokkec.banyumaskab.go.id/ Diakses pada 15 Desember

(17)

LAMPIRAN

Balai Desa Sambirata

(18)

Potret Usaha Pertanian Hasil Sensus Pertanian 2013 di Desa Sambirata

Padi Situbagendit. Padi Pioneer yang baru pertama kali ditanam oleh masyarakat desa

(19)
(20)

Foto bersama bapak Tarwan (Kepala Desa) dan bapak Khudori (ketua kelompok tani Kridoyuwono X sekaligus ketua P3A di desa Sambirata).

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan Internet dan media sosial ternyata banyak membantu para pengusaha baru, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM). Penelitian ini akan menganalisis data

Dalam upaya peningkatan produktifitas dari minyak kayu putih, pengelola Balai TN Wasur bersama-sama dengan WWF dan YWL telah melakukan kegiatan pendampingan dan

Distribusi tersebut antara lain distribusi normal (Gaussian) dan t-Student. Distribusi elips sering kali digunakan dalam berbagai penelitian terutama pada bidang

Staf di bagian kerjasama Untag Surabaya telah memberikan pelayanan dengan antusias dalam merespon mitra kerjasama (3,75), Prosedur Pelayanan selama menjalin kerjsama

(1) Kepala Bidang Mutasi mempunyai tugas melaksanakan persiapan administrasi pengusulan dan penetapan pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pegawai dalam jabatan,

Metode yang digunakan adalah transit intestinal pada mencit, dimana dikelompokkan menjadi 5 perlakuan, yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi NaCI 0,9%, kelompok kontrol

Berdasarkan hasil penelitian butir item menunjukkan kreativitas mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta,

Pada saat Peraturan Bupati ini mulai berlaku, Peraturan Bupati Bulukumba Nomor 31 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Bongkaran Aset Tetap Milik Pemerintah