PERAN PERAWAT DALAM
MANAJEMEN ARV
PADA PASIEN HIV / AIDS
Oleh: Darmono Muhammad Oleh: Darmono Muhammad
PELATIHAN CST BAGI PERAWAT PELATIHAN CST BAGI PERAWAT SEMARANG 25 – 28 FEBRUARY
ARV (Antiretroviral
)
Tujuan Pengobatan ARV :
Tujuan Pengobatan ARV :
Mengurangi morbiditas dan mortalitas terkait
Mengurangi morbiditas dan mortalitas terkait
HIV/AIDS.
HIV/AIDS.
Memperbaiki mutu hidup.
Memperbaiki mutu hidup.
Memulihkan dan memelihara fungsi kekebalan.
Memulihkan dan memelihara fungsi kekebalan.
Menekan replikasi virus semaksimal mungkin
Menekan replikasi virus semaksimal mungkin
dalam waktu yang lama.
dalam waktu yang lama.
Mencegah penularan HIV dari ibu ke anak.
Mencegah penularan HIV dari ibu ke anak.
Menurunkan biaya perawatan.
Menurunkan biaya perawatan.
Tenofovir (TDF)
Tenofovir (TDF)
Obat Antiretroviral
yang tersedia di IndonesiaNsRTI
NsRTI
NNRTI
NNRTI
PI
PI
zidovudine
zidovudine
(ZDV)
(ZDV) nevirapine (NVP)nevirapine (NVP) lopinavir/r (LPV/r)lopinavir/r (LPV/r)
d
didanosine (ddI)idanosine (ddI) efavirenz (EFV)efavirenz (EFV) ritonavir (RTV)ritonavir (RTV) stavudine (d4T)
stavudine (d4T)
NtRTI
NtRTI
lamivudine
lamivudine
(3TC)
(3TC) tenofovir (TDF)tenofovir (TDF)
abacavir (ABC)
Cara Kerja ARV
NRTI ( Nucleoside Reverse Transcriptase NRTI ( Nucleoside Reverse Transcriptase
Inhibitor )
Inhibitor )
Menghambat proses perubahan RNA HIV menjadi Menghambat proses perubahan RNA HIV menjadi DNA HIV.
DNA HIV.
NNRTI ( Non-Nucleoside Reverse Transcriptase NNRTI ( Non-Nucleoside Reverse Transcriptase
Inhibitor)
Inhibitor)
Berbeda dengan NRTI meskipun bekerja Berbeda dengan NRTI meskipun bekerja
menghambat proses perubahan RNA HIV menjadi
menghambat proses perubahan RNA HIV menjadi
DNA HIV.
DNA HIV.
PI ( Protease Inhibitor )PI ( Protease Inhibitor )
Menghambat enzim protease yg memotong rantai Menghambat enzim protease yg memotong rantai panjang asam amino menjadi protein yg lebih kecil.
PERKEMBANGAN HIDUP HIV
PERKEMBANGAN HIDUP HIV
200 800-1200
---- viral load
---- jmlh sel T CD4
EFEK ART PADA VIRAL LOAD DAN
HITUNG CD4
800 - 1200
200
50,000
hari tahun Awal. pengobatan
---- viralload
REGIMEN OBAT YANG
DIREKOMENDASI
NRTI
NRTI
NNRTI
NNRTI
Lini pertama
Lini pertama
AZT+3TC
AZT+3TC
NVP atau EFV
NVP atau EFV
D4T +3TC
ARV YANG TERSEDIA DI INDONESIA
Kimia farma ReviralReviral Kap. 100 mgKap. 100 mg Tab. 300 mg
Kimia farma Lamivox*Lamivox* Hiviral
KOMBINASI ARV YANG UMUM DIPAKAI
AZT + 3TC
AZT + 3TC
+
+
nevirapine
nevirapine
d4T + 3TC
d4T + 3TC
+
+
efavirenz
efavirenz
Catatan:
Catatan:
AZT + d4T
AZT + d4T
TIDAK BOLEH
TIDAK BOLEH
dipakai
dipakai
bersama
bersama
TIDAK
TIDAK
Tergantung pada tahap infeksi HIV yang
Tergantung pada tahap infeksi HIV yang
ditunjukkan oleh :
ditunjukkan oleh :
Status kekebalan
Status kekebalan
(jumlah CD4 atau TLC)
(jumlah CD4 atau TLC)
Gejala klinis
Gejala klinis
(stadium penyakit)
(stadium penyakit)
Faktor yang juga penting!!!
Faktor yang juga penting!!!
KESIAPAN
KESIAPAN
UNTUK MEMULAI ART
UNTUK MEMULAI ART
KEBERHASILAN TERAPI
Viral Load turun di bawah 400 sampai tidak Viral Load turun di bawah 400 sampai tidak
terdeteksi (tapi tes ini sering tidak tersedia) terdeteksi (tapi tes ini sering tidak tersedia)
Jumlah CD4 naik
Jumlah CD4 naik
Infeksi oportunistik pulih
Infeksi oportunistik pulih
Berat badan naik
Berat badan naik
KEBERHASILAN ART
mampu mengurangi
mampu mengurangi
viral load
viral load
secara bermakna
secara bermakna
memungkinkan pemulihan kekebalan
memungkinkan pemulihan kekebalan
diikuti
diikuti
peningkatan mutu hidup
peningkatan mutu hidup
pengurangan angka kesakitan dan kematian
pengurangan angka kesakitan dan kematian
namun
namun
ARV Tidak Sempurna
Dapat terjadi kegagalan
Kegagalan terapi yang sering terjadi :
Kegagalan terapi yang sering terjadi :
Berat badan
mulai turun lagi
Infeksi oportunistik
kambuh
Jumlah
CD4
turun di bawah angka sebelum
terapi, atau 50% puncak setelah terapi
Peningkatan
viral load
terus menerus sampai
yang cocok untuk seseorang
yang cocok untuk seseorang
mungkin gagal pada orang
mungkin gagal pada orang
lain
lain
Setiap orang berbeda
KESULITAN MENGOBATI
AIDS
HIV
HIV
Bandel dan Pintar
Bandel dan Pintar
HIV bereplikasi sangat cepat miliar
HIV sering ganti baju agar sulit dikenal
Selain itu
Ada masalah Resistensi, Adherence dan Efek
KAPAN MEMULAI ART
BAGI ODHA DEWASA DAN REMAJA ?
PEDOMAN WHO (2006)
PEDOMAN WHO (2006)
Bila tes CD4 tersedia
Bila tes CD4 tersedia
1.
1.
Penyakit HIV stadium IV WHO, tanpa
Penyakit HIV stadium IV WHO, tanpa
memperhatikan jumlah CD4; atau
memperhatikan jumlah CD4; atau
2.
2.
Penyakit HIV stadium III WHO, dengan
Penyakit HIV stadium III WHO, dengan
jumlah CD4 di bawah 350; atau
jumlah CD4 di bawah 350; atau
3.
3.
Penyakit HIV stadium I atau II WHO,
Penyakit HIV stadium I atau II WHO,
dengan jumlah CD4 di bawah 200
KAPAN MEMULAI ART BAGI ODHA
DEWASA DAN REMAJA ?
Pedoman WHO (2006)
Pedoman WHO (2006)
Bila tes CD4 tidak
Bila tes CD4 tidak
tersedia,
tersedia,
P
P
enyakit HIV stadium III atau IV
enyakit HIV stadium III atau IV
WHO, tanpa memperhatikan limfosit
WHO, tanpa memperhatikan limfosit
total; atau
EFEK SAMPING
REJIMEN
REJIMEN EFEK EFEK SAMPING
EFEK SAMPING
EFEK SAMPING
YANG DAPAT
YANG DAPAT
SERIUS
SERIUS
EFEK SAMPING
EFEK SAMPING
YG TIMBUL STL
stavudine Mual, Diare
Mual, Diare Cari Perawatan Cari Perawatan Segera :
Segera :
- Nyeri perut hebat
- Nyeri perut hebat
- Kelelahan dan Kelelahan dan
napas pendeknapas pendek
Cari Nasihat segera
Cari Nasihat segera :
:
-Kesemutan, rasa Kesemutan, rasa
kebal atau nyeri di
kebal atau nyeri di
kaki atau tungkai
kaki atau tungkai
atau tangan
atau tangan
Perubahan pada
Perubahan pada
distribusi lemak
distribusi lemak::
lengan, tungkai,
lengan, tungkai,
bokong dan pipi
bokong dan pipi
menjadi kurus
menjadi kurus
Dada, perut,
Dada, perut,
tengkuk menjadi
tengkuk menjadi
gemuk
EFEK SAMPING
REJIMEN
REJIMEN EFEK EFEK SAMPING
EFEK SAMPING
EFEK SAMPING
YANG DAPAT
YANG DAPAT
SERIUS
3TC lamivudin MualMual
NVP nevirapine
NVP nevirapine MualMual Cari PerawatanCari Perawatan Segera :
Segera :
- Mata kuning
- Mata kuning
- Ruam kulit
- Ruam kulit
- Kelelahan dan
- Kelelahan dan
- Napas pendek
- Napas pendek
- Demam
EFEK SAMPING
REJIMEN
REJIMEN EFEK SAMPING YG EFEK SAMPING YG SGT UMUM
SGT UMUM EFEK SAMPING EFEK SAMPING YANG DAPAT YANG DAPAT SERIUS
Mual, Diare, Mual, Diare,
Sakit kepala, Kelelahan Sakit kepala, Kelelahan Nyeri otot
Nyeri otot
Cari Perawatan
Cari Perawatan
Segera:
Segera:
- Pucat (anemia - Pucat (anemia))
EFV
EFV
efavirenz
efavirenz Mual,Diare, mimpi aneh Mual,Diare, mimpi aneh sulit tidur, daya ingat sulit tidur, daya ingat Bermasalah, sakit kepala Bermasalah, sakit kepala pusing
pusing
Cari Perawatan
Cari Perawatan
Segera :
Segera : Mata kuning Mata kuning Psikosa atau Psikosa atau
bingung
PERAN PERAWAT DALAM
PEMBERIAN OBAT
Hal penting :
Keinginan pasien untuk mendapat
pengobatan.
Kemampuan pasien menerima
pengobatan.
Partisipasi aktif pasien dalam
pengobatan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KEPUTUSAN PASIEN
Stres.
Stres.
Hubungan perawat pasien.
Hubungan perawat pasien.
Budaya.
Dukungan.
PERAN PERAWAT
1.
1.
Mengkaji kesiapan pasien dalam
Mengkaji kesiapan pasien dalam
manajemen pengobatan
manajemen pengobatan
3. MENDIDIK PASIEN MENGENAI ART
.
Manfaat ART.
ART tidak menyembuhkan HIV tapi hanya
mengendalikan
ART tidak dapat mencegah penularan HIV,
3. MENDIDIK PASIEN MENGENAI ART
.
Anda harus konsumsi obat setiap hari untuk
pertahankan tingkat kandungan ART dalam
darah.
Minum obat 2 kali/ hari, tidak boleh meminum
obat double bila lupa meminumnya satu (1) kali.
Pil harus diminum dalam dosis penuh dan tepat
4
4
.
.
PERTIMBANGAN POLA MAKAN
PERTIMBANGAN POLA MAKAN
Penting karena ada ART yang memerlukan
Penting karena ada ART yang memerlukan
makanan atau asam tertentu dalam lambung
makanan atau asam tertentu dalam lambung
untuk
5. PENYIMPANAN OBAT.
Semua obat disimpan dalam suhu
Semua obat disimpan dalam suhu
kamar, kecuali Ritonavir ( suhu 36 –
kamar, kecuali Ritonavir ( suhu 36 –
46
6. IDENTIFIKASI KEKUATAN
DAN KELEMAHAN.
Perilaku hidup ODHA.
Dukungan keluarga dan masyarakat.
Kemampuan pasien untuk datang pada jadwal
Kemampuan pasien untuk datang pada jadwal
yang ditentukan untuk pengobatan.
yang ditentukan untuk pengobatan.
Situasi rumah dan pekerjaan yang memungkin
Situasi rumah dan pekerjaan yang memungkin
kan pasien mengkonsumsi obat setiap 12 jam.
kan pasien mengkonsumsi obat setiap 12 jam.
Keluarga dan teman – teman yang mendukung.
Keluarga dan teman – teman yang mendukung.
PENGENDALIAN TERHADAP EFEK
SAMPING.
Hal – hal yang perlu disampaikan perawat :
Efek samping sebagian besar bersifat sementara
dan akan hilang beberapa minggu setelah
minum obat. Bila berlanjut cari penyebabnya.minum obat. Bila berlanjut cari penyebabnya.
Perawat mencatat sejarah serangan, lama dan Perawat mencatat sejarah serangan, lama dan
kekuatan gejala.kekuatan gejala.
Beberapa efek samping memiliki batas waktu Beberapa efek samping memiliki batas waktu
(mimpi buruk dengan efavirenze) dan akan hilang (mimpi buruk dengan efavirenze) dan akan hilang
PENGENDALIAN TERHADAP EFEK SAMPING
Mengadakan “ Hot line “ pasien
Mengadakan “ Hot line “ pasien
dapat bercakap cakap dengan
dapat bercakap cakap dengan
perawat atau manajer kasus
perawat atau manajer kasus
berkaitan dengan efek samping.
PANDUAN UNTUK MENGENDALIKAN
GEJALA
Tanda/gejala
Tanda/gejala
Pertimbangan Perawatan.
Pertimbangan Perawatan.
Mual
Mual
Konsumsi obat bersamaan dengan
Konsumsi obat bersamaan dengan
makan, kecuali ddl atau IDV. Lapor
makan, kecuali ddl atau IDV. Lapor
dokter bila menetap dalam 2 minggu.
dokter bila menetap dalam 2 minggu.
Sakit Kepala
Sakit Kepala
Beri obat paracetamol, bila ada
Beri obat paracetamol, bila ada
meningitis perlu dirawat. AZT dan
meningitis perlu dirawat. AZT dan
EFV pastikan biasa dikonsumsi.
EFV pastikan biasa dikonsumsi.
Menetap dalam 2 minggu lapor
Menetap dalam 2 minggu lapor
dokter.
dokter.
Diare
PANDUAN UNTUK MENGENDALIKAN
GEJALA
Kelelahan
Kelelahan Berlangsung 4 – 6 minggu, khususnya pada Berlangsung 4 – 6 minggu, khususnya pada ZDV. Bila semakin sering dan lama perlu ZDV. Bila semakin sering dan lama perlu
perawatan lanjut. perawatan lanjut. Gelisah, mimpi
Gelisah, mimpi buruk,
Biasa terjadi pada EFV : berikan obat tsb Biasa terjadi pada EFV : berikan obat tsb pada malam hari, konseling dan dukungan. pada malam hari, konseling dan dukungan. Bertambah berat /pschosis konsultasikan Bertambah berat /pschosis konsultasikan
ke psikolog or psykiatri ke psikolog or psykiatri Kuku
Biasa terjadi pada zidovudin, bila terjadi Biasa terjadi pada zidovudin, bila terjadi
pada NVP dan ABC harus nilai lebih pada NVP dan ABC harus nilai lebih
hati-hati. Bila bertambah berat stop obat, hati. Bila bertambah berat stop obat,
MENINGKATKAN KESETIAAN PASIEN
MENGKONSUMSI OBAT.
1.
1.
Bila pasien siap menerima ARV, diskusikan
Bila pasien siap menerima ARV, diskusikan
dengan tim klinis dan buat rencana pertemuan.
dengan tim klinis dan buat rencana pertemuan.
2.
2.
Catat informasi yang telah diberikan pada
Catat informasi yang telah diberikan pada
setiap kunjungan.
setiap kunjungan.
3.
3.
Kaji ulang tentang kesetiaan pasien
Kaji ulang tentang kesetiaan pasien
mengkonsumsi obat secara teratur dengan
mengkonsumsi obat secara teratur dengan
menanyakan beberapa hal penting sehingga
menanyakan beberapa hal penting sehingga
pasien benar-benar mengerti pentingnya obat
pasien benar-benar mengerti pentingnya obat
dan bantu mengatur stategi yang dapat
dan bantu mengatur stategi yang dapat
memfasilitasi kebiasaan dalam mengkonsumsi
memfasilitasi kebiasaan dalam mengkonsumsi
KEPATUHAN
1.
1.
Kepatuhan adalah istilah yang digunakan
Kepatuhan adalah istilah yang digunakan
untuk menggambarkan perilaku pasien
untuk menggambarkan perilaku pasien
dalam minum obat secara benar tentang
dalam minum obat secara benar tentang
dosis, frekuensi dan waktunya
dosis, frekuensi dan waktunya
2.
2.
Supaya patuh, pasien dilibatkan dalam
Supaya patuh, pasien dilibatkan dalam
memutuskan apakah minum atau tidak
memutuskan apakah minum atau tidak
3.
3.
Compliance adalah pasien mengerjakan
Compliance adalah pasien mengerjakan
apa yang telah diterangkan oleh dokter /
apa yang telah diterangkan oleh dokter /
apotekernya
KEPATUHAN
Menyiapkan Pasien Untuk ART:
Menyiapkan Pasien Untuk ART:
Mengkaji Pengertian Pasien tentang ARV
Mengkaji Pengertian Pasien tentang ARV
Mengkaji minat dan motivasi pasien untuk
Mengkaji minat dan motivasi pasien untuk
menerima ART
menerima ART
Memberikan Informasi yang lengkap tentang
Memberikan Informasi yang lengkap tentang
ART
ART
Menentukan apakah pasien mau dan termotivasi
Menentukan apakah pasien mau dan termotivasi
minum ART
minum ART
KEPATUHAN
Bantu pasien untuk mendapatkan
Bantu pasien untuk mendapatkan
dukungan yang diperlukan
dukungan yang diperlukan
Bantu pasien untuk menyesuaikan
Bantu pasien untuk menyesuaikan
minum obat dengan rutinitas
minum obat dengan rutinitas
sehari-hari
KEPATUHAN
6 hambatan potensial untuk kepatuhan pengobatan 6 hambatan potensial untuk kepatuhan pengobatan
ARV : ARV :
kesulitan mendapat terapi ARVkesulitan mendapat terapi ARV
attitude /sikap negatif terhdap terapi ARVattitude /sikap negatif terhdap terapi ARV sulit mengintegrasikan regimen pada lifestylesulit mengintegrasikan regimen pada lifestyle
kurangnya dukungan dari orang lain untuk menjalani kurangnya dukungan dari orang lain untuk menjalani
terapi ARV terapi ARV
kurangnya instruksi pengobatan ARVkurangnya instruksi pengobatan ARV
kurangnya petunjuk untuk mengongat regimen dari kurangnya petunjuk untuk mengongat regimen dari
Diskusi 1
1.
1. Seorang pria berusia 45 tahun telah menjalani ARV Seorang pria berusia 45 tahun telah menjalani ARV
selama 2 bulan. Hari ini ia mengunjungi sebuah klinik ARV,
selama 2 bulan. Hari ini ia mengunjungi sebuah klinik ARV,
lalu anda bertanya padanya,”Dapatkah anda menceritakan
lalu anda bertanya padanya,”Dapatkah anda menceritakan
pada saya kapan dan bagaimana anda mengkonsumsi setiap
pada saya kapan dan bagaimana anda mengkonsumsi setiap
pil?” Ia menjawab bahwa dalam 3 hari terakhir, ia telah
pil?” Ia menjawab bahwa dalam 3 hari terakhir, ia telah
melewatkan beberapa dosis karena ia berpikir bahwa hal
melewatkan beberapa dosis karena ia berpikir bahwa hal
tersebut tidak terlalu penting karena dirinya merasa
tersebut tidak terlalu penting karena dirinya merasa
sehat. Ia mengatakan bahwa ia takut akan efek samping
sehat. Ia mengatakan bahwa ia takut akan efek samping
yang ditimbulkan oleh obat-obatannya.
yang ditimbulkan oleh obat-obatannya.
Pertanyaan:Pertanyaan:
Apakah masalah utama dari pasien ini?Apakah masalah utama dari pasien ini?
Bagaimana anda mengatasi masalah pasien ini?Bagaimana anda mengatasi masalah pasien ini?
Bagaimana anda merencanakan untuk membantunya agar Bagaimana anda merencanakan untuk membantunya agar
dapat meningkatkan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat?
DISKUSI 2
Seorang pasien pria berusia 29 tahun telah mengkonsumsi
Seorang pasien pria berusia 29 tahun telah mengkonsumsi
3TC, EFV, dan AZT selama enam bulan, dengan dosis satu
3TC, EFV, dan AZT selama enam bulan, dengan dosis satu
kali sehari. Ia biasanya menelan seluruh pilnya secara
kali sehari. Ia biasanya menelan seluruh pilnya secara
sekaligus di antara pukul 22.30 dan 00.40 pagi sebelum
sekaligus di antara pukul 22.30 dan 00.40 pagi sebelum
tidur. Tadi malam, dalam keadaan sedikit mabuk, ia pulang
tidur. Tadi malam, dalam keadaan sedikit mabuk, ia pulang
kerumah dan tertidur tanpa meminum obatnya. Lalu ia terbangun pada
kerumah dan tertidur tanpa meminum obatnya. Lalu ia terbangun pada
pukul 05.30 pagi, teringat akan obatnya dan langsung meminumnya. Jadi
pukul 05.30 pagi, teringat akan obatnya dan langsung meminumnya. Jadi
ia berpikir bahwa ia terlambat mengkonsumsi obat selama 5 jam.
ia berpikir bahwa ia terlambat mengkonsumsi obat selama 5 jam.
Pertanyaan:
Pertanyaan:
Apakah penilaian medis yang berhubungan dengan masalah pasien ini?Apakah penilaian medis yang berhubungan dengan masalah pasien ini? Bagaimana anda merencanakan untuk membantunya menyelesaikan Bagaimana anda merencanakan untuk membantunya menyelesaikan
masalah tersebut?
masalah tersebut?
DISKUSI 3
Seoranng pria berusia 36 tahun telah dinyatakan positif Seoranng pria berusia 36 tahun telah dinyatakan positif
mengidap HIV. Tidak menjalani pengawasan rutin selama 6 mengidap HIV. Tidak menjalani pengawasan rutin selama 6
tahun sejak didiagnosa. Sekarang ia ingin mengkonsumsi tahun sejak didiagnosa. Sekarang ia ingin mengkonsumsi
obat- obatan ARV. obat- obatan ARV.
Riwayat : 6 thn lalu HIV pos, sering mengunjungi pekerja Riwayat : 6 thn lalu HIV pos, sering mengunjungi pekerja sex dan hanya sekali pakai kondom, namun sejak didiagnosa sex dan hanya sekali pakai kondom, namun sejak didiagnosa
secara rutin menggunakan kondom, tidak homosexual dan secara rutin menggunakan kondom, tidak homosexual dan
tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Tidak mengalami tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Tidak mengalami
gejala-gejala tertentu, hanya sering merasa lelah selama 4 gejala-gejala tertentu, hanya sering merasa lelah selama 4
minggu terakhir. 6 bulan terakhir BB turun 4 kg, belum minggu terakhir. 6 bulan terakhir BB turun 4 kg, belum
minum obat ARV kecuali multivitamin, tidak mengidap TB minum obat ARV kecuali multivitamin, tidak mengidap TB
meskipun kakeknya mengidap TB ketika dia berusia 15 meskipun kakeknya mengidap TB ketika dia berusia 15
DISKUSI
Klinis : Pasien terlihat kurus, TB: 160 cm dan BB 53 kg, Klinis : Pasien terlihat kurus, TB: 160 cm dan BB 53 kg, Tek. Darah 110/80 mmkg, pernapasan 24 x/mnt, afibril. Tek. Darah 110/80 mmkg, pernapasan 24 x/mnt, afibril.
Pertanyaan: Pertanyaan:
a.
a. Bagaimana penilaian saudara mengenai pasien ini Bagaimana penilaian saudara mengenai pasien ini
sebelum mulai ART ? sebelum mulai ART ?
b.
b. Tes dasar apa yang harus dijalani?Tes dasar apa yang harus dijalani?
c.
c. Pertanyaan apa saja yang akan anda ajukan untuk Pertanyaan apa saja yang akan anda ajukan untuk
menilai kesetiaan pasien dalam mengkonsumsi obat? menilai kesetiaan pasien dalam mengkonsumsi obat?
d.
d. Bagaimana saudara membuat rencana konsumsi obat Bagaimana saudara membuat rencana konsumsi obat
yang teratur ? yang teratur ?
e.
e. Bagaimana saudara membantunya mengatur jadwal Bagaimana saudara membantunya mengatur jadwal