LAPORAN TEKNOLOGI DAN PRODUKSI TANAMAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh curah hujan dan hari hujan serta hubungan korelasi keduanya terhadap produksi Tanaman Tembakau tahun 2012 – 2014 di PTPN II
parameter yang dianalisis, perubahan tersebut adalah : tipe iklim berdasarkan Scmidt- Ferguson mengalami perubahan dari relatif basah menjadi cenderung kering; curah hujan bulanan
Secara umum kondisi atmosfer selama bulan Juni sampai dengan bulan Nopember 2010 cukup mendukung untuk pertumbuhan awan. Dari pemantauan
Stasiun terluar Kabupaten Takalar yaitu Stasiun Bisolero dengan curah hujan tahunan rata- rata 3973 mm/tahun dan dari titik terluar terjadi ekstrapolasi sampai pada
parameter yang dianalisis, perubahan tersebut adalah : tipe iklim berdasarkan Scmidt- Ferguson mengalami perubahan dari relatif basah menjadi cenderung kering; curah hujan bulanan
Hal ini menunjukkan bahwa curah hujan bulan September 2009 tidak memiliki selisih yang besar dengan rata-rata curah hujan bulan September di Sukabumi dari tahun
Parameter yang dibutuhkan untuk mengkaji sistem penyaliran tambang inpit dump 71 dan pit 71N yaitu curah hujan rata-rata maksimum sebesar 107,29 mm, curah hujan rencana
Rata-rata tingkat ekivalensi data curah hujan antar stasiun pada saat terjadi anomali iklim di Pantura Banten meningkat atau lebih tinggi dibandingkan pada tahun Normal, di